Senin, 18 Mei 2026
Beranda blog Halaman 10181

27 Pasien Covid-19 di Kota Batam Dirawat di Rumah Sakit Ini…

0

batampos.co.id – Hingga Kamis (23/7/2020), jumlah pasein Covid-19 di Kota Batam yang sedang menjalani perawatan sebanyak 27 orang.

Dilansir dari website lawancorona.batam.go.id, pasien-pasien tersebut mendapatkan perawatan di ruang isolasi di enam rumah yang ada di Kota Batam.

Terbanyak pasien Covid-19 mendapatkan perawatan di RSKI Galang. Jumlah sebanyak 22 orang.

Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam, Muhammad Rudi, mengingatkan dan mengimbau kepada masyarakat untuk terus menerapkan protokol kesehatan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Jumlah pasien Covid-19 di Kota Batam hingga Kamis (23/7/2020) dilansir dari website lawancorona.batam.go.id

Seperti menjaga jarak, senantiasa mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, tetap dirumah saja dan menggunakan masker jika terpaksa harus keluar rumah.

“Serta selalu menjaga kesehatan dengan makan makanan seimbang dan berolahraga secara teratur serta istirahat yang cukup,” tuturnya.

Berikut daftar pasien Covid-19 yang sedang menjalani perawatan di beberapa rumah sakit di Kota Batam:

1. RSBP Batam 1 orang
2. RS Elisabeth Batam Kota 1 orang
3.RSUD Embung Fatimah 1 orang
4. RS Budi Kemuliaan 1 orang
5. RS Awal Bros 1 orang
6. RSKI Galang 22 orang.(*/esa)

Bank Mandiri Salurkan Dana CSR Rp 300 Juta ke Masjid Darussalam dan Baiturrahim

0

batampos.co.id – PT. Bank Mandiri Kepri Batam menyerahkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) senilai Rp 300 juta untuk pembangunan peningkatan dua rumah ibadah di Kecamatan Sekupang, Batam, Kamis (23/7/2020).

Bantuan diserahkan dalam bentuk material bahan bangunan yang digunakan untuk merenovasi kedua rumah ibadah tersebut.

Penyerahan bantuan CSR ini dilakukan oleh Senior Manager Bank Mandiri Kepri Batam, Dwipriyo Yogoadi, dan diterima oleh ketua pengurus Masjid Darussalam Pulau Jaloh, H. Kadir dan pengurus Mushola Baiturrahim, Ali Irianto Prayitno.

Senior Manager Bank Mandiri Kepri Batam, Dwipriyo Yogoadi, mengatakan, bantuan CSR dua tempat ibadah ini akan difokuskan untuk pembangunan tempat wudhu, toilet dan selasar.

Adapun bantuan CSR yang diberikan yakni untuk peningkatan Masjid Darussalam Pulau Jaloh sebesar Rp 200 juta dan Rp 100 juta untuk Mushola Baiturrahim di Sekupang.

PT. Bank Mandiri Kepri Batam menyerahkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) senilai Rp 300 juta untuk pembangunan peningkatan dua rumah ibadah di Kecamatan Sekupang, Batam, Kamis (23/7/2020). Foto: Mandiri untuk batampos.co.id

“Sejauh ini kami sudah berbagi keberkahan untuk peningkatan pembangunan masjid. Dan ini akan kami terus lakukan bersama dengan jajaran,” kata Dwipriyo disela penyerahan.

Dwipriyo mengakui, bank Mandiri Kepri Batam memiliki komitmen penuh untuk menunaikan kewajiban sosial perusahaan kepada para stakeholder. Ia menambahkan, bantuan yang diberikan berasal dari dana program bina lingkungan.

“Penting bagi kami untuk memastikan bahwa kehadiran bank Mandiri benar-benar dirasakan. Tanpa dukungan dari masyarakat, sulit bagi Bank Mandiri untuk menjadi bank terbesar di Indonesia,” tutupnya.

Sementara itu Ketua Pengurus Masjid Darussalam Pulau Jaloh, H. Kadir dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan bank Mandiri.

Ia mengaku bantuan tersebut sangat berarti dalam mendukung renovasi masjid Darussalam Pulau Jaloh.(*)

Defisit Anggaran Diperkirakan Tembus Rp 1.039,2 Triliun

0

batampos.co.id – Pemerintah dalam hal ini Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memperkirakan defisit anggaran negara melebar menjadi 6,34 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) atau senilai Rp 1.039,2 triliun. Pelebaran defisit dikarenakan membengkaknya kebutuhan anggaran untuk program pemulihan ekonomi nasional (PEN) sebesar Rp 695,2 triliun.

Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko, Kemenkeu Luky Alfirman menjelaskan, pelebaran defisit anggaran terjadi di hampir seluruh negara. Itu didorong bencana Covid-19 yang masih berlangsung dan mengikis perekonomian.

“Kita optimistis tapi tetap prudent,” ujarnya dalam diskusi online, Jumat (24/7).

Luky mengungkapkan, pemerintah masih melihat peluang atau kesempatan dan kondisi pasar saat ini. Di samping itu, pihaknya akan lebih objektif dan mencari pembiayaan semurah mungkin sekaligus mengelola risiko utang.

“Misalnya dengan mengambil utang dan itu kita harus atur supaya tidak jatuh di tahun tertentu. Harus kita sebar dan diatur sedemikian rupa,” ucapnya.

Ia menambahkan, dalam mengelola APBN, pemerintah selalu mengkaji dan mengukur kapan pembiayaan dibutuhkan. “Jadi, jangan seolah-olah kita diperintahkan ambil utang lagi. Kita tahu itu salah satu cara untuk membiayai defisit APBN kita, tapi selalu masih dalam koridor kebutuhan,” tukasnya.(jpg)

Antisipasi Gelombang Kedua Covid-19, Singapura Siapkan Kebijakan

0

batampos.co.id – Para ahli optimis bahwa Singapura dapat menghindari gelombang kedua wabah Covid-19 selama masyarakat disiplin dalam mematuhi protokol kesehatan. Masyarakat diminta tak perlu berkumpul dalam kelompok besar, pesta atau makan-makan. Andai itu terjadi, Singapura telah siap mengantisipasi.

“Jika ada kenaikan kasus, Singapura bisa menerapkan ‘shutdown sektoral’ daripada penguncian komprehensif lainnya seperti pemutus sirkuit (semi lockdown),” sebut Profesor Teo Yik Ying dari National University of Singapore’s (NUS) Saw Swee Hock School of Public Health seperti dilansir The Straits Times, Kamis (23/7).

Berbicara di webinar Covid-19 yang dipandu oleh The Straits Times, Kamis (23/7), dia juga mengatakan Singapura memiliki peluang yang sangat bagus untuk mempertahankan jumlah kasus komunitas hingga 10 atau 20 sehari. Itu jika semua orang mematuhi aturan.

Menunjuk ke negara-negara yang menghadapi gelombang baru, dia mencatat bahwa beberapa lonjakan telah dikaitkan protokol yang diabaikan seperti membiarkan orang masuk ke negara itu tanpa karantina wajib.

“Di Singapura, saya ingin sedikit lebih optimis. Saat ini, aturan masih diterapkan dengan sangat baik,” katanya.

“Orang-orang pada umumnya sangat kooperatif. Jika dalam pemberitahuan tinggal di rumah (Stay Home Notice) maka diharuskan untuk menghabiskan 14 hari di rumah setelah kembali dari perjalanan ke luar negeri. Dan orang-orang umumnya mengikuti aturan ini,” papar Prof Teo.

“Jarak sosial, memakai masker dipatuhi dengan sangat baik di tempat umum,” ungkapnya.

Tetapi jika orang mengabaikan aturan, Singapura dapat belajar dari negara-negara yang telah mengalami kenaikan kasus. Mengutip kasus-kasus di Jepang dan Korea Selatan yang dikaitkan dengan tempat hiburan malam seperti kelab. Dia mengatakan Singapura dapat menutup tempat atau kegiatan yang berisiko lebih tinggi.

Sebagai contoh, dia mengatakan pihak berwenang berpotensi memerintahkan bioskop untuk ditutup lagi jika ada kelompok yang terkait dengan penonton bioskop.

Pembicara lain, wakil direktur program penyakit menular Duke-NUS Medical School, Profesor Ooi Eng Eong, mengatakan setiap tindakan termasuk semi lockdown di Singapura atau keputusan untuk menutup perjalanan memang dilematis.

“Ini membantu mengendalikan penyakit, tetapi pada saat yang sama merugikan masyarakat. Menghabiskan biaya. Kadang-kadang, obatnya bisa lebih menyakitkan daripada penyakitnya. Jadi kita harus mengkalibrasi itu, dan saya pikir Singapura bisa keluar sekarang tapi jangan berlebihan,” ungkapnya.

Prof Ooi mencatat bahwa penggunaan masker tetap wajib. Terpenting adalah respons kesehatan masyarakat yang kuat dan perilaku masyarakat yang baik.

“Sangat penting menjaga orang-orang tetap patuh di jalurnya. Ketika mulai mengubah perilaku masyarakat dengan melonggarkan batasan, saat itulah mengambil risiko,” pungkasnya.(jpg)

Susul Singapura dan Korsel, Indonesia Terancam Resesi

0

batampos.co.id – Bayang-bayang resesi ekonomi makin nyata. Institute for Development of Economics and Finance (Indef) memperkirakan, pertumbuhan ekonomi pada triwulan III 2020 negatif. Saat itulah Indonesia menyusul Singapura dan Korea Selatan yang masuk ke jurang resesi.

Direktur Eksekutif Indef Tauhid Ahmad menuturkan, pihaknya melakukan penghitungan menggunakan model CGE (computable general equilibrium) dengan pendekatan dua skenario implikasi, sedang dan berat. Skenario sedang adalah rancangan kebijakan penanganan wabah Covid-19 lebih dari lima bulan dengan realisasi alokasi stimulus fiskal pemulihan ekonomi nasional (PEN) lebih besar dari 30 persen. Sedangkan skenario berat dengan realisasi alokasi stimulus fiskal PEN lebih kecil dari 30 persen.

Berdasar data Badan Pusat Statistik (BPS), realisasi pertumbuhan ekonomi triwulan I 2020 hanya 2,97 persen. ”Terpangkas hampir separo dari tahun sebelumnya dalam periode yang sama (5,07 persen, Red),” ujar Tauhid dalam Kajian Tengah Tahun (KTT) Indef 2020, Kamis (23/7).

Menilik pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang masif dilakukan per April, dia memperkirakan, perekonomian nasional triwulan II di kisaran level -3,26 (skenario sedang) hingga -3,88 persen (skenario berat). Indef juga melihat ancaman pertumbuhan negatif yang membayangi triwulan III.

Tauhid mengatakan, resesi pada periode tersebut terjadi karena persoalan ekonomi domestik lebih berat daripada faktor pengaruh dari luar negeri. Meski akan mengalami perbaikan, tetapi tidak signifikan. Masih terjerembap di zona negatif sekitar -1,3 (skenario sedang) sampai -1,75 persen (skenario berat).

Sementara itu, Presiden Joko Widodo mengakui bahwa pertumbuhan ekonomi pada triwulan II terjun bebas. Di kuartal pertama 2020, Indonesia memang mencatatkan pertumbuhan 2,97 persen. Masih positif meskipun turun jauh dari kuartal IV Desember 2019 di angka 5 persen.

Namun, di kuartal II, Jokowi menyebut pertumbuhan ekonomi akan minus. ’’Kita harus ngomong apa adanya, bisa minus 4,3 persen sampai mungkin 5 (persen),’’ ujarnya saat momen penyaluran dana bergulir untuk koperasi dalam rangka pemulihan ekonomi nasional di Istana Negara kemarin.

Kondisi global bahkan lebih sulit. Tiga bulan belakangan, Jokowi aktif berkomunikasi dengan lembaga-lembaga keuangan dunia. Mulai IMF, Bank Dunia, hingga OECD. Tiga bulan lalu IMF menyampaikan bahwa ekonomi global akan mencapai -2,5 persen. Setelah sebelumnya di angka positif 3–3,5 persen.

Sebulan berselang, Jokowi berkomunikasi dengan World Bank dan mendapat jawaban berbeda. Bahwa pertumbuhan ekonomi global akan berada di angka -5 persen. Terakhir, dua pekan lalu dia berkomunikasi dengan OECD dan mendapat prediksi yang lebih buruk. Pertumbuhan ekonomi global tahun ini akan di angka -6 sampai -7,6 persen.

Kata Jokowi, itulah gambaran perekonomian dunia saat ini. ’’Setiap bulan selalu berubahubah, sangat dinamis, dan posisinya tidak semakin mudah, tetapi semakin sulit,’’ lanjutnya.

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan, pemerintah berusaha agar perekonomian triwulan III tidak minus. Meskipun, diakuinya bahwa tidak ada satu negara pun yang aman dari ancaman resesi akibat Covid-19. ’’Tentu harus menjaga agar di kuartal III tidak negatif. Bahkan bisa masuk ke 0 atau positif di kuartal IV,’’ katanya.

Salah satu yang diandalkan Indonesia untuk mengungkit perekonomian adalah relaksasi untuk pelaku usaha. Misalnya, restrukturisasi pada koperasi dan UMKM yang dijalankan Kementerian Koperasi dan UKM.

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menjelaskan, pihaknya melalui lembaga pengelola dana bergulir (LPDB) menyiapkan tiga fase program pemulihan koperasi. Fase pertama adalah restrukturisasi pinjaman para mitra LPDB. Bentuknya penundaan pembayaran angsuran dan jasa selama 12 bulan. ’’Sampai saat ini telah dilakukan restrukturisasi kepada 40 mitra koperasi, sudah 100 persen,’’ terangnya.

Fasilitasnya berupa penundaan pokok angsuran pinjaman, penundaan jasa, pengurangan jasa perpanjangan waktu, dan penambahan fasilitas pinjaman atau pembiayaan. Total outstanding mencapai Rp 135,7 miliar. Selama masa penundaan pembayaran setahun itu, LPDB memberikan subsidi bunga 100 persen.

Fase berikutnya adalah pemulihan ekonomi melalui alokasi tambahan sebesar Rp 1 triliun. Pembiayaan itu diperuntukkan koperasi dengan bunga 3 persen yang menurun. ’’Atau sekitar 1,5 persen flat per tahun untuk menjangkau sekitar 4,8 juta UMKM anggota koperasi,’’ lanjutnya.

Untuk saat ini, penyaluran pinjamannya sudah cair Rp 381,4 miliar. Koperasi konvensional sebanyak 13 mitra sebesar Rp 31,8 miliar dan koperasi syariah untuk 21 mitra sebesar Rp 109 miliar.

Fase terakhir, untuk pertumbuhan, disiapkan kebijakan untuk mempermudah akses pembiayaan koperasi dan UKM dengan bunga ringan dan pendampingan. Pihaknya sudah melakukan uji coba kepada koperasi simpan pinjam dan koperasi baitul mal wa tamwil. Pihaknya melihat bahwa koperasi bisa menjadi mitra pemerintah. ’’Untuk menyalurkan pembiayaan yang murah dan mudah untuk UMKM,’’ tambahnya.

Kebijakan restrukturisasi itu harus dilaksanakan secepatnya agar perekonomian Indonesia tidak ikut terimbas kondisi global. ’’Kita berharap di kuartal III ini kita sudah harus naik lagi. Kalau ndak, nggak ngerti saya betapa akan lebih sulit kita,’’ imbuh Jokowi.(jpg)

Warga Batam, Segini Jumlah Paket Sembako Tahap Keempat yang Akan Dibagikan Pemko dan BP Batam

0

batampos.co.id – Pembagian sembako tahap keempat untuk masyarakat terdampak Covid-19 akan dilakukan oleh Pemko dan BP Batam pada akhir Juli mendatang jumlahnya mencapai 284.223 paket.

Rencananya bahan pokok gratis ini mulai dibagikan kepada masyarakat yang terdampak Covid-19 pada Rabu (29/7/2020).

Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin Hamid, meminta, dalam pendistribusian ini jangan sampai terkenda dan harus dipastikan tepat sasaran.

Ia menegaskan, dalam tahapan sebelumnya, penyaluran dan pertanggungjawaban sudah sangat bagus sesuai dengan aturan yang ada.

“Ini perlu dievaluasi sehingga pendistribusian bahan pokok keempat ini terlaksana dengan baik, tepat dan sesuai aturan,” ujar saat memimpin rapat Persiapan Pendistribusian Sembako di Aula Engku Hamidah, Kantor Wali Kota Batam, Jumat (24/7/2020).

Jefridin mengaku, dalam pendistribusian bahan pokok tahap keempat ini tak ingin terdapat cacat atau bahkan menyimpang.

Karena itu, dalam rapat tersebut ia meminta pelaksana di lapangan dalam hal ini Camat dan Lurah untuk teliti dan mengedepankan aturan yang ada.

“Ini sangat penting. Dan Alhamdulillah, dalam rapat bersama BP Batam dan Camat Lurah tadi semua sudah siap dan rencana yang akan dilakukan sudah dimatangkan,” ujarnya.

Pemko Batam dengan Badan Pengusahaan (BP) Batam menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) perihal pendistribusian sembako bagi masyarakat terdampak Covid-19 di Kantor Wali Kota Batam, Rabu (22/7/2020). Foto: Media Center Pemko Batam

Sementara itu, Deputi I BP Batam bidang Administrasi dan Keuangan, Wahjoe Triwidijo Kuncoro, pemberian bahan pokok tersebut semata-mata untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak Covid-19.

Ia berharap, dengan sinergi antara BP Batam dan Pemko Batam tersebut, memperlancar pendistribusian bahan pokok tersebut.

“Tolong bantu kami, agar penyaluran ini aman, lancar, hingga bisa dipertanggungjawabkan. Sehingga, perlu sinergi antara BP dan Pemko,” kata dia.

Secara teknis, Wahjoe menyampaikan, penyaluran bahan pokok dimulai 29 Juli 2020 hingga pertengahan Agustus ke 12 kecamatan di Batam.

Totalnya kata dia, ada 284.223 bahan pokok yang terbagi dua bungkusan, karung beras dan karton.

“Ini akan diserahkan berdasarkan data yang ada, by name dan by address,” katanya.

Sesuai data yang ada, isi bahan pokok yang akan dibagikan berupa beras 10 kilogram, mi instan 10 bungkus, minyak goreng 2 liter, krimer kental manis 1 kilogram, ikan dalam kaleng 425 gram, teh, sirup, dan biskuit.

Untuk jadwal per kecamatan, dalam rapat tersebut masih dibahas dan belum ditentukan tanggal setiap kecamatannya.

“Penyaluran dibagi tiga tahap per tiga kecamatan,” katanya.

Meski begitu, ia berharap, di lapangan tak terdapat masalah berarti. Ia bersyukur adanya kerja sama tersebut sehingga penyaluran bahan pokok ini bisa lebih mudah dan tepat sasaran.

“Teman-teman di Pemko sudah familiar dengan cara serah terima hingga dokumen dalam penyaluran nanti,” tuturnya.

“Kita juga menggandeng pihak Kejaksaan, Kepolisian dan BPKP dalam pendistribusian ini agar tidak terdapat permasalahan nantinya,” kata dia lagi.(*/esa)

Wali Kota Batam Berencana Gunakan Dana Insentif Daerah Tambahan Rp 14,9 Miliar untuk Bangkitkan UMKM

0

batampos.co.id -Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, berencana menggunakan dana insentif daerah (DID) tambahan Rp 14,9 miliar untuk menyokong usaha mikro kecil menengah (UMKM) Kota Batam.

“DID ini sudah ada ketentuannya untuk apa saja. Tapi kalau boleh, saya ingin lebih mengarahkannya ke UMKM yang ada masalah,” tutur Rudi di Kantor Wali Kota Batam, Kamis (23/7/2020).

Ia mengatakan, selama masa pandemi covid-19 ini, UMKM termasuk sektor yang terdampak secara ekonomi.

Oleh karena itu, DID tambahan ini diharapkan dapat membantu kelompok masyarakat yang terdampak tersebut.

Rudi berharap dengan adanya bantuan ini, sektor UMKM Kota Batam dapat bangkit kembali.

“Semoga saudara kita yang mengalami gangguan pendapatan kemarin bisa terbantu,” ujarnya.

Ilustrasi

Pemko Batam menjadi satu-satunya daerah di Provinsi Kepulauan Riau yang mendapatkan DID tambahan ini. Dari 514 kabupaten/kota serta 34 provinsi, DID tambahan ini hanya diberikan pada 171 daerah.

Informasi ini disampaikan Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan RI, Astera Primanto Bhakti dalam Webinar Kebijakan Pemerintah Daerah dalam Rangka Pemulihan Ekonomi di Daerah, Rabu (22/7/2020).

Astera mengatakan penggunaan DID tambahan ini diprioritaskan untuk mendorong pemulihan ekonomi di daerah.

Termasuk mendukung industri kecil, UMKM, koperasi, dan pasar tradisional. Serta untuk penanganan covid-19 di bidang kesehatan dan bantuan sosial.

Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin mengatakan untuk penanganan covid-19 bidang kesehatan, Pemko Batam sangat terbantu dengan sumbangan dari berbagai pihak termasuk pengusaha.

Sedangkan bantuan sosial, Pemko Batam dibantu Pemprov Kepri dan BP Batam juga telah menyalurkan bantuan bahan pokok untuk warga terdampak. Di samping bantuan-bantuan yang diberikan oleh organisasi non pemerintah lainnya.

“Karena itu yang perlu difokuskan sekarang adalah pemulihan ekonomi Batam,” kata Jefridin usai webinar.(*/esa)

Begini Penjelasan WHO Terkait Jenazah Pasien Covid-19 yang Dibakar

0

batampos.co.id – Memakamkan jenazah berkaitan erat dengan agama, ritual, dan adat istiadat suatu wilayah. Termasuk jenazah pasien Covid-19. Berbagai negara punya tata caranya sendiri. Lalu sebetulnya seperti apa memakamkan jenazah pasien Covid-19 yang baik dan benar?

Mayoritas populasi di seluruh dunia lebih memilih untuk menguburkan jenazah. Dilansir dari India Today, Kamis (23/7), Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengungkapkan, dalam kasus Covid-19, SARS-Cov-2, patogen mentransmisikan dari satu orang ke orang lain melalui tetesan. Ini berarti membutuhkan cairan tubuh agar bisa menginfeksi orang lain.

Covid-19 adalah penyakit pernapasan akut yang disebabkan oleh virus dan dominan menyerang paru-paru. Berdasarkan bukti saat ini, virus Covid-19 ditularkan di antara orang-orang melalui tetesan, dan kontak dekat, dengan kemungkinan penyebaran melalui kotoran. Karena ini adalah virus baru yang sumber dan pengembangan penyakitnya belum sepenuhnya jelas, lebih banyak tindakan pencegahan dapat digunakan sampai informasi lebih lanjut tersedia.

“Sudah menjadi mitos umum bahwa orang yang meninggal karena penyakit menular harus dikremasi, tetapi ini tidak benar. Kremasi adalah masalah pilihan budaya dan sumber daya yang tersedia,” tegas WHO dalam pernyataannya.

Artinya tata cara pemakaman atau kremasi adalah tergantung pada budaya tradisi dan sumber daya. Martabat, tradisi budaya dan agama pasien, dan keluarga mereka harus dihormati serta dilindungi.

Sehingga, aturan WHO menyebutkan pemakaman jenazah pasien Covid-19 diserahkan kepada tradisi budaya dan agama masing-masing keluarga. Paling penting adalah wajib dengan protokol tata cara yang tepat.

Bagaimana Aturan WHO?

Dalam laman WHO, mempersiapkan dan mengemas jenazah untuk dipindahkan dari ruang pasien ke unit otopsi, kamar mayat, krematorium, atau situs pemakaman harus menaati protokol kesehatan yang ketat.

1. Pastikan bahwa personel (staf perawatan kesehatan atau kamar mayat, atau tim pemakaman) yang berinteraksi dengan jenazah menerapkan tindakan pencegahan standar. Termasuk kebersihan tangan sebelum dan setelah interaksi dengan tubuh, dan lingkungan.

2. Gunakan APD yang sesuai dengan tingkat interaksi dengan jenazah, termasuk sarung tangan. Jika ada risiko percikan dari cairan atau sekresi tubuh, personel harus menggunakan perlindungan wajah, termasuk penggunaan pelindung wajah atau kacamata dan masker medis.

3. Tidak perlu mendisinfeksi tubuh sebelum dipindahkan ke kamar mayat. Kantong mayat tidak diperlukan, meskipun dapat digunakan karena alasan lain (misalnya kebocoran cairan tubuh yang berlebihan). Tidak ada peralatan atau kendaraan transportasi khusus yang dibutuhkan.

Sebelumnya soal jenazah pasien Covid-19 dibakar ramai setelah pernyataan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mendapatkan sorotan. Dikatakan jenazah pasien Covid-19 sebenarnya yang paling tepat adalah dibakar.

Namun, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menegaskan, penyataan Mendagri soal teori terbaik jenazah Covid-19 untuk dibakar, dikutip tak utuh. Hal itu ditegaskan Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kemendagri Bahtiar.

“Pernyataan Pak Menteri dipotong-potong, dikutip tak utuh oleh sebagian media massa. Sehingga jadinya salah tafsir di masyarakat,” kata Bahtiar dalam keterangannya, Kamis (23/7).

Bahtiar menjelaskan, Mendagri Tito Karnavian dalam Webinar Nasional Asosiasi FKUB Nasional yang diikuti secara virtual melalui aplikasi Zoom, Selasa (21/07) menjelaskan, jenazah yang terinfeksi Covid-19 dapat dibakar untuk mematikan virusnya. Namun, keadaan itu disesuaikan dengan keyakinan ataupun aqidah masing-masing.(jpg)

Pemerintah akan Buka Akses Masuk Indonesia

0

batampos.co.id – Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) mulai membahas rencana pembukaan lintas batas negara secara terbatas (travel corridor). Namun, kebijakan itu hanya diperuntukkan kepentingan khusus, bukan wisatawan.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi menyampaikan, pembahasan travel corridor dilakukan dengan beberapa negara. Salah satunya Uni Emirat Arab. Saat ini pembahasan memasuki fase akhir untuk menyepakati pengaturannya. ’’Khusus untuk memfasilitasi bisnis esensial dan kunjungan dinas atau diplomatik,’’ tuturnya pada temu media secara daring di Jakarta, Kamis (23/7).

Dia menjelaskan, essential business travel dan kunjungan diplomatik diperlukan untuk menindaklanjuti berbagai perjanjian dan kerja sama ekonomi yang disepakati sebelumnya. Tepatnya saat kunjungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Uni Emirat Arab pada Januari lalu.

Dalam pembahasan travel corridor itu, dikemukakan skenario-skenario pengaturan protokol kesehatan. Dengan begitu, keamanan dan kesehatan pelaku perjalanan dapat dipastikan tanpa harus menjalani karantina selama dua minggu. ’’Perlu saya garis bawahi bahwa penerapan protokol kesehatan pada saat keberangkatan dan ketibaan selalu menjadi prioritas Indonesia dalam setiap pembahasan,’’ tegasnya.

Pada waktu yang sama, lanjut dia, Kemenlu melakukan pembahasan serupa dengan beberapa negara lain.

Dikonfirmasi terpisah, Direktur Jenderal (Dirjen) Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Novie Riyanto memaparkan, hingga saat ini Indonesia memang belum dibuka bebas untuk wisatawan asing. Warga negara asing yang boleh masuk hanya pejabat diplomatik dan perjalanan bisnis esensial sesuai yang disyaratkan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkum HAM).

’’Penerbangan internasional juga tidak ditutup. Dibuka, tapi khusus tertentu. Sesuai dengan pembatasan kedatangan warga negara asing yang ada dalam aturan Kemenkum HAM,’’ jelasnya.

Disinggung mengenai travel corridor, Novie membenarkan ada pembahasan tersebut. Termasuk untuk kepentingan wisata. Rencananya, ada jalur-jalur penerbangan khusus yang dibuka. Dia mengumpamakan Denpasar–Seoul. Kendati demikian, hingga kemarin belum ada keputusan resmi dari pemerintah mengenai hal tersebut. ’’Kemenlu masih fokus terkait perjalanan bisnis penting dan diplomatik,’’ paparnya.

Sementara itu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio akan mencari potensi kunjungan negara lain ke Indonesia. Menurut dia, dari segi konektivitas, Indonesia masih tertinggal. Wishnu mencontohkan, seat capacity menuju Thailand lebih dari 55 juta per tahun. Sementara itu, seat capacity negara tetangga lainnya, Singapura, lebih dari 45 juta.

’’Indonesia hanya 25 juta per tahun,’’ ungkapnya. Kemenparekraf tengah memetakan potensi kunjungan dari negara lain ke Indonesia. ’’Beberapa daerah kami lihat sudah mempersiapkan protokol kesehatan dengan sangat baik, salah satunya Provinsi Bali,’’ tuturnya.

Gubernur Bali I Wayan Koster mengungkapkan, saat ini Bali melakukan tahapan dimulainya aktivitas kepariwisataan. ’’Tentu saja, kami harus bekerja lebih keras terlebih dahulu dalam penanganan Covid-19,’’ jelasnya. Koster mengatakan bahwa tingkat kesembuhan di Bali saat ini mencapai 74 persen. Pihaknya menargetkan tingkat kesembuhan mencapai 80 persen pada akhir minggu ini.(jpg)

Tempuh Jalur Laut dengan Pompong, BPJS Kesehatan Sosialisasikan Program JKN di Belakang Padang

0

batampos.co.id – Belakang Padang merupakan salah satu kecamatan di Batam.
Berbeda dengan wilayah lain yang bisa ditempuh dengan jalur darat. Belakang Padang harus ditempuh melalui jalur laut dengan menggunakan kapal kayu yang biasa disebut pompong.

Memang jaraknya tidak terlalu jauh dan lama namun cukup membatasi akses masyarakat
karena berada di pulau yang berbeda.

Masih dalam rangka BPJS Goes to Customer, kali ini tim BPJS Kesehatan memilih kelurahan Tanjung Sari sebagai salah satu kelurahan di Belakang Padang untuk berbagi informasi kepada warga pada Selasa (21/7/2020).

Petugas BPJS Kesehatan, Riama Lam Ida, mengucapkan terima kasih atas sambutan dan antusias warga yang sudah hadir dalam kegiatan tersebut.

Riama mengatakan, penting bagi BPJS Kesehatan untuk memastikan bahwa seluruh peserta mengetahui informasi tentang prosedur pelayanan program JKN-KIS. Khususnya warga Belakang Padang yang aksesnya cukup jauh dari kantor cabang.

Petugas BPJS Kesehatan saat menuju Pulau Belakang padang dengan menggunakan pompong. Foto: BPJS Kesehatan utnuk batampos.co.id

“Bapak Ibu di sini mungkin masih ada yang bingung dengan prosedur pelayanan di program JKN-KIS, untuk itu kami datang, sekalian nanti kami minta untuk download aplikasi Mobile JKN yang bisa mempermudah,” kata Riama.

Biasanya, untuk mempermudah warga mendapatkan akses untuk pelayanan administrasi
BPJS Kesehatan melakukan kegiatan Mobile Customer Service (MCS) yang dalam waktu
tertentu akan menyambangi warga Belakang Padang.

Namun menurut Riama, untuk meminimalisir penyebaran virus Covid 19 kegiatan tersebut dihentikan untuk sementara.

Oleh sebab itu di akhir kegiatan, Riama meminta warga untuk download Mobile JKN untuk
memudahkan warga yang membutuhkan pelayanan administrasi dan memberikan souvenir bagi 3 (tiga) orang pertama yang melakukannya.

“Silahkan download aplikasi Mobile JKN, di sana Bapak Ibu bisa memperoleh layanan
administrasi seperti pindah faskes, pindah kelas, atau melihat tagihan iuran,” kata Riama.

Lurah Tanjung Sari, Amir Kasim,  mengapresiasi kegiatan BPJS Kesehatan untuk memberikan informasi kepada warga di Belakang Padang.

Menurutnya kegiatan ini cukup menjawab kekhawatiran warga yang memiliki banyak pertanyaan terkait program JKN-KIS.

“Biasanya ada MCS, tapi karena kegiatan tersebut masih dihentikan, kebetulan ini ada tim
BPJS Kesehatan datang ke Belakang Padang jadi silahkan bagi yang mau bertanya,” kata
Amir.

Menurut Amir, mayoritas warganya adalah peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI). Ia
mengatakan bagi yang belum menjadi peserta, pihaknya selalu meminta kepada RT setempat untuk mendata agar semuanya bisa jadi peserta JKN.

“Nah tapi kalau untuk peserta mandiri kami berharap di Belakang Padang sini juga dapat
dibantu untuk swadaya. Jadi pembayaran peserta dapat dikelola oleh kelurahan,” kata Amir.(*)