Rabu, 20 Mei 2026
Beranda blog Halaman 10180

Alur Pendistribusian Bahan Bakar Minyak di Bandara Hang Nadim Batam

0
Infografis aliibenk/batampos.co.id

Bandara Internasional Hang Nadim Batam memiliki cara khusus untuk mendistribusikan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis avtur bagi maskapai penerbangan.

Direktur Badan Usaha Bandar Udara (BUBU) dan Teknologi Informasi Komunikasi, Suwarso, mengatakan,
Fuel Distribution System (FDS) adalah satu kegiatan distribusi avtur di Bandara Hang Nadim.

“Kita bekerja sama dengan Pertamina, dalam hal ini PT Patra Niaga,” ujarnya, Rabu (29/7/2020).

Ia menjelaskan, BP Batam memiliki penimbunan bahan bakar jenis avtur di Pelabuhan Kabil dengan kapasitas 40 ribu kiloliter dan di Bandara Hang Nadim 12 ribu kiloliter.

“Jadi totalnya ada 52 ribu kiloliter avtur dan saat normal penggunaan avtur oleh maskapai penerbangan di Hang Nadim biasanya sekitar 6 juta liter,” ujarnya.

Suwarso menjelaskan, untuk penyaluran BBM jenis avtur ke Bandara Internasional Hang Nadim Batam dialirkan dengan menggunakan pipa dari pelabuhan Kabil, Nongsa. (esa/adv)

Ikut Pilkada, Masa Jabatan Isdianto sebagai Gubernur Jadi Sempit

0

batampos.co.id – Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kepri, Arison mengatakan apabila Gubernur Kepri, Isdianto menjadi salah satu calon tetap Gubernur Kepri nanti, ia wajib cuti selama 71 hari. Yakni, selama masa kampanye yang sudah ditentukan dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU).

“Kalau redaksionalnya di UU Pilkada dan PKPU ia (Gubernur, red) cuti selama masa kampanye,” ujar Arison menjawab pertanyaan Batam Pos (induk Batampos Online), Selasa (28/7) di Tanjungpinang.

Mantan Ketua KPU Kabupaten Bintan tersebut menjelaskan, berdasarkan keputusan KPU tahapan kampanye untuk Pilkada Kepri adalah terhitung dari 26 September 2020 nanti sampai 5 Desember 2020 mendatang. Artinya, apabila ia mendaftar sebagai salah pasangan calon, maka wajib cuti dari jabatannya adalah selama 71 hari.

“71 hari tersebut bukan dihitung dari hari kerjanya saja. Karena KPU menghitung waktu tersebut termasuk juga hari libur,” jelas Arison.

Terpisah, Gubernur Kepri Isdianto mengatakan masa ia menjadi Gubernur Kepri sangat sempit. Karena ia akan ikut pada kontestasi Pilkada Kepri. Karena selama masa kampanye yang sudah ditentukan oleh KPU, ia harus cuti sampai dengan tenggat waktu yang sudah ditetapkan.

“Yang jelas, sekarang ini kita fokus untuk mengerjakan apa yang sudah direncanakan. Ke depan memang pekerjaan kita akan semakin berat, dan menjadi tantangan tersendiri,” ujar Isdianto.

Keputusannya untuk menjadi salah satu kontestan pada Pilkada Kepri ini juga karena masih banyak mimpi-mimpi besar Kepulauan Riau yang belum terwujud. Ditegaskannya, rencana strategis pembangunan daerah di 2021 mendatang akan dipetakan pada pembahasan APBD 2021 nanti.

“Kita akan kemas pembangunan-pembangunan infrastruktur strategis untuk tahun depan sesuai dengan kebutuhan daerah. Baik itu dibidang infrastruktur pendidikan, sarana dan prasarana. Kita juga terus berkoordinasi dan berkomunikasi dengan PLN untuk meningkatan keandalan listrik di Pulau Bintan dan daerah-daerah lainnya,” jelas Isdianto.(*/jpg)

Begini Pendistribusian BBM di Bandara Internasional Hang Nadim Batam

0

batampos.co.id – Bandara Internasional Hang Nadim Batam memiliki cara khusus untuk mendistribusikan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis avtur bagi maskapai penerbangan.

Direktur Badan Usaha Bandar Udara (BUBU) dan Teknologi Informasi Komunikasi, Suwarso, mengatakan, Fuel Distribution System (FDS) adalah satu kegiatan distribusi avtur di Bandara Hang Nadim.

“Kita bekerja sama dengan Pertamina, dalam hal ini PT Patra Niaga,” ujarnya, Rabu (29/7/2020).

Ia menjelaskan, BP Batam memiliki penimbunan bahan bakar jenis avtur di Pelabuhan Kabil dengan kapasitas 40 ribu kiloliter dan di Bandara Hang Nadim 12 ribu kiloliter.

“Jadi totalnya ada 52 ribu kiloliter avtur dan saat normal penggunaan avtur oleh maskapai penerbangan di Hang Nadim biasanya sekitar 6 juta liter,” ujarnya.

Petugas PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) I melalui Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU) mengisi bahan bakar avtur ke dalam tangki Pesawat Garuda. Foto: Iman Wachyudi/Batam Pos

Suwarso menjelaskan, untuk penyaluran BBM jenis avtur ke Bandara Internasional Hang Nadim Batam dialirkan dengan menggunakan pipa dari pelabuhan Kabil, Nongsa.

“Jadi dari Kabil masuk dulu ke DPPU kita di Hang Nadim setelah itu baru disuplai ke pesawat dan kita salah satu bandara di Indoneisa yang memiliki fasilitas FDS,” paparnya.

Selain itu kata dia, Bandara Internasional Hang Nadim batam memiliki 19 hydran untuk menyuplai bahan bakar ke pesawat.

“Pesawat berbadan besarpun tidak ada masalah dilakukan pengisian avtur di Hang Nadim karena hydran kita memiliki kecepatan tinggi,” tuturnya.

Bandara Internasional Hang Nadim Batam, kata dia, juga memiliki mobil tangki untuk menyuplai bahan bakar ke pesawat berukuran kecil dan tidak parkir di atas FDS.(esa/adv)

Pengendara Motor Harus Jaga Jarak di Simpang Lampu Lalu Lintas

0

batampos.co.id – Kasat Lantas Polresta Barelang, Kompol Yunita Stevani, mengimbau seluruh pengendara untuk mematuhi marka jalan yang sudah diterapkan. Saat ini, juga sudah dibuatkan marka jalan untuk mengatur pengendara sepeda motor agar menjaga jarak saat berhenti di simpang lampu lalu lintas.

Marka tersebut dibuat di simpang lampu lalu lintas di depan Masjid Baitussyakur, Jodoh atau yang dikenal dengan Simpang McD Jodoh.

”Nanti di lokasi juga ada personel yang mengatur pengendara agar mengikuti tanda yang dibuat,” kata Yunita, Selasa (28/7).

Yunita menjelaskan, marka jalan tersebut dibuat agar pengendara, khususnya sepeda motor untuk tetap menjaga jarak dengan pengendara lain saat berhenti di simpang lampu lalu lintas. Setiap pengendara diatur jaraknya mencapai 1 meter.

”Skemanya, motor di depan, dan mobil mengikuti di belakang. Kalau mobil kan tak perlu jaga jarak, hanya penumpangnya saja,” kata Yunita.

Selain itu, personelnya akan mengimbau seluruh pengendara untuk menggunakan masker. Serta imbauan untuk mematuhi aturan lalu lintas.

”Lokasi itu untuk percontohan dulu. Dengan mematuhi aturan ini, pengendara terbiasa di traffic light lain,” ungkapnya. (*/jpg)

Pemilik Tersandung Kasus, Instagram PS Store Masih Sebar Giveaway

0

batampos.co.id – Direktorat Jenderal Bea Cukai (BC) Kantor Wilayah (Kanwil) Jakarta menangkap Putra Siregar terkait dugaan kepemilikan dan peredaran barang-barang ilegal baru-baru ini.

Kasi Bimbingan Kepatuhan dan Kehumasan Kanwil Bea Cukai Jakarta, Ricky M. Hanafie, membenarkan penangkapan PS yang juga diketahui merupakan pemilik toko telepon seluler (ponsel) PS Store yang diketahui menjual barang-barang ilegal atau black market (BM) dengan harga yang murah.

PS juga diketahui sudah ditetapkan sebagai tersangka. PS disangkakan dengan dugaan tindak pidana kepabeanan terkait temuan ratusan ponsel ilegal yang diperjualbelikan.

Kendati owner atau pemilik PS Store sudah menjadi tersangka, pantauan di akun-akun Instagram toko PS Store masih terlihat aktivitas penawaran jual beli ponsel-ponsel. Selain itu, PS Store juga tampak masih menyebar giveaway yang biasa mereka lakukan kepada pada followers-nya.

PS Store sendiri diketahui menjadi salah satu toko ponsel yang cukup eksis di jagat maya khususnya Instagram. PS Store juga kerap menggandeng para selebritis, artis Instagram dan YouTuber untuk mengendorse toko mereka dan memberikan beragam giveaway menarik untuk para followersnya.

Akun-akun Instagram PS Store yang tampak masih aktif kendati pemiliknya sudah ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan pantauan adalah akun @pst0re yang terlihat memiliki 2,9 juta followers dan @pstore_jakarta dengan 1,7 juta followers.

Mencari akun Instagram resmi PS Store sendiri cukup sulit, salah-salah bisa menemukan akun palsu yang serupa tampak identik. Jika mengetikkan ‘PS Store’ di pencarian Instagram, akan muncul puluhan akun PS Store dari berbagai cabang yang tampak asli.

Dari dua akun yang kami sebutkan di atas, keduanya masih tampak memposting feed Instagram dan Stories baru di akun tersebut. Selain jualan, kedua akun tersebut juga masih mengobral giveaway kepada para followersnya.(jpg)

Resesi Mengancam, Masyarakat Perlu Siapkan Dana Darurat

0

batampos.co.id – Indonesia saat ini tengah dibayangi oleh resesi seperti yang dialami oleh negara tetangga Singapura dan Malaysia. Hal tersebut lantaran wabah virus pandemi Covid-19 yang menyerang perekonomian negara dan aktivitas bisnis belum juga dapat diketahui kapan masa berakhirnya.

Pengamat Indef Bhima Yudhistira mengatakan, terdapat beberapa hal yang harus dipersiapkan oleh masyarakat dalam menghadapi ancaman resesi tersebut. Hal tersebut berkaitan dengan pengelolaan keuangan dan perubahan gaya hidup yang harus sedikit berhemat.

Pertama, menyiapkan dana darurat merupakan hal yang wajib dilakukan bagi masyarakat yang masih bekerja. Seperti diketahui, saat ini banyak pekerja yang terpaksa harus menelan pil pahit Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sebagai imbas dari Covid-19 yang menyerang perusahaan.

Caranya, kata Bhima, dengan sedikit menaikkan porsi tabungan dari biasanya. Sebab, jika situasi ekonomi terus memburuk bukan tidak mungkin perusahaan akan semakin tercekik yang bisa saja berimbas pada para pekerja.

“Untuk masyarakat sebaiknya menyiapkan dana darurat apabila situasi ekonomi terus memburuk. Setidaknya porsi tabungan dari penghasilan dinaikkan,” ujarnya dilansir dari JawaPos.com, Senin (29/7).

Kedua, lanjutnya, sebisa mungkin berhemat dengan menunda pembelian barang yang tidak penting seperti belanja aksesoris, fesyen, maupun kendaraan. Belanja yang harus diutamakan adalah pembekuan kebutuhan pangan dan kesehatan.

“Tunda pembelian barang barang non-kebutuhan pangan dan kesehatan misalnya menunda beli aksesoris, fesyen, kendaraan bermotor dan sebagainya,” tuturnya.

Terakhir, Bhima menambahkan, pilih instrumen investasi yang aman atau aset investasi beresiko rendah seperti emas. Sebab, semakin buruk kondisi perekonomian emas merupakan aset yang paking diburu masyarakat untuk menyelamatkan dana mereka.

Sehingga saat ini harga emas makin melambung tinggi. “Pilih instrumen investasi yang aman seperti emas,” pungkasnya.(jpg)

Klaster Baru Muncul di SMRT Singapura, 4 Pengemudi Tertular Covid-19

0

batampos.co.id – Penularan virus Korona di Singapura meluas ke klaster transportasi masal. Kali ini ada 4 pasien Coronavirus dikaitkan pada sebuah klaster di Pusat Transportasi Terpadu Bukit Panjang. Semua pasien adalah pengemudi seperti laporan operator transportasi SMRT, Minggu (26/7)

Klaster ini pertama kali diumumkan oleh Departemen Kesehatan pada Jumat malam (24/7). Menurut SMRT, tiga pengemudi terinfeksi Covid-19 di rumah tangga mereka. Pengemudi terakhir, pemegang izin kerja Malaysia berusia 28 tahun, dipastikan positif pada Kamis (23/7).

Departemen Kesehatan mengatakan bahwa infeksinya terdeteksi sebagai bagian dari penemuan kasus proaktif dari orang yang bekerja di klaster tempat kerja yang baru muncul. Pekerja itu menunjukkan gejala pada 1 Juli dan kemudian mulai bekerja di Depot Bus Ulu Pandan dan Pusat Transportasi Terpadu Bukit Panjang.

“Keempat pengemudi itu dinyatakan positif antara 7 Juli dan 24 Juli,” kata SMRT seperti dilansir dari AsiaOne, Selasa (28/7).

“Mereka mengendarai layanan transportasi 976, 184, dan 176,” kata SMRT.

Kepala komunikasi SMRT, Margaret Teo, mengatakan perusahaan memantau kondisi pengemudi dengan cermat dan menawarkan bantuan kepada keluarga mereka. Dia menambahkan bahwa karyawan SMRT yang berhubungan dekat dengan keempat pengemudi telah diizinkan tinggal di rumah.

Seorang juru bicara Otoritas Transportasi Darat juga mengatakan bahwa SMRT membantu Departemen Kesehatan dalam hal pelacakan kontak, serta mendisinfeksi MRT dan fasilitas umum. Sebagai tindakan pencegahan, SMRT telah menutup ruang kantin dan staf di pusat transportasi untuk pembersihan menyeluruh dan desinfeksi. Meski begitu, kontak penularan seperti di komuter di angkutan umum dinilai rendah.(jpg)

Kepala Kejaksaan Negeri Kota Batam Dimutasi, Ini Pengantinya…

0

batampos.co.id – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, Dedie Tri Hariyadi, dimutasi ke Kejaksaan Agung RI.

Berdasarkan keputusan Jaksa Agung RI Nomor: Kep-IV-528/C/07/2020 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Dari dan Dalam Jabatan Struktural di Lingkungan Kejaksaan RI Jaksa Agung RI, Dedie dipromosikan menjadi kepala subdirektorat pemantauan di Direktorat Teknologi Informasi dan Produksi Intelijen Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen Kejaksaan Agung RI.

Dalam surat itu disebutkan posisi Dedie digantikan oleh Polin Octavianus Sitanggang.

Polin sebelumnya menjabat sebagai Kepala Subdirektorat Kepabeanan, Cukai dan Tidak Pidana Pencucian Uang pada Direktorat Upaya Hukum Luar Biasa, eksekusi dan Eksaminasi Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan RI.

Gedung Kejaksaan Agung. Foto: Jawa Pos

Kajari Kota Batam, Didie yang dikonfirmasi batampos.co.id membenarkan mutasi tersebut.

“Terima kasih, mohon doanya,” kata Didie saat dikonfirmasi batampos.co.id, Rabu (29/7/202).

Selain Kajari Kota Batam, mutasi juga terjadi di lingkungan Kejati Kepri. Asisten Bidang Tindak Pidana Khusus Kejati Kepri, Tety Syam, dipromosikan sebagai Kepala Bagian Keuangan pada Sekretariat Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum Kejaksaan Agung RI.

Posisi Tety digantikan oleh Wagiyo yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Tanjung Perak.(esa)

Putra Siregar Mengaku Dijebak dan Ada Persaingan Bisnis

0

batampos.co.id – Setelah kabar penangkapannya beredar, Putra Siregar melalui akun Facebook-nya di Group Facebook Putra Siregar Merakyat yang disiarkan langsung, Selasa (28/7) siang. Ia menjelaskan penangkapan terhadap dirinya terkait dengan kejadian tahun 2017 silam, saat ia masih bergabung dalam satu perusahaan.

“Aku dijebak, aku disuruh beli barang oleh kawanku sendiri. Orangnya aku kenal banget. Tapi begitu aku sampai, ternyata dia datang bersama petugas Bea dan Cukai. Aku dijebak,” katanya.

Meski mengaku dijebak, Putra Siregar mengaku tetap bertanggung jawab. Ia menitipkan uang tabungannya sebesar Rp 500 juta sebagai jaminan. “Aku bayar kerugian negara itu, padahal jumlahnya hanya Rp 63 juta. Tapi aku kasih jaminan lebih. Bahkan, uang tabunganku Rp 500 juta aku titipkan,” bebernya.

Putra Siregar menilai, apa yang ia alami tak terlepas persaingan usaha ia jalani. Ia menduga, ada beberapa pihak yang tidak suka melihat pengusaha pribumi berhasil. Ia bertekad akan buka-bukaan soal ihwal ia dijebak. “Aku akan buka-bukaan semuanya tentang aku dijebak. Agar semua bisa tahu apa sebenarnya yang terjadi,” ujarnya.

Ia juga menyayangkan fotonya dipajang di Instagram dan media sosial lainnya milik Bea Cukai Kanwil Jakarta. Termasuk di website resmi Bea Cukai. Ia menilai hal itu sebagai pembunuhan karakter. “Pembunuh saja tak ditampilkan fotonya atau wajahnya di-blur. Saya hanya masalah pabean kok foto saya ditampilkan jelas-jelas. Ini pembunuhan karakter,” tegasnya. (*/jpg)

Masyarakat Diperbolehkan Mudik Lebaran Idul Adha

0

batampos.co.id – Gelombang mudik diperkirakan akan terjadi pada libur Idul Adha 2020. Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri sudah menyebar personelnya guna mengantisipasi kepadatan lalu lintas menuju wilayah Jawa dan Sumatera, serta ke lokasi pariwisata.

Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono mengatakan, pada libur Idul Adha tidak ada larangan mudik dari pemerintah. Masyarakat diperbolehkan pulang ke kampung halaman meskipun pandemi Covid-19 masih berlangsung.

“Tidak ada penyekatan sama sekali. Kita normal saja, kita pada momentum ini menitik beratkan kesadaran masyarakat untuk tidak pulang kampung,” kata Istiono di Lapangan NTMC Polri, Jakarta, Rabu (29/7).

Kendati demikian, Istiono berharap masyarakat memiliki kesadaran tinggi terhadap bahaya Covid-19. Oleh karena itu, diharapkan gelombang mudik Idul Adha tidak terjadi besar-besaran.

“Bila kesadaran masyarakat tinggi diharapkan penyebaran memutus mata rantai Covid-19 bisa dicegah secara baik,” imbuhnya.

Lebih lanjut, mantan Kapolda Bangka Belitung itu memastikan tidak ada sanksi bagi para pemudik. Kondisi ini berbeda dengan momen Idul Fitri, di mana pemudik harus mengantongi Surat Izin Keluar Masuk (SIKM).

Sementara itu, bagi pemudik yang tidak menerapkan protokol kesehatan seperti tidak memakai masker, hanya akan diberi teguran oleh petugas. Kemudian bagi yang tidak memiliki masker akan diberi oleh petugas.

“Anggota semua sudah dibekali masker semua, saya suruh bawa masker. Bila masyarakat tidak pakai masker kita kasih semua. Penegakan kita memang persuasif, humanis, tidak ada penegakan hukum,” pungkas Istiono.(jpg)