Minggu, 26 April 2026
Beranda blog Halaman 10199

Lagi, 30 Warga Geruduk Rumah Sakit dan Ambil Paksa Ambil Jenazah PDP Corona

0

batampos.co.id – Aksi penjemputan paksa pasien Covid-19 kembali terjadi di Rumah Sakit Dadi, Makassar. Sekitar 30 orang tiba-tiba datang menggeruduk rumah sakit tersebut untuk mengambil jenazah Pasien Dalam Pengawasan (PDP), pada Rabu (10/6) malam.

Kabid Humas Polda Sulawesi Selatan Kombes Pol Ibrahim Tompo mengatakan, peristiwa ini merupakan yang kedua kali terjadi di Rumah Sakit Dadi. Dan yang kesekian kalinya terjadi di wilayah Makassar. Beruntung pada aksi kali ini upaya penjemputan paksa bisa digagalkan aparat.

“Masyarakat sekitar 30 orang yang juga ingin menjemput paksa (jenazah), namun berhasil dicegah dan diberikan pemahaman,” kata Ibrahim saat dikonfirmasi, Kamis (11/6).

Kendati demikian, kelompok warga tersebut sempat berbuat anarkis di rumah sakit. Kerusuhan sempat terjadi, polisi pun terpaksa mengamankan beberapa orang untuk dimintai keterangan. “Tiga orang diamankan di Polrestabes (Makassar). Saat ini masih dalam pemeriksaan,” jelas Ibrahim.

Sebelumnya, kasus pengambilan paksa jenazah Covid-19 terjadi berulang kali di wilayah hukum Polda Sulawesi Selatan. Polisi pun bertindak tegas kepada para pelaku. Dari empat kasus berbeda, polisi telah mengamankan 31 orang. Dan beberapa di antaranya telah ditetapkan sebagai tersangka.

“Ya dilakukan gelar perkara oleh penyidik Terhadap kasus pengambilan paksa jenazah di Rumah Sakit Dadi Makassar, RS Stella Maris, RS Labuang Baji, RS Bhayangkara, dan prosesnya dinaikkan dari Penyelidikan ke Penyiidikan dan menetapkan tersangka,” kata Ibrahim kepada wartawan, Rabu (10/6).

Jumlah tersebut kemudian bertambah menjadi 33 orang. Bahkan 12 di antaranya sudah dinaikan status hukumnya menjadi tersangka.(jpg)

BP Batam Akan Produksi Air Minum Dalam Kemasan Pada 2021

0

batampos.co.id – Pada 2021, Kota Batam akan memiliki Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) yang bersumber air baku dari salah satu dam.

Direktur Badan Usaha Fasilitas dan Lingkungan Badan Pengusahaan (BP) Batam, Binsar Tambunan, mengatakan, AMDK produksi Kota Batam air baku berasal dari Dam Sei Ladi.

“Setelah dilakukan survei hampir di seluruh waduk dan waduk yang air bakunya terbaik itu di Mukakuning dan Sei Ladi,” jelasnya, Kamis (11/6/2020).

Ia menjelaskan, keberadaan Dam Mukakuning dan Sei Ladi berada di tengah Pulau Batam dan aksesnya tidak terlalu banyak.

Dam Mukakuninng lanjutnya aksesnya dari tanjakan Bukit Daeng dan Sei Ladi dari Tiban Kampung.

Pada 2021 BP Batam akan memproduksi Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) dan airnya diambil dari Dam Sei Ladi. Foto: Dalil Harahap/batampos.co.id

“Jadi Sei Ladi dan Mukakuning adalah yang terbaik dan hutannya masih padat dan tidak terganggu,” tuturnya.

Binsar mengatakan, kedua Dam tersebut menghasilkan air baku yang cukup baik dan yang terbaik ada Mukakuning.

Namun lanjutnya lokasinya agak jauh yaitu sekitar 3 kilometer dari WTP Mukakuning.

“Jadi kalau AMDK diambil dari sana terlalu jauh aksesnya, karena itu kita memilih Sei Ladi,” tuturnya.

Sei Ladi dipilih karena aksesnya tidak terlalu jauh dari WTP yang ada dan lokasinya berada di bawah Hotel Vista. Sehingga menghasilkan air baku yang sangat baik.

“Dengan lokasinya cukup baik kita bisa lebih cepat didistribusikan kepada konsumen,” jelasnya.

Binsar mengatakan saat ini ada lima merk AMDK di Kota Batam mengambil sumber air dari ATB bukan dari sumber mata air atau air permukaan seperti AMDK lainnya di Indonesia.(esa)

Terapkan New Normal, Satgas Diminta Buka Data Penularan Covid-19 di Daerah

0

batampos.co.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta kepada daerah yang menerapkan new normal agar tetap berhati-hati. Karena itu diperlukan data-data yang valid sebagai rujukannya, sehingga tidak gegabah dalam penerapannya.

“Tatatan baru tersebut harus dilakukan dengan hati-hati yang merujuk pada data-data dan fakta-fakta di lapangan,” ujar Jokowi di Kantor BNPB, Jakarta, Rabu (10/6).

Jokowi juga meminta Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 untuk membuka data-data terkait penularan viru‎s Korona di daerah. Sehingga masyarakat bisa mengetahuinya secara pasti.

“Nantinya setiap hari diberikan peringatan kepada daerah-daerah yang kasusnya tertinggi atau kasusnya meninggkat atau angka kematiannya tertinggi,” katanya.

Lebih lanjut, Jokowi juga menuturkan, perlunya dibuka data-data mengenai penularan virus Korona di daerah ini supaya masyarakat tetap waspada. Sehingga data-data tersebut bisa menjadi rujukan untuk masyarakat.

“Sehingga semua daerah memiliki kewaspadaan yang sama dalam penanganan di lapangan,” ungkapnya.

Diketahui, data-data yang dimiliki pemerintah mengenai virus Korona saat ini sudah berdasarkan ‎indikator dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dalam virus Korona atau Covid-19 ini.‎ Sehingga semuanya dikelompokan lewat empat zona risiko.

Pertama zona hijau yakni tidak ada kasus virus Korona. Kemudian zona kuning adalah daerah yang risiko penularannya kecil. Selanjutnya adalah zona oranye dengan risiko sedang. Terakhir zona merah dengan risiko penularannya tinggi.

“Jadi indikator kita lepang berbasis scientific sesuai standar WHO untuk menganalisa data-data dari daerah,” pungkasnya.(jpg)

Penjual Jamu Gendong di Seraya Positif Covid-19

0

batampos.co.id – Seorang perempuan berinisial S, usia 57 tahun, dinyatakan positif Covid-19, Rabu (10/6). Ia penjual jamu gendong yang beralamat di kawasan ruli Muara Takus, Kelurahan Seraya, Kecamatan Batu Ampar, Kota Batam.

“Ia merupakan kasus baru Covid-19 Nomor 161 Kota Batam,” kata Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batam, Muhammad Rudi, Rabu (10/6).

Rudi memaparkan, yang bersangkutan pada tanggal 5 Juni 2020 berobat ke UGD salah satu RS Swasta dikawasan dekat tempat tinggalnya. Keluhannya meriang, sudah sejak seminggu sebelumnya, disertai rasa mual dan tak nyaman di ulu hati serta badannya terasa pegal-pegal.

Selanjutnya dilakukan pemeriksaan rontgen dengan kesimpulan “Susp Brronkopneumonia Kiri”. Dilanjutkan dengan RDT yang hasilnya “IgG Reaktif”. Sesuai dengan hasil pemeriksaan diagnostik tersebut, maka oleh dokter pemeriksa ditetapkan sebagai PDP, dan harus menjalani rawat inap diruang isolasi rumah sakit tersebut.

Berdasarkan kondisinya demikian, maka selanjutnya dilakukanlah tindakan pemeriksaan lebih lanjut dengan melakukan pengambilan swab tenggorakan. Hasilnya diperoleh pada hari ini dengan terkonfirmasi positif.

“Saat ini sudah dalam proses rujukan perawatan isolasi, guna penanganan kesehatannya lebih lanjut, ke rumah sakit RSKI Covid-19 Galang, Kota Batam,” katanya kemarin.(*/uma)

1.241 Warga Bengkong Jalani Rapid Test, Ini Hasilnya…..

0

batampos.co.id – Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 melakukan rapid terst terhadap 1.241 warga Bengkong.

Jumlah tersebut merupakan akumulasi sejak akhir Maret 2020 lalu. Dari jumlah tersebut 73 orang diketahui reaktif dan 20 orang dinyatakan positif Covid-19.

“Ini upaya kita menelusuri riwayat kontak dari pasien yang sudah ada. Penelusuran ini juga menjadi instruksi langsung oleh Wali Kota Batam, Muhammad Rudi,” kata Koordinator Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Wilayah Bengkong, Yumasnur, usai menggelar rapid tes di Shopping Centre, Bengkong, Rabu (10/6/2020).

Ia menjelaskan, rapid test akan terus berlanjut. Bahkan, pada Jumat (13/6/2020) pihaknya akan kembali melakukan rapid test di salah satu permukiman di wilayah Bengkong.

“Tadi pagi (Rabu,red) ada 151 warga yang menjalani rapid test. Hasilnya semua nonreaktif,” kata dia.

Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 melakukan rapid terst terhadap warga Kecamatan Bengkong, Rabu (10/6/2020). Foto; Istimewa untuk batampos.co.id

Ia berharap, dengan adanya upaya ini, semua warga yang terpapar Covid-19 bisa ditangani dengan baik.

Semua pasien bisa ditemukan dan mampu menekan risiko penyebaran virus penyerang sistem pernapasan tersebut agar tidak meluas.

“Inilah upaya kita, terus menyelusuri agar semua dapat dirawat dengan baik,” katanya.

Di wilayah Bengkong, sudah terdata 20 pasien positif Covid-19. Satu di antaranya meninggal dunia dan delapan pasien dinyatakan sembuh.

“Jadi, masih ada 11 yang dalam perawatan. Kita sama-sama berdoa agar semua cepat semuh dan warga tak tertular,” katanya.

Yumasnur mengajak warga untuk menerapkan protokol kesehatan seperti menggunakan masker, menjaga jarak, hingga rutin mencuci tangan, dan olahraga.

“Protokol ini sebagai langkah kita mencegah agar terhindar dari Covid-19,” katanya.

Sementara itu, Camat Bengkong, Fairuz Ramadhan Batubara, mengapresiasi atas dukungan dan kerja sama dari berbagai pihak dan warga yang antusias mengikuti rapid test.

“Ini wujud komitmen bersama untuk memutus mata rantai Covid-19, dan selanjutnya kegiatan ini akan tetap kita laksanakan di waktu dan lokasi yang berbeda,” jelasnya.

Ia meminta seluruh Warga Bengkong, untuk mengikuti pengecekan kesehatan melalui rapid test yang diadakan Pemko Batam secara gratis.

“Kita komit, kita lawan virus corona,” kata Camat.(*/esa)

Kementerian Agama Siapkan Skenario Penyelenggaraan Ibadah Haji 2021

0

batampos.co.id – Kementerian Agama RI telah membatalkan penyelengaaran ibadah haji 2020 sehingga tidak ada calon jamaah haji Indonesia yang berangkat ke Tanah Suci tahun ini. Menyusul pembatalan haji tersebut, Kementerian Agama mulai menyusun skenario untuk penyelenggaraan ibadah haji 2021.

Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi menuturkan, pihaknya menyiapkan empat skenario penyelenggaraan haji 2021. Pertama, haji tahun depan dilakukan dengan jumlah kuota normal. Sebagaimana diketahui, kuota normal haji Indonesia adalah 221 ribu orang. Kuota itu lantas dibagi untuk jamaah haji reguler 203.320 dan 17.680 kuota haji khusus.

”(Skenario kedua, Red) ada kuota tambahan,’’ katanya kemarin (9/6). Kemenag tetap meminta tambahan kuota haji. Namun, Fachrul mengingatkan bahwa ketentuan soal kuota itu ditetapkan oleh Organisasi Kerja Sama Islam (OKI).

Lalu, skenario ketiga, kuota haji tahun depan dikurangi. Itu mempertimbangkan apabila wabah Covid-19 terjadi secara berkepanjangan. Dengan demikian, tidak tertutup kemungkinan protokol kesehatan diberlakukan dalam jangka panjang. Termasuk pada musim haji tahun depan.

Dengan adanya protokol kesehatan yang diberlakukan dalam jangka panjang, otomatis ada peluang kuota haji dikurangi, bahkan hingga 50 persen. Tujuannya, mencegah adanya penularan Covid-19 di tengah kerumunan jamaah haji. Selama ini titik kerumunan jamaah haji paling besar adalah saat berada di tenda di Mina, wukuf di Arafah, dan ketika jamaah menjalani tawaf. Termasuk kamar hotel bisa diisi sampai enam orang.

Skenario yang keempat adalah penyelenggaraan haji tahun depan kembali dibatalkan akibat wabah Covid-19 yang masih tinggi. ’’Kita berdoa supaya tidak terjadi pembatalan (lagi, Red),’’ jelas Fachrul. Dia mengatakan, dengan jarak waktu sekitar satu tahun, kecil kemungkinan haji 2021 dibatalkan lagi.

Terlebih jika nanti ditemukan vaksin yang ampuh untuk mencegah penyakit korona. Contohnya, ketika ditemukan vaksin meningitis yang kini menjadi kewajiban bagi jamaah yang berkunjung ke Arab Saudi untuk umrah maupun haji. ’’Mudah-mudahan tahun depan tidak ada Covid-19 lagi,’’ jelasnya.

Sementara itu, jumlah calon jamaah haji (CJH) 2020 yang memutuskan untuk menarik uang setoran pelunasan bertambah. Data Kemenag hingga kemarin sore, 58 CJH memutuskan mengajukan penarikan uang setoran pelunasan. Data permohonan penarikan itu sudah dikirim Kemenag ke Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH).

Fachrul menjelaskan, soal pengembalian dana setoran pelunasan itu, Kemenag menjamin akan tepat waktu dan jumlah. Sesuai skenario Kemenag, dana cair ke rekening CJH dalam sembilan hari kerja. Alurnya mulai pengajuan di tingkat Kemenag kabupaten atau kota. Kemudian ke Kemenag pusat, BPKH, lalu bank penerima setoran (BPS) biaya haji.

Terkait visa haji mujamalah atau furoda, Fachrul mengatakan bahwa Kemenag sudah menyampaikan permohonan supaya pemerintah Arab Saudi tidak menerbitkan visa tersebut. Sebab, pemerintah Indonesia sudah menetapkan tidak memberangkatkan haji untuk seluruh warga.(jpg)

Begini Kesiapan Kawasan Industri di Provinsi Kepri Menyambut Relokasi Perusahaan Asal Amerika dan Jepang

0

batampos.co.id – Kawasan industri di Provinsi Kepri yaitu Batam, Bintan dan Karimun sudah bersiap-siap utnuk menyambut relokasi perusahaan asal Amerika Serikat dan Jepang dari Tiongkok.

Wakil Komtap Pengembangan Kawasan Berikat dan Kawasan Perdagangan Bebas Kadin Indonesia, OK Simatupang, mengatakan, kawasna industri Provinsi Kepri sangat siap untuk menampung relokasi perusahaan-perusahaan tersebut.

“Batam, Bintan dan Karimun memiliki letak geografis yang paling strategis di jalur perdagangan international,” jelasnya.

Selain itu kata dia, ketiga daerah tersebut telah diberikan insentif oleh pemerintah pusat sebagai Kawasan Perdagangan Bebas.

Namun, tanpa mengesampingkan peran Singapura yang merupakan base logistics hub terbesar di dunia.

“Kemudian dari sisi kawasan industrinya infrastruktur dan pengelolaannya sudah sangat teruji,” tuturnya.

Ilustrasi kawasan industri di Kota Batam. Foto: Dalil Harahap/batampos.co.id

Saat ini kata dia, di masih tersedia ratusan hektar lahan di kawasan industri di Batam.

Sementara di Bintan, masih ada ribuan hektar lahan yang bisa digunakan untuk perusahaan-perusahaan tersebut.

“Karimun juga siap untuk dikembangkan. Momentum ini tentu, harus kita manfaatkan sebagai sebuah peluang disaat pandemi COVID-19, agar PMA-PMA tersebut dapat merancang investasi di FTZ Batam, Bintan dan Karimun,” tuturnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Koordinator Himpunan Kawasan Industri (HKI) Provinsi Kepri, Tjaw Hioeng, menyambut baik
adanya rencana dari pemerintah untuk menarik perusahaan-perusahaan dari Tiongkok ke Indonesia, khususnya di kawasan Iindustri Batam, Bintan dan Karimun.

“Peruntukan industri di Batam Bintan dan Karimun sudah clear and clean, jadi tidak ada lagi permasalahan terkait lahan. Tinggal bagaimana cara kita memanfaatkan pembangunan gedung yang tersebar di masing-masing Kawasan industri baik di Batam, Bintan dan Karimun,” paparnya.

Ia menjelaskan, untuk infrastruktur dasar, infrastruktur industri dan sarana penunjang sudah sangat tersedia di masing-masing kawasan.

“Tinggal tahap pembangunan saja yang memerlukan waktu sekitar 6 sampai 10 bulan dan itu tergantung kapasitas yang dikehendaki,” jelasnya.(esa)

Pria Beristri Bunuh Selingkuhannya Karena Disebut Laki-laki Tidak Berguna

0

batampos.co.id – Lantaran sakit hati karena diejek, pria berinisial M, 34, tega menghabisi nyawa pacar gelapnya. Pelaku membunuh korban dengan mencekiknya dan membekap dengan bantal, di sebuah rumah kontrakan di RT 4/3, Desa Sayati, Kecamatan Margahayu, Kabupaten Bandung.

Seperti dikutip Radar Bandung (Grup Batampos Online), usai membunuh korban, pelaku meninggalkan kekasihnya itu begitu saja serta mengunci pintu kontrakan dan membawa sejumlah barang milik korban. Kapolsek Margahayu, Kompol Agus Wahidin mengatakan, terungkapnya kasus pembunuhan ini berawal dari penemuan mayat korban, Minggu (31/5) dalam kondisi sudah membusuk.

Korban diduga tewas empat hari sebelum jasadnya ditemukan. Meskipun demikian, Polisi bisa mengidentifikasi identitas jasad itu, perempuan berinisial AC, 33, yang merupakan warga Kampung Cedok, Desa Sayati, Margahayu, Kabupaten Bandung.

“Ini merupakan kasus menghilangkan nyawa orang disertai dengan pengambilan barang milik korban. Saat ditanya alasan membawa barang korban, pelaku beralasan barang korban takut dicuri orang,” ungkap Agus di Mapolsek Margahayu, Selasa (9/6).

Agus mengatakan, korban merupakan pacar pelaku yang sudah menjalin asmara selama sekitar satu tahun. Pelaku pun sudah beristri. Soal latar belakang pembunuhan ini, pelaku merasa tersinggung atas ucapan korban. “Pelaku suka diejek korban dengan kalimat “laki-laki kok tidak ada gunanya, yang cari uang kok perempuan terus,” kata Agus.

Tak terima diejek, Rabu (27/5) pukul 23.00 WIB pelaku naik pitam. Korban ditindih, kemudian dicekik. Karena korban meronta, pelaku kemudian sempat menghimpit tangan korban dengan pahanya. Terakhir korban dibungkam dengan bantal hingga tidak berdaya dan tewas.

“Pelaku kemudian mengambil dompet korban dan ditemukan KTP yang merupakan milik mantan suami korban. Pelaku meletakan KTP itu disekitar lokasi kejadian dengan tujuan agar penyelidikan diarahkan kepada pemilik KTP,” tutur Agus.

Petugas melakukan pendalaman hingga tingkat otopsi. Hasilnya, diketahui, terdapat tulang lunak bagian tenggorakan korban yang rusak, diduga karena dicekik. Kapolsek Margahayu bekerjasama dengan Satreskrim Polresta Bandung dan Polda Jabar mengungkap kasus ini, hingga meringkus pelaku pada 3 Juni 2020 di daerah Cilame, Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat tempat kerjanya, dengan sejumlah barang bukti.

“Pelaku dijerat pasal 338 dan atau pasal 365 ayat (3) KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara,” pungkasnya.(jpg)

Kasus Covid-19 Tinggi, Jokowi Tidak Segan-segan Cabut Status New Normal

0

batampos.co.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta pemerintah daerah yang telah menerapkan new normal untuk hati-hati. Karena penyebaran virus Korona atau Covid-19 masih merajalela dan hingga saat ini belum ditemukan vaksinnya.

Karena itu, lanjut Jokowi bisa saja daerah yang tadinya sudah dianggap aman. Namun ternyata malah terjadi penularan. “Hati-hati jangan sampai lengah. Karena sekali lagi di lapangan masih dinamis,” ujar Jokowi di Kantor BNPB, Jakarta, Rabu (10/6).

Jokowi juga menuturkan, jika daerah ada yang telah menerapkan new normal. Namun tiba-tiba terjadi penularan yang cukup tinggi. Maka pemerintah akan menutup kembali. Sehingga status new normal tersebut dicabut.

“Jika dalam perkembangan ditemukan kenaikan kasus baru. Maka akan langsung kita lakukan pengetatan atau penutupan kembali,” katanya.

Oleh sebab itu, Jokowi mengingatkan, keberhasilan masyarakat dalam melawan Covid-19 ini sangat bergantung kepada kedisiplinan dalam menerapkan protokol kesehatan. Maka penularan virus Korona bisa dikendalikan. Sehingga tidak terjadi penularan virus tersebut.

“Jadi saya tegaskan, keberhasilan pengendalian Covid-19 ini sangat ditentukan oleh kedisiplinan dan protokol kesehatan,” pungkasnya.

Diketahui, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 menyatakan ada 92 daerah setingkat kabupaten dan kota yang masih bertahan di zona hijau.(jpg)

Adapun daerah yang masuk dalam zona hijau Covid-19:

Aceh, 14 kabupaten/kota
Bengkulu, 1 kabupaten
Jambi, 1 kabupaten
Kalimantan Timur, 1 kabupaten
Bangka Belitung, 1 kabupaten
Kepulauan Riau, 3 kabupaten
Lampung, 2 kabupaten
Maluku, 3 kabupaten/kota
Maluku Utara, 2 kabupaten
Nusa Tenggara Timur, 14 kabupaten/kota
Papua, 17 kabupaten
Papua Barat, 4 kabupaten
Riau, 2 Kabupaten
Sulawesi Barat, 1 kabupaten
Sulawesi Selatan, 1 kabupaten
Sulawesi Tengah, 3 kabupaten
Sulawesi Tenggara, 4 kabupaten
Sulawesi Utara, 2 kabupaten
Sumatera Selatan, 2 kabupaten/kota
Sumatera Utara, 14 kabupaten/kota

 

Tiga Pedagang Sayur di Toss 3000 Batam Tertular Covid-19 dari Pedagang Lainnya

0

batampos.co.id – Kasus positif Covid-19 di Batam bertambah enam orang, Rabu (10/6). Tiga diantara pasien baru ini adalah para pedagang di Pasar Toss 3000 Batam atau berinteraksi dengan pedagang. Mereka tertular dari pasien Covid-19 nomor 146 dan 151, yang merupakan sesama pedagang di pasar yang terletak di kawasan Jodoh itu.

Pasien pertama adalah seorang perempuan berinisial UK, usia 47 tahun. Penjual sayur di Pasar Toss 3000 Jodoh. Beralamat di kawasan perumahan Kampung Tanjunguma, Kelurahan Tanjunguma, Kecamatan Lubukbaja. Ia merupakan kasus baru Covid-19 Nomor 162 Kota Batam.

Sehubungan hasil tracing pada kasus terkonfirmasi positif nomor 146 dan nomor 151, yang banyak melakukan aktifitas di Pasar Toss 3000 tersebut, maka Tim Penanganan Covid-19 Puskesmas Lubukbaja pada tanggal 4 Juni 2020 melakukan RDT secara random kepada para pedagang di pasar tersebut. Hasilnya, yang bersangkutan dinyatakan reaktif.

Berdasarkan kondisi demikian, maka dilakukanlah pemeriksaan lebih lanjut kepadanya dengan melakukan pengambilan swab tenggorakan. Hasilnya diperoleh pada hari ini dengan terkonfirmasi positif. Sejauh ini kondisi yang bersangkutan dalam keadaan stabil dan tidak merasakan adanya gangguan kesehatan yang berarti.

“Ia dirujuk ke rumah sakit rujukan RSKI Covid-19 Galang Kota Batam,” kata Ketua Gugur Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batam, Muhammad Rudi.

Pasien kedua, seorang perempuan berinisial AbrS, usia 48 tahun. Juga penjual sayur di Pasar Toss3000 Jodoh. Beralamat di kawasan perumahan Kampung Tanjunguma, Kelurahan Tanjunguma, Kecamatan Lubukbaja. Ia merupakan kasus baru Covid-19 Nomor 163 Kota Batam.

Sehubungan hasil tracing pada kasus terkonfirmasi positif nomor 146 dan 151, yang banyak melakukan aktifitas di Pasar Toss 3000, maka Tim Penanganan Covid-19 Puskesmas Lubukbaja pada tanggal 44 Juni 2020 melakukan RDT secara random kepada para pedagang di pasar tersebut. Termasuk yang bersangkutan.

Hasil rapid tes yang bersangkutan dinyatakan reaktif. Berdasarkan kondisi demikian maka dilakukanlah pemeriksaan lebih lanjut kepadanya dengan melakukan pengambilan swab tenggorakan yang hasilnya diperoleh pada hari ini dengan terkonfirmasi positif. Sejauh ini kondisi yang bersangkutan dalam keadaan stabil, dan tidak merasakan adanya gangguan kesehatan yang berarti.

“Saat ini sudah dalam proses persiapan perawatan isolasi/karantina guna penanganan kesehatannya di rumah sakit rujukan RSKI Covid-19 Galang Kota Batam,” ujarnya kemarin.

Adapun pasien ketiga, seorang perempuan berinisial K, usia 64 tahun. Penjual sayur Keliling, beralamat di kawasan rumah toko (Ruko) Gajah Mada, Kelurahan Patam Lestari, Kecamatan Sekupang. Ia merupakan kasus baru Covid-19 Nomor 165 Kota Batam.

Meski ia pedagang sayur keliling, namun sumber dagangannya dibelinya sendiri setiap hari dari pasar Toss 3000 Jodoh. Sehubungan adanya kegiatan pemeriksaan RDT secara random oleh Tim Penanganan Covid-19 Puskesmas Mentarau, Kota Batam, pada tanggal 1 Juni 2020 di kawasan Pertokoan Serba 8000 Gajah Mada, diperoleh hasil reaktif pada yang bersangkutan.

Kemudian dilakukan edukasi kepadanya untuk dapat menjalankan karantina di Rusun Tanjunguncang. Selanjutnya dilakukanlah pemeriksaan swab tenggorokan pertama yang hasilnya diketahui pada tanggal 6 Juni 2020 terkonfirmasi negatif. Setelah itu kepadanya kembali dilakukan pemeriksaan swab tenggorokan kedua, yang hasilnya diketahui pada hari ini dengan terkonfirmasi positif.

Sejauh ini kondisi yang bersangkutan dalam keadaan stabil dan tidak merasakan adanya gangguan kesehatan yang berarti. Namun sudah dalam proses persiapan perawatan isolasi/karantina guna penanganan kesehatannya di rumah sakit rujukan RSKI Covid-19 Galang Kota Batam kemarin.(*/uma)