Senin, 11 Mei 2026
Beranda blog Halaman 10233

BPJS Kesehatan Minta FKTP Tingkatkan Kualitas Layanan, Optimalisasi Implementasi Perpres 64 Tahun 2020

0

batampos.co.id – Adanya kebijakan penyesuaian iuran untuk setiap segmen kepesertaan
sebagaimana tercantum dalam Peraturan Presiden Nomor 64 Tahun 2020, membuat peserta harus membayar lebih dari biasanya.

Hal ini tentu harus diikuti dengan peningkatan mutu pelayanan kesehatan yang diberikan oleh Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP).

Untuk memastikan hal tersebut, BPJS Kesehatan mengundang setiap kepala Puskesmas di
Kota Batam dalam rangka sosialisasi Peraturan Presiden No. 64 Tahun 2020 dan Utilization Review pada Selasa (23/6/2020) di Batam Center.

Kepala Bidang Penjaminan Manfaat Primer BPJS Kesehatan Cabang Batam, Yusrianto, mengatakan sebagai mitra BPJS Kesehatan, sudah seharusnya Puskesmas
bersinergi untuk memberikan pelayanan terbaik kepada peserta dalam rangka mendukung program jaminan kesehatan.

“Ada tuntutan untuk memberikan pelayanan yang lebih baik kepada peserta JKN-KIS karena ada penyesuaian iuran yang berakibat pada peserta yg membayar lebih banyak. Sebagai mitra BPJS Kesehatan, tentu kita harus bersinergi,” kata Yusrianto.

Untuk meningkatkan kualitas layanan dan memberikan kepuasan kepada peserta, Yusrianto menyampaikan prioritas perbaikan yang dapat dilakukan oleh Puskesmas.

Kepala Bidang Penjaminan Manfaat Primer BPJS Kesehatan Cabang Batam, Yusrianto, saat memaparkan Peraturan Presiden Nomor 64 Tahun 2020. Foto: BPJS Kesehatan utnuk batampos.co.id

Prioritas tersebut antara lain terkait ketersediaan peralatan medis, peningkatan media informasi, ketersediaan petugas untuk untuk mendengarkan dan menanggapi pengaduan, kecepatan proses penanganan, dan kesesuaian jumlah obat.

“Kami berharap setiap Puskesmas memiliki PIC, sehingga ketika peserta bingung terkait
pelayanan, peserta dapat langsung menghubungi petugas yang bersangkutan. Selain itu
Puskesmas juga dapat memberlakukan antrean online serta mengoptimalkan pemanfaatan mobile JKN faskes” kata Yusrianto.

Dalam kegiatan hari ini, disampaikan pula komitmen kerjasama tahun 2020 yang diharapkan dapat ditindaklanjuti oleh 19 Puskesmas yang ada di Kota Batam.

Secara garis besar, komitmen yang diharapkan untuk dijalankan setiap FKTP dalam hal ini
Puskesmas adalah untuk menuntaskan entry P-Care, tidak mengeluarkan rujukan non
spesialistik, meningkatkan kunjungan peserta PRB, meningkatkan kunjungan apotek peserta PRB, dan meningkatkan pelayanan Mobile JKN faskes.

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Batam, dr. Ratna Irawati,
mengatakan, dalam mendukung program JKN-KIS Puskesmas tentunya sudah
memberikan pelayanan maksimal.

Hanya saja memang dalam beberapa hal masih mengalami kendala. Terkait hal ini ia berharap BPJS Kesehatan akan memberikan solusi dan feedback kepada Puskesmas melalui grup whatsapp yang sudah ada.

“Puskesmas sudah maksimal, rujukan juga sudah selektif, namun yang masih ada kendala nanti akan kita mintakan solusi,” kata Ratna.

Terkait komitmen yang sudah ditandatangani oleh setiap Puskesmas, Ratna menghimbau
untuk setiap Puskesmas dapat menjalankannya.

“Komitmen nanti dijalankan. Diupayakan walaupun tidak langsung akan mencapai nilai yang ditargetkan,” kata Ratna.(*)

BPJS Kesehatan Kenalkan E-Dabu Mobile ke Badan Usaha

0

batampos.co.id – Untuk memberikan kemudahan kepada peserta dalam hal ini badan
usaha, BPJS Kesehatan Cabang Batam memperkenalkan E-Dabu Mobile dalam sosialisasi
pada Jumat (26/6/2020).

Walaupun dilaksanakan di dalam ruangan, kegiatan tersebut dilakukan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.

Fitri Apriliasari selaku Relation Officer mengatakan bahwa E-Dabu Mobile merupakan bentuk sederhana dari E-Dabu versi 4.2.

Dikatakan sederhana karena aplikasi E-Dabu Mobile tidak memiliki fitur yang lengkap seperti E-Dabu versi 4.2.

Aplikasi E-Dabu Mobile yang dapat diunduh di playstore ini memiliki fitur untuk cek data peserta, riwayat pembayaran, data mutasi, tren pembayaran, dan konten kesehatan.

Namun, tidak bisa digunakan untuk melakukan mutasi peserta.

“Di E-Dabu Mobile hanya bisa melihat jumlah mutasinya saja, karena tujuannya terbatas untuk memudahkan aksesnya ketika berada di luar kantor, sehingga PIC harus tetap menggunakan E-Dabu versi 4.2,” kata Fitri.

Walaupun tidak selengkap E-Dabu versi 4.2, seperti namanya aplikasi ini dapat diakses
melalui gadget.

Untuk memberikan kemudahan kepada peserta dalam hal ini badan usaha, BPJS Kesehatan Cabang Batam memperkenalkan E-Dabu Mobile dalam sosialisasi pada Jumat (26/6/2020). Foto: BPJS Kesehatan untuk batampos.co.id

Berbeda dengan E-Dabu versi 4.2 yang harus diakses melalui laptop atau personal computer (PC), aplikasi tersebut dapat diakses dengan mudah oleh PIC badan
usaha dimanapun berada.

Lah kan sudah ada Mobile JKN? Fitri menjelaskan, yang membedakan dengan aplikasi Mobile JKN adalah kemampuan E-Dabu Mobile untuk mengecek status kepesertaan orang lain, dalam hal ini karyawan badan usaha tersebut.

“Kalau pakai Mobile JKN, kita cuma bisa mengecek status kepesertaan kita saja. Tapi data
orang lain tidak bisa,” kata Fitri.

Dengan adanya aplikasi E-Dabu ini diharapkan PIC badan usaha lebih mudah dalam
memberikan informasi kepada karyawan terkait kepesertaannya serta dapat memantau
tagihan dan pembayaran badan usaha.

Qory salah satu PIC badan usaha yang hadir dalam kegiatan tersebut mengatakan bahwa
aplikasi E-Dabu Mobile sangat membantunya yang harus selalu stand by menjawab
pertanyaan karyawan terutama terkait program JKN.

“Ya kan gak semua orang punya gadget untuk cek statusnya di aplikasi Mobile JKN, jadi kalau ada ini kan saya bisa cek status karyawan dimanapun,” kata Qory.

Menurut Qory, mengurus karyawan bukanlah hal yang mudah, namun BPJS Kesehatan selalu memberikan kemudahan lewat aplikasinya. Semoga dibarengi dengan pelayanan kesehatan kepada karyawan di fasilitas kesehatan.

“Saya selalu pakai E-Dabu, dan ini sudah ada versi mobile, jadi enak malahan,” kata Qory.(*)

Ini Tarif Sewa Rusun, Kios dan Fasilitas yang Dimiliki BP Batam

0

batampos.co.id – Badan Pengusahaan (BP) Batam memiliki beberapa rumah susun (Rusun) yang dapat disewa oleh masyarakat.

Selain harganya yang murah, Rusun BP Batam mempunyai fasilitas yang cukup lengkap.

Manager Komersial Unit Usaha Hunian, Gedung, Agribisnis, dan Taman BP Batam, Soetarno Dwi Karaya, mengatakan, rusun BP Batam berada di beberapa wilayah yang berdekatan dengan kawasan industri.

“Rusun kita ada di Sekupang, Muka Kuning, Batuampar, Kabil, dan Tanjung Uncang,” jelasnya, Senin (29/6/2020).

Ia menjelaskan, tarif sewa per kamar di setiap rusun berbeda-beda tergantung tipe yang diinginkan calon penyewa.

Seperti Rusun Muka Kuning yang dapat disewa secara perorangan dan umum. Ia menjelaskan untuk layanan komersil kamar tipe 21 tarifnya Rp 1.250.000/bulan/kamar.

“Itu didalamnya sudah ada 1 tempat dirud queen, AC, 2 lemari, kamar mandi dan dapur dalam,” paparnya.

Sementara untuk layanan dasar di lantai 1 dan 2 lanjutnya tarifnya Rp850 ribu/kamar/bulan. Sedangkan untuk lantai 3 dan 4 tarifnya Rp800 ribu/bulan/kamar.

“Itu sama masih tipe 21 dan di dalamnya sudah terdapat 2 tempat tidur tingkat, AC, 2 lemari, kamar mandi dan dapur dalam,” jelasnya.

Selain itu pihaknya juga memberikan layanan sosial dengan tarif yang jauh lebih murah, yaitu Rp600 ribu/kamar/bulan untuk lantai 1 dan 2. Sementara untuk lantai 3 dan 4 hanya Rp550 ribu/kamar/bulan.

Rusun milik BP Batam di Mukakuning. Foto: Dalil Harahap/batampos.co.id

“Tipenya masih sama 21 dan di dalamnya sudah ada 2 tempat tidur tingkat, 2 lemari, kamar mandi dan dapur dalam,” tuturnya.

Sedangkan untuk hunian korporasi biaya juga tergolong murah. Seperti layanan komersil tarifnya hanya Rp1.125.000/kamar/bulan.

“Layanan dasarnya untuk di lantai 1 dan 2 harga sewanya hanya Rp750 ribu/kamar/bulan dan Rp700 ribu/kamar per bulan untuk di lantai 3 dan 4,” paparnya.

Ia mengatakan untuk hunian korporasi ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi calon penyewa serta membayar jaminan sewa satu kali tarif dan/surat jaminan dari perusahaan/korporasi.

Bahkan di hunian korporasi dengan jenis layanan sosial biaya sewanya hanya Rp550 ribu/kamar/bulan untuk di lantai 1 dan 2. Sementara untuk lantai 3 dan 4 hanya Rp500 ribu/kamar/bulan.

“Kita juga menyewakan rusun secara harian. Untuk di Muka Kuning ini tarifnya hanya Rp100 ribu/kamar/hari,” jelasnya.

Di Rusun, pihaknya tidak hanya menyewakan kamar saja. Tapi juga ada tempat usaha atau kios dengan tarif Rp1.050.000/kios/bulan.

Tidak hanya itu, kata dia, khusus di Rusun Muka Kuning juga dilengkapi fasilitas sarana olahraga yang dapat disewa oleh penghuni rusun ataupun umum.

“Sarana olahraga di Rusun Muka Kuning itu lapangan sepak bola tarifnya Rp300 ribu per 2 jam,” katanya.

Di area Rusun Muka Kuning lanjutnya juga memiliki fasilitas ruang ATM yang dapat disewa oleh Perbankan dengan tarif Rp1.100.00 Per M²/Bulan.

Fasilitas lainnya yaitu penggunaan TV Kabel denga tarif Rp 20 ribu/pelanggan/bulan. Kemudian sewa lapangan parkir per M²/Hari Rp 10 ribu serta sewa lahan mentah Per M²/Tahun dengan tarif hanya Rp2 ribu.

Pada pelaksanaan tatanan hidup baru atau New Normal, Rusun BP Batam lanjutnya sudah menerapkan protokol kesehatan.

Calon penyewa Rusun BP Batam kata dia, wajib melengkapi persyaratan yang telah ditentukan pemerintah.

Seperti wajib membawa surat keterangan sehat yang telah dilampirkan hasil RAPID TEST/PCR negatif (Covid-19) resmi dengan kurun waktu paling lama 7 hari sebelum kedatangan di Rusun.

calon penghuni juga diminta utnuk mengisi semua formulis yang disediakan dan wajib mentaati prosedur kesehatan.

Seperti mencuci tangan di tempat yang telah disediakan atau menggunakan hand sanitizer, calon penyewa juga harus menjaga jarak antar orang 1 hingga 2 meter dan menjaga jarak pada antrean.

Selain itu calon penyewa harus menggunakan masker ketika datang ke Rusun

Bagi Anda yang tertarik dan ingin mengetahui tarif serta fasilitas di setiap Rusun milik BP Batam dapat menghubungi nomor-nomor di bawah ini:

Rusun Kabil: 0812-7658-2226
Rusun Batu Ampar: 0813-7194-7130
Rusun Sekupang: 0812-7658-2221
Muka Kuning: 0812-7658-2323
Tanjung Uncang: 0812-7658-1616.(esa/adv)

Baca, Pasien Covid-19 di Kota Batam Didominasi Masyarakat Usia Produktif

0

batampos.co.id – Kini jumlah warga Kota Batam yang positif Covid-19 sebanyak 220 orang dari jumlah tersebut, 177 orang di antaranya sembuh dan 12 orrang meninggal dunia.

Dilansir dari website lawancorona.batam.go.id diketahui masyarakat Kota Batam yang terpapar Covid-19 masuk dalam kategori usia produktif.

Masyarakat Kota Batam yang paling banyak terinfeksi Covid-19 berusia 26 hingga 35 tahun yaitu sebanyak 56 orang.

Ketua Gugus Tugas Covid-19, Muhammad Rudi, terus mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Batam agar tetap mengikuti anjuran pemerintah.

Tangkapan layar webiste lawancorona.batam.go.id yang memperlihatkan jumlah masyarakat Kota Batam yang terpapar Covid-19.

Seperti menjaga jarak, senantiasa mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, tetap dirumah saja dan menggunakan masker jika terpaksa harus keluar rumah.

Serta selalu menjaga kesehatan dengan makan makanan seimbang dan berolahraga secara teratur serta istirahat yang cukup.

Berikut jumlah masyarakat Kota Batam yang dinyatakan positif Covid-19 berdasarkan usia:

  1. 0-5 tahun            : 11 orang
  2. 6-11 tahun          : 10 orang
  3. 12-16 tahun        : 11 orang
  4. 17-25 tahun        : 30 orang
  5. 26-35 tahun        : 56 orang
  6. 36-45 tahun        : 43 orang
  7. 46-55 tahun        : 32 orang
  8. 56-65 tahun        : 23 orang
  9. 65 tahun ke atas : 4 orang.(esa)

Terbaru, Kasus Covid-19 di Kota Batam 220 Positif, 177 Sembuh, 12 Meninggal Dunia

0

batampos.co.id – Hingga Minggu (28/6/2020) warga Kota Batam yang positif Covid-19 di Kota Batam berjumlah 220 orang.

Dilansir dari website lawancorona.batam.go.id dari jumlah tersebut 177 orang dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang dari rumah sakit untuk menjalani isolasi mandiri selama 14 hari di kediaman masing-masing.

Sementara 12 orang lainnya meninggal dunia. Dari 220 pasien Covid-19 diketahui 109 di antaranya adalah wanita dan 112 pria.

Sementara untuk pasien yang dinyatakan sembuh 91 orang wanita dan 86 orang pria.

Saat ini diketahui hanya dua ruamh sakit saja yang melakukan perawatan terhadap warga Kota Batam yang dinyatakan positif Covid-19.

Tangkapan layar webiste lawancorona.batam.go.id yang memperlihatkan peta penyebaran di seluruh kecamatan di Kota Batam. Hingga Minggu (28/6/2020) tidak ada lagi kecamatan di wilayah tersebut masuk dalam zona hitam dan merah.

Yaitu RSKI Galang sebanyak 28 orang dan RSBP Batam 3 orang.

Ketua Gugus Tugas Covid-19, Muhammad Rudi, terus mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Batam agar tetap mengikuti anjuran pemerintah.

Seperti menjaga jarak, senantiasa mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, tetap dirumah saja dan menggunakan masker jika terpaksa harus keluar rumah.

Serta selalu menjaga kesehatan dengan makan makanan seimbang dan berolahraga secara teratur serta istirahat yang cukup.(esa)

Kota Batam Terbebas Dari Zona Hitam dan Merah

0

batampos.co.id – Usaha Tim Gugus Tugas Covid-19 di Kota Batam untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 membuahkan hasil.

Buktinya, pada Minggu (28/6/2020) tidak ada lagi kecamatan di wilayah tersebut masuk dalam zona hitam dan merah.

Dilansir dari website lawancorona.batam.go.id, saat ini kecamatan di Kota Batam rata-rata sudah berubah status menjadi zona kuning.

Bahkan Kecamatan Batuaji yang awalnya masuk zona kuning kini naik menjadi hijau.

Tangkapan layar website lawancorona.batam.go.id yang memperlihatkan peta penyebaran di seluruh kecamatan di Kota Batam. Hingga Minggu (28/6/2020) tidak ada lagi kecamatan di wilayah tersebut masuk dalam zona hitam dan merah.

Perubahan juga terjadi pada tiga kecamatan yang sebelumnya masuk zona hitam penyebaran Covid-19 yaitu Batam Kota, Batu Ampar dan Nongsa.

Kini ketiga kecamatan tersebut naik status menjadi kuning.

Ketua Gugus Tugas Covid-19, Muhammad Rudi, terus mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Batam agar tetap mengikuti anjuran pemerintah.

Seperti menjaga jarak, senantiasa mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, tetap dirumah saja dan menggunakan masker jika terpaksa harus keluar rumah.

Serta selalu menjaga kesehatan dengan makan makanan seimbang dan berolahraga secara teratur serta istirahat yang cukup.(esa)

Dampak Covid-19, Sebanyak 47 Persen UMKM Gulung Tikar

0

batampos.co.id – Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Uno mendorong pemerintah agar merancang strategi untuk menumbuhkan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Pasalnya, menurut mantan cawapres di pilpres 2019 ini, usaha bermodal kecil itu bisa menjadi solusi dari kebutuhan akibat sulitnya mendapat pekerjaan formal.

“Kita bangga dengan jumlah UMKM yang totalnya mencapai 64 juta dan diprediksi akan terus tumbuh. Banyak dari mereka yang menjadi pengusaha/wirausahawan karena sulitnya mendapat pekerjaan formal dan akhirnya menjadi pengusaha karena kebutuhan bukan karena sesuatu yang dirancang,” kata Pengusaha nasional yang juga Founder OK OCE yang biasa disapa Sandi ini dalam keterangan tertulisnya.

Sandi yang juga mantan Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) ini menjelasakan, karena jumlahnya banyak itu, maka dibutuhkan upaya dari semua pihak terutama pemerintah dalam mendorong peningkatan UMKM agar naik kelas.

“Jadi ini membutuhkan upaya gabungan dari pemerintah dunia usaha termasuk juga masyarakat akademisi untuk sama-sama kolaborasi untuk meningkatkan kelas UMKM,” papar Sandi.

Selain dorongan dari pemerintah, hal yang juga dibutuhkan adalah kombinasi bisnis pemasaran, keuangan, memanfaatkan peluang, dan Sumber Daya Manusia.

“Kalau menjadi pengusaha by desain (dirancang) itu dia akan bisa cepat naik kelasnya. Tapi, kalau berwirausaha karena kebutuhan, misalnya dia jualan kuliner di tempat, dari mulai 10 tahun yang lalu dan akan terus ada di 10 tahun ke depan, ini menunjukan bahwa kita tak mampu untuk meningkatkan kelas mereka,” kata Sandi.

Pengagas Rumah Siap Kerja ini juga memaparkan, bahwa untuk menumbuhkan UMKM diperlukan ekosistem untuk menaikkelaskan usaha yang ultra mikro menjadi mikro, kemudian mikro menjadi kecil, dan kecil menjadi menengah.

Menurut Sandi, memang enggak ada formula yang standar. Tergantung pada kemauan dan usahanya. “Sesi-sesi sprit ini saya belajar dari sosok pengusaha seperti Daniel Mananta pengalamannya membangun Damn I love Indonesia dan menurut saya, kita harus terus belajar sebagai bagian daripada perbaikan yang terus-menerus untuk memastikan teman-teman UMKM ini bisa naik kelas,” katanya.

Hal itulah yang menjadi alasan mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini membuat program OKE OCE karena ingin memberi peluang usaha yang sama kepada seluruh yang sama kepada seluruh pelaku usaha agar bisa naik kelas.

“Salah satu caranya adalah dengan memberikan pelatihan kewirausahaan. Seorang pengusaha sejati tidak akan pernah puas dengan ilmu yang didapat, dia akan terus belajar dari pengalaman orang lain,” jelasanya.

Lebih lanjut, Sandi meminta pemerintah untuk turut menyelamatkan UMKM terdampak buruk oleh pandemi Covid-19. Sebab, sekitar 47 persen UMKM di dalam negeri dinyatakan telah gulung tikar setelah cashflow bisnis terganggu.

“Ini berat tentunya, para pelaku UMKM menjerit. Ini langsung menghantam ekonomi keluarga karena kehilangan mata pencaharian,” kata Sandi.

Salah satu dampak yang ditimbulkan oleh keruntuhan sektor UMKM ialah melonjaknya penurunan masyarakat dari kelas ekonomi menengah ke kelas bawah. Bahkan, kelompok masyarakat tersebut telah digolongkan menjadi masyarakat pra-sejahtera

Karena menurutnya, apabila dibiarkan maka pertumbuhan ekonomi nasional di kuartal II tahun ini akan terpangkas lebih jauh dari capaian pada kuartal lalu sebesar 2,97 persen. Sebab, pertumbuhan ekonomi Indonesia masih ditopang oleh tingkat konsumsi rumah tangga.

“Perlu diingat 97 persen lapangan kerja juga diciptakan dari sektor UMKM. Untuk itu pentingnya penyelamatan UMKM,” pungkas dia.(jpg)

Pasien Covid-19 yang Sembuh Naik Drastis 1.027 Orang

0

batampos.co.id – Jumlah pasien positif Covid-19 yang sembuh bertambah drastis sebanyak 1.027, Minggu (28/6). Sehingga totalnya sudah 22.939 pasien dinyatakan sembuh dari infeksi virus Korona. Hasil itu didapat ketika pasien sudah dua kali dinyatakan negatif berdasar tes Swab spesimennya.

Namun, angka kasus baru positif Covid-19 juga masih bertambah. Dari 17.230, didapatkan hasil positif sebanyak 1.198 kasus baru. Sehingga totalnya menjadi 54.010 kasus positif Covid-19.

“Mari pahami bersama, penambahan kasus menggambarkan disiplin kepatuhan masih belum dilaksanakan dengan baik. Masih ada orang yang sakit terkonfirmasi positif tapi tak melakukan isolasi diri dengan baik. Masih ada kontak tracing dari pasien yang dirawat belum diperiksa labnya. Belum diisolasi dengan baik. Juga masih banyak orang yang belum pakai masker,” kata Juru Bicara Pemerintah Untuk Covid-19 Achmad Yurianto, Minggu (28/6).

Data pasien sembuh paling banyak disumbang oleh provinsi Papua. Dalam 24 jam terakhir, ada 335 pasien sembuh di Papua. Sementara itu, ada 9 provinsi melaporkan tanpa kasus.

“Beberapa kasus sembuh signifikan yakni Papua. Ada tambahan 26 kasus baru, dan 335 sembuh,” jelas Yurianto.

Sedangkan provinsi lain dengan sebaran pasien sembuh lebih banyak dibanding kasus positif di antaranya Maluku, Banten, Riau,Kalimantan Barat, dan Lampung.

Sementara itu, kasus kematian bertambah 34 jiwa dan totalnya menjadi 2.755 kasus kematian. Jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 14.712 dan Orang Dalam Pemantauan (ODP) 47.658 orang.

Sebaran kasus positif tertinggi berada di 5 provinsi. Yaitu Jawa Timur 330 kasus baru dan 101 sembuh. Sulawesi Selatan 192 kasus baru dan 60 sembuh. Jawa Tengah 188 kasus baru dan 14 sembuh. DKI Jakarta 125 kasus baru dan 255 sembuh. Kalimantan Selatan 73 kasus baru dan 80 sembuh.(jpg)

Ambisi Adalah Energi Sebuah Pencapaian

0

Kecerdasan tanpa ambisi adalah burung tanpa sayap. (Salvador Dali)

Kita tentu mengenal nama besar Adolf Hitler yang sempat membuat Eropa gentar. Namun Adolf Hitler masih belum bisa disandingkan dengan Napoleon Bonaparte.

Demikian pula Napoleon juga akan terlihat kecil bila dibandingkan dengan Julius Caesar. Dan Julius Caesar sendiri, belum bisa menandingi kehebatan The Great Iskandar Zulkarnaen.

Tapi tahukah Anda, kalau nama-nama besar tadi masih belum ada apa-apanya jika dibandingkan dengan kebesaran seorang Genghis Khan?

Siapa sih Genghis Khan ini?

Genghis Khan adalah pendiri kekaisaran Mongolia yang sempat membuat dunia gemetar. Namun, dibalik kebesarannya itu, seorang Genghis Khan tidak datang dari latar belakang kehidupan yang mewah. Dia datang dari seorang yang bukan siapa-siapa.

Dia adalah anak dari kepala suku Kiyad. Salah satu suku dari bangsa Mongolia yang hidup mengembara. Nama lahirnya adalah Temujin. Artinya Berwatak Keras.

Saat dia masih kecil, ayahnya meninggal karena diracun oleh musuh. Sepeninggal ayahnya Temujin  diusir dari sukunya oleh orang yang hendak mengambil alih hak-nya sebagai penerus kepala suku. Ia hidup menggelandang bersama ibunya. Tidak punya apa-apa.

Beranjak remaja, Temujin berkali-kali hendak dibunuh. Ditangkap, disiksa, kabur. Demikian berulang-ulang. Namun remaja satu ini memang punya watak yang keras, seperti namanya.

Di dalam dirinya ada sebuah ambisi besar yang tidak terbendung. Ambisi yang dibalut oleh nilai-nilai bangsa Mongolia. Seperti yang diajarkan oleh ayahnya sejak dia kecil. Itulah yang membuat Temujin tak mau menyerah dengan keadaan.

Temujin berjuang dan mengumpulkan kekuatannya sendiri, sampai akhirnya berhasil memperjuangkan haknya untuk memimpin suku Kiyad. Tidak sampai disitu, Temujin juga berhasil menyatukan seluruh suku Mongolia di bawah kekuasaannya.

Dari situlah dia membentuk kekaisaran Mongolia yang terkenal itu. Temujin kemudian dianugerahi gelar “Genghis Khan”. Artinya, Maha Kuasa. Khan dari segala Khan. Atau mungkin arti sederhananya adalah Raja dari semua Raja.

Kelak, setelah kematian Genghis Khan, Mongolia menjadi kerajaan yang tercatat dalam sejarah sebagai satu-satunya kerajaan yang kekuasaannya mendekati dominasi atas seluruh dunia. Meliputi Tiongkok, Mongolia, Rusia, Korea, Vietnam, Burma, Kamboja, Timur Tengah, Polandia, Hungaria, Arab Utara, dan India Utara.

Anda bisa melihat bagaimana ambisi seseorang bisa menjadi energi untuk meraih sebuah pencapaian yang sangat luar biasa. Namun, ambisi seseorang bisa jadi realitas bila didukung karakter dan kemampuan. Karena layaknya seekor burung hanya akan bisa terbang bila memiliki sayap.

Anda tentu tidak menganggap Genghis Khan hanya modal ambisi tanpa didasari kemampuan kan?

Dia punya jurus yang disebut dengan Blitzkrieg, atau serangan kilat. Inilah yang jadi senjata andalan seorang Genghis Khan untuk mewujudkan ambisinya. Jurus ini pula yang kemudian diadopsi oleh Adolf Hitler saat dominasi Nazi sangat besar dan menggetarkan Eropa.

Lalu bagaimana bila sebuah Ambisi tidak dibarengi dengan kemampuan dan kapasitas yang memadai?

Tanpa kemampuan, Anda akan cenderung menghalalkan segala cara untuk menggapai ambisi Anda. Dan bila perlu dengan mengorbankan orang lain. Itulah yang disebut sebagai “Ambisius”.

ATB telah berhasil mencatatkan Batam sebagai kota dengan pelayanan air terbaik di Indonesia. Setelah berhasil di Batam, lalu apa selanjutnya? ATB punya ambisi untuk menjangkau Indonesia. Tidak hanya Batam.

ATB memiliki ambisi untuk membuat Indonesia memiliki layanan air yang baik.

Untuk mendukung tujuan tersebut, Tahun 2019 lalu, perusahaan menambah tagline “ATB Tak Terganti”, dengan misi baru “ATB For Indonesia”.

Mungkin banyak yang bertanya, ada apa dengan tag line “Tak Terganti”? Mengapa diganti? Sebenarnya tidak ada penggantian tag line. Akan tetapi sebuah penguatan misi buat ATB.

Tag Line “ATB Tak Terganti” sebenarnya sering ditafsirkan dengan tidak tepat. Seolah – olah ATB tidak ingin diganti untuk tetap mengelola  air di Batam. Padahal sesungguhnya adalah kemampuan ATB Tak Terganti oleh operator air manapun di Indoneisa. Dan memang hingga hari ini kami masih merupakan yang terbaik dari semua operator yang ada. Dan masih tetap ATB Tak Terganti!

Dengan modal kemampuan itulah kemudian kita memiliki misi agar dapat menjangkau layanan air di Indonesia. Sehingga misi kita menjadi ATB for Indonesia.

Apakah ini sebuah Ambisi? Atau Ambisius?

Tentu saja kami tidak Ambisius. Tapi ATB memang telah punya karakter dan kemampuan yang dibutuhkan untuk menggapai cita-citanya.

Apa itu?

Selama kurun waktu 5 tahun belakangan ini, ATB telah berkembang dari perusahaan lokal, menjadi perusahaan dengan daya saing nasional atau malah international. Hal ini dibuktikan melalui sejumlah pengakuan dari berbagai lembaga-lembaga kredibel dalam dan luar negeri.

Salah satunya datang dari Badan Standarisasi Nasional (BSN) yang menganugerahi perusahaan ini dua kali SNI Award kategori Platinum. ATB jadi satu-satunya perusahaan swasta lokal yang mendapat penghormatan tersebut. Bersanding dengan perusahaan BUMN dan perusahaan terbuka lainnya.

Pencapaian-pencapaian tersebut tidak didapat tanpa kemampuan dan karakter. ATB memiliki sebuah keunggulan berupa Smart Water Management System yang diimplemetasikan dalam teknologi ATB Integrated Water Operation Management System berbasis SCADA.

Teknologi tersebut telah mendapat Paten dari Kementerian Hukum dan HAM RI pada Oktober 2019 lalu. Inilah keunggulan yang tak dimiliki oleh perusahaan air bersih lain di Indonesia, bahkan mungkin di dunia.

Keunggulan inilah yang akan menjadi andalah ATB untuk bisa melebarkan sayapnya di Indonesia. Tentu saja juga didukung oleh SDM yang qualified dan berkualitas.

Kenapa merambah pasar Nasional jadi proyeksi atau target?

Karena ATB sangat sadar bahwa, pelayanan air di Indonesia masih belum baik. Rata – rata cakupan pelayanan hanya 65% dan tingkat kebocoran masih di angka 34%. Bandingkan dengan Batam yang memiliki cakupan  99.5% dan tingkat kebocoran hanya 14%.  Sehingga sungguh tidak fair jika keunggulan yang dimiliki ATB hanya dinikmati oleh Batam.

Jadi bukan semata-mata hanya masalah komersial. Tapi adalah bagian dari upaya ATB untuk ikut berbakti dan mengabdi bagi negeri tercinta Indonesia.

Kami yakin, teknologi yang telah mendapat Paten tersebut bisa digunakan utnuk meningkatkan layanan air bersih di Indonesia. Saat ini Umbulan dan Lampung telah menjadi bagian dari kontribusi ATB.

ATB punya kemampuan dan karakter untuk mendukung ambisinya. Semoga niat ATB membantu Indonesia merupakan ambisi dan bukan menjadi sekedar ambisius.

Lalu layakkah mereka yang tanpa kemampuan dan karakter untuk terus mengejar ambisinya?

Mari kita pikirkan. Salam Kopi Benny. (*)

KPU Batam Verifikasi Faktual Dukungan Rian Ernest-Yusiani Gurusinga

0

batampos.co.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batam mulai memverifikasi faktual bakal calon pasangan kepala daerah dari jalur perseorangan Rian Ernest dan Yusiani Gurusinga.

”Hari ini (28/6) verifikasi faktual dokumen syarat dukungan bakal pasangan calon perseorangan wali kota dan wakil wali kota Batam untuk Pilkada Serentak 2020,” kata anggota KPU Batam William Seipattiratu seperti dilansir dari Antara di Batam pada Minggu (28/6).

Verifikasi faktual dilakukan 192 orang panitia pemungutan suara (PPS) serta petugas peneliti yang diangkat PPS di wilayah kelurahan masing-masing. William menjelaskan, petugas verifikasi faktual akan membuktikan kebenaran dukungan masyarakat kepada bakal pasangan calon perseorangan wali kota dan wakil wali kota Rian Ernest Tanudjaja dan Yusiani Gurusinga.

”Jumlah dukungan yang akan diverifikasi selama 14 hari ke depan sebanyak 47.299 dukungan yang telah dinyatakan lolos verifikasi administrasi KPU Kota Batam,” kata William.

Dia menyampaikan, KPU Kota Batam menyerahkan dokumen syarat dukungan kepada PPS melalui PPK pada Sabtu (27/6), sebagai tahap sebelum verifikasi faktual dilaksanakan. Demi keselamatan dan kesehatan petugas di lapangan, KPU Kota Batam melengkapi PPS dengan alat pelindung diri (APD).

APD yang diserahkan berupa masker, pelindung wajah (face shield), sarung tangan, cairan pembersih tangan, disinfektan, sabun, dan wadah cuci tangan hingga thermal gun untuk mengecek suhu tubuh petugas sebelum turun ke lapangan.

”Selain APD, KPU Batam juga melakukan rapid test kepada seluruh penyelenggara baik tingkat KPU Batam hingga PPS sejak Rabu hingga Kamis lalu. Hasil rapid test dinyatakan non reaktif,” kata William.

Dia memastikan proses verifikasi faktual syarat dukungan bakal pasangan calon kepala daerah jalur perseorangan tetap mematuhi protokol pencegahan dan persebaran Covid-19.(jpg)