Jumat, 1 Mei 2026
Beranda blog Halaman 10241

Ini Periode Pembangunan IPAL di Kota Batam

0

batampos.co.id – Badan Pengusahaan (BP) Batam terus mengesa pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) dan hingga minggu ketiga Mei 2020 progres kontruksinya sudah mencapai 86,6%.

Manajer Pengelolaan Lingkungan BP Batam, Iyus Rusmana, menjelaskan, proyek tersebut sudah dikerjakan sejak Agustus 2017 lalu.

Iyus mengatakan, pengerjaan IPAL tahap pertama yaitu di kawasan Batam Centre diproyeksikan selesai pada Desember 2020.

Menurutnya, berdasarkan masterplant yang dibuat Pemko Batam pada 2011 lalu, di Batam akan dibangun tujuh IPAL dan Instalasi Pengelolaan Lumpur Tinja (IPLT) di beberapa lokasi.

“Saat ini Batam Centre adalah tahap yang pertama dan karena anggaran cukup besar, kita mendapatkan pinjaman lunak dari Korea Selatan dengan total biaya sekitar Rp 600 miliar” jelasnya.

Ia mengatakan, kawasan Batam Centre dipilih sebagai pembangunan IPAL tahap pertama agar limbah-limbah di area tersebut tidak masuk ke Dam Duriangkang.

Dengan ruang lingkup pembangunan IPAL atau Waste Water Treatment Plants (WWTP) akan memiliki kapasitas menampung air 20 ribu meter kubik/hari atau setara dengan 230 liter/detik yang akan menghasilkan kompos 18 meter kubik/hari.

Jaringan pipa IPAL yang berada Bengkong Sadai, Bengkong, sudah terpasang. Foto: BP Batam untuk batam pos

“Serta menghasilkan recyling air bersih,” jelasnya.

Pihaknya akan memanfaatkan air limbah dikembalikan ke alam dan akan dimanfaatkan untuk industri.

Kata dia, pada tahap pertama tidak sampai pada treatment air limbahnya. Dalam artian air limbah hasil treatment akan langsung dibuang ke laut.

“Tapi kita akan mencoba membuat sewerange system (SS) dan airnya akan kita alirkan ke dam Baloi atau ke waduk Duriangkang sebagai bahan baku air bersih,” katanya.

Kemudian lanjutnya juga akan dibangun lima stasiun pompa yang berfungsi untuk mengumpulkan limbah-limbah domestik secara gravitasi.

Setelah itu dialirkan atau dipompa kembali ke WWTP.

“Jadi proses recylingnya itu berada di WWTP atau IPAL di Bengkong Sadai,” tuturnya.

Kemudian dalam proyek tersebut juga dibangun 114,3 kilometer pipa utama dan sekunder. Dengan rincian 41,8 kilometer pipa utama dan 72,5 kilometer pipa sekunder.

Pipa utama lanjutnya ditanam di jalan-jalan utama dan pipa sekunder ditanam di perumahan-perumahan.

“Saat ini sudah 43 perumahan di wilayah Batam Centre yang kita tanam pipa sekunder,” jelasnnya.

Selain itu juga akan dibangun 11 ribu pipa yang langsung terhubung dengan rumah-rumah warga di kawasan Batam Centre.

“Sampai minggu ketiga Mei 2020 sudah tersambung dibagian depan sekitar 4.747 sambungan rumah,” jelasnya.

Pihaknya optimistis pembangunan IPAL tahap pertama akan selesai pada Desember 2020.

“Saat ini progres sudah mencapai 86,6%,” katanya.

Kata dia, saat ini progres fisik hingga minggu ketiga Mei 2020 untuk pemasangan pipa sudah 79,0%.

Kemudian stasiun pompa 96,7%, WWTP 93,8% dan general atau commisiong sudah 72,8%.(esa/adv)

Baca, Gerak Cepat Ditpam BP Batam Menghentikan Aktivitas Penambang Pasir Ilegal

0

batampos.co.id – Direktorat Pengamanan (Ditpam) Badan Pengusahaan (BP) Batam terus melakukan patroli dan monitoring ke waduk-waduk dan Daerah Tangkapan Air (DTA) untuk mengamankan ketersediaan air baku di Kota Batam aman dari aktivitas ilegal.

Kasubdit Pengamanan Lingkungan dan Hutan Ditpam BP Batam, Tony, mengatakan, salah satu yang menjadi sorotan pihaknya adalah penambangan pasir ilegal. Menurutnya aktivitas tersebut sangat mengancam waduk dan DTA.

“Waduk merupakan aset BP Batam karena ada air baku untuk masyarakat Kota Batam agar dapat menikmati air bersih,” ujarnya, Minggu (7/6/2020).

Ia menjelaskan, pada Mei 2020 lalu pihaknya telah melakukan patroli kurang lebih 24 kali. Itu lanjutnya di luar kegiatan rutin yang dilakukan di pos penjagaan atau pos pengamanan masing-masing.

“Patroli sudah kita lakukan sejak Januari. Langkah Ditpam terhadap penambangan pasir ilegal ada tiga yaitu monitoring, penertiban dan penindakan,” paparnya.

Backhoe excavator 09 disita dari lokasi penambangan pasir ilegal di Tembesi. Foto: BP Batam untuk batampos.co.id

Tony mengatakan pada 23 Januari 2020, pihaknya berhasil mengamankan dua unit mesin penyedot pasir di wilayah Nongsa. Sayangnya tim patroli BP Batam tidak berhasil mengamankan orang-orang yang melakukan kegiatan ilegal tersebut.

Pada 28 April 2020, pihaknya berhasil menemukan kegiatan penambangan pasir ilegal di sekitar Dam Tembesi dengan menggunakan eskavator yang cukup besar. Dari kegiatan patroli ini, pihaknya tidak hanya mengamankan barang bukti, tetapi juga orang yang diduga kuat sebagai pelaku.

“Eskavatornya kita hentikan dan tanah bukit tempat galian pasirnya menjadi lubang sebesar lebih kurang 50×50 meter dan itu jaraknya dengan genangan air atau waduk Tembesi sekitar 100 meter,” tuturnya.

Aktivitas penambangan pasir lanjutnya dapat merusak kualitas air baku. Terlebih saat musim hujan turun, pasir-pasir yang mengalir bersama air masuk ke genangan air waduk menjadi lumpur.

“Efeknya kualitas air baku di Dam menjadi kurang baik dan juga membuat daya tampung waduk berkurang akibat limbah penambangan pasir ilegal ini disaat hujan masuk ke waduk menjadi material sedimentasi,” jelasnya.

Kedua pelaku dan barang bukti berupa escavator kata dia sudah diserahkan kepada Polresta Barelang untuk proses hukum selanjutnya.

Kemudian setelah melakukan penindakan pada 28 April 2020, tim Ditpam bersama personel Badan Usaha Fasilitas dan Lingkungan BP Batam kembali melakukan patroli di sekitar Dam Tembesi di hari libur Minggu, 31 Mei 2020.

“Ada lima titik yang kita datangi dan kita temukan beberapa mesin penyedot pasir dan satu escavator yang kita sita sebagai barang temuan,” ujarnnya.

Sayangnya kata dia, para pelakunya tidak ditemukan. Kemungkinan besar kata dia, para pelaku sudah mengetahui kedatangan tim patroli dan langsung melarikan diri. Untuk barang temuan berupa escavator, mesin penyedot pasir, dan instalasi pipa paralon sudah diserahkan ke Polresta Barelang untuk proses hukumnya

“Sampai saat ini kita terus melakukan pemantauan setiap waktu dan kita kucing-kucingan dengan mereka (pelaku penambangan pasir ilegal, red) dan terkadang mereka melakukan kegiatan pada malam hari atau dihari libur,” tuturnya.(esa/adv)

Hardi Hood Cecar Ketua PWI Kepri

0

batampos.co.id – Mantan senator DPD RI Kepri Hardi Slamet Hood mencecar Ketua PWI Kepri Candra Ibrahim dengan pertanyaan-pertanyaan tajam.

Hal itu terjadi saat pengambilan rekaman (record) talkshow podcast yang diberi tajuk “Cakap, Jangan Tak Cakap”, Sabtu (6/6/2020).

Acara ini akan ditayangkan dalam beberapa hari ke depan di kanal youtube milik Hardi yang akan segera diluncurkan.

Saat ini, cukup trend di kalangan selebrity dan pesohor untuk membuat acara talkshow berjenis podcast yang ditayangkan di youtube.

Ketua PWI Kepri Candra Ibrahim saat ditanyai oleh mantan senator DPD RI Kepri Hardi Hood. Foto: Istimewa untuk batampos.co.id

Di kalangan selebriti sebut saja Deddy Corbuzier, Najwa Shihab, Sandiaga Uno, dan lain-lain.

Dalam podcast “Cakap, Jangan Tak Cakap” milik Hardi Hood itu, Ketua PWI Kepri banyak ditanya seputar profesi kewartawanan Candra sejak awal menjadi wartawan media umum tahun 1993 yang lalu, hingga tampilnya Candra sebagai Ketua PWI Kepri sejak 2018 yang lalu.

Tak lupa Hardi banyak bertanya seputar peran media di tengah wabah covid-19 sejak beberapa bulan yang lalu.

“Selama ini banyak orang melihat tenaga kesehatan sebagai frontliner penanganan covid-19. Sebetulnya awak media juga frontliner karena mereka harus meliput di garis depan dan memberitakan kepada khalayak ramai,” kata Candra.

Usai rekaman, Hardi berpesan setelah nanti kanal yotube-nya diluncurkan, kepada pemirsa untuk men-subcribe, like dan share. (*)

Telkomsel Dukung Penyesuaian New Normal Dalam Bidang Pendidikan 

0

batampos.co.id – Pandemi Covid-19 yang terjadi sejak awal tahun telah memberikan dampak pada berbagai aspek kehidupan, termasuk bidang pendidikan.

Telkomsel yang berkomitmen untuk #TerusBergerakMaju Bersama Indonesia kembali memberikan dukungan dalam bidang pendidikan yang saat ini sedang melakukan penyesuaian terhadap penerapan new normal.

Dukungan Telkomsel ini disampaikan dalam seminar online bertema Dinamika Pendidikan Dalam Era New Normal di Sumatera Barat yang diinisiasi oleh Universitas Bung Hatta Padang dan menggunakan layanan video conference CloudX Telkomsel.

Manager LE Regional Account Management Sumbagteng Telkomsel, Ari Irawan, mengatakan, pihaknya berkolaborasi dengan seluruh pihak terkait turut berpartisipasi pada seminar online tersebut.

“Kami menyediakan layanan video conference CloudX berkapasitas 500 partisipan sehingga dapat mengakomodir keikutsertaan berbagai pihak terkait pendidikan di Sumatera Barat,” ujarnya melalui pernyataan tertulis yang diberikan kepada batampos.co.id, sabtu (6/6/2020).

Seminar online bertema Dinamika Pendidikan Dalam Era New Normal di Sumatera Barat yang diinisiasi oleh Universitas Bung Hatta Padang dan menggunakan layanan video conference CloudX Telkomsel. Foto: Telkomsel untuk batampos.co.id

Kata dia, CloudX merupakan solusi untuk para pelanggan enterprise yang membutuhkan layanan office communciation dengan fitur utama berupa Virtual PABX, Contact Center, dan Unified Communication atau dikenal dengan video conference.

Universitas Bung Hatta Padang menjadi salah satu instansi pendidikan yang telah berlangganan CloudX untuk penggunaan Fitur Video Conference. Di mana fitur ini semakin dirasakan manfaatnya dalam mendukung proses belajar mengajar serta koordinasi antar tenaga pendidik selama pandemi Covid-19.

Ia menjelaskan, pada Seminar Online Dinamika Pendidikan Dalam Era New Normal, Telkomsel menyatakan komitmennya untuk berkolaborasi dan mendukung penerapan belajar online.

“Telkomsel telah memiliki Paket Society Heroes for Education yang ditujukan khusus bagi para pengajar,” tuturnya.

Selain itu lanjutnya, Telkomsel juga memberikan Paket Khusus CloudX bagi sekolah/kampus dimana kuota dan harganya dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing instansi.

Terkait dengan inovasi paket komunikasi dalam bidang pendidikan ini, Telkomsel telah bekerja sama dengan 19 sekolah/kampus yang tersebar di Provinsi Riau, Kepulauan Riau, dan Sumatera Barat.

“Kami sebagai digital telecommunication company mendukung sepenuhnya penerapan new normal dalam bidang pendidikan, dimana para pengajar dan peserta didik dapat menggunakan layanan video conference CloudX yang tentunya sejalan dengan kualitas maksimal dari jaringan 4G LTE Telkomsel di Sumatera Barat serta pemanfaatan Paket Society Heroes khusus bagi para pengajar,” paparnya.

“Kami berharap dapat #TerusBergerakMaju memberikan dukungan terbaik pada bidang pendidikan bagi generasi muda.” tutup Ari.(*)

Selamat, Mohd. Raziz Dapat Rp 100 Juta Dari PKP

0

batampos.co.id – Mohd Raziz, konsumen proyek Baloi Apartment terpilih sebagai pemenang hadiah utama berupa uang tunai Rp 100 juta dari Promo Triple Vitamin C yang digelar pengembang lokal ternama Batam yakni PT Putera Karyasindo Prakarsa (PKP).

Acara pengundian yang berlangsung di kantor PKP yang berlokasi di Jodoh pada Jumat (5/6/2020) berlangsung pada pukul 17.00 WIB.

Pada acara undian tersebut, kupon dengan nama Mohd Raziz, konsumen proyek Baloi Apartment telah terpilih sebagai pemenang hadiah utama uang tunai Rp 100 juta.

Raziz membeli produk apartement dengan type studio. Nama Raziz muncul sebagai kupon terakhir yang dicabut pada sore hari tersebut.

Selain itu ada juga konsumen atas nama Anwar konsumen yang membeli proyek Noble Cove sebagai pemenang uang tunai  Rp 50 juta.

Seperti diketahui bersama Noble Cove adalah proyek PKP yang menyasar segmen premium class. Adapun pemenang hadiah lainnya adalah : Agus Salim konsumen proyek Ruko Mega Legenda 2 berhak mendapatkan hadiah undian berupa sepeda motor honda Beat.

Pengundian Promo Triple Vitamin C yang digelar pengembang lokal ternama Batam yakni PT Putera Karyasindo Prakarsa (PKP). Mohd Raziz, konsumen proyek Baloi Apartment terpilih sebagai pemenang hadiah utama berupa uang tunai Rp 100 juta. Foto: PKP untuk batampos.co.id

Kemudian, konsumen atas nama Tjong Rudi S pembeli di proyek Ruko Mega Legenda 2 berhak atas hadiah Tv Led 43 ich. Lalu, Irwan Goh konsumen proyek Noble Cove berhak atas hadiah kulkas 2 pintu.

Selanjutnya Tony Chua konsumen Noble Cove berhak atas hadiah Mesin cuci. Terakhir, Tria Pujiati konsumen Symphony mendapatkan hadiah Home Theater.

Sympony Land proyek perumahan baru beberapa waktu di pasarkan, berlokasi persis dipingiran jalan utama Batu Besar–Nongsa dengan konsep resort.

Liga maxwell selaku Kadiv marketing PKP mengucapkan selamat kepada para pemenang dan berterima kasih atas kepercayaan masyarakat telah mempercayakan membeli produk property dari developer PKP.

Selanjutnya kata dia, pembelian diawal waktu akan tetap mendapatkan kesempatan untuk mendapatkan hadiah undian lainnya yang jumlah totalnya adalah Rp 1 miliar dengan hadiah uang tunai dengan total Rp 800 juta rupiah untuk pengundian sepanjang tahun 2020.

“Jadi bagi anda yang tertarik bisa langsung membeli produk PKP yang menyediakan supermarket property, semua segmen ada, sehingga bisa berkesempatan untuk ikut undian lebih banyak,” paparnya.

“Inilah enaknya membeli produk PKP karena bisa ikut undian berkali-kali,” kata dia lagi.

Dia menambahkan, untuk acara penarikan undian dilakukan secara live streaming di kanal youtube dengan nama PKPBatam.

Hadir dan menyaksikan adalah notaris Dr. Markus Gunawan, perwakilan Dinsos dan perwakilan kepolisian. Penyajian undian secara live streaming memungkinkan konsumen ataupun masyarakat Batam bisa meyaksikannya di rumah masing-masing.

“Bagi anda yang berminat membeli produk PKP bisa beli di rumah saja, caranya mudah klik di www.pkponline.com. semua informasi dan transaksi pembelian bisa akses di sana,” jelas Liga.

“Untuk uang tanda jadinya pun lebih murah yakni hanya 2 juta ataupun bahkan 5 juta untuk rumah premium class sekalipun,“ pungkasnya.(*)

Warga Batam, Besok Seluruh Area Kota Batam Diprakirakan Terjadi Hujan

0

batampos.co.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, Geofisika (BMKG) Kelas I Hang Nadim, memprakirakan pada MInggu (7/6/2020), cuaca di Kota Batam akan terjadi hujan di seluruh wilayah.

Prakirawan BMKG Kelas I Hang Nadim, Rizki Fatimahtuzzuhro Widowati, mengatakan hujan diprakirakan turun mulai pukul 07.00 WIB hingga pukul 10.00 WIB.

“Aadanya shearline (belokan angin,red) di sekitar wilayah Kepulauan Riau menyebabkan penumpukan massa udara sehingga potensi pembentukan awan-awan hujan cenderung meningkat,” jelasnya, Sabtu (6/6/2020).

Awan hitam terlihat di sebagian area Batam Centre. BMKG memprakirakan pada Minggu (7/6/2020) akan terjadi hujan di seluruh wilayah di Kota Batam. Foto: Dhiyanto/batampos.co.id

Selain itu lanjutnya, pada pukul 13.00 WIB hingga 16.00 WIB diprakirakan terjadi hujan lokal di seluruh wilayah di Kota Batam.

“Malam diprakirakan berawan,” ujarnya, Sabtu (6/6/2020).

Ia menjelaskan, secara umum kondisi cuaca pada Minggu (7/6/2020) diprakirakan berawan dan berpeluang terjadi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.

“Untuk suhu udara berada dikisaran 23 hingga 31 derajat celcius,” paparnya.(esa)

PGN Tandatangani Komitmen Kebijakan Penetapan Harga Gas dengan Pelanggan Industri Tertentu Permen ESDM 8/2020

0

batampos.co.id – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) menandatangani komitmen kebijakan penetapan harga gas dengan pelanggan industri tertentu sesuai Permen ESDM 8/2020.

Penandatanganan Kesepakatan Implementasi Kepmen ESDM 89.K/ 2020 dengan pelanggan, Jumat, (5/6/2020), dilaksanakan di Auditorium Graha PGAS, dihadiri secara simbolis oleh beberapa perwakilan Sales Area PGN dan pelanggan industri tertentu sesuai daftar Kepmen ESDM 89.K/2020 untuk area Jakarta, Tangerang, Bogor, Bekasi, Surabaya dan Medan melalui mekanisme virtual.

Penandatanganan ini juga disaksikan secara virtual oleh Menteri ESDM Arifin Tasrif, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Dirjen Migas KESDM Ego Syahrial, Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto, Komite BPH Migas Jugi Prajogio, dan Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati.

Posisi saat ini, PGN telah menyelesaikan pembahasan dengan asosiasi industri tertentu pengguna gas bumi, Kementerian ESDM dan Kementerian Industri mengenai review komersial dalam Perjanjian Jual Beli Gas (PJBG) dengan pelanggan industri, yang akan berlaku mundur sejak 13 April 2020 sesuai jangka waktu yang ditetapkan dalam Kepmen ESDM No 89.K/2020.

Disaat yang sama PGN juga sedang melaksanakan proses penyelesaian kesepakatan teknis dan LOA lanjutan dengan produsen di hulu. Direktur Komersial PGN, Faris Aziz menyatakan bahwa pelaksanaan Nota Kesepahaman mencakup 188 pelanggan dari 7 sektor industri tertentu dan penandatanganan secara simbolis diwakili oleh pelanggan dari 6 sales area.

Untuk pelaksanaan Kepmen 89.K/2020, SKK Migas telah mengalokasikan volume gas bumi dari hulu sebesar 399 BBTUD untuk PT PGN Tbk grup.

Adapun dalam sisi niaga PGN menyalurkannya kepada 6 sektor industri sesuai dengan Kepmen ESDM 89.K/ 2020 yaitu :

1. Kaca
2. Keramik
3. Baja
4. Oleokimia
5. Petrokimia
6. Sarung Tangan Karet

Sedangkan untuk sektor pupuk berkomitmen langsung dengan produsen. Penandatanganan secara simbolis ini, turut dihadiri oleh sejumlah asosiasi industri tertentu pengguna gas bumi.

PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) menandatangani komitmen kebijakan penetapan harga gas dengan pelanggan industri tertentu sesuai Permen ESDM 8/2020. Foto; PGN untuk batampos.co.id

Di antaranya Asosiasi Kaca Lembaran dan Pengaman (AKLP), Asosiasi Aneka Indusri Keramik Indonesia (ASAKI), Asosiasi Produsen Gelas/Kaca Indonesia (APGI), Indonesia Iron and Steel Industry Association (IISIA), dan Asosiasi Kimia Dasar Anorganik Indonesia (AKIDA).

“Tentunya PGN akan melakukan penyesuaian produk kepada pelanggan sesuai ketentuan yang tertera dalam Kepmen untuk memastikan benefit gas hulu dapat tersalurkan kepada pelanggan di hilir. Sebagai bentuk upaya menjaga kehandalan penyaluran gas, saat ini PGN sedang terus menyelesaikan kesepakatan dengan pemasok terkait ketersediaan alokasi gas,” imbuh Faris.

Sebagai informasi, terkait dengan Kepmen ESDM 89K/2020, maka untuk semua ketentuan yang tertuang dalam PJBG lama adalah tetap dan tidak ada perubahan.

Untuk perubahan yang telah disepakati dalam PJBG, hanya pada ketentuan dari harga gas menjadi sebesar USD 6 per MMBTU (plant gate) untuk mewujudkan implementasi Kepmen ESDM 89K/2020.

“Kepmen ESDM 89.K tahun 2020, akan berlaku efektif setelah pemasok dari sisi hulu menyelesaikan penandatanganan Letter of Agreement (LOA) mengenai pelaksanaan Kepmen ESDM 89K/2020. Dokumen LOA tersebut sebagai amandemen atas ketentuan dalam Gas Sales Agreement dengan pemasok,” jelas Faris.

Sampai saat ini, PGN telah menandatangani 5 (lima) dari total 14 dokumen Letter of Agreement (LOA). Dokumen tersebut adalah dasar amandemen atas ketentuan dalam Gas Sales Agreement dengan pemasok hulu untuk jumlah 125,9 BBTUD dari total sejumlah 328,6 BBTUD.

Sedangkan, proses pembahasan sisa 9 LOA pemasok hulu ke PGN masih berlangsung antara SKK Migas dengan para pemasok gas.

“Beberapa waktu lalu, antara PGN dengan sejumlah produsen, salah satunya Pertamina EP, telah menandatangani amandemen PJBG untuk keperluan proyek SSWJ dan pelanggan Medan,” katnaya.

“Amandemen tersebut akan dilaksanakan secara proporsional, sementara menunggu kepastian dari produsen-produsen lainnya untuk persetujuan amandemen PJBG. Kami langsung menindaklanjutinya dalam proses komunikasi dengan pelanggan industri yang berhak mendapat insentif kebijakan tersebut dan sudah berjalan dalam beberapa hari ini,” ujar Faris lagi.

Terkini, PGN, Pertamina Gas dan Pertagas Niaga, menandatangani LOA dengan Pertamina Hulu Energi Group (PHE) mengenai kesepakatan penyesuaian harga gas dari Wilayah Kerja Ogan Komering, Jambi Merang, Notrh Sumatra Offshore, West Madura Offshore, Lapangan Pondok Tengah, Tambun, dan Pondok Tambun.

Hasil dari kesepakatan telah disesuaikan dengan Kepmen ESDM 89K/2020, dalam rangka mewujudkan harga gas untuk industri tertentu sebesar USD 6 per MMBTU (plant gate).

“PGN termotivasi untuk mendukung industri ke arah yang semakin maju sehingga dapat memberikan benefit yang berkelanjutan bagi negara. Program perluasan layanan, baik konektivitas maupun aksebilitas gas bumi PGN, diharapkan dapat optimal untuk pengembangan layanan untuk industri dan komersial,” kata Direktur Utama PGN Suko Hartono.

“Kebijakan pemerintah ini sebagai bentuk stimulus bagi Industri untuk mendukung perekonomian nasional, sehingga harapannya industri penerima manfaat dapat menyerap secara optimal sesuai lampiran dalam Kepmen. Dengan insentif harga gas USD 6, PGN mendorong industri memakai volume gas yang lebih besar agar selaras dgn tujuan peningkatan daya saing industri dan manfaatnya untuk pertumbuhan ekonomi,” tegas Suko lagi.

Terkait dengan pelaksanaan kebijakan ini sangat disadari bahwa kebijakan tersebut akan berdampak cukup signifikan pada operasional dan finansial PGN.

PGN berkomitmen secara paralel untuk memberikan layanan optimal, khususnya dalam hal ini adalah segera diberlakukannya kebijakan penetapan harga gas USD 6, namun disisi lain juga melaksanakan perhitungan seksama agar pelaksanaan Kepmen ESDM 89.K/2020 tersebut tidak menganggu kinerja PGN dalam membangun infrastruktur dan pemanfaatan gas bumi ke depannya.

“Dalam rangka mengurangi dampak penurunan pendapatan akibat penurunan harga gas tersebut, internal PGN akan melakukan efisiensi besar-besaran, upaya optimalisasi jaringan infrastruktur sub holding gas dan upaya efisiensi penurunan biaya operasi, serta optimalisasi peluang-peluang komersial lainnya yang tentunya sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” imbuh Suko.

Komitmen PGN dalam melayani pelanggan dapat dilihat melalui peran nyata subholding gas selama 55 tahun ini yang mengelola hampir 96% infrastruktur hilir gas bumi dengan panjang pipa lebih dari 10.100 km, PGN senantiasa optimis mengembangkan infrastruktur pemanfaatan gas bumi secara massif untuk membantu pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan mengurangi defisit neraca migas.

Mengingat kebutuhan gas semakin meningkat, khususnya kebutuhan gas pada industri, kelistrikan dan rumah tangga.

“Dengan kebijakan pemerintah ini, industri pengguna gas bumi mengamini masih ada peluang besar ke depan bagi industri dan PGN untuk mengoptimalkan pemanfaatan gas bumi dengan potensi dan portofolio yang dimiliki. Dalam 5 tahun kedepan, PGN fokus untuk peningkatan volume pengelolaan gas bumi bisa mencapai 1.800 BBTUD untuk domestik,” tegas Suko.

Kepada pemerintah, Suko juga mengungkapkan, PGN mengharapkan kebijakan kemudahan dalam mendapatkan supply gas, baik gas pipa maupun LNG, dengan memfungsikan diri sebagai agregator pemanfaatan gas nasional.

Dengan peran sebagai agregator, PGN akan lebih komprehensif dalam menjalankan mandat untuk mengelola tata kelola niaga gas nasional dalam mempertahankan kehandalan dan pengembangan infrastruktur guna perluasan dan pemerataan akses gas bumi nasional.

“PGN juga masih yakin bahwa pemerintah memiliki opsi dalam mengembangkan infrastruktur dan pemanfaatan gas bumi nasional, dengan tetap menggandeng PGN sebagai mitra utama, yang selama ini menjadi 96% pengelola utama infrastruktur gas nasional. PGN akan terus berusaha secara maksimal untuk mengoptimalkan portofolio tersebut untuk kesejahteraan masyarakat,” tutup Suko.(*)

BP Batam Lakukan Pelayanan Perizinan Online

0
Infografis aliibenk/batampos.co.id

Guna menjaga dan melindungi masyarakat dari penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), BP Batam menyediakan Pelayanan Konsultasi Perizinan secara online melalui Layanan Call Centre.

Direktur Pelayanan Lalu Lintas Barang dan Penanaman Modal BP Batam, Purnomo Andiantono, menjelaskan, pelayanan online dilakukan sejak 18 April 2020.

Sebelumnya, Direktorat Pengelolaan Lahan BP Batam juga telah lebih dulu menutup sementara Pelayanan Konsultasi Tatap Muka dan beralih melalui online per 31 Maret 2020, untuk menekan penyebaran Covid-19 di Kota Batam.

Serta untuk menjaga kegiatan berusaha di Batam tetap berjalan normal.(esa/adv)

Terungkap, Segini Jumlah OTG yang Positif Covid-19 di Kota Batam

0

batampos.co.id – Hingga Jumat (5/6/2020) jumlah pasien Covid-19 di Kota Batam sudah 157 orang. Dari jumlah tersebut mayoritas pasien Covid-19 di dominasi oleh Orang Tanpa Gejala (OTG).

Dilansir dari website lawancorona.batam.go.id, diketahui jumlah pasien COvid-19 yang masuk dalam kategori OTG mencapai 109 orang.

Jumlah ini sangat banyak dibandingkan kategori Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

Petugas Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKLPP) Kelas I Batam sedang memeriksa sampel swab suspect corona, pekan lalu. Foto: Dalil Harahap/batampos.co.id

Jumlah ODP yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Batam berjumlah 20 orang.

Sementara jumlah PDP yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Batam berjumlah 28 orang.

Dari 157 kasus positif Covid-19 diketahui 12 orang meninggal dunia dan 59 orang dinyatakan sembuh.(esa)

Pasien Sembuh Dari Covid-19 di Kota Batam Bertambah 11 Orang, Ini Daftarnya

0

batampos.co.id – Sebanyak 11 orang warga Kota Batam dinyatakan sembuh dari Covid-19 dan diperbolehkan pulang dari rumah sakit dan wajib menjalani karantina mandiri selama 14 hari di kediamannya masing-masing.

Dari pernyataan tertulisnya, Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam, Muhammad Rudi, mengatakan, pasien yang sembuh terdiri dari 6 orang perempuan dan 5 orang laki-laki.

Mereka kata dia ada yang berprofesi sebagai guru dan merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemko Batam, pelajar hingga ibu rumah tangga.

Pasien yang sembuh tersebut lanjutnya didominasi oleh kategori Orang Tanpa Gelaja (OTG).

Infografis aliibenk/batampos.co.id

Berikut daftarnya:

1. Mawarni berusia 41 tahun, ibu rumah tangga dan mendapatkan perawatan di RSKI            Galang.
2. Mario Suhada berusia 32 tahun, guru ASN-P3K Pemko Batam dan sempat                        mendapatkan perawatan di RSBP Batam sebelum kemudian dirujuk ke RSKI Galang.
3. Ardiansyah, berusia 34 tahun, karyawan menjalani perawatan di RSUD Embung                Fatimah.
4. Jayusman, berusia 41 tahun, swasta dan mendapatkan perawatan di RSKI Galang.
5. Marianti Sukma, berusia 37 tahun, ibu rumah tangga dan mendapatkan perawatan di        RSKI Galang.
6. Ninik Jumiatun, berusia 35 tahun dan mendapatkan perawatan di RSBP Batam.
7. Yasmin Akila Sahra, berusia 6 tahun, dan mendapatkan perawatan di RSBP Batam.
8. H Gasing, berusia 64 tahun, swasta dan mendapatkan perawatan di RS Budi                    Kemuliaan Batam.
9. Lia Rahma, berusia 21 tahun, swasta, sempat mendapatkan perawatan di RS Elisabeth      Batam Kota sebelum dirujuk ke RSBP Batam.
10. Bobi Fenandes, berusia 25 tahun, swasta dan mendapatkan perawatan di RSBP                Batam.
11. Minah alias Ester, berusia 44 tahun, swasta dan mendapatkan perawatan di RS                  Elisabeth Batam Kota.(esa)