Rabu, 29 April 2026
Beranda blog Halaman 10296

Covid-19 Mewabah, Puluhan Ribu WNI di Luar Negeri Pulang ke Tanah Air

0

batampos.co.id – Kementerian Luar Negeri RI memfasilitasi pemulangan Warga Negara Indonesia (WNI) dari luar negeri ke tanah air. Kemenlu meminta masyarakat bisa menerima kedatangan WNI dari luar negeri meski pandemi Covid-19 belum berakhir. Demi perlindungan WNI di luar negeri menjadi alasan pemulangan tersebut.

“Pemulangan WNI dari luar negeri adalah prioritas politik dalam rangka perlindungan WNI. Prioritas ini jadi relevan pada saat pandemi terjadi,” kata Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dalam konferensi pers virtual, Senin (11/5).

Retno mengakui di tengah situasi pandemi, masyarakat harus menghadapi kepulangan WNI ke tanah air dalam jumlah cukup besar. Alasannya banyak WNI kehilangan pekerjaan atau untuk sementara tidak bekerja akibat wabah Covid-19. Atau mereka telah habis kontraknya di sebuah perusahaan dan tak diperpanjang lagi. Pelajar dan mahasiswa juga selesai masa studinya. Dan, WNI telah habis masa tinggalnya dan tak diperpanjang lagi.

Menlu Retno mengatakan sesuai instruksi Presiden Jokowi, para WNI yang pulang dari luar negeri juga wajib mengikuti protokol kesehatan yang dilakukan secara cepat, disiplin, dan seragam di semua pintu masuk Indonesia baik darat, laut, dan udara. Arahan ini tentunya untuk melindungi WNI yang kembali ke tanah air. Dan, melindungi keluarga mereka dan masyarakat.

“Pemberlakuan ini sudah diatur berdasarkan aturan Menkes. Kami sangat mengharapkan semua WNI yang baru tiba dari luar negeri agar secara disiplin dan tetap dapat menjaga protokol kesehatan,” ujar Menlu Retno.

Data Jumlah WNI yang Tiba dari Luar Negeri

1. WNI dari Malaysia
Per 10 Mei 2020, ada 72.966 WNI dari Malaysia kembali ke tanah air. Terdiri dari jalur laut 65 persen atau 47.674 orang, jalur darat 20 persen atau 14.681 orang, dan jalur udara 15 persen atau 10.611 orang. Apalagi Malaysia sudah memperpanjang kebijakan Perintah Kawalan Pergerakan (MCO) atau Situasional MCO (CMCO) hingga 9 Juni.

2. Pekerja Migran dari Kapal Pesiar
Pekerja Migran Indonesia (PMI) awak kapal per 10 Mei 2020 tiba sebanyak 14.244 orang. Mereka kembali dari jalur udara Bandara Soekarno Hatta dan Ngurah Rai dan jalur laut yaitu pelabuhan Benoa dan Tanjung Priok.

3. WNI dari Timur Tengah
– WNI dari Arab Saudi datang dengan 3 kali rombongan dengan jumlah 992 orang.
– WNI dari Kuwait mendarat semalam 10 Mei 2020 sebanyak 164 orang.
– WNI dari Aljazair para pekerja dari WIKA dan lainnya sebanyak 391 orang.
– WNI dari Kairo tiba pada 25 april 2020 sebanyak 75 orang dan Oman sebanyak 333 orang.

4. WNI dari Berbagai Negara Lainnya
Hari Senin (11/5) WNI tiba dari Bangladesh sebanyak 196 orang. Lalu akan tiba 567 ABK WNI yang bekerja di 3 kapal pesiar melalui pintu masuk pelabuhan Tanjung Priok dan Bandara Soekarno Hatta.

“Dan kami upayakan juga kepulangan jamaah tabligh WNI dari India. Sampai sekarang masih terus diupayakan oleh pemerintah. Indonesia akan bekerja sama dengan negara-negara lain yang memiliki jamaah tabligh akbar di India seperti Malaysia, Bangladesh dan lainnya untuk menangani kepulangan jamaah tabligh ini,” sebut Menlu Retno.(jpg)

Lagi, Dua Warga Bengkong Positif Covid-19

0

batampos.co.id – Berdasarkan hasil pemeriksaan swab oleh tim analis Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKLPP) Batam, dua warga Kota Batam kembali dinyatakan positif Covid-19.

Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam, Muhammad Rudi, mengatakan, warga Batam yang dinyatakan positif Covid-19 adalah SR berusia 57 tahun.

“Dia karyawan perusahaan swasta di Batuampar dan beralamat di kawasan perumahan Bengkong Kelurahan Bengkong Indah Kecamatan Bengkong Kota Batam dan ini merupakan kasus baru Covid-19 Nomor 43,” jelasnya, Selasa (12/5/2020).

Ia menjelaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan Rapid Diagnostic Test (RDT) anaknya selaku ASN pada Instansi Vertikal Provinsi Kepulauan Riau di Kawasan Batam Centre pada tanggal 23 April 2020 yang dinyatakan reaktif dan dilakukan isolasi di RSKI Covid-19 Galang.

“Yang bersangkutan berjumpa dengan anaknya tersebut pada saat menitipkan cucunya menjelang masuk karantina di RSKI Covid-19 Galang,” jelasnya.

Ia melanjutkan, kemudian pada 1 Mei 2020 dilakukan pemeriksaan RDT kepada yang bersangkutan di Puskesmas Sei panas dengan hasil dinyatakan non reaktif”.

Seminggu kemudian kata dia, setelah itu yang bersangkutan kembali melakukan pemeriksaan RDT yang hasilnya dinyatakan reaktif.

Petugas Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKLPP) Kelas I Batam sedang memeriksa sampel swab suspect corona, pekan lalu. Foto: Dalil Harahap/batampos.co.id

“Menindaklanjuti hasil tersebut, pada tanggal 8 Mei 2020 di RS Awal Bros Batam, maka kepada yang bersangkutan dilakukan pemeriksaan swab tenggorokan yang hasilnya baru diterima pada hari ini dan dinyatakan terkonfirmasi Positif,” jelasnya.

Sementara anak yang bersangkutan kata dia, telah selesai menjalani karantina di RSKI Covid-19 Galang sehubungan dengan hasil pemeriksaan swab yang dilakukannya sebanyak dua kali dan dinyatakan terkonfirmasi “negatif”.

“Namun tim medis tetap menjadwalkan kembali pemeriksaan swab berikutnya,” paparnya.

Warga Batam lainnya yang dinyatakan positif adalah seorang perempuan berinisial AM, berusia 59 Tahun.

“Ibu Rumah Tangga alamatnya di kawasan perumahan Bengkong Kelurahan Sadai dan merupakan kasus baru Covid-19 Nomor 44,” jelasnya.

Kata dia, yang bersangkutan bersama seorang cucunya pada 7 Mei 2020 melakukan RDT di di salah satu madjis dengan hasil reaktif.

RDT dilakukan karena menantu yang bersangkutan dinyatakan reaktif saat dilakukan RDT pada 6 Mei 2020.

“Menantunya memiliki kontak dengan Kasus Nomor 35 dan saat ini sedang dalam karantina di Rusun Tanjung Uncang,” jelasnya.

Kemudian lanjutnya, pada 8 Mei 2020 bertempat di RS Awal Bros Batam yang bersangkutan bersama cucu dan menantunya melakukan pemeriksaan swab tenggorokan yang hasilnya baru diterima pada hari ini dan dinyatakan terkonfirmasi positif.

“Sedangkan hasil pemeriksaan swab cucu dan menantunya terkonfirmasi negatif,” jelasnya.

Sejauh ini lanjutnya, kondisi yang bersangkutan cukup stabil dan tidak pernah merasakan adanya gangguan kesehatan yang berarti.

Kepada yang bersnagkutan saat ini sedang dilakukan proses persiapan untuk melakukan perawatan isolasi guna penanganan kesehatan lebih lanjut di rumah sakit rujukan RSUD Embung Fatimah Kota Batam.

“Sehubungan dengan kasus terbaru dan kasus sebelumnya yang semakin berkembang, maka saat ini tim surveilans dan Epidemiologi masih terus bergerak melakukan proses contact tracing dan penyelidikan epidemiologi (PE) lebih lanjut terhadap semua orang yang ditenggarai berkontak terhadap kasus–kasus terkonfirmasi tersebut di atas,” jelasnya.

Wali Kota Batam itu juga meminta agar seluruh masyarakat Kota Batam untuk tetap mengikuti anjuran pemerintah, menjaga jarak dan senantiasa mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir.

Serta masyarakat diminta untuk tetap dirumah saja dan jika terpaksa harus keluar rumah gunakan masker serta selalu menjaga kesehatan dengan makan makanan seimbang dan berolahraga secara teratur dan istirahat yang cukup.(esa)

Promo Spesial Dari Grands i Hotel, Pesan Kamar dan Menginap Kapanpun yang Kamu Mau

0

batampos.co.id – Grands i hotel Batam memberikan promo spesial bagi Anda yang ingin menginap kapan saja di hotel bintang empat tersebut.

Sales and Marketing Grands i Hotel Batam, Andre, mengatakan, saat ini pemesanan di Grand i Hotel bisa dilakukan mulai Mei 2020.

“Promo spesial ini bisa dibeli pada periode Mei 2020, dan voucher tersebut berlaku sejak  Agustus 2020 hingga Juli 2021,” katanya, Senin (11/5/2020).

Ia menjelaskan, konsumen dapat menggunakan voucher tersebut pada hari biasa atau di hari besar dan libur panjang.

Kata Andre, harga yang ditawarkan untuk promo tersebut sangat spesial mulai Rp 725 ribu dan para tamu sudah bisa menginap di kamar jenis Superior Room.

“Itu sudah termasuk breakfast untuk 2 orang. Para tamu bisa melakukan resrervasi terlebih dahulu kepada kami, tiga hari sebelum waktu menginap,” ujarnya.

Hotel Grands i Hotel Batam. Foto: Istimewa untuk batampos.co.id

Andre optimis, pariwisata di Kota Batam bisa segera bangkit setelah pandemi Covid-19. Terlebih dengan adanya paket promo menarik yang ditawarkan pihaknya.

“Di tengah pandemi ini kita optimis bahwa Batam tetap menjadi pilihan untuk destinasi wisata,” katanya.

Tak hanya itu, Grands i Hotel Batam juga masih menawarkan promo menarik berbuka puasa untuk di rumah aja.

Menu spesial pihaknya adalah Durian Pengat yang menjadi salah satu makanan khas di grands i Hotel Batam.

Ada juga paket lunch box dengan menu yang berbeda pada tiap harinya. Untuk harga hanya di kisaran Rp 35 ribu net/pack.

Ada juga paket berbuka puasa di rumah aja, dengan beberapa hidangan yang akan di dapat.

Chef Uray Nisfu Haryadi memperlihatkan beberapa menu berbuka puasa yang bisa dinikmati konsumennya. Foto: Angga/batampos.co.id

Seperti Takjil, Appetizer, Soup, Main Course, Dessert dan Beverage. Hidangan tersebut, bisa didapatkan dengan harga Rp 75 ribu net per pack.

“Dengan komitmen yang kami terapkan, kami berusaha selalu memberikan pelayanan secara maksimal,” jelasnya.

Pada kesempatan ini, Grands i Hotel Batam juga menyediakan paket berbuka puasa berbagai kepada sesama dengan harga 35.000/box.

“Minimal pembelian 50 pack, akan kita antar ke tempat yang di tuju untuk paket buka puasa,” ucap Andre.

Bagi anda yang ingin mengetahui informasi lebih lanjut, bisa menghubungi nomor 0811-7777-692.(*)

Humanity Care Line ACT Rekrut Korban PHK Dampak Covid-19

0

batampos.co.idHumanity Care Line (HCL) yang diluncurkan oleh Aksi Cepat Tanggap (ACT) merupakan salah satu solusi dari kebutuhan masyarakat yang terdampak Covid-19 dari dimensi ekonomi.

Tidak hanya mendistribusikan bantuan untuk yang membutuhkan, HCL juga membuka lapangan pekerjaan bagi mereka yang dirumahkan oleh perusahaan.

Jhulya Uthami, salah satu operator HCL, terlihat sibuk berbicara dengan orang yang berada di seberang telepon. Setiap cerita yang masuk, Jhulya catat dengan teliti di dalam sistem yang telah ACT bangun.

Jhulya sendiri merupakan pegawai yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) akibat wabah yang berpengaruh pada tempatnya bekerja sebelumnya.

“Sedih ya waktu dinyatakan PHK itu karena kondisi seperti ini buat cari kerja lagi susah. Tapi alhamdulillah bisa kerja di sini (Humanity Care Line),” singkatnya.

Sejak resmi bergabung dengan tim operator Humanity Care Line (HCL), ibu satu anak itu tiap harinya bisa menerima 100-150 telepon masuk dari masyarakat yang membutuhkan pasokan pangan berupa beras wakaf dari ACT. Berbagai hal baru ia temukan di pekerjaan barunya ini, ada senang juga sedihnya.

Jhulya Uthami, salah satu operator HCL, terlihat sibuk berbicara dengan orang yang berada di seberang telepon. Foto: ACT untuk batampos.co.id 

“Senangnya itu bisa melayani masyarakat. Kalau sedih ya dengar curhat masyarakat. Ada yang di PHK, ada yang harus bayar kontrakan rumah jadi sulit buat makan,” ungkapnya.

Kini, hari-hari Jhulya dilewati dengan berkarier di lembaga kemanusiaan ACT. Ia memiliki harapan tersendiri bagi program Humanity Care Line.

Ia berharap dapat menjangkau luas bahkan ke masyarakat prasejahtera yang belum tentu terdaftar di RT/RW-nya.

“Adanya program Humanity Care Line, semoga bisa membantu masyarakat yang memang belum dapat bantuan dari pemerintah,” harap Jhulya.

Sampai saat ini, sudah tersedia 50 sambungan untuk mengangkat telepon yang masuk ke nomor 0800-1-165-228. 7 pagi hingga 7 malam.

Sedangkan, pukul 7 malam hingga 7 paginya juga ada 20 operator yang berjaga. Humanity Care Line ini aktif selama 24 jam.

Semangat bersama bangun bangsa diwujudkan dengan keterlibatan publik untuk mengentaskan problematika multidimensi yang muncul akibat Covid-19.

Selain terbuka untuk siapa saja yang membutuhkan bantuan pangan, publik juga bisa menelepon untuk merekomendasikan warga sekitarnya yang membutuhkan melalui nomor bebas pulsa 0800-1165-228.

Lebih jauh, program ini juga terbuka untuk para dermawan yang ingin berkontribusi membantu sesama.

Salurkan kepedulian terbaik Anda melalui www.Indonesiadermawan.id/JakartaCareLine Ulurkan tangan, salurkan kedermawanan dan jadilah pahlawan bagi mereka yang membutuhkan.(*)

Faskes Tarik Biaya Tambahan? Peserta Bisa Laporkan ke BPJS Kesehatan

0

batampos.co.id – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan memastikan peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) mendapatkan hak pelayanan kesehatan dari fasilitas kesehatan (faskes) sesuai dengan alur dan ketentuan yang ada dalam perjanjian kerjasama.

Apalagi di kondisi pandemi Covid-19, akses pelayanan kesehatan terhadap peserta JKN-KIS tidak boleh terhambat dan khususnya memastikan peserta tidak dikenakan urun (tambahan) biaya di luar ketentuan yang diatur bersama.

“Menjawab aduan peserta JKN bahwa terdapat oknum mitra faskes yang menjadikan rapid test screening Covid-19 ini sebagai syarat untuk mendapatkan pelayanan termasuk kepada peserta JKN-KIS. Terlebih bila peserta JKN-KIS harus mengeluarkan biaya untuk menjalani pemeriksaan tersebut. Kami sampaikan bahwa hal tersebut melanggar kesepakatan,” terang Kepala Humas BPJS Kesehatan M Iqbal Anas Ma’ruf melalui siaran pers, Selasa (12/05).

Adanya urun biaya di luar ketentuan adalah hal yang tidak diperkenankan, sebagaimana tertuang dalam pasal 4 ayat (4a), pada naskah perjanjian kerjasama antara BPJS Kesehatan dengan Rumah Sakit, tentang kewajiban rumah sakit untuk tidak melakukan pungutan biaya tambahan di luar ketentuan kepada peserta JKN.

“Apabila terdapat rumah sakit yang melanggar ketentuan dalam perjanjian kerja sama BPJS Kesehatan akan melakukan evaluasi, teguran hingga pemutusan kerja sama,” tutur dia.

Hal tersebut sebagaimana yang disepakati dalam kontrak perjanjian kerjasama antara BPJS Kesehatan dan RS. Evaluasi juga melibatkan Dinas Kesehatan, Perhimpunan Rumah Sakit hingga Badan Pengawas Rumah Sakit.

“Pemeriksaan rapid test screening Covid-19 tidak boleh dijadikan persyaratan untuk pasien peserta JKN-KIS agar dapat dilayani dan biayanya dibebankan kepada peserta. BPJS Kesehatan sudah memberikan surat himbauan kepada faskes yang bekerja sama untuk dapat menindaklanjuti hal tersebut,” lanjut Iqbal.

Iqbal juga mengimbau peserta JKN-KIS apabila mengalami hal tersebut untuk dapat segera menghubungi petugas BPJS SATU! di rumah sakit. Nomor kontak langsung petugas BPJS SATU! sudah tersedia di masing-masing rumah sakit. Peserta juga dapat menghubungi BPJS Kesehatan Care Center 1500-400 dan akun resmi media sosial BPJS Kesehatan.(jpg)

Pemko Batam Lantik 14 Pejabat Fungsional

0

batampos.co.id – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam Jefridin Hamid, melantik 14 pejabatfungsional di lingkungan Pemko Batam, Senin (11/5/2020).

Dalam amanatnya, Jefridin mengingatkan agar semua pegawai bekerja sesuai aturan yang ada.

“Aturan adalah sebuah hal yang penting sebagai acuan dalam bertindak,” ujarnya.

Adapun pejabat yang dilantik sebanyak 14 orang, mulai dari auditor hingga dokter ahli. Ia berharap semua yang dilantik mampu menjalankan tugas dan tanggung jawab sesuai jabatan masing-masing.

Ia juga meminta agar pejabat fungional ini terus menunjukkan kinerja lebih baik lagi.

Sekdako Batam, Jefridin melihat melantik 14 pejabat fungsional di lingkungan Pemko Batam. Foto: Media Center Pemko Batam

“Pajabat yang dilantik harus menjalankan tugas dengan ikhlas dan dengan penuh rasa tanggung jawab,” ujarnya.

Berikut 4 dari 14 pejabat fungsional yang dilantik hari ini:

  1. Antonius Sianturi sebelumnya Dokter Ahli Madya pada Rumah Sakit Umum Daerah        Embung Fatimah kini menjadi Dokter Ahli Utama pada Rumah Sakit Umum Daerah      Embung Fatimah.
  2. Rizka Sari dari Analis Sumber Daya Manusia Aparatur pada Inspektorat Daerah kini      dilantik sebagai Auditor Muda pada Inspektorat Daerah.
  3. Dina Sulastri Analis Sumber Daya Manusia Aparatur pada Inspektorat Daerah              menjadi Auditor Pertama pada Inspektorat Daerah.
  4. Abul Banjarnahor dari jabatan lama Penilai Pelayanan Kemetrologian pada Dinas          Perindustrian dan Perdagangan kini sebagai Penera Muda pada Dinas Perindustrian      dan Perdagangan.

“Total ada 14 pejabat fungsional yang dilantik hari ini. Mewakili Pemerintah Daerah, saya ucapkan selamat kepada bapak ibu,” kata dia.(*)

Rumah di Anambas Habis Dilalap Api, Kerugian Ditaksir Rp 200 Juta

0

batampos.co.id – Kebakaran terjadi di Desa Ladan, Kecamatan Palmatak, Anamabas, Selasa (12/5/2020). Kebakaran itu menghabiskan rumah yang dihuni seorang pria lansia. Pemilik rumah tersebut bernama Abd Muis, 53.

Dalam kebakaran tersebut tidak ada korban jiwa. Namun kerugian mencapai Rp 200 juta karena sejumlah barang dan bangunan habis dilalap api. Untuk sementara rumah korban dipasangi police line oleh Polsek Palmatak.

Kebakaran terjadi di Desa Ladan, Kecamatan Palmatak, Kabupaten Kepulauan Anambas. Selasa (12/5/2020). (Foto Istimewa)

Kapolsek Palmatak Iptu M.Arsha mengatakan informasi sementara yang diketahui, rumah yang terbakar tersebut merupakan rumah kayu. “Untuk kejadian di rumah kayu itu, menantu pemilik rumah sedang memasak (saat kebakaran),”sebutnya saat dikonfirmasi Batampos Online, Selasa (12/5/2020).

Namun dari hasil keterangan Suanda, menantu Abd Muis, mengaku saat meninggalkan rumah kompor dalam keadaan mati. Jadi diduga penyebab kebakaran itu karena konsleting arus listrik di bagian dapur korban.(fai)

82 Persen Angka Kematian Pasien Covid-19 Ada di Pulau Jawa

0

batampos.co.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengelar rapat terbatas dengan jajaran kabinetnya. Mereka membahasa mengenai evaluasi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Jokowi mengatakan, dari informasi yang ia terima 70 persen kasus positif orang yang terkena virus Korona atau Covid-19 ada di Pulau Jawa. Termasuk juga angka kematian terbanyak ada di Pulau Jawa.

“Berdasarkan data gugus tugas, 70 persen kasus positif itu ada di Pulau Jawa. 70 persen. Demikian juga dengan angka tertinggi kematian, 82 persen juga ada di Jawa,” ujar Jokowi dalam rapat terbatas di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (12/5).

Karena itu, Presiden Jokowi meminta Gugus Tugas Penanganan Covid-19 untuk memastikan pengendalian virus Korona di lima provinsi di Pulau Jawa harus betul-betul dilakukan secara efektif.

“Terutama dalam waktu dua minggu ke depan ini. Kesempatan kita mungkin sampai lebaran ini harus betul-betul kita gunakan,” ungkapnya.

Jokowi juga mengatakan, sudah ada empat provinsi dan 72 kabupaten kota yang melaksanakan PSBB. Namun ada juga provinsi atau kota/kabupaten yang belum melaksanakan PSBB tetapi menggunakan cara lain yang menurutnya juga berhasil.

Lebih lanjut, mantan wali kota Solo itu meminta ingin ada sebuah evaluasi yang detail pada provinsi kabupaten dan kota mengenai data tren penambahan atau penurunan kasus setiap daerah baik yang melaksanakan PSBB atau tidak.

“Berdasarkan data kasus baru sebelum dilakukan PSBB dan sesudahnya, memang kalau kita lihat hasilnya bervariasi dan berbeda-beda setiap daerah. Ini memang pelaksanaannya dengan efektivitas yang berbeda-beda,” katanya.

Ada daerah yang penambahan kasus barunya mengalami penurunan secara gradual, konsisten, namun tidak drastis. Namun ada juga daerah yang penambahan kasusnya turun tetapi juga belum konsisten dan masih fluktuatif.

“Juga ada daerah yang penambahan kasusnya tidak mengalami perubahan seperti sebelum PSBB. Ini juga, hal-hal seperti ini perlu digaris bawahi ada apa, kenapa,” ungkapnya.

Jokowi juga menambahkan, bahwa dari 10 provinsi dengan kasus positif terbanyak, hanya tiga provinsi yang berstatus PSBB yaitu DKI, Jawa Barat, dan Sumatera Barat. Sementara tujuh provinsi lainnya masih non-PSBB.

Karena itu, Jokowi ingin adanya evaluasi, baik provinsi kabupaten kota yang tidak memberlakukan PSBB tapi juga menjalankan kebijikan physical distancing, menerapkan protokol kesehatan secara ketat dalam kehidupan sehari-hari.

“Ini harus dibandingkan yang PSBB dan yang non-PSBB. Karena memang ada inovasi di lapangan dengan menerapkan model kebijakan pembatasan kegiatan masyarakat disesuaikan dengan konteks di daerah masing-masing,” pungkasnya.(jpg)

Natuna Diminta Sediakan Lokasi Karantina Covid-19

0

batampos.co.id – Pemerintah daerah belum menetapkan lokasi karantina di setiap Kecamatan. Sejumlah tokoh masyarakat meminta satgas covid-19 pemerintah daerah menyiapkan segera kebutuhan. Fadilah, tokoh pemuda di Ranai menuturkan, masyarakat menginginkan Satgas percepatan penanganan Covid-19 Natuna segera menyiapkan lokasi karantina massal di setiap Kecamatan, khususnya di Kecamatan Bunguran Timur.

”Meski penerbangan ke Natuna sudah dibatasi, menyiapkan lokasi dan tempat karantina massal sangat penting. Karena pintu masuk akan dibuka kembali sesuai jadwalnya pada pertengahan bulan ini,” ujar Fadilah kemarin.

Fadilah menilai, pintu masuk ke Natuna harus tetap diawasi ketat untuk menjamin masyarakat Natuna dari dampak wabah Corona.

“Kita ingin Natuna tetap aman dari penyebaran Covid-19, status zona hijau tetap dipertahankan pemerintah daerah sampai pandemi ini berakhir,” harapnya.

Sekretaris Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Natuna, Syawal Saleh mengatakan, pemerintah akan segera menyampaikan segala usulan yang disampaikan oleh sejumlah perwakilan elemen masyarakat, baik Ormas, dan OKP kepada Ketua Satgas.

Sawal mengatakan, tentunya pemerintah daerah saat ini terus melakukan karantina wilayah untuk membatasi keluar masuk manusia ke Natuna maupun sebaliknya.

Sejauh ini, transportasi laut sudah ditiadakan sementara, termasuk penerbangan pesawat juga dibatasi.

“Pencegahan wabah ini perlu dukungan semua pihak, termasuk elemen masyarakat baik OKP dan ormas, untuk turut mendukung program pemerintah,” ujar Sawal. (arn)

734 WNI di Luar Negeri Terpapar Covid-19, 41 Meninggal Dunia

0

batampos.co.id – Jumlah WNI di luar negeri yang juga terinfeksi virus Korona tidak sedikit. Data terakhir menyebutkan ada 734 kasus WNI yang terpapar Covid-19 di luar negeri.

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menjelaskan jumlah WNI yang terpapar Covid-19 itu terdiri dari 321 orang dalam perawatan, 372 sembuh, dan 41 meninggal dunia. Mereka tersebar di 33 negara dan teritori. Sebagian juga berasal dari 20 kapal pesiar.

“Seluruh perwakilan RI di luar negeri terus berkomunikasi dengan teritori setempat guna memastikan semua WNI terpapar dapat pelayanan kesehatan yang layak sesuai peraturan setempat,” tegas Menlu Retno dalam konferensi pers virtual, Senin (11/5).

Menlu Retno menambahkan guna meringankan WNI paling terdampak dan paling memerlukan di luar negeri, pemerintah Indonesia juga memberikan bantuan sembako dan kebutuhan kesehatan lain. Seperti masker, obat-obatan dan disinfektan kepada WNI sesuai situasi negara setempat dan peratuaran berlaku.

Sebanyak 375.162 paket sembako dan barang medis lainnya sudah diberikan kepada warga negara yang rentan dan butuh. Di Malaysia 334.369 sembako sudah didistribusikan.

Begitu juga sebanyak 19.083 sembako di Timur Tengah sudah didistribusikan. Dan di Eropa ada 3.350 paket sembako. Asia pasifik 5.240 paket, Amerika Serikat 13.015 paket dan Afrika 105 paket.

“Magnitud kasus-kasus di luar negeri luar biasa. Kami tingkatkan upaya perlindungan WNI semaksimal mungkin. Untuk bahu membahu bersama perwakilan Indonesia di luar negeri,” jelasnya.(jpg)