Selasa, 21 April 2026
Beranda blog Halaman 10356

PWI Kepri Minta Media Buka Identitas Korban Covid-19, Alasannya…..

0

batampos.co.id – Menyikapi semakin bertambahnya korban covid-19, baik yang berstatus ODP, OTG, PDP, maupun yang meninggal, serta makin luasnya lokasi penyebaran, PWI Kepri memandang penting agar media mulai membuka identitas korban, closed contact-nya, tempat tinggal, dan riwayat perjalanan mereka.

Ini dimaksudkan agar masyarakat luas dapat lebih aware (hati-hati) dan memperhatikan kawasan tempat tinggal mereka, apakah ada warga klasifikasi ODP, OTG, maupun PDP.

“Jika masyarakat tahu, diharapkan mereka lebih waspada. Apalagi misalnya jika di komplek tempat tinggal mereka ada yang menjalankan isolasi mandiri, warga setempat bisa membantu aparat lingkungan untuk memantau,” kata Ketua PWI Kepri Candra Ibrahim, kepada media, Minggu (12/4/2020).

Dalam pandangan Ketua PWI Kepri itu, surat edaran dan imbauan bersama yang pernah dikeluarkan Dewan Pers dan PWI Pusat belum lama ini, adalah untuk memberikan koridor liputan bagi media, agar tidak menimbulkan kecemasan berlebihan di kalangan masyarakat.

Ketua PWI Provinsi Kepri, Candra Ibrahim. Foto: Dalil Harahap/batampos.id

“Namun saat ini, pihak pemerintah justru yang kita lihat agak kewalahan karena kepatuhan warga untuk menjalankan protokol physical distancing masih rendah. Dugaan kami, penyebabnya karena warga tidak mengetahui identitas jelas dan tempat tinggal korban yang dirawat atau meninggal tersebut,” kata Candra.

Di sisi lain, Ketua PWI Kepri itu berharap kepada Gugus Tugas Penanganan Covid-19 untuk lebih membuka jati diri korban.

Sehingga dengan demikian, diharapkan tingkat awareness warga lebih meningkat dan akan lebih mematuhi imbauan pemerintah.

“Ini kan kita lihat masih banyak yang santai. Banyak yang keluar tanpa keperluan mendesak. Malam-malam masih keluyuran, ngumpul-ngumpul tanpa mengindahkan jarak duduk. Padahal, siapapun berpotensi menjadi carrier (penyebar),” ucap Direktur Batam Pos Online (batampos.co.id) itu.

Candra menambahkan, kepada insan pers untuk tetap berhati-hati dalam menjalankan tugas.

Tetap jaga jarak, hindari tempat-tempat yang tidak steril, serta hindari kerumunan massa dalam bertugas. “Tetap pakai masker dan bawa hand sanitizer,” pesannya.

Kepada korban covid-19 ini, Candra meyakinkan bahwa mereka adalah korban. Penderitanya bukan sedang tertimpa aib, sehingga tak perlu merasa malu membuka riwayat perjalanan kepada petugas kesehatan maupun aparat RT, RW, kelurahan maupun kecamatan.(*)

Mudik Lebaran, Tantangan Terberat Pencegahan Penyebaran Covid-19

0

batampos.co.id – Ketua MPR Bambang Soesatyo menegaskan, pemerintah dan semua elemen masyarakat harus bahu membahu melindungi dan mencegah agar Indonesia tidak menjadi episenter pandemi Korona. Untuk itu, kerja pencegahan dan menangkal penularan wabah Covid-19 harus semakin diintensifkan di semua daerah hingga pelosok.

“Badan kesehatan dunia WHO telah memublikasikan media briefing sebagai peringatan dan saran kehati-hatian untuk negara-negara di Asia Tenggara. Menurut WHO, gelombang episenter wabah Corona dari Amerika Serikat dan Eropa akan menuju Asia Tenggara. Potensi pergeseran gelombang episenter wabah Corona ke kawasan Asia Tenggara bisa jadi sangat besar jika tidak dikendalikan dari sekarang,” kata Bamsoet, sapaan akrab Bambang, di Jakarta, Minggu (12/4).

Bamsoet juga meminta pemerintah dan semua elemen masyarakat Indonesia perlu menyikapi pernyataan WHO itu dengan meningkatkan kewaspadaan dan kepedulian. Terpenting, saran dan peringatan dari WHO itu hendaknya tidak membuat masyarakat semakin takut dan juga tidak panik.

“Memang, akibat yang ditimbulkan oleh Pandemi virus Corona di AS, Itali serta Inggris benar-benar di luar perkiraan. Mengacu pada angka kematian yang begitu besar, semua negara memang patut mencermati penyebab yang melatarbelakangi besarnya jumlah korban jiwa di tiga negara itu,” urai Bamsoet.

Mantan Ketua DPR ini menuturkan, hingga Sabtu (11/4), data penghitungan korban Corona di Universitas Johns Hopkins (JHU) melaporkan 2.108 orang meninggal dunia dalam 24 jam terakhir di wilayah Amerika Serikat. Sehingga total korban meninggal di Amerika mencapai 18.586 orang. Pada hari yang sama, jumlah kematian terbaru akibat wabah Corona di Inggris bertambah 917 menjadi 9.875 orang. Sedangkan jumlah kematian di Italia karena virus Covid-19 sudah mencapai 10.779.

Berdasarkan gambaran dari tiga negara itu, saran dan peringatan dari WHO memang patut disikapi. Secara tidak langsung, pemerintah dan semua elemen masyarakat didorong untuk bertekad melindungi negara ini dari kemungkinan menjadi episenter virus Korona.

“Bersama pemerintah, semua elemen masyarakat terpanggil untuk bahu membahu, meningkatkan kewaspadaan dan kepedulian,” terang Bamsoet.

Untuk itu, lanjut Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila ini, kerja pencegahan dan menangkal penularan wabah virus Korona harus semakin diintensifkan hingga pelosok daerah. Selain mendorong masyarakat untuk terus menerapkan pembatasan sosial (social distancing), bersikap dan bertindak tegas perlu dilakukan terhadap siapa saja yang menganggap remeh ancaman dari wabah Korona.

“Indonesia memang telah menerapkan pembatasan sosial untuk cegah-tangkal meluasnya penularan wabah virus Corona. Bahkan Jakarta, serta Depok, Bogor dan Bekasi menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Dalam upaya cegah-tangkal itu, tantangan terdekat adalah pada periode mudik. Pada periode itu, kewaspadaan dan kepedulian bersama layak ditingkatkan,” pungkas Bamsoet. (arm/jpg)

 

Tiket Pesawat Naik, Penumpang Akan Bayar Harga Dua Kali Lipat

0

batampos.co.id – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyatakan guna mencegah penyebaran Covid-19, bakal ada pembatasan keterisian pesawat, yakni sebesar 50 persen dari total kursi. Direktur Jenderal (Dirjen) Perhubungan Udara Kemenhub Novie Riyanto menegaskan bahwa kebijakan tengah disiapkan.

“Untuk Tarif Batas Atas (TBA) ada kenaikan. Hal ini dilakukan karena pada saat wabah ini, pergerakan (okupansi) mereka (maskapai) sangat kecil sekali,” ujar dia dalam Telekonferensi Pers, Minggu (12/4).

Mekanisme penghitungan tarif pesawat ini akan diatur untuk menghindari kerugian yang lebih besar selama penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

“Kita tahu dengan 50 persen (pembatasan angkutan orang) otomatis rugi. Oleh karena itu perhitungan TBA diperbolehkan (diizinkan) untuk menambahkan,” ucapnya.

Adapun, beban biaya 50 persen kursi tersebut akan dialihkan ke penumpang. Jadi, setiap satu tiket, penumpang akan dikenakan beban seperti membeli dua tiket untuk mensiasati kerugian.

“Airlines membutuhkan waktu sekitar tiga hari untuk menghitung besaran tarif. Berlaku tiga hari setelah ditandatangani. Dihitung nanti seolah-olah penumpang yang satu jadi bayar dua. Hampir dua kali lipat, ditambah pajak-pajak yang lain,” tutup Novie.(jpg)

Jokowi Bagi-bagi Sembako, Warga Berkumpul di Istana

0

batampos.co.id – Beredar video yang menayangkan kerumunan warga di Istana Kepresidenan Bogor. Mereka berkumpul karena ada kabar pembagian sembako dari Presiden Joko Widodo (Widodo) pada Sabtu (11/4) malam.

Namun, hal itu buru-buru langsung dibantah oleh Deputi Bidang Protokol Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden, Bey Machmudin. Menurutnya kabar itu tidak benar.

“Perlu kami sampaikan bahwa berita tersebut tidak benar,” kata Bey dalam keterangan tertulisnya, Minggu (12/4).

Meskipun, Bey tak menampik jika Presiden Jokowi membagikan paket sembako pada Kamis 9 April 2020 di Jakarta dalam perjalanan dari Istana Merdeka Jakarta menuju Gerbang Tol Kemayoran untuk melanjutkan perjalanan ke Bogor. Selain itu, pembagian sembako juga dilakukan pada Jumat 10 April 2020, malam.

“Dalam kegiatan pembagian paket sembako tersebut, pihak Paspampres selalu mengutamakan protokol kesehatan dalam pandemi virus corona dan physical distancing,” ujar Bey.

Bey menyebut, pada Sabtu 11 April 2020 malam, masyarakat Kota Bogor memprakirakan Presiden Jokowi akan kembali membagikan paket sembako. Padahal, pada hari itu Presiden tidak ada agenda membagikan paket sembako.

“Kemungkinan karena malam sebelumnya ada pembagian paket sembako, masyarakat mengira akan ada lagi pembagian sehingga mereka berbondong-bondong ke Istana Kepresidenan Bogor,” ucap Bey.

Setelah diberi penjelasan oleh Paspampres yang dibantu aparat kewilayahan dari Komando Resor Militer 061 (Korem 061/Surya Kencana) dan Polresta Bogor Kota, para warga tersebut akhirnya kembali ke rumah masing-masing.

“Terlebih lagi, DKI Jakarta dan wilayah Bogor sudah ditetapkan Menteri Kesehatan sebagai wilayah Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Tentunya kita semua harus mendukung pelaksanaan PSBB ini,” tukas Bey.

Sebelumnya ramai diberitakan, Jokowi memang diketahui membagikan sembako sepanjang dari Tugu Kujang ke arah Ekalokasari sebelum menuju Istana Bogor pada Jumat (10/4) malam. Aksi bagi-bagi sembako itu berlangsung sekira pukul 20.30 WIB selama kurang lebih 30 menit.

“Tadi malam itu memang ada pembagian sembako dari Pak Jokowi. Pak Presiden ikut langsung. Tapi enggak ada warga berkerumun. Jadi, ngasih, jalan lagi, ngasih, jalan lagi. Gitu aja,” jelas Paur Humas Polresta Bogor Kota Ipda Desty Irianti.

Banyak warga terutama pengemudi ojek online yang berada di pinggir jalan menerima bantuan langsung dari Jokowi malam itu.(jpg)

Perhatian! Pembelian Tiket Kapal Mulai 1 Mei Hanya Lewat Online

0

batampos.co.id – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyampaikan mulai 1 Mei 2020, masyarakat yang hendak menggunakan kapal diwajibkan untuk membeli tiket secara online. Hal tersebut juga telah diatur dalam Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 18 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Covid-19.

Direktur Jenderal (Dirjen) Perhubungan Darat Budi Setiyadi menjelaskan bahwa hal itu dilakukan untuk mencegah adanya penyebaran Covid-19. Bukan hanya penumpang, petugas pun juga dilarang melakukan kontak fisik.

“Tidak ada sentuhan langsung dengan para petugas mulai 1 Mei, untuk transaksi penyeberangan itu menggunakan online dan pembelian tiket bisa dilakukan di Indomart dan Alfamart,” kata dia dalam Telekonferensi Pers, Minggu (12/4).

Selain itu, pemerintah juga dalam beleid tersebut telah mengatur jumlah penumpang yang hendak pergi, yakni hanya 50 persen dari total kursi yang ada. Mulai dari kapal, bis, pesawat, kereta api dan mobil pribadi.

“Untuk angkutan umum, termasuk kendaraan pribadi itu 50 persen dari kapasitas jumlah tempat duduk yang ada, tapi untuk sedan itu kan 4 orang, jadi kemarin kita membuka untuk 3 orang, depan satu belakang 2 dan harus menggunakan masker,” lanjut Budi.

Direktur Jenderal (Dirjen) Hubungan Laut Agus Purnomo mengatakan bahwa melalui Permenhub tersebut dapat memperkuat apa yang sudah dijalankan selama ini dalam mengurangi penyebaran virus melalui pelabuhan.

“Di sisi laut mulai dari prasarana, pelabuhan sudah kita atur (jarak) dan penumpang juga. Permenhub ini akan memperkuat apa yang sudah dilakukan,” tuturnya.(jpg)

Peserta Program Kartu Prakerja Dapat Rp 3,55 Juta per Orang

0

batampos.co.id – Pemerintah resmi membuka pendaftaran program kartu prakerja Sabtu malam (11/4). Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto berharap program tersebut mampu meningkatkan kompetensi, produktivitas, daya saing, serta meringankan hidup angkatan kerja di tengah pandemi Covid-19.

Airlangga menuturkan, program kartu prakerja adalah bantuan biaya pelatihan dan insentif bagi pekerja, pencari kerja, serta pelaku usaha mikro yang kehilangan pekerjaan maupun penurunan daya beli akibat Covid-19. Masyarakat bisa mendaftar melalui www.prakerja.go.id. Syaratnya, warga negara Indonesia (WNI) berusia di atas 18 tahun dan tidak sedang mengikuti pendidikan formal, sekolah, maupun kuliah.

Untuk mendaftar, langkah pertama adalah membuat akun di laman. Masukkan keterangan diri yang kemudian akan diverifikasi kementerian/lembaga terkait. Kedua, pendaftar mengikuti tes motivasi dan kemampuan dasar selama 15 menit. Setelah itu, peserta diverifikasi tim dari Kementerian Ketenagakerjaan dan Kementerian Perindustrian.

’’Setiap minggu, mulai hari ini (kemarin, Red) sampai pekan keempat November akan dibuka kuota untuk sekitar 164 ribu peserta. Pendaftaran dapat dilakukan setiap saat. Dua puluh empat jam tujuh hari dalam seminggu,’’ paparnya.

Untuk gelombang pertama, pendaftaran dibuka sampai 16 April pukul 16.00. Pengumuman dilakukan pada 17 April. Pengumuman penerima kartu prakerja disampaikan melalui e-mail atau SMS. Bentuknya bukan kartu secara fisik. Melainkan kode khusus yang terdiri atas 16 angka yang digunakan untuk membayar pelatihan. Peserta bisa memilih pelatihan yang diinginkan melalui platform digital mitra resmi pemerintah. ’’Jika belum berhasil diterima sebagai peserta pada gelombang pertama, pendaftar dapat bergabung di gelombang selanjutnya,’’ imbuh Airlangga.

Rencananya, lanjut dia, ada lebih dari 30 gelombang pendaftaran selama tahun ini. Untuk itu, pemerintah telah menyiapkan anggaran Rp 20 triliun. Setiap penerima kartu prakerja akan mendapat paket senilai Rp 3.550.000.

Selama pandemi Covid-19, pelatihan dilakukan secara daring. Jika kondisi berangsur pulih dan normal, pelatihan bisa dilakukan dengan tatap muka. ’’Bantuan pelatihan diberikan satu kali untuk satu orang supaya manfaat ini dapat merata dan lebih banyak,’’ ujarnya.(jpg)

Pasien Positif Covid-19 di Indonesia 4.241 Kasus

0

batampos.co.id – Di tengah tingginya kasus positif Covid-19, kabar baik datang dari jumlah pasien yang sembuh. Pada Minggu (12/4), dikatakan ada penambahan pasien sembuh sebanyak 73 orang.

Ini merupakan jumlah pasien sembuh tertinggi per harinya sejak pertama kali kasus virus Korona diumumkan di Indonesia pada awal Maret. Biasanya jumlah pasien sembuh hanya di bawah 50 orang setiap kali diumumkan.

“Update laporan kali ini membuat kita bersyukur bahwa sudah sampai saat ini ada 359 total pasien sudah sembuh. Ada tambahan pasien sembuh tambah 73 orang,” kata Juru Bicara Pemerintah Untuk Covid-19 Achmad Yurianto, Minggu (12/4).

“Dengan angka ini kita yakini bahwa Covid-19 bisa disembuhkan,” tambahnya.

Sedangkan jumlah kasus meninggal bertambah 46 jiwa menjadi 373 jiwa. Artinya jumlah pasien sembuh nyaris melebihi pasien meninggal dunia.

Memang angka pertambahan kasus positif masih cukup tinggi yakni ditemukan 399 kasus baru. Sehingga total keseluruhan pasien positif di Indonesia sebanyak 4.241 kasus.

“Penyebaran masih terjadi. Ancaman masih ada. Mari putus penularan. Pastikan jaga kesehatan. Kita bisa berperang dan mampu berperan baik,” kata Yurianto.

Dia menegaskan semua orang untuk disiplin mencuci tangan dan menggunakan masker. Disiplin menjaga jarak aman. Patuh dan disiplin tetap berada di rumah.

“Jangan lakukan perjalanan ke manapun termasuk ke kampung halaman pada kali ini. Risikonya sangat besar. Bukan untuk kita tapi juga keluarga kita di kampung halaman,” katanya.

Yurianto juga mengingatkan masyarakat untuk menjaga imun tubuh dengan makan makanan bergizi. Selalu mengutamakan hati yang sabar dan gembira.

“Istirahat yang cukup dan jangan sentuh mata hidung mulut sebelum cuci tangan,” tukasnya.(jpg)

Jangan Sia–siakan Waktu, Karena Waktu Tak Pernah Kembali

0

Ketepatan waktu adalah kesopanan para raja. (Louise ke-17)

Anda pasti tidak asing dengan merek mobil Toyota. Toyota merupakan penguasa pasar otomotif terbesar di Indonesia dan salah satu raksasa otomotif dunia.

Dengan jumlah karyawan lebih dari 370 ribu, Tahun 2019 silam, pabrikan asal Jepang ini berhasil menjual 10,74 juta mobilnya di seluruh dunia, dan lebih dari dari 200 juta mobil terjual hingga 2014. Toyota hanya kalah dengan Volkswagen yang menduduki peringkat pertama.

Banyak yang berdecak kagum dengan kemampuan Toyota untuk berkembang menjadi raksasa otomotif terbesar kedua di Dunia.

Mengalahkan banyak perusahaan otomotif asal Eropa dan Amerika yang sudah lebih dulu mapan.

Apalagi perusahaan yang berdiri tahun 1937 ini pernah hancur lebur.

Karena Jepang harus menderita kekalahan besar di Perang Dunia II setelah 2 kotanya dihancurkan sekutu dengan Bom Atom.

Kekalahan itu bagaikan kiamat bagi seluruh industri di Jepang. Termasuk Toyota.

Apa rahasia kebangkitan Toyota?

Toyota mengembangkan metode baru yang diambil dari  filosofi kecepatan dan  ketepatan waktu.

Metode ini diberi nama Just In Time (JIT), yang kemudian lebih dikenal sebagai Toyota Production System (TPS)

Bagaimana cara kerjanya?

Kata kunci Just In Time adalah: cara memanajemen waktu sebaik mungkin untuk melakukan apa yang dibutuhkan, kapan dibutuhkan,dan dalam jumlah berapa.

Sehingga dengan demikian dapat menghindari beban yang berlebih, menjaga kosistensi, dan mengurangi waste sebanyak mungkin. Inilah strategi lean manufacturing company.

Toyota hanya memproduksi kendaraan berdasarkan pesanan yang diterima melalui dealer. Dalam proses produksi, Toyota hanya akan memesan bagian-bagian yang dibutuhkan.

Pengaturan dibuat sedemikian rupa, sehingga pembuatan dan transportasi suku cadang berlangsung pada waktu yang dibutuhkan (just in time).

Semua sudah diatur dalam koridor waktu yang tepat dan ketat. Disiplin. Anda bisa bayangkan bila satu elemen tidak disiplin terhadap ketepatan waktu? Maka semua pengaturan tadi akan berantakan.

Metode Just In Time  memungkinkan Toyota untuk meminimalkan persediaan suku cadang kendaraan. Sehingga, tidak ada sisa bahan baku, atau spare part yang tidak dimanfaatkan. Sangat efisien.

Metode inilah yang kemudian dicontoh oleh banyak perusahaan raksasa lainnya. Seperti Hewlett-Packard (HP), Motorola (MSI), General Electric (GE) dan banyak perusahaan lainnya.

Sayangnya, budaya kita belum terlalu menghargai ketepatan waktu. Meeting saja masih sering telat. Bukan Cuma 5 menit  atau 10 menit. Tapi telat sampai 1 jam, atau kadang 2 jam sudah dianggap hal yang biasa.

Makin penting dan makin punya kedudukan, makin lama molornya. Seolah-olah ingin bilang “Waktuku sangat berharga, waktu kalian tidak berharga”.

Padahal efisiensi dan efektifitas sangat erat hubungannya dengan manajemen waktu. Sepertinya budaya ini sudah terlanjur berakar.

Tidak disiplin waktu ini membuat banyak perusahaan terpuruk saat Indonesia dilanda pandemi Virus Corona (Covid-19). Banyak perusahaan yang terpaksa gugur, tutup, karena tidak efisien. Inventory menumpuk. Karena tidak dikelola dengan baik.

Kita ambil 1 contoh. Ramayana baru tumbang. Melakukan PHK terhadap karyawannya. Perusahaan retail ini tak bisa melakukan metode Just In Time, karena mereka harus punya stok barang dalam jumlah yang besar. Sehingga kesulitan menjaga cash flow.

Tidak hanya retail, industri lain juga menghadapi masalah yang sama. Stok barangnya menumpuk, tapi tak bisa diproduksi, atau dijual. Akhirnya mereka mengalami kesulitan Cash Flow, dan memilih menyerah. Gulung tikar.

Sementara perusahaan online  masih mampu bertahan. Tanpa sadar mereka telah memanajemen waktu dengan sangat baik. Mereka tidak menumpuk barang. Kuncinya adalah waktu yang efisien.

ATB sendiri sudah terbiasa melakukan semua hal dengan tepat waktu. Yang paling sederhana, adalah saat meeting-meeting. Tidak pernah ada yang molor.

Mau itu 5 menit, atau 10 menit. Bagi mereka yang terlambat, ya harus ditinggalkan. Kami tidak pernah punya budaya menunggu.

Saat ini dengan banyaknya orang yang menerapkan Work From Home (WFH),  maka mereka tidak akan punya akses masuk ketika meeting dengan metode Video Confrence.

Semua harus tepat waktu. Tidak ada alasan macet. Yang ada hanya tidak disiplin. Ternyata bencana Covid – 19 bisa mampu merubah budaya.

Budaya menghargai waktu ini kami anggap penting. Sehingga harus dicontohkan melalui pemimpin-pemimpin yang ada di dalam perusahan. Dengan demikian, kebiasaan ini akan terus menular hingga tingkat paling bawah.

Tidak hanya itu, perusahaan juga memberikan dorongan melalui pemberian insentif. Siapa saja yang tidak pernah terlambat masuk kantor selama setahun, akan mendapat insentif khusus. Ini untuk menjaga agar semua karyawan dapat menghargai waktu.

Selain itu, semua performa kerja juga diukur melalui Key Performance Index (KPI) yang ketat. Di dalamnya termasuk mengatur mengenai waktu maksimal yang dibutuhkan untuk menyelesaikan sebuah pekerjaan.

Misalnya, waktu yang dibutuhkan untuk melakukan penanganan masalah dan keluhan pelanggan, penanganan kebocoran, dan pekerjaan-pekerjaan lain.

Semua diatur dalam koridor waktu yang ketat. Tidak boleh lebih dari waktu yang ditentukan. Tahun 2019 pengananan keluhan hanya membutuhkan waktu rata–rata 2.96 hari dari target 6 hari. Beginilah kami menghargai waktu.

Pembacaan meter juga diatur sedisiplin mungkin. Petugas ATB membaca sekitar 300 ribu meteran dalam sebulan. Semuanya harus bisa selesai dikerjakan hanya dalam waktu 20 hari.

Pekerjaan ini butuh ketepatan waktu yang ketat. Tak boleh lebih cepat, dan tak boleh lebih lambat. Karena akan memberikan dampak kepada akurasi pembacaan meter.

Itulah sebabnya ATB bisa bertahan, di tengah cobaan yang berat seperti ini. Tidak hanya karena Pandemi Corona saja. Tapi ATB juga terbukti survive  ketika tidak ada penyesuaian tarif air bersih selama 10 tahun terakhir. Padahal, inflasi yang terjadi selama kurun waktu tersebut sudah lebih dari 40 persen!

Mengapa? Karena ATB adalah perusahaan yang efisien. Semua dilakukan dengan waktu yang terukur.

Kita harus sama-sama sadar, bahwa waktu adalah satu-satunya hal yang tidak bisa dibeli. Semua orang diberi waktu yang sama. 24 jam sehari. Tidak kurang, tidak lebih. Oleh sebab itu, kita harus mampu memanajemen waktu sebaik-baiknya.

Budaya menghargai waktu adalah budaya yang harus dijalankan. Tidak hanya supaya Anda bisa sukses, tapi karena kita juga harus menghargai waktu orang lain.

Masihkah  kita tidak menghargai waktu untuk kemajuan dan kejayaan bangsa ini?

Mari kita pikirkan.

Salam Kopi Benny.(*)

Penyebar Super Tularkan Beberapa Kluster Covid-19 di Singapura

0

batampos.co.id – Singapura saat ini memiliki lebih dari 2 ribu kasus positif Covid-19 dengan 8 kasus kematian sesuai laporan South China Morning Post, Minggu (12/4). Beberapa kluster di Singapura menyumbang angka kasus positif terbesar. Salah satu penyebab penularan karena masyarakat masih senang bersosialisasi.

Misalnya kluster asrama pekerja asing dan kluster Gereja Grace Assembly of God. Kluster gereja Grace Assembly of God menjadi salah satu kelompok penularan yang besar di Singapura.

Kluster ini beranggotakan 23 orang yang semuanya positif. Mereka tak menyangka tertular dari pasangan di Singapura yang punya riwayat perjalanan ke Wuhan, Tiongkok, saat liburan Imlek. Lalu virus itu langsung menular dari orang ke orang lainnya.

Dilansir dari AsiaOne, Minggu (12/4), berawal dari pertemuan keluarga kecil Tahun Baru Imlek di Mei Hwan Drive saat 25 Januari lalu. Salah satu dari mereka tidak memiliki gejala sama sekali, sementara yang lain merasa agak tidak sehat.

Mereka tidak sadar bahwa ketika mereka pergi ke The Life Church and Missions pada 19 Januari ternyata kontak dengan virus yang menyebabkan Covid-19 dari pasangan lain. Pasangan itu warga negara Tiongkok dari Wuhan.

Warga Singapura yang tertular tidak mengenal pasangan Tiongkok itu. Keduanya berusia 56 tahun berada di Singapura untuk mengunjungi keluarga mereka dan pergi ke gereja. Pasangan asal Wuhan itu jatuh sakit lima hari kemudian dan dipastikan memiliki Covid-19 pada 27 Januari.

Sementara itu, pasangan setempat dari Singapura, seorang pria berusia 54 tahun dan istrinya yang berusia 58 tahun beberapa hari kemudian terinfeksi. Lalu berlanjut lagi penularan berantai. Salah satu dari mereka menularkan virus kepada seorang pria berusia 28 tahun yang tinggal di Mei Hwan Drive. Penularan itu menandai dimulainya cluster Covid-19 yang besar di Singapura.

Pria muda 28 tahun itu bekerja di Grace Assembly of God Church dan berada di antara yang pertama dari tujuh orang pada pertemuan Tahun Baru Imlek yang jatuh sakit. Dia dipastikan menderita Covid-19 menjadi kasus 66.

Dia kemudian menularkan virus lagi ke orang lain di gereja. Secara keseluruhan, dari seorang pasangan Tiongkok menulari 23 orang terinfeksi di kluster Gereja Grace Assembly of God.

Untuk pasangan lokal yang tertular dari pasangan Tiongkok, sudah pulih pada saat itu. Pola ini menjadi pelajaran bagi Singapura. Bahwa orang tak bergejala dan tampaknya sehat bertemu dan bersosialisasi justru bisa menjadi penyebar super.

Contoh lain adalah terjadi saat situasi makan malam di restoran Joy Garden di Safra Jurong pada 15 Februari. Perayaan makan malam Tahun Baru Imlek yang diselenggarakan oleh seorang guru musik di sana menyebabkan 47 kasus termasuk orang yang memulai rantai infeksi.

Ada beberapa kluster Covid-19 lain yang berasal dari berbagai pertemuan. Seperti kluster Singapore Cricket Club yang melaporkan enam kasus infeksi, salah satunya telah meninggal. Dan Hero’s, bar olahraga di Boat Quay, ada sembilan orang terinfeksi.

Pakar penyakit menular senior di National University Hospital (NUH), Profesor Dale Fisher, menegaskan agar masyarakat mematuhi untuk berada di rumah saja. Tak perlu bersosialisasi atau kumpul-kumpul.

Saat ini, ada sedikit alasan bagi siapa pun untuk secara tidak sadar menyebarkan virus ke orang lain melalui sosialisasi. Maka Singapura memberlakukan semi lockdown empat minggu dan tidak ada sosialisasi bahkan dengan anggota keluarga yang tinggal di alamat berbeda.

“Saya pikir tidak bertanggung jawab jika pergi ke luar rumah dan itu tidak penting. Setiap orang harus mematuhi dan tinggal di rumah selama yang dia bisa. Tanyakan pada dirimu sendiri, apakah saya perlu keluar? Jadi tolong, jangan mengunjungi siapa pun,” tegasnya.

Pakar penyakit menular lain, Associate Professor Hsu Li Yang dari NUS Saw Swee Hock School of Public Health, mengatakan langkah-langkah yang lebih ketat saat ini diperlukan, mengingat peningkatan dramatis pada kasus baru Covid-19. Tetapi ini hanya akan efektif jika semua orang disiplin.(jpg)

366 Orang WNI Terjangkit Korona di Luar Negeri

0

batampos.co.id – Jumlah warga negara Indonesia (WNI) yang dikonfirmasi positif terjangkit karona (Covid-19) di luar negeri mencapai 366 orang, dengan total sembuh sebanyak 55 orang. Jumlah itu merujuk pada data yang dikeluarkan oleh Kementerian Luar Negeri RI per 12 April 2020 pukul 08.00 WIB.

Data Kementerian Luar Negeri yang diakses dari akun resmi Twitter @Kemlu_RI dan akun Instagram Safe Travel Kemlu RI, di Jakarta, Minggu, mencatat kasus terbanyak terjadi pada anak buah kapal (ABK) asal Indonesia yang bekerja di kapal pesiar dengan total 101 kasus.

Seluruh ABK tersebut dikatakan berada dalam keadaan stabil.

Kasus terbanyak kedua berada di India dengan 70 WNI terjangkit, dengan 60 dari total jumlah dalam keadaan stabil dan 10 orang dinyatakan sembuh.

Berikut daftar lengkap 28 negara/wilayah tempat kasus COVID-19 WNI ditemukan menurut data Kemlu RI:

Kapal Pesiar: 101 WNI (stabil)
India: 70 WNI (60 stabil, 10 sembuh)
Singapura: 45 WNI (14 sembuh, 28 stabil, 1 dalam perawatan khusus, 2 meninggal dunia)
Malaysia: 44 WNI (35 stabil, 7 sembuh, 2 meninggal)
Amerika Serikat: 18 WNI (15 stabil, 1 sembuh, 2 meninggal)
Pakistan: 16 WNI (semua stabil)
Spanyol: 11 WNI (9 stabil, 2 sembuh)
Jepang: 9 WNI (semua sembuh)
Arab Saudi: 7 WNI (4 sembuh, 3 stabil)
Vatikan: 7 WNI (semua stabil)
Jerman: 7 WNI (6 stabil, 1 sembuh)
Belanda: 6 WNI (2 stabil, 2 sembuh, 2 meninggal)
Inggris: 5 WNI (4 stabil, 1 meninggal)
Qatar: 4 WNI (3 stabil, 1 sembuh)
Brunei Darussalam: 4 WNI (2 stabil, 2 sembuh)
Taiwan: 3 WNI (semua stabil)
Makau (Tiongkok): 3 WNI (semua stabil)
Kamboja: 2 WNI (semua stabil)
Australia: 2 WNI (semua stabil)
Turki: 2 WNI (semua stabil)
Uni Emirat Arab: 2 WNI (semua stabil)
Belgia: 1 WNI (stabil)
Filipina: 1 WNI (stabil)
Finlandia: 1 WNI (sembuh)
Irlandia: 1 WNI (sembuh)
Kanada: 1 WNI (stabil)
Korea Selatan: 1 WNI (stabil)
Oman: 1 WNI (stabil)

Dengan demikian, total kasus korona WNI di luar negeri mencapai 366 orang dengan total sembuh 55 orang atau 15 persen dari jumlah kasus. (Antara)