batampos.co.id – Dinas Kesehatan Kota Batam mencatat 156 warga Batam positif terinfeksi penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) hingga Maret 2020.
Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Kota Batam, Didi Kusmarjadi, merinci, pada Januari tercatat 61 warga Batam positif terinfeksi DBD, Februari 52 orang dan Maret 43 orang.
Kasi Dinas Kesehatan Kota Batam, Yantri, menambahkan, pada 2020 angka yang terkena DBD semakin menurun.
“Untuk tahun 2020 yang terkena DBD sebanyak 156 orang, dan beruntungnya belum ada yang meninggal dunia,” ujarnya, Rabu (8/4/2020).
Ia menambahkan kasus DBD paling tinggi terjadi di 2019 sebanyak 728 orang.
Ilustrasi
“Di tahun 2018 ada 569 orang dan tahun 2017 ada 593 orang,” jelasnya.
Sementara warga Batam yang meninggal karena DBD setiap tahunnya terus menurun.
“2017 ada delapan orang yang meninggal, 2018 dan 2019 dua warga Batam meninggal karena DBD. Sementara tahun ini belum ada,” jelasnya.
Ia berharap pada 2020 kasus DB jauh menurun dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Warga Batamcenter, Indri, mengaku kaget dengan jumlah penderita DBD di Kota Batam.
“Melihat angka yang terkena DBD ini saya akan lebih menjaga lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan,” jelasnya.
Indri mengatakan, dirinya akan membiasakan untuk menutup tampungan air agar tidak menjadi tempat bertelurnya nyamuk yang bisa mengakibatkan DBD.(nto)
batampos.co.id – Dittipidsiber Ditreskrimsus Polda Kepri mengamankan WP, seorang pria yang melakukan ujaran kebencian dan penghinaan terhadap Presiden Republik Indonesia.
Kabid Humas Polda Kepri Kombes Harry Goldenhardt, mengatakan, WP mempostingan meme atau gambar yang diduga menghina Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo dan dapat menimbulkan permusuhan individu atau kelompok berdasarkan antargolongan.
Ia menjelaskan, pihaknya melakukan penangkapan berdasarkan LP-A / 55 / IV / 2020 / Spkt – Kepri, Tanggal 5 April 2020, pada tanggal 4 April 2020 sekira pukul 12.00 wib.
Dari laporan tersebut ditemukannya postingan dengan Link Url https://www.facebook.com/profile.php?id=100008582534051 yang membuat komentar di status facebook milik akun agus ramhdah alias abd karim dengan Url postingan : https://www.facebook.com/agus.r.karim/posts/767516823773477
Kabid Humas Polda Kepri Kombes Harry Goldenhardt, memberikan keterangan pers terkait pria yang melakukan ujaran kebencian atau menghina Presiden RI Joko Widodo. Foto; Polda Kepri untuk batampos.co.id
“Dari hasil penelusuran jejak digital yang dilakukan oleh tim Siber Ditreskrimsus Polda Kepri, berhasil mengamankan seorang pelaku dengan inisial WP,” katanya.
Pelaku berjnis kelamin laki-laki dan berusia sekitar 29 tahun. Dengan pekerjaan Buruh Harian Lepas yang beralamat di Kelurahan Kampung Bugis Kecamatan Tanjungpinang Kota, Kota Tanjungpinang.
“Maksud dan tujuan pelaku adalah untuk membuat lelucon dengan menyindir kinerja Presiden Republik Indonesia dan menurut keterangan awal pelaku bahwa ada ketidaksukaan terhadap Presiden Republik Indonesia,” jelasnya.
Dari penindakan tersebut diamankan barang bukti satu unit handphone, Sim Card Axis, sim Card telkomsel, satu buah Micro SD, KTP atas nama pelaku, dan tiga lembar Print Out Postingan di akun facebook.
Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 45a ayat (2) jo pasal 28 ayat (2) Undang–Undang Repubik Indonesia nomor 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik sebagaimana yang telah diubah dengan Undang–Undang Republik Indonesia nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas Undang–Undang Republik Indonesia nomor 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik dan/atau pasal 208 ayat (1) K.U.H.Pidana.
“Ancaman hukuman pidana penjara paling lama enam tahun dan/atau denda paling banyak Rp 1 miliar,” jelasnya.(*)
batampos.co.id – Pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menambah anggaran untuk meredam dampak wabah virus korona Covid-19 hingga ke lapisan menengah bawah. Salah satunya melalui program kartu sembako.
Direktur Jenderal Anggaran Kemenkeu Askolani menjelaskan, program tersebut merupakan perluasan dari program Bantuan Pangan Nontunai (BPNT). Awalnya sasaran program ini adalah 15,2 juta keluarga penerima manfaat (KPM).
Kemudian kartu sembako akan diperluas sasarannya menjadi 20 juta KPM. Saldonya pun ditambah dari yang mulanya Rp 150 ribu menjadi Rp 200 ribu per bulan.
Program ini akan dilaksanakan melalui Kementerian Sosial mulai April. Kartu sembako akan diberikan selama sembilan bulan, diperpanjang dari yang tadinya hanya enam bulan untuk BPNT.
“Artinya sampai pengujung tahun 2020 diberikan manfaat tambahan menjadi Rp 200.000,” ujarnya dalam video conference, Rabu (8/4).
Askolani menyebut, untuk menambah manfaat dan jumlah sasaran ini, pemerintah perlu merogoh kocek lebih dalam. Dari yang awalnya Rp 28 triliun, menjadi Rp 43,6 triliun.
“Total penerima yang di awal APBN hanya 15,2 juta sekarang menjadi 20 juta KPM sampai Desember 2020,” pungkasnya.(jpg)
batampos.co.id – Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengimbau masyarakat untuk tidak menolak pemakaman jenazah Covid-19. MUI memandang, penolakan penguburan jenazah Covid-19 tidak sepatutnya dilakukan, karena memang tak ada alasan yang kuat.
“Tidak ada alasan untuk menolak penguburan jenazah Covid-19 ini dikarenakan dua hal,” kata Wakil Sekjen MUI Bidang Fatwa, Sholahuddin Al-Aiyub di Jakarta, Senin (6/4).
Menurutnya, alasan pertama dalam Islam, penguburan jenazah itu hukumnya adalah fardlu kifayah. Artinya, umat Islam yang ada daerah tersebut yang paling berkewajiban melaksanakan hak-hak jenazah.
Alasan kedua, sambung Kiai Aiyub, di dalam Islam, tidak boleh menunda-nunda penguburan jenazah. Karena hal ini merupakan keharusan untuk segera dikubur.
“Jadi kalau kita melihat hadist, diterangkan bahwa jika ada di antara kalian yang meninggal, jangan kalian menahan-nahan, dan segerakanlah dia itu dikuburkan di tempat pemakamannya,” ucap Aiyubi.
Selain alasan keagamaan, dari sisi protokol medis penanganan jenazah Covid-19 sudah memperhatikan keselamatan dari tempat pemakaman. Dia menilai, jenazah Covid-19 sudah dikafani dan dilapisi kantong jenazah berbahan plastik yang tidak tembus. Jenazah tersebut kemudian dimasukkan ke dalam peti yang sudah sesuai prosedur medis.
“Artinya pada saat dikebumikan, tetesan itu bisa diantisipasi tidak terjadi, protokolnya bukan hanya menjaga orang yang menguburkan, tetapi juga keselamatan orang yang ada di daerah sekitar,” urai Aiyubi.
Aiyub menilai, adanya penolakan-penolakan di masyarakat disebabkan salah paham dari masyarakat sendiri. Dia pun meminta kepada pemerintah untuk memberikan informasi lebih detail terkat aspek kesehatan dalam penguburan jenazah Covid-19.
“MUI mengimbau kepada aparat untuk melakukan langkah persuasi terlebih dahulu, saya menebak itu belum pahamnya masyarakat. Saya mohon betul kepada teman-teman wartawan, terus disampaikan, sehingga bisa sampai kepada masyarakat kita dan masyarakat kita bisa memahami,” tukasnya.(jpg)
batampos.co.id – Guna meminimalisir penularan virus corona di Kota Tanjungpinang, Indonesia Bersatu Berantas Corona Tanjungpinang membagikan masker kain gratis kepada masyarakat.
Penggagas Indonesia Bersatu Berantas Corona Tanjungpinang, Ratna Zhu, mengatakan, pihaknya membagikan 3.120 lembar masker kain kepada masyarakat.
“Pembagian di daerah keramaian Pasar Potong Lembu, Pasar Bawah, KUD, Pasar Batu 9, dan Teluk Keriting,” katanya melalui rilis yang dikirimkan ke batampos.co.id, Rabu (8/4/2020).
“Kami dari semua lapisan masyarakat dengan mengumpulkan sumbangan, untuk melakukan kegiatan pembagian masker kain ini,” ujarnya lagi.
Indonesia Bersatu Berantas Corona dibantu Taruna Siaga Bencana (Tagana),melakukan pembagian masker kain di beberapa tempat di Tanjungpinang, Minggu (5/4) lalu. Foto: Dok Indonesia Bersatu Berantas Corona Tanjungpinang untuk batampos.co.id
Selain masker kain, pihaknya akan mengumpulkan dana untuk dibelikan sembako dan dibagikan ke masyarakat kurang mampu terutama yang terimbas virus corona.
“Prioritas kita (pembagian sembako,red) kepada pekerja harian, buruh harian, tukang ojek, tukang parkir, dan masyarakat berpenghasilan rendah lainnya,” jelasnya.
Pihaknya mengimbau agar masyarakat peduli dan bersama-sama memutus mata rantai virus corona dengan semangat Indonesia bersatu berantas corona.
“Mari kita putus mata rantai penyebaran virus ini. Bagi yang ekonomi mampu, bantulah masyarakat lemah,” imbaunya.
Ia menjelaskan, dengan bergandeng tangan memutus mata rantai penyebaran virus corona dan saling membantu kebutuhan pokok, semua bisa bertahan dan sehat meskipun dalam karantina lokal.
“Kita harus bersatu dan kompak membantu sesama. Yang penting, semua bergerak demi diri sendiri, keluarga, masyarakat, dan negara. Dengan cara ini, semoga kita bisa putus penyebaran virus corona,” ujarnya.(*)
batampos.co.id – Penyanyi Glenn Fredly meninggal dunia, Rabu (8/4/20200. Penyanyi dengan nama lengkap Glenn Fredly Deviano Latuihamallo itu meninggal sekitar pukul 18.00 WIB.
Penyanyi 44 tahun itu Ia menghembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Mitra, Fatmawati, Jakarta Selatan.
Kabar meninggalnya suami Mutia Ayu itu dengan cepat menyabar di sejumlah grup wartawan.
Informasinya Glenn Fredly meninggal akibat penyakit miningitis yang dideritanya.
Glenn Fredly. Foto: Jawa Pos.com
“Telah berpulang ke Maha Kuasa. Glenn Fredly Deviano Latuihamallo. Doa yang terbaik buat beliau,” demikian pesan yang beredar.
Kabar meninggalnya Glenn Fredly juga dibenarkan oleh sahabat dekatnya, Tompi.
Melalui pesan singkat kepada wartawan, dia mengungkapkan kabar duka tersebut.
“Telah berpulang saudara kami, Glenn Fredly, malam ini. Mohon dimaafkan semua salahnya. Dia yang selalu hadir menggerakkan kita semua,” tulis Tompi.
Selain menyebar di grup wartawan, kabar meninggalnya Glenn Fredly juga beredar di grup PARFI.
Dalam grup tersebut dinyatakan bahwa Glenn meninggal akibat penyakit meningitis.
“Info dari keponakannya Herry Anggoman katanya meningitis,” kata Evry Joe selaku produser film kepada JawaPos.com, (group batampos.co.id).(jpc)
batampos.co.id – Singapura sudah memasuki hari kedua pemerlakuan kebijakan seperti semi lockdown. Sejak Selasa, 7 April, Singapura mulai menutup semua pusat bisnis, perkantoran, sekolah, dan menyuruh semua orang tetap berada di rumah. Terbukti, masyarakat Singapura yang dikenal disiplin dan tertib, mematuhi aturan itu. Terlihat pemandangan kursi kosong di MRT.
Seperti dilansir dari AsiaOne, Rabu (8/4), Singapura menyebut kebijakan tersebut sebagai model ‘pemutus sirkuit’ penularan virus Korona. Dengan sebagian besar tempat kerja tutup, lalu lintas sepi. Pembelajaran dilakukan dengan berbasis daring di rumah.
Di pusat kota, pasar ikan, pusat jajanan, dan restoran-restoran lainnya tetap buka. Layanan publik yang penting juga masih beroperasi. Langkah-langkah ini bertujuan untuk menahan penyebaran Covid-19 yang telah menginfeksi 1.481 orang di Singapura.
Kevin K, 41, yang bekerja di sebuah bank di Raffles Place, mengatakan bahwa jam sibuk sudah tak terlihat. Lalu lintas sepi dan sejarah yang pernah dilihatnya pada hari kerja. “Anda dapat memejamkan mata dan berjalan-jalan, karena sepinya,” katanya.
Kenny Chua, 38, juga seorang karyawan bank, mengatakan hal yang sama. Bank yang menyediakan layanan penting tetap dibuka. Tapi, juga mengurangi jumlah staf yang bekerja di kantor.
Di pusat jajanan Marine Terrace, vendor memberi tahu pelanggan hanya boleh takeaway atau dibawa pulang. Kios-kios pedagang kaki lima telah menyingkirkan mangkuk dan peralatan mereka, dengan hanya menyediakan wadah takeout.
“Jika pelanggan makan di sini, mereka akan didenda dan demikian pula kita,” kata penjual mie pangsit Yeung Nai Har.
Stasiun MRT Serangoon biasanya sibuk antara jam 8.30 dan 09.00. Dari 12 kereta yang diamati, kursi terlihat kosong, tak ada penumpang.
Sementara itu, Transit Link mengatakan akan mengembalikan nilai kartu konsesi bulanan yang tidak digunakan dari semua pemegang kartu yang dibeli sebelum 4 April. Pemegang kartu konsesi yang ingin membeli pass baru dapat ke kantor tiket Transit Link untuk menggunakan jumlah yang dikembalikan dan mengimbangi biaya pass. Sebab penumpang Transit Link juga sudah menurun terkait dengan kebijakan pemerintah Singapura.(jpg)
batampos.co.id – Pemegang konsesi 25 tahun mengelola air bersih di Pulau Batam, PT Adhya Tirta Batam (ATB) telah menjadi benchmark perusahaan air dengan pengelolaan terbaik, efisien dan profesional.
Konsep Smart Water Management System diterapkan ATB sejak tahun 2011 telah turut mengantarkan Batam menjadi daerah tujuan investasi dan daerah kunjungan pariwisata berdaya saing global.
“Dengan produksi yang efisien dan profesional, kami memastikan keandalan pelayanan air bersih bagi kota Batam,” ujar Maria Jacobus, Head of Corporate Secretary ATB, Selasa (7/4/2020).
Melayani lebih dari 290 ribu sambungan pelanggan, bukanlah hal yang mudah. ATB terus melakukan transformasi digital dengan memetakan potensi yang ada dan menyinergikan seluruh sumber daya agar dapat berjalan sesuai arah visi misi perusahaan.
ATB telah memanfaatkan sistem teknologi terintegrasi untuk memenuhi kebutuhan air bersih pelanggan.
Tidak hanya di unit produksi dan distribusi, namun mencakup semua unit sistem yang ada di ATB, termasuk pelayanan pelanggan.
“Hal inilah yang menjadikan inovasi teknologi ATB unggul dari segala aspek dibandingkan perusahaan air lainnya,” jelasnya.
Presiden Direktur ATB Banny Andrianto saat menjelaskan konsep SCADA terintegrasi dalam ajang IWWEF 2019. Foto: ATB unutk batampos.co.id
Beberapa teknologi terintegrasi yang telah diterapkan di ATB antara lain GIS (Geographic Information System), MMR (Mobile Meter Reading), LMS (Leakage Monitoring System), PMS (Pressure Management System), Mobile Apps, AMR (Automatic Meter Reading), AIRS (ATB Integrated System) hingga ATB Integrated Operation System.
Sistem terintegrasi tersebut dapat memberikan informasi hanya melalui tampilan dashboard yang mudah dipahami.
Sehingga seluruh informasi dan kegiatan perusahaan dapat dipantau dan dipertanggung jawabkan.
Selain itu, informasi yang dihimpun melalui sistem dari waktu ke waktu juga dapat membantu ATB merumuskan kebijakan pengelolaan risiko yang mampu mengidentifikasi, mengukur dan memonitor secara sistematis.
Dengan sistem ini, ATB dimungkinkan untuk m elakukan proses perbaikan yang berkesinambungan dalam pengambilan keputusan strategis perusahaan. ATB juga mampu bergerak preventif, bukan hanya reaktif.
Inovasi teknologi terintegrasi ini juga telah mendapatkan Hak Paten dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan nomor IDS000002635 pada 31 Oktober 2019 lalu.
Selain menunjukan komitmen terhadap layanan air yang efisien dan profesional, ATB juga turut berkontribusi untuk konservasi lingkungan.
Upaya ini ditunjukkan dalam berbagai program berbasis lingkungan seperti ATB Festival Hijau, ATB Eco Office, ATB Bank Sampah, ATB Kebun Hidroponik dan Produksi Bebas Limbah.
ATB juga melakukan kajian komprehensif bersama Laboratorium Analisa Institut Pertanian Bogor untuk pemanfaatan limbah hasil proses produksi air dari Instalasi Pengolahan Air (IPA) yang dikelola ATB sebagai pupuk kompos tanaman.
Sludge (Flok) sisa produksi air, diaplikasikan pada jenis tanaman repregetasi dan landscape yang sesuai dengan lingkungan di sekitar IPA.
Hasil analisis mendalam IPB, menyatakan bahwa sludge yang dihasilkan ATB aman dan bebas dari kandungan logam berat, toksit serta mikrobiologi parasit.
Kesimpulannya, ATB telah berhasil menerapkan sistem manajemen produksi berbasis teknologi yang ramah lingkungan.
“Smart Water Management System mencakup keseluruhan operasional ATB demi mencapai kepuasan pelanggan dalam pelayanan prima yang juga memperhatikan upaya konservasi lingkungan dan sumber daya air sebagai investasi masa depan agar bisa terus dinikmati generasi mendatang,” tutup Maria.(*)
batampos.co.id – Stok beras di Kota Batam diperkirakan cukup hingga enam bulan ke depan. Hal ini berdasarkan hasil inspeksi mendadak (Sidak) Ombudsman Kepri di gudang Badan Urusan Logistik (Bulog) Batam di Jalan Kerapu Batuampar.
Kepala Perwakilan Ombudsman Kepri, Lagat Parroha Patar Siadari, mengatakan, pihaknya melakukan sidak pada Jumat (3/4/2020).
“Kita mengecek ketersediaan bahan pangan terkait dengan rencana Pemko Batam akan menerapkan status Karantina Wilayah di Kota Batam,” ucap Lagat, Selasa (7/4/2020).
Dikatakan Lagat, berdasarkan UU Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan pada pasal 8 menyatakan bahwa setiap orang mempunyai hak mendapatkan pelayanan kesehatan dasar sesuai kebutuhan medis, kebutuhan pangan dan kebutuhan kehidupan sehari-hari lainnya selama Karantina.
“Kami ingin memastikan kekuatan pangan sebagai syarat sebelum diberlakukannya karantina wilayah di Batam, jangan sampai menimbulkan persoalan nantinya,” ujarnya.
Lagat meminta masyarakat tidak perlu khawatir dan panik menghadapi rencana penerapan karantina wilayah.
Hari seorang pegawai Bulog sedang mengecek beras di gudang Bulog Batuampar. Foto diambil beberapa waktu lalu. Foto: Cecep Mulyana/batampos.co.id
Ia juga meminta masyarakat untuk tidak melakukan aksi memborong bahan-bahan pangan untuk distok di rumah, karena jumlah bahan pangan dijamin Bulog.
”Jangan percaya dengan informasi yang tidak jelas sehingga menimbulkan kepanikan memborong pangan akan mengakibatkan harga-harga naik dan akan merugikan masyarakat,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Gudong Bulog, Amrin Harahap didampingi juru timbang Irwan menjelaskan ketersediaan logistik pangan yang ada, terdapat stok beras sebanyak 1.600 ton dan sedang bongkar muat di Pelabuhan Batuampar sebanyak 2 ribu ton.
Semuanya adalah beras dengan kualitas sedang dan preminium. Pasokan beras akan bertambah sebanyak 2 ribu ton yang dalam proses pengiriman dari Jakarta.
Sehingga nantinya jumlah stok di gudang mencapai 4.100 ton, yang dipastikan mampu mencukupi kebutuhan Kota Batam dalam jangka 6 bulan ke depan.
”Pangan lain yang tersedia adalah minyak goreng kemasan sebanyak 6 ton dan daging kerbau kemasan dari India sebanyak 6 ton. Sedangkan ketersediaan gula pasir sudah tidak ada lagi pasokan dari Jakarta sejak akhir tahun lalu,” ungkapnya.(rng)
batampos.co.id – Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) bersama Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) kembali melakukan langkah kongkrit untuk melawan penyeberan pandemi covid-19 di Kota Batam, dengan Gerakan Tiga Juta Masker bagi warga Batam.
Ketua Tim Gugus tugas gerakan tiga juta masker, Andy Chandra, mengatakan, saat ini pihaknya masih kekurangan relawan jahit untuk mempercepat realisasi pembagian masker kain tersebut.
“Dalam waktu dua hari yang telah berjalan, baru ada beberapa relawan jahit yang membatu panjahitan masker jenis kain ini,” katanya, Rabu (8/4/2020).
Pihaknya berharap, warga Batam yang bisa menjahit atau yang memiliki usaha jahit dapat membantu untuk menjalankan misi kemanusiaan tersebut
“Ini dari masyarakat, dan untuk masyarakat. Mari bersama, kita lawan Corona,” ujarnya.
Sekretaris PSMTI, Delvina Piododa (tengah) dan ketua Tim Gugus tugas gerakan tiga juta masker, Andy Chandra (kanan) memperlihatkan masker kain yang akan dibagikan kepada masyarakat kota Batam. Foto: Istimewa untuk batampos.co.id
Sementara itu, Sekretaris PSMTI Kota Batam, Delvina Piododa, mengungkapkan gerakan tiga juta masker untuk warga Batam telah berjalan sejak dua hari lalu.
Kata Delvina, semua bahan yang diperlukan untuk pembuatan masker kain telah mereka persiapkan di posko yang berlokasi di toko Tafetta Decor, Batam kota, Kota Batam.
“Para relawan jahit cukup menghubungi panitia, dan mempersiapkan mesin serta tenaga yang ekstra untuk menjait masker tersebut,” katanya.
Pihaknya, lanjut Delvina, tidak membatasi berapa banyak relawan jahit yang ingin membantu mempersiapkan masker kain tersebut.
“Makin banyak relawan, makin baik,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Apindo Kepri, Cahya, mengatakan, pihaknya berusaha mengebut penjahitan tiga juta masker tersebut. Sehingga dapat segera dibagikan pada Minggu depan.
“Kita kebut, dan kita usahakan minggu depan masker ini sudah bisa kita bagikan kepada warga Batam,” kata Cahya.(*)