Kamis, 21 Mei 2026
Beranda blog Halaman 10526

Karena Ini, Nilai Ekspor dan Impor di Batam Turun

0

batampos.co.id – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat,realisasi kinerja impor Kota
Batam pada Februari 2020 tercatat 676,49 juta dolar Amerika atau turun 15,01 persen dibanding impor Januari 2020 yang sebesar 795,92 juta dolar Amerika.

Sementara itu, untuk persentase nilai ekspor secara tahunan juga mengalami penu-
runan sebesar 0,37 persen dari posisi bulan sebelumnya yakni Januari 2020 sebesar
815,38 juta dolar Amerika.

Kepala BPS Kota Batam, Rahayuddin, mengatakan, penurunan tersebut terjadi untuk komoditas minyak dan gas (migas) dan nonmigas.

Ia menyebut, penurunan aktivitas ekspor-impor terjadi karena adanya pembatasan
perdagangan di berbagai negara lain untuk memitigasi penyebaran virus corona.

Aktivitas di Pelabuhan Batuampar, Kota Batam. Foto: batampos.co.id/CEcep Mulyana

”Ya salah satu penyebabnya karena adanya pembatasan perdagangan di sejumlah
negara ini,” kata Rahayuddin, Rabu (8/4/2020).

Adapun, penurunan nilai ekspor-impor seperti nilai impor nonmigas pada bulan
Februari 2020 mencapai 673,01 juta dolar Amerika atau turun sebesar 15,38 persen dibanding Januari 2020.

Negara pemasok barang impor terbesar pada Februari 2020 ditempati Singapura dengan nilai 294,66 juta dolar Amerika, berkonstribusi 44,17 persen.

Sementara itu, nilai ekspor migas Februari 2020 mencapai 89,54 juta dolar Amerika atau turun 6,47 persen dibanding bulan sebelumnya.

Ekspor nonmigas HS 2 digit terbesar Februari 2020 adalah golongan barang mesin.
Ekspor ke Singapura pada bulan Februari 2020 mencapai nilai terbesar yaitu 373,62
juta dolar Amerika dengan kontribusinya mencapai 44,98 persen.(rng)

1.000 Nasi Kotak untuk Ojek Online

0

batampos.co.id – Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kepri, Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI), Asosiasi Korea Selatan untuk Batam (Korean Association in Kepri), Motor Listrik Magnum dan Dinas Perhubungan Kota Batam membagikan seribu nasi kotak makan siang untuk para driver ojek online.

Staff Komunitas Grab, Andiko, mengatakan, ada seribu nasi kotak yang diberikan secara cuma-cuma kepada para pengojek online.

“Untuk grap ada 400 nasi kotak dan gojek 600, jadi total keseluruhan seribu nasi kotak yang dibagikan untuk hari ini,” katanya Kamis (9/4/2020).

Ia mengatakan, pembagian nasi kotak tersebut sudah dijalankan sejak 1 April 2020 lalu dan direncanakan hingga 14 hari ke depan.

Andiko menyampaikan, ada lima titik pembagian nasi kotak yang dilakukan pihaknya. Pertama di Grab BCS, Sederhana Jodoh, Alfamart Bengkong Indah, KFC Tiban dan Kantor Grab Batam.

Para dirver ojek online mendapatkan nasi kotak gratis dari beberapa komunitas di Kota Batam. Foto: Dhiyanto/batampos.co.id

“Kalau pusat pembagian di Ariskon nanti terlalu ramai, sedangkan kita juga menghindari perkumpulan. Jadi kita sebar lima titik pembagian nasi kotak yang ada di Batam,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan para driver ojek online sangat antusias dan berterima kasih kepada semua donatur yang memberikan mereka makanan gratis.

“Kita berharap memang semua elemen sama-sama bergotong royong untuk membantu saudara kita, khususnya para driver baik Grab maupun dari gojek,” jelasnya.

Driver ojek online, Amron, mengatakan, dengan adanya pembagian nasi kotak gratis, sangat membantu sekali para driver. Terlebih saat ini kata dia, kondisi orderan sepi.

“Saya sangat berterima kasih sekali adanya makan siang gratis ini, jadi tidak perlu lagi beli makan siang. Apalagi sehari orderan tidak menentu, mendingan uang yang saya dapat dari gojek lebih baik untuk anak istri,” paparnya.(nto)

PNS, TNI, Polri, dan Pegawai BUMN Dilarang Mudik

0

batampos.co.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan mudik lebaran 2020.Tujuannya agar mengurangi angka penyebaran virus Korona atau Covid-19 ini.

“Sudah saya sampaikan penyaluran bansos khusus di Jabodetabek kita berikan agar warga mengurungkan niatnya untuk mudik,” ujar Jokowi dalam teleconference kepada awak media di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (9/4).

Jokowi mengatakan, transportasi umum juga akan dibatasi kapasitasnya. Kemudian kendaraan pribadi juga demikian. Sehingga diharapkan jumlah Korona di Indonesia bisa menerun di musim mudik ini.

“Pemakaian kendaraan pribadi akan kita batasi dengan pembatasan kapasitas angkut mobil dan motor,” katanya.

Selain itu, para Aparatur Sipil Negara (ASN) juga telah dilarang untuk mudik oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB). kebijakan itu diharapkan bisa mengurangi anga persebaran Korona.

“Kita sudah putuskan untuk PNS, ASN, TNI, Polri serta pegawai BUMN dilarang mudik,” ungkapnya.

Sebelumnya, Menteri Sosial (Mensos) Juliari Batubara mengatakan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginginkan supaya masyarakat di DKI Jakarta mendapatkan insentif. Sehingga nanti jika ada masyarakat yang tidak mudik maka akan mendapatkan insentif.

“Jadi beliau (Presiden Jokowi-Red) meminta saya agar dipikirkan bagaimana bentuk semacam insentif bagi para calon pemudik dari Jakarta agar mereka tidak atau mengurungkan niat untuk mudik,” ujar Juliari dalam rapat kerja dengan Komisi VIII DPR, Jakarta, Selasa (7/4).

Sehingga Menurut Juliari pemerintah menginginkan semua masyarakat yang ada di DKI Jakarta tetap bertahan di ibu kota dan tidak mudik. Hal itu dilakukan untuk memutus penyebaran virus Korona ini.

Orang yang berhak mendapatkan insentif tersebut adalah masyarakat yang selama ini tidak mendapatkan bantuan sosial apapun dari pemerintah.

‎Juliari mengatakan rencana insentif yang bakal didapatkan masyarakat yang tidak mudik adalah Rp 600 per jiwanya. Sehingga anggaran yang dibutuhkan pemerintah kira-kira jumlahnya mencapai Rp 3.6 triliun.

Masyarakat yang menerima insentif tersebut juga bukan hanya warga yang memiliki KTP DKI Jakarta. Termasuk juga pekerja harian yang tinggal di ibu kota ini. Sehingga pemerintah membantu memberikan insentif supaya masyarakat di DKI tidak mudik.(jpg)

Wakil Ketua DPRD Sumbangkan Gaji untuk Warga Kurang Mampu

0

batampos.co.id – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Lingga, Salmizi menyumbangkan gaji kepada warga kurang mampu.

“Gaji saya bulan lalu saya serahkan semua untuk warga dengan cara membelikan
sembako dan membagikan kepada mereka yang kurang mampu,” kata Salmizi, Rabu
(8/4/2020).

Adapun warga kurang mampu yang menerima berada di desa dan kelurahan di Kecamatan Singkep dan sejumlah warga yang tinggal di Kecamatan Singkep Barat.

Paket sembako yang dibagikan sebanyak 230 paket, yang penyalurannya melalui kantor
lurah agar tepat sasaran.

Salmizi mengaku tidak mengantongi data warga yang kurang mampu. Politisi partai PKS itu pun menyerahkan sembako kepada petugas kelurahan yang memiliki data warga kurang mampu.

Salmizi menyerahkan bantuan sembako kepada warga kurang mampu. Foto: Wijaya Satria/batampos.co.id

Dia juga berharap bantuan tersebut dapat meringankan warga yang saat ini bersama-sama memerangi Covid-19.

”Tentunya diam di rumah karena penyebaran virus ini sangat berdampak bagi warga yang kurang mampu,” kata Salmizi.

Salmizi mengajak warga dan kerabat yang memiliki penghasilan dan uang yang lebih, agar tidak lupa untuk menyisihkan hartanya untuk membantu warga lainnya yang membutuhkan.

Mengingat, bloking area yang berjalan saat ini sangat berimbas kepada warga yang kurang mampu. Saat ini adalah waktu yang tepat untuk memberikan bantuan kepada warga yang membutuhkan.

Lurah Sungai Lumpur, Ahmad Bayhaki, mengucapkan terima kasih kepada Salmizi atas bantuan sembako untuk warga Kelurahan Sungai Lumpur, dan penyerahkan paket ini kepada warga yang kurang mampu di setiap RT.(wsa)

Kabar Gembira Buat Pelaku UMKM, Pemerintah Bebaskan Bayar Pokok dan Bunga Kredit Selama 6 bulan

0

batampos.co.id – Penyebaran Covid-19 di Indonesia semakin meluas, ini pun membuat aktivitas ekonomi lesu, termasuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Pasalnya, aktivitas masyarakat telah dibatasi oleh pemerintah untuk mencegah penyebaran virus.

Untuk membantu UMKM, pemerintah pun akhirnya memutuskan untuk membebaskan pembayaran bunga dan penundaan pokok angsuran kredit usaha rakyat (KUR) untuk usaha yang terkena dampak paling lama enam bulan. Hal ini juga akan diikuti dengan relaksasi perpanjangan jangka waktu dan tambahan plafon.

“Kebijakan ini mulai berlaku pada 1 April 2020. Mereka yang akan mendapat pembebasan bunga dan penundaan pembayaran angsuran pokok KUR paling lama 6 bulan, harus memenuhi penilaian penyalur KUR masing-masing,” ungkap Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam siaran tertulis, Kamis (9/4).

Hal ini juga telah diperkuat dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. 11/POJK.03/2020, yang mencantumkan bahwa restrukturisasi kredit atau pembiayaan yang dilakukan terhadap kredit atau pembiayaan yang diberikan, sebelum, maupun setelah debitur terkena dampak penyebaran Covid-19, termasuk debitur UMKM.

Adapun, bagi debitur KUR existing yang terkena dampak akan diberikan relaksasi ketentuan restrukturisasi KUR dengan kebijakan perpanjangan jangka waktu KUR; dan atau kebijakan penambahan limit plafon KUR, khususnya bagi debitur KUR Kecil dan KUR Mikro non Produksi.

“Untuk calon debitur KUR yang baru, diberikan relaksasi pemenuhan persyaratan administratif pengajuan KUR, seperti Izin Usaha, Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), dan dokumen agunan tambahan. Semua dokumen tersebut ditangguhkan sementara sampai kondisi memungkinkan. Mereka pun dapat mengakses KUR secara online,” tambahnya.

Adapun, untuk kriteria penerima KUR yang mendapatkan perlakuan khusus adalah sebagai berikut:

Syarat Umum:
(a) Kualitas kredit per 29 Februari 2020 yakni: (i) kolektabilitas performing loan (kolektabilitas 1 dan 2) dan tidak sedang dalam masa restrukturisasi; atau (ii) kolektabilitas performing loan (kolektabilitas 1 dan 2) dan dalam masa restrukturisasi, dapat diberikan stimulus dengan syarat restrukturisasi berjalan lancar sesuai PK restrukturisasi dan tidak memiliki tunggakan bunga dana atau pokok;
(b) Bersikap kooperatif dan memiliki itikad baik.

Syarat Khusus:
Penerima KUR mengurangi penurunan usaha dikarenakan minimal salah satu kondisi seperti:
(a) Lokasi usaha berada daerah terdampak Covid-19 yang diumumkan pemerintah setempat;
(b) Terjadi penurunan pendapatan atau omzet karena mengalami gangguan terkait Covid-19;
(c) Terjadi gangguan terhadap proses produksi karena dampak Covid-19.
(jpg)

Inspiratif, Warga Batam di Malaysia Rela Bagi Nasi Kotak Setiap Hari

0

batampos.co.id – Kisah inspiratif datang dari seorang Warga Negara Indonesia (WNI) asal Batam yang tinggal di Kuala Lumpur, Malaysia. Perempuan yang biasa disapa Fifi itu mengirimkan bantuan 25 nasi kotak gratis setiap hari kepada para Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang membutuhkan selama Perintah Kawalan Pergerakan (PKP) atau isolasi wilayah terkait korona (Covid-19).

“Kegiatan ini mulai 1 April 2020 setelah ada perpanjangan PKP dari Pemerintah Malaysia hingga 14 April 2020. Kami kirim 25 kotak ke relawan atau TKI yang ditunjuk KNPI, saya antarkan ke mereka. Saya hanya berpikir, sekalian masak untuk makan siang agak banyak,” ujar Fifi ketika dihubungi Antara di Kuala Lumpur pada Selasa (8/4).

Ibu rumah tangga yang tinggal di Subang Jaya itu pindah ke Malaysia pada Juli 2019 karena mengikuti suaminya, seorang ekspatriat yang bekerja di perusahaan minyak dan gas di Malaysia. Sedangkan dia sendiri mempunyai usaha kecil-kecilan di Batam.

“Menunya ganti-ganti, seperti menu hari ini ikan suwir cabe hijau, tumis sawi dan sambal goreng hati, apa yang keluarga saya makan hari ini, yang dibagikan ke teman-teman yang membutuhkan juga sama,” kata lulusan Fakultas Hukum Universitas Terbuka tersebut.

Perempuan yang biasa dipanggil Kak Fifi itu juga mengantre sendiri untuk mendapatkan bahan makanan di swalayan yang jam operasionalnya dibatasi, pukul 08.00 hingga 20.00 waktu setempat.

“Ada pembantu muslim yang ikut saya hampir tujuh tahun. Jadi makanannya halal. Suami sangat mendukung dan sebagai donatur,” katanya.

Fifi mengatakan, dia sudah membagikan 151 kotak dan akan dilakukan hingga PKP berakhir. Kegiatan berbagi nasi sendiri bukan aktivitas baru bagi Fifi karena kegiatan serupa pernah dilakukan di Batam.

“Dulu pernah di Batam kegiatan berbagi nasi setiap malam Minggu, dikoordinasikan oleh eks karyawan saya. Jadi setiap malam Minggu mereka mengambil makanan ke rumah saya. Makanan dibagikan ke mereka yang masih ngamen sampai malam dan homeless,” kenangnya.

Pada kesempatan itu, Fifi ingin mengetuk hati WNI lainnya yang tinggal di Malaysia, khususnya mereka yang lebih beruntung. “Mereka mesti dibantu (para PMI, Red). Terlepas mereka masuk ke Malaysia ilegal, visa pelancong tetapi dibuat kerja. Apapun itu coba berbagi sedikit buat mereka yang sangat membutuhkan. Kita tahu mereka yang masuk ke sini tidak malas, mereka mau bekerja tetapi keadaan yang membuat seperti ini,” paparnya.

Fifi mengatakan tujuan berbagi nasi kotak tersebut hanya sebagai bentuk solidaritas membantu mereka. Sekecil apapun yang penting ikhlas pasti akan berarti. “Saya rasa dengan menyisihkan sedikit penghasilan kita untuk mereka tidak akan membuat kita berkekurangan. Buat nama Indonesia jadi lebih baik lagi di mata negara tetangga,” katanya.

Fifi mengaku lokasi yang paling jauh saat dia mengantar makanan adalah di Genting Highland, sekitar 100 kilometer pulang pergi. “Asal alamatnya mudah, kami jalan. Beberapa kali bertemu polisi (PDRM) yang melakukan razia di jalan raya, namun kalau ditunjukkan kita sedang mengantar makanan polisi mempersilakan dan kita diminta cepat kembali,” ucapnya. (antara)

Cegah Corona, Puskesmas Juga Mendapatkan APD

0

batampos.co.id – Tidak hanya rumah sakit, Pusat Layanan Masyarakat (Puskesmas) di Kota Batam juga mendapat Alat Pelindung Diri (APD).

Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi, mengatakan, setiap Puskesmas akan mendapatkan tiga APD.

“Untuk (baju) hazmat, kita drop tiga untuk setiap puskesmas, kalau habis, puskesmas bisa ambil lagi,” katanya, Rabu (8/4/2020).

Ia menerangkan, pembagian baju hazmat di tengah keterbatasanya, akan mempertimbangkan skala prioritas.

Kini, yang paling membutuhkan yakni rumah sakit karena diperlukan untuk merawat pasien.

”Untuk hazmat, itukan diperlukan untuk kondisi tertentu,” imbuhnya.

Sementara itu, APD lain seperti masker maupun handsanitizer, stoknya di semua puskesmas cukup.

”Masker N95 dan juga masker biasa banyak. Untuk puskesmas, stoknya aman,” ujarnya.

Kepala BP Batam/Wali Kota Batam, Muhammad Rudi (tiga dari kiri) menerima bantuan berupa test kit dari Konjen Singapura di Batam, Mark Low. Foto: BP batam untuk batampos.co.id

Sementara itu, berbagai bantuan mengalir untuk penanganan Covid-19 di Batam. Sebelumnya, Wali Kota Batam, Muhammad Rudi menerima bantuan dari Temasek Foundation Singapura.

Bantuan diberikan dalam upaya percepatan penanganan corona virus disease (Covid-19). Proses penyerahan kali ini dilakukan dengan menggunakan video conference.

Video conference dilaksanakan bersama Dubes RI untuk Singapura, Ngurah Swajaya; Atase Pertahanan RI–Singapura, Kol PNB Benny Arfan; Perwakilan Temasek Foundation; Perwakilan Tuan Sing Holding; dan Perwakilan Sinar Mas.

Adapun, bantuan yang diberikan yaitu 35 unit intermediate bulk container, 350 drum trolley, 350 drum kapasitas 100 liter, 400 hand pump, 425 botol 2100LF concentrate, dan 350 water dispenser berukuran 10 liter.

Informasi mengenai bantuan ini disampaikan pihak Dubes RI untuk Singapura, H.E. Ngurah Swajaya kepada Wali Kota Batam, Muhammad Rudi melalui video conference,
Selasa (7/4/2020).

“Terima kasih atas bantuannya. Mudah-mudahan bisa kami terima dengan cepat. Dan
kalau perlu, mungkin tak hanya Kota Batam, tapi akan kita berikan juga ke Karimun.
Karena Karimun ikut menjadi lokasi transit TKI (tenaga kerja Indonesia),” tutur Rudi.

Ia menjelaskan, saat ini jumlah penduduk Batam 1,3 juta jiwa. Tapi, warga negara Indonesia dari Singapura dan Malaysia yang transit atau melewati Batam jumlahnya banyak.

“Sampai hari ini pemulangan warga Indonesia dari Malaysia saja mencapai 60 ribuan. Dan
yang akan kembali dua ratus hingga tiga ratus ribu,” jelasnya.

“Semua akan bermuara di Batam. Tugas kita untuk menyelesaikan seluruh saudara kita yang akan transit. Ada yang tinggal, ada yang langsung kembali. Butuh penanganan khusus dan bantuan yang cukup besar,” katanya lagi.

Pemko Batam sangat berharap Covid-19 ini segera berlalu. Baik di Batam, Indonesia umumnya, maupun Singapura, dan Malaysia.(iza)

Tiga Pasien Positif Covid-19 di RSUD Kepri Membaik

0

batampos.co.id – Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Raja Ahmad Tabit (RSUD RAT) Tanjungpinang, dr. Elfiani Sandri mengatakan, kondisi tiga pasien positif Covid-19 yang saat ini tengah menjalani perawatan di ruang isolasi semakin membaik.

“Pasien 01 sudah dinyatakan sembuh dan sudah diperbolehkan pulang. Sedangkan tiga lainnya masih menjalani perawatan di ruang isolasi RSUD RAT,” ujar dr. Elfiani Sandri, Rabu (8/4) di Gedung Daerah, Tanjungpinang.

Dijelaskannya, kondisi ketiga pasien tersebut saat ini dalam keadaan stabil. Pihaknya masih melakukan evaluasi lanjutan dengan mengambil sampel untuk di uji kembali di Pusat Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Puslitbangkes) Kementerian Kesehatan.

Karena sesuai protokol kesehatan yang sudah ditetapkan Kemenkes, bagi pasien positif Covid-19, baru dinyatakan sembuh ketika sudah menjalani pemeriksaan swab dan hasilnya negatif.

“Untuk evaluasi pertama setelah mereka dinyatakan positif sudah kita lakukan. Saat ini, kami masih menunggu hasil lab keluar dari Jakarta,” jelasnya.

Ditempat yang sama Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kepri, Tjetjep Yudiana mengatakan, sembari menunggu hasil swab keluar, pihaknya akan melakukan rapid test kembali kepada lima jemaah tablig yang reaktif terpapar Covid-19 atau Orang Tanpa Gejala (OTG).

“Kita akan memperkuat lagi rapid test ulang, sambil menunggu swab keluar. Kita berharap tentunya hasilnya negatif,” ujar Tjetjep.

Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Kepri tersebut menegaskan, tindakan yang wajib dilakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Seperti menerapkan sosial distancing, gerakan menggunakan masker jika keluar rumah, dan terus menjaga Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan meneruskan belajar, ibadah dan bekerja di rumah.

”Kita yakin, apabila imbauan wajib ini dilaksanakan, penyebaran Covid-19 bisa kita cegah. Namun langkah ini harus didukung oleh semua pihak dan elemen masyarakat,” jelasnya.

Dikatakannya juga, saat ini pihaknya tengah menggesa pengoperasian Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BT-KLPP) Kelas I Batam dalam melaksanakan pemeriksaan Covid-19. Menurutnya, ada beberapa item yang harus segera dilengkapi dan membutuhkan anggaran lebih kurang Rp 900 jutaan.

“Dengan beroperasinya BT-KLPP ini, kita bisa melakukan pemeriksaan secara masif, yakni 50-100 sampel per hari. Namun sebelum ini beroperasi, kita masih bergantung dengan Puslitbangkes Kemenkes,” jelasnya lagi.(jpg)

Gara-gara Ini Keponakan Aniaya Pamannya

0

batampos.co.id – MI harus berurusan dengan hukum di Pengadilan Negeri (PN) Batam karena menganiaya pamannya sendiri, Sahriandi.

Alasannya, terdakwa dendam dengan korban yang sering membentak dan memarahinya. Rabu (8/4/2020) Jaksa Penuntut Umum (JPU), M Rizky Harahap menghadirkan dua saksi yang melihat penganiayaan terdakwa terhadap korban.

Para saksi menjelaskan, penganiayaan itu terjadi begitu saja, saat jam istirahat kerja. Terdakwa yang membawa potongan besi panjang tiba-tiba melayangkannya ke tubuh korban berulang kali.

”Padahal sebelum kejadian penganiayaan, korban dan terdakwa masih bercanda,” terang saksi dalam sidang yang berlangsung online secara video teleconference.

Ilustrasi. Foto: Dokumentasi batampos.co.id

Aksi terdakwa disaksikan sejumlah pekerja, karena memang terjadi di lingkungan kerja. Sejumlah pekerja juga mencoba menghentikan aksi nekat terdakwa.

”Korban kondisinya kritis, sempat tak sadarkan diri. Padahal korban ini dikenal baik dan rajin ibadah. Makanya kaget ketika lihat terdakwa menghajar korban,” jelasnya.

Sementara terdakwa membenarkan aksinya. Menurut dia, aksi nekat itu dilakukan karena sakit hati dengan korban.

Ia mengaku selama dua hari belakangan itu, sering kena marah dan dibentak oleh korban.

”Korban itu paman saya, saya dendam sering dibentak dan dimarahi,” jelasnya.

Usai mendengar keterangan terdakwa yang didampingi kuasa hukum, hakim pun  menunda sidang hingga minggu depan dengan agenda tuntutan.

Diketahui, MI dijerat dengan pasal 351 ayat 2 tentang Penganiayaan yang menyebabkan korban menderita luka berat.(she)

Warga Batam BBM Bisa Diantar ke Rumah Lho

0

batampos.co.id – Penerapan social distancing atau jaga jarak berdampak pada mobilitas warga di Batam yang mulai berkurang.

Hal ini terlihat dari penurunan konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium pada Maret 2020 yang mencapai 7,1 persen dibanding konsumsi normal.

Sebagai solusi bagi masyarakat yang tetap beraktivitas di luar rumah dan untuk memenuhi kebutuhan energi, Pertamina menggagas layanan Pertamina Delivery Services (PDS) atau layanan antar BBM di Kota Batam.

Unit Manager Communication & CSR MOR I Pertamina, Roby Hervindo, mengatakan, untuk mendapatkan layanan PDS sangat mudah, yakni hanya cukup mengubungi call center Pertamina.

”Pelanggan bisa langsung menghubungi call center Pertamina 135, mulai pukul 08.00 WIB hingga pukul 19.00 WIB. BBM dan elpiji diantar langsung ke alamat. Mudah, nyaman dan aman,” ujar Roby.

Untuk tetap meminimalisir kemungkinan penyebaran Covid-19, petugas pengantaran juga akan dilengkapi alat pelindung diri dan alat kebersihan.

Antrean pengendara saat membeli BBM di salah satu SPBU di Kota Batam. Foto: Dalil Harahap/batampos.co.id

Misalnya, sarung tangan dan masker. Adapun, produk yang bisa dipesan oleh masyarakat berupa Pertamax, Pertamax Turbo, Dexlite hingga Bright Gas 5,5 Kg.

Pelanggan bisa membayar melalui aplikasi MyPertamina, sehingga mengurangi kontak fisik. Harga produk layanan PDS sama dengan pembelian langsung SPBU.

Karena ongkos kirimnya gratis dan berlaku hingga 31 Mei 2020. Pertamax Turbo dibanderol dengan harga Rp 10.050 per liter, Pertamax Rp 9.400 per liter.

Sedangkan untuk Dexlite, seharga Rp 9.900 per liter dan Bright Gas 5,5 Kg Rp 69.000 per tabung isi ulang.

”Saat ini, cakupan wilayah PDS masih meliputi wilayah Kecamatan Lubukbaja, Kota  Batam. Tidak menutup kemungkinan diperluas seiring meningkatnya pemesanan dari konsumen,” katanya.

Sementara itu, di SPBU Coco, selain dilakukan disinfektasi, juga telah dipasang garis antrean berjarak. Ini salah satu upaya menjaga social distancing di SPBU.

Agar ketika konsumen membeli BBM tetap menjaga jarak sesuai garis yang ada di SPBU. Garis antrean ini secara bertahap diterapkan ke seluruh SPBU di Kepri.

Selain mendukung pencegahan penyebaran Covid-19 melalui PDS, Pertamina juga membantu lewat program Pertamina Peduli.

Di antaranya dengan memberikan bantuan 100 set Alat Pelindung Diri (APD) bagi petugas medis untuk penanganan Covid-19.

Bantuan tersebut terdiri dari 100 baju hazmat (coverall medis), 100 pasang sarung tangan reusable, 20 box nursecap, lalu 100 pieces kacamata Goggle dan 100 pasang sepatu boot.

Juga ada 250 masker N95 yang diserahkan pada Rumah Sakit Angkatan Laut (Rumkital) dr. Midiyanto Suratani, Tanjungpinang.

Selain itu, Pertamina juga bekerja sama dengan Kadin Kota Batam, dengan menyiapkan 1.000 liter BBM jenis Dexlite untuk kegiatan penyemprotan disinfektan.(gie)