batampos.co.id – Di tengah wabah virus Korona, masih ada sebagian orang yang memanfaatkannya untuk melakukan tindak kejahatan. Terbaru, beredar aksi kejahatan berkedok petugas kesehatan. Modusnya, pelaku menawarkan penyemprotan Virus Corona dengan mendatangi rumah-rumah.
“Ini adalah modus oknum yang melakukan aksi perampokan dan pencurian di rumah anda,” kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol S Erlangga seperti dikutip Radar Bogor (Group Batampos Online), Kamis (12/3).
Erlangga memberikan tips dan langkah untuk pencegahan. Seperti, meminta surat tugas, cek identitas pribadi yang mengatakan atas nama petugas kesehatan.
Jika ada yang janggal langsung segera laporkan kepada aparat pemerintah terdekat. “Waspadalah kejahatan terjadi karena ada niat dan kesempatan,” tukasnya.(jpg)
batampos.co.id – Program kartu pra kerja segera diluncurkan bulan ini. Nantinya, pelatihan vokasi ini tak hanya ditujukan untuk korban pemutusan hubungan kerja (PHK) dan pengangguran saja. Tapi juga untuk calon pekerja migran Indonesia (PMI).
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah menuturkan, seluruh persiapan implementasi sudah dimatangkan. Selain sosialisasi ke daerah, proses identifikasi lembaga-lembaga pelatihan juga tengah dikebut.
Sebab nantinya, pelatihan tidak hanya mengandalkan balai latihan kerja(BLK) milik pemerintah. Lembaga pelatihan kerja (LPK) swasta juga akan dilibatkan untuk pelatihan vokasi ini.“Mudah-mudahan Bulan Maret ini (dilaunching, red),” ujarnya ditemui di Jakarta, Kamis (12/3).
Ida melanjutkan, program pendidikan vokasi selama enam bulan ini bakal difokuskan juga untuk masyarakat yang terdampak Covid-19. Terutama, di wilayah-wilayah pariwisata seperti Bali, Manado (Sulawesi Utara), dan Bintan (Kepulauan Riau). Menurutnya, tim dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) tengah berupaya mengidentifikasi calon peserta di wilayah-wilayah terdampak tersebut.
Seperti diketahui, wabah Covid-19 ini memang sangat berdampak besar pada industri pariwisata. Banyak masyarakat memutuskan untuk stay di rumah karena takut tertular virus baru tersebut. Imbasnya, sektor pariwisata mandek. Pemerintah sendiri sudah memberi stimulus dengan memberikan diskon untuk penerbangan ke beberapa destinasi wisata dalam negeri.
“Kami akan mengambil peran melalui program kartu pra kerja ini,” tutur Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut.
Ida memastikan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan industri menyangkut program kartu pra kerja ini. Oleh karenanya, program vokasi yang diberikan pun akan dimatch-kan dengan kebutuhan mereka. “Karena industri adalah user dari program pelatihan ini kan,” tegasnya.
Lebih lanjut, dia mengatakan, dalam program ini nantinya juga diperuntukkan bagi calon PMI. Sebab, mulai saat ini, tanggung jawab pemberiaan skill dan kompetensi pekerja migran sudah dialihkan ke pemerintah. Tidak lagi berada di Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI). Dengan kata lain, selain pelatihan gratis yang diterima, mereka juga bakal mendapat uang Rp 500 ribu setelah pelatihan berakhir.
Dari kuota 2 juta orang penerima kartu pra kerja tahun 2020, diperkirakan sekitar 12,5 persen bakal dialokasikan untuk calon PMI. Angka tersebut mengacu pada rata-rata jumlah pengiriman pekerja migran Indonesia ke luar negeri setiap tahunnya. “Karena pekerja migran kan juga membutuhkan skill yang mumpuni,” ungkapnya. Dengan begitu, mereka bisa bersaing mendapatkan pekerjaan yang menjanjikan.(mia)
batampos.co.id – Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Penerbangan Indonesia (Perdopsi) menyarankan agar penumpang yang sakit untuk tidak melakukan penerbangan. Hal itu sesuai dengan slogan If you’re sick, don’t fly (jika Anda sakit, jangan terbang). Langkah tersebt penting dilakukan untuk mencegah penularan virus korona (Covid-19).
Ketua Perdopsi dr. Wawan Mulyawan Sp.KP dalam diskusi di Kantor Angkasa Pura II, Tangerang. Kamis (12/3) menjelaskan imbauan tersebut agar masyarakat yang sehat tetap bisa terbang dan merasa aman saat melakukan penerbangan. ”Target utama adalah bagaimana agar masyarakat tetap berani menggunakan pesawat terbang,” kata dia.
Sebab, dia menyebutkan, sebanyak 80 persen orang dinyatakan positif terkena virus korona tanpa menunjukkan gejal. Dan, meereka yang menunjukkan gejala hanya 15 persen, serta yang betul-betul sakit hanya lima persen.
Dalam kesempatan sama, dr Ahmad Hidayat mengatakan, kasus yang tidak terdeteksi dari bandara karena masa inkubasi virus itu merentang sampai selama 14 hari.
Artinya, lanjut dia, bisa saja penumpang tersebut sudah terkena virus namun tidak memunculkan gejala. “Kalau seandainya ada yang lolos (di bandara, Red) mungkin masih masa inkubasi,” terangnya.
Menurut dia, peralatan di bandara sudah memadai dan pihak bandara juga sudah melakukan sesuai prosedur. Seperti wajib diperiksa suhu tubuh dengan pemindai (thermal scanner) atau thermal gun serta warga negara asing (WNA) Korea Selatan, Iran dan Italia atau penumpang yang memiliki riwayat perjalanan ke negara-negara tersebut harus mengantongi sertifikat health care alert dari otoritas kesehatan setempat.
Dalam kesempatan sama, pengamat penerbangan dari Communicavia mengatakan bahwa bandara hanya sebagai penyaring (filter) bukan benteng untuk mencegah masuknya virus corona.
Dalam hal ini, Ia menilai tergantung bagaimana pihak Kementerian Kesehatan sebagai leading sector melakukan komunikasi kepada masyarakat dan Kementerian Perhubungan untuk melaksanakan langkah-langkah mitigasi. “Ini bagaimana Kemenkes melakukan komunikasi, kalau saya lihat peralatan di bandara itu, thermal scanner semua benda yang bersuhu 37 derajat ke atas itu terdeteksi, entah itu makanan, handphone atau kamera,” urainya.
Dia juga menilai prosedur yang dilakukan bandara internasional di Indonesia sudah seperti di negara-negara lain, yang memiliki kasus lebih besar, di antaranya wajib menyertakan sertifikat kesehatan (health care alert) bagi WNA di negara -negara Italia, Iran dan Korea Selatan.
Sementara itu, sampai berita ini ditulis, jumlah suspect (terduga) korona di Indonesia bertambah menjadi 34 kasus dari semula hanya dua kasus.(antara)
batampos.co.id – Marina City yang dikenal sebagai kawasan wisata terpadu terus berbenah. Selain meningkatkan kegiatan di lokasi wisata untuk menggaet wisatawan, kawasan ini juga terus mengembangkan fasilitas pendukung untuk memanjakan masyarakat sekitar, tepatnya di Marina-Basecamp (Mabes) sebagai kawasan pemukiman warga.
Fasilitas pendukung terbaru adalah Pasar Victoria. Pasar basah yang berada di kawasan Perumahan Victoria ini awalnya merupakan lokasi pasar kaget. Karena ada sambutan antusias dari masyarakat yang bermukim di sekitarnya, PT Citra Perdana Cemerlang selaku pengembang Perumahan Victoria akhirnya membuka pasar basah.
Pasar ini dibangun selama lima bulan dengan model bangunan yang cukup modern dan mewah. Pasar yang dibangun untuk mengakomodir pedagang dari lapak pasar kaget ini sudah resmi beroperasi sejak, Rabu (11/3) pagi melalui seremonial opening.
Berada di atas lahan seluas 2.500 meter persegi pasar ini memiliki 64 lapak kios untuk pedagang. Direktur Pasar Victoria dan sekaligus Developer Perumahan Victoria, Toni Sin menyebutkan, lapak-lapak kios ini disewakan dengan harga yang terjangkau, sehingga sesuai dengan konsep pasar yakni tempat belanja yang nyaman dengan harga pasar kaget.
”Orientasi kita untuk memanjakan pedagang dan masyarakat sekitar sini. Selama pasar kaget dibuka, antusias masyarakat dan pedagang sangat tinggi sehingga kita buatkan pasar yang lebih baik,” ujarnya.
Lapak atau kios yang ada di dalam gedung pasar dibuka setiap hari. Sementara pasar kaget yang mengelilingi lokasi gedung pasar dibuka tiga kali seminggu, yakni Senin, Rabu, dan Sabtu.
Selain pasar, fasilitas penunjang di kawasan Marina yang sudah tersedia di antaranya wahana hiburan air atau kolam renang, fasilitas pendidikan, hingga fasilitas olahraga dan lain sebagainya.
Lurah Tanjungriau, Agus Sofyan menyebutkan, perkembangan pembangunan di wilayah Marina khususnya Mabes yang merupakan kawasan permukiman warga sudah cukup baik. Selain dilengkapi fasilitas penunjang, kawasan ini juga perlahan ditata. Segala fasilitas jalan dan kebutuhan dalam permukiman mulai dipenuhi satu persatu.
”Intinya perkembangan di sekitar Mabes sudah sangat baik. Mari kita sama-sama bergandengan tangan untuk terus memajukan lingkungan tempat tinggal kita. Pemerintah pasti mendukung kalau untuk kebaikan bersama,” ujar Agus.(eja)
batampos.co.id – Presiden Joko Widodo mengungkapkan saat ini mengonsumsi jahe merah tiga kali dalam satu hari sejak wabah corona menyebar.
Padahal biasanya, Jokowi mengatakan konsumsi jahe merah hanya dilakukan satu kali sehari. Yaitu, pada pagi hari demi menjaga kesehatan.
“Saya biasanya tiap hari minum itu, temulawak, jahe, sereh, kunyit, saya campur. Saya minum hanya pagi hari. Sekarang karena ada virus corona, saya minumnya pagi, siang, malam,” ujarnya di Istana Negara, Jakarta, Kamis (12/3/2020).
Tak cuma untuk konsumsi pribadinya, Jokowi juga menyajikan minuman jahe merah ke seluruh tamu yang hadir di kantornya. Hal ini dilakukan demi menekan penularan virus corona.
“Sekarang tamu-tamu saya kalau pagi, siang, dan malam saya beri minuman itu. Bukan teh, tapi temulawak, jahe, sereh, kunyit, campur jadi satu,” jelasnya.
Jokowi menyadari kebiasaannya itu, termasuk masyarakat Indonesia yang sedang berburu rempah-rempah, membuat harganya melonjak hingga lima kali lipat belakangan ini.
Sebelumnya khasiat jahe merah juga disebutkan oleh Menteri Kesehatan RI, Terawan Agus Putranto, Jahe merah tinggi akan antioksidan yang berfungsi sebagai zat pencegah radikal bebas yang menimbulkan kerusakan pada sel-sel tubuh.
Rimpang jahe mengandung 19 komponen bioaktif yang berguna bagi imun tubuh.
Istimewa
Jahe merah merupakan tanaman asli yang ditanam oleh petani Indonesia, dan juga sudah digunakan turun temurun untuk berbagai penyakit.
Berbagai penelitian menyebutkan bahwa jahe merah memiliki fungsi sebagai antiinflamasi dan antioksidan, sehingga dapat membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh dari serangan virus maupun bakteri.
Jahe merah tersebar hampir di seluruh daerah di Indonesia, seperti di daerah Jawa, Sumatera dan Sulawesi.
Berdasarkan penelitian Dugasani pada 2010 dalam Comparative antioxidant and anti-inflammatory effects of gingerol dan shogaol,
Jahe Merah mengandung gingerol dan shogaol yang terbukti memiliki kemampuan meningkatkan kekebalan tubuh supaya tidak terserang penyakit, bakteri dan virus berbahaya termasuk virus corona.
Selain berfungsi sebagai antioksidan, tanaman rimpang bernama latin Zingiber officinale ini juga berfungsi sebagai antiemetik hingga antibakteri dan peradangan.
Kadar gingerol pada jahe merah lebih tinggi dibanding jahe gajah yang ternyata paling sering digunakan masyarakat saat ini.
Kadar gingerol yang lebih tinggi, berat per rimpang yang lebih berat, dan kandungan minyak atsiri yang lebih banyak membuat jahe merah lebih efektif buat kesehatan masyarakat dibanding jahe gajah dan juga jahe emprit.
Tips sederhana untuk mencegah virus corona adalah dengan rajin mencuci tangan dengan air dan sabun, hindari menyentuh mata, hidung, dan mulut saat tangan kotor.
Hindari juga kontak langsung dengan hewan liar dan ternak, serta menggunakan masker saat aktivitas.
Namun semua itu akan percuma bila kita tidak menjaga kesehatan dan daya tahan tubuh kita.
Untuk itu selalu konsumsi jahe merah sebagai tambahan imun bagi tubuh kita. Pilih produk yang mengandung jahe merah.
Pilih bejo jahe merah, yang ada jahe merahnya.(*)
batampos.co.id – Dam Duriangkang mengalami penyusutan air hingga minus 3,15 meter per 10 maret 2020, dari permukaan bangunan pelimpah. Selain itu kondisi waduk duriangkang semakin memprihatinkan.
Waduk Duriangkang merupakan waduk terbesar yang melayani 80 persen kebutuhan air bersih di Kota Batam saat ini.
Waduk tersebut menyuplai kebutuhan air untuk 225.909 pelanggan. Direktur ATB, Benny Andrianto, mengatakan, penyusutan di Dam Duriangkang semakin parah.
“Water rationing merupakan langkah untuk menghemat persediaan cadangan air baku tersedia yang bersumber dari air hujan,” ujarnya, Kamis (12/2/2020).
Mengingat, curah hujan sempat berkurang signifikan beberapa waktu lalu, mengakibatkan air baku di lima Dam yang dikelola PT ATB mengalami penyusutan.
Kondisi dam Duriangkang. HIngga saat ini BP Batam memilik solusi untuk mengatsi krisis air di Kota Batam. Foto; batampos.co.id/dalil Harahapi
“Terpaksa kita memberlakukan program water rationing di wilayah suplai Dam Duriangkang,” katanya lagi.
Berikut area yang terdampak dari akibat penyusutan air di Dam Duriangkang yaitu:
1. Kecamatan Batam Kota:
Batam center, Batam Kota, Kepri Mall dan Sukajadi.
2. Kecamatan Batuaji:
Tanjung uncang dan Aviari
3. Kecamatan Sagulung
Tembesi dan Kavling lama.
4. Kecamatan Lubukbaja
Nagoya, Baloi, Pelita dan Baloi Mas.
5. Kecamatan Seibeduk
Panbil dan Tanjungpiayu.
6. Kecamatan sekupang
Marina
7. Kecamatan Batuampar
8. Kecamatan Bengkong
9.Kecamatan nongsa
Kabil, punggur
Head of Secretary PT ATB, Maria Y Jacobus, menjelaskan bahwa jadwal penggiliran dilakukan dengan cara dua hari off dan 5 hari on.
“Untuk skenario satu, mati air di hari Kamis dan Minggu dan skenario dua, mati air di hari Sabtu dan Minggu,” jelasnya.
Skenario penggiliran akan dimulai sejak Sabtu (15/3/2020) mendatang.
“Tujuan penggiliran untuk memperpanjang umur dam hingga 23 hari sampai 6 Juli 2020. Tanpa penggiliran hanya bertahan hingga 13 Juni 2020,” jelasnya.(nto)
batampos.co.id – Penanganan pasien positif korona (COVID-19) menunjukkan tren positif. Setelah tiga pasien positif korona di RSUP Persahabatan, Jakarta Timur, dinyatakan sehat, kini kabar baik pun datang dari Jepang. Sembilan warga negara Indonesia (WNI) di kapal Diamond Princess pun dinyatakan sembuh.
Mereka dinyatakan sembuh usai menjalani perawatan intensif di Jepang setelah dinyatakan positif korona. Sembilan orang itu diketahui merupakan anak buah kapal (ABK) di kapal pesiar Diamond Princess.
“Sembilan orang awak Diamond Princess sempat positif dan dirawat di Jepang. Kini sudah sembuh sebanyak 5 orang yang sampai ke Tanah Air. Disusul empat orang yang sudah lepas perawatan,” kata Juru Bicara Penanganan Virus Korona Achmad Yurianto di RSUP Persahabatan, Jakarta Timur, Kamis (12/3).
Kini WNI yang sudah sembuh itu tinggal menunggu tiket kepulangan ke Jakarta. “Harapannya 3 hari ke depan 9 (WNI ini sudah) di Tanah Air dalam keadaan sehat,” jelasnya.
Sementara itu, Panglima Komando Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I Laksamana Madya TNI Yudo Margono mengatakan, kondisi 68 ABK Diamond Princess yang diobservasi di Pulau Sebaru dalam keadaan sehat. Mereka secara rutin dipandu menjaga kebugaran tubuh.
Ada beberapa jenis olahraga yang dilakukan mereka. Mulai dari tenis meja, bulu tangkis, dan bola voli. Ada pula fasilitas hiburan yang disiapkan. Seperti peralatan karaoke, gitar, dan lain sebagainya.
“Dalam menjaga kondisi fisik agar 68 WNI tetap prima, setiap hari pukul 08.00 dan 17.00 para petugas kesehatan Kogasgabpad rutin memeriksa kesehatan mereka,” pungkas Yudo.(jpg)
batampos.co.id – Rumah Sakit Apung (RSA) dr Lie Dharmawan melakukan pengobatan kepada 200 warga Lingga yang menderita berbagi jenis penyakit.
Kapal ini merapat di Senayang Kabupaten Lingga. Dari jumlah tersebut, satu warga berumur 14 tahun menjalani operasi di atas RSA karena membutuhkan tindakan cepat mengatasi penyakitnya.
“Ini masalah emergensi sehingga harus cepat diatasi,” kata Lie Dharmawan saat mengikuti kegiatan pembukaan pengobatan RSA di Senayang, Selasa (10/3/2020).
Lie mengaku sangat bangga dengan sambutan yang diberikan masyarakat setempat, terlebih sambutan hangat dari Pemerintah Kabupaten Lingga.
Dirinya mengaku mendapat motivasi baru untuk berbuat lebih lagi kepada warga agar selalu sehat dan mendapat kesembuhan.
RSA dr Lie melakukan pengobatan kepada 200 warga di kabupaten Lingga, Provinsi Kepri. Foto: doctorshare.org
Lie juga memberikan contoh kepada masyarakat Indonesia, terutama warga Senayang agar berbuat tanpa pamrih sesuai dengan Pancasila sila kelima.
Dengan semangat itu, dirinya bersama 28 tim medis dan lima awak kapal mau bersandar
di pulau Senayang.
Sementara itu, Bupati Lingga, Alias Wello, mengaku terharu, bahkan sempat meneteskan air mata melihat kondisi yang terjadi di wilayah dimana dia bertugas.
Pria yang akrab disapa Awe ini juga mengaku telah melakukan sejumlah tindakan agar Kabupaten Lingga memiliki RSA seperti milik dr Lie.
“Sudah barang tentu kerja besar seperti ini memerlukan orang-orang berjiwa besar, berpikir besar dan semangat yang tangguh, sehingga dapat mewujudkan harapan masyarakat yang besar pula,” ujar Alias Wello.
Alias Wello menceritakan segala upaya yang dilakukan sampai harus pulang pergi ke Jakarta, untuk ketemu Menkes Siti Fadillah dengan membawa proposal meminta bantuan untuk RSA seperti dr Lie.
Upaya itu juga dibantu mantan menteri dan DPR RI Lukman Edi dan Asman Abnur, namun hingga saat ini belum mendapat persetujuan.
Upaya ini dilakukan mengingat kebutuhan masyarakat wilayah kepulauan akan jaminan kesehatan yang sama dengan masyarakat daratan.
Namun dengan kondisi APBD Kabupaten Lingga yang terbatas sehingga mimpi tersebut belum juga dapat terwujud.(wsa)
batampos.co.id – Dalam beberapa hari ke depan, cuaca di Batam diperkirakan masih cerah dengan intensitas hujan yang masih cukup minim.
Bahkan, karena kelembapan udara yang rendah di langit Batam, juga belum dapat memicu hujan dengan intensitas tinggi.
Stasiun Meteorologi (Stamet) Hang Nadim Batam, memperkirakan di akhir Maret, potensi hujan akan meningkat.
Hujan yang turun bersifat lokal, namun dengan intensitas rendah hingga sedang. Potensi hujan juga akan terus meningkat di April, Mei dan Juni.
Dari data yang dimiliki Stamet Hang Nadim, frekuensi hujan tertinggi selain di Desember, juga terjadi di Mei.
”Namun, intensitasnya tidak setinggi Desember,” kata Forecaster Stamet Hang Nadim, Aprilia Susilowati, Rabu (11/3/2020).
Di akhir Maret, kata April, hujan turun walaupun bersifat lokal, namun intensitasnya akan semakin sering.
Dalam seminggu ke depan, Aprilia mengatakan, potensi hujan tetap ada. Namun, potensi tersebut kecil.
”Apabila ada hujan, sifatnya lokal dengan intensitas rendah,” ungkapnya.
Penyebab rendahnya intensitas hujan ini, karena kelembapan udara lapisan atas yang cenderung rendah.
Ditambah lagi, kecepatan angin yang cukup tinggi, sehingga menyebabkan potensi pembentukan awan-awan hujan di wilayah Kepulauan Riau berkurang.
”Secara umum, kondisi cuaca esok hari diprakirakan cerah berawan dan terdapat potensi terjadi hujan lokal dengan intensitas ringan di beberapa wilayah,” tuturnya.
Aprilia berharap, masyarakat dapat menghemat penggunaan air. Karena, dari pemberitaan akhir-akhir ini, waduk-waduk di beberapa wilayah Batam mengalami
penyusutan.
Intensitas hujan yang turun cukup rendah, tentunya tidak dapat meningkatkan debit air di waduk-waduk tersebut.
batampos.co.id – Kepala Perwakilan Ombudsman Kepulauan Riau, Lagat Parroha Patar Siadari menyebutkan, lahan atau agraria menjadi masalah yang paling banyak dilaporkan kepada lembaga pengawasan pelayanan publik itu.
”Paling banyak pengaduan di Kepri ini tetap pada masalah pertanahan. Pengaduan agraria itu mayoritas ada di Batam,” ujarnya, Rabu (11/3/2020).
Ia mengatakan, di Batam sendiri untuk urusan tanah ditangani oleh Badan Pertahanan Nasional (BPN) dan BP Batam.
Dimana, permasalahan yang terjadi yakni banyak tumpang tindih seritifikat tanah dan permasalahan administrasi yang tidak dilayani dengan baik oleh pihak yang berwenang.
”Atau permasalahannya itu dia punya kaveling asli, tapi terbit sertifikatnya atas nama orang lain. Setelah kita periksa, hasilnya dibatalkan sertifikat itu,” jelasnya.
“Karena pemilik kaveling itu bukan dia. Sudah ada beberapa yang kita suruh batalkan kepada BPN untuk sertifikatnya,” katanya lagi.
Ia mengungkapkan, ke depannya untuk mewujudkan zero komplain tentunya akan sulit, namun bukan berarti tidak bisa.
Sebab, tidak semua komplain tersebut berarti buruk dan sedikit komplain juga belum tentu baik pelayanan yang diberikan instansi kepada masyarakat.
”Yang kita harapkan dari komplain itu dijadikan untuk evaluasi perubahan. Sehingga, yang sudah baik dan semakin baik lagi ke depan sehingga nanti dia nanti jadi ideal,” tuturnya.
Dalam perayaan itu, Ombudsman sengaja menggagas acara dengan mengundang
beberapa instansi pelayanan publik yang sudah mencanangkan zona integritas dalam meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Me-
layani (WBBM).
”Ulang tahun Ombudsman ini sebagai pendorong bagi kami untuk terus meningkatkan pelayanan publik yang ada di Kepri,” ucapnya.
Tidak hanya itu, dengan usia yang sudah 20 tahun ini, Ombudsman juga melakukan evaluasi agar bisa menjalankan tugas dan fungsi yang tidak hanya mendorong instansi dalam memberikan pelayanan yang lebih baik atau hanya menerima laporan dan
memeriksa.
Akan tetapi, juga ikut berperan dalam melakukan pencegahan korupsi.
”Ada puluhan instansi yang sudah mencanangkan zona integritas, ini hal yang positif. Ini yang kita harapkan idealnya pelayanan publik itu bebas dari KKN,” katanya.
Adapun, instansi yang sudah mencanangkan zona integritas sudah puluhan, namun yang sudah menyandang predikat WBK baru Imigrasi Batam, Satlantas Polresta Barelang dan Rutan Tanjungpinang.
Ke depannya, Ombudsman akan terus mendorong instansi lainnya agar mendapatkan predikat WBK.
”Jadi Ombudsman sebenarnya terlibat WBK ini sebagai penilai eksternal bersama dengan Kemendagri,” jelasnya.
Karean itu, pihaknya turun dan menilai dengan indikator yang ada, termasuk penilaian masyarakat.
“Masyarakat puas atau tidak, apa kata masyarakat dari pelayanan yang diberikan. Kalau nilainya buruk maka jelek penilaiannya,” imbuhnya.(gie)