Rabu, 20 Mei 2026
Beranda blog Halaman 10569

Tabrakan, Kaki Siswa MAN 2 Diamputasi

0

batampos.co.id – Tabrakan yang melibatkan motor dan mobil terjadi di Jalan Golden
Prawn, Bengkong, Sabtu (21/3/2020) pagi.

Akibat tabrakan ini, pengendara motor, Mukhlis Effendi terluka di bagian kaki kanan hingga diamputasi.

Kecelakaan ini terjadi saat motor yang dikendarai Mukhlis, Yamaha BP 4070 EM melaju  dari arah SPBU menuju Golden Prawn.

Namun, saat berada di depan Kantor Kecamatan Bengkong, Mukhlis menyalip mobil yang berada di depannya.

“Saat menyalip itu ada mobil putih di depan (dari arah berlawanan) dengan kecepatan tinggi,” ujar Muchlis.

Muchlis menjelaskan mobil putih Toyota Agya BP 1786 HJ langsung menabraknya tepat
pada bagian samping kanan mobil. Sementara pengendara mobil, Yuskana Barus tak mengalami luka.

“Mobil itu langsung nabrak. Mungkin kaki kena jepit mobil,” kata Siswa kelas IX MAN 2 Batam ini.

Akibat tabrakan itu, Mukhlis kini dirawat di Ruang Teratau Lantai V RSBP, Sekupang. Ia
mengaku hingga saat ini tak ada pertanggungjawaban dari pengendara mobil.

“Kita sudah datangi yang punya mobil. Tapi belum ada etika baiknya,” kata salah
seorang guru Mukhlis, Ellyas.

Ellyas menjelaskan Mukhlis merupakan anak yatim piatu. Selama ini, Mukhlis bekerja
sebagai buruh tukang untuk mendapatkan belanja dan biaya sekolahnya.

“Untuk biaya operasi kemarin ada Kartu Indonesia Sehat (KIS)-nya. Sekarang lagi cari donasi juga untuk biaya pengobatannya,” kata Ellyas.

Ellyas menambahkan sudah melaporkan kejadian ini ke Unit Laka Lantas Polresta
Barelang.

Dia berharap biaya pengobatan Mukhlis bisa dibantu pengendara mobil. Sementara itu, Kasat Lantas Polresta Barelang, Kompol Yunita Stevany, membenarkan kejadian ini.

Ia mengatakan akan melakukan olah tempat kejadian perkara untuk memastikan kronologis tabrakan tersebut.(opi)

40 Sepeda Motor Ditilang

0

batampos.co.id– Satuan Lalu Lintas Polresta Barelang bersama personel Polsek Batam Kota menggelar cipta kondisi di wilayah Batam Center, Sabtu (21/3/2020) malam seki-
tar pukul 22.00 WIB.

Dalam kegiatan ini, polisi mengamankan dan menilang 40 sepeda motor. Kasat Lantas Polresta Barelang, Kompol Yunita Stevany, mengatakan, kegiatan ini dalam rangka pencegahan aksi ugal ugalan dan balap liar yang dilakukan muda-mudi di jalan raya.

“Jadi untuk mengetahui lokasi titik kumpulnya, ada anggota yang berpakaian preman untuk memantau lokasi mereka,” jelasnya.

“Kemudian anggota dengan seragam melakukan penindakan,” ujarnya lagi.

Yunita menjelaskan sampai saat ini banyak laporan yang diterima dari masyarakat,
khususnya pada akhir pekan di wilayah Batam Kota sering dijadikan tempat kumpul atau
balap liar.

Salah seorang pengendara yang terjaring razia di ruas Jalan Yos Sudarso, Batuampar. Foto: Satlantas Polresta Barelang utnuk batampos.co.id

“Aksi ugal-ugalan dan balap liar ini sangat membahayakan nyawa mereka (pengendara), termasuk pengguna jalan lainnya,” katanya.

Yunita menjelaskan dari sepeda motor yang diamankan dan ditilang rata-rata pengendara melakukan pelanggaran tidak mengenalan helm, spion, hingga menggunakan ban drag
bike yang tidak sesuai dengan spek keamanan jalan raya.

“Nanti saat pengambilan, motor-motor ini harus dilengkapi dengan perlengkapan  pabrikannya,” paparnya.

“Kemudian mengikuti sidang dengan undang-undang yang berlaku,” jelasnya lagi.

Yunita menjelaskan penindakan terhadap balap liar tersebut akan dilakukan rutin dengan mengambil lokasi yang berbeda-beda.

Ia juga berharap pengendara khususnya muda-mudi untuk tetap menjaga keselamatan dalam berkendara.

“Ini akan rutin terus kita lakukan. Sampai jalanan Batam kondusif,” tutupnya.(opi)

Pemko Batam Belum Perpanjang Masa Libur Pelajar

0

batampos.co.id – Pemko Batam belum mengambil keputusan untuk memperpanjang masa libur siswa TK, SD, SMP/sederajat menyusul Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan status masa tanggap keadaan darurat akibat virus corona (Covid-19) diperpanjang sampai 29 Mei 2020.

Perpanjangan masa tanggap darurat ini lantaran skala penyebaran virus tersebut sudah meluas.

Saat ini penyebaran virus corona sudah dikategorikan sebagai bencana skala nasional. Namun di satu sisi pemerintah pusat ataupun daerah belum menetapkan status darurat.

Sementara untuk di Batam, sejauh ini pasien positif corona di Kota Batam menjadi dua orang sejak Jumat (20/3/2020) lalu.

Ketua Gugus Penanganan Covid-19 Batam, Amsakar Achmad, mengatakan, ia juga sudah mendengar perpanjangan status masa tanggap keadaan darurat akibat virus corona.

Pemerintah Kota Batam belum membuat kebijakan perpanjangan libur sekolah. Namun, kebijakan yang telah dibuat saat ini tidak berbeda dari menindak lanjuti masa tanggap keadaan darurat virus corona.

”Edaran Walikota sampai dua minggu depan. Kalau nanti diperlukan kami akan tambah. Kalau tidak diperlukan (hanya sampai 28 Maret),” ujarnya beberapa waktu lalu.

Ilustrasi siswa Sekolah Dasar. Foto: Cecep Mulyana/batampos.co.id

Ia menjelaskan, saat ini Pemko masih melakukan penyisiran dalam upaya menemukan suspect virus corona.

Yang diharapkan, minggu depan semua warga Batam sudah dilakukan pemeriksaan.

Dari pemeriksaan hasil tersebut, Pemko Batam akan melakukan evaluasi terkait sudah sejauh mana tingkat kegawatdaruratan di Kota Batam.

Jika nantinya didapat kesimpulan bahwa Kota Batam masih dalam kategori biasa, maka pihaknya akan membuat kebijakan untuk mensekolahkan kembali siswa TK hingga tingkat SMP.

Akan tetapi, jika dari perolehan data yang menunjukkan jumlah suspect yang cukup signifikan maka Pemko akan meliburkan siswa.

”Kita harus siap, jadi tindakan yang kami ambil ke depan bergantung pada situasi nan-
ti setelah dilakukan observasi atau pemantauan di lapangan,” imbuhnya.

Sementara itu, Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mengharapkan tim penyisiran dapat menyelesaikan semuanya dalam waktu 14 hari ke depan.

Jika banyak yang sehat, maka kondisi Kota Batam dapat dikatakan bersih. Namun, jika masih ada yang sakit tentunya akan mengganggu yang lainnya karena penularan virus corona.

”Maka tolong bantu kami, jika dalam penyisiran nanti ada yang terlewat, atau sengaja melewatkan. Tolong kasih tahu, kami ambil, itu demi kesehatan kita,” jelasnya.

“Biaya semua ditanggung negara. Sampai yang besok diambil yang demam ini, itu ditanggung oleh Pemko,” tuturnya.

Adapun yang ditanggung oleh Pemko merupakan masyarakat yang mengalami gejala virus corona seperti demam, batuk, dan sebagainya.(gie)

Kemenhub Kaji Pembatasan Mudik Lebaran Tahun Ini

0

batampos.co.id – Pemerintah mewaspadai pergerakan orang saat pandemi Covid-19, termasuk saat Ramadan dan mudik Lebaran. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) kini sedang mengkaji segala aspek terkait penyelenggaraan mudik Lebaran. Termasuk menghitung konsekuensi larangan mudik gratis dan pembatasan angkutan mudik.

Kemenhub menilai ritual mudik yang melibatkan jutaan orang memperbesar risiko penularan Covid-19. Hal itu terkait dengan berkumpulnya penumpang di pelabuhan, bandara, stasiun, terminal, dan rest area jalan tol. ”Soal mudik tengah dibahas tim kecil,” kata Staf Khusus Kemenhub Bidang Komunikasi Adita Irawati kemarin.

Hasil pembahasan tim internal Kemenhub tersebut akan dibahas Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, lantas dilaporkan kepada Presiden Joko Widodo. Dita –sapaan Adita Irawati– menjanjikan sosialisasi keputusan pemerintah terkait mudik dalam waktu dekat. Terutama penyelenggaraan mudik gratis oleh pemerintah.

Menurut mantan vice president (VP) di Telkomsel itu, ada sejumlah pertimbangan terkait pengaturan mudik Lebaran kali ini. Jika mudik gratis dibatalkan atau mudik dengan angkutan umum dibatasi, dikhawatirkan jumlah pemudik dengan kendaraan pribadi melonjak. Ledakan pemudik dengan kendaraan pribadi tersebut membahayakan karena meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas. ”Kalau moda umum dilarang, pasti ada limpahan kendaraan pribadi,” ujar Dita.

Secara terpisah, Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi menjelaskan bahwa pihaknya sudah membuat surat edaran untuk operator bus maupun angkutan penyeberangan guna mencegah Covid-19. ”Kami tengah menyusun skema ketika larangan berkumpul ini diberlakukan sampai nanti (Lebaran),” ucapnya.

Di sisi lain, PT Kereta Api Indonesia (KAI) menerapkan kebijakan pengembalian penuh pembatalan tiket kereta api jarak jauh dan lokal untuk perjalanan 23 Maret hingga 29 Mei 2020. Hal itu sesuai dengan penetapan perpanjangan status keadaan tertentu darurat bencana wabah penyakit akibat virus korona di Indonesia oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga 29 Mei 2020 atau setelah Lebaran.

”Kebijakan pengembalian penuh ini kami terapkan juga untuk mendukung arahan pemerintah kepada masyarakat yang diminta membatasi kegiatan di luar rumah,” ujar VP Public Relations PT KAI Yuskal Setiawan.

Pembatalan, tambah Yuskal, dapat dilakukan secara daring di aplikasi KAI Access atau secara langsung di loket pembatalan stasiun mulai 23 Maret 2020. Sebelum kebijakan tersebut berlaku, penumpang yang membatalkan tiket akan dikenai pemotongan 25 persen.

Penumpang rombongan yang sudah menyerahkan uang muka dapat mengajukan pengembalian uang muka. Kemudian, rombongan yang belum mencetak tiket diberi sekali kesempatan untuk dapat mengajukan perubahan jadwal selama tempat duduk dan kereta penggantinya masih tersedia. Pelayanan untuk penumpang rombongan diberikan di kantor KAI tempat proses transaksi sebelumnya dilakukan.(jpg)

Melanggar Kebijakan Beraktivitas di Rumah, Warga Batam Bisa Ditindak Tegas

0

batampos.co.id – Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, menegaskan dengan wafatnya satu pasien Covid-19 i Batam, maka kebijakan beraktivitas dari rumah merupakan cara yang diambil oleh pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Maka dari awal, pihaknya mewanti-wanti kebijakan ini dapat dilaksanakan semua warga di Batam.

“Tujuan kita tidak lain untuk masyarakat sendiri, supaya tidak bertambah banyak yang terjangkit Covid-19 ini karena kontak orang ke orang,” ujar dia, tadi malam.

Pantauan Batam Pos di lapangan, imbauan pemerintah belum sepenuhnya dilaksanakan oleh masyarakat. Masih banyak yang memilih keluar. Bahkan, tak sedikit menghadiri acara, seperti pesta perkawinan atau kegiatan keagamaan lainnya.

Hal ini juga diakui Rudi. Karena itu, ia berjanji akan menegakkan aturan tersebut lebih tegas lagi untuk kepentingan masyarakat. “Besok (hari ini, red) sweeping seutuhnya. Akan saya tindak tegas ini. Tidak ada toleransi. Karena edukasi sudah kami sampaikan lewat medsos dan media lainnya. Semua kegiaan keramaian harus dihentikan total, saya akan tindak tegas kalau ada yang melanggar,” tegasnya. (iza/leo)

Pemerintah Berikan Insentif Khusus Tenaga Medis Pasien Korona, Ini Angkanya

0

batampos.co.id – Pemerintah Indonesia akan memberikan insentif bulanan kepada para tenaga medis. Hal ini diperuntukan khusus untuk daerah yang telah menyatakan tanggap darurat virus korona atau Covid-19.

Besaran insentif khusus untuk tenaga medis yang merawat pasien korona pun telah dihitung oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani. Hal ini diputuskan setelah melakukan rapat bersama terkait penanganan Covid-19.

“Pada kesempatan yang baik ini, kemarin kita telah rapat dan telah diputuskan telah dihitung oleh Menteri Keuangan bahwa akan diberikan insentif bulanan kepada tenaga medis,” kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (23/3).

Jokowi lantas merinci besaran insentif yang akan diterima oleh masing-masing tenaga medis. Menurutnya, dokter spesialis akan diberikan sebesar Rp 15 juta, dokter umum dan dokter gigi akan diberikan senilai Rp 10 juta.

Kemudian, bidan dan perawat akan diberikan sebesar Rp 7,5 juta dan tenaga medis lainnya senilai Rp 5 juta. Bahkan, tenaga medis yang meninggal dunia akibat menangani pasien korona akan diberikan santunan sebesar Rp 300 juta.

“Ini hanya berlaku untuk daerah yang menyatakan tanggap darurat,” ucap Jokowi.

Untuk diketahui, pasien terinfeksi korona pada Minggu (22/3) terdapat 514 kasus. Jumlah ini meningkat dari sebelumnya terdapat 450 kasus. Sementara itu, sebanyak 29 orang di antaranya telah sembuh, sedangkan 48 orang meninggal dunia. Sedangkan, 437 orang masih menjalani proses perawatan.(jpg)

Perjalanan Bus Trans Batam Dikurangi

0

batampos.co.id – Menanggapi surat edaran Wali Kota Batam terkait virus Covid-19  (corona), selaku pengelola Transportasi umum Bus Trans Batam, Dishub Kota Batam melalui BLU UPT Pelayanan Jasa Transportasi mulai memberlakukan penerapan pengurangan jumlah perjalanan (rit atau ritase) Bus Trans Batam di tiap
Koridor.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam, Rustam Efendi, mengatakan, dari 12 kali jalan (ritase) per hari, menjadi 10 ritase per hari bus yang beroperasi.

Hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi mengurangi kegiatan di luar rumah bagi warga Batam, sambil nantinya kebijakan ini masih terus akan dievaluasi.

Masyarakat menggunakan bus Trans Batam. Masyarakat yang menggunakan bus Trans Batam di wilayah Tanjungpiayu. Foto: Dalil Harahap/batampos.co.id

”Penerapan pengurangan jumlah ritase Bus Trans Batam di tiap koridor ini sudah kita
mulai sejak Jumat (20/3/2020),” sebut Rustam.

Ke depan, lanjutnya, jika mengharuskan untuk diberlakukan penghentian secara total terhadap kegiatan angkutan umum Bus Trans Batam, Dishub Kota Batam siap melak-
sanakan jika itu merupakan hasil kajian bersama dan arahan dari Wali Kota Batam.

Pada kesempatan ini, Rustam dengan tegas mengarahkan BLU UPT Pelayanan Jasa Trans-
portasi melakukan penyemprotan secara rutin disinfektan ke seluruh halte-halte dan Tranferpoint Trans Batam.

Serta menyediakan hand sanitizer di halte-halte yang merupakan titik kumpul turun naik penumpang.

”Meskipun dalam melaksanakan kegiatan dimaksud tidak ada anggarannya, namun
kita harus komitmen dalam usaha pencegahan virus corona atau Covid-19 tersebut,” tambahnya.

Begitu juga dengan persediaan cairan disinfektan yang sudah menipis, pihaknya
juga tengah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait baik unsur pemerintah maupun swasta untuk bisa bersinergi bahu membahu dalam upaya menyediakan cairan disinfektan, hand sanitizer bahkan pengadaan masker.

”Tidak dipungkiri bahwa transportasi umum merupakan titik rawan penyebaran, maka dari itu kita wajib benar-benar safety terhadap kebersihan dan pengaturan pola penumpukan penumpang,” ujar Rustam.(rng)

Kegiatan Keramaian Harus Dihentikan, Wali Kota: Melanggar, Kita Tindak 

0

batampos.co.id – Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, menegaskan dengan wafatnya satu pasien Covid-19 di Batam, maka kebijakan beraktivitas dari rumah merupakan cara yang diambil oleh pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Maka dari awal, pihaknya mewanti-wanti kebijakan ini dapat dilaksanakan semua warga di Batam.

“Tujuan kita tidak lain untuk masyarakat sendiri, supaya tidak bertambah banyak yang
terjangkit Covid-19 ini karena kontak orang ke orang,” ujar dia, Minggu (22/3/2020).

Pantauan Batam Pos di lapangan, imbauan pemerintah belum sepenuhnya dilaksanakan oleh masyarakat. Masih banyak yang memilih keluar.

Bahkan, tak sedikit menghadiri acara, seperti pesta perkawinan atau kegiatan keagamaan lainnya. Hal ini juga diakui Rudi.

Karena itu, ia berjanji akan menegakkan aturan tersebut lebih tegas lagi untuk kepentingan masyarakat.

“Besok (hari ini, red) sweeping seutuhnya. Akan saya tindak tegas ini. Tidak ada toleransi. Karena edukasi sudah kami sampaikan lewat medsos dan media lainnya,” jelasnya.

“Semua kegiatan keramaian harus dihentikan total, saya akan tindak tegas kalau ada yang melanggar,” tegasnya.(iza)

12 Hercules Dikerahkan untuk Bangun Rumah Sakit Khusus Corona di Batam

0

batampos.co.id – Sebanyak 12 pesawat membawa 140 ton material bangunan Rumah Sakit Infeksi Pulau Galang, dalam beberapa hari ini.

Jenis pesawat yang membawa material untuk pembangunan rumah sakit tersebut, C130
Hercules. Kadisops Lanud Hang Nadim, Mayor Wardoyo, mengatakan satu pesawat dapat membawa sekitar 12 ton material.

”Kami mendapat informasi, bahwa ada tiga kali pengiriman lagi yang akan datang ke Ba-
tam,” katanya, Minggu (22/3/2020).

Terkait jenis material yang datang, Wardoyo, mengatakan, kebanyakan terdiri dari par-
tisi, filter, respirator udara dan kelengkapan untuk bangunan lainnya. Selain dengan pesawat, material bangunan juga dibawa dengan menggunakan kapal.

”Bahan material ini tidak ditumpuk di Hang Nadim. Langsung dibawa ke Galang,”
ujarnya.

Selama di Bandara Hang Nadim pegawasan penurunan barang di bawah TNI AU. Namun saat pengawalan di bawah arahan kepolisian.

”Polresta Barelang yang kawal hingga sampai tujuan,” ucapnya.

Demi mempercepat pembangunan Rumah Sakit Infeksi di Pulau Galang tersebut, TNI AU siap kapan saja membongkar barang-barang yang datang.

”Kapanpun kami siap,” tuturnya.

Kondisi Rumah Sakit di Ex Camp Vietnam di Galang Kota Batam. RS tersebut rencananya dijadikan lokasi penanganan pasien yang didiagnosa mengidap virus corona. Foto: batampos.co..id/Dalil Harahap

Dari pantauan Batam Pos material itu begitu turun dari pesawat langsung dimasukan
ke dalam truk-truk yang telah disediakan.

Begitu satu pesawat dibongkar, barang tersebut langsung dibawa dengan pengawalan dari polisi.

Sebelumnya, Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, menyebutkan, pembangunan ditar-
get hanya dua sampai tiga minggu.

Ini sesuai arahan dari Presiden dan pembangunan tidak hanya bangunan untuk observasi, tetapi juga fasilitas pendukungnya, seperti rumah dokter dan perawat, dapur umum, gudang, laundry, dan lainnya.

Basuki menjelaskan, pembangunan fasilitas observasi penyakit menular di Pulau Galang dibagi menjadi 3 Zonasi.

Yakni Zona A meliputi gedung penunjang seperti mes petugas, dokter dan perawat,
gedung sterilisasi, gedung farmasi, gedung gizi, laundry, gudang dan power house.

Zona B meliputi fasilitas penampungan dan fasilitas pendukung seperti ruang isolasi, ruang observasi, laboratorium, ruang sterilisasi, GWT, Central Gas Medik, instalasi
jenazah, landasan helikopter (helipad), dan zona utilitas.

Dan terakhir Zona C peruntukannya untuk tahap berikutnya (menyesuaikan kebu-
tuhan) dengan memanfaatkan cadangan lahan.(ska/eja)

Surya Paloh Sediakan Hotelnya untuk Tempat Isolasi ODP Covid-19

0

batampos.co.id – Pemerintah menyebut ada pengusaha dan tokoh nasional yang akan rela hotel miliknya digunakan untuk melayani pasien virus korona atau Covid-19. Publik pun dibuat bertanya-tanya, siapa sosok dimaksud.

Ketua DPP Partai Nasdem, Willy Aditya mengatakan ketua umumnyalah yang merelakan hotel miliknya digunakan oleh pemerintah untuk penanganan Covid-19. “Digunakan untuk pemerintah untuk ODP (orang dalam pengawasan). Dan penggunaannya, pemerintah yang memanage-nya,” ujar Willy, Jumat (20/3).

Willy mengatakan hotel yang dimiliki Surya Paloh tersebut berada di kawasan Gunung Sahari, Jakarta Pusat. Surya Paloh, kata Willy, berharap hotel tersebut bisa digunakan sebaik-baiknya oleh pemerintah.

“Itu namanya Hotel the Media, itu di Jalan Gunung Sahari,” ungkapnya.

Selain itu, Willy mengatakan dari informasi yang ia terima bahwa angka orang yang positif virus korona diperkirakan meningkat. Sehingga dia berharap pemerintah bisa mengatisipasinya, apalagi wabah ini meluas jelang Ramadan dan hari raya.

“Ini kan tren akan naik pas Ramadan karena ada aktivitas yang tinggi. Dan kemudian ada mudik. Ini harus kita antisipasi bersama-sama itu akan menjadi sebuah grafiknya bisa ditekan‎,” ungkapnya.(jpc)