Rabu, 27 Mei 2026
Beranda blog Halaman 10675

Masker N95 Ludes, Warga Jakarta Beli Masker Tukang Las

0

batampos.co.id – Sejumlah toko perlengkapan medis menyatakan surgery mask tipe N95 dan N99 telah habis terjual. Alhasil, beberapa warga memilih membeli masker tukang las.

Seperti dikutip PojokSatu.id (Jawa Pos Group), sejumlah toko medis seperti Kimia Farma, Guardian, Century, Watson, hingga toko perlengkapan rumah tangga Ace Hardware di Mall FX Sudirman menyatakan masker N95 dan masker N99 telah habis terjual.

Selain itu, Guardian, Watson, Century serta Ace Hardware di Mall Kuningan City pun menyatakan hal yang sama. Minimarket Indomaret dan Alfamart di Blok M, Gandaria dan Radio Dalam pun kompak mengatakan masker surgery telah habis terjual.

Menyusul adanya dua orang warga Depok yang dinyatakan positif virus corona dan telah menjalani perawatan intensif di RSPI Sulianti Suroso Jakarta Utara. Warga yang mengeluhkan habisnya masker tersebut berburu masker KW10-299 atau half masker respirator yang biasa digunakan untuk mengecat tembok, maupun semprotan gas air mata.

Salah seorang warga Buaran Jakarta Timur bernama Barikatul Hikmah memborong sedikitnya empat masker tukang las tersebut. “Iya beli empat buat anak, orangtua sama adik, untuk antisipasi aja sih,” ucap Bari, Senin (2/3).

Selain Bari, warga Pecenongan yang merupakan keturunan Tiongkok yang tidak mau menyebutkan namanya juga ikut memborong masker tersebut. Dia sempat berebut dengan salah satu pelanggan di Ace Hardware lantaran membeli terlalu banyak masker. “Kasian bu yang lain nanti enggak kedapetan,” ucap pelanggan itu.

“Saya juga perlu untuk menjaga keluarga saya mbak,” jawab ibu-ibu tersebut.(jpg)

Pria Beristri Cabuli Anak Tetangga

0

batampos.co.id – JS, pria berusia 33 tahun harus berurusan dengan hukum. Warga Batuaji ini diadukan oleh isterinya sendiri ke Polsek Batuaji.

Sebab, ia tega mencabuli gadis 11 tahun yang tak lain adalah anak tetangganya sendiri.
JS sudah mendekam di sel tahanan Mapolsek Batuaji sejak awal Februari lalu dan dijerat Undang-undang Perlindungan Anak.

Kanit Reskrim Polsek Batuaji, Iptu Theo, menuturkan, aksi pencabulan ini terjadi pada akhir Januari lalu.

Saat itu, JS memanfaatkan kedatangan korban ke rumahnya untuk memakai WiFi gratis seusai pulang sekolah.

Pelaku dengan berbagai cara akhirnya mencabuli korban di ruang tamu rumahnya. Aksinya ini tergolong nekat, sebab dilakukan di hadapan anak gadis kandungnya yang masih seusia dengan korban.

“Korban ini datang ke rumah pelaku karena pelaku punya anak gadis seusianya juga. Korban menumpang WiFi untuk main smartphone-nya. Entah bagaimana cara pelaku mencabuli korban di depan anak gadisnya sendiri,” ujar Theo.

Aksi tak senonoh pelaku ini terkuak pada keesokan harinya saat korban pulang dari sekolah berjumpa dengan istri pelaku.

Karena sudah memiliki hubungan dekat selama ini, korban lantas menceritakan kejadian itu kepada istri pelaku.

Mendengar itu, istri pelaku naik pitam, apalagi kejadian itu dilakukan di depan anak gadisnya juga.

“Orangtua korban juga tak terima, sehingga dilaporkan ke sini dan pelaku kami aman-kan,” ujar Theo.

Saat diinterogasi polisi, JS mengelak disebut sebagai pelaku pencabulan. Menurutnya, dia hanya memijat-mijat paha korban sehingga tak sengaja tangannya memegang area sensitif korban.

Namun demikian, polisi tak begitu saja percaya. Sebab dari pe-ngakuan korban, pelaku sempat menempelkan alat vitalnya pada korban.(eja)

Kasus Virus Korona di Tiongkok Menurun

0

batampos.co.id – Berdasar data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) per Selasa (3/3), tercatat ada 90.893 kasus positif virus Korona di seluruh dunia. Sebanyak 50 ribu diantaranya dinyatakan sembuh dan angka kematian 3.110 orang.

Dan yang melegakan, negara sumber virus yakni Tiongkok, angka penularan mulai menurun. Pada Selasa (3/3) Tiongkok melaporkan ada 129 kasus baru. Angka itu lebih rendah sejak 20 Januari 2020. Saat itu terdapat 278 kasus positif virus Korona jenis baru atau COVID-19.

“Angkanya menunjukkan bahwa perkembangan yang ada di Tiongkok menurun. Sementara terjadi perubahan atau peningkatan di negara di luar Tiongkok termasuk empat negara yaitu Iran, Jepang, Korea Selatan, dan Italia,” ungkap Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi pada Selasa (3/3) malam di Hotel Borobudur, Jakarta.

Menlu Retno juga memberikan penegasan bahwa hal tersebut tidak bisa dibiarkan begitu saja. Pemerintah harus lebih ketat lagi dalam melindungi masyarakatnya, baik di dalam dan luar negeri.

“Oleh karena itu dari waktu ke waktu kita terus memonitor kondisi WNI, semuanya kita monitor tetapi perhatian kita berikan kepada negara-negara yang sedang mengalami perkembangan kasus yang signifikan,” tuturnya.

Pihaknya juga telah melakukan komunikasi secara intensif kepada para WNI, khususnya di empat negara tadi. Untuk sejauh ini, kondisi WNI di negara tersebut dalam kondisi yang baik.

“Sementara yang dari Korea Selatan, Italia, dan Iran, kondisi WNI kita dalam kondisi baik dan komunikasi intensif terus dilakukan dengan KBRI kita,” kara Retno.

Selain itu, perwakilannya juga melakukan komunikasi intensif dengan otoritas setempat dengan memberikan semangat bahwa mereka bisa menangani masalah tersebut. “Karena sekali lagi di dalam situasi seperti ini diperlukan saling dukung satu sama lain. Jangan kita panik, kita mesti waspada tetapi kita juga harus memberikan dukungan kepada otoritas negara lain yang ada warga negara kita bahwa mereka akan mampu,” tutupnya.(jpg)

Penyebab Tagihan Air Naik Dua Kali Lipat

0

batampos.co.id – Hingga saat ini PT ATB belum ada menaikkan tarif air bersih sejak sembilan tahun lalu atau tepatnya pada 2011 lalu.

Public Relations (PR) & Media ATB, Wijanarko Iksa, menjelaskan, ada beberapa faktor penyebab tagihan air tinggi oleh beberapa pelanggan.

Seorang anak warga Bengkong Laut tengah membuka keran untuk mengambil air di siang hari. Pasca pekerjaan penguatan jaringan pipa distribusi yang dilakukan ATB, warga Bengkong Laut sudah dapat menikmati air lebih lama. Foto: ATB untuk batampos.co.id
  1. Terdapatnya kebocoran dalam jaringan pipa rumah pelanggan yang tidak terdeteksi      yang masuk ke dalam tagihan pelanggan.
  2. Pemakaian air yang lebih banyak dari bulan sebelumnya dapat menyebabkan                kenaikan pada tagihan air pelanggan. Penggunaan air menjadi berlebih dari                  sebelumnya ketika kedatangan kerabat yang berkunjung ke rumah atau sedang            merenovasi rumah.
  3. Tagihan air membengkak pada suatu rumah tangga juga dapat disebabkan karena        kebiasaan dalam menggunakan air. Bisa saja keluarga yang lebih banyak anggota        keluarganya lebih bijak menggunakan air bersih, dibandingkan dengan keluarga          yang memiliki anggota keluarga yang lebih sedikit.

“Untuk informasi lebih lengkap bisa datang langsung ke kantor pelayanan ATB untuk dilakukan pengecekan. Namun, kami berharap pelanggan dapat lebih bijak dalam menggunakan air,” ujarnya.

Sehingga tagihan yang dibayarkan akan lebih sedikit, jika pelanggan dapat menggunakan air dengan lebih hemat.

Dengan itu, kita juga dapat bersama-sama menjaga ketersediaan air baku yang terbatas di kota Batam.(she)

Panic Buying, Volume Belanja Harian Naik Hingga 15 Persen

0

batampos.co.id – Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) mengaku, perilaku konsumsi masyarakat memborong barang kebutuhan pokok mendorong kenaikan volume belanja harian. Ketua Umum Aprindo Roy Mandey menyebut, kenaikan volume belanja masyarakat harian mencapai 10 hingga 15 persen dibanding hari biasanya.

Meskipun demikian, kenaikan tersebut disebut wajar dan diperkirakan hanya bersifat sementara. “Hanya bersifat sementara dan naiknya juga tidak terlalu signifikan, sekitar 10 sampai 15 persen,” ujarnya di Hotel Borobudur Jakarta, Selasa (3/3).

Pihaknya pun terkejut dengan perilaku masyarakat yang merespons pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi), Senin (2/3) kemarin. Presiden Jokowi menyatakan virus korona sudah masuk ke Indonesia melalui dua orang warga asal Depok.

Roy mengungkapkan, peristiwa panic buying tersebut tak hanya terjadi di ibu kota. “Fenomena ini terjadi sangat cepat. Kemarin laporan dari teman-teman di daerah, ada sekitar enam kota, seperti Jakarta, Bandung, hingga Surabaya,” jelasnya.

Roy meminta kepada masyarakat agar dapat bersikap bijaksana dalam menghadapi situasi saat ini. Dia menjamin, bahan pokok dan kebutuhan sehari-hari masih aman dan cukup tersedia.

“Pasokan sangat aman, para peritel memastikan stok aman dan tidak ada kelangkaan barang,” tuturnya.

Pihaknya juga memastikan, anggota Aprindo akan selalu siap memenuhi kebutuhan pangan maupun non-pangan bagi masyarakat di seluruh Indonesia. “Serta mengambil tindakan atau kebijakan yang dianggap perlu untuk memastikan bahwa kebutuhan masyarakat dapat terlayani dengan cukup dan baik,” pungkasnya.(jpg)

Enam Pejabat Polresta Berganti

0

batampos.co.id – Enam pejabat di lingkungan Polresta Barelang resmi berganti. Pergantian ini ditandai dengan serah terima jabatan (sertijab) di Lapangan Apel Mapolresta Barelang yang dipimpin oleh Kapolresta Barelang, AKBP Purwadi Wahyu Anggoro, Selasa (3/3/2020) pagi.

Kapolresta Barelang, AKBP Purwadi Wahyu Anggoro, memimpin sertijab pejabat di lingkungan Polresta Barelang, kemarin. Foto: batampos.co.id/Yofi

Jabatan yang diganti di antaranya:

  1. Kasat Lantas Polresta Barelang, yang sebelumnya dijabat Kompol Muchlis Nadjar,          digantikan oleh Kompol Yunita Stevany yang sebelumnya menjabat Kapolsek                Lubukbaja. Muchlis akan mengisi jabatan sebagai Kabag Ops Polresta Barelang.
  2. Kapolsek Lubukbaja akan diisi mantan Kabag Ops Polresta Barelang, Kompol Arya        Tesa Brahmana.
  3. Kapolsek Sekupang, AKP Ulil Rahim, mengisi jabatan Kaurpamwal Spripim Polda          Kepri. Jabatan yang ditinggalkannya, diisi oleh AKP Yudi Arvian yang sebelumnya          menjabat Spripim Polda Kepri.
  4. Jabatan Kabagsumda diserahterimakan dari Kompol Dunya Harun ke Kompol                Sarbini, yang mana sebelumnya memangku jabatan selaku Ka Korsis SPN Polda            Kepri.
  5. Dunya menjabat Kasat Binmas Polresta Barelang. Sedangkan jabatan Ka Korsis SPN      Polda Kepri, dijabat Kompol Ramses Marpaung.

Kapolresta Barelang, AKBP Purwadi Wahyu Anggoro, mengatakan, mutasi jabatan ini merupakan hal yang lumrah dan biasa di lingkungan Polri.

Dengan tujuan untuk penyegaran dan memotivasi kinerja personel.

“Yang lebih penting bahwa mutasi jabatan dilakukan untuk kepentingan organisasi. Semoga kita semua selalu amanah dalam mengemban tugas,” kata Purwadi.(opi)

Jalan Tol Pekanbaru – Bangkinang, Ada 34 Persimpangan

0

batampos.co.id – Pembebasan lahan untuk pengerjaan Tol Ruas Pekanbaru – Bangkinang butuh dukungan penuh dari masyarakat. Sosialiasi yang dilakukan Pemkab Kampar juga harus intens. Pasalnya, ada banyak desa dan persimpangan yang akan dilewati ruas tol ini.

Dari daftar rencana crossing atau persilangan jalan Tol ruas Pekanbaru – Bangkinang, ruas tol ini akan melintasi 12 desa. Pada tabel Rancangan Teknik Akhir (RTA) yang diterima Riau Pos (grup batampos.co.id), juga ada 34 jalan yang akan mengalami persilangan dengan ruas tol Pekanbaru – Bangkinang tersebut.

Assisten II Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar Azwan menjelaskan, dari sekitar 34 buah persilangan yang direncanakan PT Hutama Karya itu, ada sejumlah Under Pass, Over Pass, Box Traffic, Box Portal dan lainnya yang akan dibangun.

”Dari data dalam daftar Crossing jalan itu, ada 3 Under Pass, 6 Over Pass, 8 Buah Box Traffic, 11 Box potal dan 5 Box Pedestarian. Dalam rancangan itu juga nanti akan ada satu Jembatan Penyebrangan Orang atau JPO. JPO ini kalau tidak salah akan dibangun di Desa Muara Jalai. Kalau teknisnya nanti HK yang lebih tahu,” terangnya seperti dikutip dari Riau Pos, Rabu (4/3).

Adapun 12 desa tersebut tersebar di Kecamatan Tambang, Kampar Timur, Rumbio Jaya, Kampar utara hingga Kecamatan Bangkinang. Ruas Tol Pekanbaru – Bangkinang rencananya akan melewati empat desa di Kecamatan Tambang, Desa Rimbo Panjang, Desa Kualu Nenas, Sungai Pinang dan Kuapan.

Ada tiga jalan desa di Rimbo Panjang serta dua jalan desa, dua jalan kabupaten serta satu jalan nasional di Kualu Nenas yang akan bersilang dengan jalan tol. Di kawasan des-desa ini dibutuhkan pembangunan satu box portal, satu over pass di Jalan Kabupaten dan satu underpass yang rencananya akan dibangun di Jalan Lintas Pekanbaru – Bangkinang.

Bergeser sedikit ke arah barat, ruas tol akan melewati Kecamatan Kampar Timur. Disni, hanya Desa Pulai Birandang yang terkena dampak. Di Desa Birandang, jalan tol akan menerpa tiga jalan desa. Sementara itu, satu desa di Rumbio Jaya, yaitu Desa Bukit Kratai, juga akan dilewati jalan berbayar tersebut. Under pass, over pass, box pedestarian dan box portal masing-masing satu buah akan dibangun di beberapa persilangan jalan tol dengan jalan desa serta jalan kabupaten di Bukit Kratai ini.

Makin dekat ke arah Bangkinang, ada Kecamatan Kampar Utara yang juga kebagian lahan jalan tol. Kampar Utara menjadi kawasan yang paling banyak desanya dilentasi jalan tol. Jalan tol akan melewati Desa Kayu Aro, Sawah, Sungai Jalau, Muara Jalai, Sungai Tonang hingga Desa Pasir Sialang.

Desain persimpangan di Kecamatan Kampar Utara juga cukup variatif. Untuk di Desa Muara Jalai, persimpangan tol yang bersimpangan dengan jalan Kabupaten akan dibangun Over Pass. Sementara di Desa Pasir Sialang, desa terdekat dengan Kota Bangkinang pada bagian Kecamatan Bangkinang, akan dibangun Over Pass di tengah persimpangan dengan Jalan Provinsi.

Sebelumnya, Manajer Teknik PT Hutama Karya Muhammad Razi menyebutkan, perusahaan tersebut sudah mencapai kata sepakat terkait penyusunan dokumen desain sejumlah persilangan jalan tol yang akan melewati setidaknya 12 desa tersebut. Menurut Razi, kesepakatan itu sangat penting dalam proses pembangunan jalan tol ruas Pekanbaru – Bangkinang itu.

”Kalau desain ini nanti jadi, kontraktor yang ditugaskan Hutama Karya bisa mulai kontruksi persilangan tersebut. Makanya habis (kesepakatan) ini, langsung Kami susun dokumennya, nanti Bupati kirim ke PUPR Pusat,” jelas Razi saat itu.(jpg)

Warga Batam …… Dam Duriangkang Terancam Stop Operasi

0

batampos.co.id – Badan Pengusahaan (BP) Batam memiliki rencana untuk mengatasi krisis air bersih yang tengah menerpa Batam.

Antara lain, interkoneksi atau memasok air baku antar dam, terutama untuk dam yang debit airnya makin kritis.

Namun, ATB malah menyebut Dam Duriangkang, yang jadi andalan karena menyuplai kebutuhan air bagi sekitar 70 persen warga Batam, berpotensi dihentikan operasionalnya jika debit airnya terus menyusut dan tak ada penambahan air baku dalam beberapa waktu ke depan.

”Pipa Dam Duriangkang memang terkoneksi dengan Dam Mukakuning. Tapi Duriangkang sudah mau habis, mau disetop,” ujar Head of Corporate Secretary ATB, Maria Jacobus, Selasa (3/3/2020).

Sedangkan terkait interkoneksi Dam Tembesi dengan Dam Mukakuning yang direncanakan BP Batam, Maria belum mendapat gambaran mengenai rencana interkoneksi tersebut.

Menurut Maria, ATB juga dalam waktu dekat akan menggelar konferensi pers untuk menjelaskan duduk persoalan mengenai krisis air bersih ini.

”Harapan terbesar masyarakat Batam ada di Waduk Duriangkang. Namun terus mengalami penurunan dua sentimeter setiap harinya,” ujarnya.

Karena itu, pihaknya mengajak agar masyarakat bersama-sama peduli dengan kelangsungan air di masa depan dengan menghemat penggunaan air.

”Gunakan air seperlunya. Dan kita juga berharap segera ada tambahan sumber air baku baru,” imbuhnya.

Mengenai Dam Tembesi sendiri, hingga saat ini proses tendernya belum berlanjut. Sehingga diperkirakan, operasionalnya masih lama lagi.

Sementara itu, Direktur Badan Usaha Fasilitas dan Lingkungan BP Batam, Binsar Tambunan, mengatakan skema yang paling memungkinkan adalah memasok cadangan air baku dari Dam Tembesi yang masih banyak dan belum dioperasikan, menuju dam yang mengalami krisis air. Di antaranya, ke Dam Mukakuning.

Kondisi Dam Duriangkang. ATB berencana menghentikan suplai air dari dam tersbeut karena debit airnya yang terus menyusut. Foto: batampos.co.id/Dalil Harahap

”Interkoneksi dari Tembesi menuju Dam Mukakuning. Ini sedang diajukan,” kata Binsar, Selasa (3/3/2020).

Sayangnya, ia belum bisa menjelaskan secara detail mengenai rencana tersebut. Binsar mengatakan, masih harus melaporkannya ke deputi terkait.

Ia hanya mengimbau agar masyarakat melakukan gerakan hemat menggunakan air.

”BP akan sosialisasi penghematan pemakaian air untuk kebutuhan dasar saja sampai dengan turunnya hujan yang bisa menambah volume waduk,” tuturnya.

Sebelumnya, pergantian pimpinan BP Batam memengaruhi rencana pengelolaan Dam Tembesi.

Untuk diketahui, dalam kurun waktu sekitar tiga tahun, ada empat kali pergantian kepemimpinan di lembaga yang kini dirangkap oleh Wali Kota Batam, Muhammad Rudi ini.

Di tengah ancaman krisis air karena cadangan air baku di beberapa dam menipis dan jumlah pelanggan air yang terus meningkat, pengoperasian Dam Tembesi sangat ditunggu warga Batam.

Tapi sayangnya, realisasinya masih lambat karena proses tendernya terus tertunda.

Sebelumnya, Deputi IV BP Batam, Shahril Japarin, meng-ungkapkan bahwa solusi jangka pendek yang bisa dilakukan adalah interkoneksi antardam di Batam, yang biasanya dilakukan antara Dam Mukakuning dan Dam Tanjungpiayu.

”Dengan interkoneksi, maka kebutuhan air bisa terpenuhi. Untuk (mengakomodasi) kebutuhan air sendiri,” ucapnya.

Untuk jangka panjang, BP Batam akan membahasnya dengan Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian. Termasuk, soal anggaran.

”Tapi itu tak bisa di sini, perlu izin Menko dan lain-lain. Ini keputusan skala besar, dampaknya juga luas. Selebih-nya adalah berdoa bersama agar turun hujan,” imbuhnya.

Dalam Tahap Persiapan

Dam Tembesi yang dipersiapkan sebagai waduk cada-ngan air baku di Kota Batam, belum juga beroperasi.

Waduk ini sudah lama dibangun, namun masih dalam tahap persiapan. Pantauan di lapangan Selasa (3/3/2020), waduk yang membentang dari wilayah Tembesi hingga ke Jembatan I Barelang itu, terlihat cukup luas dan lebar.

Lokasi waduk ini dulunya teluk yang berisi air laut, kemudian disekat di dekat pesisir pantai Jembatan Barelang.

Air laut ini diendapkan dan melewati proses desalinasi sehingga menjadi sumber air baku.
Pihak Badan Pengusahaan (BP) Batam sebelumnya menyebutkan, waduk dengan luas 1.300 hektare ini digadang menjadi sumber cadangan air baku di Kota Batam.

Jika sudah beroperasi, waduk ini mampu menampung air baku hingga 56 juta meter kubik dan memproduksi 600 liter air per detik.

Namun, kondisinya saat ini terbilang masih jauh dari kata layak. Sebab, selain masih dalam tahap persiapan, aktivitas di lingkungan sekitar waduk juga tidak mendukung.

Banyak aktivitas ilegal seper-ti tambang pasir darat, pematangan lahan hingga pemalakan liar yang mengancam kelestarian waduk.

Air di sekitar dam tak begitu jernih sebab terkominasi dengan lumpur atau limbah aktivitas ilegal tadi.

Sejumlah petugas yang dijumpai di lokasi waduk mengakui memang masih banyak hal yang harus dibenahi agar dam itu bisa dipergunakan. Salah satunya adalah penertiban aktivitas ilegal di sekitar lokasi dam.

”Karena memang sangat berdampak. Tambang pasir itu misalkan, lumpurnya me-ngalir ke arah dam sehingga kedalaman dam semakin berkurang. Airpun jadi tambah keruh dan kotor,” ujar seorang pekerja yang tak mau nama-nya disebutkan.

Sebelumnya, pihak PT ATB juga menyampaikan hal yang sama. Lokasi tangkapan air di Dam Tembesi bermasalah.

Di mana, pada bagian hulu yang masuk dalam catchment area atau wilayah tangkapan air Dam Tembesi, terlihat banyak aktivitas manusia, hingga bangunan perumahan yang memberikan kontribusi akan munculnya kontaminasi air dam.

Sehingga Perlu penanganan serius agar waduk tersebut bisa dipergunakan. (leo)

Dua Bulan Buron, Pencarian Harun Masiku Masih jadi PR Utama KPK

0

batampos.co.id – Tersangka kasus pemberi suap proses pergantian antarwaktu (PAW) Harun Masiku hingga kini belum juga tertangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Padahal, KPK sudah bekerjasama dengan kepolisian untuk memburu mantan calon anggota legislatif PDI Perjuangan itu.

Wakil Ketua KPK, Lili Pintauli Siregar mengakui bahwa pencarian Harun Masiku masih menjadi pekerjaan rumah utama yang harus diselesaikan. Tak hanya memburu Harun, Lili menyebut, pihaknya juga fokus menyelesaikan kasus-kasus korupsi lainnya, termasuk membuka penyelidikan baru.

“Semua akan menjadi PR. Tetap concern. Karena perkara-perkara lain kan juga kami sedang proses ya. Teman-teman tahu dari kemarin informasi yang disampaikan oleh Jubir kita juga tetap melakukan penyelidikan penyidikan untuk beberapa perkara baru. Jadi selain Harun Masiku juga tetap akan menjadi tugas kita untuk menuntaskan perkaranya,” kata Lili di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa (3/3).

Mantan Wakil Ketua LPSK ini memastikan, KPK tidak akan berhenti memburu Harun meski sudah dua bulan yang bersangkutan masih tidak jelas rimbanya.

“Saya pikir belum ada kendala tapi memang belum ditemukan dengan upaya-upaya pencarian yang sudah dilakukan. Seluruh titik yang disebutkan oleh masyarakat, info yang diterima oleh KPK itu juga sudah dilakukan pengejaran tapi belum terlihat hasilnya. Mudah-mudahan segera ditemukan,” urai Lili.

Untuk diketahui, Harun diduga merupakan salah satu kunci terkait perkara yang diduga melibatkan petinggi PDIP. Penyidik lembaga antirasuah hingga kini masih mendalami asal-usul uang Rp 400 juta yang diberikan untuk mantan Komisioner KPU Wahyu Setiawan melalui sejumlah perantara.

Dalam kasus ini, KPK menetapkan empat orang sebagai tersangka. Mereka yakni Komisioner KPU Wahyu Setiawan, Agustiani Tio Fridelina selaku mantan Anggota Badan Pengawas Pemilu sekaligus orang kepercayaan Wahyu, Harun Masiku selaku caleg DPR RI fraksi PDIP dan Saeful.

KPK menduga Wahyu bersama Agustiani Tio Fridelina diduga menerima suap dari Harun dan Saeful. Suap dengan total Rp 900 juta itu diduga diberikan kepada Wahyu agar Harun dapat ditetapkan oleh KPU sebagai anggota DPR RI menggantikan caleg terpilih dari PDIP atas nama Nazarudin Kiemas yang meninggal dunia pada Maret 2019 lalu.

Atas perbuatannya, Wahyu dan Agustiani Tio yang ditetapkan sebagai tersangka penerima suap disangkakan melanggar Pasal 12 Ayat (1) huruf a atau Pasal 12 Ayat (1) huruf b atau Pasal 11 Undang Undang Nomor 31 Tahun 1999.

Sementara itu, Harun Masiku dan Saeful sebagai tersangka pemberi suap disangkakan melanggar pasal pasal 5 ayat 1 huruf a atau b atau Pasal 13 Undang Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.(jpg)

Presiden Ingin RS di Pulau Galang Jadi Pusat Penanganan Virus Korona

0

batampos.co.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, akan segera melakukan renovasi rumah sakit di pulau Galang, Natuna, kepulauan Riau. Sehingga bisa dijadikan rumah sakit untuk penanganan kasus Virus Korona.

“Karena fasilitas itu sudah ada, tapi sudah lama tidak digunakan, maka akan direnovasi dalam waktu yang sangat cepat,” kata Presiden Jokowi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (3/3).

Jokowi juga menuturkan, pemerintah tidak ingin hanya ada satu tempat untuk penanganan Virus Korona. Sehingga tidak hanya di Pulau Sebaru Kecil di Kepualuan Seribu yang dijadikan tempat penanganan virus yang berasal dari Wuhan itu.

“Kita memiliki Pulau Galang, di Natuna, sehingga ada pilihan-pilihan, tidak semua harus dibawa ke satu tempat di Pulau Sebaru,” katanya.

Jokowi juga mengaku, ingin ada kecepatan untuk menangani infeksi penyakit menular. Sehingga percepatan tempat di Pulau Galang bisa dilakukan perbaikan.

“Saya ingin ada fasilitas yang memang betul-betul siap setiap saat,” katanya.

Diketahui, dua warga Indonesia terpapar virus corona. Keduanya merupakan ibu dan anak yang berdomisili di Depok, Jawa Barat.

Virus itu mengidap pada keduanya setelah anaknya melakukan kontak dengan warga negara Jepang yang bermukim di Malaysia pada 14 Februari 2020 lalu.

Mereka melakukan kontak dengan warga negara Jepang itu setelah pasien berusia 31 tahun melakukan dansa di salah satu kafe di Jakarta.(jpg)