Minggu, 26 April 2026
Beranda blog Halaman 10718

Bahan Bakar Habis, Perahu Imigran Karam

0

batampos.co.id – Bayangan untuk mengubah nasib di Eropa pupus sudah. Perahu yang ditumpangi lebih dari 180 imigran dengan tujuan daratan Benua Biru itu tenggelam di Samudra Atlantik. Sebanyak 58 orang tak berhasil menye-lamatkan diri. Beberapa di antaranya adalah perempuan dan anak-anak. Sebanyak 83 orang lainnya selamat setelah berenang ke pantai di Nouadhibou, Mauritania. Sisanya masih hilang dan tengah dicari.

”Perahu yang mereka tumpa-ngi tidak layak dan terlalu penuh ketika insiden itu terjadi,” ujar Juru Bicara IOM Leonard Doyle, Kamis (5/12), seperti dikutip Associated Press.

Mayoritas penumpang kapal adalah warga Gambia. Imigran yang sebagian besar berusia 20-30 tahun itu berangkat dari Gambia menuju Kepulauan Canaria, Spanyol, 27 November lalu. Di tengah perjalanan, rombongan tersebut sengaja mendekat ke pantai Nouadhibou untuk mengisi bahan bakar dan stok makanan. Tidak disangka, sebelum sampai di bibir pantai, bahan bakar kapal tersebut habis. Entah bagaimana kapal nahas itu akhirnya tenggelam.

Otoritas Mauritania berusaha membantu korban yang selamat. Mereka didata satu per satu. Menteri Dalam Negeri Mauritania Mohamed Salem Ould Merzoug mengungkapkan bahwa 10 orang dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan.

Kapal yang dipergunakan imigan ilegal asal Gambia menuju ke Spanyol terdampar di Pantai Barra, Mauritius, Rabu (4/12). Sebanyak 52 imigran belum ditemukan setelah kapal yang dikendarainya kehabisan bahan bakar di Samudera Atlantik.
F. Romain Chanson/AFP

”Kami akan melakukan penyelidikan untuk mengetahui siapa yang bertanggung jawab, termasuk jaringan perdagangan manusia yang terlibat,” tegasnya.

Merzoug mengakui bahwa ribuan orang tewas di lepas pantai Mauritania sepanjang 2005-2010. Mereka adalah imigran gelap yang ingin menuju Kepulauan Canaria. Namun, belakangan jumlah korban tewas terus menurun.

Para imigran yang selamat itu bisa dipastikan tidak menginjakkan kaki di Eropa. Mereka akan dikirim pulang ke negara asalnya. Saat ini pemerintah Mauritania tengah berkoordinasi dengan pemerintah Gambia untuk lanjutan pemulangan. Duta besar Gambia untuk Mauritania akan datang ke lokasi untuk meninjau langsung.

”Prioritas kami adalah menjaga semua orang yang selamat dan menyediakan dukungan yang mereka butuhkan,” tegas Kepala IOM di Mauritania Laura Lungarotti seperti dikutip Agence France-Presse.

Kejadian itu adalah salah satu insiden paling mematikan sejak pertengahan 2000-an ketika Spanyol mulai mening-katkan patroli. Jumlah kapal yang membawa imigran terus menurun meski tak pernah hilang sama sekali.

Afrika Barat adalah wilayah dengan ekonomi yang berkembang cepat di Benua Afrika. Populasi penduduknya juga meningkat dengan cepat. Sayang, lonjakan penduduk itu tanpa disertai kemakmuran dan ketersediaan pekerjaan. Itulah yang akhirnya memaksa penduduknya menjadi imigran gelap dan meninggalkan negerinya untuk bertaruh nasib di Eropa.

Tak semua negara Afrika Barat mengalami lonjakan perekonomian. Gambia adalah salah satu di antaranya. Selama 22 tahun, negara tersebut dipimpin Yahya Jammeh yang dikenal kerap menindas penduduknya. Karena itulah, banyak penduduk Gambia yang bermigrasi.

Jammeh tak lagi memimpin sejak 2016 dan tahun berikutnya dia tinggal di pengasingan. Negara-negara Eropa menganggap tekanan di Gambia sudah hilang. Karena itu, banyak pencari suaka yang dipulangkan lagi. Namun, karena perekonomian di Gambia belum membaik, penduduk negara kecil tersebut ngeyel balik ke Eropa. (sha/c19/dos/***)

Polisi Tembak Mati Empat Pemerkosa

0

batampos.co.id – Para perempuan membagikan manisan dan sebagian lainnya terus meneriakkan puji-pujian kepada polisi sembari menaburkan bunga. Sukacita memenuhi kota yang menjadi pusat industri teknologi tersebut. Penyebabnya satu. Polisi menembak mati pelaku pemerkosaan dan pembunuhan dokter hewan yang masih berusia 27 tahun.

Ratusan orang menyalakan kembang api di Cyberabad, Hyderabad, Telangana, India, Jumat (6/12/2019).

”Saya senang keempat tersangka dibunuh dalam baku tembak. Insiden ini akan menjadi contoh,” tegas saudari korban.

Empat tersangka itu sejatinya berada di tahanan polisi sembari menunggu penyelidikan. Kemarin pagi mere-ka dibawa ke tempat kejadian perkara untuk mencari barang milik korban. Entah disengaja atau tidak, para tersangka itu tidak diborgol. Saat itulah insiden perebutan senjata dan penembakan tersebut terjadi.

”Mereka terbunuh dalam baku tembak. Mereka mencoba mencuri senjata dari penjaga, tapi lantas ditembak mati,” ujar Wakil Komisioner Polisi Prakash Reddy kepada Agence France-Presse.

Pemerkosaan kepada dokter hewan itu terjadi 27 November lalu. Tersangka tidak hanya memerkosa korban ramai-ramai, tapi juga membunuh dan membakarnya di bawah jembatan yang jarang digunakan. Beberapa saat sebelum kejadian, korban menelepon kakaknya dan menyatakan takut dengan para lelaki di hadapannya. Sang kakak melapor polisi, tapi tak dihiraukan.

Kejadian itu membuat publik berang dan menyamakannya dengan pemerkosaan massal di atas bus 2012 lalu. Sesaat setelah pelaku ditangkap, masyarakat menyerbu penjara dan minta pelaku segera diadili. Beberapa legislator juga menyerukan agar pelaku dibunuh. Lainnya meminta agar mereka dikebiri saja.

Tak semua senang dengan kematian para pelaku. Aktivis HAM menyatakan bahwa polisi India kerap membunuh tanpa peradilan untuk memangkas proses hukum dan menghentikan kemarahan publik. Menembak mati para pelaku yang seharusnya diadili adalah hal yang tidak bisa diterima.

”Polisi harus bertanggung jawab. Alih-alih menyelidiki dan menuntut, negara malah melakukan tindak pembunuhan untuk mengalihkan perhatian publik dan menghindari tanggung jawab,” tegas pengacara sekaligus aktivis Vrinda Grover. (sha/c19/dos/*)

Harris Day 2019, Hujan tapi Senang

0
Peserta meninggalkan garis start.
Foto: batampos.co.id / putut ariyotejo

batampos.co.id – Ahad (8/12/2019), sekira pukul 7.30, bendera start dikibarkan. Ratusan pesepeda mulai mengayuh sepedanya dalam rangka Harris Day 2019.

Tahun ini panitia mengambil start di Harris Barelang dan finish pun di sana.

Start dilakukan di pintu gerbang Harris Barelang, tak jauh dari Jembatan Barelang. Adapun garis finish di pintu masuk Harris Barelang.

Sejak pagi peserta mulai datang namun ada yang terlambat. Hari ini, sejak pagi hujan mengguyur Batam. Hampir seluruh pulau Batam hujan.

Mayoritas peserta melapisi tubuh mereka dengan baju hujan tipis. Ada seorang yang berjualan baju hujan itu di dekat tenda registrasi.

“Sepuluh ribu…. Sepuluh ribu….., ” serunya.

Baju hujan yang ia jual memang tipis, cukuplah untuk menahan butiran air hujan.

Bukan sekali ini saja sepeda gembira Harris Day diliputi hujan. Tahun sebelum sebelumnya pun turun hujan.

Panitia dan peserta telah maklum. Maklum sebab Harris Day memang diselenggarakan pada bulan Desember, gede gedenya sumber. Alias musim hujan.

Buktinya tahun ini panitia berhasil menjual 900 tiket peserta. Sesuai target. Sold out.

Dari garis start peserta menyusuri jalan Trans Barelang hingga di depan markas Yonif 10 SBY, Marinir.

Kurang lebih 30 menit peserta tiba di titik ini. Jadi dari start hingga finis rata – rata peserta menempuh tempo sejam, gitu lah.

Di depan markas marinir ini peserta memasukkan kupon undian. Orange point demikian panitia menyebut. Orany aialah warna khas Harris.

Selanjutnya, peserta mengayuh sepedanya kembali ke Harris Barelang.

Ini ialah acara sepeda santai yang menyenangkan….

Tahun depan, ikut lagi ya….. (ptt)

 

Ribuan Gasing Siap Ramaikan KSM

0

batampos.co.id – Ribuan gasing tradisional akan meramaikan pagelaran Kenduri Seni Melayu (KSM) tahun ini. Tidak saja itu, gasing berukuran besar juga akan dipamerkan untuk menambah kemeriahan acara.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Batam, Ardiwinata mengatakan sebanyak seribu lebih gasing akan dimainkan saat acara KSM. Pemko Batam bekerja sama dengan salah seorang pelaku seni asal Belakangpadang untuk penyediaan permainan tradisional ini.

“Iya nanti akan melibatkan anak sekolah untuk memainkan permainan gasing ini. Hampir sama dengan tahun lalu, tujuannya untuk memperkenalkan kepada anak-anak milenial tentang permainan yang memiliki nilai budaya ini,” ujarnya.

Selain memperkenalkan, pertunjukkan ini juga ditujukan untuk melestarikan kebudayaan melayu. Menurutnya, hal seperti ini penting, sebab banyak mulai lupa dengan permainan tradisional ini.

“Sudah sangat jarang dimainkan. Jadi kami ingin anak-anak muda tahu kalau ada jenis permainan seperti gasing ini,” sebut mantan Kabag Humas Pemko Batam ini.

Nanti, atraksi permainan gasing ini akan dihelat di Dataran Engku Puteri, berbeda dengan tahun lalu yang menggunakan jalan. Ia berharap atraksi ini bisa menarik minat wisatawan baik lokal maupun luar untuk datang dan menyaksikan permainan gasing.

“Kalau bisa mereka terlibat juga untuk bermain. Ini akan jadi satu daya tarik. Kalau mereka mengabadikan momen dan mengunggah di sosial media mereka akan lebih bagus lagi dampaknya,” beber Ardi.

Ia menambahkan selain KSM, nanti wisatawan diharapkan bisa menyaksikan Batam expo. Saat ini, lanjutnya, pariwisata tidak saja bicara mengenai angka kunjungan, namun bagaiman membuat wisatawan bisa berbelanja dan membuat perputaran ekonomi lebih meningkat.

“Jadi mereka harus spare waktu dan uang di sini. Itulah tujuannya berbagai iven ini. Mudah-mudahan berbagai iven di akhir tahun ini bisa memberikan dampak positif bagi bagi semua terutama pelaku usaha,” tutupnya. (yui)

Batam Tunggu Keputusan Dishub Provinsi Terkait Kejalasan Regulasi Taksi Online

0

batampos.co.id – Permasalahan Taksi Online tak bisa tuntas dibahas di tingkat Kota Batam. Karena semuanya bermuara Dinas Provinsi Kepri. Polresta Barelang sempat melakukan mediasi atas kasus taksi online. Tapi tetap juga tidak ada jalan keluar. Karena wewenang penyelesaian masalah taksi online berada di tangan Dinas Provinsi Kepri.

Kadishub Kota Batam Rustam Effendi mengaku tidak dapat berbuat banyak atas permasalahan tersebut.

“Kami tidak punya wewenang itu, semuanya di Provinsi,” katanya, Sabtu (7/12/2019).

Ia mengaku tidak tau harus berbuat apa pun lagi. Karena permasalahan ini sudah dirapatkan di Mapolda Kepri, tapi juga tidak mendapatkan titik temu.

“Mau sounding macam mana lagi, Surat sudah, rapat sudah. Kami juga gak boleh sama sekali, tak bisa kami paksa untuk memiliki wewenang disana. Untuk lebih jelas tanya ke Provinsi saja,” ungkapnya.

Hal yang senada diucapkan oleh Kapolresta Barelang, AKBP Prasetyo Rahmad Purboyo. Ia mengatakan masih menunggu jawaban dari Provinsi. “Kami sudah bersurat, masih tunggulah,” ucapnya.

Ia mengatakan regulasi pengaturan taksi online ini semuanya berada ditangan Provinsi. Sehingga, kapolisian tidak dapat melakukan apapun, dan hanya bisa mencoba menjaga situasi kamtibmas.

“Bermuara ke Pemprov semua,” ucapnya.

Prasetyo mengaku hanya bisa melakukan pendekatan ke ketua-ketua kelompok taksi online dan pangkalan. Lalu meminta para ketua kelompok ini menjaga anggota, untuk dapat meredam emosi dan perbuatan yang melanggar aturan.

“Saling menahan emosi lah,” ujarnya.

Sehingga benturan-benturan yang akan terjadi bisa diredam. Benturan ini, katanya hanya merugikan kedua belah pihak yang bertikai.

“Mari sama-sama berpikir positif, sehingga tidak ada friksi-friksi dilapangan,” ucapnya.

Ia mengakui banyak persepsi terkait aturan yang diterapkan antara Taksi Pangkalan dan Taksi Online tersebut.

“Jangan terpancing. Redam emosi sampai aturan baku terbentuk,” ungkapnya. (ska)

Angin Utara Menguat, Gelombang Rendah Hingga Sangat Tinggi Melanda Kepri

0

batampos.co.id – Siklon kammuri telah habis. Namun gelombang di beberapa wilayah perairan di Kepri tetap tinggi. Hal ini tidak terlepas dari angin utara yang makin menguat setiap harinya. Puncak angin utara tersebut memang berlangsung sepanjang Desember hingga Januari. Pantauan Stasiun Meteorologi Hang Nadim, gelombang setingga 6 meter terdapat di perarain Natuna hingga esok (8/12) hari. Dan diprediksi akan menurun di Senin (9/12), dengan ketinggian gelombang mencapai 5 meter saja.

Sedangkan di perairan Anambas gelombang setinggi 5 meter akan terjadi hingga esok (8/12) hari juga. Dan menurun di Senin (9/12) dengan tinggi gelombang mencapai 4 meter. “Kecepatan anginnya rata-rata di daerah ini, 5 hingga 35 kilometer per jamnya,” kata Forecaster Stamet Hang Nadim, Pande Roni, Sabtu (7/12)

Sementara itu, di perairan Bintan Utara gelombang kategori tinggi juga diprediksi terjadi, ketinggiannya dikisaran 2,5 meter. Lalu di perairan Lingga ketinggian gelombang masuk dalam kategori sedang, dengan ketinggian dikisaran 1,3 meter.
Sedangkan di perairan Batam dan Karimun, ketinggian gelombang berada dikisaran 0,4 hingga 1 meter saja.

Pande mengatakan masyarakat harap memperhatikan resiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran. Ia mengatakan perahu nelayan sangat rentan dengan gelombang setinggi 1,25 meter, lalu kapal tongkang rentang dengan gelombang diatas 1,5 meter, kapal ferry juga berbahaya apabila melewati gelombang diatas 2,5 meter.
“Untuk kapal Kargo batas gelombangnya diatas 4,0 meter. Dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada,” ungkapnya.

Ia meminta masyarakat jangan memaksakan berlayar saat gelombang tinggi. Karena bisa memberikan negatif bagi kapal-kapal yang nekat melintasi perairan yang masuk dalam kategori gelombang tinggi. “Berhati-hati selalu,” pungkasnya. (ska)

Pesan Wakil Wali Kota Batam Untuk Manajemen dan Karyawan PT HLN 

0

batampos.co.id – Manajemen perusahaan PT HLN memberikan paket sembako kepada ratusan karyawannya, Sabtu (7/12/2019).

Kegiatan tersebut disejalankan dengan peringatan HUT ke 17 perusahaan yang berlokasi di kawasan industri Batamindo, Mukakuning.

Perusahaan yang bergerak di bidang manufacturing rubber itu juga menggelar family gathering.

Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, yang hadir di acara tersebut berharap agar semua pihak ada dalam perusahaan hendaknya saling menjaga. Sehingga perusahaan tetap eksis.

“Yang paling penting sekali adalah menjaga situasi Batam tetap aman dan kondusif,” jelasnya.

Menurutnya, jika Batam aman, maka investor akan berdatangan dan lapangan kerja semakin banyak.

“Saya titip kepada saudara-saudaraku yang ada di sini untuk tetap jaga keamanan dan ketertiban bersama,” ujarnya.

Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad memberikan sembako secara simbolis kepada karyawan PT HLN. Foto: Iman Wachyudi/batampos.co.id

Ketua Bipartit PT HLN, Tri Tampan, mengatakan, perusahaan yang sudah 17 tahun beroperasi itu sangat peduli dengan karyawannya.

“Meskipun berbagai tantangan ekonomi yang dihadapi selama ini, seluruh komponen yang ada di dalam perusahaan selalu kompak untuk tetap bertahan dan memajukan perusahaan,” katanya.

Kedepannya Tri berharap seluruh pihak yang ada di dalam perusahaan tetap menjaga kekompakan. Sehingga, perusahaan tetap eksis dan semakin berjaya.

“Karyawan semua ada 220 orang dan ini yang harus kami jaga. Semakin maju perusahaan ini semakin baik kedepannya karena bisa merekrut karyawan lagi,” kata Tri.

Salah seorang karyawan PT HLN, Erni, sangat bersyukur bisa menjadi bagian dari perusahaan tersebut.

“Ahlamdulilah, hari sangat luar biasa, keakraban keluarga besar PT HLN sangat terasa. Pimpinan dan karyawan saling berbaur satu sama lain dan semuanya happy,” ujarnya.(iwa)

Tingkatkan Keandalan Suplai, ATB Lakukan Pekerjaan di Beberapa Area

0

Guna meningkatkan kualitas, kuantitas dan kontinuitas suplai ke pelanggan, ATB secara berkala melakukan pekerjaan penguatan suplai. Hal ini dilakukan sebagai bagian dari investasi ATB, seiring tingginya kebutuhan air bersih di pulau Batam.

Maria Jacobus, Head of Corporate Secretary ATB mengatakan, ATB tetap mengutamakan pelayanan prima melayani kebutuhan air bersih. Meski secara konsesi ATB akan berakhir pada November 2020. Rangkaian pekerjaan penguatan suplai dilakukan guna menyesuaikan kebutuhan pelanggan.

“ATB tetap memberikan pelayanan prima pada pelanggan, meski memasuki masa akhir kontrak pengelolaan air bukan jadi tujuan utama kami. Menjaga suplai air ke pelanggan jadi prioritas ATB, salah satunya mengupgrade jaringan suplai ke pelanggan,” ujar Maria, Jumat (6/12).

Setiap tahunnya, pekerjaan penguatan suplai dilakukan bertujuan memperkuat suplai ke beberapa wilayah yang belum mendapat suplai dengan maksimal. Mulai dari program rekonfigurasi rezim suplai, pekerjaan interkoneksi jalur transmisi, hingga penguatan di sejumlah Instalasi Pengolah Air (IPA)

“Pekerjaan berkala yang kami lakukan adalah untuk pelanggan, termasuk penambahan dan penguatan jaringan pipa pelanggan yang ada di area hilir atau area ujung IPA,” jelas Maria.

Program penguatan suplai yang dilakukan ATB tersebar dibeberapa wilayah di Batam, mulai dari Batam Centre, Sungai Panas, Tiban, Mukakuning, Duriangkang hingga wilayah Batu Aji.

Tidak hanya itu, ATB tetap mengeluarkan biaya investasi miliaran rupiah untuk meningkatkan keandalan suplai. ATB juga terus berkomitmen mendukung program pembangunan infrastruktur yang tengah digalakkan pemerintah.


ATB lakukan sejumlah pekerjaan penguatan suplai di beberapa area.

“Pembangunan di Batam sedang ditata dengan baik, ATB mendukung kegiatan peningkatan infrastruktur. Terlebih pipa ATB juga bagian infrastruktur strategis untuk keberlangsung air bersih bagi masyarakat,” tambah Maria

Sementara itu, proyek perbaikan jaringan pipa distribusi terus disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan saat ini. Penguatan jaringan yang dilakukan ATB secara bertahap, bagian dari pelayanan ATB mempersiapkan kebutuhan air bersih.

Sekaligus menjawab tantangan area kritis yang masih terdapat di beberapa wilayah di Batam. Dari total pelanggan sekitar 289 ribu lebih, sekitar satu persennya masih mengalami kendala pada suplai air.

“Hal ini diharapkan bisa memberikan dampak suplai yang lebih baik yang dilakukan secara bertahap. Mengingat pekerjaan dilakukan tersebar di beberapa wilayah pelanggan. Sejumlah wilayah sudah mendapatkan peningkatan suplai dan kualitas air ke pelanggan, termasuk melakukan efisiensi dari faktor kebocoran air,” harapnya

Lebih dari itu, ATB tidak semata-mata memperhatikan keuntungan bisnis. ATB juga memiliki tanggung jawab moral memberikan keandalan pelayanan. Setelah 24 tahun memberikan yang terbaik bagi Batam, ATB tak ingin kualitas layanannya turun, walaupun di penghujung konsesi.

“Pelanggan tidak perlu khawatir, karena kami komitmen akan tetap memberikan pelayanan optimal sampai akhir. Bahkan, kami tidak akan ragu-ragu keluar uang, walaupun secara bisnis tidak menguntungkan,” jelasnya.

Isu keterbatasan sumber daya air hendaknya juga mendapat perhatian serius dari semua pihak. Menurutnya, cadangan air baku di Batam saat ini sudah tinggal 10 persen, atau 350 liter per detik. Padahal, pertumbuhan sambung baru terus bergerak cepat setiap bulannya .

“Sebulan ATB menerima sekitar 800 permintaan sambung baru, atau setara dengan 200 liter perdetik setiap tahunnya. Dengan asumsi tersebut, maka cadangan air baku yang ada sekarang hanya bisa bertahan kurang dari 2 tahun lagi,” tambah Maria

Komitmen pembangunan ekonomi di Batam harus terus diselaraskan dengan pembangunan ekologi. Jika tidak daya dukung dan daya tampung Batam berpotensi terus tergerus, sehingga daya saing kawasan juga menurun. (*)

 

Dirut Garuda Dicopot, Ikatan Awak Kabin: Kami Sangat Mendukung

0

batampos.co.id – Tampaknya banyak­ pihak yang ikut geram dengan kasus penyelundupan sparepart Harley Davidson dan sepeda Brompton oleh Garuda.

Keputusan pemerintah, khusus­nya Menteri Badan Usaha Mili­k Negara (BUMN) Erick Thohir yang mencopot Direktur Utama Garuda Indonesia I Gusti Ngurah Ashkara Danadiputra atau Ari Ashkara atas kasus tersebut dinilai sudah tepat.

Ikatan Awak Kabin Garuda Indonesia (Ikagi) menyambut positif keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir yang telah memecat mantan Direktur Utama Ari Askhara.

Mereka menilai, kepemimpinan Ari cenderung kontroversial dan dinilai merugikan perusahaan dan pegawai.

”Kami sangat mendukung respon cepat Menteri BUMN Erick Thohir terkait kasus penyelundupan di pesawat garuda ini,” ujar Ketua Ikagi Zainal Muttaqin, saat konferensi pers di Jakarta, Jumat (6/12/2019).

Dia membeberkan sejumlah kebijakan kontroversial Ari Askhara selama menjabat sebagai pimpinan tertinggi Garuda.

Dia mengungkapkan, Ari pernah memalsukan laporan keuangan perusahaan pada 2018 dan mengubah angka yang tadinya rugi menjadi untung.

Keputusan kontroversial lainnya adalah pengalihan rute penerbangan dari Jakarta-London dan Jakarta-Amsterdam melalui Denpasar secara sepihak, larangan foto dan video dalam pesawat terhadap penumpang, dan terakhir penyelundupan Harley Davidson.

Zaenal mengatakan, pengalihan rute London dan Amsterdam itu merugikan awak kabin ka­rena menambah waktu kerja mereka.

Ketua IKAGI Zaenal Muttaqin (kiri) didampingi Ketua Bidang Usaha Rani Ayas saat menggelar konferensi pers terkait penyelundupan Harley Davidson milik Direktur Utama PT Garuda Indonesia Tbk Ari Askhara di RA Residence, Jakarta, Jumat (6/12/2019). Foto: Hendra Eka/Jawa Pos

Dia melanjutkan, pengalihan rute itu memperpanjang jarak tempuh penerbangan menuju London dan Amsterdam hingga 19 jam lebih.

”Yang paling mendasar dan prinsip bahwa apa yang dilakukan pak Ari atau kebijakan atau peraturan yang dilakukan sepanjang periode pak Ari itu dilakukan dengan ucapan mereka, ucapan pak Ari menjadi aturan bagi perusahaan,” bebernya.

Dia melanjutkan, kebijakan kontroversial Ari Askhara yang merugikan awak kabin secara langsung di antaranya, mempersulit terjadinya Perjanjian Kerja Bersama (PKB) antara manajemen dan pekerja, menjatuhkan larangan terbang atau grounded kepada para pengurus serikat pekerja, mem-PHK tanpa alasan yang jelas beberapa awak kabin hingga membentuk serikat pekerja tandingan yang membela kepentingannya.

”Cukup banyak kebijakan aneh Ari Askhara selama menjabat sebagai Dirut Garuda yang merugikan awak kabin. Maka dari itu kami bersyukur pak Erick memecatnya,” tegas Zaenal.

Pihaknya juga meminta pemerintah dalam hal ini Kementerian BUMN mengusut tuntas keterlibatan jajaran direksi lain yang berupaya melakukan hal serupa seperti Ari Askhara.

“Masih banyak jajaran direksi yang berupaya melakukan langkah-langkah kebijakan merugikan terhadap awak kabin dan juga terhadap perusahaan, anak perusahaan, karyawan hingga secara langsung dan tidak langsung terhadap masyarakat seba-gai penumpang,” urainya.

Dia menambahkan, setelah pencopotan Ari Askhara, jajaran direksi maskapai pelat merah ini diharapkan bisa diisi oleh sosok-sosok yang profesional dan beretika baik.

Sehingga mampu mewujudkan perusahaan yang menguntungkan bagi semua pihak. Sementara itu, Kementerian BUMN mengaku masih akan menunggu hasil penyelidikan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai terkait dengan oknum lainnya yang tersangkut kasus ini.

Menurut dia, kasus ini tidak hanya masuk ke ranah perdata, tapi juga pidana mengingat ada kerugian.

Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga, mengatakan, Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menunggu proses Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) untuk memecat Direktur Utama PT Garuda Indonesia Ari Ashkara.

Menurut dia, hal ini karena Garuda Indonesia merupakan perusahaan terbuka yang keputusan akhir aksi korporasinya berada di tangan pemegang saham.

”Kami masih menunggu dan melihat karena prosesnya RUPS karena perusahaan terbuka. Mau tidak mau lewat formalnya RUPS,” jelasnya.

“Nanti akan kami lihat juga bagaimana Dirut Garuda yang sekarang, apakah dia langsung mundur atau menunggu RUPS,” ujarnya lagi.

Kementerian BUMN memastikan pelaksana tugas (Plt) Direktur Utama Garuda Indonesia diserahkan kepada Fuad Rizal yang saat ini menjabat sebagai direktur keuangan dan manajemen risiko.

Arya menegaskan bahwa Fuad Rizal ditunjuk karena tidak terlibat dengan skandal penyelendupan motor Harley Davidson dan sepeda Brompton.

”Yang pasti Pak Fuad gak ada ikut kemarin, sementara kan kita mau operasional jalan juga,” beber Arya.

Berbicara mengenai kandidat yang berpotensi untuk duduk di kursi kepemimpinan Garuda Indonesia, nama mantan menteri ESDM yang juga pernah menjabat sebagai Dirut PT KAI Ignatius Jonan, sempat santer terdengar.

Jonan memang dikenal bertangan dingin, salah satunya terbukti sukses mening­katkan kinerja PT KAI dengan berbagai strateginya.

Namun, pihak Kementerian BUMN sendiri masih menutup rapat informasi tersebut dan enggan memberikan konfirmasi.

Arya hanya kembali menegaskan bahwa dengan pencopotan Dirut Garuda kali ini, Menteri Erick sedang membuktikan komitmen untuk ”bersih-bersih” BUMN.

Sebab yang jadi fokus ke depan Erick, menurut Arya, tak boleh lagi ada penyalahgunaan wewenang di kalangan pejabat BUMN.(far/agf/dee/jpg)

Masyarakat Sipil Masih Berharap Perpu KPK

0

batampos.co.id– Dua pekan jelang dilantiknya Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (Dewas KPK), istana belum mau membeberkan nama-nama yang bakal menjabat. Dalihnya, proses penjaringan masih berlangsung.

Juru bicara kepresidenan Fadjroel Rachman meminta publik bersabar. Jika sudah tuntas, akan disampaikan ke publik.

”Tunggu saja pelantikan nanti,” ujarnya saat dikonfirmasi, Jumat (6/12/2019).

Fadjroel mengatakan, penjaringan dilakukan oleh tim yang dipimpin Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno.

Anggotanya sejumlah staf khusus seperti Ari Dwipayana, Sukardi Rinakit, Dini Purwono dan dirinya.

Tugas tim internal tersebut menelusuri nama-nama calon yang potensial sesuai dengan syarat-syarat administratif yang disebutkan dalam Undang-Undang KPK Nomor 19 Tahun 2019.

”Kalau Presiden menga-takan, tolong cek nama ini, kita cek,” imbuhnya.

Dia menegaskan, nama-nama dengan rekam jejak antikorupsi akan diprioritaskan.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo mengaku tidak ingin terburu-buru dalam menetapkan nama Dewas KPK.

Mengingat batas akhir penetapannya masih relatif lama, yakni 20 Desember 2019 mendatang.

Sekitar 1.000 karyawan KPK menggelar aksi menolak revisi UU KPK di depan Gedung KPK Merah Putih, Jakarta, Jumat (6/9/2019) lalu. Foto: Fedrik Tarigan/JAWA POS

”Ini masih proses berjalan. Kita masih tanggal 20-an kan,” katanya.

Sementara itu, Ketua KPK Agus Rahardjo mengatakan, pihaknya sejauh ini masih menunggu penetapan dewas oleh Presiden. Sebagai pelak-sana UU KPK yang baru, kata Agus, lembaganya tidak bisa berbuat banyak.

”Sekarang yang kami lakukan adalah intensif rapat transisi (melak-sanakan UU KPK baru, red),” kata Agus di gedung KPK, kemarin.

Agus menyebut pihaknya sama sekali belum dimintai rekomendasi oleh presiden soal teknis penetapan dewas. Begitu pula soal siapa saja sosok yang masuk bursa dewas.

”Nggak (dimintai rekomendasi). Kalau dari itu (penetapan dewas) kan kami (KPK) hanya pelaksana saja,” papar komisioner KPK asal Magetan tersebut.

KPK pun tidak memiliki kriteria khusus terkait dewas yang kemungkinan akan diumumkan bersamaan dengan pelantikan pimpinan yang baru pada 21 Desember mendatang itu.

Agus menyerahkan sepenuhnya penetapan dewas itu kepada presiden sebagaimana diatur dalam UU KPK yang baru.

”Yang pilih (dewas) kan presiden,” tuturnya.

Terpisah, Deputi Direktur Indonesia Legal Roundtable (ILR) Erwin Natosmal Oemar yang juga concern mengikuti perkembangan isu pemberantasan korupsi menyampaikan, pihaknya bersama koalisi masyarakat sipil masih menolak kehadiran UU KPK yang baru.

Untuk itu, mereka juga tidak sepakat dengan kemunculan dewas KPK.

”Karena dewas (KPK) sebenarnya tidak memberikan pengaruh signifikan,” kata dia kepada Jawa Pos (grup Batam Pos) kemarin.

Menurut Erwin, UU KPK sudah jelas merupakan bentuk pelemahan Lembaga Antirasuah. Pun demikian dewas KPK yang dipilih berdasar aturan tersebut.

Dia menilai, ada atau tidak dewas KPK tidak akan memberi banyak pengaruh terhadap masa depan upaya pemberantasan korupsi di Tanah Air.

”Dewas sekarang dipilih tujuannya apa. Kewenangan KPK sudah dipangkas semua. Mau diapakan lagi,” bebernya.

Erwin menilai, kehadiran dewas KPK hanya pemanis dalam upaya pemberantasan korupsi ke depan.

”Padahal subtansinya dewas itu sebenarnya melemahkan,” imbuhnya.

Itu pula yang melandasi sikap tegas koalisi masyarakat sipil yang selama ini menolak UU KPK.

”Jadi, posisinya kawan-kawan, posisinya saya adalah melihat dewas itu tidak penting dan tidak urgen. Bahkan dewas itu bagian dari pelemahan KPK sendiri,” lanjutnya.

Lebih dari itu, Erwin menyam-paikan bahwa Presiden Jokowi yang sudah menyampaikan akan memperkuat KPK belum kelihatan bakal menepati janji tersebut.

Malahan, dia menilai presiden ikut jadi bagian pihak yang membuat KPK semakin lemah. Menurut dia, hal itu akan semakin kelihatan setelah dewas KPK dilantik.

”Jika memang dewas yang dipilih tidak punya rekam jejak baik, tidak punya konflik interest,” imbuhnya.(far/tyo/syn/jpg)