Jumat, 8 Mei 2026
Beranda blog Halaman 10728

Korban PHK Ikut Program Vokasi BP Jamsostek

0

batampos.co.id – Sebanyak 241 peserta BPJS Ketenagakerjaan atau BP Jamsostek yang yang terkena pemutusan hubungan kerja di Sumatera Bagian Selatan pada 2019 sudah memanfaatkan program vokasi.

Deputi Direktur Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Sumatera Bagian Selatan, Arief Budiarto, mengatakan, program vokasi ini merupakan program baru untuk membantu peserta yang terkena PHK untuk dapat mengasah kemampuan di bidang lain.

“Kami mengalokasikan Rp 5 miliar sepanjang tahun 2019 untuk lima provinsi, yakni Sumsel, Lampung, Bengkulu, Jambi, dan Bangka Belitung,” kata dia, Jumat (3/1/2020).

Ia mengatakan pelatihan ini diberikan instansi tersertifikasi sehingga lulusan dari program ini mendapatkan sertifikat keahlian.

“Misalnya untuk servis mobil, kami bekerja sama denga Balai Latihan Kerja, demikian juga yang lain,” kata dia.

Ia menambahkan program pelatihan skill tersebut berjalan sejak April 2019, adapun realisasi dari pelatihan untuk ratusan peserta tersebut mencapai Rp 1 miliar.

Ilustrasi

Menurutnya, BP Jamsostek akan memperkuat program tersebut pada tahun 2020 sehingga bisa memberi manfaat positif bagi para pekerja.

Namun demikian, Arief mengatakan, badan kini masih kesulitan mencari lembaga kursus keahlian di wilayah Sumbagsel.

“Tantangannya di situ, kami harus menggandeng lembaga pelatihan dengan berbagai keahlian bagi peserta PHK,” katanya.

Sepanjang tahun lalu, kata dia, keahlian yang diminati peserta beragam mulai dari menjahit, basic office hingga mekanik.

Arief mengatakan pihaknya berupaya memaksimalkan layanan pada pesertanya. Meski dari sisi pembayaran iuran hanya Rp 16.800 dan tidak ada kenaikan iuran malah justru manfaat yang ditawarkan bertambah dari sebelumnya.

Arief menjelaskan pemerintah meningkatkan manfaat perlindungan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), dan Jaminan Hari Tua (JHT) dari BPJamsostek.

Secara rinci Arief mengatakan, untuk jaminan kecelakaan kerja, keluarga peserta terutama anak-anak akan mendapatkan beasiswa dari BPJamsostek.

Di mana untuk 2 anak mulai dari TK hingga kuliah bagi peserta aktif yang meninggal dunia atau cacat tetap akibat kecelakaan kerja.

Belum lama ini, BP Jamsostek telah membayarkan santunan pada pengemudi aplikasi online yang meninggal, sejumlah Rp 42 juta dari sebelumnya Rp24 juta.

Anak-anak yang ayahnya menjadi korban kita pastikan akan mendapatkan beasiswa sehingga pendidikan mereka terjamin.(antara)

2020, Batam Jadi Pilot Project Kota Lengkap

0

batampos.co.id – Kota Batam akan dijadikan rintisan kota lengkap terkait tanah terdaftar di Badan Pertanahan Nasional bersama sejumlah kota lainnya di Indonesia.

Kepala BPN Kota Batam, Memby Untung Pratama, menyatakan, dengan menjadi kota lengkap, maka seluruh bidang tanah harus terdaftar dan tervalidasi seluruhnya.

Seluruh lahan di Batam juga tidak boleh ada sengketa atau tidak tumpang tindih, agar bisa menjadi kota lengkap.

“Pada 2020 ini, Batam menjadi ‘pilot project’ kota lengkap,” kata dia, Jumat (3/1/2020).

Suyono, 71, menunjukkan sertifikat tanah Kavelingnya yang baru diambilnya dari BPN Kota Batam di Mall Top 100 beberapa waktu lalu. Tahun 2020, Kota Batam menjadi pilot project kota lengkap terkait tanah terdaftar di Badan Pertanahan Nasional bersama sejumlah kota lainnya di Indonesia. Foto:Dalil Harahap/batampos.co.id

Menurutnya, untuk mencapai target kota lengkap, maka tahun 2020 BPN merencanakan pendaftaran untuk 8 ribu bidang tanah melalui Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap (PTSL).

Menurut dia, di seluruh Batam terdapat sekitar 300.000 bidang tanah. Dan yang belum terdaftar hanya sekitar 5 hingga 10 persen saja, atau sekitar 15.000 hingga 30.000 bidang tanah.

“Tinggal sedikit lagi,” kata dia.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Kepulauan Riau, Asnawati, menyatakan, di Kepri terdapat 783.000 bidang tanah.

Sekitar 500.000 bidang tanah atau 73 persen di antaranya sudah terdaftar, menyisakan sekitar 200.000 bidang tanah yang menunggu untuk didaftarkan.(antara)

BTN Buka Dua Outlet Money Change, Di Sini Lokasinya

0

batampos.co.id – Bank Tabungan Negara (BTN) cabang Kota Batam membuka dua outlet penukaran mata uang asing atau money change untuk memudahkan masyarakat dan wisawatan mancanegara.

Branch Manager Bank BTN, Ali Irfan, mengatakan, pihaknya baru pertama kali membuka outlet money change.

Untuk sementara outlet money change BTN berada di kantornya di kawasan Batam Centre.

Tujuannya kata dia, ialah untuk meningkatkan transaksi khususnya valuta asing (valas). Sehingga pelayanan nasabah yang ada dan yang akan datang bisa dilayani dengan sempurna.

Branch Manager Bank BTN, Ali Irfan (pegang mik) saat memperkenalkan loket penukaran valuta asing BTN di kantornya di Batam Centre. Foto: BTN untuk batampos.co.id

“Kita membuka outlet penukaran mata uang asing dikarenakan mobilitas masyarakat Indonesia khususnya yang menetap di Kota Batam untuk berkunjung ke luar negeri cukup tinggi,” kata Ali, Jumat (3/1/2020).

Selain itu, faktor lainnya ialah banyaknya wisatawan mancanegara berkunjung ke Kota Batam.

“Kita sudah melakukan fisibility study (FS) dan kita juga akan segera membuka outlet money change kedua di Bandara Hang Nadim. Bandara dipilih karena banyak dikunjungi wisatawan asing,” jelasnya.

Ali Berharap semua mitra BTN khususnya masyarakat pada umum bisa menggunakan penukaran mata uang asing BTN.(rng)

2020, DPRD Batam Bertekad Tingkatkan PAD dari Restribusi Parkir

0

batampos.co.id – Komisi II DPRD Batam bertekad meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) dari retribusi parkir dan menekan tingkat kebocoran dari retribusi parkir.

Hal tersebut ditegaskan oleh anggota Komisi II DPRD Batam, Udin P Sihaloho, Jumat (3/1/2020).

“Tekad kami ingin menekan tingkat kebocoran dari sektor retribusi parkir,” katanya.

Menurutnya, selama ini dari retribusi parkir kerap terjadi kebocoran PAD.

“Kalau dikalkulasikan, jumlahnya sangat fantastis,” ujarnya.

Tahun ini, Udin juga menginginkan para juru parkir memberikan karcis kepada pengguna jasa parkir.

Pasalnya selama ini masyarakat yang memarkirkan kendaraannya sangat jarang diberikan karcis meski sudah membayar biaya parkir.

“Dari situlah retribusi PAD parkir terjadi kebocoran yang sangat besar. Para oknum yang bermain itu selalu menggunakan modus mengutip uang parkir tanpa memberikan karcis parkir,” terangnya.i

Kata dia, sistem e-parking atau parkir elektronik yang diwacanakan Dinas Perhubungan hingga saat ini belum teralisasi.

Juru parkir memungut uang retribusi dari pengendara mobil di kawasan Batam Center, Senin (22/7/2019) lalu. Foto: Dalil Harahap/batampos.co.id

“Dishub harus berbenah diri terkait perparkiran, khususnya parkir tepi jalan atau retribusi parkir,” paparnya.

Kata dia, selama ini karcis parkir banyak digandakan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab.

Karena itu lanjutnya, Dishub Batam harus segera membuat regulasi agar karcis parkir tak digandakan oleh oknum untuk mencari keuntungan pribadi.

Sebelumnya Udin juga pernah mengusulkan parkir tepi jalan sebaiknya digratsikan. Hal itu untuk mengurai siapa sebenarnya selama ini yang menikmati potensi PAD dari retribusi parkir di Kota Batam.

“Setelah diketahui akar masalah dan siapa biangnya, baru bisa parkir di Batam dibenahi di awal tahun ini,” ujar politisi PDI Perjuangan tersebut.

Menurutnya, jika hal itu bisa dilakukan, yang selama ini menikmati bisnis parkir di Batam akan datang sendiri ke Pemko Batam dan berlomba-lomba memberikan pelayanan terbaik soal perparkiran.

“Sehingga saat parkir sudah bisa diatur dengan benar di Batam, baik masyarakat pengguna parkir maupun Pemko Batam sama-sama menikmatinya. Dalam artian target PAD parkir bisa tercapai,” jelasnya.

“Begitu juga pelayanan parkir ke masyarakat bisa maksimal,” tegasnya lagi.

Sebelumnya Kepala UPT Parkir Dishub Batam, Alexander Banik menegaskan, PAD dari retribusi parkir tak pernah tercapai karena banyaknya kawasan pertokoan atau ruko yang tak buka atau sepi pengunjung.

Sehingga hal tersebut ditinggalkan oleh jukir, dan yang tadinya diprediksi akan mampu menghasilkan PAD parkir, ternyata di lapangan berbeda.(gas)

Cukai Naik, Rokok Lokal jadi Idola Perokok Aktif

0

batampos.co.id – Pemerintah menaikan harga cukai rokok pada awal tahun 2020 ini. Harga rokok nasional di pasaran melambung tinggi karena kenaikan cukai antara 20 persen hingga 21,5 persen.

Rokok-rokok nasional saat ini dibandrol di atas Rp 25 ribu per bungkus. Beberapa perokok aktif di Kota Batam beralih ke rokok lokal yang harganya jauh lebih murah.

“Rokok lokal masih di bawah Rp 10 ribu jadi ke rokok lokal dulu. Tak sanggup kalau hari-hari isap rokok nasional terus,” ujar Jimmi, warga Tanjunguncang, Jumat (3/1/2020).

Baca Juga: Rokok Produksi Batam Makin Mahal

Ilustrasi

Informasi yang dihimpun dari berbagai kios dan toko di Batuaji dan Sagulung kenaikan harga rokok ini kisaran Rp 3 ribu hingga Rp 5 ribu.

Kenaikan juga terjadi pada harga rokok lokal. Namun masih kisaran Rp 1.000 hingga Rp 2 ribu.

Baca Juga: Nah Lho, Rokok Lokal dan Mikol di Batam Kena Cukai 

Seperti diketahui awal tahun 2020 ini, harga rokok resmi mengalami kenaikan 20 persen dari harga biasa.

Kenaikan ini sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia yang menaikkan harga cukai rokok, dimana rata-rata saat ini berkisaran antara 20 persen hingga 21,5 persen.(eja)

Pak Wali Kota, Sungai di Bengkong Laut Ini Bau Busuk

0

batampos.co.id – Sampah yang menumpuk di bawah jembatan Golden Prawn, Bengkong Laut, kini sudah lumayan bersih. Namun masih tercium bau busuk di sekitaran sungai.

Sampah yang biasanya di sekitaran bantaran sungai sekarang sudah lebih bersih. Tetapi masih terlihat tumpukan sampah sebelah utara jembatan yang menggenang di atas air.

Pedagang di sekitar lokasi, Sutono, mengatakan, air sungai berwarna hitam pekat itu sudah terjadi cukup lama.

“Saya sudah berjualan tape selama 4 tahun di sini, warna air sungainya memang kayak gitu hitam,” katanya Jumat (3/1/2020).

Meski sudah terlihat lebih bersih, namun aroma bau busuk masih menyeruak dari sungai yang berada di Bengkong Laut ini. Foto: Dhiyanto/batampos.coid

Menurutnya, saat air laut pasang, air sungai akan berubah menjadi lebih bening. Sutono menambahkan, beberapa waktu lalu warga sekitar bergotong royong untuk membersihkan sampah di sungai tersebut.

“Makanya sekarang kelihatan cukup bersih, tetapi saya masih melihat ada beberapa pengendara motor sambil jalan yang membuang sampah ke sungai,” ujarnya.

Padahal di atas jembatan jelas terlihat imbauan agar warga tidak membuang sampah ke dalam sungai.

Dari pantauan batampos.co.id di lokasi, airnya terlihat keruh dan hitam. Tidak hanya itu, bau busuk seketika menusuk hidung saat angin bertiup.(nto)

Bawaslu Minta Parpol Tidak Skenariokan Calon Tunggal

0

batampos.co.id – Fenomena calon tunggal masih akan berpotensi terjadi di pilkada 2020. Bawaslu meminta parpol untuk tidak coba-coba bersekongkol memuluskan calon tunggal di pilkada.

Sebab, meskipun legal, namun calon tunggal bisa merusak proses demokrasi yang dibangun lewat pilkada.

’’Calon tunggal di 270 daerah ini kelihatannya juga akan berpotensi naik,’’ terang Ketua Bawaslu Abhan, Kamis (2/3/2020).

Biasanya, begitu ada satu bakal calon yang cukup kuat, partai-partai politik akan merapat.

Terutama daerah-daerah yang memiliki calon petahana karena dianggap figur kuat. Secara regulasi, tutur Abhan, calon tunggal memang tidak salah.

’’Tapi pemilihan yang demokratis masa hanya di-ikuti oleh satu calon,’’ lanjut mantan Ketua Bawaslu Provinsi Jawa tengah itu.

Lazimnya, dalam sebuah pemilihan berbasis suara terbanyak, ada setidaknya dua kandidat yang berkompetisi.

Kotak suara. Bawaslu meminta parpol untuk tidak coba-coba bersekongkol memuluskan calon tunggal di pilkada. Foto: Cecep Mulyana/batampos.co.id

Bukan satu calon yang disandingkan dengan kotak kosong. Untuk saat ini, pihaknya mengimbau parpol untuk tidak mengerucut hanya pada satu paslon di masing-masing daerah.

Itu untuk menjaga agar publik tetap memiliki pilihan. Tidak lantas karena calonnya kuat lalu semua sepakat hanya satu paslon.

Karena itu, parpol juga diminta lebih transparan dan tidak coba-coba mematok mahar politik.

’’Butuh transparansi dari partai politik dalam proses rekrutmen kadernya untuk dicalonkan sebagai kepala daerah,’’ tutur Abhan.

Sehingga, tidak sampai ada calon karbitan yang tiba-tiba muncul hanya karena kapitalnya besar.

Selain parpol, harapan lain juga ada pada calon perseorangan. UU pilkada memungkinkan hadirnya calon perseorangan.

Sehingga, ketika seluruh parpol bersepakat menghadirkan satu paslon, masih ada lawan tanding yang bisa diharapkan dari calon perseorangan.

Sebagai gambaran, pada pilkada 2015 ada tiga daerah yang diikuti oleh calon tunggal. Masing-masing Kabupaten Blitar, Tasikmalaya, dan Timor Tengah Utara.

Kemudian, pada 2017 jumlahnya meningkat menjadi sembilan daerah. Puncaknya di pilkada 2018 di mana ada 16 daerah dengan calon tunggal.(byu/jpg)

Kini Jumlah Penduduk Indonesia Naik 123 Persen

0

batampos.co.id – Jumlah penduduk Indonesia meningkat lebih dari dua kali lipat selama hampir 50 tahun terakhir. Hal itu tergambar dari catatan awal 2020 yang dikeluarkan Ditjendukcapil Kemendagri kemarin.

Berdasarkan data terakhir, Ditjendukcapil sudah mengelola data kependudukan sebanyak 266.534.836 jiwa.

’’Masing-masing terdiri dari 31 elemen data. Mulai dari nama, alamat, hingga golongan darah,’’ terang Dirjendukcapil Kemendagri Zudan Arif Fakrulloh, Kamis (2/1/2020).

Ke-31 elemen tersebut untuk memastikan tidak ada data penduduk yang ganda. Dari jumlah tersebut, ada sekitar 193 juta penduduk yang wajib memiliki E-KTP.

Sejauh ini, tutur Zudan, perekaman memang masih belum 100 persen. Ada sekitar 2 jutaan penduduk yang belum merekam E-KTP.

’’(Awal) tahun ini sudah mencapai 98,79 persen,’’ lanjutnya.

Pihaknya masih terus mencari penduduk yang belum merekam data sehingga cakupannya bisa mencapai 100 persen.

Dengan pencatatan tersebut, artinya jumlah penduduk Indonesia meningkat 123,6 persen dalam kurun waktu 48 tahun.

Berdasarkan data terakhir Ditjendukcapil sudah mengelola data kependudukan sebanyak 266.534.836 jiwa atau naik sekitar 123,6 persen dalam kurun waktu 48 tahun. Foto: Jawa Pos

Tumbuh lebih dari dua kali lipat dibandingkan era 70-an. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan, jumlah penduduk Indonesia pada 1971 mencapai 119.208.229 jiwa.

Pada tahun ini pula, BPS akan menyelenggarakan sensus penduduk. Rencananya, pada Februari hingga Maret penduduk bisa mulai melaksanakan sensus secara secara mandiri via website BPS.

Kemudian, pada Juli 2020 petugas sensus akan memulai proses wawancara mendalam untuk memverifikasi data.

Targetnya, pada Juli 2021 bisa dihasilkan berbagai parameter demografi penduduk Indonesia.

Zudan menuturkan, pendataan penduduk tidak hanya dilakukan di dalam negeri. Namun juga di luar negeri.

Penerbitan Nomor Identitas Tunggal untuk NIK bagi WNI di luar negeri sudah mencapai 3.500 dan akan terus bertambah.

Dengan NIT tersebut, bisa diterbitkan akta kelahiran, kematian, dan perkawinan dengan standar yang sama dengan di dalam negeri.

Sementara, bagi anak-anak, pihaknya masih mengebut proses penerbitan akta kelahiran. Sampai saat ini cakupannya sudah mencapai 91 persen untuk anak usia 0-18 tahun.

Selain itu, program kartu identitas anak sudah mencakup 482 kabupaten/kota.

’’Hanya kurang 32 daerah yang belum melaksanakan,’’ imbuhnya.

Zudan berharap kesadaran masyarakat tentang administrasi kependudukan bisa makin meningkat.

Bagaimanapun, data kependudukan harus terus dimutakhirkan. Sehingga pelayanan administrasi terhadap masyarakat juga bisa semakin mudah.

Baik yang dilakukan oleh negara maupun swasta. Saat ini, sudah ada lebih dari 1.600 lembaga yang menggunakan data kependudukan sebagai alat verifikasi.(byu/fat/jpg)

Karena Masalah Ini, Polisi Perketat Keamanan di Pelabuhan

0

batampos.co.id – Jajaran Polsek Kesatuan Pelaksanaan Pengamanan Pelabuhan (KPPP) Polresta Barelang mengintensifkan patroli kawasan pelabuhan.

Hal ini dimaksudkan dalam mengantisipasi masuknya barang-barang ilegal dan berbahaya melalui pelabuhan.

Terutama saat memasuki musim liburan dan setelah libur panjang. Kapolsek KPPP, AKP Syaiful Badawi, mengatakan, untuk mencegah masuk dan keluarnya barang ilegal, pihaknya selalu menempatkan personel di pelabuhan untuk melaksanakan pengaman dan pengawasan.

Selain itu, pihaknya juga bekerja sama dengan berbagai instansi terkait di pelabuhan dalam upaya pencegahan.

Penumpang berjalan menuju dermaga saat hendak naik ke kapal di Pelabuhan Domestik Sekupang, Senin (30/12/2019) lalu. Kepolisian memperketat keamanan di pelabuhan untuk mengantisipasi barang-barang ilegal dan berbahaya melalui pelabuhan. Foto: Dalil Harahap/batampos.co.id 

”Jika ada kapal yang mau berangkat maupun kapal yang datang, kita lakukan pengecekan dan pemeriksaan seluruh barang bawaan penumpang,” kata Badawi.

Pengecekan itu bertujuan untuk mencegah terjadinya sesuatu hal yang tidak diinginkan. Pihaknya selalu memberikan imbauan kepada para penumpang kapal agar selalu berhati-hati dan waspada terhadap barang bawaan maupun barang berharga lainnya.

”Saya meminta kepada semua pihak yang ada di pelabuhan untuk sama-sama menjaga suasana kondusif di pelabuhan. Informasikan pada kita jika melihat sesuatu yang mencurigakan,” katanya.

Selain pengawasan dan pemeriksaan, petugas juga mencari informasi dari masyarakat maupun dari tenaga bongkar muat di pelabuhan. Hal ini dilakukan, untuk mengetahui apakah ada barang terlarang yang dibawa para penumpang yang akan masuk ke Batam.

”Sejauh ini saat mudik kemarin, kami belum menemukan barang-barang terlarang. Kami akan terus perketat pengamanan sampai arus balik nanti,” imbuhnya.(gie)

Harga Cabai Naik Lagi

0

batampos.co.id – Usai Tahun Baru, harga sejumlah komoditas justru semakin tinggi. Salah satunya cabai.

Sejak awal tahun harga cabai justru kembali naik hingga Rp 20 ribu per kilogram (kg). Di Pasar Botania 1 Batam Center, harga cabai rawit merah atau cabai setan dijual hingga Rp 90 ribu per kg.

Cabai merah keriting Rp 60-70 ribu per kg. Sedangkan cabai rawit hijau Rp 60 ribu per kg.

”Iya, hari ini (kemarin, red) kembali naik. Satu hari lalu cabai rawit masih Rp 50 ribu per kg, cabai merah Rp 55 ribu. Naiknya cepat,” terang Nurdiya, penjual sayur mayur di pasar tersebut, Kamis (2/1/2020).

Menurut dia, kenaikan harga cabai diduga karena panen gagal di daerah pemasok. Sebab, curah hujan di wilayah penghasil masih tinggi.

Baca Juga: Petani di Batam Diminta Produksi Cabai 2 Ton per Hari

”Kemungkinan ini cabai akan lebih mahal lagi,“ imbuhnya.

Tak hanya cabai, harga telur usai tahun baru juga masih tinggi. Per papan yang berisi 30 butir, masih dijual dengan harga Rp 46 hingga Rp 48 ribu.

Memasuki tahun 2020, harga bgeberapa komoditas semakin tinggi. Salah satunya cabai setan yang naik Rp 20 ribu per kilogram dan kini dijual Rp 90 ribu per kilogram. Foto: Cecep Mulyana/batampos.co.id

”Telur memang masih tinggi,” ujar Yus, pedagang bahan pokok di Pasar Botania 1.

Menurut dia, harga telur memang belum turun sejak Natal. Sebab, dari distributor memang sudah tinggi.

”Dari pemasoknya memang tinggi, kami kan tinggal jual saja sesuai harga,” terangnya.

Di Pasar Fanindo Batuaji, cabai merah dijual Rp 62 ribu per kg yang semula Rp 50 ribu per kg.

Sedangkan cabai rawit kini dijual Rp 60 ribu per kg, padahal diambil dari distributor Rp 40 ribu per kg.

Baca Juga: Ibu Rumah Tangga Ini, Panen Cabai Keriting 1 Ton Per Hari

Bawang Birma dari sebelumnya Rp 20 ribu per kg, sekarang dijual Rp 32 ribu per kg.

”Naik karena Tahun Baru. Bisa nanti siap Imlek baru turun,” imbuh seorang pedagang, Murni.

Ia mengaku, bahan pokok diambil dari pasar Induk Jodoh. Sedangkan, pemasok bahan pokok dari Batam mendatangkan bahan pokok dari Lombok, Jawa dan Sumatra.

”Kalau stok malah banyak,” ujarnya.

Komoditas lain yang juga naik harga adalah tomat yang semula Rp 12 ribu kini naik menjadi Rp 16 ribu per kg.

Sementara bayam kini Rp 18 ribu per kg. Kangkung Rp 16 ribu per kg. Sedangkan Sawi Rp 25 ribu per kg.

Sementara itu, beberapa waktu lalu pemangku kepentingan terkait menggelar konferensi pers ketersediaan bahan pokok.(she/iza)