Rabu, 6 Mei 2026
Beranda blog Halaman 10845

Semakin Andal, Gojek Perkenalkan #PenjagaAmanah

0

batampos.co.id – Gojek kembali memperkuat posisinya sebagai penyedia layanan on demand yang paling andal dan terlengkap pilihan masyarakat.

Mengajak seluruh mitra drivernya, Gojek meluncurkan inisiatif #PenjagaAmanah, guna memastikan konsumen semakin merasa mudah, aman dan nyaman saat menggunakan layanan Gojek.

VP Transport Marketing Gojek, Monita Moerdani, mengungkapkan, dalam memilih layanan transportasi, konsumen mencari kualitas layanan yang paling bisa membuat mereka merasa mudah, aman, dan nyaman.

“Guna memperkuat keandalan layanan kami, kami memperkenalkan kampanye #PenjagaAmanah. Inisiatif ini mempertegas posisi kami sebagai penyedia layanan​on-demandpaling andal,” katanya melalui rilis yang diberikan kepada batampos.co.id

Berdasarkan survei yang diadakan oleh Alvara Research Center tahun 2019, Gojek dipilih oleh konsumen sebagai penyedia layanan ​on-demand yang paling dapat diandalkan.

Buah manis tersebut berkaitan dengan kualitas layanan Gojek yang dianggap mudah digunakan sebanyak 13,9 persen dan lebih cepat 11,2 persen.

Monita memaparkan bahwa dalam inisiatif #PenjagaAmanah, terdapat dua elemen penting yang kami perhatikan supaya konsumen semakin senang menggunakan layanan kami.

Dari sisi aplikasi, kami terus memperkenalkan berbagai solusi dan fitur untuk membuat aplikasi kami lebih ​user friendly.

Beberapa contoh, adalah Panduan Titik Jemput Terdekat (yang merekomendasikan titik penjemputan Gojek yang mudah ditemukan mitra driver), Titik Jemput dengan Foto (sehingga memudahkan pelanggan menemukan titik jemput yang dipilih), GoCar dan GoRide Instan, dan juga fitur pengubah destinasi.

“Sedangkan, dari sisi kualitas layanan yang diberikan oleh mitra driver, kami menyediakan ragam pelatihan dan wadah pengembangan diri, salah satunya lewat ​Bengkel Belajar Mitra (BBM)​.

Ragam topik pelatihan meliputi pelatihan bahasa Inggris, pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K), pelatihan anti-kekerasan seksual, serta pelatihan keselamatan berkendara yang bekerja sama dengan Rifat Drive Labs.”

Bertepatan dengan Hari Pahlawan, Gojek juga memberikan apresiasi kepada para perwakilan komunitas mitra driver yang dinilai telah menjadi #PenjagaAmanah, baik bagi para pelanggan Gojek maupun masyarakat di sekitarnya.

VP Transport Marketing Gojek Monita Moerdani menjelaskan penggunaan fitur GoRide Instan kepada Dirut MRT dan Kepala Dishub Provinsi DKI Jakarta beberapa wktu lalu. Foto: Istimewa

Komunitas mitra driver dipilih, selain karena mampu memberikan kontribusi kepada masyarakat, juga karena mampu menyebarkan kepedulian positif secara lebih luas bagi banyak mitra-mitra lainnya yang turut aktif bergabung.

“Terdapat sekitar 5000 komunitas mitra driver independen yang dirangkul oleh Gojek1, sebagian besar diantaranya turut mengemban misi yang sama dengan Gojek yaitu memberikan dampak sosial bagi lingkungan sekitarnya,” tutur Monita.

Komunitas-komunitas mitra driver Gojek berdiri secara mandiri dan independen, tanpa adanya keterikatan dengan Gojek

Ketiga komunitas mitra driver Gojek yang menerima apresiasi di antaranya ​Gerakan Bersih-bersih Ranjau Paku (GBRP) – komunitas relawan yang mengumpulkan ranjau paku berbahaya bagi keselamatan pengguna jalan.

​Komunitas Elite Squad – komunitas yang merangkul dan memfasilitasi pelatihan bagi mitra driver, termasuk di dalamnya para penyandang disabilitas.

Serta Komunitas Balang Ijo – komunitas yang menjadi bagian dalam Unit Reaksi Cepat (URC) Gojek untuk memberikan pertolongan terhadap masyarakat dan rutin mengadakan penyuluhan mengenai P3K.

Adapun bentuk apresiasi yang diberikan oleh Gojek berupa bantuan alat-alat yang dapat menunjang aksi positif komunitas-komunitas tersebut.

Para perwakilan komunitas mitra juga sangat berterima kasih kepada Gojek atas apresiasi #PenjagaAmanah.

Mereka menganggapnya sebagai bentuk motivasi agar dapat terus bertanggung jawab dalam menjaga amanah lebih banyak lagi masyarakat pengguna jalan.

“Saat Syukuran Ulang Tahun Gojek awal November lalu, kami memberikan apresiasi kepada mitra driver secara individu, dan pada kesempatan kali ini apresiasi tersebut kami berikan kepada perwakilan mitra driver dalam bentuk komunitas,” ujarnya.

“Kami berharap ke depannya akan semakin banyak mitra-mitra #PenjagaAmanah, baik dalam bentuk komunitas maupun individu, yang tergerak untuk memberikan dampak sosial dan dapat diandalkan oleh masyarakat Indonesia,” tutup Monita.(*)

Ini Lho, Formasi yang Diminati CPNS

0

batampos.co.id – Antusias masyarakat me­ngikut tes calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2019 sangat tinggi.

Tercatat, hingga Selasa (12/11/2019) pukul 16.40 sudah ada 9.103 pelamar yang sudah memasukkan lamaran.

Formasi penjaga tahanan (pria) Kementerian Hukum dan HAM menjadi favorit pilihan pelamar pada hari kedua pendaftaran.

Sudah ada 1.051 pelamar yang memilih formasi penjaga tahanan. Kemudian, formasi favorit kedua adalah pelaksana/pemula pemeriksa keimigrasian (pria) dengan 426 pelamar dan penjaga tahanan (perempuan) sebanyak 378 pelamar di posisi ketiga.

Dengan jumlah tersebut Kemenkumham menjadi instansi dengan peminat terbanyak.
Menteri PAN-RB, Tjahjo Kumolo, membenarkan bahwa peminat CPNS luar biasa tinggi.

Meski begitu, dengan meningkatnya pelamar, praktis semakin tinggi pula persaingan. Tjahjo mengimbau agar peserta bisa mempersiapkan diri masing-masing dengan sebaik-baiknya.

Wajar peminat formasi penjaga tahanan (pria) yang tinggi. Sebab, lowongan yang dibutuhkan banyak.

Yakni, berjumlah 2.875 orang yang akan disebar di kantor wilayah Kemenkumham seluruh Indonesia.

Ditambah, kualifikasinya hanya lulusan SMA. Dia mengatakan untuk urusan teknis server pendaftaran, merupakan kewenangan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Dia menjelaskan BKN secara berkala melakukaan update sistem untuk menjaga kelancaran proses pendaftaran CPNS 2019.

Para peserta CPNS saat mengikut tes CAT beberapa waktu lalu. Foto: Cecep Mulyana/batampos.co.id

Kepala Badan Kepegawaian Negara Bima Haria Wibisana mengklaim sistem pendaftaran aman, tidak lelet.

Pihaknya sudah menyiapkan kebutuhan penyimpanan data sebesar 5 terabyte dan bandwidth 5 gigabyte.

Bandwidth baru terpakai 2 gigabyte. Masih banyak ruang. Tahun lalu yang terpakai 4,3 gigabyte,” kata Bima.

Sementara itu, Tjahjo lantas mengomentari soal penurunan nilai ambang batas atau passing grade seleksi kompetensi dasar (SKD).

Dia menegaskan penurunan penurunan passing grade itu bukan berarti pemerintah menurunkan kualitas PNS baru tahun ini.

”Karena ada soal-soal radikalisme masuk,” katanya di kantor Wakil Presiden kemarin (12/11).

Termasuk juga soal isu kebangsaan dan lainnya. Dia juga mengatakan penurunan passing grade hasil dari evaluasi rekrutmen CPNS 2018 lalu.

Pada saat itu banyak peserta yang tidak lulus passing grade. Sehingga lowongan yang dibuka kosong.

’’Kemarin (tes CPNS 2019, red) tuh sampai ada beberapa kabupaten kota enggak ada yang lulus,’’ tuturnya.

Kondisi tersebut tentu membuat instansi kasihan. Sebab mereka pada dasarnya membutuhkan pegawai baru.

Namun passing grade yang ditetapkan ternyata terlalu tinggi. Untuk itu akhirnya Kementerian PAN-RB menurunkan passing grade.

Kemudian memasukkan soal tentang wawasan kebangsaan, Pancasila, serta radikalisme.
Deputi bidang SDM Kementerian Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) Setiawan Wangsaatmaja, menjelaskan, batas tersebut merupakan hasil perhitungan dari materi yang sebelumnya telah diujicobakan.

Diakuinya, besaran ambang batas nilai memang berbeda setiap tahun. Hal itu tergantung dari hasil ujicoba materi di tahun-tahun tersebut.

”Kami melihat bagaimana setelah diujikan soal tersebut. Realitasnya seperti passing gradenya seperti itu. Setelah diujicobakan di berbagai daerah, itu adalah nilai terbaik,” tuturnya ditemui usai acara Penanganan Radikalisme ASN di Jakarta, Selasa (12/11).

Penuruan ini biasanya suka dikaitkan dengan kualitas soal yang nanti diujikan. Banyak yang sudah was-was jika soal bakal lebih sulit dari sebelum-sebelumnya.

Terkait hal tersebut, Setiawan tak mengiyakan maupun mengelak. Dia hanya memastikan jika kualitas soal lebih baik dari sebelumnya.

Kemudian, bagi peserta yang sudah lulus ujian Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) tes CPNS 2018, pihaknya memperbolehkan untuk memilih. Apakah mengikuti tes kembali atau tidak.

Jika tidak, maka nilai tersebut dapat langsung digunakan untuk “bertarung” melawan pelamar lainnya di tahun ini.

Dengan syarat, yang bersangkutan melamar dengan kualifikasi dan pendidikan yang sama.

Sebaliknya, kalau seandainya mereka ingin memperbaiki, pintu terbuka lebar. Tak perlu risau, nilai turun karena nilai yang paling tinggi yang akan diambil sebagai acuan.

Sementara itu, disinggung soal kementerian/lembaga yang masih belum mengajukan formasi CPNS-nya, Setiawan mengatakan, semua sudah tuntas.

Hanya saja, jika ada yang masih belum membuka secara resmi, dia menduga adanya perbaikan-perbaikan kecil yang harus diselesaikan.

Menurutnya hal itu tak jadi soal, karena masa pendaftaran juga masih panjang.(jpg)

Terawan Belum Berhasil Loloskan Subsidi Iuran BPJS

0

batampos.co.id – Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto belum berhasil meyakinkan adanya subsidi untuk peserta BPJS kelas 3.

Pekan lalu, di hadapan Komisi IX, dia berjanji akan berupaya melobi agar ada subsidi untuk golongan pekerja bukan penerima upah (PBPU) dan bukan pekerja (BP).

Kemarin (12/11/2019) Presiden Joko Widodo melakukan rapat terbatas bersama menteri-menterinya. Menurut Terawan yang dibahas salah satunya adalah BPJS Kesehatan.

”Belum ada keputusan apa-apa namun kami dorong supaya upaya terbantu iurannya,” ucapnya saat ditemui di kantor Kemenkes.

Dia mengaku bahwa dalam minggu ini masih melakukan koordinasi dengan beberapa kementerian dan lembaga terkait.

Seperti hari ini yang dijadwalkan ada rapat koordinasi di Sentul, Jakarta.

”Artinya yang selama ini sudah bayar tidak naik iurannya karena tersubsidi,” tegasnya.

Dia menegaskan bahwa subsidi ini bukan berarti meng-alihkan jenis kepesertaan dari kelas 3 PBPU dan BP ke PBI.

Petugas BPJS Kesehatan memberikan penjelasan kepada warga yang sedang mengurus JKN-KIS di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Batam, Selasa (21/8/2019) lalu. Foto: Cecep Mulyana/batampos.co.id

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati sudah menerbitkan tiga peraturan menteri keuangan (PMK) sekaligus tentang kenaikan iuran BPJS Kesehatan.

Dia menjelaskan, tiga peraturan teknis tersebut membahas sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 75 Tahun 2019 tentang Jaminan Kesehatan yang terbit dan berlaku pada 24 Oktober lalu.

”(Isinya) untuk membayar yang ASN (Aparatur Sipil Negara), untuk yang PBI (Penerima Bantuan Iuran) dan yang untuk daerah,’’ ujarnya ditemui di Gedung Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Senin (11/11/2019).

Usai terbitnya PMK tersebut, Ani menyebut bahwa pemerintah akan menghitung besaran anggaran.

”Itu akan kami hitung, jumlahnya nanti tergantung pada masing-masing dihitungnya,’’ imbuhnya.

Tiap PMK memiliki perubahan yang berbeda-beda. Tiga PMK yang dikeluarkan adalah PMK Nomor 158 Tahun 2019 tentang Tata Cara Penyediaan, Pencairan, dan Pertanggungjawaban Dana Iuran Jaminan Kesehatan Penerima Penghasilan dari Pemerintah; PMK Nomor 159 Tahun 2019 tentang Pergeseran Anggaran Pada Bagian Anggaran pada Bagian Anggaran Bendahara Umum Negara Pengelolaan Belanja Lainnya (BA 999.08); dan PMK Nomor 160 Tahun 2019 tentang Tata Cara Penyediaan, Pencairan, dan Pertanggungjawaban Dana Iuran Jaminan Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI). Dalam PMK nomor 160/2019, memungkinkan pemerintah memenuhi kekurangan pembayaran PBI akibat perubahan jumlah peserta atau besaran iuran dapat menggunakan APBN Tahun Berjalan. Ketentuan itu tertuang dalam Pasal 3.

Pada regulasi sebelumnya yakni PMK 10/2018, pemerintah hanya dapat memenuhi kekurangan pembayaran PBI melalui APBN Perubahan (APBN-P) atau APBN tahun anggaran berikutnya.

Artinya, kini pemerintah memiliki tiga opsi untuk menutupi kekurangan pembayaran PBI. Ani menjelaskan, pihaknya akan melakukan perhitungan untuk masing-masing kelompok berdasarkan tiga PMK tersebut.

Tapi, ia belum dapat menyebutkan finalisasi perhitungan dan memastikan waktu pencairan dana talangan BPJS. ”Segera saja,’’ katanya.

Sementara itu, mengenai pembenahan sistem Data Terpadu Kesejahteraan Sosial, Menteri Sosial Juliari P. Batubara mengatakan, masih proses memadankan dengan data yang ada di Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri.

Sebab, orang yang terdata harus memiliki identitas yang jelas. Memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK). Tercatat, ada sekitar 98,7 juta masyarakat Indonesia pra sejahtera.

“Ada yang sudah dipadankan ada yang belum. Tapi sebagian besar sudah. Data sekitar 68 juta orang yang sudah dipadankan dengan NIK di Dukcapil,” terang Juliari Senin lalu. Masih ada sekitar 30 jutaan data yang belum.

Politisi PDI Perjuangan itu menyatakan, proses update masih terus dilakukan. Termasuk membenahi data masyarakat yang dinilai sudah mentas dari garis kemiskinan.

Juliari mengaku, membenahi data memang tidak mudah.(dee/han/lyn/jpg)

Komisi I Pantau Pelayanan Kecamatan

0

batampos.co.id – Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Lingga, Rony Kurniawan, bersama anggota meninjau sejumlah kantor camat dan kantor dinas di lingkungan Pemkab Lingga. Kegiatan merupakan monitoring dan evaluasi terkait pelayanan terhadap masyarakat.

“Di sejumlah kecamatan seperti Kecamatan Pesisir, masalah yang dialami adalah minimnya anggaran,” kata Rony setelah melakukan kunjungan ke Kantor Camat Singkep Pesisir, Selasa (12/11/2019) pagi.

Pria yang akrab disapa Iwan Munir ini menambahkan, dalam kunjungan itu, Kecamatan Singkep Pesisir mengaku sangat kekurangan dana memenuhi pasokan solar yang digunakan untuk bus anak sekolah.

Kunjungan Komisi I DPRD Kabupaten Lingga ke kantor Camat Singkep Pesisir, Selasa (12/11/2019). Foto: Wijaya Satria/batampos.co.id

Di tempat yang sama, anggota Komisi I DPRD Kabupaten Lingga, Nurdin, menyatakan temuan di lapangan yakni kurangnya atau minimnya anggaran kecamatan akan menjadi kendala bagi keberlangsungan program pelayanan kepada masyarakat.

“Bahkan petugas kecamatan mengaku untuk turun ke desa saja mereka harus lebih dulu menghitung dana dan anggaran,” ujar Nurdin.

Said Trizwanda Luthfi, anggota Komisi I DPRD Kabupaten Lingga yang juga turun ke lapangan menambahkan, seluruh temuan ataupun kekurangan yang disampaikan kepada mereka dari kecamatan, selanjutnya akan dilaporkan ke TAPD.

Nantinya laporan akan menjadi pertimbangan ke depan untuk menentukan anggaran.(wsa)

Anggota Fraksi Golkar Dilarang Keluar Jakarta

0

batampos.co.id – Musyawarah Nasional (Munas) Partai Golkar tinggal tiga pekan lagi. Sang ketua umum Airlangga Hartarto pun tidak ingin forum tertinggi partai beringin itu terganggu.

Mulai Selasa (12/11/2019), dia pun meminta semua anggota Fraksi Partai Golkar DPR RI tidak meninggalkan Jakarta.

Larangan bagi anggota DPR itu tertuang dalam surat yang dikeluarkan Fraksi Partai Golkar.

Surat bernomor: INT.00.210/FPG/DPRRI/XI/2019 tertanggal 11 November 2019 perihal imbauan itu beredar luas di kalangan wartawan parlemen.

Surat tersebut berbunyi sesuai instruksi Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto, kepada seluruh anggota FPG DPR RI dilarang meninggalkan Jakarta sampai dengan selesainya Munas Partai Golkar pada 6 Desember 2019 mendatang.

Surat itu ditandatangani Ketua Fraksi Partai Golkar Kahar Muzakir. Anggota DPR Fraksi Partai Golkar Dave Akbarshah Fikarno membenarkan beredarnya surat larangan itu.

Menurut dia, mereka dilarang keluar Jakarta karena sebagian anggota fraksi terlibat dalam kepanitian rapat pimpinan nasional (Rapimnas) yang akan digelar pada 14-15 November, dan munas.

“Besok (hari ini) juga ada rapat pleno,” terang dia saat dikonfirmasi, kemarin.

Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto memberikan keterangan pers usai menutup diskusi Balitbang Partai Golkar di DPP Golkar, Slipi, Jakarta, Kamis (14/3/2019) lalu. Foto: Hendra Eka/Jawa Pos

Anggota Komisi I DPR RI itu mengatakan, anggota fraksi pun diminta untuk selalu siaga dalam melaksanakan tugasnya sebagai panitia.

Sehingga semua acara bisa berjalan dengan baik. Menurut dia, hanya itu alasan yang disampaikan ketua umum ketika meminta para kader Golkar yang ada di Senayan untuk tidak meninggalkan Jakarta.

Dia menegaskan, larangan itu tidak ada kaitannya dengan strategi pemenangan munas atau ingin menjegal pencalonan Bambang Soesatyo sebagai ketua umum.

“Mana ada hubungan,” tegas Dave Laksono, panggilan akrab Dave Akbarshah Fikarno.

Namun, lanjut dia, bagi anggota yang benar-benar ada alasan khusus dalam kapasitas sebagai anggota DPR meninggalkan Jakarta, mungkin bisa diberikan pertimbangan.

“Kalau alasan khusus, bisa diberikam izin,” terang dia. Dia menambahkan, tidak ada alasan dari pelarangan itu, hanya semata-mata untuk kesiapan menyuk-seskan agenda munas.

Sementara itu, para pendukung Bamsoet yang mengatasnamakan Posbakum Golkar mengelar acara dikusi yang bertajuk Golkar Mencari Nahkoda di Hotel Sultan,kemarin.

Para panitia acara mengenakan baju yang di bagian dadanya bertuliskan Bamsoet for Golkar 1.

Mereka juga membagikan kaos yang bertuliskan kalimat yang sama. Bamsoet hadir langsung dalam acara itu.

Pakar politik LIPI Siti Zuhro, Direktur Eksekutif Poltracking Hanta Yuda, dan pengamat politik Ray Rangkuti hadir sebagai pembicara.

Bamsoet mengatakan, acara yang digelar Posbakum itu bukan tanpa risiko. Menurut dia, banyak para pendukungnya yang dipecat, bahkan dikeluarkan dari grup WhatsApp (WA).

Menghadapi munas yang tinggal beberapa pekan, dia merasa seperti masa reformasi. Banyak larangan dan pemecatan.

Seharusnya terjadi persaingan sehat dalam munas, sehingga partai bisa berkembang dengan baik.

Yang terjadi sekarang malah sebaliknya. Ketua MPR RI itu mengatakan, sekarang kondisinya mencekam dan saling sikut.

Padahal, lanjut dia, dirinya sudah berusaha cooling down, dan belum memutuskan maju atau tidak dalam munas mendatang.

“Agar para pendukung saya tidak dizolimi, dan tidak disingkirkan. Korbannya sudah banyak di DPR,” ungkap dia.

Praktik yang terjadi sekarang bukan lah hal yang baik. Bamsoet menegaskan bahwa seorang pemimpin seharusnya merangkul, bukan memukul.(lum/jpg)

BPJS Ketenagakerjaan Tegur 18 Perusahaan di Natuna

0

batampos.co.id – Kepala BPJS Ketenagakerjaan Natuna, Sunardi, mengungkapkan, ada 18 badan usaha di Natuna mendapat teguran dan dilakukan pemeriksaan kepatuhan karena menunggak iuran.

Bersama kejaksaan, pihaknya melakukan pemeriksaan terhadap perusahaan penunggak iuran BPJS dan perusahaan tidak terdaftar.

“Kami terus melakukan evaluasi kepatuhan perusahaan wajib iuran,” ujarnya, Selasa (12/11/2019).

BPJS, sambungnya, sudah melakukan sosialisasi secara rutin terkait program Jamsos-tek kepada pelaku usaha di Natuna, untuk patuh dan tertib.

BPJS Ketenagakerjaan. Foto: Jawa Pos

“Sebenarnya kalau perusahaan memiliki masalah keuangan, iuran BPJS Jamsostek dapat dicicil, supaya tidak terlalu memberatkan. Intinya harus ada niat baik,” tegasnya.

Sunardi mengatakan, jika 18 perusahaan yang sudah tercatat tersebut tidak juga patuh, BPJS Natuna akan melaporkan ke pihak pengawas ketenagakerjaan Provinsi Kepri dan pihak Kejaksaan Negeri Ranai.

“Tentu ada konsekuensinya kalau sudah dilaporkan, bisa berupa sanksi pidana. Supaya karyawan mendapat perlindungan ketenagakerjaan,” jelasnya.

Kasi Datun Kejari Natuna, Bimo, mengatakan pihaknya sudah melakukan pemanggilan, namun masih bersifat diskusi terbuka dan lebih mengedepankan persuasif, agar mendapat solusi atas kendalanya.

“Tentunya pihak perusahaan ada solusi, yang terpenting sudah pahami aturan ketenagakerjaan untuk melindungi hak karyawan,” ujarnya.(arn)

622 Unit Rumah Warga Karimun Direhab

0

batampos.co.id – Sebanyak 622 unit rumah warga Karimun direhab dari program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).

Realisasi pengerjaan program BSPS tersebut sudah mencapai 80 persen yang berada di enam kecamatan, 13 kelurahan/desa se-Kabupaten Karimun pada 2019.

Proses pengerjaan program BSPS sendiri dikerjakan secara swadaya masya-rakat, sejak akhir September lalu yang sampai sekarang masih dalam tahap pengerjaan.

“Alhamdulillah, pengerjaan sudah hampir rampung. Kalau dilihat, hasilnya cukup bagus pengerjaannya,” jelas Kepala Bidang Perumahan Kawasan Permukiman Dinas Perumahan, Kawasan Permukinan dan Kebersihan Karimun, Rita Agustina, mewakili Kepala Dinas, Selasa (12/11/2019).

“Mudah-mudahan tahun depan Kabupaten Karimun dapat alokasi program BSPS lagi lebih banyak,” kata dia lagi.

Dikatakan, penerima program bantuan BSPS nilainya mencapai Rp 17,5 juta yang dibagi untuk pembelian bahan material Rp 15 juta dan Rp 2,5 juta untuk upah tukang.

Warga Serinjing, Desa Tanjung Kilang, Kecamatan Durai berfoto di depan salah satu rumah yang telah direhab dari program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS). Foto: Dokumentasi Camat Durai untuk Batam Pos

Dimana, konsep atau model konstruksi bangunan rumah dapat berbentuk kontruksi rumah tembok, rumah setengah tembok, rumah kayu non panggung dan rumah panggung.

Disesuaikan, dengan kondisi lahan si penerima BSPS itu sendiri. Sehingga, benar-benar bermanfaat bagi masyarakat itu sendiri setelah dilakukan rehab.

“Mudah-mudahan selesai tepat waktu. Seperti tahun-tahun sebelumnya, pemerintah pusat tetap memuji Kabupaten Karimun hasilnya cukup memuaskan,” katanya.

Adapun penerima BSPS tersebut berada di tujuh kecamatan. Yaitu Kecamatan Meral di Kelurahan Sungai Raya ada 20 unit.

Kecamatan Buru di Kelurahan Buru ada 74 unit, Kecamatan Moro ada dua lokasi yaitu Kelurahan Moro 30 unit dan Desa Pauh 30 unit.

Untuk Kecamatan Durai di Desa Tanjung Kilang 80 unit, Desa Telaga Tujuh 30 unit dan Desa Sanglar 70 unit.

Kecamatan Kundur Utara di Desa Prayun 20 unit, Kelurahan Tanjungberlian Kota 21 unit.
Selain itu, Kecamatan Ungar di Desa Sungai Buluh 30 unit, Desa Batu Limau 30 unit, Desa Ngal 135 unit dan Kelurahan Alai 52 unit.

Sedangkan, 2018 lalu, Kabupaten Karimun mendapatkan 649 unit untuk delapan kecamatan.

Salah satunya, warga Moro, Aban yang menyesuaikan kondisi rumahnya, serta struktur wilayah yang akhirnya dibangun dengan rumah panggung.

“Warga sangat berterima kasih, atas program BSPS ini. Sangat terbantu sekali, yang tadinya kurang layak,” paparnya.

“Setelah dilakukan renovasi rumah lebih nyaman dan secara otomatis bisa memberdayakan keluarga ke depannya,” kata Camat Durai, Khaidir.(tri)

Tarkait Alat Tangkap Cantrang, Menteri KKP: Segera Kita Putuskan

0

batampos.co.id – Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo mengaku masih mempertimbangkan kebijakan pendahulunya Susi Pudjiastuti terkait larangan penangkapan ikan menggunakan alat tangkap cantrang.

Edhy menyebutkan paling lambat akhir tahun akan diputuskan.

“Segera kita putusakan. Apakah diberlakukan atau tidak, atau diberlakukan khusus. Paling lambat Desember sudah ada hal yang kita ambil (putusakan),” ujarnya, sesaat setelah memimpin apel pengawasan sumber daya kelautan di pangkalan PSDKP Batam di Jembatan II Barelang, Rabu (13/11/2019) pagi.

Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo. Foto: Jawa Pos

Sejauh ini pihaknya kata Edhy sudah maksimal mendengarkan pendapat atau koordinasi dengan stakeholder yang ada terkait keputusan tersebut.

Pihaknya akan memberikan keputusan berdasarkan hasil kajian dan pertimbangan tersebut nantinya.

Terkait alat tangkap cantrang ini, menteri sebelumnya Susi Pudjiastuti melarang karena dapat merusak ekosistem laut.

Dia mengatakan hasil tangkapan ikan dengan menggunakan beberapa komponen tersebut juga dianggap mubazir.

Sebab, hasil tangkap ikan tidak diambil keseluruhan melainkan sebagian akan dibuang kembali layaknya sampah.(eja)

Ada Lowongan untuk 36 Panwascam di Karimun

0

batampos.co.id – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Karimun membutuhkan 36 orang Panitia pengawas kecamatan (Panwascam) untuk pengawasan tahapan pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020 di tingkat kecamatan di Karimun.

Untuk itu, Bawaslu telah membuka pengumuman seleksi penerimaan calon anggota Panwascam tahun 2019 dengan nomor : 003/POKJA/BAWASLU.KR/HM/XI/2019.

“Terbuka untuk umum, silakan persiapan persyaratannya. Usia paling rendah 25 tahun, serta tidak merupakan anggota parpol atau telah mengundurkan diri sekurang-kurangnya lima tahun,” jelas Komisioner Bawaslu Karimun, Fadli, Selasa (12/11/2019).

Komisioner yang membidangi divisi Sumber Daya Manusia (SDM) dan organisasi itu mengatakan, ada beberapa persyaratan untuk mendaftar sebagai Panwascam. Diantaranya memiliki kartu identitas KTP elektronik (e-KTP), sehat jasmani rohani serta bebas dari penyalahgunaan narkotika.

Selain itu, bersedia mengundurkan diri dari berbagai jabatan politik, pemerintahan, maupun BUMN, BUMD, BUMDes dan bersedia bekerja penuh waktu.

Komisioner Bawaslu Karimun, Fadli. Foto: Dokumentasi Fadli untuk batampos.co.id

Selanjutnya, sistem tata cara pendaftaran sendiri dapat mengajukan surat lamaran melalui website, email, media sosial Bawaslu Karimun atau diantar langsung ke sekretariat Bawaslu Karimun.

“Saya harapkan, anak-anak muda yang mempunyai integritas tinggi untuk memberikan kontribusi dalam proses pengawasan Pilkada nanti,” paparnya.

Agar, kata dia, Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Karimun serta Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri untuk Kabupaten Karimun benar-benar menghasilkan pimpin yang berkualitas.

Sedangkan, untuk penerimaan berkas sendiri lanjut Fadli, Bawaslu Karimun memberikan waktu cukup panjang yaitu hingga 3 Desember 2019 mendatang.

“Apabila masyarakat kurang mengerti silakan datang ke sekretarias Bawaslu Karimun. Kita berikan kesempatan kepada masyarakat, untuk bergabung menjadi pengawas Pilkada 2020 mendatang,” tuturnya.

Saat ini Bawaslu tengah mempersiapkan persyaratan untuk calon anggota Panwascam di 12 kecamatan.

”Totalnya, 36 orang yang dibutuhkan untuk pengawasan tahapan pemilih di tingkat kecamatan,” terangnya.

Sementara itu, pantauan di lapangan, proses pencalonan Bupati dan Wakil Bupati dari parpol sudah mulai mencuat.

Selain dari petahana yaitu Aunur Rafiq dan Anwar Hasyim, Raja Bakhtiar, Syamsul, Rasno, Zaizulfikar dan HM Asyura juga mengambil formulir.(tri)

Kapal Ikan Asing Melawan dan Berusaha Kabur, Menteri KKP: Tenggelamkan

0

batampos.co.id – Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP), Edhy Prabowo, menegaskan kapal ikan asing yang ditangkap karena mencuri ikan akan diperdayakan bagi nelayan.

Ini disampaikannya saat memimpin apel pengawasan sumber daya kelautan di pangkalan PSDKP Batam di Jembatan II Barelang, Rabu (13/11/2019).

“Yang sudah inkrah bisa diperdayakan ya diperdayakan buat nelayan. Nelayan yang terima tentu ada standarnya juga misalkan, yang berjasa dan lain sebagainya,” ujar Edhy.

Penenggelaman kapal pencuri ikan kata Edhy, tetap berlaku. Namun hanya untuk KIA yang berusaha kabur atau melawan petugas saat akan ditangkap.

“Yang sudah ada di dermaga (diamankan) ngapain ditenggelamkan. Kita berdayakan kalau bisa diberdayakan. Kecuali sudah tak laik lagi,” ujarnya.

Program penenggelaman KIA yang ditangkap dan dinyatakan bersalah oleh menteri Susi Pudjiastuti sebelumnya, diakui Edhy memang baik untuk memberikan efek jera kepada pelaku pencurian ikan.

Namun untuk kemajuan nelayan lokal pemberdayaan kapal-kapal asing tersebut bagi para nelayan lebih berfaedah tentunya.

“Kita ingin melindungi sumber daya laut tapi kemajuan nelayan lokal juga diperhatikan,” jelasnya.

Kapal yang melakukan ilegal fishing di perairan Provinsi Kepri menumpuk di dermaga PSDKP Kota Batam. Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP), Edhy Prabowo, menegaskan kapal ikan asing yang ditangkap karena mencuri ikan akan diperdayakan bagi nelayan. Foto: Azis Maulana/batampos.co.id

“Nelayan harus didorong untuk lebih baik lagi. Musuh kita (pencuri ikan) asing bukan nelayan.” paparnya lagi.

Kata dia, penenggelaman KIA sangat bagus, tapi untuk kapal yang melawan atau kabur saat akan ditangkap.

“Kalau sudah diamankan bisa dipergunakan untuk hal yang lebih bermanfaat lagi,” ujarnya.

Edhy juga menyampaikan terobosan barunya sebagai menteri KKP. Sesuasi instruksi presiden, KKP akan mempermudah segalah proses perizinan yang berhubungan dengan KKP.

“Saya juga akan fokus sesuai perintah Presiden. Membangun komunikasi dengan nelayan. Memperbaiki birokrasi yang ada,” ujarnya.

“Izin-izin yang terlalu lama dipercepat. Untuk perizinan saya udah koordinasi dengan Kemenhub, Kemenaker serta kementerian yang berkaitan lainnya untuk penyatuannya, biar lebih cepat,” kata dia lagi.

Saat memimpin apel pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan di pangkalan PSDKP Batam, Edhy menyampaikan kebanggaannya dengan petugas pengawas pangkalan PSDKP Batam.

“Saya melihat di mata saudara-saudara ada ketulusan dalam bekerja menjaga sumber daya laut yang ada. Tentu ada banyak kekurangan selama ini dan itu jadi tuga saya selanjutnya untuk melengkapi,” ujarnya.

Dia juga berpesan agar petugas PSDKP dan lintas instansi yang berkaitan agar terus bekerja dengan dedikasi yang tinggi demi keutuhan wilayah NKRI.

“Ini masih dalam momen hari Pahlawan, jadi tunjukan kepahlawanan kita zaman sekarang dengan menjaga keutuhan NKRI,” imbaunya.

Edhy juga berpesan kepada petugas PSDKP untuk menindak nelayan lokal yang melanggar aturan penangkapan ikan dengan azaz kemanusiaan. Jika dimungkinkan untuk dibinah sebaiknya dibina.

“Jangan langsung dipidanakan. Kalau bisa dibina dibina dulu. Musuh kita adalah asing,” ujarnya.(eja)