Selasa, 5 Mei 2026
Beranda blog Halaman 10848

764 Mahasiswa Politeknik Negeri Batam Diwisuda

0

batampos.co.id – Politeknik Negeri Batam menggelar wisuda ke-19 di hanggar pesawat Kokok Haksono Djatmiko.

Sebanyak 764 mahasiswa dari empat jurusan, yakni teknik informatika, teknik mesin, menajemen bisnis, dan teknik elektronika, dari 11 program studi (prodi) masing-masing jurusan diwisuda.

”Ini wisuda Poltek ke-19. Berbeda dengan tahun sebelumnya dengan menggelar dua kali wisuda, tahun ini hanya sekali. Ada 11 lulusan terbaik dari masing-masing prodi,” ucap Ismet, ketua panitia wisuda Politeknik Negeri Batam, Kamis (7/11/2019).

Direktur Politeknik Negeri Batam, Priyono Eko Sanyoto, mewisuda 746 mahasiswa dari empat jurusan di Gedung Politeknik Negeri Batam, Kamis (6/11/2019). Foto: Cecep Mulyana/batampos.co.id

Sementara itu, Devrina Resticha, lulusan terbaik dari prodi Administrasi Bisnis terapan dengan IPK 3,95 mengatakan, dalam proses menyelesaikan kuliah selama empat tahun delapan semester ini, ia aktif ikut lomba dan mengerjakan kuis-kuis yang diberikan dosen.

”Jadi, mahasiswa tidak hanya datang untuk mengisi absen, tapi juga aktif dalam kuis dan lomba karena dengan begitu bisa mengasah keterampilan,” ujar mahasiswa asal Depok ini.

Perihal rencana setelah wisuda, ia telah menentukan pilihan. Ia sudah bekerja selama tiga bulan di perusahan Singapura yang bertempat di Nongsa Digital Park.(zis)

YRFI Gelar Jambore Nasional di Tangerang

0

batampos.co.id – Event Jambore Nasional (Jamnas) Yamaha Riders Federation Indonesia (YRFI) kembali di gelar.

Jamnas kali ini mengusung tema Bersatu Berjuang Berkembang. Event Jamnas YRFI ke 4 itu dilaksanakan pada Sabtu (30/11/2019) hingga Minggu (1/12/2019) mendatang di Stadion Sport Centre Persita Tangerang.

Ketua pelaksana event Jamnas IV YRFI 2019, Fitra Lazuardi, mengatakan, pada event tersebut akan mengundang artis nasional.

“Nantinya ada lucky draw dengan hadiah utama motor Yamaha Lexi dan para peserta atau komunitas sudah bisa mendaftar secara online,” jelasnya.

Pada event tersebut pihaknya juga akan mengelar donor darah, safety riding edukasi , free check untuk motor Yamaha penjualan Apparel, spareparts, Test ride motor Yamaha,  bazar kuliner dan beberapa kegiatan lainnya.

“Untuk masyarakat umum juga kami berikan konten acara seperti senam massal, lomba mewarnai untuk anak-anak dan perlombaan menarik lainnya,” kata dia.

Fitra yang merupakan Ketua YRFI Banten itu menjelaskan pada event itu pihaknya juga akan menampilkan kesenian dan kebudayan dari Banten.

Aktivitas Jambore Nasional YRFI beberapa waktu lalu. Foto: Dokumentasi YRFI untuk batampos.co.id

Ketua Umum YRFI, Muhtasor Abie, menambahkan, selain gelaran Jamnas pihaknya akan melaksanakan Musyawarah Nasional III YRFI.

“Di mana Munas ini nanti akan melaksanakan pemilihan kepengurusan tingkat Nasional yang telah habis masa periodenya di 2019 ini,” paparnya.

Direktur Pengelola Sport Center Persita Tangerang, Terry Chaterina, menyatakan sangat mengapresiasi dan mendukung segala aktivitas dari klub/komunitas motor.

“Selama itu dapat memberikan nilai positif bagi masyarakat umum, kami sangat mednukungnya,” kata dia.

Terlebih pada event Jamnas YRFI diadakan edukasi ataupun pelatihan-pelatihan keselamatan berkendara dan keamanan keamanan lainnya dalam berkendara.

Euforia event Jamnas IV YRFI sudah sangat terasa. Diperkirakan peserta yang akan hadir mencapai 10 ribu orang dari berbagai klub/komunitas/Riders Yamaha dan umum.

Ketua YFRI Kepri, Angga Syahbana Putra (empat dari kanan) berfoto bersama pengurus YRFI Kepri. Foto: Dokumentasi YRFI Kepri untuk batampos.co.id

Ketua YRFI Kepri, Angga Syahbana Putra, mengatakan, event tersebut merupakan salah satu momen terbaik khususnya kepada Kepri.

“Di event ini kami pengurus dan anggota YRFI Kepri bisa mempererat tali silahturahmi dan bertatap muka serta melepas keriduan kepada Seluruh anggota dan pengurus YRFI se Indonesia,” jelasnya.

Kata dia, klub motor yang ada di bawah naungan YRFI Kepri saat ini sebanyak 24 komunitas.

“Masih ada puluhan komunitas farian yamaha yang ingin bergabung ke YRFI,” jelasnya.(gga/*)

 

Pemko Jambi Jajaki Kerja Sama dengan Batam

0

batampos.co.id – Pemerintah Kota Jambi menjajaki potensi kerja sama dengan Pemerintah Kota Batam maupun media yang ada di Batam.

Upaya itu ditandai dengan kunjungan rombongan Pemko Jambi ke Pemko Batam, redaksi Batam Pos, dan Batam TV di Gedung Graha Pena, Kamis (7/11/2019).

”Kami juga datang membawa 31 wartawan berbagai media lokal dan nasional yang bertugas di Jambi, sekalian tukar informasi dengan teman-teman di Batam Pos dan Batam TV,” ujar Kabag Humas Pemko Jambi, Abubakar yang memimpin rombongan.

Abubakar dan rombongan disambut Manajer Keuangan Batam Pos, Roslina Yanti; Manajer EO Batam Pos, Herman Mangundap; Pemred batampos.co.id, Putut Aryo Tedjo; Sekretaris Redaksi Batam Pos, Umi Kalsum; Direksi Posmetro Batam, Arham; dan awak redaksi Batam Pos lainnya.

Herman mengatakan, ada banyak potensi yang bisa dikerjasamakan Pemko Jambi dengan Batam Pos Group.

Salah satunya promosi potensi sumber daya alam maupun investasi di Kota Jambi untuk dipublikasikan di media Batam Pos Group.

Suasana diskusi rombongan Pemko Jambi, Iwako, dengan awak redaksi Batam Pos di ruang rapat lantai 2 Gedung Graha Pena, Batam Center, Kamis (7/11/2019). Foto: Cecep Mulyana/batampos.co.id

Tujuannya, agar para investor yang banyak menanamkan modalnya di Batam, mau datang menanamkan modalnya di Kota Jambi.

Selain itu, melalui promosi di media Batam Pos Group, Pemko Jambi juga bisa mengenalkan ke publik Batam dan wisatawan asing yang datang ke Batam akan potensi pariwisata Kota Jambi.

Sehingga ke depan, wisatawan asing yang datang ke Batam juga bisa terbang ke Kota Jambi.

”Kita juga bisa kerja sama pameran produk atau potensi Pemko Jambi. Kami punya event organizer yang berpengalaman membuat event,” papar Herman yang diamini Roslina.

Selain itu, awak redaksi Batam Pos lainnya juga menyarankan Pemko Jambi menguatkan dan meningkatkan kerja sama dengan Pemko Batam dalam pasokan bahan pangan.

Mengingat pangsa pasar Batam sangat besar. Apalagi Batam bukan daerah penghasil pangan.

”Transportasi udara dan laut dari Jambi ke Batam dan sebaliknya sudah sangat lancar. Jadi, produk pangan Kota Jambi bisa dipasarkan di Kota Batam,” ujar Muhammad Nur, awak redaksi Batam Pos dalam diskusi dengan rombongan Pemko Jambi dan jurnalis yang sering meliput di Pemko Jambi yang tergabung dalam Ikatan Wartawan Kota (Iwako).

Usai berdiskusi dengan awak redaksi Batam Pos, Pemko Jambi bersama Iwako me-nyempatkan diri berkunjung ke Batam TV sebelum berkunjung ke kantor Pemko Batam di Batam Center.(cecep)

Lagi, Hutan di Sekitar Bandara Hang Nadim Terbakar

0

batampos.co.id – Kebakaran menghanguskan lahan seluas 1 hektare di kawasan keselamatan operasional penerbangan (KSOP) Bandara Internasional Hang Nadim, Kamis (7/11/2019).

Enam mobil pemadam kebakaran dan satu water canon dikerahkan untuk memadamkan api.

”Setelah dua jam, api berhasil dipadamkan,” kata Kapolsek Nongsa, AKP Ramadhanto.

Penyebabnya belum diketahui. Namun, penyebab pastinya akan diselidiki.

”Prioritas kami memadamkan api terlebih dahulu,” ungkap Ramadhanto.

Sejauh ini, kebakaran tidak menyebabkan gangguan dalam penerbangan. Ramadhanto mengatakan, sebelum api membesar dan menjalar, petugas pemadam kebakaran dengan sigap memadamkan api.

Petugas pemadam kebakaran menyemprot lahan yang terbakar di area hutan KSOP Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Kamis (7/11/2019). Foto: Cecep Mulyana/batampos.co.id

”Syukur enggak terlalu jauh (sebaran api), dan bisa segera dipadamkan,” tuturnya.

Lokasi kebakaran ini tidak jauh beda dengan kebakaran yang terjadi pada 24 Agustus lalu.

”Saya harap masyarakat dapat menjaga lingkungan. Tidak membuang puntung rokok sembarangan,” pintanya.

“Lalu apabila ada melihat api, agar segera dipadamkan. Atau laporkan segera ke polisi atau aparat terkait lainnya,” ucapnya lagi.

Direktur Badan Usaha Bandar Udara Hang Nadim Batam, Suwarso, membenarkan kebakaran tersebut.

Kebakaran itu kata dia, tidak sampai menganggu aktivitas penerbangan di Hang Nadim.

”Alhamdulillah aman, tidak terganggu,” pungkasnya.(ska)

Pak Wali Kota, Ada 17 Ribu Masyarakat Miskin Tak Ditanggung Layanan BPJS Kesehatan

0

batampos.co.id – Komisi IV DPRD Kota Batam memperkirakan ada sekitar 17 ribu warga miskin di Batam yang tak ditanggung layanan BPJS Kesehatan. Padahal, mereka berhak mendapat layanan kesehatan sebagai pasien BPJS untuk kategori penerima bantuan iuran (PBI) dari pemerintah.

Temuan legislator di DPRD Batam ini mengacu pada data warga miskin di Batam yang menembus angka 67 ribu, seperti yang tercatat di Badan Pusat Statistik (BPS).

Namun, dari jumlah itu, hanya 50 ribuan yang mendapat PBI didanai APBD Kota Batam.

”Iya, ada selisih data BPS sebesar 17 ribu warga miskin di Batam yang dikhawatirkan tak ter-cover layanan kesehatan yang ditanggung pemerintah itu,” kata anggota Komisi IV DPRD Batam, Aman, Kamis (7/11/2019).

Aman menyebutkan, dari 50 ribu warga miskin Batam yang diproyeksikan mendapat layanan BPJS Kesehatan kategori PBI dan ditanggung APBD Kota Batam, hanya sekitar 37 ribu.

Mereka berhak mendapat bantuan iuran melalui Surat Keputusan (SK) Wali Kota Batam Muhammad Rudi.

”Jadi, banyak sekali selisihnya yang tak terlayani PBI itu,” ujar Aman.

Kondisi ini memprihatinkan karena puluhan ribu warga miskin yang ditengarai tak tercover layanan BPJS kategori PBI itu, akan dihadapkan dengan kenaikan iuran BPJS hingga 100 persen di 2020, jika mendaftar sebagai peserta mandiri.

Petugas BPJS Kesehatan memberikan penjelasan kepada warga yang sedang mengurus JKN-KIS di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Batam beberapa waktu lalu. DPRD Kota Batam mencatat ada 17 ribu masyarakat miskin di Kota Batam yang tidak mendapatkan layanan BPJS Kesehatan. Foto: Cecep Mulyana/batampos.co.id

Memang, kata Aman, warga miskin ini bisa saja mendaftar peserta JKN-KIS yang dikelola BPJS Kesehatan untuk kelas tiga, namun dengan tarif Rp 42 ribu sebulan, dan dinilai memberatkan mereka.

Untuk itu, ia berharap Pemko Batam mendata ulang dan memasukkan warga miskin yang belum terlayani BPJS Kesehatan kategori PBI ini.

Aman juga mengatakan, naiknya tarif atau premi BPJS Kesehatan di semua kelas, baik itu kelas 1, 2, dan 3, membuat masyarakat memilih turun layanan ke kelas 3.

”Otomatis akan banyak masyarakat yang beralih atau berpindah kelas dari semula kelas 1 dan 2 ke kelas 3 dengan premi termurah. Itu hal yang wajar,” katanya.

Namun yang terpenting, kata Aman, pelayanan pasien BPJS Kesehatan kelas 3 di fasilitas kesehatan (Faskes), baik di tingkat pertama (klinik dan puskesmas) maupun di faskes tingkat lanjutan (rumah sakit), harus diperhatikan kualitas pelayanannya.

”Jangan asal-asalan. Harus betul-betul mempertahankan kualitas karena harga yang dibayarkan sudah tinggi,” ujar Aman.

Kalau ternyata ada banyak masyarakat yang tak mampu membayar iuran atau premi BPJS Kesehatan karena dampak naiknya tarif hingga 100 persen, Aman meminta masyarakat sebaiknya melapor ke pemerintah yang paling bawah, yakni kelurahan.

”Kenapa? Agar BPJS-nya bisa dimasukkan sebagai PBI. Karena kesehatan pada dasarnya kan tanggung jawab pemerintah,” terangnya.

Kepala Bidang SDM, Umum, dan Komunikasi Publik BPJS Kesehatan Cabang Batam, Irfan Rachmadi menyebutkan, hingga September tercatat ada 277.471 peserta mandiri JKN-KIS di BPJS Kesehatan Cabang Batam.

Sedangkan penerima upah ada 439 ribu peserta. Khusus PBI menggunakan APBD Kota Batam mencapai 37.467 peserta. Sementara, PBI menggunakan APBN ada 16.531 peserta.

Jika PBI yang didanai APBN dan APBD Kota Batam digabungkan, jumlah warga miskin di Batam yang ter-cover layanan ini baru 53.998 orang.

Sementara, total warga miskin mencapai 67 ribu orang, sehingga diperkirakan yang belum tercover PBI mencapai 13 ribu orang.(gas/she)

 

Nurdin Basirun segera Disidang

0

batampos.co.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menyelesaikan penyidikan kasus suap dengan tersangka Gubernur Kepri nonaktif, Nurdin Basirun. Lembaga anti rasuah tersebut sudah melakukan pelimpahan tahap II ke jaksa KPK, Kamis (7/11/2019). Nurdin akan menjalani sidang dalam waktu 20 hari ke depan di Jakarta.

“Hari ini (kemarin, red) sudah dilakukan pelimpahan berkas, barang bukti dan tersangka Pak Nurdin oleh penyidik KPK ke jaksa KPK. Artinya, Pak Nurdin akan segera menjalani persidangan dalam perkara suap izin reklamasi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat,” ujar pengacara Nurdin, Andi Muhammad Asrun, Kamis (7/11).

Akademisi Universitas Pakuan Bogor tersebut menjelaskan, setelah penyerahan tahap II ini, jaksa akan memperpanjang masa penahanan Nurdin selama 20 hari ke depan. Masih kata Andi, proses persidangan tentunya akan segera digelar oleh Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, sebelum berakhirnya perpanjangan masa tahanan tersebut.

“Dalam proses penyidikan berjalan, KPK telah melakukan pemeriksaan terhadap puluhan orang saksi yang terdiri dari unsur eksekutif, legislatif, dan pihak swasta. Termasuk empat tersangka lainnya yang juga menjadi saksi untuk Pak Nurdin,” jelas Andi Asrun.

Mantan dosen Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) tersebut menegaskan, pihaknya menghormati proses hukum yang berjalan. Menurutnya, perkara ini akan terang benderang ketika berjalannya persidangan nanti. Sebagai pembela, ia tetap akan menyiapkan nota pembelaan sesuai dengan fakta-fakta yang ada, seperti yang disampaikan oleh Nurdin kepada dirinya.

Ditanya seperti apa peluang hukum Nurdin, apakah mungkin Nurdin bisa divonis bebas oleh jaksa seperti beberapa terdakwa korupsi lainnya, Andi mengaku tidak berani berspekulasi. “Kita akan hormati setiap proses hukum yang berjalan. Karena keputusan akhir bersalah atau tidaknya adalah wewenang Majelis Hakim untuk memutuskan,” kata Andi.

Gubernur Provinsi Kepri Nonaktif, Nurdin Basirun. Foto; Dokumentasi Batam Pos

Belum lama ini, Kepala Biro Hukum Pemprov Kepri, Heri Mokhrizal, mengingatkan para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Kepri yang menjadi saksi dalam perkara dugaan suap izin reklamasi yang melibatkan Nurdin Basirun untuk kooperatif.

Karena apabila mangkir sebagai saksi dalam persidangan, hukuman denda dan kurungan penjara sudah menanti.

“Bagi pejabat Pemprov Kepri harus kooperatif, karena apabila kita mangkir dengan berbagai alasan yang tidak-tidak, tentu ada konsekuensi tersendiri yang akan terima. Artinya tidak ada alasan untuk tidak hadir sebagai saksi dipersidangan,” ujar Heri Mokhrizal.

Mantan Kepala Biro Humas dan Protokol Pemprov Kepri tersebut menegaskan, bagi pihak-pihak yang sudah dinyatakan sebagai saksi, dan sengaja mempersulit proses hukum yang sedang berlangsung, tentu sanksi sudah menunggu. Yakni, dikenakan denda Rp 200 juta atau menjalani kurungan selama tiga tahun.

Disebutkan Heri, dirinya sendiri akan menjadi saksi sidang para terdakwa. Ia akan menjadi saksi untuk terdakwa Abu Bakar, Budi Hartono, Edy Sofyan, dan Nurdin Basirun.

“Kami akan selalu kooperatif, dan menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Karena ada beberapa tersangka, tentu ada kemungkinan untuk bersaksi lagi di pengadilan bagi tersangka lainnya,” jelas Heri Mokhrizal.

Seperti diketahui, KPK menyita uang Rp 6,1 miliar yang diduga suap dan gratifikasi untuk Nurdin Basirun terkait izin reklamasi dan pemanfaatan ruang laut di Tanjungpiayu, Batam. Uang tersebut terdiri dari berbagai pecahan, mulai dari dolar AS, dolar Singapura, ringgit Malaysia, riyal Arab Saudi, dolar Hong Kong, serta rupiah. Jumlah uang diduga gratifikasi sebesar Rp 3,7 miliar dengan rincian 180.935 dolar Singapura, 38.553 dolar AS, 527 ringgit Malaysia, 500 riyal Arab Saudi, 30 dolar Hong Kong dan 5 euro, serta Rp 132.610.000.

Atas perbuatan tersebut, KPK menjerat Nurdin Basirun dengan Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 11, dan Pasal 12 B Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. (jpg)

Pimpinan DPRD Mengundang Warga Batam

0

batampos.co.id – Sempena ulangtahun ke 19 DPRD Kota Batam, Pimpinan dan Anggota DPRD Kota Batam mengundang seluruh warga Batam untuk berkumpul bersama di halaman gedung DPRD Koa Batam.

Untuk apa?

Syukuran, dan senam sehat.

Acara ini akan dihelat pada hari Ahad (10/11/2019) pukul 06.30. Wib

Jadi Anda yang bisa berolahraga pagi bisa menggeser lokasi olahraga ke kantor DPRD Batam.

Nah, malam harinya di lokasi yang sama akan dilakukan tabliq akbar. Menghadirkan utas Gus Miftah.

O iya yang ini dilaksanakan pukul 19.00 ya.

Jangan kelewatan. Catat tanggal mainnya. (ptt)

Batam Dilirik Investor Inggris

0

batampos.co.id – Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad membuka kesempatan investasi di semua sektor yang ada di Batam, termasuk pengolahan sampah karena semakin berkurangnya ketersediaan lahan.

“Iya dari negara manapun kalau mereka tertarik kami akan berikan kemudahan,” kata dia, Kamis (7/11/2019).

Amsakar menjamin kemudahan dalam berinvestasi agar investor yakin dan membuka perusahaan di Batam.

Tidak saja soal pengolahan sampah, peluang juga di buka di bidang pendidikan, pariwisata hingga teknologi.

“Kemarin ada kunjungan dari perwakilan Kedutaan Inggris. Mereka cukup tertarik dan kami menyambut baik,” ujarnya.

Amsakar menyebutkan ada beberapa peluang seperti Nongsa Digital Park serta infinite studio hingga kemaritiman.

Seorang wisatawan asal Singapura berswafoto dengan latar belakang Welcome To Batam. Perwakilan kedutaan Inggris menyambangi Kota Batam dan tertarik untuk berinvestasi di Kota Batam. Foto: Cecep Mulyana/batampos.co.id

Dampak dari kunjungan ini diharapkan bisa meningkatkan nilai investasi dan membuat perekonomian semakin membaik.

“Nanti akan ada pertemuan lagi untuk membahas peluang yang bisa dijajaki untuk kerjasama,” sebutnya.

Melihat kondisi Batam yang dekat dengan Singapura cukup menguntungkan. Batam, lanjutnya sangat membuka diri untuk pengembangan investasi.

“Saya cukup antusias karena Batam dilirik oleh Inggris. Mudah-mudahan ada dampak dan kelanjutan dari kunjungan ini,” ungkapnya.

Kemudahan investasi akan menjadi prioritas ke depannya. Untuk itu, pihaknya berusaha menciptakan iklim yang nyaman sehingga membuat mereka yang datang ke Batam terjamin keamanannya.

“Soal ini akan terus dievalusi. Hal-hal yang menjadi kendala harus dicarikan solusinya,” tutup Amsakar.(yui)

6 Rencana Strategis Kepala BP Batam

0

Badan Pengusahaan (BP) Batam melaksanakan rapat kerja perdana bersama Komisi VI DPR RI periode 2019-2024 di Gedung Nisantara, DPR RI, Jakarta pada Kamis (7/11/2019) siang.

Rapat kerja tersebut membahas Rencana Strategis, Anggaran Tahun 2020 dan Roadmap BP Batam lima tahun ke depan.

Ketua Komisi VI Faisol Riza, dari Fraksi PKB, menyambut baik rapat perdana tersebut. Mengawali rapat ia antusias mengenalkan wakil dan 54 anggota Komisi VI lainnya dan mendengarkan perkenalan jajaran pimpinan BP Batam dan mitra kerja lainnya, yaitu Komisi Pengawas Persaingan Usaha, BP Sabang dan Badan Standardisasi Nasional.

“Hampir seluruh anggota Komisi VI di sini hadir, ini menunjukkan animo yang tinggi untuk melaksanakan 3 agenda bersama mitra. Pertama perkenalan, kedua masukan dari mitra terhadap program kerja dan anggaran tahun 2020, serta ketiga mengetahui target roadmap dari kementerian dan lembaga,“ katanya.

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, dalam kesempatan tersebut memaparkan sejumlah program kerja prioritas dalam kurun waktu hingga dua tahun mendatang.

Pertama, penyederhanaan perizinan lahan dan lalu lintas barang.

Kedua, revisi Perpres tentang tata ruang.

Ketiga, Pengembangan Batam sebagai Logistic Base.

Keempat, Pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus.

Kelima, Penyiapan pemenuhan kebutuhan Air.

Keenam, Pengembangan transportasi massal.

“BP Batam ditugaskan oleh Dewan Kawasan Batam agar memanfaatkan potensi ekonomi dari dinamika kondisi perdagangan internasional. Untuk itu tahun ini kami menjalankan beberapa program kerja dalam rangka menjaga Batam tetap kondusif bagi investasi,” ujarnya di hadapan Komisi VI.

Selanjutnya perihal pagu alokasi anggaran RKA tahun anggaran 2020 sesuai Surat Menteri Keuangan Nomor S-704/MK.02/2019 tanggal 26 September 2019, pagu alokasi anggaran belanja BP Batam tahun 2020 telah ditetapkan sebesar Rp.2.226.885.004.000,- (dua triliun dua ratus dua puluh enam miliar delapan ratus delapan puluh lima juta empat ribu rupiah). Ia menerangkan pagu alokasi anggaran tersebut diperuntukkan untuk beberapa kegiatan pengembangan infrastruktur.

“Rencana pengembangan Bandara Hang Nadim dan Pelabuhan Laut sebagai hub distribusi dan logistik, serta dana pendamping proyek bantuan luar negeri, the Development of Sewerage System in Batam Island, Pembangunan Sistem Pengolahan Limbah Domestik Batam, belanja operasional, serta peningkatan infrastruktur yang ada,” jelasnya.

Adapun empat Roadmap BP Batam 2020-2024. Pertama, Industri Manufaktur yang mempunyai nilai tambah tinggi, seperti industri smartphone dan teknologi informasi. Kedua, Industri Jasa, seperti maintenance and overhaul (MRO) pesawat dan kapal, shipyard dan shipbuilding, pengembangan jasa kesehatan dan pendidikan internasional serta financial services. Ketiga, Logistic Hub, seperti transshipment, e commerce, warehouse dan infrastructure link dan. Keempat. Pariwisata yang berfokus pada penciptaan objek wisata dan pengembangan industri kreatif.

Dalam pemaparan di hadapan Komisi VI DPR RI ini, Kepala BP Batam Muhammad Rudi, juga didampingi Wakil Kepala BP Batam Purwiyanto, Anggota Bidang Adminisrasi dan Keuangan Wahjoe Triwidjo K, Anggota Bidang Kebijakan Strategis Enoh Suharto, Anggota Bidang Pengelolaan Kawasan dan Investasi Sudirman Saad, dan Anggota Bidang Pengusahaan Syahril Japarin. (ap)

Pak Kadis Lapor ke Kemenparekraf terkait Musibah di Montigo Resort

0
Belasan turis terjatuh kala jembatan runtuh.

batampos.co.id – Ada kecelakaan di spot foto di Montigo Resort. Sebuah jemnbatan yang menjorok ke laut. Sejumlah turis asing mengalami luka, Kamis (7/11/2019) sore.

“Kami monitor dan beritanya masuk dalam laporan krisis kepariwisataan kemebparekraf hari ini,” ujar Guntur Sakti, Kepala Pusat Komunikasi Publik Kemenparekraf. “Pak Buralimar, Kadispar Kepri juga sudah melaporkan kejadian tersebut ke Kemenparekraf.”

Meski tidak ada korban jiwa, Kemenparekraf berharap semua wistawan yang mengalami luka akibat kecelakaan mendapat perhatian dari pihak manajemen Montigo.

“Semoga insiden ini tidak membuat para wisatawan enggan datang ke Batam karena Batam sudah ibarat second home nya Singapura, begitu juga sebaliknya,” tutup Guntur. (ptt)