Selasa, 5 Mei 2026
Beranda blog Halaman 10888

Demi Pertumbuhan Ekonomi Kota Batam, Ini Kata Mustofa Widjaja

0

batampos.co.id – Bakal Calon (Balon) Wali Kota Batam, Mustofa Widjaja yakin dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi Kota Batam diangka tujuh persen apabila terpilih menjadi orang nomor satu di Kota Batam.

Mustofa mengatakan, saat ini dirinya tidak mau berbicara banyak seperti apa strategi yang akan dilakukannya untuk meningkatkan pertumbuhan kota industri tersebut.

“Coba lihat saat saya menjadi Kepala BP Batam,” katanya, Kamis (24/10/2019) di kantor NU Centre.

Baca Juga: NU Dukung Penuh Mustofa Widjaja di Pilwako Batam

Suami dari Indriani Yulianti itu menjelaskan, ada beberapa hal yang dilakukannya. Dulu kata dia, Batam merupakan supporting industry.

Bakal Calon Wali Kota Batam, Mustofa Widjaja (kiri) bersama Ketua NU Provinsi Kepri Gani Lasa (tengah). Mustofa mendapatkan dukungan penuh dari pengurus NU Provinsi Kepri. Foto: Iman Wachyudi/batampos.co.id

Saat harga minyak turun, pihaknya membuka bidang usaha lainnya yaitu elektronika.

“Elektronika ini saingan di dunia cukup banyak, kemudian kita buat shipyard (industri galangan kapal),” papar ayah tiga orang anak itu.

Baca Juga: Ditantang Kadin Kepri, Ini Jawaban Lukita, Ismeth dan Isdianto 

Menurutnya apabila dirinya terpilih menjadi wali kota Batam, nantinya dipastikan akan ada banyak hal yang bisa dilakukannya untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

“Saya harus melihat dulu apa yang membuat anjlok karena saya belum punya data. Tapi kalau saya di eksekutif saya akan tahu, yang ini kenapa, itu kenapa,” paparnya.

Baca Juga: PDIP Usulkan Lukita dan Mustofa

Jika terpilih menjadi wali kota Batam, alumni Tekni Sipil ITB itu akan berupaya keras untuk mengembalikan pertumbuhan ekonomi seperti dulu.

Serta membangun hal baru yang dapat mendongrak pertumbuhan ekonomi Kota Batam.

Menurutnya banyak yang bisa dilakukan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi Batam.

Caranya dengan memanfaatkan Bandara, pelabuhan laut serta kedekatan Batam dengan Singapura.

“Sekarang dunia itu tidak bisa sendiri, tidak tergantung tapi saling tergantung,” jelasnya.

Selain itu lanjutnya, perlu dilakukan pertemuan dengan para pengusaha Singapura, Tiongkok atau pun Amerika.

Dengan begitu kata dia, dapat diketahui apa yang diinginkan para investor saat akan berusaha di Kota Batam.

Hasilnya akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi di Kota Batam.(esa)

NU Dukung Penuh Mustofa Widjaja di Pilwako Batam

0

batampos.co.id – Nahlatul Ulama Provinsi Kepulauan Riau mendukung penuh Mustofa Widjaja maju sebagai bakal calon Wali Kota Batam pada 2020 mendatang.

Ketua NU Provinsi Kepri, Gani Lasa, mengatakan, pihaknya mendorong mantan Kepala BP Batam itu untuk bertarung di Pilwako Batam.

“Pak Mus datang ke sini silahturahmi karena beliau merupakan salah satu warga Nahdliyin,” jelasnya, Kamis (24/10/2019).

Gani menjelaskan, pihaknya menilai Mustofa memiliki kapabilitas untuk maju pada Pilkada Kota Batam pada 2020 mendatang.

“NU bukan partai politik, kita mendorong pak Mus karena beliau adalah warga Nahdliyin,” tegasnya.

Ia berharap, Mustofa dapat memenangkan kontestasi tersebut.

Bakal Calon Wali Kota Batam, Mustofa Widjaja (kiri) bersama Ketua NU Provinsi Kepri Gani Lasa (tengah). Mustofa mendapatkan dukungan penuh dari pengurus NU Provinsi Kepri. Foto: Iman Wachyudi/batampos.co.id

Sehingga ke depannya dapat memberikan harapan baru kepada Kota Batam.

Terlebih Mustofa sudah memiliki pengalaman yang cukup mumpuni saat menjabat kepala BP Batam.

Sementara itu Mustofa menyatakan, dirinya akan terus bersilaturahmi dengan tokoh-tokoh masyarakat di Kota Batam.

Hal itu dilakukannya guna mendapatkan masukan dan saran dari para tokoh masyarakat dan organisasi masyarakat di Kota Batam.

“Salah satu langkah adalah sore ini, saya bertemu dengan ormas,” kata pria kelahiran Kediri itu.

Menurutnya, untuk memenangkan suatu Pilkada bukan dilakukan orang per orang. Tapi harus kerja bersama-sama.

“Saat ini saya mendatangi Nahdatul Ulama (NU) dan tentunya ingin mendapat saran dan masukan serta usulan-usulan untuk perkembangan pembangunan Batam,” jelas alumni Teknik Sipil ITB tersebut.(esa)

BPKH-Rumah Zakat Bangun Tempat Tinggal untuk Korban Gempa di Kabupaten Sigi

0

batampos.co.id – Pemulihan Sulawesi Tenggah pasca gempa bumi dan tsunami berkekuatan 7,4 28 September 2018 lalu terus dilakukan.

Dari rilis yang diterima batampos.co.id, Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) menggandeng Rumah Zakat dalam melakukan pemulihan dengan membangun Kampung BPKH di Desa Sibalaya Utara Kecamatan Tanambulawa Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah.

Groundbreaking pembangunan Kampung BPKH dilaksanakan hari ini, Kamis (24/10/2019).

Pada acara ini hadir Jajaran Pimpinan BPKH Rahmat Hidayat, Hamid Paddu, Beny Witjaksono, Ajar S Broto, Huriyah El Islamy, Nur Efendi CEO Rumah Zakat, Bupati Kabupaten Sigi Muhamad Irwan Lapata S.Sos., M.Si dan Habib Muhammad Sholeh Al Idrus tokoh masyarakat setempat beserta warga calon penghuni kampung BPKH.

“Kehadiran BPKH dalam membantu dalam proses pemulihan dan rehabilitasi Palu, Sigi dan Donggala merupakan bagian dari amanat undang-undang nomor 34 tahun 2014 tentang pengelolaan keuangan haji berkewajiban memberikan kemaslahatan dan meningkatkan kesejahteraan umat” ujar Beny Witjaksono, Anggota Badan Pelaksana BPKH bidang investasi

Sementara itu kampung BPKH merupakan program bantuan terintegrasi dalam cakupan wilayah yang terdampak bencana Gempa, Tsunami dan Likuifaksi berupa pembangunan Rumah Sehat Ramah Gempa, masjid, klinik, sarana air bersih dan pelatihan kewirausahaan bagi masyarakat penyintas bencana di Sigi.

Groundbreaking pembangunan Kampung BPKH di Desa Sibalaya Utara Kecamatan Tanambulawa Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. Foto: Istimewa untuk batampos.co.id

Dengan pembangunan infrastruktur ini, diharapkan dapat memenuhi kebutuhan para penyintas yang kehilangan tempat tinggal dan tempat ibadah.

Selain itu, layanan kesehatan bagi warga dengan bangunan Klinik, penyediaan air bersih dan Toilet bisa mewujudkan warga sehat, tahan terhadap penyakit.

Tak hanya memenuhi kebutuhan tempat tinggal, agar masyarakat bisa membangun kembali hidupnya, diterapkan pelatihan kewirausahaan.

Program pelatihan ini diberikan kepada para penyintas bencana Palu yang tinggal di Kampung BPKH.

Dengan bertujuan untuk memotivasi para peserta untuk bisa mandiri kembali dalam menjalankan usaha.

“Insya Allah 100 kepala keluarga akan tinggal di kampung ini,  mereka berasal dari rekomendasi pemerintah setempat yang merupakan warga terdampak bencana,” ujar CEO Rumah Zakat, Nur Efendi.

“Mereka belum memiliki tempat tinggal tetap, semoga kolaborasi ini juga bisa mempercepat bangkitnya Sigi,” ujarnya lagi.

Program Kampung BPKH ini disambut baik oleh Bupati Kabupaten Sigi Muhamad Irwan Lapata.

Menurutnya program kampung BPKH ini adalah program pertama di SIGI yang membangun 1 komplek perumahan lengkap dengan masjid klinik dan fasilitas air.

“Kami atas nama masyarakat Desa Sibalaya Utara Kecamatan Tanambulawa Kabupaten Sigi mengucapkan terimakasih tak terhingga kepada BPKH dan Rumah Zakat atas pembangunan kampung BPKH ini” ujarnya.(*)

Rian Ernest, Kandidat dengan Followers Instagram Terbanyak di Pilkada Batam

0

batampos.co.id – Nama juru bicara tim kampanye Jokowi-Ma’ruf, Rian Ernest Tanudjaja langsung menyita perhatian, sejak mendeklarasikan diri maju dalam bursa pemilihan kepala daerah (pilkada) Batam.

Rian Ernest Tanudjaja bersama Presiden Joko Widodo. Foto: Istimewa untuk batampos.co.id

Pria kelahiran Jerman, 24 Oktober 1987 itu menjadi bakal calon peserta termuda. Mewakili generasi milenial yang terjun ke dunia politik.

Kiprahnya di dunia politik memang menyita perhatian. Dia menjadi juru bicara sekaligus juru debat Jokowi-Ma’ruf. Wajahnya kerap menghiasi beragam program televisi. Kelihaiannya dalam berargumen bikin kagum.

“Dalam waktu dekat, saya akan melakukan safari politik ke Batam. Bertemu dengan tokoh masyarakat dan pemuda,” kata alumus Master Public Administration di Lee Kuan Yew School of Public Policy, Singapura itu.

Baca juga: Jubir Jokowi Maju Pilkada Batam, Usianya Masih 32 Tahun

Tak sekadar muda, ternyata Rian Ernest merupakan bakal calon peserta pilkada dengan followers Instagram terbanyak. Jumlah followers-nya mencapai 87,1K. Berdasarkan penelusuran batampos.co.id, Rian Ernest mengalahkan bakal calon peserta lain.

Jumlah followers terbanyak kedua dipegang oleh ketua Gerindra Batam Iman Sutiawan dengan 1.708 followers, disusul di tempat ketiga Candra Ibrahim, ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kepri dengan 1.123 followers.

Sedangkan bakal calon peserta kenduri demokrasi lainnya, ketua Golkar Batam Ruslan Ali Wasyim dengan 1.1081 followers, ketua Nasdem Batam yang juga Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad dengan 949 followers, AKP Haris Lambey dengan 833 followers, serta politisi Demokrat Helmy Hemilton dengan 760 followers, Mustofa Widjaja 483 followers, Jadi Rajagukguk dengan 80 followers, Lukita Dinarsyah Tuwo 26 followers.

Untuk diketahui, politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) itu merupakan anak dari pasangan Darah Tarempa mengalir dari pasangan Jorg Cichosz dan almarhumah Levi Mulyati Tanudjaja. Darah Tarempa mengalir dari ibunya. (red)

 

FOLLOWERS INSTAGRAM KANDIDAT

  • Rian Ernest: 87,1K
  • Iman Sutiawan: 1.708
  • Candra Ibrahim: 1.123
  • Ruslan Ali Wasyim: 1.1081
  • Amsakar Achmad: 949
  • AKP Haris Lambey: 833
  • Helmy Hemilton: 760
  • Mustofa Widjaja: 483
  • Jadi Rajagukguk: 80
  • Lukita Dinarsyah Tuwo: 26

Keterangan: Followers Instagram hingga, Kamis (24/10) pukul 18.30 WIB.

Hujan, Begini Penampakan Jodoh dan Batuampar

0

batampos.co.id – Hujan deras yang mengguyur Batam dua hari belaka­ngan ini memicu banjir di beberapa titik di wilayah Batuampar dan Jodoh.

Selasa (22/10/2019) pagi, air hujan yang tak tertampung di drainase di Mel­cem, Sengkuang, meluap hing­ga merendam puluhan rumah warga.

Sementara, pada Rabu (23/10/2019) sore, drainase di sepanjang ruas Jalan Yos Sudarso, mulai dari SPBU Persero hingga ke depan kantor BCA Jodoh, juga tak mampu menampung debit air hujan hingga meluap ke badan jalan setinggi 50 sentimeter.

Pantauan Batam Pos, jalan utama tersebut tampak seperti sungai besar. Banjir di badan jalan utama ini menyebabkan macet.

Banyak kendaraan roda dua mogok. Para pengendara terpaksa mendorong kendaraannya ke tempat yang lebih tinggi.

Pengendara roda empat juga banyak yang ragu melintas di ruas jalan ini karena khawatir terjebak banjir.

Banjir merendam ruas Jalan Yos Sudarso di Batuampar, Rabu (23/10), setelah hujan deras mengguyur Batam sejak siang. Untuk mengatasi masalah ini, Pemerintah Kota Batam memperbaiki kondisi drainase di wilayah tersebut. Foto: Cecep Mulyana/batampos.co.id

“Genangan air ini bukan pertama kali. Sudah sering terjadi, khususnya saat hujan lebat,” ujar Rangga, salah satu pengguna jalan yang melintas di ruas jalan yang tergenang air itu.

Pria yang bekerja di Pelabuhan Batuampar tersebut mengatakan, banyaknya sampah menjadi penyebab banjir. Drainase menjadi dangkal dan tersumbat sehingga air hujan mengalir di badan jalan.

Belum lagi drainase di kawasan itu banyak yang tertutup beton. Sampah yang menyumbat drainase juga terlihat di depan Tanjungpantun, Jodoh.

Akibatnya, jika hujan deras sebentar saja, air langsung meluap ke badan jalan.

“Tinggi air di atas mata kaki orang dewasa,” ujar Anwar, pedagang di Tanjungpantun, Rabu (23/10).

Di lokasi lainnya, tepatnya di Tanjungsengkuang, Batuampar, puluhan rumah terendam banjir akibat saluran drainase terlalu sempit dan tidak bisa menahan derasnya arus air ketika hujan deras dan air pasang.

“Lokasi ini sudah jadi langganan banjir,” kata Fitriati, warga Melcem, Tanjungsengkuang, yang rumahnya terendam banjir.(zis,mib,eja,yui)

Hemat Anggaran, Kegiatan Seremonial OPD Dipangkas

0

batampos.co.id – DPRD Kota Batam akan tetap memangkas anggaran yang bukan prioritas di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Kegiatan seremonial akan diminimalisir. Pemangkasan sejumlah anggaran ini masih bisa dilakukan saat pembahasan APBD 2020.

”Anggaran seremonial harus dipangkas. Saya belum tahu kegiatan seremonial apa saja yang akan ada di setiap OPD. Tetapi yang jelas harus dipangkas,” ujar anggota Komisi IV DPRD Kota Batam, Aman, di kantornya, Senin (22/10/2019).

Demikian halnya dengan pertemuan di hotel-hotel mewah harus dihindari. Ini untuk menghemat dan menempatkan anggaran dengan benar.

ilustrasi

”Kita akan kritisi. Semua anggaran di OPD masih bisa bergeser karena belum adanya kesepakatan di pembahasan KUA-PPAS. Jadi, ada celahnya untuk menggeser pagu di setiap OPD,” Katanya.

Menurut Aman, nilai anggaran untuk pendidikan dan kesehatan harus ditambah. Dimana saat ini sebagian besar adalah untuk belanja tidak langsung.

”Di semua OPD, pagu anggarannya masih bisa berubah. Tergantung pembahasan nanti. Dan kita akan memangkas yang tidak menjadi prioritas,” katanya.

Hal yang sama diungkapkan Mulia Rindo Purba, anggota Komisi II DPRD Kota Batam.

Menurutnya, sejumlah anggaran harus diperkuat di beberapa OPD. Salah satunya adalah penguatan pedagang kecil atau UMKM.

”Selama ini UMKM sa-ngat kecil anggarannya. Ini harus didorong terus agar pelaku UMKM semakin kuat,” jelasnya.

“Perekonomian Indonesia ini juga sangat besar peranan dari pelaku UMKM,” katanya lagi.

Terkait pemangkasan anggaran-anggaran seremonial, Mulia Rindo mendukung. Menurutnya, kegiatan-kegiatan prioritas harus diutamakan.

”Harus dipangkas kegiatan kegiatan yang kurang menyen-tuh memasyarakat. Seremonial memang harus dikurangi,” paparnya.

“Tetapi justru menambah kegiatan yang langsung menyen-tuh ke masyarakat,” tambahnya.(ian)

FIFA Tetapkan Indonesia sebagai Indonesia Tuan Rumah Piala Dunia U-20 pada 2021

0

batampos.co.id – Impian Indonesia untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia Sepak Bola FIFA akhirnya terwujud. Indonesia resmi ditunjuk oleh FIFA untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 pada 2021 mendatang. Kepastian ini diinformasikan induk sepak bola Indonesia, PSSI dalam laman resminya.

“Segala puji kepada Tuhan dengan segala kuasa-Nya. Berkat doa dan usaha kita semua, Indonesia resmi terpilih menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2021!” tulis PSSI di akun media sosialnya.

Sebelumnya, Indonesia mengajukan diri sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 tahun 2021, September lalu. Indonesia bersaing dengan negara-negara sepak bola lainnya. Meliputi Brasil, Peru, Bahrain, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab.

Hebatnya, Indonesia terpilih setelah mengungguli dua pesaing beratnya yaitu Brasil dan Peru. Padahal dalam sejarah sepak bola, kedua negara Amerika Latin tersebut jauh lebih senior.

Pengumuman ini sendiri dilakukan dalam rapat Dewan FIFA yang digelar di Shanghai, Tiongkok, Kamis (24/10/2019) siang WIB. Pengumuman tersebut disampaikan langsung Presiden FIFA, Gianni Infantino.

“Selamat untuk Indonesia,” kata orang nomor satu di federasi sepak bola dunia tersebut.

Pihak PSSI lantas menyambut baik atas penetapan ini.

“Alhamdulillah kerja keras kita membuahkan hasil. Presentasi kita dinilai dan diterima baik oleh FIFA,” kata Ratu Tisha Destria selaku Sekjen PSSI dalam keterangan resminya.

Atas keberhasilan ini, lanjut Tisha, PSSI mengucapkan banyak terima kasih kepada Presiden RI Joko Widodo. Lantaran dianggap memberikan dukungan penuh kepada PSSI. Apresiasi juga untuk jajaran kementerian terkait dan kepala daerah yang berkomitmen untuk membantu PSSI mewujudkan mimpi menjadi tuan rumah Piala Dunia 2021.

Tisha menyebut, bagi sepak bola Indonesia keputusan ini merupakan momen bersejarah.

“Setelah beberapa kali mendapatkan kepercayaan dari komunitas sepak bola Asia, kali ini PSSI naik level dengan mendapatkan kepercayaan keluarga sepak bola internasional setelah ditunjuk menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2021,” ujar Tisha.

Indonesia pun menjadi negara kedua di kawasan Asia Tenggara yang menggelar Piala Dunia U-20. Sebelumnya Malaysia pernah menjadi ‘host’ pada 1997 saat nama turnamen masih Kejuaraan Dunia Pemuda FIFA.

Sebagai tuan rumah, Indonesia juga berhak tampil langsung di Piala Dunia U-20 tahun 2021. Itu akan menjadi penampilan perdana timnas Indonesia di Piala Dunia U-20 sepanjang sejarah.

Adapun timnas yang disiapkan untuk mengikuti turnamen tersebut adalah timnas U-19 yang kini dilatih oleh Fakhri Husaini. Artinya, timnas U-19 tidak perlu lagi harus lolos dan melaju ke semifinal Piala Asia U-19 2020 untuk melangkah ke Piala Dunia U-20 2021.

Adapun sebagai tuan rumah kelak, Indonesia menyiapkan sepuluh stadion. Meliputi

  • Gelora Bung Karno (Jakarta)
  • Pakansari (Bogor)
  • Manahan (Solo)
  • I Wayan Dipta (Bali)
  • Mandala Krida (Yogyakarta)
  • Jakabaring (Palembang)
  • Wibawa Mukti (Cikarang)
  • Patriot (Bekasi)
  • Jalak Harupat (Bandung)
  • Gelora Bung Tomo (Surabaya). (luk)

6 Sekolah Baru di Batam

0

batampos.co.id – Pemerintah Provinsi Kepri akan membangun enam sekolah baru di Batam. Empat Sekolah Menengah Atas (SMA) dan dua Sekolah menengah Kejuruan (SMK).

Pembangunan semua sekolah ini akan dilakukan bertahap.

”Rencana kita empat SMA yakni SMA 25, 26, 27 dan 28. Sementara SMK adalah SMK 9 dan SMK 10,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kepri, M Dali, baru-baru ini.

Lokasi pembangunan enam sekolah ini belum bisa dipastikan. Masih akan dilakukan komunikasi dengan BP Batam dan Pemko Batam.

Tetapi pastinya terletak di daerah yang kekurangan sekolah dan berpenduduk padat.

”Belum tahu kita di mana akan dibangun. Kita masih akan terus berkomunikasi dengan pemerintah setempat,” jelasnya.

“Kita berharap ini akan mengurangi masalah PPDB setiap tahunnya,” tambahnya.

Siswa SMKN 6 Kota Batam melakukan praktek kerja di workshop sekolah. Disdik Kepri kembali akan membangun enam unit sekolah di Kota Batam. Foto: Messa Haris/batampos.co.id

Pembuatan Detail Enginering Design (DED) diharapkan akan bisa selesai di akhir tahun. Dan mudah-mudahan untuk pembangunan fisiknya segera dimulai.

”Kalau DED-nya sudah ada di anggaran perubahan. Dan di akhir tahun DED-nya mudah-mudahan sudah ada dan kita berharap ini akan segera selesai,” paparnya.

“Kalau untuk biaya, sudah pasti puluhan miliar untuk semua sekolah,” bebernya.

Sementara itu, anggota DPRD Kepri dari Dapil Batam, Onward Siahaan, mengatakan, anggaran untuk pendidikan memang menjadi prioritas sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Pembangunan beberapa sekolah baru di Batam juga menjadi aspirasi dari masyarakat Batam. Dimana setiap tahun permasalahan PPDB selalu terjadi.

”Memang di Batam masih butuh banyak sekolah. Misalnya di daerah Batuaji, di sana sangat minim SMA Negeri,” jelasnya.

“Ini menyebabkan warga Batuaji selalu kesulitan dengan sistem rayon saat PPDB.” kata dia lagi.

Ia berharap dengan pem­bangunan beberapa sekolah baru, maka masalah PPDB pelan-pelan teratasi.

Politikus Gerindra itu berharap Pemko dan BP Batam segera berkomunikasi untuk tempat dan lokasi pembangunan sekolah tersebut.

”Kalau dibangun pasti akan dibangun. Tapi lebih cepat lebih baik. Dan mudah-mudahan PPDB akan semakin baik dari tahun ke tahun,” harapnya.(ian)

Di Usia 32 Tahun, Jubir Jokowi Maju Pilkada Batam

0

batampos.co.id – Kontestasi politik di Batam makin menarik. Para calon bermunculan. Bahkan, ada sosok anak muda dengan track record brilian digadang-gadang bakal maju dalam bursa Pilkada Batam.

Boleh dibilang, sosok satu ini adalah kandidat yang paling muda. Usianya baru 32 tahun. Menjadi satu-satunya calon termuda yang mewakili generasi milenial.

Dia adalah jebolan Master Public Administration di Lee Kuan Yew School of Public Policy, Singapura.

Rian Ernest Tanudjaja namanya. Meski terbilang muda, karier politik pria dari pasangan Jorg Cichosz dan almarhumah Levi Mulyati Tanudjaja ini terbilang moncer.

Baca juga: Rian Ernest, Kandidat dengan Followers Instagram Terbanyak di Pilkada Batam

Pria dengan darah Tarempa yang mengalir dari ibunya ini, adalah juru bicara tim kampanye Jokowi-Ma’ruf pada pemilihan presiden (pilpres). Wajah gantengnya kerap menghiasi program-program televisi nasional.

Rian Ernest Tanudjaja bersama Presiden Joko Widodo. Foto: Istimewa untuk batampos.co.id

Saat ditanya tentang keinginannya untuk maju di Pilwako Batam, Ernest bercerita bahwa ia ingin membuat perubahan-perubahan di Batam.

Apalagi katanya, sebagai mantan staf ahli hukum Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, dirinya sudah memiliki pengalaman dalam bekerja membenahi Jakarta dengan membuat perubahan-perubahan di Jakarta.

“Saya tertantang bagaimana menjadi pemimpin yang baik,” ujarnya saat ditanyai batampos.co.id, Kamis (24/10/2019).

“Saya punya tujuan cuma satu dan tidak muluk-muluk, bagaimana menjadi contoh, dan teladan ke depan serta membuat perubahan-perubahan yang berpihak kepada masyarakat, Batam” kata Ernest lagi.

Ia mengatakan dalam waktu dekat akan melakukan safari politik ke Batam. Serta menemui para tokoh masyarakat dan pemuda.

Dengan cara itu dirinya akan belanja masalah dan mengetahui dengan detail perubahan apa saja yang diimpikan masyarakat Kota Batam.

“Saya akan maju dari jalur independen,” jelasnya.(iwa)

Susun Kurikulum Bersama, PT SMOE Gandeng SMKN 6 Batam

0

batampos.co.id – PT SMOE yang berada di kawasan industri Kabil melakukan kerja sama dengan SMKN 6 Kota Batam.

Kerja sama tersebut guna meningkatkan kemampuan Sumber Daya Manusia (SDM) di sekolah tersebut.

Kepala Sekolah SMKN 6 Kota Batam, Deden Suryana, mengatakan, kerja sama kali ini dilakukan dengan cara menyelaraskan kurikulum dengan kebutuhan industri, dalam hal ini PT SMOE.

“Ini adalah kegiatan bersama industri dengan SMK dan diharapkan nantinya dapat memperoleh hasil kurikulum yang baik untuk industri,” jelasnya saat memberikan sambutan pada pembukaan workshop penyelerasan kurikulum SMKN 6 dengan PT SMOE, Kamis (24/10/2019).

Deden menjelaskan, hal itu nantinya dapat menjadi bekal pihaknya, sehingga dapat memenuhi kebutuhan tenaga kerja di industri yang berasal dari lulusan SMKN 6.

Kepala Sekolah SMKN 6 Kota Batam, Deden Suryana (kiri) dan QAQC Manager PT SMOE, Wong Wai Meng menandatangani kerja sama dalam penyusunan kurikulum bersama. Foto: Messa Haris/batampso.co.id

Menurutnya, SMKN 6 terpilih menjadi salah satu SMK Kawasan Industri pada 2016 lalu. Kata dia, ciri-ciri SMK Kawasan Industri yaitu berada di area industri dan adanya kerja sama dengan kurikulum.

“Agar proses berjalan baik dilakukan dengan cara mendatangkan guru tamu dari industri untuk mengajar di sekolah kita,” paparnya.

Guru tamu lanjutnya, tidak hanya dapat dilakukan oleh karyawan yang masih aktif. Tapi juga dapat dijalankan oleh karyawan yang purna tugas.

“Lokasi belajarnya bisa di PT SMOE atau SMKN 6 dan kami juga berharap guru-guru kami dapat magang di PT SMOE,” jelasnya.

Deden menjelaskan, dengan adanya pemagangan guru di industri, akan meningkatkan kemampuan tenaga pendidik itu untuk memberikan materi pelajaran kepada siswa.

“Di SMKN 6 ada dua kelas industri. Pertama dengan Citra Tubindo di pemesinan, satu lagi dengan DSAW di pengelasan,” tuturnya.

Siswa SMKN 6 Kota Batam melakukan praktek kerja di workshop sekolah. Foto: Messa Haris/batampos.co.id

Ia melanjutkan kerja sama dengan PT SMOE juga difokuskan di kompetensi teknik pengelasan.

HR Manager PT SMOE, Eldiansyah, menyambut baik program tersebut. Menurutnya sejak 2018 lalu pihaknya sudah melakukan komunikasi dengan SMKN 6.

“SMKN 6 juga sudah melakukan studi banding di sini,” jelasnya.

PT SMOE lanjutnya, memiliki sekitar 15 boot pengelasan dan saat ini ada siswa SMKN 6 yang melaksanakan praktek kerja industri (prakerin) di PT SMOE hingga November mendatang.

“Kita juga membuka lowongan untuk lulusan SMKN 6 di bagian pengelasan,” paparnya.

Kadisdik Kepri, Muhamad Dali, berharap kerja sama pihak industri dengan SMKN 6 terus bertambah. Tidak hanya di PT Citra Tubindo, DSAW dan SMOE saja.

“Jadi konsep kerja sama ini nantinya dapat melahirkan lulusan yang memiliki keahlian ganda,” paparnya.

Kata dia, dengan kerja sama tersebut nantinya para siswa SMKN 6 akan melakukan proses belajar mengajar di sekolah dan di industri.

“Berapa lama proses itu terngantung dari kesepakatan kedua belah pihak,” paparnya.

Selain itu ia juga menyebutkan di Kota Batam ada tiga SMK yang masuk dalam program revitalisasi SMK. Yaitu SMKN 1, SMKN 5 dan SMKN 6.

“Revitalisasi SMK ini sama tapi akan di mantapkan lagi dan menjadi pilot project dan sekolah-sekolah itu akan menjadi perhatian di 9 Provinsi di Indonesia, termasuk di Kepri,” tuturnya.(esa)