Rabu, 20 Mei 2026
Beranda blog Halaman 10972

BBM Tercampur Air, Ini Kata Manajemen SPBU Nomor 14.294.713 Batuampar

0

batampos.co.id – Belasan kendaraan yang mengisi bahan bakar minyak (BBM) di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Nomor 14.294.713 di Jalan Yos Sudarso, Batuampar mogok setelah mengisi BBM di SPBU tersebut, Selasa (23/10/2019) malam.

Hal itu dikarenakan BBM jenis Pertalite dari SPBU tersebut mengandung air.

Penanggungjawab SPBU, Gabriel Sianturi, mengatakan, tercampurnya BBM jenis Pertalite dengan air diketahui pertama kali sekitar pukul 19.00 WIB.

Dimana, kendaraan roda dua maupun roda empat yang baru saja mengisi bahan bakar Pertalite langsung mogok.

“Kejadian kemarin malam itu dikarenakan adanya kelalaian dari pada pihak vendor yang memasang sistem ATG di saluran tangki,” jelasnya.

Kata dia, campuran air pada BBM jenis Pertalite di SPBU itu mulai dari 30 persen sampai 50 persen.

BBM jenis Pertalite di SPBU Nomor 14.294.713 di Jalan Yos Sudarso, Batuampar tercampur air pada Selasa (22/10/2019) malam. Akibatnya 18 kendaraan yang baru selesai mengisi BBM mogok. Foto: Dhiyanto/batampos.co.id

“Semakin kebelakang, semakin tinggi persentase air dibandingkan minyak,” katanya lagi.

Dari hasil pengecekan yang dilakukan oleh pihaknya bersama dengan PT Persero dan Polresta Barelang, diketahui pipa kabel yang tersambung ke tangki, tidak diberikan waterprof oleh Vendor.

Sehingga air meresap masuk ke dalam tangki penyimpanan BBM.

“Konsumen yang mendapat musibah, kami sudah sepakat bersama, kami akan mengganti rugi transportasi pada malam itu juga memberikan Rp 500 ribu dan kendaraan mereka yang rusak, itu biayanya kami tanggung,” tuturnya.

Menurutnya malam itu 18 unit kendaraan. Terdiri dari 14 unit kendaraan roda dua dan 4 unit mobil.

Ia memastikan, untuk kebocoran hanya terjadi di tangki penyimpanan BBM jenis Petalite saja.

Sementara untuk tangki BBM jenis Solar maupun Premium tidak ada bermasalah.

“Tapi setelah kami cek juga, pemasangan di setiap tangki produk itu masih ada juga kelalaian dari pihak vendor yang belum dipasang waterprof,” jelasnya.

“Kami dari pihak SPBU juga masih menunggu kedatangan dari pihak vendor untuk bertanggungjawab,” tuturnya.

Ia menjelaskan, pemasangan sistem ATG tersebut dilakukan oleh pihaknya sebagai upaya transparansi yang dilakukan oleh kepada masyarakat dan Pertamina.

Dimana, sistem ATG tersebut bisa langsung memantau jumlah bahan bakar yang berada di dalam bunker penyimpanan dan tersambung ke Pertamina.

“Jadi kalau BBM baru diantar, kemudian habis dalam 4 jam, maka disitu akan ketahuan oleh pihak Pertamina dari sistem ATG ini,” bebernya.

Ia mewakili pihak SPBU meminta maaf atas kejadian tersebut. Selain itu, pihak SPBU memberhentikan sementara penjualan BBM ke konsumen hingga pihak vendor menyelesaikan perbaikan dan Pertamina melakukan pengecekan dan dinilai bisa beroperasi kembali.

“Walaupun ini kesalahan dari pihak vendor, akan tetapi ini juga kelalaian dari pihak kami. Dimana kami tidak melakukan pengecekan dengan debit hujan yang deras kemarin,” imbuhnya.(gie/nto)

Tinggi Gelombang Diperkirakan 2,5 M, Nelayan Diimbau Tak Melaut

0

batampos.co.id – Stasiun Meteorologi Ranai me-ngeluarkan imbauan gelombang tinggi di laut Natuna Utara dan perairan Natuna bagian Utara. Tinggi gelombang diperkirakan dapat mencapai 2,5 meter.

”Gelombang dengan ketinggian mencapai 2,5 meter ini dapat terjadi sampai 25 Oktober mendatang,” kata Asrul, prakirawan Meteorologi Ranai, Rabu (23/10/2019).

Antisipasi cuaca buruk tersebut, Satpolair Polres Natuna mengimbau kepada masyarakat nelayan terutama nelayan tradisional lebih berhati-hati saat menangkap ikan. Mere-ka diminta waspada potensi terjadinya cuaca buruk atau gelombang tinggi beberapa hari ke depan.

ilustrasi

Kasatpol Air Polres Natuna, Iptu Zulkarnain, mengatakan, imbauan tersebut dikeluarkan setelah stasiun meteorologi mengeluarkan peringatan terkait gelombang tinggi dan cuaca buruk yang diprediksi akan terjadi di wilayah Natuna.

”Peringatan cuaca buruk dan gelombang tinggi ini diberlakukan sejak hari Senin (21/10/2019) kemarin,” jelasnya.

Zulkarnain menyebutkan, saat menangkap ikan, nelayan diwajibkan melengkapi perlengkapan keamanan sebelum melaut. Seperti perlengkapan telekomunikasi yang berfungsi maupun pelampung.

”Sejak kemarin, angin cenderung kencang disertai hujan dengan tiba-tiba. Jadi, nelayan kami imbau lebih waspada, kalau bisa untuk sementara jangan melaut dulu sampai cuaca membaik. Tunggu meteorologi mencabut peringatan gelombang tinggi.” (arn)

BP Batam Berdayakan SDM Kearsipan

0

batampos.co.id – Badan Pengusahaan (BP) Batam melalui Biro Umum dan Sekretariat menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Kearsipan Unit Kerja bekerjasama dengan Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), Rabu (23/10/2019).

Kegiatan yang diadakan di ruang Balairungsari BP Batam itu diikuti lebih dari 50 peserta perwakilan tata usaha dan arsiparis dari 22 unit kerja di lingkungan BP Batam.

Dari rilis yang diterima batampos.co.id, Kepala Biro Umum dan Sekretariat, Ilham Eka Hartawan, mengatakan, untuk mencapai tujuan organisasi BP Batam dalam mewujudkan pelayanan jasa perizinan yang andal bagi masyarakat, tentu perlu didukung oleh sistem administrasi yang baik.

Serta profesional, berteknologi, dengan sumber daya manusia kearsipan yang loyal, berdedikasi tinggi, dan berkualitas.

“Pengelola arsip membutuhkan kualifikasi dan kompetensi untuk mendukung terwujudnya pengelolaan arsip yang profesional, mandiri dan independen,” jelasnya.

“Untuk itu menjadi tanggung jawab bagi kami untuk memberdayakan sumber daya manusia kearsipan, sehingga arsip sebagai bukti akuntabilitas kinerja organisasi dapat ditata dan dikelola dengan baik,” paparnya lagi.

Biro Umum dan Sekretariat menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Kearsipan Unit Kerja bekerjasama dengan Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), Rabu (23/10/2019). Foto: BP Batam untuk batampos.co.id

“Sekaligus sebagai aplikasi dari tata kelola pemerintahan yang baik, Open, Clean and Good Governance,” ujarn Ilham.

Bimbingan ini menghadirkan narasumber Kasubdit Pusat 1 ANRI, Yayan Daryan.

Yayan, mengatakan, arsip sebagai bukti otentik pelaksanaan kegiatan pemerintahan memiliki peran sangat strategis dalam Reformasi Birokrasi.

Sesuai dengan Undang-Undang tentang Kearsipan UU 43 Tahun 2019, arsip merupakan rekaman kegiatan atau peristiwa dalam berbagai bentuk dan media sesuai dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi.

Arsip yang tercipta dari kegiatan lembaga negara dan kegiatan yang menggunakan sumber dana negara dinyatakan sebagai arsip miliki negara, termasuk arsip BP Batam.

Pengarsipan yang baik akan mendukung efektivitas dan efisiensi pelaksanaan pengambilan keputusan (kebijakan publik yang tepat dan transparan), menjadi bukti akuntabilitas kinerja aparatur dan bukti otentik terpercaya dalam pertanggungjawaban, serta menjamin keberlanjutan kegiatan yang konsisten dan terintegrasi.

“Kita berada di lingkungan yang sifatnya melakukan tata laksana pemerintahan dan berhubungan dengan tata naskah dinas,” katanya.

“Agar arsip menjadi akuntabilitas kinerja yang transparan maka penting pelaksanaan pengelolaan arsip,” paparnya lagi.

“Maka diaturlah arsip itu dikelola dengan baik bukan hanya untuk kebutuhan internal BP, tapi akuntabilitas kinerja bagi masyarakat luas dan stakeholders BP Batam,” jelas Yayan.

Yayan menambahkan, bahwa pengelolaan arsip yang dikelola dengan baik dan benar bukan hanya untuk kepentingan internal organisasi.

Melainkan untuk kebutuhan masyarakat luas atau stakeholders BP Batam.

Pengelolaan arsip terus dikembangkan untuk memenuhi akuntabilitas dan kredibilitas instansi.(*)

Pak Ismeth Incar Rekomendasi Golkar

0

batampos.co.id –  “2020 Kepri maju,” kata Ismeth Abdullah saat diberi kesempatan berbicara pada perayaan ulang tahun ke 55 Partai Golkar di Batam, Ahad, (20/10/2019).

Sepanjang pembicaraannya ia tidak berbicara tentang Pilgub Kepri 2020 mendatang. Pak Ismeth demikian kita sama-sama menyapanya malah membahas Pilwako Batam dengan mendorong Lukita Dinasyah Tuwo (PDIP) berpasangan dengan Ruslan Ali Wasyim (Golkar).

Namun, juh hari sebelumnya Pas Ismeth  telah menujukkan niatnay untuk maju pada rivalitas Pilgub Kepri 2020 mendatang.

Pada saat itu Pak Ismeth tampil segar. Seperti gayanya yang kita kenal, ia menyapa orang-orang yang ia kenal. Bicaranya lembut dan tenang.

Nah, berita teranyar, Pak ISmeth memastikan ia akan mengambil formulir pendaftaran calon kandidat di Partai Golongan Karya (Golkar).

Partai golkar sendiri akan membuka pendaftaaran pada Jumat (25/10/2019).

Sekretaris Partai Golkar Kepri, Agustar, mengatakan, pendaftaran nanti adalah mekanisme partai yang harus dilaksanakan.

”Golkar sampai saat ini masih belum menentukan sikap politik dalam menyongsong Pilkada Kepri 2020 mendatang. Namun, sebagai proses penjaringan, pendaftaran kita buka untuk umum bagi yang berminat menjadi calon gubernur dan calon wakil gubernur,” ujar Agustar, Rabu (23/10) di Tanjungpinang.

Ditanya mengenai adanya informasi Ismeth Abdullah akan mendaftar pada hari pertama, Agustar membenarkan bahwa mantan orang nomor satu di Provinsi Kepri tersebut sudah melakukan komunikasi langsung kepada dirinya. Penjelasan yang ia terima dari mantan Ketua Otorita Batam (OB) tersebut akan mengambil formulir pendaftaran di hari pertama pendaftaran di Kantor DPD I Partai Golkar Kepri.

”Pada proses pendaftaran ini, kita ingin melihat latar belakang masing-masing pendaftar. Bukan hanya bagi kader internal, namun juga bagi figur eksternal. Karena tahapan lebih lanjut akan ditetapkan oleh DPP Partai Golkar,” jelasnya.

Disinggung mengenai status mantan napi korupsi? Agustar mengatakan, tahapan pendaftaran bukan proses untuk menerima atau menolak. Karena ketentuan secara teknis nanti, DPP Partai Golkar yang memutuskan.

Ismeth Abdullah (berpeci) saat datang pada acara selebrasi ulangtahun ke 55 Partai Golkar di Batam, Ahad, (20/10/2019).
foto: batampos.co.id / cecep mulyana

Disebutkannya, peta politik Partai Golkar akan tampak setelah rapat pimpinan (Rapim) dan Musyawarah Nasional (Munas) yang direncanakan pada Desember 2019 nanti. Selain itu, Golkar juga memiliki banyak kader potensial untuk didorong maju di pilkada nanti.

”Sosok tersebut tentunya ada pada diri Ketua DPD Golkar Kepri, Ansar Ahmad, saya sendiri, Aunur Rafiq, Ketua DPD Golkar Karimun. Di setiap daerah, kita punya kader potensial. Kami masih menunggu petunjuk DPP Partai Golkar, setelah itu baru bisa menentukan arah kebijakan partai nantinya,” tutupnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Media Massa dan Komunikasi DPD Partai Golkar Kepri, Suyono Saeran, menga-takan, Partai Golkar Provinsi Kepri bersama DPD Golkar kabupaten/kota secara resmi membuka pendaftaran bakal calon gubernur-wakil gubernur, wali kota-wakil wali kota, dan bupati-wakil bupati, mulai 25 Oktober hingga 2 November 2019 mendatang.

”Pendaftaran akan dibuka di semua daerah, kecuali Tanjungpinang. Untuk provinsi, pendaftaran di Sekretariat DPD Partai Golkar di Bintan Centeng, Tanjungpinang.

Pendaftaran bakal calon kepala daerah mulai dibuka pukul 08.00 hingga pukul 15.00 WIB,” ujarnya terpisah.

Seperti diketahui, pada Pilkada Kepri 2005 lalu, pasa-ngan Ismeth Abdullah-Muhammad Sani pernah diusung Partai Golkar, PKS dan tujuh partai lainnya.

Saat ini, sudah banyak spanduk dukungan tentang Ismeth Abdullah yang dipasang di sejumlah titik di Ibu Kota Provinsi Kepri, Tanjungpinang. Salah satu tulisan yang nyentrik adalah

“Ismeth Abdullah Is Back”. Pada Pilkada Kepri lalu, Ismeth juga hampir mendaftar bersama Riki Solihin, namun kandas. Karena Ismeth tidak hadir ke Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kepri. (jpg)

Kolektor Buru Keramik Kuno dari Laut Natuna

0

batampos.co.id – Pulau Natuna yang berada di perbatasan laut China Selatan hingga saat ini menyimpan banyak peninggalan masa lalu yang berasal di masa perdagangan lintas negara. Salah satu peninggalan perdagangan yang masih diburu kolektor adalah peninggalan keramik kuno.

Bahkan belum lama ini belasan barang pecah belah berbahan keramik dijual kepada kolektor dari luar daerah. Harganya pun mencapai ratusan juta. Tingginya harga jual membuat beberapa warga masih sering mencari keramik di kapal yang tenggelam.

”Kemarin itu ada keramik dari Dinasti Yuan ditemukan warga. Tapi sudah dibeli kolektor,” ungkap Yudi, warga Ranai.

Menurut informasinya, kolektor barang antik tersebut sudah mengincar temuan-temuan berasal dari Natuna. Karena usianya cukup tua dan memiliki nilai jual cukup tinggi di pasaran.

”Kalau pembelinya lewat perantara bisa ratusan juta, apalagi harga sebenarnya di pasaran. Bisa sampai miliaran,” ungkap Yudi yang sebelumnya pernah menggeluti profesi memburu barang antik.

F. AULIA RAHMAN/BATAM POS
Barang antik berupa keramik peninggalan masa perdagangan ratusan tahun lalu dari negeri Cina masih terus ditemukan warga. Bahkan penjualan secara ilegal masih saja terjadi .

Sementara sebagian masyarakat Natuna sangat menyayangkan, masih terjadinya penjualan dan perburuan barang peninggalan budaya di masa perdagangan lintas negara. Masa lalu Natuna merupakan pulau persinggahan pedagang dari beberapa negara, baik Tiongkok, Thailand, dan Vietnam.

Arifin, tokoh pemuda di Natuna mengaku, semestinya pemerintah lebih tegas dengan mencari solusi mengatasi persoalan ini, bukan hanya pada penegakan hukum. Sehingga setiap penemuan warga tidak diselundupkan ke luar daerah.

”Biasanya penyeludupan barang antik ini jalurnya ke Batam lewat kapal barang. Mestinya pemerintah secepatnya menyelesaikan museum yang sudah dibangun. Supaya dapat menampung barang peninggalan budaya Natuna,” harapnya. (arn)

Saat Razia, Polisi Dibekali Rompi Anti Peluru

0

batampos.co.id – Jajaran Polda Kepri menurunkan 335 personil polisi selama operasi zebra seligi 2019 di seluruh wilayah Kepri.

Setiap personil yang turun dibekali rompi anti peluru untuk meminimalisir hal yang tak diinginkan.

Kapolda Kepri, Irjen Pol Andap Budhi Revianto, mengatakan, tujuan utama operasi Zebra meningkatkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat.

Sehingga dapat meminimalisir angka kecelakaan berlalu lintas. Dalam Operasi ini Polda Kepri bersinegri dengan TNI dan instansi terkait.

“Kita (polisi) secara internal harus tertib lebih dahulu dan jadi pedoman, jadi masyarakat bisa cepat memahami mekanisme dalam pelaksanaan Operasi,” ucap Andap saat memimpin apel pasukan pelaksanaan Operasi Zebra Seligi 2019 di Mapolda Kepri, Rabu (23/10/2019).

“Sehingga harapan dan target Operasi dapat tercapai,” paparnya.

Anggota Satlantas Polresta Barelang, Brigadir Dinda memeriksa surat-surat dan pajak kendaran pengendara saat razia di Kompleks Edukits Batam Center, Senin (2/9/2019). Foto: Dalil Harahap/batampos.co.id

Danrem 033/WP, Brigjen TNI Gabriel Lema, menambahkan, Operasi Zebra seligi 2019 harus dijadikan pembelajaran.

Yaitu dengan tertib secara internal dan memberikan contoh dan tauladan kepada masyarakat adalah hal yang terpenting.

Ditempat yang sama, Plt Gubernur Provinsi Kepri, Isdianto dan Ketua DPRD Provinsi Kepri, Jumaga Nadeak, berharap kegiatan ini bisa menjadikan masyarakat lebih tertib berlalu lintas.

Sementara Dirlantas Polda Kepri, Kombes Pol Roy Candra mengatakan operasi yang berlangsung 23 Oktober hingga 5 November ini menurunkan 335 personil. Sebanyak 75 personil diiturunkan langsung dari Polda Kepri.

“Razia dilakukan 2 kali sehari, pagi dan sore di lokasi yang dinilai rawan pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas. ,” ujar Roy kepada awak media.

Menurut dia, perbedaan Operasi Zebra Seligi dibandingkan dua operasi lainnya beberapa waktu lalu adalah lebih kepenindakan.

Setiap pengendara yang memang kedapatan melanggar 8 poin sasaran. Di antaranya tak memakai helm, tak ada dokumen, mabuk, membawa penumpang melebihi muatan, belum cukup umur akan langsung ditindak.

“Operasi sebelumnya masih ada untuk pembinaan, kalau sekarang pembinaan hanya 20 persen, 80 persen penindakan,” jelas Roy.

Masih kata Roy, pihaknya juga mewajibkan setiap personil memakai rompi anti peluru. Hal itu berguna untuk menghindari personil dari kejahatan yang bisa kapan saja terjadi.

“Rompi anti peluru wajib, karena kami memang mengutamakan keselamatan personil,” pungkas Roy.(she)

Pendapatan Pajak Parkir Rendah, Ini Tanggapan BP2RD Kota Batam

0

batampos.co.id – Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) kota Batam hingga 23 Oktober 2019 ini baru di angka 70,61 persen.

Berdasarkan sistem informasi pendapatan daerah, dari Rp 1,28 triliun yang ditargetkan tahun ini, baru terealisasi di angka Rp 906,8 miliar.

PAD ini terdiri dari pajak daerah Rp777,2 miliar atau 73,8 persen dan retribusi daerah Rp 60,6 miliar.

Sejumlah sektor pajak daerah yang tercatat seperti pajak hotel, dari Rp 132,5 miliar target terealisasi Rp 99,8 miliar atau 75,34 persen.

Sementara itu untuk pajak restoran, dari Rp 112,3 miliar target, terealisasi 82,6 persen atau Rp 92,8 miliar. Pajak penerangan jalan umum 83,79 persen dari target sebesar Rp 194,3 miliar.

Sementara itu realisasi pajak yang masih di bawah angka 60 persen yaitu pajak parkir target Rp 13 miliar tercapai Rp 7,5 persen atau 57,66 persen.

Seorang pengendara mengambil tiker parkir sebelum memasuki kawasan Bandara Internasional Hang Nadim beberapa waktu lalu. BP2RD Kota Batam menilai drop off 15 menit menjadi faktor utama rendahnya pendapatan pajak parkir. Foto: Cecep Mulyana/batampos.co.id

Ada juga pajak BPHTB dari yang ditargetkan Rp 380 miliar tercapai Rp 224,5 miliar atau baru di angka 59,09 persen.

Kepala Badan Pengelolaan Pajak Retribusi Daerah (BP2RD) kota Batam, Raja Azmansyah, mengatakan, penerapan drop off selama 15 menit dengan tarif nol rupiah menjadi faktor utama tidak tercapainya sektor pajak parkir.

“Faktor utamanya ini (drop off) dengan tarif nol Rupiah,” kata Raja, Rabu (23/10/2019).

Sementara terkait Pajak BPHTB sendiri lebih kepada kondisi ekonomi yang belum membaik. Masyarakat masih menunggu perkembangan kebijakan ekonomi Pemerintahan baru.

“Kalau BPHTB lebih ke kondisi ekonomi saat ini,” tambah Raja.

Selain pajak, sektor retribusi yang masih rendah adalah parkir tepi jalan umum. Dari Rp 11 miliar yang ditargetkan baru tercapai Rp 4,4 miliar atau baru 40,12 persen.

Retribusi izin mendirikan bangunan 59,3 persen dari target Rp 23 miliar. Sementara itu retribusi izin mempekenrjakan tenaga asing dari target Rp 16,2 miliar baru tercapai di angka Rp 9,2 Miliar.

Anggota DPRD Batam Safari Ramadhan menilai Pemko Batam harus mampu bekerja maksimal mengeksplorasi atau menggali potensi PAD sesuai dengan target pakaiannya.

“Kalau ini bisa digali secara maksimal kita masih optimis target tercapai hingga akhir tahun,” katanya.(rng)

662 Nelayan di Kota Batam Diasuransikan

0

batampos.co.id – Pemko Batam terus berupaya meningkatkan alokasi anggaran untuk Dinas Kelautan dan Perikanan.

Selain itu Dinas Perikanan mengusulkan ke Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk mendapat dukungan program kegiatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat nelayan.

“Tahun 2020 kita mendapat alokasi anggaran DAK dan bantuan Pemerintah Pusat melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan,” kata Wali Kota Batam Muhammad Rudi, kemarin.

Adapun bantuan tersebut berupa program asuransi nelayan sebanyak 662 calon peserta nelayan dari Kota Batam, Sertifikasi hak atas tanah (sehat) untuk nelayan batam sebanyak 300 persil, bantuan mobil berpendingin sebanyak satu unit, setta pabrik es mini sebanyak dua unit yang diperuntukan bagi Kelompok Pengolah Pemasar Hasil Perikanan.

“Selain itu ada juga alokasi bantuan benih ikan bawal, ikan bawal bintang dan kakap sebanyak 170.000 ekor yang diperuntukkan bagi Kelompok Pembudidaya Ikan,” kata Rudi.

Ilustrasi Kartu Asuransi Nelayan. Foto: Jawa Pos

Sementara itu Kepala Dinas Perikanan Kota Batam, Husnaini mengatakan total DAK bidang perikanan yang akan diterima Batam tahun depan yakni Rp 915.900.000.

Sedangkan di 2019, nilainya hanya Rp 491.062.000. Angka ini naik hampir dua kali lipat dibanding tahun ini.

“Ya, hampir dua kali lipat nilainya. Bentuk bantuannya sama, sarana alat tangkap dan alat bantu,” kata Husnaini yang dikutip dari Media Center.

Adapun bantuan yang akan diterima nelayan Batam dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tahun depan adalah kapal dan alat tangkap.

Rinciannya yaitu empat unit kapal 3GT. Masing-masing satu untuk Belakang padang, Bulang, Galang, dan Sekupang.

“Kapal 4GT satu unit untuk nelayan di Kecamatan Belakangpadang,” tuturnya.

Selanjutnya, 45 unit alat tangkap ramah lingkungan. Dibagikan ke Kecamatan Sekupang 5 unit, Belakangpadang 5 unit, Bulang 10 unit, Galang 10 unit, Sagulung 10 unit, dan Bengkong 5 unit.

“Juga ada alat bantu berupa GPS untuk Sekupang 4 unit dan Bulang 10 unit,” ucapnya.(rng)

AUM ETF Saham Tembus Rp 10 Triliun

0

batampos.co.id – IndoPremier Sekuritas sebagai Dealer Participant Exchange Traded Fund (ETF) terbesar di Indonesia berhasil mencatatkan dana kelolaan atas ETF saham atau asset under management (AUM) lebih dari Rp 10 Triliun per 21 Oktober 2019.

Dari rilis yang diterima batampos.co.id, IndoPremier Sekuritas menguasai 96 persen pangsa pasar ETF saham sebagai dealer participant.

12 tahun berkecimpung dalam teknologi ETF dan secara kontinu melakukan improvement sehingga membuat IndoPremier Sekuritas merajai pangsa pasar ETF saham.

Kemampuan eksekusi primary market ETF saham untuk unit creation maupun unit redemption secara masif hanya dalam hitungan kurang dari 1 detik.

Sebagai pioneer di industri ETF di Indonesia, IndoPremier Sekuritas jauh mengungguli dealer participant lainnya.

Saat ini IndoPremier Sekuritas berperan sebagai dealer participant bagi 6 manajer investasi (MI) partisipan.

Yaitu: IndoPremier Investment Management, BNI Asset Management, Pinnacle Persada Investama, Danareksa Investment Management, Batavia Prosperindo Aset Manajemen, dan MNC Asset Management.

Dengan layanan teknologi dan strategi pengelolaan yang reliable dan terpercaya, IndoPremier Sekuritas yang baru saja menyabet Asiamoney Indonesia Best Securities House Awards 2019 sukses mengkreasi ETF.

Menciptakan nilai tambah, efisiensi biaya dengan prinsip-prinsip Good Corporate Governance (CCG) secara efektif dan efisien dalam kegiatan operasional perusahaan dan strategi yang tepat dalam memasarkan 21 equity ETF saham yang dikelola oleh 6 manajer investasi tersebut di atas.

Bahkan pencapaian AUM ETF di beberapa manajer investasi yang berpartisipasi ini melampaui produk open-ended yang menjadi flagship mereka.

Tabel ranking ETF saham di Indonesia berdasarkan AUM per 21 Oktober 2019.

PT Indo Premier Securities. Foto: Google

ETF Manajer Investasi AUM Dealer Participant
1. Premier ETF IDX30 (XIIT) IndoPremier Investment                      Management 2.6 T IndoPremier Sekuritas
2. Premier ETF LQ45 (R-LQ45X) IndoPremier Investment                  Management 2.3 T IndoPremier Sekuritas
3. Premier ETF Indonesia State-Owned Company (XISC)                  IndoPremier Investment Management 1.3 T IndoPremier              Sekuritas
4. BNI AM Nusantara ETF MSCI Indonesia (XBNI) BNI Asset              Management 1 T IndoPremier Sekuritas
5. Danareksa ETF Indonesia TOP 40 (XDIF) Danareksa                      Investment Management 714 B IndoPremier Sekuritas
6. Premier ETF SRI-KEHATI (XISR) IndoPremier Investment              Management 540 B IndoPremier Sekuritas
7. Batavia Smart Liquid ETF (XBLQ) Batavia Prosperindo Aset            Manajemen 531 B IndoPremier Sekuritas
8. Pinnacle IDX30 (XPID) Pinnacle Persada Investama 312 B            IndoPremier Sekuritas
9. Simas IDX30 (XSBC) Sinarmas Asset Management 306 B              Sinarmas Sekuritas
10. Pinnacle FTSE Indonesia (XPFT) Pinnacle Persada Investama 2 11. B IndoPremier Sekuritas
Sumber : idx.co.id

Tabel di atas mengambarkan independensi IndoPremier Sekuritas yang secara konsisten dalam posisi netral.

Sehingga tetap terbuka untuk produk-produk ETF yang dikreasi oleh semua manajer investasi.

“Dalam waktu dekat ini bahkan telah ada 2 manajer investasi asing dan 2 manajer investasi swasta yang akan bekerjasama dalam pengelolaan ETF, karena IndoPremier Sekuritas reliable secara teknologi dan independen. Hopefully di akhir tahun 2019 ini,” demikian ditandaskan Direktur Utama IndoPremier Sekuritas, Moleonoto The.

Senada dengan IndoPremier Sekuritas, Putut Endro Andanawarih selaku Direktur BNI Asset Management menilai instrumen ETF secara statistik terus mengalami pertumbuhan dan hal ini seiring dengan minat investor yang juga peningkatan.

Di sisi lain, Putut juga memandang positif atas kinerja Indo Premier Sekuritas sebagai dealer participant sekaligus penyedia platform, memicu produk ETF menjadi semakin banyak, yang pada akhirnya memicu pertumbuhan kinerja para manajer investasi.

“Terlebih tren investor baik di dalam negeri maupun luar negeri mulai menyukai produk ETF,” jelasnya.

“Alhasil ETF kini sudah menjadi pilihan investor, sebagai contoh BNI AM Nusantara MSCI Indonesia yang dikelola oleh BNI Asset Management sudah meraih Rp 1 Triliun dana kelolaan hanya dalam waktu 1 tahun,” tegasnya mengakhiri wawancara via sambungan telepon.

Marsangap P Tamba selaku Direktur Utama Danareksa Investment Management sebagai pengelola ETF Danareksa ETF Indonesia Top 40 dengan total dana kelolaan sebesar Rp 711 miliar, sepakat bahwa industri ETF di Indonesia tahun belakangan ini tumbuh dengan signifikan.

Besar harapannya bahwa produk ETF akan menjadi salah satu pilihan investasi unggulan bagi investor institusional dan ritel.

Platform ETF yang diprovide oleh IndoPremier Sekuritas sangat memudahkan investor mulai dari memantau pergerakan harga ETF, underlying saham secara transparan sampai dengan kemampuan eksekusi real-time dari sisi investor yang sempurna.

Guntur Putra selaku CEO Pinnacle Persada Investama mengakui perkembangan ETF di Indonesia sangat luar biasa.

Ia yakin dengan keunggulan ETF yang unik seperti transparan, likuid dan fleksibel akan membuat ETF menjadi favorit para investor baik ritel maupun institusi.

“Mengenai IndoPremier Sekuritas sebagai dealer participant pioneer dan penyedia platform ETF adalah solid dan tidak diragukan lagi,” katanya.

“Pinnacle sebagai manajer investasi yang aktif dalam menerbitkan ETF, sangat senang dapat bermitra dengan dealer participant IndoPremier Sekuritas untuk seluruh produk ETF kami, yang saat ini berjumlah 7 ETF,” ujarnya lagi.

Ia pun mengakui keunggulan teknologi dan kemampuan IndoPremier Sekuritas sebagai dealer participant ETF di Indonesia.

Dengan keunggulan-keunggulan dari produk ETF dan tren di Indonesia maupun di dunia atas produk ETF, tidak lama lagi akan menjadikan ETF sebagai pilihan utama bagi para investor.

“Ini adalah era baru 4.0 termasuk di dalamnya kemajuan positif bagi industri keuangan dan investasi, Selamat Berinvestasi,” pungkasnya.(*)

Mengunjungi Kota Sa Pa di Lao Cai, Vietnam

0

Berencana traveling ke Vietnam? mungkin Sa pa, Lao Cai bisa jadi pilihan. Provinsi yang berada di Vietnam Utara yang berbatasan langsung Tiongkok ini menawarkan wisata alam, mulai dari hiking ke gunung, tracking, bukit, lembah, dan sawah berundak tersusun rapi. Jangan lupa mampir di Desa Cat-cat, salah satu desa yang dihuni suku minoritas H’mong.

Yulianti, Vietnam.

Kabut awan membungkus kota Sa pa saat penulis tiba di Sa Pa Station Bus pukul 03.00 waktu Vietnam. Hawa dingin terasa mencengkram meski tubuh dilapisi dua lembar baju dan jaket.

Dini hari itu, kota Sa pa tampak sepi. Hanya ditemui beberapa orang lokal yang sedang menyeruput kopi dan teh di tenda tak jauh dari terminal.

Begitupun jalanan terlihat lengang. Tak lebih dari lima kendaraan yang lalu lalang.

Terletak di ketinggian 1.600 meter di atas permukaan laut, Sa Pa memiliki udara dingin berkisar 15-18 derajat celcius.

Karena terletak di lereng Gunung Fansipan (gunung tertinggi se-Indocina, red), kota ini hampir diselimuti kabut saat malam dan pagi hari.

“Di sini memang dingin. Berbeda dengan Kota Hanoi,” ujar penjaga hotel.

Pagi hari, selepas membersihkan diri, Batam Pos berjalan-jalan santai di sekitaran hotel tempat menginap. Pagi itu, udara masih dingin menusuk tulang, meski sudah pukul 07.30 pagi, Sapa masih diselimuti kabut awan. Benar-benar dingin, udaranya mirip puncak, Bogor.

Alun-alun Kota Sa Pa Vietnam. Foto: Yulianti/batampos.co.id

Kota ini tertata rapi, lingkungannya cukup bersih. Di tengah kota terdapat danau hijau yang disebut Sa Pa Lake.

Di sini, warga lokal dan turis biasa beraktivitas santai. Di sisi danau dibuatkan pedestrian yang diperuntukkan jalan santai serta jogging mengelilingi danau.

Tak jauh dari Sa Pa Lake, terdapat sebuah alun-alun. Di sini kita bisa menemukan perempuan suku Black H’mong yang menjajakan aksesoris dan pernak-pernik buatan mereka sendiri.

Mereka tak segan memaksa pengunjung untuk membeli pernak-pernik itu dan membuat turis seperti penulis tidak nyaman.

Di sisi kiri alun-alun terdapat gereja tua yang biasa menjadi spot foto. Juga ada Sa Pa Museum berlokasi di belakang kantor Touris Center.

Di sini kita melihat sejarah dan beberapa alat tradisional Vietnam dan suku Black H’mong.

Puas mengelilingi kota, saatnya bergeser ke Desa Cat-cat, salah satu objek wisata yang tak boleh ketinggalan saat berkunjung ke Sa Pa.

Desa CAt-cat ini tak jauh dari Kota Sa Pa. Hanya 10 menit mengendarai sepeda motor. Untuk masuk ke desa ini, kita harus membeli tiket seharga 70 VND.

Ibu suku Black H’mong, Vietnam. Foto: Yulitavia/batampos.co.id

Menyusuri desa ini kita harus menuruni ratusan anak tangga. Saat musim hujan, pijakan kita harus kuat, jika tidak bisa terpleset.

Selama menuruni anak tangga, kita disuguhkan pemandangan alam yang memuaskan mata.

Mulai dari hijaunya lembah, warna-warni bunga, undakan sawah seperti Ubud Bali, ladang hingga aliran sungai yang terlihat tampak bergaris di bawah bukit.

Tak hanya itu, di objek wisata ini terdapat taman bunga yang menjadi spot foto. Kemudian jauh menuruni anak tangga, kita akan sampai di sebuah pemukiman kuno orang-orang penting Black H’mong.

Tepat di sampingnya kita akan menemukan air terjun Cat-cat. Bagi pengunjung yang suka berselfie, di sini terdapat spot foto yang sudah disediakan pengelola.

Bagi traveller yang suka dengan hal-hal yang berbau tradisional, bisa melihat langsung ibu-ibu suku Black H’mong merajut benang.

Deretan hotel berjejer di tepi SaPa Lake. Foto: Yulianti/batampos.co.id

Juga anak muda suku Black H’mong yang menarikan tarian tradisonal dengan iringan musik yang unik.

Traveling ke Sa Pa rasanya tak lengkap jika tidak menyapa gunung tertinggi di kawasan Indochina, Fansipan.

Rupanya gunung ini menjadi destinasi wisata utama di Vietnam bagian utara. Keberadaan Fansipan tentunya menantang para traveler dan pendaki untuk menaklukannya.

Meski tingginya mencapai 3.143 meter Fansipan bisa ditaklukkan dengan hadirnya cable car hanya dengan 20 menit.

Dari atas cable car, kita bisa menyaksikan pemandangan landskap lembah Muong Hoa yang tampak cantik dari atas.

Ada puluhan sawah terasering yang kemudian berubah jadi bukit – bukit hijau, diselingi sungai yang meliuk-liuk bak ular hingga akhirnya pemandangan ini berubah menjadi perbukitan yang mengarah ke gunung.

Menikmati alam Sa Pa tak sampai di situ saja. Ada air terjun yang disebut waterfall. Lokasi air terjun ini cukup jauh dari pusat Kota Sa Pa.

Waterfall ini dekat dengan area gunung Fansipan. berkunjung ke objek ini bisa menggunakan kendaraan motor yang bisa di sewa dengan harga 100 VND per 24 jam. Dari pusat kota, kita menempuh waktu hampir 30 menit.

Saat berkendara suhu udara semakin dingin. Apalagi ketika berkunjung, Sa Pa tengah hujan, sehingga sangat disarankan untuk menggunakan jaket tebal. (*)