Selasa, 14 April 2026
Beranda blog Halaman 11199

Siaga Virus monkeypox, Dinkes Batam Ingatkan Puskesmas dan Rumah Sakit

0

batampos.co.id – Virus monkeypox yang ditemukan di Singapura belum lama ini mendapat tanggapan serius dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam. Hal ini karena memang Kota Batam menjadi pintu masuk utama bagi masyarakat Singapura yang akan berkunjung ke berbagai daerah di Kepulauan Riau (Kepri).

Kepala Dinkes Kota Batam, Didi Kusumarjadi menjelaskan, sejauh ini kasus penyakit tersebut belum ditemukan di Batam. Meskipun demikian pihaknya akan terus waspada dan mengingatkan kepada Puskesmas dan rumah sakit agar terus waspada. Bersiap untuk segera melakukan tindakan jika akhirnya penyakit ini ditemukan di Batam.

“Penyakit ini (monkeypox) belum masuk batam, jadi domainnya di KKP (Kantor Kesehatan Pelabuhan). Tapi kita terus koordinasi dengan mereka,” kata Didi saat dihubungi pada Sabtu (11/5).

Didi melanjutkan, saat ini tim dari KKP bersiaga di pelabuhan dengan alat pendeteksi panas. Ketika ada penumpang yang ditemukan terindikasi terjangkit penyakit tersebut, akan segera dilakukan tindakan isolasi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah di Kecamatan Batu Aji, atau di Rumah Sakit Awal Badan Pengusahaan (RSBP) di Kecamatan Sekupang.

“Darah pasien akan diambil guna cek di BTKL Batam, kalau tak bisa, spesimen (sampel) kita kirim ke Jakarta,” kata Didi lagi.

Lebih jauh, Didi menjelaskan bahwa penyakit ini dibawa oleh seorang warga dari sebuah negara di Afrika dalam sebuah pertemuan di Singapura. Saat ini, warga singapura yang terindikasi terinfeksi penyakit ini sudah menjali proses karantina agar tidak menyebarkan penyakit ini.

Dalam situs klikdokter.com dijelaskan bahwa Monkeypox merupakan penyakit yang umumnya self-limiting, atau dapat mereda dengan sendirinya. Oleh sebab itu, sebagian besar orang yang mengalami kondisi ini dapat membaik dalam rentang waktu beberapa minggu. Namun, pada sebagian kecil kasus, infeksi ini dapat menjadi berat.

Penyakit ini berbeda dengan cacar monyet (impetigo bulosa) yang lebih dikenal di Indonesia. Sebagai penyakit langka yang disebabkan oleh virus monkeypox, penyakit ini sering kali hanya ditemukan di negara-negara yang terletak di bagian tengah dan barat dari benua Afrika.

Virus penyebab penyakit ini umumnya ditularkan ke manusia lewat berbagai binatang liar, seperti hewan pengerat dan primata. Selain itu, infeksi juga dapat ditularkan lewat kontak secara langsung dengan orang lain yang terinfeksi, walaupun lebih terbatas. Namun, risiko penularan pada populasi secara umum sangat rendah. (bbi)

Status Cekal Kivlan Dicabut

0

batampos.co.id – Pencekalan ke luar negeri terhadap mantan Kepala Staf Komando Strategi Angkatan Darat, Mayjen (Purn) Kivlan Zen resmi dicabut oleh Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham). Pencabutan ini kurang dari 24 jam sejak surat pencekalan dikeluarkan.

“(Kivlan) sudah boleh ke luar negeri,” kata Kasubag Humas Ditjen Imigrasi Kemenkumham, Sam Fernando saat dikonfirmasi wartawan, Sabtu (11/5).

Pencabutan pencekalan ini dilakukan setelah pihaknya menerima permintaan dari pihak kepolisian. Ditjen Imigrasi kemudian memprosesnya, kemudian pada dinihari tadi surat pencabutan pencekalan pun diterbitkan.

“Tadi pagi, jam tiga pagi dikeluarkan surat cekalnya dicabut,” tambah Sam.

Di tempat terpisah, Kuasa Hukum Kivlan, Pitra Romadoni menyambut baik pencabutan pencekalan ini. Dia meminta agar Ditjenpas tidak terburu-buru dalam mengambil keputusan, apalagi menyangkut nama baik seseorang.

“Sahabat-sahabatku tanpa mengurangi rasa hormat, jangan terburu-buru mengambil keputusan. Soalnya tindakan yang saudara lakukan tersebut menyebabkan kerugian bagi saudara Mayjen Kivlan Zen,” kata Pitra.

Pitra menilai, pencekalan terhadap Kivlan dianggap tidak tepat. Karena status hukumnya baru sebatas saksi, bukan tersangka.

“Pencekalan tersebut menimbulkan satu pristiwa yang dilematis terhadap pemikiran bangsa dan rakyat Indonesia. Kecuali dirinya sudah tersangka baru dicekal, ini kan baru diklarifikasi,” pungkasnya.

Pitra pun memastikan tidak ada rencana Kivlan Zen bepergian ke luar negeri. Bahkan sebelum dicekal pun mantan Kakostrad itu hanya ingin pergi ke Batam untuk bertemu keluarganya. Kivlan pun direncanakan akan hadir dalam pemeriksaan pada Senin (13/5).

Sebelumnya, ‎Kepala bagian Penum Divisi Humas Polri Kombes Pol Asep Adi Saputra‎ membenarkan, pihaknya telah menerbitkan surat panggilan terhadap mantan Kepala Staf Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) Mayjen TNI (Purn) Kivlan Zen.

Surat pemanggilan itu diserahkan oleh Penyidik Mabes Polri saat Kivlan Zen berada di Bandara Soekarno Hatta saat hendak terbang ke Brunei Darussalam.

“Diberikan surat panggilan oleh Penyidik Ditipidum Bareskrim Mabes Polri di Bandara Soetta,” ujar Asep saat dikonfirmasi, Jumat (10/5).

Asep menuturkan, Kivlan Zen telah dicekal. Sehingga diberikanlah surat tersebut. Saat itu Kivlan hendak ke Brunei Darussalam melalui Batam.

“Dicegah ke luar negeri. Beliau mau ke Brunei ‎lewat Batam. Sudah melalui imgrasi juga sudah disampaikan,” katanya. (jpc)

Harris Barelang Tawarkan Berbuka Dapat Hadiah

0
Suasana buka puasa bersama Travel Agent and Media Gathering di Harris Resort Barelang, Jumat (10/5). F. HARRIS UNTUK BATAM POS

batampos.co.id – Harris Resort Barelang Batam menggelar buka puasa bersama dengan para travel agent dan media di Harris Function Hall, Jumat (10/5).

Marketing & Branding Harris Resort Barelang Batam Viki Wahyudi mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antara manajemen dan karyawan dengan travel agent juga media, yang sudah mendukung Harris Resort Barelang Batam selama ini.

“Kami berharap kerjasama yang telah terbangun dengan baik ini akan terus terjalin,” ujar Viki.

Di samping travel agent dan media, pihaknya juga mendatangkan tamu undangan VIP dari sejumlah pejabat kepariwisataan Kepri dan Batam. “Mereka adalah tamu kehormatan kami mengingat perkembangan Harris Resort Barelang juga tidak terlepas dari dukungan instansi kepariwisataan,” terangnya.

Dari kegitan itu juga, lanjut Viki, terdapat informasi menarik yang bisa dinikmati pengunjung kala mengambil paket buka puasa di Harris Resort Barelang. Yakni dengan Rp 158 ribu per orang, pengunjung dapat menikmati beragam menu yang disajikan sepuasnya, dan berkesempatan membawa pulang satu sepeda motor.

“Kami menyediakan kupon berhadiah bagi pengunjung yang membeli paket Ramadan Cheerfasting Buffet ini. Satu paket, satu kupon yang akan diundi 2 Juni mendatang,” jelasnya.

Selain itu, undian tersebut bisa dipakai untuk mendapatkan hadiah lainnya seperti voucher menginap di Harris Villa with Jacuzzi dengan harga normal menginap senilai Rp 5 juta, voucher menginap di Harris Suite, Harris Room, BBQ Dinner hingga Sunday Brunch. (nji)

Polda Kepri Berbagi dengan Warga

0
Kapolda Kepri Irjen Andap Budhi Revianto beserta para pejabat utama Polda Kepri saat safari Ramadan

batampos.co.id – Polda Kepri membagikan 3ribu kotak nasi dan 500 takjil untuk masyarakat yang berada di Tanjunguma, Batam, Jumat (10/5/2019). Pembagian nasi kotak dan takjil ini, dipimpin langsung oleh Kapolda Kepri Irjen Andap Budhi Revianto beserta para pejabat utama Polda Kepri.

“Ini kegiatan rutin yang akan kami selenggarakan selama Ramadan,” kata Irjen Anda Budhi Revianto, Jumat (11/5).

Tujuan kegiatan ini, kata Andap untuk menjalin silaturahmi dan sinergi antara polisi dan masyarakat. Selain itu, kegiatan ini untuk menjaga kondisi Kamtibmas di Batam.

“Dengan niat yang baik, kami berbagi dengan masyarakat,” ucapnya.

Salah seorang tokoh agama di Tanjung Uma, Muhammad Candra, mengucapkan terimakasih kepada Polda Kepri atas kegiatan ini.

“Saya harap langkah yang positif ini dapat diikuti pihak-pihak lainnya,” ujarnya.

Dalam kegiatan pemberian sembako ini, mulai dari orangtua hingga anak-anak menggerbungi stan-stan yang telah disediakan Polda Kepri sejak pukul 16.30. Salah seorang warga yang ditemui Batam Pos dilapangan, Putra mengaku ini merupakan kegiatan yang baik.

“Sering-sering saja,” katanya.

Polda Kepri tidak hanya membagikan nasi kotak dan takjil untuk masyarakat Tanjunguma saja. Tapi sejak awal Ramadan, Polda Kepri dan jajaranya telah membagikan takjil maupun nasi kotak di beberapa titik lampumerah di Batam, seperti simpang galael, kara, batubesar, Kepri Mall.

Kegiatan menjadi agenda rutin yang akan dilaksanakan polisi selama Ramadan. (ska)

Berburu Penganan Khas Ramadan di Pasar Tanjunguma

0
doto: batampos.co.id / cecep mulyana

batampos.co.id – Saat bulan Ramadan tak lengkap rasanya jika tidak berkunjung ke Tanjunguma, Lubukbaja. Di sana pengunjung bisa menemukan puluhan jenis penganan khas dan menu berbuka puasa, salah satunya mie laksa dan berbagai jenis ikan bakar dan seafood.

Menjelang sore hari, pasar ini ramai dikunjungi masyarakat yang hendak berburu penganan khas dan menu berbuka puasa. Seperti Senin (6/5) lalu, ribuan masyarakat tumpah ruah.

Meski baru pukul 16.00 WIB, pasar yang berada di dekat pemukiman warga ini sudah dipenuhi warga dari berbagai penjuru Kota Batam. Sebelum memasuki pasar, gang sempit berukuran 2 hingga 3 meter itu tampak disesaki kendaraan bermotor yang terparkir semraut.

Pemuda setempat terlihat turun tangan membantu membenarkan posisi motor, agar kendaraan roda empat yang memaksakan diri melewati gang tersebut tidak terjebak kemacetan. Memasuki area pasar, pengunjung langsung disambut kepulan asap ikan bakar yang berada di deretan pertama pedagang pasar Tanjunguma.

Meski membuat sesak napas, namun aroma ikan bakar berlumuran bumbu rempah itu menggoda lidah dan perut yang sudah kosong sejak pagi. Tawar menawar antara pembeli dan penjual terlihat di sepanjang lapak itu. Jika harga sesuai, ikan di tangan, jika tidak, pembeli harus rela merogoh kocek mulai Rp 40 ribu per ekor ikan berukuran kecil.

“Harga ikan tergantung ukuran, yang kecil Rp 40 ribu, namun ada juga yang Rp 65 ribu juga,” kata Ismail, pedagang ikan bakar. Melewati lapak ikan bakar, pengunjung kemudian disuguhi penganan khas Ramadan. Ada puluhan jenis kue dan menu hidangan berbuka puasa yang ditemui di pasar ini.

Sebut saja lakse, talam hijau, onde-onde, lupis dan beragam es berbuka puasa. Pengunjung bebas memilih kue apa saja dengan harga mulai Rp 1000 per biji. Risnawati, salah satu penjual kue, mengatakan sudah 10 tahun menjual kue di pasar tersebut. Kue-kue itu ia bikin dan dijual sendiri.

“Hari-hari biasa saya jual juga, tapi tidak sebanyak saat puasa,” kata ibu 45 tahun ini.Ada beragam jenis kue ia buat. Mulai dari lupis, cucur, lakse hingga onde-onde. Risna mengaku kue buatannya selalu laris dan terjual habis. “Enggak pernah bersisa,” katanya.

Dia mengatakan, setiap tahun pasar yang sudah ada sejak tahun 1990-an ini ramai dikunjungi warga. Di pasar ini terkenal dengan kue-kuenya yang enak dan murah. Banyak pilihan, pengunjung bebas membeli kue jenis apa saja.

“Ada kue basah dan kering. Banyak macamlah di sini,” ucapnya.

Ibu empat anak ini mengaku rata-rata penjual di Pasar Tanjunguma adalah warga asli Tanjunguma yang memang berprofesi sebagai penjual makanan dan kue.

“Alhamdulillah setiap jualan di bulan Ramadan selalu dapat berkah,” ucapnya.

Kehadiran pasar Tanjunguma itu tidak dilewati begitu saja oleh sebagian besar masyarakat Batam.

Meski lokasinya jauh dan harus melewati jalan sempit serta kerap terjebak macet, tidak membuat niat pengunjung surut. Reni, warga Perumahan Belian misalnya, jauh-jauh ke Pasar Tanjunguma hanya ingin berburu lakse dan kue tilam hijau. Padahal pasar lain yang ada didekat rumahnya juga menjual penganan jenis itu.

“Enggak afdol kalau nggak ke sini,” kata Reni yang juga datang bersama kakak dan kedua keponakannya itu.Perempuan 25 tahun ini mengaku setiap Ramadan memang wajib mengunjugi pasar itu.

“Ada yang kurang kalau tak mengunjungi pasar ini,” jelas perempuan berhijab ini.

Hal yang sama juga dikatakan Dewi, warga Bengkong. Meski harus berdesak-desakan bahkan dihadapkan dengan kemacetan, perempuan 29 tahun ini tetap datang karena ingin berburu ikan bakar dan seafood.

“Saya memang sengaja buat beli ikan bakar. Enak lagi terjangkau,” ungkapnya. (une)

13 Rumah di Tembesi Pandan Arang Terendam Banjir

0
foto: batampos.co.id / azis maulana

batampos.co.id – Hujan deras yang mengguyur Batuaji menyebabkan 13 rumah liar (ruli) Tembesi Pandan Aran, Kelurahan Kibing, Sabtu (11/5), kebanjiran. Bahkan ada beberapa rumah di antaranya yang sudah terendam banjir sejak 26 April lalu.

Ketua RT 03/RW 01 Ahmad Sudarmo mengatakan, warga di sana sudah tidak nyaman sejak 2017 lalu. Ini karena ada gorong-gorong di sana yang tak kunjung diperbaiki. Kemudian ada pembangun jalan di sekitar ruli tersebut sehingga aliran air tidak lancar.

“Sebelum itu tidak ada banjir, namun sejak pembangunan jalan, barulah terjadi hal seperti ini,” kata Ahmad

Ia mengatakan, sejak terjadi banjir, warga di sana tidak mendapat bantuan dari Pemerintah Kota Batam. Bahkan, warga sudah merasa Pemko Batam tidak akan memperhatikan nasib mereka.

Warga lainnya, Mulyadi, 60, menyayangkan sikap Pemko Batam yang seakan tidak mau perduli dengan nasib mereka. Sebagian warga hanya bisa tidur di tenda yang dibangun pemerintah pusat.

“Banjir ini ada karena gorong-gorong jembol lalu tersumbat.Sudah lama sejak 2017 lalu. Namun, tanggal 26 April lalu cukup parah dan tinggi. Barulah itu pemerintah melalui Kemensos langsung datang dirikan tenda,” katanya.

Ia meminta agar pemerintah bisa menyiapkan dapur umum sesuai dengan janji yang sudah pernah disampaikan dinas sosial.

“Kami hanya dijanjikan dapur umum, tapi udah seminggu lebih gak ada tanggapan apapun,” lanjutnya.

Lurah Kibing Erwin saat berada di lokasi mengatakan, kondisi banjir ini sudah ketiga kalinya, puncaknya pada 26 April lalu dan kemarin. Penyebabnya adalah gorong-gorong yang sempit akibat pembangunan jalan.

“Kondisi ini sudah terjadi ketiga kalinya. Ini karena pe­ng­er­jaan jalan yang lebih ti­nggi ketimbang pemukiman warg­a. Gorong-gorong juga sangat sem­pit. Jadi, banjir selalu datan­g ketika hujan deras,” ujar­nya.

Saat ini pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air serta Kecamatan Batuaji untuk pengerjaan ataupun perbaikan saluran drainase agar banjir tersebut bisa surut.

“Saya sudah berkoordinasi dengan dinas terkait dan kecamatan, sebab kondisi warga di sini sangat memprihatinkan. Warga saat ini memang perlu diperhatikan dan perlu bantuan dari pihak lain,” tutupnya. (cr1)

Hindari Kontak Makanan dengan Kresek Hitam dan Kertas Koran

0
foto: batampos.co.id / cecep mulyana

batampos.co.id – Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Kepri menguji beberapa contoh makanan yang dijual di berbagai bazar Ramadan di Kota Batam. Hasil pengawasan di tiga titik, BPOM belum menemukan bahan makanan yang mengandung bahan kimia berbahaya.

Kepala BPOM Kepri Yosef Dwi Irawan mengatakan, di antara bahan berbahaya adalah formalin, boraks, dan pewarna pakaian. Hal ini bisa dilihat dari 105 jenis makanan dan minuman yang dijual di bazar Ramadan, seperti jajanan pasar, minuman, aneka gorengan, ikan, ayam, dan lainnya yang diambel sampel, belum didapati adanya bahan kimia berbahaya.

”Kami tak menemukan makanan dan minuman yang tercemar bahan kimia. Begitu juga makanan yang dialas kantong kresek hitam dan kertas koran. Yang jelas kedua bahan itu juga berbahaya,” ujar Yosef.

Selain pengawasan terhadap makanan berbahan kimia, pihaknya juga memperhatikan cemaran fisik dan biologi. Secara fisik, makanan dan minuman yang tercemar misalnya terdapat rambut atau partikel kerikil. Sedangkan secara biologi, tentang kehigenisan makanan dan minuman, yang bersih, bebas dari debu, kebersihan penjual, lalat dan sebagainya.

”Kalau secara biologi, hampir seluruh makanan yang dijual di bazar tercemar. Karena rata-rata dijual dalam keadaan terbuka dan dipinggir jalan,” terangnya.

Menurut dia, dampak dari makanan dan minuman tercemar biologi dirasakan berbeda bagi setiap orangnya. Tergantung daya tahan tubuh seseorang.

”Potensi dan risiko tercemar secara biologi ini variatif, tergantung orangnya. Berbeda kalau kimia, yang dampaknya untuk jangka panjang,” imbuh Yosef.

Karena itu, ia mengimbau pelaku usaha agar bisa menjaga kebersihan dan kesehatan makanan. Begitu juga dengan masyarakat yang akan mengkonsumsi untuk cerdas memilih makanan yang sehat dan bersih.

”Pengawasan di beberapa titik itu juga untuk mengedukasi masyarakat terhadap barang-barang ilegal dan tak berizin lainnya, seperti kosmetik,” pungkas Yosef. (*)

Kepala Daerah Terancam Tak Digaji

0

batampos.co.id – Pemerintah memperpanjang batas waktu bagi Pejabat Pembina Kepegawaian (kepala daerah) untuk memecat PNS korupsi di wilayahnya masing-masing hingga 31 Mei 2019. Jika tidak juga selesai, maka sanksi yang diberikan kepada kepala daerah akan ditingkatkan.

Pelaksana Tugas (Plt) Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri, Akmal Malik Piliang, mengatakan pihaknya sudah menyiapkan sanksi bagi kepala daerah yang tidak menuntaskan pada 30 April lalu.

Bentuknya adalah sanksi administrasi berupa teguran tertulis.

Dalam sanksi teguran itu juga dijelaskan agar kesempatan kedua untuk menuntaskan pada akhir Mei mendatang bisa digunakan sebaik-baiknya.

“Kita beri waktu sampai 31 Mei. Setelah itu, mungkin sanksi terkait pemotongan hak keuangan kepala daerah akan kita coba eksekusi,” ujar Akmal, Jumat (10/5).

Akmal menambahkan, saat ini pihaknya akan berkoordinasi dengan jajaran Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara (KemenPAN) dan Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

“Karena kan yang pegang uang di Kemenkeu, tentu butuh komitmen bersama dengan mereka agar mereka mau,” tuturnya.

Seperti diketahui, sebelumnya pemerintah memberi waktu bagi kepala daerah untuk memecat PNS Korupsi hingga 30 April 2019. Namun berdasarkan data yang diterima Badan Kepegawaian Nasional hingga 30 April 2019, baru 1.237 PNS atau 53 persen saja yang diberhentikan.

Padahal, jumlah total PNS terpidana korupsi yang sudah berkekuatan hukum tetap dan wajib dipecat mencapai 2.357 orang. Dengan demikian, masih ada 1.120 yang belum dipecat dan masih menerima gaji.

Akmal menjelaskan, sanksi administrasi yang diatur dalam UU Pemda memang bersifat berjenjang. Diawali dengan sanksi teguran, penangguhan hak keuangan, hingga pemberhentian sementara. Mekanismenya sanksi bagi bupati/wali kota dilaksanakan provinsi dan sanksi bagi gubernur dilakukan pusat.

“Kami mentreatment gubernur, gubernur mentreatment kabupaten kota,” tuturnya.
Terkait kepala daerah yang belum melaksanakan perintah tersebut, Akmal menyebut hampir merata di banyak provinsi.

Sebelumnya, Kepala Biro Humas BKN, Mohammad Ridwan, menjelaskan berdasarkan informasi ada sejumlah kendala yang menjadi alasan daerah. Misalnya, instansi belum mendapat putusan pengadilan PNS Tipikor. Daerah beralasan, tidak ada kewajiban pihak pengadilan meneruskan putusan ke instansi.

Namun, Ridwan menilai hal itu bukan kendala. “Dalam hal ini instansi yang dituntut bergerak proaktif mengajukan permintaan data ke pengadilan,” ujarnya.

Selain itu, ada juga instansi yang beralasan menunggu terbitnya putusan MK soal gugatan Pasal 87 ayat (4) huruf b dalam UU 5/2014 tentang ASN. Selama ini, gugatan tersebut menjadi tameng bagi PNS korupsi untuk minta penundaan. Namun, sebetulnya putusan MK sendiri sudah dibacakan dua pekan lalu.(far)

Hypermart Tawarkan Promo Sore Serbu Sale

0
Sales Hypermat Mega Mall, Tuti, memperlihatkan salah satu produk yang masuk dalam Promo Sore Serbu Sale. foto: Hypermat untuk batampos.co.id

batampos.co.id – Hypermart Mega Mall, Kota Batam, menawarkan promo dalam program ”Sore Serbu Sale”. Konsumen bisa mendapatkan diskon untuk pembelian 8 produk, yakni sirup Marjan, Royal Choice, Roma, Khong Guan, Downy, Nivea, kemeja koko, serta kulkas.

Untuk sirup Marjan 460 mililiter ditawarkan Rp12.290, Royal Choice 900 gram Rp 66.990, Roma 450 gram Rp 16.490, Khong Guan Rp 1600 gram Rp 70.900, Downy 720 mililiter Rp 14.990, Nivea diskon 40 persen, kemeja koko ukuran M-XL Rp 89.900, serta kulkas 2 pintu Rp 2 jutaan.

“Promo ini berlaku dari pukul tiga sore hingga sepuluh malam. Syaratnya, belanja dengan OVO cash,” ujar Manager Area Hypermart Mega Mall Endy Wancon, Jumat (10/5).
Selain promo Serbu Sore Sale, konsumen juga bisa mendapatkan promo pembelian buah-buahan.

Di antaranya anggur Globe Rp 5.990 per 100 gram, semangka Rp 890, lemon impor Rp 3.290, pisang Cavendish Rp 1.990, salak Rp 1.490 per 100 gram, serta apel Fuji super Rp 4.550 per 100 gram.

“Harga buah yang kami tawarkan paling murah dibandingkan toko lainnya,” kata Endy. Dia menambahkan, hingga akhir pekan ini konsumen bisa mendapatkan harga spesial untuk pembelian kipas angin, rice cooker, dan blender dengan harga Rp 199.900.

Kemudian semua lampu diskon 30 persen, dan semua handuk diskon 30 persen. “Masih banyak lagi promo yang kami sediakan. Tentunya promo ini sebagai apresiasi kami kepada konsumen dan untuk memenuhi seluruh kebutuhan saat Ramadan dan Lebaran,” katanya.

Untuk informasi lebih lanjut dan pembelian produk ini bisa mengunjungi toko Hypermart di Mega Mall, Nagoya Hill, dan Mall Botania 2.(yofie)

Harga Bawang Putih Tembus Rp35 Ribu

0
Pedagang menjual bawang putih di Pasar Fanindo, Tanjunguncang, Batuaji.
foto: Dalil Harahap/batampos.co.id

batampos.co.id – Harga bawang putih terus merangkak naik dari Rp 15 ribu saat ini sudah mencapai rp 35 ribu per kilogram.

Pedagang sayuran di pasar Tiban Centre, Sekupang, Erni, mengatakan naiknya harga bawang putih karenakan stok mulai menipis.

“Barang yang masuk dari distributor sedikit, sementara permintaan banyak jadi harga naik,” kata dia.

Menurutnya, permintaan selama ramadan meningkat dua kali lipat bila dibandingkan hari biasa. “Kemarin Rp 32 ribu sekarang naik jadi Rp 35 ribu, barang tak ada jadi harganya mahal. Kalau normalnya dulu hanya Rp 15 ribu sampai 23 ribu sekilonya,” jelasnya.

Salah seorang ibu rumah tangga, Santi, lebih memilih membeli bumbu jadi dibanding membeli per item.

“Saya beli bumbu jadi saja, karena selain praktis tentu lebih murah jika beli bawang bulat gitu,” ujarnya.(yui)