Minggu, 3 Mei 2026
Beranda blog Halaman 11417

Mari Mencicipi Kupat Tahu Magelang Langgeng Joyo

0

batampos.co.id – Menikmati Kupat Tahu Magelang kini tak harus berkunjung ke Jawa Tengah. Sebab, makanan khas tradisional tersebut hadir di Kota Batam. Bertempat di Ruko Dermaga Sukajadi Blok RF Nomor 3 Sukajadi, Anda akan dimanjakan dengan cicipan kupat tahu.

Kupat Tahu Magelang Langgeng Joyo berbeda dengan kupat tahu lain. Kupat tahu ini menggunakan kuah dari bumbu kacang dan bawang yang digepuk serta kacang tanah goreng. Berbahan dasar irisan kupat dan gorengan tahu terdiri dari kacang yang ditumbuk bersama bawang dan gula Jawa lalu dicampur kecap, rasanya tentu sangat menggoda.

Irisan kubis yang tersaji di Kupat Tahu Magelang terasa lebih gurih, karena kubis digoreng terlebih dahulu. Sajian kupat tahu akan tambah nikmat jika kubis disajikan dalam kondisi panas. dipadukan dengan kuah kental manis dan pedas, dijamin menggugah selera.

”Kupat Tahu Magelang Langgeng Joyo hadir di Batam. Bagi warga Batam yang sudah bosan makan nasi, bisa mencoba makanan khas Magelang ini,” ujar Dwi, Pemilik Kupat tahu Magelang Langgeng Joyo.

Diakuinya, Kupat Tahu Magelang ini menggunakan bahan-bahan alami dan lebih sehat tentunya. Kupat tahu bisa disantap pagi, siang atau malam hari. Salah satu bahan herbal yang digunakan adalah jahe, sayur, sayuran, terigu, gula aren kecap dan bahan herbal lainnya.

”Rasanya lebih segar, makan kupat tahu juga bagus buat pengobatan,” tambah Dwi didampingi suaminya, Aris.

Menariknya, harga Kupat Tahu Magelang yang dijual sangat terjangkau dan dijamin tak akan merogoh kocek Anda. Satu porsi kupat dijual mulai harga Rp 12 ribu hingga Rp 15 ribu. Kupat Tahu Magelang Langgeng Joyo buka setiap hari, mulai pukul 07.00 sampai 21.00 WIB.

Tidak hanya mencicipi kupat tahu yang dikenal sebagai makanan khas Magelang, tapi para di sini Anda juga bisa mencoba menu spesial lain yakni bubur ayam bakmoi, ayam dan bebek ulek, ayam dan bebek kremes, sayur asem, gado-gado, sop ikan, sop ayam dan banyak lain.

”Kita juga menerima pemesanan, termasuk juga menerima acara kongkow, ulang tahun dan sebagainya,” kata Dwi.

Untuk minumannya, di sini menyediakan teh tarik spesial. Disebut spesial karena pihaknya mendatangkan resep spesial dari luar Batam. Ada juga kopi spesial dan aneka minuman dingin dan panas lainnya. (ocu)

LG Siap Boyong Smart TV Terbarunya ke Pasar Indonesia

0

batampos.co.id – LG Electronics bakal memboyong smart TV terbarunya ke pasar Indonesia pada 2019 ini. Pengumuman tersebut diungkapkan LG saat pameran tahunannya, InnoFest 2019, yang dihelat di Sydney, Australia.

Pada gelaran sepanjang 11–14 Maret lalu, LG mengungkap dua pembaruan pada kategori smart TV-nya. Bersanding dengan perluasan portofolio TV OLED, LG juga memperkenalkan kategori TV UHD premiumnya dengan nama NanoCell TV. Yang tak kalah menarik, tahun ini pula LG memastikan akan membawa TV OLED dengan resolusi 8K pertama di dunia untuk pasar Asia.

Merespons pengumuman ini, LG Indonesia menyatakan kepastian untuk membawa serta jajaran TV LG dengan prosesor terbaru dan pengembangan Artificial Intelligence (AI) ini ke Indonesia. “Di samping sebagai pasar strategis, Indonesia menjadi bagian negara di Asia yang memiliki kecepatan tinggi dalam mengadopsi teknologi terbaru,” ujar Julius, TV Product Marketing LG Electronics Indonesia dalam keterangan resminya.

Bicara mengenai prosesor TV terbarunya, LG memberi nama a (Alpha) Gen 2. Letak kepintaran prosesor generasi kedua LG ini ada pada algoritma terbarunya yang diklaim memiliki kemampuan belajar deep learning. Berbekal database besar terkait berbagai informasi visual, prosesor Alpha Gen 2 dikatakan mampu mengenali berbagai kualitas konten asal untuk kemudian bekerja dengan pilihan metode terbaik dalam mengoptimalkan tayangan pada layar.

Tak hanya itu, prosesor pintar TV LG ini pun kabarnya dibekali kemampuan untuk memahami kenyamanan mata manusia dalam melihat tayangan TV dalam berbagai kondisi pencahayaan. Dengan sensor yang ditanam dalam TV, prosesor ini dapat mengenali dan mengukur tingkat pencahayaan sekitar guna mengoptimalkan kecerahan layar yang memastikan kenyamanan penggunanya.

Dari sisi audio pun, prosesor Alpha Gen 2 LG ini konon dibekali kemampuan untuk meningkatkan kepuasan penggunanya. Terapan algoritma terbaru membuat audio TV yang sejatinya memiliki dua kanal stereo dapat ditingkatkan dengan membawa nuansa sistem audio 5.1 surround sound. (JPG)

Wali Kota Persilakan DPRD Revisi Perda Pajak

0

batampos.co.id – Pemerintah Kota (Pemko) Batam merespons permintaan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Batam melalui Ketua DPRD Batam Nuryanto perihal rencana revisi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pajak Daerah, terutama terkait penerapan Pajak Penerangan Jalan Umum (PPJU).

Wali Kota Batam Muhammad Rudi mengatakan, DPRD punya hak untuk melakukan revisi.

“Silakan saja, DPRD juga punya hak inisiatif,” kata dia.

Untuk diketahui, DPRD telah menyurati Pemko Batam terkait rencana permintaan revisi tersebut. Rudi mengatakan, mungkin suratnya telah sampai ke mejanya namun ia akui belum ia baca.

“Yang sekarang batasnya kapan? April, atau tunggu saja April, kita lihat,” katanya.

Seperti diketahui, dalam Perda Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pajak Daerah, PPJU yang semula 6 persen bakal naik menjadi 7 untuk rumah tangga, serta 8 persen untuk bisnis. Sejatinya, kenaikan PPJU diterapkan Januari 2019 lalu, namun ditunda. Tapi jika hingga April nanti DPRD tak kunjung memberikan rekomendasi penundaan kenaikan PPJU, maka otomotis berlaku.

foto: batampos.co.id / cecep mulyana

Namun rencana penundaan tak kunjung terealisasi, karena belum ada keputusan. Dan akhirnya, DPRD meminta Pemko Batam untuk merevisi perda tersebut dan kembali ke tarif semula.

“Cak Nur (Ketua DPRD Batam Nuryanto) minta direvisi. Kalau mau revisi seperti itu, kami minta secara tertulis dan katanya sudah disampaikan suratnya,” kata Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Kota Batam Raja Azmansyah.

Menurut Raja, jika revisi dilakukan Pemko Batam, ia menilai perlu ada tahapan. Dan ini akan dibicarakan dengan Bagian Hukum Pemko Batam.

“Revisi juga kan by proses, sebelum ada ketetapan tentu sesuai perda kita lak-sanakan. Tentu pemberlakuan hasil revisi setelah yang revisi nanti,” imbuhnya. (iza)

Pendaftaran Calon Direksi BUMD Diperpanjang

0

batampos.co.id – Tim seleksi Direksi PT Pembangunan- Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kota Batam masih belum memenuhi persyaratan minumlah tiga peserta. Hingga Selasa (19/3) kemarin hanya dua orang yang mendaftar.

“Minimalnya kan harus tiga, atau maksimal lima calon. Dua, belum penuhi syarat jumlah calon,” kata Ketua Panitia Seleksi (Pansel), Pebrialin, Selasa (19/3).

Dua pendaftar tersebut datang dari Bintan dan Tanjungpinang. Untuk memenuhi syarat jumlah calon. Tim akan memperpanjang masa pendaftaran.

“Kami tambah seminggu, dari tanggal 20 sampai 27 Maret,” ucapnya.

Sejatinya, mencari pimpinan untuk perusahan daerah terbilang minim peminat. Badan usaha lain yakni Badan Usaha Pelabuhan tiga kali dibuka tak memenuhi syarat jumlah calon, bahkan pembukaan pertama tanpa peminat.

“BUMD baru pertama, perpanjangan ini kedua. BUP yang tiga kali ( tak penuhi syarat calon),” terangnya.

Minimnya peminat, bahkan oleh Sekda Batam Jefridin mengatakan akan berkonsultasi pada Kementerian Dalam Negeri dan pihak lain terkait apakah direksi dapat ditunjuk langsung oleh pemegang saham.

“Apakah bisa pakai jalur lain, walikota atau lewat rapat pemegang saham bisa ditunjuk langsung,” kata dia belum lama ini.

Kabag Perekonomian Pemko Batam Zurniati mengatakan soal bidang usaha gas oleh BUMD Batam kini terkendala aturan baru terkait pengaturan niaga gas dari pemerintah pusat. Yang mana, mata rantai penyaluran gas disederhanakan, alhasil pihak ketiga yang selama ini bekerja sama dengan BUMD Batam tidak lagi mendapat izin. BUMD didorong untuk mencari bisnis lain.

“Ada harapan BUMD juga mencari jenis usaha lain,” pungkasnya. (iza)

Gosok Gigi yang Benar Ya, Dik….

0

Gigi. Bisa sakit gigi rasanya tiada terperi. Tak salah jika kita merawatnya sejak dini.

Tak boleh hanya berhenti pada rajin gosok gigi tapi pun cara yang benar. Gosok gigi yang keliru bisa-bisa merusak lapisan gigi. Atau setidaknya tidak bersih yang menyebabkan timbulnya kuman.

Para dokter gigi pada foto diatas mengajarkan cara menggosok gigi yang baik dan benar. Siswa SD di Sagulung, Kota Batam sangat senang mengikuti pelatihan itu.

Terima kasih ibu dokter gigi….

 

foto/teks: dalil harahap

Awasi Pemilu, Bawaslu Minta Bantuan Media

0

batampos.co.id  – Media merupakan mitra strategis bagi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dalam mengawasi Pemilu 2019, sehingga sosialisasi tahapan pengawasan Pemilu juga perlu disampaikan kepada media.

Hal itu dikatakan Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kepri Muhammad Syahri saat Bawaslu Provinsi Riau melak-sanakan sosialisasi pengawasan tahapan Pemilu 2019 kepada puluhan wartawan di BCC Hotel, Batam, Senin (18/3).

Dia mengatakan, Bawaslu sebagai lembaga pengawas independen yang lahir berdasarkan undang-undang, me-rupakan lembaga publik maka juga harus terbuka kepada publik tentang apa yang sedang dilakukan. Maka sosialisasi yang dilaksanakan juga bagian pertanggungjawaban Bawaslu kepada publik media.

”Oleh sebab itulah kita melak-sanakan sosialisasi ini,” katanya.

Syahri mengakui, tahapan penyelenggara pemilu 2019 tinggal menunggu hari. Dan tahapan kampanye rapat umum dan media massa akan dimulai 24 Maret 2019 nanti. Bawas-lu, lanjutnya, ingin menyamakan persepsi dengan media massa di dalam mendukung serta bekerja sama menunjang fungsi pengawasan dari Bawas-lu Kepri.

”Kami berharap pesan-pesan yang disampaikan dalam sosialisasi ini bisa disampaikan media massa,” harapnya.

Selanjutnya, sosialisasi ini juga bagian dari tindak lanjut dari MoU Bawaslu, Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) dan Dewan Pers bahwa untuk pelanggaran pemilu akan menjadi ranah Bawaslu, konten dan materi dari peserta pemilu itu menjadi ranah KPI serta pemberitaan menjadi ranah dari media atau Dewan Pers.

”Di sini kita juga ingin lebih fokus menyampaikan kerja-kerja pengawasan dan pencegahan sesuai amanat Undang-Undang 7 Tahun 2017. Bagi kami penyelenggara pemilu silakan lakukan semua hal yang memang boleh dalam aturan,” beber dia.

Disinggung mengenai temuan Bawaslu Kepri sendiri, Syahri mengakui dari beberapa dugaan dan pelanggaran baik itu dalam bentuk temuan atau laporan dari masyarakat, baru satu yang mendapatkan kekuatan hukum tetap (inkracht) yakni di Kabupaten Karimun.

Menurutnya, dugaan pelanggaran ini sudah ditangani Bawaslu Karimun, kemudian sudah diputuskan di Pengadilan Negeri Karimun dan sudah ditindaklanjuti oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Karimun.

”Artinya sudah ditangani dengan baik. Selain itu ada yang tengah ditangani baik administrasi maupun pelanggaran dugaan tindak pidana pemilu,” jelasnya.

foto: batampos.co.id / cecep mulyana

Divisi Hukum Bawaslu Kepri Indrawan menambahkan, Bawaslu memiliki tujuan mengawasi tahapan pemilu. Ada beberapa tahapan, salah satunya kampanye pemilu. Bawaslu memiliki beberapa fungsi pencegahan, penindakan, dan penyelesaian sengketa. Dimana pada kemarin melaksa-nakan kegiatan tahapan iklan kampanye di media, baik itu peserta pemilu dari pasangan calon DPD dan partai politik.

Iklan dan pemberitaan dalam bentuk rekaman atau kliping, materi dan desain dapat dibuat dan dibiayai peserta sesuai spesifikasi yang telah ditentukan KPU. Selain itu, desain itu juga menampilkan foto para caleg, terkait penayangan Bawaslu dan KPI bisa berkordinasi baik menyangkut materi dan konten.

Selain itu, di sini juga diperbolehkan menambah iklan kampanye. Di televisi paling banyak 10 spot, durasi paling lama 30 detik per spot. Media daring (online) paling besar ukuran horizontal 8970 pixel x 250 pixel dan ukuran vertikal paling besar 298 pixel x 598 pixel untuk setiap media daring/online.

Indrawan menambahkan, dalam hal penambahan iklan kampanye dilakukan pada media yang sama dengan media yang digunakan oleh KPU. Jumlah penambahan tersebut paling banyak selisih dari jumlah maksimal yang ditetapkan perundang-undangan.

Bawaslu juga melarang materi iklan dalam bentuk tayangan dan berita, melebihi jumlah spot dan durasi, menjual blocking segment atau blocking time, materi yang berisi menghina, menghasut dan mengadu domba, melibatkan pihak-pihak yang dilarang atau iklan di masa tenang. Sosialisasi bersama media ini dihadiri puluhan media di Batam usai sosialisasi dilanjutkan dengan tanya jawab. (rng)

Kejar Rp 1.300 T Aset WNI di Luar Negeri

0
ilustrasi

batampos.co.id – Temuan data aset warga negara Indonesia (WNI) di luar negeri senilai lebih dari Rp 1.300 triliun yang belum dilaporkan dalam surat pemberitahuan (SPT) harus segera ditindaklanjuti. Pemerintah harus mampu mengolah dan memetakan mana saja yang layak dijadikan sebagai objek pajak.

Direktur Eksekutif Center for Indonesia Taxation Analysis (CITA) Yustinus Prastowo me-ngatakan, beberapa hal perlu ditelaah terkait data aset yang diperoleh dari kerja sama automatic exchange of information (AEoI) itu.

Di antaranya, apa jenis aset keuangan tersebut, berapa tahun dimiliki wajib pajak, siapa wajib pajaknya, dan di mana aset disimpan.

Kemudian, pemerintah harus teliti dalam melakukan profiling.

”Dibandingkan datanya, apakah wajib pajak yang memiliki aset tersebut sudah ikut amnesti pajak atau belum. Kalau memang sudah ikut, apakah benar harta itu tidak ikut dideklarasikan pada saat mengikuti amnesti pajak,” jelasnya, Senin (18/3).

Menurut Pras –sapaan akrab Yustinus– penerapan AEoI akan membawa citra ketegasan pemerintah. Jangan sampai data yang begitu banyak tidak diolah dengan baik karena sistem di dalam negeri belum siap.

”Tantangannya kesiapan internal. Apakah sistem sudah mumpuni? Apakah kompetensi fiskus sudah standar? Lalu, apakah ada backup dan nyali?” tuturnya.

Tahun lalu Indonesia mengirimkan data keuangan warga negara asing (WNA) ke-54 negara. Sementara itu, Indonesia menerima data keuangan WNI dari 66 negara. Tahun ini negara-negara yang mengikuti kerja sama AEoI bertambah. Rencananya hingga akhir tahun ini Indonesia mengirimkan data serupa ke 81 negara dan menerima data dari 94 negara.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan, pemerintah saat ini masuk tahap mencocokkan data-data yang diterima dari kerja sama AEoI. ”Kami belum sampai pada tahap berapa yang akan diidentifikasi,” ujarnya.

Sementara itu, hingga kemarin pagi Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kemenkeu telah menerima laporan SPT dari 7 juta wajib pajak. Sebanyak 188.000 di antaranya merupakan wajib pajak badan. Sisanya adalah wajib pajak orang pribadi. Pelaporan tersebut meningkat 15,7 persen jika dibandingkan dengan laporan pada 18 Maret tahun lalu sebanyak 6,05 juta SPT.

”Penyampaian SPT tahunan melalui e-filing lebih dari 93 persen dari total laporan SPT yang masuk. Ini membuktikan e-filing sudah memasyarakat dan sangat membantu wajib pajak dalam pelaporan SPT-nya,” ungkap Direktur Penyu-luhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat DJP Kemenkeu Hestu Yoga Saksama.Secara terpisah, Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengingatkan masyarakat untuk segera mengisi SPT masing-masing. Imbauan itu disampaikan setelah dia mengisi SPT secara online di kantor wakil presiden kemarin.

’’Baru saja saya menyelesaikan SPT dengan cara e-filing. Biasanya saya di Makassar karena data saya di Makassar,’’ jelasnya.

JK menegaskan, sisa waktu 12 hari harus dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat yang belum melaporkan SPT. Sebab, jika tidak melaporkan SPT hingga akhir Maret, wajib pajak akan didenda Rp 100 ribu.

Dalam kesempatan itu, JK menyampaikan bahwa tax ratio di Indonesia saat ini sekitar 11 persen. Targetnya, angkanya bisa mencapai 15 persen sebagaimana negara-negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura. (rin/wan/c10/fal)

Razia Kendaraan Digelar Siang dan Malam

0
Anggota Satlantas Polresta Barelang, Brigadir Yudhi memeriksa surat-surat kendaraan saat razia di Temneggung Abdul Jamal, Rabu (2/5/2018), lalu. F Esebius

batampos.co.id – Jajaran Sat Lantas Polresta Barelang akan melakukan razia di sejumlah titik di Kota Batam. Tujuannya, menekan angka kecelakaan lalu lintas di jalanan.

”Kita tingkatkan karena sudah banyak laporan di media sosial terkait banyaknya kecelakaan di beberapa tempat,” ujar Kasat Lantas Polresta Barelang Kompol I Putu Bayu Pati, kemarin.

Dijelaskannya, dalam razia itu pihaknya tidak hanya memeriksa surat-surat kendaraan sepeda motor seperti Surat Izin Mengemudi (SIM) maupun Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).

Namun, pihaknya juga akan melakukan pemeriksaan terhadap seluruh barang-barang bawaan pengendara.

”Kita cek barangnya maupun dalam jok motornya untuk mengantisipasi barang terlarang seperti narkoba, maupun alat-alat kejahatan seperi senjata tajam maupun senpi (senjata api). Intinya kita antisipasi sebelum kejadian,” katanya.

Jika menemukan barang terlarang seperti narkoba maupun yang lainnya, pihaknya akan menyerahkan ke jajaran Satres Narkoba Polresta Barelang.

Dan jika menemukan ada-nya benda-benda seperti senjata tajam, maka pihaknya akan menyerahkannya ke Satreskrim Polresta Barelang untuk diusut lebih lanjut.

”Razia ini tentunya tidak hanya kita lakukan di siang hari. Namun juga kita lakukan pada malam hari,” bebernya.

Sasaran lokasi razia dalam beberapa hari belakangan ini dilakukan di beberapa titik. Baik itu di kawasan Tiban, Nagoya, Jodoh hingga di depan Polresta Barelang.

Dalam operasi itu, pihaknya menahan ratusan kendaraan.

”Karena tidak bisa menunjukkan surat suratnya. Kalau ada surat-suratnya dan membayar tilang di pengadilan, kendaraan bisa diambil,” imbuhnya. (*)

Bawaslu Kekurangan 55 Ribu Pengawas TPS

0

batampos.co.id – Mendekati hari H pemungutan suara, berbagai problem UU Pemilu semakin jelas terlihat. Salah satunya adalah sulitnya Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dalam merekrut pengawas tempat pemungutan suara (TPS). Regulasi yang terlalu ketat membuat Bawas-lu kekurangan pengawas TPS yang memenuhi syarat. Padahal, pemungutan suara kurang 29 hari lagi.

Dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi II DPR, Senin (18/3), Bawaslu menyatakan masih kekurangan 55.419 pengawas TPS. ”Kendalanya, syarat usia (minimal 25 tahun) dan pendidikan minimal SMA,” terang Ketua Bawaslu Abhan di komisi II kemarin.

Menurut dia, tidak semua daerah memiliki stok SDM yang cukup. Apalagi, tetap harus memenuhi syarat utama tidak partisan.

Pihaknya mengaku sudah mencoba segala cara. Mulai menarik SDM dari desa atau kecamatan lain hingga memberdayakan staf panitia pengawas kecamatan (panwascam).

Namun, upaya tersebut belum bisa menutup kekurangan pengawas TPS. Sementara itu, mengambil SDM dari kecamatan lain memiliki konsekuensi penambahan uang transpor.

”Ada juga penolakan di daerah tertentu. Pokoknya, tidak boleh ada pengawas dari luar desa atau kecamatan itu,” lanjutnya.

Saat ini, pihaknya masih mencari celah untuk mendapatkan SDM dengan cara lain.

’’Misalnya, ada guru-guru honorer yang usianya memenuhi (syarat) mungkin bisa (direkrut),’’ tuturnya. Rata-rata, guru honorer saat ini memiliki latar belakang pendidikan SMA atau sarjana. Sebaran mereka juga cukup merata. Selain itu, pihaknya berharap solusi lain dari pembentuk UU.

Salah satu wacana yang muncul dalam RDP tersebut adalah usul pembahasan antara pimpinan eksekutif dan legislatif. Caranya, komisi II menyampaikan persoalan kepada pimpinan DPR, kemudian pimpinan DPR bisa berkonsultasi dengan Presiden untuk membahas hambatan-hambatan yang ada dalam UU Pemilu. Termasuk membahas kekurangan SDM pengawas TPS.

Wakil Ketua Komisi II Nihayatul Wafiroh menyatakan, pada prinsipnya RDP menyepakati bahwa solusi yang diambil tidak boleh bertentangan dengan UU.

”Kami berharap Bawaslu tetap proaktif mencari,’’ ujarnya seusai RDP.

Sebab, pada sidang pekan sebelumnya, kekurangan pengawas mencapai 70 ribuan. Namun, dalam waktu sepekan, sudah ada 15 ribu orang yang direkrut. (byu/c6/fat)

Imbas Sepinya Penumpang Pesawat di Hang Nadim Pengusaha Sulit Bayar Gaji Karyawan

0
foto: batampos.co.id / cecep mulyana

batampos.co.id – Sepinya penum­pang pesawat di Bandara Hang Nadim Batam berimbas pada terus anjloknya omzet sejumlah konter usaha di bandara tersebut. Bahkan para pemilik usa­ha di sana mulai kesulitan menggaji karyawan mereka.

“Omzet yang kami dapat tidak bisa menutupi biaya operasional selama sebulan. Kondisi ini sudah kami rasakan dalam dua bulan belakangan ini,” kata pemilik konter di Bandara Hang Nadim yang tidak ingin namanya disebutkan, Senin (18/3).

Ia mengatakan, di konter usa­ha bidang layanan jasa miliknya itu terdapat empat orang kar­yawan. Selama ini, gaji mereka tertutup oleh omzet bulanan. Namun sejak dua bulan terakhir, omzet yang diperoleh sangat minim sehingga untuk membayar gaji karyawan saja tidak cukup.

Akibatnya, ia terpaksa harus menguras tabungan untuk memenuhi hak gaji keempat karyawannya.

“Tidak mungkin hak-hak karyawan ditahan. Kami harus membayarnya,” tuturnya.

Menurut dia, anjloknya omzet ini tidak hanya dirasakan konter usaha bidang jasa seperti miliknya. Sejumlah stan dan tenant di Hang Nadim juga merasakan hal yang sama. Mulai dari tenant yang menjual aneka kue kering maupun kue basah untuk oleh-oleh, kafe maupun restoran, tenant yang menjual parfum dan suvenir, serta tenant-tenant lain di Hang Nadim.

Ia menjelaskan, penurunan omzet ini sebenarnya mulai terasa sejak Januari 2019. Namun, para pemilik tenant di Hang Nadim mengaku wajar, karena biasanya pada bulan Januari memang sepi penumpang karena memasuki masa low season.

Biasanya, kondisi tersebut akan berlangsung hingga Februari dan akan kembali naik dan normal kembali saat masuk Maret.

“Maret harusnya sudah mulai naik, tapi malah turun juga,” ungkapnya.

Dalam kondisi normal, konter miliknya bisa meraup omzet minimal Rp 1 juta per hari. Namun akhir-akhir ini, omzetnya turun hingga Rp 300 ribu per hari.

“Biasanya kami masih tetap buka hingga pesawat terakhir. Tapi sekarang, pukul 17.00 kami sudah tutup,” ucapnya.

Ia berharap kondisi ini segera berakhir. Menurut dia, tingginya harga tiket pesawat dan penerapan bagasi berbayar merupakan dua faktor utama yang menyebabkan sepinya penumpang dan minimnya transaksi di tenant-tenant di Hang Nadim. Karenanya, ia berharap kondisi ini segera berlalu, sehingga roda bisnis para pengusaha dan pedagang di Hang Nadim akan kembali normal kembali.

Direktur Badan Usaha Bandara Hang Nadim, Suwarso, membenarkan masih sepinya penumpang pesawat yang berangkat dan datang melalui Hang Nadim. Ia memperkirakan kondisi seperti ini akan berlangsung hingga minggu awal April mendatang.

“Banyak faktornya, salah satunya harga tiket yang masih agak tinggi,” ucapnya.

Ia juga membenarkan hampir semua tenant di Hang Nadim mengeluhkan turunnya omzet akibat sepinya penumpang pesawat. Bahkan ada salah satu tenant yang sudah menutup konternya karena omzetnya yang terus tergerus.

“Tapi kami memberikan kelonggaran ke mereka. Agar tutup sementara saja, lalu buka di Juni. Karena kami prediksi di bulan itu penumpang akan kembali ramai,” ungkapnya.

Terkait mahalnya harga tiket pesawat saat ini, Suwarso tidak bisa berbuat banyak. Karena kebijakan maskapai tersebut tidak melanggar aturan sebab masih menerapkan harga tiket di bawah ambang batas.

“Kami hanya bisa melaporkan ini ke otoritas bandara saja. Beberapa waktu lalu sudah kami laporkan ketika rapat bersama Otban di Medan,” katanya. (ska)