Senin, 11 Mei 2026
Beranda blog Halaman 11423

Polisi Janji Tindak Tegas Juru Parkir Liar

0

batampos.co.id – Juru parkir (jukir) liar yang kembali marak di sejumlah lokasi membuat masyarakat resah. Padahal sudah berulangkali diamankan, namun masih ada yang mengambil kesempatan untuk memungut uang parkir, seperti di lokasi wisata dan lainnya.

Untuk itu, Wakapolresta Barelang AKBP Mudji Supriadi menegaskan akan menindak tegas jukir yang tidak berizin. Ia pun meminta kepada masyarakat jika menemukan jukir di lokasi tidak diizinkan memungut parkir untuk segera melapor.

”Kalau ada informasi langsung laporkan, tim akan langsung kita gerakkan,” ujar Mudji.

Selama ini, lanjutnya, pihaknya sudah mengamankan jukir liar yang terdapat di beberapa tempat, seperti Jembatan 1 Barelang, pelabuhan dan maupun lokasi lainnya.

”Karena uangnya tidak tahu lari kemana, makanya diamankan. Baru-baru ini ada kami amankan satu orang di Pelabuhan Sekupang beserta barang bukti uang sebesar Rp 400 ribu lebih,” sebutnya.

Sebelumnya, Tim Siber Pungli Polresta Barelang mengamankan dua orang jukir liar di Jembatan 1 Barelang. Pihaknya juga mengamankan barang bukti berupa uang pungutan sebesar Rp 150 ribu beserta dengan tiket parkir yang dicetak sendiri oleh pelaku.

foto: batampos.co.id / cecep mulyana

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam Rustam Efendi beberapa waktu lalu mengatakan, penindakan terhadap jukir liar ini terus dilakukan. Bahkan sudah ada beberapa yang ditertibkan. ”Kita terus melakukan penertiban. Kalau memang ada yang jukir liar laporkan. Dan kalau tidak memakai seragam, jangan dikasih uang parkirnya,” tutupnya.

Dishub Diminta Tegas

Meski Dishub mengklaim rutin melakukan penertiban, nyatanya di lapangan aktifitas jukir berlangsung hingga tengah malam. Aktifitas jukir itu diduga tetap berlangsung karena kurangnya pengawasan Dishub Kota Batam. Seperti terlihat di kawasan Nagoya. Bahkan mereka masih menggunakan atribut jukir seperti seragam oranye biru.

”Tak dimana-mana, tengah malam jukir itu tetap masih ada. Padahal udah hampir jam satu malam,” ujar Surisman, warga Seipanas, Minggu (7/4/2019).

Menurut dia, para jukir itu biasanya mangkal di dekat tempat makan. Bahkan kerap jukir itu tak terlihat saat kendaraan masuk dan hendak keluar.

”Ketika sudah mau jalan tiba-tiba (jukir) sudah disamping kendaraan aja. Tahunya minta duit aja, tapi tugas tak jalan. Malas ribut makanya saya kasih,” terangnya.

Ia meminta agar Dishub Kota Batam dapat menindak, jangan sampai jukir yang beroperasi hingga tengah malam itu terus meresahkan warga. ”Jam operasional jukir itu harus jelas, jangan dibiarkan begitu saja. Sebab masyarakat yang diresahkkan hampir setiap saat,” bebernya.

Hal senada juga dikatakan Nesya. Ia kesal dengan keberadaan jukir yang kerap mangkal di depan anjungan tunai mandiri (ATM) hingga tengah malam. ”Hingga tengah malam tetap ada jukir di depan ATM, bingung juga mereka standby terus disana,” jelas Nesya.

Menurut dia, Dishub harus mensosialisasikan mengenai waktu tugas jukir.

”Dulu katanya tugasnya hanya hingga jam 8 malam, tapi realisasinya hingga 24 jam. Dishub harus tegas,” pungkasnya. (she/une)

Resah dan Gelisah Ada Sampah Medis di Drainase

0

batampos.co.id – Petugas kesehatan dari Puskesmas Batuaji sisir sejumlah drainase utama di sepanjang jalan R Suprapto, Batuaji, Senin (8/4) siang. Mereka memastikan kebenaran keluhan petugas kebersihan yang menemukan banyak limbah medis yang ikut menyumbat saluran drainase.

Pantauan di lapangan pengecekan petugas puskesmas ini lebih fokus di tumpukan sampah yang telah dikorek oleh petugas kebersihan di depan perumahan Genta I. Tumpukan sampah tersebut sebelumnya menyumbat gorong-gorong yang ada diantara perbatasan perumahan Pandawa dan Genta I.

Hasil pengamatan di lapangan petugas tadi memang menjumpai bekas peralatan medis dalam tumpukan sampah rumah tangga, namun jumlahnya tak banyak dan tidak mencolok. Sampah medis ini telah berbaur dengan lumpur dan sampah-sampah lain sehingga sulit dikenali.

Temuan ini membuat petugas kembali menyisir sepanjang alur drainase termasuk dari klinik dan rumah sakit terdekat. Penyisiran ini bertujuan untuk melacak sumber atau asal sampah medis tadi.

“Tapi sejauh ini belum tahu dari mana datangnya. Klinik dan rumah sakit terdekat sudah kita datangi dan mereka rata-rata memiliki tempat penampungan sampah medis masing-masing,” ujar Staff dari Puskemas Batuaji Hasan yang memimpin penyisiran tersebut, kemarin. (eja)

Pengawasan Polri Perlu Diperkuat Harus Netral dalam Pemilu

0

batampos.co.id – Polri kerap dituding berat sebelah dalam Pilpres 2019. Mulai munculnya pengakuan mantan Kapolsek Pasir Wangi AKP Sulman Aziz yang belakangan diralat dan munculnya informasi screenshot grup Whatsapp yang diduga dari salah seorang Kapolres untuk mendukung salah satu calon. Kondisi tersebut dinilai terjadi, salah satunya, karena pengawasan yang lemah.

Direktur Eksekutif Partnership for Advancing Democracy and Integrity (PADI) M. Zuhdan menuturkan, terdapat banyak anasir yang menilai posisi Polri cenderung ke salah satu pihak. Padahal, secara konstitusi dalam Undang-Undang Kepolisian menyebutkan bahwa asas netralitas itu harus menjadi tubuh dan sikap Polri dalam berpolitik.

”Saat Polri tidak netral itu akan mengganggu tegaknya rule of law, yang menjadi jiwa dari demokrasi,” ujarnya.

Faktor penyebab ketidaknetralan itu bisa berasal dari beberapa sumber, seperti fit and proper seorang Kapolri, politik anggaran Polri yang membutuhkan dukungan rezim, dan minimnya lembaga pengawas Polri, baik secara kewenangan dan jumlah.

”Irwasum, Kompolnas, dan lainnya masih membutuhkan penguatan,” jelasnya.

Pengawas internal semacam Itwasum dan Divpropam selama ini belum bekerja maksimal. Keduanya hanya terkesan menangani kasus yang menyangkut kode etik internal anggota Polri.

”Bukan mengawasi bagaimana polisi be­kerja profesional,” paparnya.

Keterbukaan pengawasan dan penanganan kasus oleh pengawas internal juga sulit diakses publik. Padahal, ini merupakan bagian dari informasi publik yang penting untuk melihat kinerja korps bhayangkara. ”Terkesan formalitas saja,” jelasnya.

Ilustrasi
foto:v Issak Ramadhani/JawaPos.com

Dia menuturkan, jangan sampai polisi kembali ke zaman praetorian police, dimana polisi zaman romawi kuno yang hanya melayani penguasa. Kini Polisi seharusnya menjadi ratu adil yang ditunggu masyarakat, apalagi saat masyarakat terjadi bipolarisasi karena politik.

”Masyarakat membutuhkan polisi yang netral profesional dan modern,” urainya.

Sementara itu Komisioner Kompolnas Poengky Indarti menuturkan, sebenarnya pengawasan terhadap Polri relatif lebih mudah, sebab hubungan antara Kompolnas dengan Polri begitu baik.

”Apalagi Polri ini juga diawaasi berlapis, ada Ombudsman, Komnas HAM, dan sebagainya. Ada pula media dan masyarakat,” tuturnya.

Kompolnas selama ini juga melakukan pengawasan terhadap netralitas Polri, selama Operasi Mantap Brata, Polri dinilai profesional dan netral. ”Apalagi terbukti dengan suksesnya pilkada serentak 2018 lalu,” ujarnya.

Bahkan, bila ada oknum kepolisian yang tidak netral, langsung diproses dan diberikan sanksi. ”Diperkuat dengan instruksi Kapolri untuk netral dan ancaman sanksinya bila tidak netral,” ujarnya.

Namun begitu, memang pengawasan terhadap Polri perlu diperkuat. Menurutnya, berdasarkan TAP MPR VII/200 untuk pengawasan Polri dibentuk lembaga kepolisian nasional melalui undang-undang, namun ternyata saat ini berdasarkan peraturan presiden.

”Itu yang perlu perkuatan,” jelasnya. (idr)

Sembako Murah Diserbu Warga

0
foto: batampos.co.id / cecep mulyana

batampos.co.id – Ratusan warga rela antre untuk menebus sembako murah yang digelar Pemerintah Kota (Pemko) Batam di Kecamatan Bengkong, Minggu (7/4). Ada sekitar 7.492 paket sembako yang disalurkan untuk 4 kelurahan di wilayah Kecamatan Bengkong kemarin.

Kurnia, warga Bengkong Sadai mengaku sudah datang sejak pukul 07.30 WIB karena takut kehabisan paket sembako. Padahal saat itu ia sudah memegang kupon.

”Kupon sudah ada, takut tak kebagian aja. Nyampe sini ternyata sudah ramai juga,” imbuh wanita berhijab itu. Menurut dia, bazar sembako murah cukup membantu kebutuhan rumah tangganya. Hanya saja, ia menyayangkan kenapa tak bisa membeli lebih dari satu paket.

”Ingin beli dua paket, ternyata tak boleh. Lumayan juga harganya hemat,” terang Kurnia.

Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Disperindag Batam Adisti mengatakan untuk Kecamatan Bengkong pihaknya menyalurkan 7.492 paket sembako murah. Masing-masing paket sembako berisi 5 kilogram (kg) beras, 2 kg minyak goreng, dan gula 1 kg dengan harga Rp 50 ribu per paket.

”Hari ini (kemarin, red) 7.492 untuk Kecamatan Bengkong. Sehari sebelumnya disalurkan di Kecamatan Batam Kota, jumlahnya 9.692 paket. Putaran selanjutnya di Kecamatan Lubukbaja pada hari Selasa,” jelasnya.

Sementara itu, Wali Kota Batam Muhammad Rudi mengatakan tahun 2019 ini Pemko Batam menganggarkan 128 ribu paket sembako murah. Sembako itu nantinya akan disalurkan sebanyak dua kali, yakni jelang Ramadan dan Natal atau akhir tahun.

Beberapa waktu lalu, Kepala Disperindag Kota Batam Gustian Riau mengatakan harga beli sebenarnya paket sembako murah Rp 98.250. Namun disubsidi Pemko Batam sebesar Rp 48.250, sehingga warga cukup membayar Rp 50 ribu per paket. (she)

Prabowo Tegaskan Janji Perubahan

0

batampos.co.id – Lautan manusia memenuhi Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, saat pasangan Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno menggelar kampanye akbar, Minggu (7/4/2019).

Di hadapan massa yang mengenakan baju serba putih itu, Prabowo menyampaikan sejumlah janji politik. Salah satunya ialah melakukan perubahan cepat jika dirinya bersama Sandi (sapaan Sandiaga Uno) mendapat mandat sebagai presiden dan wakil presiden untuk lima tahun ke depan.

Kampanye akbar yang disiapkan pasangan Prabowo-Sandi resmi dimulai Minggu pukul 7 pagi. Namun, massa dan simpatisan sudah berdatangan sejak Sabtu (6/4) malam.

Mereka datang dari berbagai daerah demi mempersiapkan kampanye yang disebut-sebut memiliki massa terbanyak itu.

Sejak dini hari massa telah memenuhi SUGBK. Pasangan Prabowo-Sandi, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, dan pengurus Badan Pemenangan Nasional (BPN) pasangan nomor urut 02 tersebut juga datang. Mereka salat Subuh berjamaah di dalam dan luar SUGBK. Imamnya adalah Ketua Umum FPI Sobri Lubis.

Hampir semua ketua umum partai Koalisi Adil dan Makmur hadir. Yang tidak terlihat hanyalah Ketua Umum Partai Berkarya Hutomo Mandala Putra dan Komandan Komando Satgas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono.

Massa makin penuh saat matahari mulai bersinar. Tidak hanya di dalam stadion yang penuh, massa yang berada di depan pintu-pintu SUGBK juga ramai. Mereka memilih tidak masuk dan ingin melihat orasi yang disampaikan Prabowo melalui layar-layar lebar yang disiapkan panitia.

Dalam orasinya, Prabowo menyampaikan apresiasi atas dukungan para simpatisan maupun relawan yang memenuhi SUGBK sejak malam. Prabowo menilai kampanye di SUGBK kemarin sebagai rapat politik terbesar sepanjang sejarah.

”Saya tadi keliling, saya kira ada puluhan sampai ratusan ribu massa yang tidak bisa masuk,” kata Prabowo. Dia mendapat informasi dari panitia, ada sekitar satu juta orang yang datang ke SUGBK.

Selama delapan bulan berkeliling kampanye, Prabowo menyatakan bahwa dirinya bersama Sandi mendapatkan pesan keinginan perubahan dari rakyat. Rakyat menginginkan adanya perbaikan dari kepemimpinan nasional agar mampu memimpin bangsa dan menyejahterakan rakyat dengan setara.

”Rakyat sudah tidak mau dibohongi, sudah muak dengan korupsi, ketidakadilan, tidak mau haknya diinjak-injak,” tegas mantan Danjen Kopassus itu.

Prabowo menyinggung kembali kekayaan negara yang diambil asing. Keadaan tersebut diperparah dengan intimidasi kepada kepala desa dan kriminalisasi terhadap ulama ataupun kelompok emak-emak.

”Saya berdiri di sini karena berpandangan negara sedang sakit. Ibu pertiwi sedang diperkosa karena kekayaan negara kita diambil terus,” cetus dia.

Keinginannya untuk maju bersama Sandi, kata Prabowo, tidak lain didasari semangat untuk bekerja dan berbakti. Rakyat, menurut dia, sudah tidak sabar menginginkan perubahan, ingin kekayaan negara kembali. Termasuk pula komitmen dan janji untuk menciptakan pekerjaan bagi masyarakat.

”Kami akan bikin pekerjaan, bukan hanya kartu-kartu,” ujarnya.

Prabowo telah mempersiapkan pakar-pakar di setiap bidang. Pakar-pakar itu bertugas mencari solusi atas masalah yang membuat masyarakat susah. Prabowo juga memastikan akan ada perubahan cepat jika memenangi pilpres tahun ini.

”Saya tanya Bang Rizal Ramli, bisa gak turunkan tarif listrik. Bayangan saya itu butuh 1,5 tahun. Tapi, hitungan beliau bisa 100 hari pertama,” ungkapnya.

Sandi di tempat yang sama menambahkan, perjalanannya ke lebih dari 1.500 titik di daerah menunjukkan aura keinginan perubahan. Pasalnya, saat ini masyarakat terbebani tarif listrik yang tinggi dan lapangan pekerjaan yang sulit. Di saat panen, petani malah rugi karena harga panen mereka anjlok akibat produk impor yang menyaingi.

”Prabowo-Sandi akan menyelesaikan masalah ekonomi kita. Ayo siap bergerak 17 April,” ajaknya. (bay/bin/c9)

Ratusan Pegawai Lapas Batam dapat ‘Siraman Kebangsaan’ dari IKAL Taplai dan Latpim Kepri

0
Peserta menikmati materi berkelompok.

Wawasan kebangsaan dimaknai sebagai cara pandang bangsa Indonesia tentang diri dan lingkungannya yang mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa, serta kesatuan wilayah.

Hal ini harus dilandasi dengan Pancasila, Undang-Undang Dasar (UUD) Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) guna mewujudkan cita-cita dan tujuan berbangsa dan bernegara.

Frasa penting dalam wawasan kebangsaan yang dapat diidentifikasikan bersama adalah mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa, serta kesatuan wilayah. Frasa ini menjadi penting, karena ini yang menjadi tujuan utama dari wawasan kebangsaan.

Pemaparan tersebut menjadi salah satu konten penting dalam Sosialisasi Nilai-Nilai Kebangsaan, yang disampaikan oleh Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas (IKAL) Taplai dan Latpim Kepri 2019 di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Barelang Batam pada Kamis (4/4/2019) siang, yang diikuti 104 pegawai di lembaga pembinaan warga binaan ini.

Razaki Persada, Ketua IKAL Taplai dan Latpim Kepri mengatakan kegiatan sosialisasi Nilai-Nilai
Kebangsaaan yang diperuntukan 104 pegawai di Lapas Kelas IIA Barelang Batam ini terbilang sengaja dilakukan.

Dimana ini merupakan kegiatan sosialisasi yang ke dua kalinya dimana sebelumnya sudah dilakukan terhadap ratusan dosen di Universitas Putera Batam.

“Melalui kegiatan sosialisasi nilai-nilai kebangsaan yang berdasarkan pada empat konsensus nasional ini diharapkan seluruh peserta kegiatan bisa menjadikan nilai-nilai kebangsaan bisa dipahami dan melekat dalam pribadi serta dilaksanakan dalam bentuk pola pikir, sikap dan prilaku,” jelasnya.

Nantinya, tambahnya, nilai-nilai tersebut dapat tercermin dan terwujud dalam tindakan yang sesuai dengan profesi masing-masing peserta.

Kegiatan ini juga tidak hanya dalam bentuk materi ceramah saja, akan tetapi, didukung dalam bentuk permainan dan selingan yang membuat peserta menjadi bersemangat dan militan dalam melaksanakan nilai kebangsaan yang dimulai dari diri sendiri maupun lingkungan kerja.

“Saya juga sampaikan terima kasih kepada Kepala Lapas Barelang, Surianto yang sudah memberikan kesempatan sehingga sosialisasi ini bisa terlaksana. Dan saya pun berharap kegiatan ini dapat bergulir terus dan dilanjutkan pelaksaannya di berbagai lembaga pemerintahan, pendidikan hingga organiasasi dan masyarakat umum lainnya. Semoga sosialisasi oleh IKAL Taplai dan Latpim Kepri ini bisa dapat mendukung pencapaian cita-cita tujuan nasional, khususnya di Provinsi Kepri dan Kota Batam,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Lapas Kelas II A Barelang Batam, Surianto mengucapkan terima kasih kepada IKAL Taplai dan Latpim Kepri 2019 yang sudah melakukan sosialisasi di tempatnya.

Mengingat dengan adanya hal ini setidaknya sudah bisa menguatkan nilai-nilai kebangsaan dari para petugas Lapas.

“Kami ucapkan terimakasih, karena sudah membantu memperkuat hal ini. Ketika bicara perang asimetris, erat kaitannya dengan proxy war. Sehingga membuat kita harus meningkatkan dan menguatkan nilai kebangsaan,” terangnya. (*)

JADI Dukung Pesta Demokrasi

0
Presidium JADI Nasional, Zuhri Hardianto melantik Ketua dan pengurus JADI Provinsi Kepri di gedung LAM, Sabtu (5/4).

batampos.co.id – Jaringan Demokrasi Indonesia (JADI) Provinsi Kepulauan Riau mendukung pesta demokrasi yang akan digelar pada Rabu (17/4) mendatang dan akan memberikan masukan kepada para pelaksana Pemilu yaitu para komisioner KPU dan Bawaslu di wilayah tersebut.

Ketua Presedium JADI Provinsi Kepri, Razaki Persada mengatakan organisasi tersebut rata-rata beranggotakan para alumni komisioner KPU dan Bawaslu.

“Kita ingin melihat bagaimana persiapan akhir pemungutan suara ini dan kita akan berikan dukungan advokasi dan kepada para komisoiner KPU dan Bawaslu di Provinsi Kepri,” katanya, Sabtu (6/4) di gedung LAM, Kota Batam.

Mantan komisioner KPU Provinsi Kepri tersebut menyatakan setiap Pemilu selalu ada permasalahan yang dihadapi,  terutama di Kota Batam.

“Penduduk Provinsi Kepri ini separuh lebih berada di Kota Batam dan JADI akan sharing pengalaman juga kepada para pelaksana di Provinsi Kepri,” paparnya.

Sehingga lanjutnya para penerus pelaksana Pemilu dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya.

Menurutnya, JADI terbentuk berdasarkan semangat dan militansi para alumni komisioner KPU dan Bawaslu.

“JADI tidak ada berkaitan dengan Pemilu tapi JADI ikut dalam tata kelola lainnya seperti pemerintahan,” ujarnya.

Sementara itu Presedium JADI Nasional Zuhri Hardianto, mengatakan organisasi itu dibentuk sebagai wadah silahturahmi para alumni pelaksana Pemilu di seluruh Indonesia.

“Kita ini belum habis semangatnya untuk memperbaiki kualitas demokrasi Indonesia dan blum habia kiprahnya di masyarakat,” tuturnya.

Selain pelantik ketua dan para pengurua presedium JADI Provinsi Kepri, pada kegiatan tersebut juga dilaksanakan diskusi publik isu strategis kawal 44dan jaga suara Pemilu 17 April.(*)

Tak Ada Lowongan Kerja, Pencaker Tetap Padati MPH Batamindo

0

batampos.co.id – Lokasi bursa kerja aula Multi Purpose Hall (MPH) Batamindo kembali diserbu ratusan pencaker sejak pagi tadi, Senin (8/4/2019).

Hingga pukul 11.00 WIB mereka masih bertahan di sana padahal tak ada satupun lowongan kerja yang menempel di papan informasi lowongan kerja.

Penantian yang tak pasti ini sudah menjadi rutinitas harian para pencaker tersebut sebab informasi lowongan kerja sangat minim di luar kawasan bursa kerja itu. Mereka nekad ngetem berjam-jam di aula MPH hanya untuk informasi lowongan kerja.

“Kalau duduk di rumah tak akan tahu dimana ada lowongan. Makanya hampir setiap hari ke sini (untuk dapat info loker),” ujar Serlina, seorang pencaker yang datang bersama kawan-kawannya yang lain.

Menurur Serlina, meskipun peluang untuk diterima sebagai pekerja sangat minum karena krisis lowongan, namun nongkrong di kawasan bursa kerja itu setidaknya ada harapan baginya untuk dapatkan info loker.

“Lagian disini banyak kawan bisa curhat sambil cari info loker. Memang agak jarang tapi inilah satu-satunya tempat bagi kami yang nganggur ini untuk beradu nasib,” ujar gadis yang mengaku tinggal di Batuaji itu.

Informasi loker di kawasan MPH sangat minim sejak awal tahun lalu. Jikapun ada paling satu atau dua perusahaan yang buka lowongan demgan pekerja yang direkrut dibawa 50 orang. Ini menyulitkan pencaker sebab jumlah lowongan kerja tak sebanding dengan jumlah mereka yang beradu masib ke kawasan bursa kerja tersebut.

Agus, seorang petugas keamanan dikawasan MPH menuturkan, setiap hari ada ribuan pencaker yang silih berganti mencari informasi di lokasi MPH itu. Meskipun tak ada lowongan kerja mereka tetap datang untuk berjaga-jaga jika ada perusahaan yang membuka lowongan. “Hampir seminggu ini tak ada loker tapi tetap datang mereka. Memang seperti ini hari-hari di sini,” ujar Agus. (eja)

Di Halte Bus, Kurir Narkoba Ditangkap BNNP Kepri

0

batampos.co.id – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepri mengamankan dua orang kurir ekstasi dan sabu di depan Halte Kawasan Tunas Batamcenter, Batam, 1 April lalu. Roni dan Asep berencana membawa barang haram itu menuju ke Palembang. Dari penutusan kedua orang tersebut, sabu dan ekstasi itu didapatnya dari seseorang berinisial D.

Terkait bandar berinisial D, Kabid Brantas BNNP Kepri Bubung Pramiadi mengaku jajaranya sedang melakukan pengejaran.

“Sudah kami masukan ke dalam DPO (Daftar Pencarian Orang),” katanya, Senin (8/4/2019).

Bubung mengatakan dari kedua orang ini, diamankan ekstasi sebanyak 986 butir dan 400gram sabu. Barang haram tersebut, kata Bubung disimpan kedua tersangka didalam kotak botol minuman keras.

“Saat kami periksa kotak botol minuman itu, ditemukan 4 bungkus plastik bening berisi tablet diduga ektasi serta satu bungkus sabu,” ungkap Bubung.

Siapa yang akan menerima narkoba itu? Bubung mengaku masih belum mengetahui penerima, karena pengiriman ini mereka gagalkan sebelum diantar ke Palembang. Kedua orang pelaku, menurut Bubung juga tidak mengetahui siapa penerimanya.

“Karena menunggu arahan dari D. Makanya kami sedang melakukan pengejaran terhadap pemasoknya itu,” ucap Bubung. (ska)

Investasi Bodong Keruk Dana Masyarakat Rp 88,8 Triliun

0
ilustrasi
foto: putut ariyotejo / batampos.co.id

batampos.co.id –  Satgas Waspada Investasi memperkirakan kerugian akibat investasi bodong dalam 10 tahun terakhir (2008–2018) sekitar Rp 88,8 triliun. Mudah tergiur bunga yang tinggi dan ketidakpahaman masyarakat terhadap investasi menjadi penyebab utama banyaknya orang yang tertipu investasi bodong.

Total kerugian itu belum memperhitungkan kasus financial technology (fintech), pinjaman (lending), maupun mata uang virtual (cryptocurrency) ilegal.

“Angkanya terus meningkat karena sangat mudah orang menawarkan produk ilegal dengan teknologi saat ini,” kata Ketua Satgas Waspada Investasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tongam Lumban Tobing seperti dikutip Jawa Pos di Jakarta, Sabtu (6/4).

Menurut dia, banyak fintech peer-to-peer (P2P) lending ilegal saat ini akibat tingginya demand masyarakat. Pihaknya terus mendorong masyarakat memilih dari 99 fintech yang sudah terdaftar di OJK jika mau melakukan pinjaman.

“Agar masyarakat terlindungi dan tidak masuk ke dalam kerugian oleh fintech ilegal dan investasi ilegal ini,” tuturnya.

Pihaknya terus mengedukasi masyarakat untuk mencari yang legal dan logis jika akan berinvestasi. Sebab, mayoritas korban investasi bodong berasal dari kalangan berpendidikan tinggi.

“Tolonglah berpikir jika ada penawaran-penawaran, alangkah anehnya bunga 5 sampai 10 persen per bulan,” tegasnya.

Misalnya, Pandawa Group di Depok yang menjanjikan keuntungan 10 persen per bulan memakan korban 549 ribu nasabah dengan kerugian Rp 3,8 triliun. Dream for Freedom menelan korban 700 ribu orang dengan total nilai kerugian Rp 3,5 triliun.

Kemudian, PT Cakrabuana Sukses Indonesia dengan 170 ribu korban mengakibatkan total kerugian Rp 1,6 triliun.

“Ada juga yang menggunakan testimoni tokoh agama dan tokoh masyarakat sehingga banyak yang ikut,” ungkapnya.

Investasi ilegal yang paling banyak tercatat adalah multilevel marketing (MLM) dan perdagangan berjangka komoditas (PBK).

Masing-masing 30 persen dan 25 persen.
Kepala Bagian Penindakan Pelanggaran Transaksi Bappebti Taufik menyatakan, tidak semua PBK aman. Jadi, masyarakat juga perlu berhati-hati dengan PBK ilegal. PBK ilegal kerap menawarkan keuntungan yang tidak masuk akal.

“Jangan mudah tergiur,” tandasnya.(*)