Selasa, 19 Mei 2026
Beranda blog Halaman 11436

Bawaslu Telusuri Dugaan Oknum KPPS Coblos Surat Suara Sisa

0

batampos.co.id – Pemilu 17 April menyisahkan berbagai hal termasuk adanya temua kecurangan yang berujung pidana yang dilakukan penyelenggara Pemilu yakni sejumlah oknum KPPS (kelompok penyelenggara pemungutan suara) di Batam.

Salah satunya adalah adanya dugaan keterlibatan oknum KPPS di Kelurahan Sungai Jodoh yang mencoblos surat.

Laporan hasil pemantauan ini tengah diselidiki oleh Bawaslu Kota Batam setelah mendapat laporan dari masyarakat.

Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Batam, Nopialdi mengaku temuan tersebut akan ditelusuri. “Nanti saya cek,” ujar Aldi sapaan akrab Nopialdi, Sabtu (20/4/2019).

Ia juga mengungkapkan bahwasannya jika masyarakat memiliki bukti gambar, video serta saksi agar dapat memberitahukan ke Bawaslu untuk membantu dan mempermudah penyelidikan.(spt)

Permak Bodi Bergiliran Kawal Suara Prabowo-Sandi

0
foto: batampos.co.id / cecep mulyana

batampos.co.id – Relawan pasangan calon (paslon) presiden dan wakil presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno bertahan di sekitar GOR Odesa yang menjadi tempat akan digelar pleno tingkat PPK Batam Kota.

“Jangan kasih kendor, tetap kita kawal,” ucap seorang ibu yang tergabung dalam Persatuan Emak-emak Prabowo Sandi (Permak Bodi), Jumat (19/4).

Seorang di antaranya, Eza, mengaku aktivitas pengawalan ini sudah dilakukan sejak 17 April lalu. Di GOR Odesa sendiri, dilakukan bergantian dengan relawan-relawan lain pendukung Prabowo-Sandi, seperti relawan PAS, relawan Ganti Presiden, Gerakan Nasional Cinta Prabowo, Kartini, Srikandi dan kelompok relawan pendukung Prabowo-Sandi yang lain.

“Kami gantian, selama 24 jam. Kami terus kawal, untuk memastikan tidak ada kecurangan,” imbuhnya.

Ditanyai perihal penundaan, ia mengatakan pada prinsipnya relawan akan tetap menunggu. “Kapanpun kami akan bertahan,” ucapnya.

Giliran bertahan di dekat GOR Odesa juga terlihat saat waktu salat Jumat. Relawan lelaki dipersilahkan untuk salat Jumat terlebih dahulu, dan yang bertahan adalah relawan perempuan.

“Yang bapak-bapak silahkan salat dulu, biar kami emak-emak yang jaga,” seru Amy.

Pengawalan dengan harapan tidak ada kecurangan juga disampaikan relawan PAS, Kembar Asmara. “Kami ingin ada perubahan secara fundamental dan konstitusional. Tidak ada kecurangan dan penyelewengan. Kami kawal demokrasi, visinya Indonesia adil dan makmur,” ucapnya.

Ketua PPK Kota Batam, Irwansyah memastikan pleno tingkat PPK Batam Kota digelar hari ini Sabtu (20/4) pukul 09.00 WIB. “Iya Sabtu ini,” kata dia.

Ia menyampaikan, untuk pengamanan pihaknya telah berkoordinasi dengan polisi,TNI juga pengawas pemilu. “Satpol PP juga membantu,” ucapnya.

Sebelumnya, rencana rekapitulasi suara tingkat PPK Batam Kota digelar Jumat (19/4), seperti yang disampaikan anggota PPK Batam Kota Zainul Sofyan, namun belakangan gagal dan akan dilakukan hari ini Sabtu (19/4) pukul 09.00 WIB. (iza)

Lari Pagi di Taman Makam Pahlawan, Tiga Siswa SMP Dipalak Kelompok Remaja Bermotor

0

batampos.co.id – Tiga remaja pria yang duduk di bangku SMP lari pagi di depan Taman Makam Pahlawan (TMP) Bulang Gebang, Jumat (19/4/2019) sekitar pukul 06.00 WIB.

Mereka dicegat oleh tiga remaja lain yang mengendarai dua sepeda motor. Ketiga korban diancam pakai sebilah kapak dan dipaksa oleh tiga pelaku untuk ikut mereka ke Seitemiang.

“Sampai di dekat pemakaman, mereka rampas ponsel dan semua uang jajan kami,” kata Andre, seorang korban saat mengadu ke Mapolsek Batuaji, kemarin pagi.

Saat dipaksa ikut berboncengan tiga dan ke Seitemiang hingga perampasan ponsel, Andre dan dua kawannya tak bisa berbuat banyak sebab pelaku membawa senjata tajam kapak tadi. Tiga pelaku diduga remaja putus sekolah.

Setelah barang berharga ketiga korban dirampas paksa, pelaku melarikan diri dan meninggalkan para korban begitu saja di Seitemiang.

Saat membuat laporan ke Mapolsek Batuaji, Andre ditemani oleh orangtuanya dan juga kerabat dan keluarganya yang lain. Dengan ada laporan tersebut keluarga Andre berharap agar para pelaku segera ditangkap agar tidak mengancam keselamatan dan kenyamanan masyarakat lainnya.

Informasi lain yang di dapat dari lokasi kejadian, lokasi TMP Bulang Gebang hingga jalan raya pangeran Diponegoro, Seitemiang masih sangat rawan dengan aksi kriminal jalanan seperti itu. Jambret, pemalakan hingga begal kerap dialami pengguna jalan.

Pihak Kepolisian Batuaji mengaku sudah berupaya maksimal untuk menjaga keamanan dan kenyamanan pengguna jalan dengan patroli rutin ataupun penindakan, namun karena wilayah berpenduduk padat dan keterbatasan personil, polisi juga sedikit kewalahan. (eja)

 

Polisi masih Mencari Satu Terduga Pelaku Pembunuh Ronni

0
foto: batampos.co.id / cecep mulyana

batampos.co.id – Jajaran Satreskrim Polresta Barelang terus mendalami kasus pembunuhan terhadap Ronni Priska Hasibuan yang ditemukan tewas dalam kondisi membusuk di semak seberang Perumahan Tiban Bukit Permai, Sekupang.

Dari hasil rekonstruksi yang dilaksanakan pekan lalu, diketahui masih ada satu pelaku lainnya yang ikut dalam kasus ini.

Kanit Jatanras Polresta Barelang Iptu Ferry Supriadi mengatakan, pihaknya telah melakukan rekonstruksi terhadap kasus yang menjerat enam orang tersangka ini.

Dimana, dari hasil rekonstruksi tersebut, diketahui bahwa ada salah satu pelaku lainnya yang ikut dalam menganiaya Ronni di kawasan Baloi Kolam.

“Pelaku itu berinisial Mz, yang saat ini masih kita kejar keberadaannya. Tidak ada yang lain, hanya satu orang DPO ini yang ikut dalam aniaya korban,” ujarnya.

Dijelaskan Ferry, dalam kasus penganiayaan tersebut, diketahui bahwa korban Ronni Priska Hasibuan masih dalam keadaan hidup saat ditinggal oleh pelaku utama, Marlin Sinambela di dalam semak-semak seberang Perumahan Tiban Bukit Permai. Saat itu, korban sempat memegang kaki Marlin, namun ia malah memukul korban beberapa kali.

“Pelaku ini memukul dengan menggunakan besi dari dalam gerobak becak motornya beberapa kali. Setelah dipukul itu, korban diam dan disana adegan yang menyebabkan korban meninggal,” katanya.

Ferry menambahkan, tidak ada penambahan pasal terhadap tersangka, mereka dijerat dengan pasal 340 KUH Pidana tentang pembunuhan berencana jo pasal 170 KUH Pidana tentang kekerasan yang dilakukan secara bersama-sama. Mereka terancam dengan dengan pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau selama waktu tertentu, paling lama dua puluh tahun.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, motif kasus ini adalah sakit hati atau dendam. Mengingat istri Marlin Sinambela selingkuh dengan korban dan diketahui Marlin Sinambela. Oleh karena itu, kemudian muncul niat dari Marlin untuk menghabisi nyawa Roni bersama dengan lima tersangka lainnya.

Usai dilakukan penganiayaan, kemudian Roni dibuang dikawasan Tiban oleh Marlin Sinambela dengan menggunakan becak motor. Roni pun ditemukan sudah dalam keadaan membusuk, Rabu (27/2/2019) lalu.

Tim Biddokes Polda Kepri telah menyelesaikan visum terhadap jenazah Roni. Dari hasil visum, ditemukan adanya tindak kekerasan berupa hantaman benda tumpul ke arah tengkorak kepala sisi kiri. Bekas luka yang tidak teratur ini, diperkirakan akibat dihantam benda tumpul berulang-ulang kali.

Dari kasus tersebut, polisi mengamankan enam orang tersangka yakni, Marlin Sinambela, Darwin Sinambela, Haryanto Sibarani, Hendro Simanjuntak, Moral Hasudungan, serta Ronni Tampubolon. Mereka ditangkap oleh jajaran Satreskrim Polresta Barelang di Batam dan Bogor beberapa waktu yang lalu. (gie)

Hujan, Ada Puting Beliung di Tanjung Riau

0

batampos co.id – Angin puting beliung menerjang kampung Bukit RW 05 dan Kampung Ponjen RW 06, kelurahan Tanjungriau, Sekupang, Jumat (19/4) sore.

Informasi yang didapat angin kencang ini terjadi saat lingkungan sekitar diguyur hujan deras. Banyak warga tak menyangka dengan kejadian tersebut sebab angin kencang kerap terjadi namun jarang merusak bangunan warga.

“Kejadian sekitaran pukul 15:30 WIB. Sebelum adzan, memang angin rada kencang dan mau hujan. Ya seperti biasalah. Makanya tak nyangka akan jadi begini ,” ujar Marna, salah seorang warga yang rumahnya rusak diterjang puting beliung.

Mansyur, ayah Marna mengatakan, musibah bencana alam ini yang pertama kali terjadi sekalipun sering terjadi angin kencang.

“Ini yang membuat kami jadi was-was. Padahal belum pernah sebelumnya sekalipun angin kencang,” ujarnya. (eja)

Sekupang Hujan 1,5 Jam, Air Waduk Sei Harapan Naik

0
Waduk Harapan kala hujan

batampos.co.id – Hujan baru turun sehari, namun mulai memberi harapan. Berdasarkan pantauan di lapangan, level Waduk Sei Harapan naik empat sentimeter dari level sebelumnya.

“Di Sei Harapan hujan deras. Semoga intensitasnya cukup dan lebih sering lagi hujan dalam seminggu kedepan,” kata Kepala Kantor Pengelolaan Air BP Batam, Binsar Tambunan, Jumat (19/4/2019).

Binsar mengatakan karena hujan deras yang turun selama satu setengah jam kemarin, level Waduk Sei Harapan naik dari minus 2,45 sentimeter menjadi minus 2,4 sentimeter.

“Begitulah kalau daya tampung berkurang. Karena sedimentasi, cepat naik tetapi juga cepat turun. Waduk Sei Harapan yang rapuh semoga tetap memberi harapan,” ujarnya.

(leo)

Soal Ujian SMP Disimpan di Polsek

0
foto:L batampos.co.id / cecep mulyana

batampos.co.id – Jelang pelaksanaan ujian nasional (UN) tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP), siswa di SMPN 56 Batam terlihat membersihkan dan mempersiapkan ruangan untuk ujian. Tahun ini merupakan tahun pertama siswa SMPN 56 Batam melaksanakan ujian di gedung sendiri.

Kepala SMPN 56 Batam, Nurhayati mengatakan tahun ini ada 65 siswa yang akan ikut ujian nasional berbasis kertas dan pensil (UNKP). Siswa akan dibagi dalam empat ruangan saat ujian berlangsung.

“Alhamdulillah persiapan sudah 100 persen, Tinggal menunggu pelaksanaan saja,” kata dia saat dijumpai di gedung baru SMPN 56 Batam di Tibanlama, Kamis (18/4).

Untuk jadwal pelaksanaan ujian akan digelar tanggal 22-25 April mendatang. Ujian dimulai pukul 10.30-12.30 WIB dalam satu sesi. Ada empat mata ujian yaitu Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). “UNBK mulai duluan beberapa jam setelah itu baru kami yang UNKP,” sebutnya.

Untuk soal ujian dibuat dan dikirim oleh pusat. Saat ini soal sudah disimpan di kantor Polsek Sekupang. Soal akan diambil Senin pagi sesaat sebelum ujian dimulai. “Demi keamanan jadi seluruh soal disimpan di Polsek. Nanti soal akan diambil per hari,” ujarnya.

Nurhayati menambahkan ini merupakan tahun pertama menggelar ujian di gedung sendiri. Sebelumnya siswa belajar dan ujian di sekolah lain. “Kemarin kan kami menumpang. Alhamdulillah sekarang sudah punya gedung sendiri,” lanjutnya.

Ia berharap siswa bisa menyelesaikan ujian dengan baik dan meraih nilai terbaik. Ke depan semoga SMPN 56 Batam bisa menggelar ujian berbasis komputer (UNBK). “Kami sudah usulkan dapat bantuan komputer dari Disdik. Semoga ke depan bisa terealisasi,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Ujian Nasional (UN) Dinas Pendidikan Batam, Andi Agung mengatakan seluruh soal baik SMP dan SD sudah berada di masing-masing kantor Polisi yang ada di wilayah sekolah.

“Setelah kami terima dari provinsi langsung didistribusikan dan disimpan di Polsek terdekat sekolah. Ini bertujuan untuk menjaga kerahasian dokumen negara,” terangnya.

Ia menyebutkan saat ini ada 70 sekolah yang melaksanakan UNKP. Jumlah ini tidak terlalu banyak, karena hampir semua sekolah sudah melaksanakan UNBK. “Mudah-mudahan berjalan dengan baik,” harapnya. (yui)

Singapura Liburan, Melancong ke Batam

0
foto: batampos.co.id / cecep mulyana

 

batampos.co.id – Libur panjang, ribuan wisatawan asal Singapura diperkirakan akan tiba di Batam melalui Pelabuhan Sekupang Ferry Internasional (SFT). Hal ini dikatakan oleh Pengelola Pelabuhan SFT, Julmarly, Kamis (18/4).

“Singapura libur jadi bisa dipastikan ada peningkatan arus kedatangan,” kata dia.

Menurutnya ribuan wisatawan mulai tiba dari pagi hingga sore. Julmarly memperkirakan ada ribuan wisatawan yang siap menghabiskan libur panjang di Batam. “Semua kapal yang datang biasanya penuh,” sebutnya.

Jumlah wisatawan yang datang di SFT memang tidak sebanyak di pelabuhan internasional lainnya. Hal ini karena SFT hanya melayani penumpang dari Singapura saja, berbeda dengan yang lain ada penumpang dari Malaysia.

Arus kedatangan akan terjadi hingga Jumat (19/4). Sementara untuk keberangkatan mulai Minggu (20/4) pagi hingga sore. Untuk persiapan, Julmarly mengatakan pastinya parkir untuk bus yang akan menjemput tamu dari Singapura. Antrean terjadi hingga di luar pelabuhan. Hal ini karena terbatasnya lahan parkir di SFT.

“Seperti biasa saja. Yang penting arus kedatangan berjalan dengan lancar,” tambahnya.

Untuk ruang keberangkatan, Julmarly mengungkapkan belum bisa memprediksi. Karena libur bisa jadi juga terjadi peningkatan. Namun untuk jumlahnya harus menunggu rekap sore hari.

Untuk cuaca, Julmarly mengatakan tidak ada masalah. Akhir-akhir ini cuaca di Batam sangat baik sehingga aman untuk berlayar.

“Gak ada masalah. Aman semua,” tutupnya. (*)

Disperkimtan Ajukan Kembali Satu Twin Blok Rusun

0
foto: batampos.co.id / dalil harahap

batampos.co.id – Pemerintah Kota (Pemko) Batam melalui inas Perumahan Rakyat, Permukiman dan Pertamanan (Disperakimtan) Kota Batam mengajukan kembali tambahan rumah susun sewa (rusunawa) di Batam.

Hanya saja, Kepala Seksi Rusun Dinas Perumahan Rakyat, Permukiman dan Pertamanan (Disperakimtan) Kota Batam Joko Susilo mengatakan pengajuan tahun 2019 ini untuk tahun 2020 ini hanya satu twin blok. Berbeda dengan ajuan tahun lalu yakni tiga twin blok.

“Kami tak muluk, kalau dapat satu Alhamdulillah,” kata Joko, kemarin.

Ia mengatakan, walau mengajukan tiga biasanya yang terealisasi hanya sekitar satu twin blok. Lagipula, menurut dia yang sudah dicek oleh Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR) hanya satu titik yakni tambahan Rusunawa Mukakuning 2 di belakang Batamindo.

“Maka kami ajukan kembali satu twin blok ini,” ucapnya.

Untuk diketahui, mimpi Batam mendapat tambahan kawasan hunian vertikal KemenPUPR tak terealisasi tahun 2019 ini. Padahal ajuan tahun 2018 sebanyak tiga twin blok rencananya direalisasikan tahun 2019 ini.

“Enggak tahu kenapa, last minute berubah. Masalahnya apa, tak bisa kami jawab lebih jauh, takut salah. Apalagi kita posisinya itukan proyek dari pusat,” paparnya.

Namun yang pasti ajuan tiga twin blok tahun 2018 tidak terealisasi, padahal tim dari KemenPUPR telah turun.

Tidak adanya tambahan rusun bagi Batam tahun 2019 juga disampaikan, Kabid Perumahan Disperkimtan Batam, Bambang Sukirwan. Ia mengatakan, informasi tersebut disampaikan Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu (SNVT) Bidang Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR) yang ditempatkan di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri yang turut ikut rapat terkait rencana pembangunan rusun di daerah oleh KemenPUPR.

”Katanya, lebih fokus ke pendidikan di pesantren. Soal (pembangunan) fisik, itemnya orang kementerian yang tahu, kami hanya dengar infonya,” imbuh dia.

Sementara itu, Kepala Disperkimtan Batam Eryudhi Apriadi mengungkapkan, KemenPUPR hanya menjatahi biaya pemeliharaan untuk dua rusun yang juga yang masih aset KemenPUPR, yakni Rusun Mukakuning 2 dan di Tembesi.

“Paling tidak kita syukuri, karena masih dapat,” ujarnya. (iza)

2 Ribu Bibit Cabe untuk Emak-emak Menanam

0
ilustrasi

batampos.co.id – Program Rumah Pangan Lestari (RPL) yang dijalankan oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Batam dengan target perorang belum maksimal.

Hal ini diakui langsung oleh Kepala DKPP Batam Mardanis. Ia mengatakan, hal ini karena kterlibatan masyarakat yang kecil. “Kelompoknya (yang terlibat) sedikit,” kata dia, kemarin.

Untuk itu, tahun ini pihaknya akan memfokuskan puluhan kelompok yang akan diberi nama Kelompok Wanita Tani yang akan bermitra dengan Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK).

“Jadi tak lagi bantu perorangan. Kelompok ini, tersebar di berbagai kelurahan-kelurahan. Ada di sekupang, Batuaji maupun Seiebduk dan kecamatan lain,” ucap dia.

Mendukung program ini, pihaknya menyertakan dua ribu bibit cabe. Tidak hanya sekadar diminta menanam, wanita-wanita yang tergabung dalam kelompok ini akan terus dibimibing, tentang tata cara pembibitan, penanaman, hingga pemeliharaan.

“Penyuluhan tetap kami sertakan, tidak hanya penanaman cara memindahkan ke polibag pun kami beri tahu caranya,” paparnya.

Ia menyampaikan, kelompok ini akan dilanuching pasca pemilu agar agendanya lebih terstruktur. Ke depan, pihaknya juga akan melakukan peningkatan jumlah kelompok hingga bantuan bibit.

“kami akan tambah 5 ribu bibit. Tak hanya bantu cabe, sayuran juga kami bantu,” imbuhnya.

Ia mengatakan, RPL ini jika dijalankan dengan baik akan membantu ketahana pangan Batam, apalagi daerah ini dikenal bukan daerah penghasil.

“Ini misal, ada 1000 orang beli cabe di pasar, dari angka ini yang tanam sekitar 100 orang, kan lumayan untuk mengurangi pengeluaran dan kebutuhan akan cabe akan terbantu. Minimla menurunkan inflasi lah,” paparnya. (iza)