Jumat, 22 Mei 2026
Beranda blog Halaman 11516

ATB Tingkatkan Kapasitas Dam Mukakuning

0
Dam Mukakuning.
foto: batampos.co.id / dalil harahap

batampos.co.id – Untuk menghadapi musim kemarau, ATB akan menambah kapasitas water treatment plant (WTP) Dam Mukakuning dengan memindahkan plant WTP Piayu ke Mukakuning.

“Ini hanya solusi jangka pendek. Keuntungannya adalah kapasitas produksi Mukakuning dapat ditingkatkan,” ujar Humas ATB, Iksa Widjanarko, Jumat (22/3).

Memang hingga saat ini, dampak penyusutan air di lima dam belum berdampak pada suplai air baku dari BP Batam ke ATB.”Tapi dengan kondisi air baku yang ada saat ini, memang sudah waktunya untuk butuh tambahan air baku yang baru,” ucapnya.

Ditambah lagi, cuaca panas juga berperan besar mengakibatkan penggunaan air yang semakin tinggi.”Efeknya pelanggan diujung suplai mengalami gangguan karena konsumsi di pelanggan hulu meningkat,” katanya lagi.

Hal inilah yang terjadi pada masyarakat di daerah pesisir seperti di Tanjunguncang dan Sekupang, dimana harus mengalami mati air dari hitungan jam hingga berhari-hari.

ATB kata Iksa menyiagakan tangki air manakala masyarakat dari wilayah tersebut membutuhkannya. (leo)

TNI AL Gagalkan Penyelundupan Benih Lobster Senilai Rp 46 Miliar

0
Danlanal Batam Kolonel Laut (P) Alan Dahlan menunjukan barang bukti benih lobster yang diamankan oleh Satgas Gabungan Koarmada I saat ekspos di Mako Lanal Batam, Kamis (21/3/2019).
F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Penyelundupan benih lobster melalui perairan Batam terus terjadi meski sering digagalkan aparat. Bahkan, para penyelundup kian berani. Hal ini terlihat dari semakin banyaknya jumlah benih lobster yang diselundupkan.

Yang terbaru, Tim Fleet One Quick Response (F1QR) TNI Angkatan Laut (AL) berhasil menggagalkan upaya penye­lundupan 304.354 benih lob­ster jenis pasir dan mutiara di Selat Sulit, Batam, Rabu (20/3) lalu.

Ini merupakan penggagalan penyelundupan benih lobster terbesar di Indonesia sepanjang tahun 2019 ini.

Ratusan ribu benih lobster itu dikemas dalam 36 kotak styrofoam coolbox tersebut dibawa oleh kapal cepat (speed boat) tanpa nama dengan empat unit mesin berkapasitas masing-masing 200 PK. Namun, saat ditangkap, dua penyelundup yang berada di kapal tersebut langsung kabur menuju hutan bakau di Selat Sulit, tepatnya di antara Pulau Sugi dan Pulau Combol.

Sebelum ditangkap, Tim F1QR Komando Armada (Koarmada) I yang terdiri dari Den Intel Koarmada I, Guskamla Koarmada I, Lantamal IV dan Lanal Batam mendapatkan informasi adanya penyelundupan benih lobster. Berkat informasi yang diperoleh, selanjutnya Tim F1QR bergerak dan melakukan penyekatan dengan membagi sektor.

Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Batam Kolonel Laut (P) Alan Dahlan mengatakan, upaya penyekatan yang dilakukan oleh Tim F1QR membuahkan hasil. Tim berhasil menghentikan kapal cepat yang tengah melaju dari perairan Pulau Sugi menuju arah Singapura.

“Pengejaran yang dilakukan dengan menggunakan dua speedboat. Sempat terjadi kejar-kejaran karena mereka menggunakan kecepatan yang sangat tinggi, kurang lebih 50 knots,” ujar Danlanal saat menggelar konferensi pers di Lanal Batam, Kamis (21/3).

Mendapati dua speedboat F1QR yang berhasil mengepung speedboat penyelundup, akhirnya tekong speedboat tanpa nama itu mengandaskan kapalnya di area daratan hutan bakau dengan posisi koordinat 0° 50’21.7716″ N-103° 48’44.0568″ E. Speedboat itu pun kemudian berhasil diamankan tim F1QR.

“Setelah kami amankan, kami bawa ke Lanal Batam dan berkoordinasi dengan instansi terkait, dari KKP melalui SKIPM Batam dan dilakukan pencacahan,” katanya.

Dari pencacahan yang dilakukan, diketahui dalam satu kotak styrofoam berisikan 43 kantong plastik benih lobster. Dari penghitungan, lobster jenis pasir sebanyak 295.236 ekor yang disimpan ke dalam 33 kotak styrofoam coolbox. Sementara tiga kotak styrofoam sisanya berisikan 57 kantong plastik berisikan benih lobster jenis mutiara sebanyak 9.118 ekor. Jadi, total lobster dari jenis pasir dan mutiara itu sebanyak 304.354 ekor.

“Total estimasi penyelamatan sumber daya alam ini senilai kurang lebih Rp 46,1 miliar,” tuturnya.

Tangkapan tersebut memecahkan rekor sebelumnya. Pada 12 Maret 2019 lalu, TNI AL juga berhasil menggagalkan upaya penyelundupan benih lobster ke Singapura senilai Rp 37 miliar.

Dijelaskan Alan, dari hasil penelusuran yang telah dilakukan, asal benih lobster tersebut diduga sama dengan benih lobster yang diamankan pada 12 Maret lalu. Hal ini dilihat dari koran pembungkus kotak styrofoam yang merupakan koran terbitan Jambi, Bengkulu, dan Banten. Tujuan penyelundupan juga sama, yakni Singapura.

“Sampai saat ini masih kami dalami pelakunya. Tim gabungan dari F1QR akan terus melaksanakan operasi ini,” tegas Alan.

Ia menambahkan, sebanyak 304.354 benih lobster jenis pasir dan mutiara itu selanjutnya akan dilepasliarkan ke kawasan Pulau Senoa, Natuna. Pelepasan akan bekerja sama dengan Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (BPSPL).

Kepala Stasiun Karantina Ikan, Pengendalian Mutu, dan Keamanan Hasil Perikanan (SKIPM) Kelas I Batam Misuro Anwari mengatakan, benih lobster yang diamankan oleh TNI AL itu rata-rata berukuran 2,3 sampai 2,4 sentimeter dan berat 0,21 sampai 0,23 gram untuk lobster jenis pasir.

Sementara untuk lobster jenis mutiara, rata-rata berukuran 2,5 sampai 2,5 sentimeter dengan berat 0,23 gram sampai 0,25 gram. Sebelum dilepasliarkan, petugas Karantina Batam membuka kembali plastik untuk menambah oksigen. Hal ini dilakukan untuk ratusan ribu benih lobster itu kembali segar.

Anwari mengatakan, harga pasaran baby lobster jenis pasir saat ini sekitar Rp 150 ribu per ekor. Sementara benih lobster mutiara Rp 200.000 per ekornya.

“Barang bukti ini, sesuai dengan arahan Menteri Kela-utan dan Perikanan Ibu Susi, akan dilepasliarkan di Natuna. Kebetulan Bu Susi saat ini sedang berada di Senoa, Natuna,” kata Anwari. (egi)

Polisi dan Pertamina Koordinasi Terkait Antrian Panjang di SPBU

0
foto: batampos.co.id / cecep mulyana

batampos.co.id – Terkait dengan adanya antrian pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar di sejumlah SPBU di Kota Batam, Satreskrim Polresta Barelang melakukan pertemuan dengan pihak Pertamina di Polresta Barelang, Kamis (21/3) malam.

Kasat Reskrim Polresta Barelang AKP Andri Kurniawan mengatakan, pertemuan itu dilakukan untuk mencari tahu penyebab antrian panjang pembelian solar di sejumlah SPBU. Dari pertemuan itu, pihak Pertamina memastikan bahwa pengiriman solar ke sejumlah SPBU masih normal seperti biasanya.

“Pertemuan adalah upaya kami untuk dalam melakukan penyelidikan kenapa sampai adanya antrian panjang di SPBU. Makanya kami panggil pihak pertamina untuk berkoordinasi,” ujarnya.

Untuk memastikan bahwa pasokan solar ke SPBU masih dalam tahap normal, rencananya Satreskrim Polresta Barelang akan melakukan pengecekan secara langsung ke sejumlah SPBU. Pengecekan itu akan dilakukan bersama dengan pihak Pertamina.

“Kita ingin memastikan langsung bagaimana di lapangan. Itu untuk menjawab kegelisahan masyarakat di media sosial,” tuturnya.

Kemudian menurut Andri, pihak kepolisian akan terus melakukan pemantauan terkait pendistribusian solar ini. Jangan sampai ada kegiatan ilegal yang membuat langkanya BBM di kota Batam.

“Kita berharap, BBM bersubsidi ini memang tepat sasaran jangan sampai ada pihak lain yang memanfaatkanya,” tegasnya.

Sementara itu, pihak Pertamina yang diwakili oleh Sales BBM Pertamina, Arwin Nugraha mengatakan bahwa Pertamina menyalurkan sebanyak 107 sampai 109 KL setiap harinya untuk memenuhi kebutuhan solar masyarakat Batam. Angka itu, diakui lebih besar dari tahun lalu.

“Tahun lalu kita hanya memberi 105 KL setiap harinya. Tahun ini sudah kita tambah 2 sampai 4 KL perharinya,” katanya.

Menurut dia, adanya antrian panjang di sejumlah SPBU di Kota Batam disebabkan karena khawatir masyarakat yang takut tidak mendapatkan solar. Padahal, minyak yang ada di tangki mobilnya masih tersisa setengah tangki lagi.

“Karena melihat ada antrian panjang pembelian SPBU, dia ikut ngantri karena takut tidak kebagian. Padahal solar masuk setiap hari dan stok solar itu selalu ada,” imbuhnya. (egi)

Kepala BKP-SDM Pemko Batam Diperiksa Polisi dalam Kasus …

0
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKP-SDM) Pemerintah Kota Batam M Sahir

batampos.co.id – Penyidik Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satreskrim Polresta Barelang melakukan pemeriksaan terhadap Kepala Badan Kepegawaian dan Pengem-bangan Sumber Daya Manusia (BKP-SDM) Pemerintah Kota Batam M Sahir. Diduga, pemeriksaan ini terkait laporan para guru honorer K2 yang gagal diangkat jadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

Saat ditemui di Mapolresta Barelang, Kamis (21/3), Sahir masuk ke ruangan penyidik Unit Tipikor Satreskrim Polresta Barelang mengenakan pakaian kemeja putih dan celana hitam. Saat dikonfirmasi mengenai pemeriksaannya itu, Sahir enggan memberikan komentar apapun.

Ditemani seorang pria yang mengenakan baju batik, Sahir berjalan dari Masjid Jihadul Muharom Polresta Barelang sambil mengangkat telepon. Ia enggan memberikan keterangan kepada sejumlah awak media yang telah menunggunya sekitar pukul 15.45 WIB, dan langsung masuk ke ruangan penyidik Unit Tipikor.

Wakapolresta Barelang AKBP Muji Supriadi saat dikonfirmasi membenarkan pihaknya tengah melakukan pemeriksaan terhadap Sahir terkait laporan puluhan guru honorer K2 yang gagal diangkat menjadi CPNS. Namun, ketika ditanya sejauh mana keterlibatan Sahir, Muji belum mau membeberkannya lebih jauh.

“Masih dalam pemeriksaan. Nanti setelah dilakukan pemeriksaan dan dimintai keterangannya baru akan ketahuan sejauh mana keterlibatannya. Jadi, saat ini kami fokus dulu ke pemeriksaan,” ujarnya.

Sementara itu, Sabar Pordian, seorang tenaga honorer mengatakan, sudah 20 guru honorer K2 diperiksa polisi sebagai saksi. Termasuk Kepala BKP-SDM M Sahir juga turut dipanggil polisi, Rabu (20/3).

“Sudah 20 orang (honorer) sebagai saksi dan kepala BKD juga sudah dipanggil kemarin (Rabu, 20/3, red),” kata Sabar, kemarin.

Ia mengatakan, pihaknya akan terus berusaha agar kasus ini terungkap. Selain Sahir, turut diperiksa adalah seorang pejabat di lingkungan Pemko Batam. Namun sayang, ia tidak tahu siapa pejabat tersebut, ia hanya tahu seorang Kepala Bidang di BKP-SDM Pemko Batam.

“Kasus ini akan lanjut terus. Kalau mentok di Batam atau ada intervensi kami masukkan ke Mabes Polri laporannya,” ucapnya.

Tidak hanya itu, memastikan hukum berjalan dengan baik, pihaknya akan ke Kompolnas meminta pengawalan kasus ini. “Biar jelas siapa-siapa yang bermain,” papar dia perihal komitmen para honorer yang melaporkan dugaan kasus ini.

Ditemui di Kantor Wali Kota Batam, Sahir mengatakan tidak ada pemeriksaan pada Rabu (20/3) maupun kemarin.

“Eggak ada, informasi darimana, siapa yang bilang,” tanya dia kembali.

Diberitahu bahwa informasi ini dari honorer K2, Sahir menyela. “Tanya mereka ajalah ya,” imbuhnya. Namun, informasi yang dihimpun Batam Pos, Sahir diperiksa pada Rabu (20/3) dan Kamis (21/3).

Sedangkan Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad mengaku belum mendapat informasi terkait pemeriksaan Kepala BKP-SDM Kota Batam M Sahir. Amsakar berdalih baru dari Bandung, Jawa Barat mengikuti rapat koordinasi soal ketersediaan sembako se-Indonesia.

“Saya tidak tahu temanya, coba tanya pak Sahir ya,” katanya singkat.

Seperti diketahui, dari seribu lebih peserta honorer K2 yang ikut CPNS Batam tahun 2013, ada 484 honorer K2 yang berstatus BTL (Berkas Tidak Lengkap). Namun seiring waktu, dalam dua tahap, pertama sekitar 300-an diberikan Nomor Induk Pegawai (NIP) sebagai PNS. Lalu pada tahap kedua, sebanyak 73 orang juga diangkat PNS. Namun, ada 92 honorer K2 sisanya tak diangkat.

Mereka menduga ada campur tangan oknum pegawai di lingkungan Pemko Batam, sehingga sebagian honorer K2 peserta CPNS tahun 2013 yang sebelumnya berstatus BTL bisa diangkat PNS. Sedangkan sebagian lainnya tidak.(une/gas/egi)

Sukses, Open Base TNI AU di Hang Nadim, Batam

0
Warga memadati area Bandara Hang Nadim saat menyaksiakan dan berfoto di pesawat tempur jenis Hawk 100 dan 200 pada acara Open Base dan Static Show yang digelar TNI Angkatan Udara di Hang Nadim Batam, Kamis (21/3/2019). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Masyarakat Batam padati VVIP Bandara Internasional Hang Nadim untuk menyaksikan langsung pesawat tempur milik TNI AU, Kamis (21/3). Empat pesawat tempur jenis Hawk 100 dan 200, satu heli jenis puma dipamerkan dalam Open Base TNI AU dalam rangka bulan dirgantara.

Tidak hanya bisa menyentuh, berfoto dengan pesawatnya, pengunjung juga bisa berinteraksi dengan pilot pesawat tempur tersebut.

TNI AU juga menyuguhkan atrkasi fly pass yang diperagakan dua unit pesawat hawk. Lalu juga atraksi dari heli puma yang terbang mengelilingi Bandara Internasional Hang Nadim.

Ribuan masyarakat terlihat sangat terhibur dengan beragam atraksi ditampilkan oleh jajaran TNI AU tersebut.

“Peringatan hari dirgantara ke 73 yang jatuh di 9 April,” kata Danlanud RHF Tanjungpinang Kolonel Pnb Elistar Silaen, Kamis (21/3).

Ia mengatakan open base ini untuk menumbuhkan dan meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap dunia kerdigantaraan. “Kegiatan ini kami selenggarakan sebagai bentuk dan media untuk menumbuhkan rasa cinta, jiwa nasionalisme, serta bangga kepada tanah air, khususnya kepada generasi muda,” tuturnya.

Dari pantauan Batam Pos antusiasme warga terpancar dari wajahnya, baik orangtua hingga anak-anak. Saat pihak TNI AU memberi sinyal ke masyarakat untuk dapat mendekat, ribuan langsung merangsek maju ke arah pesawat.

Ada yang sekedar melihat, ada juga yang berswafoto dengan latar belakang pesawat tempur dari Skuadron Udara 1 Lanud Supadio tersebut. Swafoto tak hanya dengan pesawatnya, para pilotpun diajak masyarakat untuk berfoto.

Belum selesai dengan satu rombongan, sang pilotpun ditarik ke rombongan yang lain. Pilot pesawat tersebut dengan sabar melayani antusiasme masyarakat.

Salah seorang masyarakat asal Bengkong, Tika menyambut baik kegiatan ini. Ia berharap kegiatan ini dilakukan setiap tahunnya.

F Cecep Mulyana/Batam Pos

“Kalau lihat tank sering, kan ada di jembatan 4. Kalau pesawat tempur jarang-jarang. Senang bisa melihat langsung,” ucap gadis manis berlesung pipit tersebut.

Hal senada diucapkan Rafki. Pemuda baru berusia 17 tahun itu, mengaku bercita-cita ingin menjadi penerbang pesawat tempur. “Setidaknya pegang-pegang dulu, kalau lulus ujian di TNI AU. Saya akan bawa sendiri. Cita-cita kan boleh om,” ujarnya.

Rafki mengaku dengan melihat langsung pesawat tempur itu menambah keinginannya untuk menjadi bagian dari TNI AU. Ia mengatakan sudah berlatih fisik dan mengasah otaknya untuk menghadapi ujian masuk TNI AU. “Semoga saja diterima,” ucapnya.

4 pesawat tempur tersebut sudah berada di Kepri selama 4 hari. Sejak Senin (18/3) hingga Rabu (20/3) sudah melakukan operasi patroli udara di perairan Kepri. Tak hanya patroli, ke empat pesawat temput melakukan berbagai latihan yakni latihan Maverick, latihan terbang day and night, latihan transisi hingga latihan terbang provisiensi. (ska)

Kelulusan SNM-PTN Diumumkan Sore Ini

0

batampos.co.id – Yang di-tunggu-tunggu oleh hampir setengah juta pendaftar SNM- PTN (seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri) akhirnya tiba. Nanti sore (22/3) pukul 16.00 WIB, panitia me-ngumumkan nama-nama yang lolos masuk kampus negeri.

Tahun ini jumlah pelamar SNM-PTN mencapai 478.070 siswa. Hingga tadi malam, panitia belum bersedia membeber berapa jumlah pelamar yang lulus SNM PTN. Namun diperkirakan jumlahnya berkisar 100 ribu siswa. Angka ini tidak jauh berbeda dengan kelulusan SNM-PTN tahun lalu yang mencapai 110.946 orang.

Dirjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) Ismunandar menuturkan belum mendapatkan informasi jumlah yang lulus SNM-PTN tahun ini.

’’Sekarang para rektor sedang rapat untuk penentuan akhir,’’ katanya saat ditemui di Jakarta, Kamis (21/3).

Guru besar ITB itu menjelaskan, ketentuannya adalah kuota SNM-PTN minimal 20 persen. Meskipun begitu tidak menutup kemungkinan ada kampus yang menetapkan kuota mahasiswa baru dari SNM-PTN lebih dari 20 persen. Kepada pelamar SNM-PTN yang dinyatakan lulus, Ismu-nandar mengingatkan supaya tidak lupa daftar ulang.

Dia menegaskan, tahun ini pelamar yang lulus SNM-PTN tidak bisa mendaftar SBM-PTN.

Meskipun yang bersangkutan lulus untuk program studi (prodi) pilihan kedua. Dengan cara ini, Ismunandar berharap kuota kursi untuk SNM-PTN terisi dengan maksimal dan mencegah adanya kursi kosong.

Rektor Universitas Jambi (Unja) Johni Najwan menuturkan, proses penjaringan mahasiswa lewat SNM-PTN berjalan lancar. Dia mengingatkan, kelulusan SNM-PTN sejatinya berdasarkan pada pemeringkatan prestasi yang dilakukan oleh masing-masing sekolah.

’’Rektor hanya me-ngurut berdasarkan nilai itu,’’ katanya di sela peluncuran seleksi mandiri masuk perguruan tinggi negeri (SMM PTN) Wilayah Barat di Jakarta, kemarin.

Jika ada siswa yang nilai pemeringkatannya sama, yang menjadi acuan berikutnya adalah portofolio prestasi. Bagi pelamar yang dinyatakan tidak lulus SNM-PTN, Johni menuturkan tidak perlu berkecil hati. Sebab masih ada SBM-PTN maupun seleksi mandiri seperti SMM-PTN yang baru diluncurkan kemarin.

Johni mengatakan, ada kampus yang menjalankan seleksi mandiri sendiri-sendiri. Tetapi ada juga yang bersama-sama seperti di SMM-PTN wilayah barat. Total ada 15 PTN yang bergabung dalam SMM-PTN wilayah barat tersebut. Selain Unja, ada Universitas Andalas, Universitas Syah Kuala, Universitas Ageng Tirtayasa, dan Universitas Palangkaraya. Tahun lalu jumlah pelamar SMM-PTN mencapai 48 ribu.

’’Tahun ini targetnya 50 ribu pendaftar,’’ jelasnya.

Jumlah yang diterima masih sama seperti tahun lalu, yakni sekitar 12 ribuan orang. (wan/oni)

Kesal Kereta Terlalu Cepat

0

Mabuk kendaraan memang tidak nyaman. Tapi, mabuk karena narkoba bisa sangat menjengkelkan orang lain. Itulah yang terjadi di Jerman. Seorang pria 30 tahun mengamuk di dalam kereta supercepat. Alasannya, kereta tersebut dia anggap melaju terlalu cepat.

Menurut Associated Press, pria yang identitasnya dirahasiakan itu sedang mabuk saat kereta Intercity-Express (ICE) berangkat dari Frankfurt, Jerman, menuju Paris, Prancis, Minggu (17/3) lalu. Dia merasa masinis menyetir ugal-ugalan. Berbekal tabung pemadam kebakaran, dia memecah kaca ruang masinis dan langsung marah-marah.

Untung, tidak ada yang terluka dalam insiden tersebut. Namun, kereta itu harus berhenti dan dikandangkan. Sedangkan nasib pria teler tersebut berakhir di penjara.(bil/c9/oni)

3.503 SR Siap Dialiri Gas Bumi Murah

0

Pemerintah terus mengoptimalkan anggaran dengan program-program untuk mewujudkan ketahanan energi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Salah satunya adalah pembangunan jaringan distribusi gas bumi untuk rumah tangga (Jargas).

Bertempat di Kantor Kelurahan Kalijaga, Harjamukti, Kota Cirebon, Kamis (21/3), Menteri ESDM Ignasius Jonan didampingi Dirjen Migas Djoko Siswanto, Walikota Cirebon Nashrudin Azis serta Dirut PT PGN Gigih Prakoso, meresmikan beroperasinya jargas di Kota Cirebon, Provinsi Jawa Barat.

Sebanyak 3.503 SR telah rampung dibangun Pemerintah dengan dana APBN 2018. Ini merupakan kedua kalinya masyarakat Kota Cirebon mendapat fasilitas jargas secara gratis. Pembangunan jargas pertama kali pada 2012 sebanyak 4 riu SR. Dengan demikian, total terpasang jargas Kota Cirebon sebanyak 7.503 SR. Sedangkan, total pembangunan jargas di Provinsi Jawa Barat sebanyak 33.200 SR.

”Jargas Kota Cirebon dibangun di Kelurahan Suket Duwur, Surapandan, Kedung Kersik, serta penetrasi di Kelurahan Argasunya, Kalijaga, dan Harjamukti,” kata Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Djoko Siswanto.

Setelah rampung dibangun, jargas Kota Cirebon dikelola oleh PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Tbk. Gas dipasok dari PT Pertamina EP sebesar 0,2 mmscfd dengan tapping di jaringan pipa eksisting Pgasol. Pemerintah berkomitmen akan terus mendorong dan mempercepat program jargas sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat besar penggunaan gas bumi. ”Ini sesuai dengan arahan Bapak Presiden Jokowi bahwa sumber daya alam harus dinikmati masyarakat setempat,” ujar Menteri ESDM Ignasius Jonan.

f. pgn
Menteri ESDM Ignasius Jonan resmikan jarga di Kota Cirebon, kemarin.

Dengan menggunakan jargas, banyak keuntungan yang diperoleh yaitu harga gas bumi lebih murah dari LPG, menekan subsidi dan impor LPG. Dari segi lingkungan adalah emisi jauh lebih bersih dibanding BBM dan kayu Bakar serta available setiap saat sehingga tidak perlu keluar rumah mencari LPG/minyak tanah/kayu bakar jika sewaktu-waktu kehabisan.

Direktur Utama PGN Gigih Prakoso menambahkan, penggunaan jargas di Kota Cirebon akan signifikan meningkatkan taraf hidup perekonomian masyarakat. Kota Cirebon, singgungnya, merupakan salah satu pusat industri yang maju di Provinsi Jawa Barat.

“Lewat energi baik yang murah dan stabil, masyarakat akan mendapatkan nilai lebih,” tukas Gigih. Wali Kota Cirebon Nashrudin Azis menambahkan, pembangunan jargas membuktikan adanya perhatian Pemerintah kepada masyarakat Kota Cirebon.

”Periode dulu kita dikasih 4.000 SR, sekarang 3.503 SR yang difokuskan di Harjamukti karena saat ini mereka yang paling membutuhkan,” ucapnya.

Mengingat masih banyak masyarakat yang belum mendapatkan infrastruktur ini, Pemerintah Kota Cirebon dalam waktu dekat akan menyampaikan permintaan penambahan jargas.

”Dalam perbincangan, Pak Menteri membuka kesempatan kalau kami mau meminta tambahan jargas, tinggal diajukan,” tambahnya. Lantaran keterbatasan anggaran Pemerintah, pembangunan jargas dilaksanakan secara bertahap. Persyaratan pembangunan jargas, antara lain wilayah tersebut dekat dengankaidah sumber gas/pipa gas, spesifikasi gas bumi terpenuhi (tidak membahayakan masyarakat), terdapat potensi pasar pengguna, komitmen Pemerintah Daerah serta memenuhi kaidah keselamatan dan keteknikan.

Sejak dibangun pertama kali pada 2009, total SR jargas yang terbangun dengan dana APBN hingga saat ini sebanyak 325.773 SR yang terdistribusi di 16 provinsi, 40 kabupaten/kota.

Untuk tahun ini, direncanakan akan dibangun sebanyak 78.216 SR jargas di 18 lokasi yaitu

  • Kabupaten Aceh Utara (5 ribu SR),
  • Kota Dumai (4.300 SR),
  • Kota Jambi (2 ribu),
  • Kota Palembang (6 ribu SR),
  • Kota Depok (6.230 SR),
  • Kota Bekasi (6.720 SR),
  • Kabupaten Karawang (2.681 SR),
  • Kabupaten Purwakarta (3.765 SR),
  • Kabupaten Cirebon, (6.520 SR),
  • Kabupaten Lamongan (4 ribu SR),
  • Kota Mojokerto (4 ribu SR),
  • Kabupaten Mojokerto (4.000 SR),
  • Kabupaten Pasuruan (4 ribu SR),
  • Kabupaten Probolinggo (4 ribu SR),
  • Kabupaten Banggai (4 ribu SR),
  • Kabupaten Wajo (2 ribu SR)
  • Kutai Kartanegara (5 ribu SR). (*)

hypermart Konsep Baru & Harga Termurah

0
F Cecep Mulyana/Batam Pos
Regional Manager Hypermart Sumatera dan Kalimantan, Heri (empat kiri) bersama Store General Manager Hypermart Mega Mall Kristianus (kanan), dan SGM Nagoya Hill, SGM Mall Botania 2, SGM Tanjungpinang dan Wanto perwakilan Mega Mall menggunting pita pada acara re-launch Hypermart Mega Mall Batam Center, Kamis (21/3).

batampos.co.id – Pusat perbelanjaan terbesar dan terlengkap, Hypermart Mega Mall menggelar acara re-launch, Kamis (21/3/2019). Dalam acara ini, Hypermart hadir dengan konsep baru dan menawarkan harga termurah.

”Jadi, konsep sekarang lebih rapi dan sangat bersih. Ini semua menambah kenyamanan konsumen saat belanja,” ujar Store General Manager Hypermart Mega Mall, Kristianus di lokasi.

Promo yang ditawarkan yakni dalam program Purchase with Purchase (PWP). Konsumen bisa menebus produk termurah minyak goreng Cemara 2 liter dengan harga Rp 16.990.

”Promo ini hanya berlaku di Mega Mall. Syaratnya, minimal berbelanja lima puluh ribu. Berlaku untuk semua produk, kecuali untuk susu di bawah satu tahun, dan telur curah,” kata Kristianus.

Kemudian promo setiap hari dengan hadiah Minyak Cemara, Indomie, Indomilk, Gula, Sunlight, Deterjen Attack, dan minuman bersoda (Coca-cola, Fanta, Sprite.

”Promo ini berlaku hingga pertengahan Apirl nanti. Syaratnya, minimal berbelanja seratus ribu dengan menggunakan OVO. Tidak berlaku kelipatan,” kata Kristianus.

Kristianus menambahkan, hingga akhir pekan nanti, pihaknya menawarkan promo pembelian apel fuji RRC Rp 2.490 per 100 gram, ayam broiler 28.900 per 0,8-0,9 kg, minyak goreng Rose Brand Rp 18.990 per 2 liter, dan Kapal Api 10 pcs Rp 9.290.

”Masih banyak lagi promo lainnya. Konsumen juga berkesempatan mendapatkan stamp dengan menukarkan OVO point,” kata Kristianus.  (opi)

Kemarau, Air Waduk Surut

0
Dam Duriangkang.
foto: rani

batampos.co.id – Setelah sekian lama Batam menghadapi musim kemarau, akhirnya hujan turun kembali, kemarin (21/3) tepat sehari sebelum Hari Air Dunia yang jatuh pada esok hari (22/3).

Turunnya hujan ini sangat disyukuri karena akan menambah persediaan air di lima waduk yang menjadi penopang hidup utama masyarakat Batam.

Kepala Kantor Air BP Batam, Binsar Tambunan mengatakan bahwa sebenarnya hingga saat ini dampak musim kemarau belum akan mempengaruhi kapasitas dam dalam mensuplai kebutuhan air baku.

“Tapi kalau tidak hujan terus, maka cadangan air baku akan semakin berkurang. Jadi pengaruh untuk keberlangsungan sih,” katanya, Kamis (21/3).

Musim kemarau memang berdampak bagi penyusutan lima waduk di Batam, yakni Waduk Mukakuning, Waduk Duriangkang, Waduk Sei Harapan, Waduk Sei Ladi dan Waduk Nongsa.

Berdasarkan data yang dihimpun BP Batam per Kamis, 22 Maret,

Waduk Mukakuning surut 186 cm dari spillway atau lubang air, padahal pada awal Maret baru surut 151 cm.

Waduk Sei Harapan surut hingga 184 cm dari 126 cm pada awal Maret.

Waduk Nongsa surut hingga 75 cm dari 42 cm pada awal Maret.

Waduk Sei Ladi surut hingga 131 cm dari 92 cm pada awal Maret

Waduk Duriangkang surut hingga 130 cm.

Kebutuhan air bersih memang sangat krusial bagi Batam. Batam tidak memiliki sumber mata air selain mengandalkan air hujan yang ditampung dalam lima waduk besar, yakni

Waduk Sei Harapan dengan kapasitas produksi 210 liter per detik,

Waduk Sei Ladi dengan kapasitas produksi 240 liter per detik,

Waduk Nongsa dengan kapasitas produksi 60 liter per detik,

Waduk Mukakuning dengan kapasitas produksi 600 liter per detik

Waduk Duriangkang dengan kapasitas produksi 2.200 liter per detik.

Kapasitas produksi tersebut tidak sebanding dengan pertumbuhan jumlah penduduk yang secara otomatis meningkatkan jumlah kebutuhan air bersih. Hal ini benar-benar krusial saat konsesi pengelolaan air antara BP Batam dan ATB akan berakhir pada tahun 2020.

Pada tahun 2015, kebutuhan air bersih di Batam mencapai 2.948 liter per detik. Kemudian pada 2016 meningkat menjadi 3.154 liter per detik dan terus meningkat menjadi 3.375 liter per detik.

Pada tahun 2018, kebutuhan air bersih meningkat menjadi 3.611 liter per detik dan pada tahun ini perkiraannya mencapai 3.864 liter per detik.

Untuk solusi jangka pendek jika kemarau terus terjadi, BP akan memasang sediment trap di waduk-waduk, contohnya di Waduk Duriangkang.

“Sediment trap adalah bangunan air yang berfungsi untuk mengendapkan sedimen yang masuk dengan tujuan mengumpulkan dan memindahkan partikel-partikel pasir dan lumpur. Sediment trap dipasang di 10 titik. Baru terpasang satu, tapi tiap tahun kedepan akan dipasang dua unit, ujarnya.

Pemasangan sediment trap bertujuan untuk memaksimalkan air yang ada di waduk agar jangan sampai hilang. Selain itu melakukan daur ulang air limbah domestik dan mensuplai air dari Bintan dan Lingga. (leo)