Kamis, 14 Mei 2026
Beranda blog Halaman 11528

Ekonomi Kepri Masih Bisa Tumbuh BP Batam Akan Maksimalkan Aset

0

batampos.co.id – Bank Indonesia (BI) Perwakilan Kepri optimistis ekonomi Kepri akan tumbuh positif sepanjang 2019 ini. Untuk triwulan pertama 2019 ini, BI Kepri memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Kepri mencapai 5,2 persen (yoy).

Namun Kepala BI Perwakilan Kepri Gusti Raizal Eka Putra mengatakan, meski tumbuh tapi pergerakannya melambat karena sejumlah faktor. Seperti normalisasi konsumsi rumah tangga usai Natal dan Tahun Baru serta aksi wait and see dari para investor untuk mengantisipasi pemilu di tahun ini.

“Triwulan pertama 2019 diperkirakan tetap tumbuh namun melambat pada kisaran 4,8 persen hingga 5,2 persen,” kata Gusti di Hotel Radisson Batam, Senin (25/2).

Sementara dari segi pembentukan modal tetap bruto (PMTB) atau investasi, proyek pemerintah untuk tahun 2019 masih dalam tahap pengadaan. Dari sisi pertambangan, harga minyak dunia pada Januari lalu mengalami kontraksi sebesar 20,60 persen (yoy).

Akibatnya berdampak pada kinerja ekspor migas pada Januari lalu yang tumbuh sebesar 47,79 persen (yoy).

“Lebih lambat dibandingkan dengan bulan lalu yang tumbuh sebesar 99,24 persen (yoy),” katanya.

Sedangkan dari sisi industri pengolahan, kinerja ekspor non-migas justru mengalami perlambatan sebesar 32,89 persen (yoy). Perlambatan ini lebih besar dibandingkan dengan ekspor Desember 2018 yang juga melambat 11,98 persen.

Meskipun begitu, ada banyak faktor pendukung yang akan mendorong ekonomi Kepri naik pada triwulan pertama 2019 dan akan bertahan sepanjang tahun.

“Masuknya beberapa industri baru ke Batam tahun ini akan berdampak pada pertumbuhan kinerja ekspor dan peningkatan penggunaan tenaga kerja,” paparnya.

Di samping itu, SKK Migas sedang melelang beberapa blok migas baru. Salah satunya berlokasi di Anambas, Kepri. Selain itu, terdapat rencana pengeboran empat sumur migas baru di Kepri.

“Lalu, tren peningkatan harga minyak dan gas dunia dapat mendorong kinerja sektor pertambangan dan penggalian,” ucapnya lagi.

Dan terakhir, target kunjungan wisman ke Kepri pada tahun ini adalah sebesar 4 juta.

foto: batampos.co.id / cecep mulyana

“Diperkirakan dapat mendorong kinerja sektor perdagangan serta menarik minat investasi khususnya dalam sektor-sektor penunjang pariwisata,” tegasnya.

Secara keseluruhan, pertumbuhan ekonomi Kepri sepanjang tahun ini dipredisi akan meningkat dari rentang 5,2 persen hingga 5,6 persen. “Jika semua bisa dioptimalkan,” imbuh Gusti.

Lalu bagaimana kiat-kiat Badan Pengusahaan (BP) Batam dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi di tahun ini? Kepala BP Batam Edy Putra Irawadi mengatakan, pihaknya akan mengoptimalkan aset-aset milik BP Batam seperti Gedung Beringin, Pulau Galang, Pantai Melur, dan lainnya.

“Aset-aset yang tak dioptimalkan mau kita telusuri karena mau dimanfaatkan,” ucapnya.
Sebagai langkah awal, BP Batam akan menggelar investment forum pada 6 Maret nanti.

“Saya mau bawa mereka dalam investment trip. Kita bawa ke satu per satu aset BP. Tapi sebelumnya harus di-briefing dulu mengapa harus jasa,” ungkapnya.

Hingga masa kepemimpinannya yang berakhir pada April mendatang, Edy mengakui bahwa sektor jasa akan dioptimalkan. Selain tentu saja mengandalkan investasi yang saat ini sudah masuk pipeline.

Output kita belum maksimal. Selalu output kita sampai sekarang dengan investasi dari berbagai macam atraksi seperti lahan, insentif, FTZ dan PTSP belum maksimal,” paparnya.

Ditambah lagi dengan kapasitas kargo yang mampu ditampung Pelabuhan Batuampar hanya sekitar 400 ribu TEUs per tahun. Sehingga ia menilai semua lini yang dimiliki BP belum dikelola maksimal.

“Masukan dari Dewan Kawasan (DK), jasa yang dikembangkan itu terdiri dari jasa wisata, jasa logistik, jasa layanan kesehatan, jasa pendidikan, dan jasa data centre,” ungkapnya.

Dengan keberadaan pusat data atau data centre, sebenarnya Batam berpeluang menjadi distrik finansial seperti di Manhattan, Amerika. Batam dapat menyediakan jasa penyimpanan data-data penting bagi transaksi keuangan global.

Selain itu, sama seperti pendahulunya, Edy juga akan mengangkat pariwisata. “Kalau wisata, turis belanja maka akan terangkat ekonomi masyarakat,” paparnya.

Edy juga mengaku akan maksimal dalam mengembangkan potensi wisata di Batam.

“Saya sudah susuri satu-satu potensinya. Banyak, luar biasa. Saya akan bawa teman-teman saya yang berminat investasi. Karena saya dulu juga pernah urus wisata bahari dalam waktu yang lama,” katanya lagi.(leo)

Pemko Ajukan Ranperda Perubahan RPJMD 2016-2021

0

batampos.co.id – Pemerintah Kota (Pemko) Batam mengajukan Ranperda Perubahan Perda Nomor 8 Tahun 2016 tentang RPJMD Kota Batam Tahun 2016-2021 pada rapat paripurna, Senin (25/2/2019). Ranperda perubahan RPJMD ini disadari oleh kondisi makro pembangunan disaat ini. Dimana perekonomian Kota Batam sedang bangkit dari masa sulit akibat pengaruh situasi di dalam negeri maupun ekonomi global.

“Sehingga perlunya penyesuaian target RPJMD yang lebih realistis dengan kemampuan daerah,” kata Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad.

Selain itu Pemko Batam melihat diperlukan integritas sinkronisasi dan sinergis yag baik antara RPJMD Kota Batam dengan Perubahan RPJMD Provinsi Kepri yang telah disahkan pada awal tahun 2018. Pengajuan Ranperda Perubahan RPJMD ini disampaikan Wakil Wali kota Batam pada rapat Paripurna.

Amsakar Achmad
foto: batampos.co.id / dalil haraghap

“Hal-hal lain yang jadi dasar perubahan RPJMD Batam adalah Perubahan RPJMD Kepri yang di Perdakan tahun 2018 yang berdasarkan Permendagri 86 Tahun 2017 serta PP No 18 Tahun 2016,” kata Amsakar.

Diakuinya, perubahan dokumen RPJMD yang dilakukan dengan mempertimbangkan ketersediaan data yang dapat dikumpulkan selama proses penyusunan. Mengingat bahwa penyusunan perubahan ini dilakukan pada tahun 2018, salah satu fokus perubahan adalah menentukan agenda pembangunan untuk periode Perubahan RKPD 2019 dan RKPD 2020 dan 2021 sebagai landasan dalam mewujudkan visi pembangunan Kota Batam.

Pembangunan infrastruktur tetap menjadi prioritas utama Pemko Batam dalam perubahan RPJMD ini. Dimana, untuk memperkuat daya saing Batam sebagai daerah investasi unggulan di Indonesia, baik dibidang industri, perdagangan maupun jasa serta untuk mempercantik wajah kota dalam upaya menjadikan Batam sebagai daerah tujuan wisata yang handal. Dengan berkembangnya sektor-sektor ini diharapkan ekonomi Batam akan tumbuh baik dan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dalam Perubahan RPJMD ini diinterpretasikan ke dalam 6 Misi RPJMD yang digambarkan dalam arah kebijakan pembangunan setiap tahunnya. Arah Kebijakan Tahun 2016 diarahkan pada peningkatan infrastruktur dan pelayanan dasar kualitas kehidupan masyarakat. Arah Kebijakan 2017 diarahkan pada pemerataan pembangunan infrastruktur. Arah Kebijakan Tahun 2018 diarahkan pada penguatan kualitas infrastruktur, prasarana dan estetika kota serta arah kebijakan 2019 diarahkan pada investasi dan pengembangan Infrastruktur untuk peningkatan pertumbuhan ekonomi, pemerataan pembangunan.

Selanjutnya arah kebijakan tahun 2020 diarahkan pada penguatan infrastruktur, peningkatan dan pemerataan kualitas SDM yang berdaya saing. Serta arah kebijakan tahun 2021 diarahkan pada memacu terwujudnya Bandar Dunia Madani yang berdaya saing, maju, sejahtera dan bermartabat.

“Oleh sebab itulah perlu dilakukan pembahasan lebih mendalam secara teknis oleh DPRD Batam dengan Pemko sebagai bahan masukan penyusunan Ranperda Perubahan RPJMD Batam 2016-2021,” jelas Amsakar. (rng)

PGN Bukukan Laba Rp 4,34 Triliun, untuk Kinerja 2018

0

Sepanjang 2018, PGN berhasil membukukan laba bersih sebesar USD 304,9 juta atau ekuivalen Rp 4,34 triliun (Kurs Rp 14.235 per USD). Sementara, pendapatan sebesar USD 3,87 miliar yang meningkat dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar USD 3,57 miliar.

Pendapatan emiten berkode PGAS tersebut, terutama diperoleh dari hasil Penjualan Gas sebesar USD 2,79 miliar dan Penjualan Minyak dan Gas sebesar USD 585 juta. Sedangkan, Laba Operasi Konsolidasian selama 2018 mencapai USD 645 juta. Dengan torehan itu, maka EBITDA meningkat menjadi sebesar USD 1,19 miliar, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar USD 1,08 miliar.

Di lain sisi, PGN telah mengakuisisi 51 persen kepemilikan saham pada Pertagas dari Pertamina pada 28 Desember 2018, transaksi akuisisi ini dibukukan dengan menggunakan metode penyatuan kepemilikan sesuai dengan PSAK 38 ‘Kombinasi Bisnis Entitas Sepengendali’ karena PGN dan Pertagas merupakan entitas sepengendali dibawah Pertamina.

“Kami melakukan berbagai upaya efisiensi sehingga mampu mencetak laba di tengah kondisi perekonomian yang sedang mengalami perlambatan,” ujar Sekretaris Perusahaan PGN, Rachmat Hutama di Jakarta, Senin (25/2).

Rachmat mengungkapkan PGN ke depan tetap optimis meraup hasil positif. Terlebih lagi, selaku Sub Holding Gas, PGN mengelola mayoritas infrastruktur transmisi dan distribusi gas bumi. “Dengan begitu, PGN akan jauh lebih efisien serta terjadi penguatan pada rantai bisnis,” ungkap Rachmat.

Rachmat mengatakan, sejalan dengan upaya pemerintah untuk meningkatkan perekonomian nasional, PGN optimis kinerja perusahaan juga akan semakin baik. Meskipun kondisi perekonomian mengalami perlambatan, PGN tetap mengembangkan infrastruktur gas bumi untuk memperluas pemanfaatan gas bumi bagi masyarakat.

PGN akan semakin agresif membangun infrastruktur gas bumi nasional untuk meningkatkan pemanfaatan produksi gas nasional. Pada 2018, infrastruktur pipa gas PGN bertambah sepanjang lebih dari 2.456 km dan saat ini mencapai lebih dari 9.909 km atau setara dengan 95 persen dari jaringan pipa gas bumi hilir nasional.

Hingga kini, PGN tercatat masih memiliki PT Saka Energi Indonesia (SAKA) yang menyediakan gas bumi di sektor hulu. PGN juga mengembangkan produk gas bumi yakni Liquefied Natural Gas (LNG) yang dilakukan oleh PT PGN LNG Indonesia, penyaluran CNG melalui anak usaha PT Gagas Energi Indonesia, sampai melalui anak usaha PGN lainnya, PGN dapat menyediakan pasokan gas bumi, listrik, pasokan bahanbakar gas untuk transportasi hingga jasa Engineering, Procurement and Construction (EPC) hingga Informasi Tekonologi Komunikasi bagi para pengguna gas atau pelanggan PGN.

“Investasi infrastruktur pipa gas bumi yang dibangun PGN hampir seluruhnya tidak mengandalkan APBN, sehingga tidak membebani negara. Dan, PGN terus berkomitmen memperluas pemanfaatan gas bumi dengan membangun infrastruktur gas bumi di berbagai daerah,” jelasnya.

Tercatat, selama setahun lalu, PGN telah menyalurkan gas bumi ke 1.739 pelanggan industri manufaktur dan pembangkit listrik, 1.984 pelanggan komersial (hotel, restoran, rumah sakit) dan Usaha Kecil Menengah (UKM). Selain itu, juga terdapat 177.710 pelanggan rumah tangga yang dibangun dengan investasi PGN.

Pelanggan Gas Bumi PGN tersebar di berbagai wilayah mulai dari Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Riau, Sumatera Selatan, Lampung, DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Utara dan Sorong, Papua Barat.

Saat ini, PGN juga telah mengelola dan menyalurkan gas bumi untuk sektor transportasi melalui 10 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG) dan 4 Mobile Refueling Unit (MRU). MSelain itu, untuk menunjang penyaluran serta kehandalan jaringan dan pasokan gas ke Pelanggan, PGN juga mengoperasikan 2 Floating Storage Regasification Unit (FSRU) yakni di Jawa Barat dan Lampung.

Dari sisi volume, PGN menyalurkan gas bumi secara total sebesar 3.102 juta kaki kubik per hari (Mmscfd). Rinciannya, volume gas distribusi sebesar 963 Mmscfd dan volume transmisi gas bumi sebesar 2.139 Mmscfd. (JPG)

Daging Sapi Rp 88 Ribu, Daging Ayam Rp 47 Ribu

0
foto: batampos.co.id / cecep mulyana

batampos.co.id – Harga daging sapi beku dan ayam potong segar di sejumlah pasar tradisional masih tinggi. Untuk harga daging sapi beku sudah mencapai Rp 88 ribu per kilogram (kg). Sedangkan ayam potong mencapai Rp 47 ribu per kg.

Ferdi, penjual daging di Pasar Aviari, Batuaji mengaku harga daging memang masih tinggi. Belum ada penurunan sejak Lebaran tahun lalu. Anehnya, kenaikan harga daging sapi beku maupun ayam potong segar ini bukan disebabkan stoknya yang terbatas ataupun permintaan yang terlalu tinggi.

“Kalau kami pedagang ini hanya menjual saja pak. Kalau daging sapi sudah tidak ada lagi yang Rp 80 ribu per kg. Memang tahun lalu di kisaran harga itu, tapi sejarang tidak ada lagi,” katanya, Sabtu (23/2) lalu.

Bukan hanya di Pasar Aviari, di Pasar SP Plaza, Sagulung, harga daging sapi beku maupun ayam potong segar juga terpantau masih tinggi. Di sana harga daging sapi beku berkisar antara Rp 85 ribu hingga Rp 88 ribu per kg. Sedangkan harga ayam potong mulai Rp 35 ribu sampai Rp 37 ribu per kg.

“Kalau saya menjual daging sapi itu hanya Rp 86 ribu. Kalau pedagang lainnya ada yang jual Rp 88 ribu per kg,” kata seorang pedagang di sana.

Ia mengatakan, tingginya harga daging sapi beku maupun ayam potong segar sudah berlangsung lama. Sebab harga dari distributor memang sudah mahal.

“Jadi, bukan kami yang buat mahal. Kalau masalah permintaan, biasa-biasa saja,” tambahnya.

Stela Ernida, warga Perumahan Aster Raya, Batuaji mengaku terpaksa mengurangi mengkonsumsi daging karena harganya masih mahal. Ia mengaku sejak tahun lalu, harga daging selalu mahal.

“Saya sudah ke beberapa pasar di sekitar Batuaji dan Sagulung ini, memang masih mahal. Bahkan di pasar kaget saja harga ayam sampai Rp 47 ribu per kg. Kalau daging sapi sudah diatas Rp 80 ribu. Memang tak turun-turun sejak tahun lalu,” sebutnya.

Sementara itu, anggota Komisi II DPRD Kota Batam Mulia Rindo Purba mengatakan, masalah harga di pasaran ini tak kunjung turun sejak Hari Raya Idul Fitri lalu. Menurutnya, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam sangat lemah dalam melakukan pengawasan harga.

“Ini sangat memberatkan pedagang kecil dan warga yang akan belanja di pasar. Ini harus dipertanyakan, kok bisa tidak turun-turun harga di pasar,” katanya.

Untuk itu, ia berharap agar Disperindag setiap hari turun ke pasar untuk meninjau dan mengkontrol harga pasar.

“Sekarang ini ekonomi sulit tetapi harga masih tetap tinggi. Padahal warga harus tetap makan. Pemerintah harus hadir dalam hal ini,” tegasnya.(ian)

Bermula sebagai Tukang Ojek Mengantar PSK, lalu Menjadi Mucikari

0
ilustrasi

batampos.co.id – As, muncikari online asal Jakarta yang diamankan beberapa waktu lalu, ternyata dulunya bekerja sebagai tukang ojek yang mengantarkan wanita malam. Berawal dari hal inilah, As mencoba peruntungan sebagai muncikari online. Usaha ini ternyata sukses, selama 2 tahun As berhasil mengumpulkan sebanyak 32 pekerja seks komersial.

“Awalnya, jajaran hanya mendapatkan 7 wanita saja dibawah asuhan As. Tapi setelah diselediki lebih jauh, secara keseluruh As ini memiliki 32 pekerja (PSK),” kata Kasubdit IV Ditreskrimum Kompol Dhani Catra Nugraha, Senin (25/2/2019).

Dhani mengatakan As memiliki metode perekrutan khusus bagi PSK yang ingin bekerja denganya. Caranya yakni dengan mengirimkan foto dan video porno calon PSK. Namun, ada beberapa orang yang dipakai As. PSK yang digunakan oleh As, dengan modus untuk memberikan pelajaran cara memuaskan pelanggan.

“Tidak semuanya dia perlakukan begitu, ada beberapa saja,” ucap Dhani.

As, kata Dhani belajar secara ototidak mengembangkan bisnis PSK onlinennya. Hanya berbekal pengetahuan dan pengalaman selama menjadi tukang ojek online, wanita malam. “Lalu yah 2 tahun buka. Dan ternyata banyak peminatnya. Seperti yang saya sebutkan beberapa waktu lalu, dia hanyalah single player,” ungkap Dhani.

Kasus As yang ditangani subdit IV Ditreskrimum ini, menurut Dhani masih dalam proses pelengkapan berkas. Ada beberapa berkas untuk dikirim ke kejaksaan yang kurang. “Secepatnya kami kirimkan, paling minggu depan dikirim ke kejaksaan,” ucap Dhani.

Kasus ini terungkap saat polisi mengamankan salah seorang PSK dibawah asuhan As, 9 Februari lalu. Dari PSK ini, polisi melakukan pengembangan. Dan akhirnya berhasil mengamakan As, selaku muncikari. Hasil pengembangan kepolisian, As tidak hanya menjalankan bisnisnya di Jakarta dan Batam saja. Tapi di berbagai provinsi yang ada di Sumatera, Jawa dan Bali.

“Kami masih terus melakukan pengembangan atas kasus ini,” pungkas Dhani. (ska)

Penghitungan Suara Pilpres Paling Akhir

0
ilustrasi

batampos.co.id – Tahapan pemilu legislatif (pileg) dan pemilu presiden (pilpres) serentak makin mendekati titik krusial. Salah satu titik kecurangan pemilu yang kerap terjadi adalah proses penghitungan dan rekapitulasi suara. Celah kecurangan rawan muncul saat proses penghitungan suara berlangsung hingga malam.

Mantan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Chusnul Mariyah, menyatakan kecurangan bisa terjadi karena longgarnya aturan perundang-undangan yang mengatur teknis pelaksanaan pemilu.

”Itu bisa saja aturannya memudahkan kecurangan. Coba dicek peraturan KPU tentang penghitungan suara pa­da saat hari H. Itu pilpresnya di depan atau di belakang? Yang kita baca, peng­hitungan suara pilpres itu di belakang,” katanya di Jakarta, Senin (25/2).

Chusnul menilai penghitungan surat suara pilpres yang mendapat giliran terakhir rawan menimbulkan kecu­rangan. Sebab, secara psikologis, pe­nye­lenggara pemilu, saksi, maupun ma­syarakat sudah menghabiskan wak­tu untuk menghitung surat suara pileg.

”Anda bisa bayangkan, sudah jam 11 malam, semua sudah capek, terakhir baru kita hitung surat suara pilpres,” katanya mengingatkan.

Selain regulasi, Chusnul menyoroti calon petahana yang maju di pileg maupun pilpres. Chusnul mengatakan, gerak-gerik petahana harus dipantau. Sebab, hanya petahana yang memiliki akses dan menguasai aparatur negara, APBN, serta APBD, baik di legislatif maupun di eksekutif.

”Ini juga harus diawasi, seberapa jauh mereka menggunakan akses anggaran APBN dan APBD untuk kemudian itu bisa menguntungkan diri sendiri,” ungkap dosen ilmu politik Universitas Indonesia tersebut.

Chusnul menambahkan, potensi kecurangan bisa muncul dari mana saja. Namun, semua itu bisa diminimalkan asalkan ada komitmen kuat dari penyelenggara pemilu.

”Semua itu berada di tangan penyelenggara, KPU, Bawaslu, dan DKPP, apakah bisa mewujudkan pemilu bersih, jujur, dan adil,” kata komisioner KPU 2002–2007 itu.

Mendagri Bela Ganjar

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo berbeda pendapat dengan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Tengah terkait deklarasi dukungan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo untuk capres Joko Widodo-Ma’ruf Amin. Politikus PDI Perjuangan itu menilai Ganjar tidak melanggar aturan kampanye.

Tjahjo menjelaskan, Ganjar sudah mengajukan izin cuti sebelum melakukan deklarasi. Karena itu, aktivitas tersebut tidak mengganggu jabatannya sebagai kepala daerah.

’’Kalau ngomongin etika, etika yang mana yang dilanggar? Kami juga belum mendapatkan surat dari Bawaslu,’’ ujarnya.

Tjahjo mengaku tidak akan melakukan apa-apa selama surat rekomendasi Bawaslu yang menilai Ganjar melanggar UU Pemda belum dikirimkan. Sebab, hanya Bawaslu yang berhak mengajukan pemeriksaan sampai melakukan klarifikasi.

Mantan Sekjen PDI Perjuangan itu menyatakan, dirinya sudah melakukan klarifikasi terkait deklarasi Ganjar. Me-nurut laporan Bawaslu setempat, apa yang dilakukan Ganjar sebenarnya sudah sesuai dengan aturan. Permasalahan muncul karena ada beberapa pihak yang merasa hal tersebut tidak sesuai dengan etika. Karena itu, mereka melaporkan Ganjar ke Bawaslu Jateng.

“Kalau ngomongin soal etika, ini repot. Bukannya membela, tapi kami melindungi semua kepala daerah yang melakukan kampanye. Termasuk Pak Anies (Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan) dulu,’’ jelasnya.

Tjahjo mengatakan, jabatan sebagai kepala daerah merupakan hal yang melekat. Apa pun yang terjadi, jabatan itu disematkan kepada yang bersangkutan selama masih dalam periode masa kepemimpinan.

’’Semuanya kampanye ya sebagai kepala daerah. Saya kampanye juga masih menjadi Mendagri. Pokoknya semua aturan yang ada sudah dipatuhi. Itu saja,’’ jelas Tjahjo.

Ganjar Pranowo sendiri mengaku tidak melakukan pelanggaran. Menurut politikus PDIP itu, Bawaslu belum pernah membuat sebuah proses persidangan terkait dengan persoalan tersebut.

’’Lho kok sampean (Bawaslu) sudah menghukum saya. Wong nyidang saya belum kok. Ya, terpaksa saya menganalisis sendiri karena semua orang bertanya, seolah-olah hari ini saya ini melanggar. Hari ini Bawaslu offside,’’ ujarnya.(bay/c19/fat)

Makan Puas Semaumu Setiap Sabtu

0

batampos.co.id – Ingin mengisi akhir pekan bersama keluarga sambil menikmati makan siang di pantai. Pantai Restaurant Montigo Resorts, Nongsa, bisa menjadi pilihan.

Pasalnya, restoran yang menawarkan pemandangan laut indah dengan view Batam Center dan kawasan Bengkong menyuguhkan promo bertema ”Saturday Brunch”. Paket makan siang ini mulai dari pukul 11.00-15.00 WIB setiap Sabtu.

”Paket Saturday Brunch ini baru ada sejak akhir Januari lalu. Paket ini terbuka untuk umum, siapa saja boleh datang tidak mesti tamu yang menginap di Montigo Resorts Nongsa,” kata Marketing Comunication Montigo Resorts, Nongsa, Lusia Rike L, kemarin.

Rike menjelaskan hanya dengan Rp 250 ribu per pax, pengunjung sudah bisa menikmati berbagai sajian makanan lezat yang tentunya menggugah selera.

”Makanan ”all u can eat” mulai dari appetizer hingga dessert. Untuk anak usia 6-12 tahun, cukup bayar setengah harga dan anak di bawah 6 tahun gratis,” imbuhnya.

Pantai Restaurant Montigo Resorts berada di bawah lobby utama Montigo Resorts Nongsa. Pengunjung bisa menikmati berbagai makanan sambil bersantai memandang laut. Kapasitas Pantai Restaurant hanya 80-an orang saja.

”Selama makan, pengunjung akan dihibur dengan live music,” terangnya.

Adapun menu yang ditawarkan, yakni Asian food mulai dari Chinese food, seperti premium seafood, Thailand food, dan Indonesian food. Tersedia 10 stall yang bisa dinikmati pengunjung. Di antaranya barbeque, dim sum, salad som tam yang langsung dirajik chef sesuai permintaan pengunjung.

”Makan yang ditawarkan lebih ke live cooking, mulai appetizer, main course dan dessert juga ada live cooking-nya. Semua bisa di-request karena yang dimasak sesuai dengan permintaan pengunjung,” jelasnya.

Lebih lanjut, Rike menjelaskan selain menikmati santap siang, para pengunjung juga diberikan kebebasan akses berenang di semua kolam renang yang ada di Montigo Resorts, Nongsa. Hanya dengan memperlihatkan bukti pembayaran Saturday Brunch anda bisa berenang di Tiigo Pool dan Tilo Kids Club dan Tadd’s Pool.

”Setelah makan sepuasnya, pengunjung bisa berenang sepuasnya dan khusus di hari yang itu juga,” sebutnya.

Selain itu, bagi pengunjung yang ingin bergabung Saturday Brunch, bisa mengikuti program promo yang ditawarkan. Cukup dengan memberikan nomor handphone ke F&B Pantai Restaurant Montigo Resorts, dapatkan promo bayar dua makan untuk bertiga.

”Jadi, nanti pihak kami yang akan mengirim pesan singkat SMS kepada Anda, untuk join dengan promo bayar dua makan untuk bertiga orang,” katanya.   (ocu)

Bayam Bejibun Karena Pola Tanam Tak Teratur

0
foto: batampos.co.id / rani

batampos.co.id – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Batam mengungkapkan ada kesalahan pola tanam yang menyebabkan produksi komoditi bayam bejibun. Untuk diketahui keadaan ini membuat harga bayam anjlok, dan petani di Tembesi, Sagulung membuang bayam hasil pertaniannya.

“Karena pola tanamnya tak diatur. Nanam serentak,” kata Kepala DKPP Batam Mardanis, kemarin.

Padahal, kata dia, DKPP sebelumnya telah menyarankan kepada para petani untuk bergabung di koperasi. Bahkan, menurutnya, lewat koperasi DKPP telah mensosialisasikan perihal pentingnya koperasi.

“Koperasi ini supaya diatur, petani si A tanam komoditi tertentu, dan si B tanam yang lain. Kalau begini petani dapat untung dan masyarakat tak berat juga kan,” imbuhnya.

Ia mengungkapkan, biasanya bayam merupakan satu dari beberapa komoditi penyumbang inflasi di Batam karena mahal yang disebabkan barangnya langka. Namun kondisi ini berbeda saat ini, karena bayam cukup banyak.

“Hampir tiap bulan bayam, cabe merah, rawit dan telor. Bayam bisa tembus Rp 20 ribu kalau mahal. Sekarang murah sekali, di botania saya cek hanya Rp 5 ribu paling tinggi Rp 6 ribu,” terangnya.

Ia mengatakan bayam yang beredar di Batam tidak hanya dari Tembesi, tapi juga Nongsa, Barelang hingga luar Batam yakni dari Bintan. “Jadi banyaknya tak terkontrol,” kata dia.

Namun ia mengaku, fluktuasi harga bayam tidak lama. Ia memperkirakan kejadian ini bakal selesai dalam seminggu ke depan.

“Kenapa cepat berubah, Bayam ini kalau sudah dipanen kan cepat rusak. Dan tanam masa pun paling sebulan,” imbuhnya. (iza)

Segera Blokir Ponsel BM

0

Pemerintah akan memblokir ponsel black market (BM) melalui validasi International Mobile Equipment Identity (IMEI). Ini kabar baik.

Sayangnya, kabar soal rencana pemblokiran IMEI ponsel BM sudah bergulir sejak bertahun-tahun lalu. Tapi belum terealisasi hingga tahun berganti beberapa kali. Tak tahu apa penyebabnya.

Kasus ponsel BM adalah kisah lama. Namun tidak pernah ada ending-nya. Hanya menguap begitu saja. Padahal banyak pihak yang dirugikan. Lebih tepatnya ada tiga kategori. Pemerintah, masyarakat, dan distributor.

Pertama, pemerintah. Jika ponsel tersebut melalui jalur distribusi resmi, maka akan ada pajak yang dibayar ke pemerintah. Lebih tepatnya melalui Pajak Pertambahan Nilai (PPN). Jika lewat jalur ilegal, tak ada duit masuk. Efeknya adalah pembangunan terhambat.

Kedua, masyarakat. Memang, konsumen mendapat harga ponsel murah jika membeli BM. Tapi, itu kan hanya tipu-tipuan. Kenyataannya, barang murah tak menjamin kualitas. Jika ponsel rusak, tak ada distributor mau memperbaiki. Karena tak ada garansi resmi.

Pihak terakhir yang dirugikan adalah distributor. Distributor resmi melewati beragam ketentuan, wajar jika banderolnya lumayan. Berbeda dengan BM yang beredar dengan cara ilegal. Perbandingan harga yang jauh membuat distributor resmi kalang kabut. Ponsel resmi kalah bersaing soal harga dengan BM.

Sayangnya, pemerintah terkesan lambat dalam menetapkan regulasi soal IMEI. Memberantas ponsel ilegal lewat pemblokiran IMEI merupakan wacana lama. Tapi tidak ada eksekusi langsung. Padahal sudah banyak korban.

Asosiasi Ponsel Seluruh Indonesia (APSI) pernah menyebut, kerugian tiap merek dalam menghadapi gempuran ponsel BM mencapai 20-30 persen per bulan. Jika dikombinasikam dengan data GfK, total ponsel yang terjual di Indonesia sepanjang 2017 sebanyak 1,46 miliar unit.

Jika diperkirakan penjualan ponsel BM mencapai 20 persen, dari total penjualan ponsel, maka diperkirakan sekitar 292 juta unit adalah ponsel produk selundupan.

Tak hanya itu, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) pernah mengklaim, kerugian negara akibat ponsel BM sekitar triliunan rupiah setiap tahunnya. Nilai yang cukup fantastis.

Langkah tegas harus segera diambil. Tidak hanya sekadar berharap kesadaran masyarakat. Segera tentukan kapan pemblokiran IMEI ponsel ilegal direalisasikan. Daripada sibuk urusi kasus “Yang gaji kamu siapa?” Hahahahahaha

Semua harus dilakukan bersama-sama. Pemblokiran ponsel BM harus dibarengi dengan penindakan sampai akar-akarnya. Apalagi, penjualan ponsel BM tidak hanya merambah dunia online, namun juga offline atau pasar-pasar. Ini akan memberikan kemaslahatan bagi rakyat, bangsa, dan negara.

Saya pikir, semua aparat di daerah sudah bekerja maksimal untuk membendung serangan ponsel BM. Tinggal menunggu aksi cepat pemerintah pusat saja. Biasanya, daerah bergerak cepat, pusat yang lelet luar biasa.

Ponsel BM ini bak buah simalakama. Tidak hanya penjual dan penyelundup saja yang bisa terjerat hukum. Pembeli ponsel BM dengan sengaja pun bisa dianggap melanggar Pasal 480 KUHP tentang penadahan. Hukumannya tidak main-main: empat tahun penjara.

Ini pelajaran juga untuk kita semua. Jangan sampai tergiur harga murah, tapi justru mengabaikan negara dan diri sendiri. (*)

Dikira Anjing, Ternyata Serigala

0

RANDO Kartsepp merasa iba saat melihat seekor anjing terjebak di sungai Parnu, Helsinski, Finlandia, yang mulai membeku. Bersama dua temannya, pegawai konstruksi itu menyelamatkan binatang malang tersebut. Mereka langsung membawanya ke klinik hewan.

Namun, ketiganya kaget bukan kepalang. Sebab, hewan itu ternyata bukan anjing, melainkan serigala liar yang dikenal buas.

’’Ia tenang dan tertidur di kaki saya,’’ ujar Kartsepp sebagaimana dikutip BBC, Minggu (24/2).

Awalnya, si dokter hewan yang menangani sempat curiga, tapi tak bisa memastikan. Kecurigaan itu terbukti setelah seorang pemburu melihat serigala jantan yang berusia sekitar setahun tersebut.

Serigala itu akhirnya ditempatkan di kandang tertutup sebelum dilepas ke alam bebas. Saat diselamatkan, kondisi serigala tersebut begitu lemah. Seandainya serigala itu sehat, ceritanya bakal lain. Bisa-bisa justru Kartsepp yang harus dilarikan ke rumah sakit karena digigit. (sha/c14/oni)

Play sound