batampos.co.id – Jajaran Sat Reskrim Polresta Barelang mengamankan 19 Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal dari Malaysia menuju Batam. Mereka diamankan polisi, Jumat (9/11) lalu di Nongsa. Mereka terdiri dari lima perempuan dan 14 laki-laki.
Mereka berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Seperti dari Sumatera, Jawa maupun dari Lombok. Mereka rata-rata dipekerjakan sebagai buruh perkebunan maupun asisten rumah tangga di Malaysia.
Kasat Reskrim Polresta Barelang AKP Andri Kurniawan saat dikonfirmasi kemarin sore, belum bisa memberikan keterangan lebih jauh mengenai perkembangan kasus ini.
Sementara dari informasi yang dihimpun Batam Pos, Sat Reskrim Polresta Barelang telah menetapkan dua orang tersangka, yakni Agus sebagai penanggung jawab dan Fatihaji yang berperan sebagai pembantu dalam pemulangan TKI non prosedural ini.
”Kita lakukan pemeriksaan dulu. Kita perjelas dulu bagaimana kasusnya dengan berkoordinasi dengan Jaksa. Apakah kasusnya bisa dilanjutkan ke tingkat selanjutnya atau bagaimana,” ujarnya.
Salah seorang TKI yang enggan menyebutkan namanya mengatakan, para agen TKI jalur ilegal itu meminta bayaran sebesar 1.350 ringgit Malaysia (RM) atau setara Rp 4,725.000 (dengan kurs 1RM = Rp 3.500) untuk biaya pulang ke Medan dengan jalur ilegal. Setelah membayar, ia diberangkatkan ke salah satu daerah yang baru dikenalnya di Malaysia.
Menurut agen yang akan membawa mereka pulang, mereka ditampung untuk memastikan situasi aman ketika mereka menyusuri hutan sebelum berangkat. Sebab, polisi Malaysia melakukan patroli setiap saat di hutan itu. Setelah semua dirasa cukup aman, mereka mulai masuk ke hutan menuju bibir pantai.
”Setelah aman itu kami langsung diberangkatkan. Dari sana (Malaysia, red) kami berangkatnya malam. Sampai di sini (Batam, red) sekitar subuh dan kami ditangkap. Saya tidak tahu daerahnya di mana,” akunya. (gie)
batampos.co.id – Satu keluarga tewas berlumuran darah di rumahnya Kawasan Pondok Gede, Bekasi, Selasa (13/11). Diduga, keluarga malang itu menjadi korban pembunuhan.
Kasubag Humas Polres Metro Bekasi Kota, Komisaris Polisi Erna Ruswing membenarkan kejadian pembunuhan itu. Namun, dia belum mau menyebutkan detail soal pembunuhan itu.
“Ya betul. Lagi dilidik dulu ya,” kata Erna saat dihubungi.
Pihak kepolisian pun sedang melakukan olah tempat kejadian perkara. Sehingga, belum diketahui motif dari pembunuhan itu.
“Lagi olah TKP disini,” singkat dia.
Belum diketahui berapa jumlah terduga pelaku dalam kejadian ini. Begitu pun berapa jumlah anggota keluarga yang meninggal dalam kejadian ini.
“Belum tahu saya (berapa jumlah korban). (Kejadian) di Bojong Nangka,” pungkas dia. (dik/JPC)
Pegawai Badan Pengusahaan Batam bekerja ditemani air minum kemasan merek ASA, produksi Jasa Tirta I dan BP Batam. (Rifki Setiawan Lubis/Batam Pos)
batampos.co.id – Badan Pengusahaan (BP) Batam membuka lini bisnis baru dengan mengeluarkan air mineral kemasan dengan merek ASA. Air minum ini diproduksi melalui kerja sama dengan Jasa Tirta I. ASA telah dikenalkan sejak acara Seminar Nasional Pembangunan dan Pengelolaan Bendungan 2018 di Hotel Aston Batam, beberapa hari yang lalu.
Deputi 4 BP Batam Eko Budi Soepriyanto mengatakan, ASA masih diproduksi di pabrik Jasa Tirta I di Malang, Jawa Timur.
”Sementara baru dihasilkan di Malang. Namun tahun depan, pabrik air minum kemasan yang sebelum-nya di Malang akan dibuat di Batam,” kata Eko di Marketing Centre BP Batam, Senin (12/11).
Makanya, air mineral ASA belum dipasarkan secara bebas di Batam. Dalam proses pemasarannya nanti, BP akan mendistribusikannya melalui Koperasi Karyawan (Kopkar) OB-BP Batam.
”Kami tengah mencari lahan untuk membangun pabriknya. Produk ini akan jadi kebanggaan Batam karena kualitasnya tak kalah dari produk lain,” paparnya.
Ciri khas dari air kemasan ini yakni memiliki gambar pegunungan dan juga menampilkan logo BP Batam. Ada juga batas kedaluwarsa di bagian kemasannya. Selain itu, ada juga tulisan SNI yang menandakan bahwa ASA sudah sesuai dengan Standar Nasional Indonesia. Dan terakhir, ada logo dan tulisan Batam Funtastic.
Di Batam nanti, ASA akan mengan-dalkan air dari waduk-waduk air baku. Karena itu, pengelolaan sumber daya air bersih di Batam akan dilakukan semaksimal mungkin untuk menjamin kualitas air baku di waduk.
”Selama ini, kami menjalankan tugas untuk pengelolaan banjir, monitoring kualitas air, pengelolaan kuantitas air dan lainnya untuk menjaga sumber daya air di Batam,” ungkapnya.
BP Batam sendiri sebelumnya sudah menandatangani nota kesepahaman atau MoU dengan Perum Jasa Tirta (PJT) I pada Mei 2017, saat BP Batam masih dipimpin Hatanto Reksodipoetro. Kerja sama itu terkait pengelolaan dan pemanfaatan air di Batam.
Menurut Direktur Utama Jasa Tirta I, Raymond Valiant Ruritan, mereka membuat nota kesepahaman dengan BP Batam untuk membantu berbagi informasi mengenai pengelolaan air untuk masyarakat Batam.
”Sehingga ke depan air dikelola dengan bijak dan daerah serapan air juga lestari,” kata Raymond di Gedung Marketing BP Batam, tahun lalu. (leo)
batampos.co.id – Pelibatan anak dalam kampanye sudah dilarang dalam undang-undang. Namun, entah sengaja atau tidak, dua kubu dalam pilpres sama-sama terbelit problem tersebut. Bahkan, keduanya saling lapor dan tuding bahwa lawan melakukan pelanggaran.
Kemarin (12/11) Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengundang dua kubu tim sukses terkait dengan pengaduan yang diterima. Dalam pertemuan itu, Tim Kampanye Nasional Koalisi Indonesia Kerja (TKN KIK) Joko Widodo-Ma’ruf Amin dan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno akhirnya sepakat. Mereka akan mengakhiri dan menghindari pelibatan anak dalam kampanye.
’’Kami senang kedua tim mempunyai komitmen yang sama,’’ kata Ketua KPAI Susanto saat konferensi pers kemarin. Komitmen itu mencakup upaya pencegahan terhadap penyalahgunaan anak sejak dini.
Susanto tidak menampik bahwa eksploitasi anak dalam politik sudah terjadi. Bahkan, pihaknya sedang menangani kasus dugaan eksploitasi anak dalam politik. Penanganan kasus itu dikoordinasikan dengan Bawaslu dan Mabes Polri. Dia berharap, dalam waktu dekat ada kesimpulan dalam penanganan kasus tersebut.
Menurut Susanto, ada 15 indikator penyalahgunaan anak dalam kampanye. Di antaranya, mobilisasi massa anak untuk kampanye, menampilkan anak sebagai bintang kampanye, menggunakan anak untuk memasang dan memakai atribut politik, membawa bayi dan anak di bawah usia 17 tahun ke dalam arena kampanye, memanfaatkan anak sebagai juru kampanye, serta menampilkan anak di atas panggung kampanye.
Komisioner KPAI Bidang Hak Sipil dan Partisipasi Anak Jasra Putra menyatakan, instansinya sudah membuka posko pengaduan terkait dengan laporan pelibatan anak dalam event politik. Untuk saat ini, ada enam pengaduan yang diterima KPAI. Laporan itu berasal dari dua tim sukses, baik paslon nomor urut 1 maupun paslon nomor urut 2.
’’Sudah kami tindak lanjuti,’’ ungkapnya.
Jasra menegaskan, larangan pelibatan anak dalam kampanye diatur dalam pasal 15 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014. UU itu merupakan perubahan atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Di sana disebutkan, setiap anak berhak untuk memperoleh perlindungan dari penyalahgunaan dalam kegiatan politik.
Bagaimana dengan keterlibatan anak dalam demo? Jasra mengatakan, pihaknya mengimbau agar anak tidak dilibatkan dalam demonstrasi. Menurut Jasra, saat aksi 2 November lalu, dirinya terjun langsung untuk memantau. Selain ada anak yang naik panggung untuk berorasi, ada balita yang dibawa dalam aksi. Sebenarnya, hak anak sudah dirampas, yaitu hak anak untuk beristirahat.
Sementara itu, Direktur Hukum dan Advokasi TKN KIK Jokowi-Ma’ruf Ade Irfan Pulungan mengatakan, pihaknya akan sigap dan cermat melakukan pengawasan terhadap anak. Dia berharap KPAI menyebar surat edaran terkait dengan larangan penyalahgunaan anak dalam politik sehingga pihaknya mengetahui.
Dia juga meminta KPAI untuk memublikasikan identitas parpol atau paslon yang melakukan pelanggaran. ’’Itu bentuk sanksi sosial,’’ paparnya.
Hal senada diungkapkan Ibnu Bilalludin, direktur kelembagaan BPN Prabowo-Sandi. Pihaknya juga berkomitmen tidak melibatkan anak dalam berpolitik. Dia juga mendorong agar KPAI bersuara keras dalam mencegah penyalahgunaan anak. ’’Sebelum ada korban, harus dicegah. Jangan ada korban, baru bertindak,’’ tegasnya. (lum/c19/fat/jpg)
Kepala Basarnas M Syaugi dan Direktur Utama PT Palindo Marine salam komando dengan latar belakang KN SAR Karna. (Dalil Harahap/Batam Pos)
batampos.co.id – PT Palindo Marine Batam kembali sukses menyelesaikan pembuatan kapal negara (KN) milik Badan SAR Nasional (Basarnas). KN SAR Karna 246 pesanan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) resmi diluncurkan di galangan kapal PT Palindo Marine di Sagulung, Batam, Senin (12/11) pagi.
Peluncuran disaksikan langsung oleh Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Muhammad Syaugi beserta jajarannya. Direktur PT Palindo Marine Charles Wirawan mengatakan, kapal negara dengan panjang 40 meter itu telah dirampungkan dengan baik sesuai dengan spesifikasi yang ditentukan sejak awal.
Pengerjaan kapal berjalan lancar tanpa ada hambatan yang berarti. Pembuatan kapal itu merupakan realisasi kontrak kerja sama yang disepakati dengan Basarnas awal tahun lalu.
“Masa pengerjaan setahun dan hari ini sudah resmi diluncurkan pertama kali ke luat,” ujar Charles.
Prosesi peluncuran berjalan lancar. Saat tali penyangga dilepaskan kapal meluncur mulus ke laut tanpa ada hambatan. Syaugi yang sempat naik melihat isi kapal berdecak kagum dengan hasil karya anak bangsa itu. Dia memuji kualitas dan material pembuatan kapal yang dianggap sangat cocok dengan kebutuhan Basarnas itu.
“Ini kapal SAR yang canggih. Fasilitas dan perlengkapannya sudah disesuikan dengan teknologi terbaru,” kata Syauqi.
Kata Syauqi, kapal berbahan aluminum itu sangat cocok untuk operasi ketanggapdaruratan Basarnas dalam menangani bencana atau musibah kecelakaan laut sebagai misi penyelematan dan evakuasi.
Selain dilengkapi peralatan canggih, kapal ini juga bisa berlayar dengan kecepatan maksimal 30 knot.
Kepada wartawan Syaugi menuturkan, KN SAR Karna ini nantinya akan ditempatkan di wilayah kerja Basarnas Jakarta. Kapal ini merupakan satu dari enam kapal yang diadakan dalam program rencana strategis nasional (Renstra) Basarnas tahun 2018 hingga 2019 nanti.
Renstra Basarnas ini merupakan upaya dari Basarnas untuk melengkapi armada kapal Basarnas dalam memaksimalkan kinerja kerja Basarnas yang diatur dalam UU Nomor 20 Tahun 2014 yang mengatur tentang pencarian dan pertolongan keadaaan darurat korban bencana alam ataupun kecelakaan laut lainnya.
Syauqi menyebut, saat ini total armada kapal besar atau kecil Basarnas sebanyak 170 unit. Pihaknya akan menambah enam kapal lagi dalam periode Renstra Basarnas 2018-2019.
“Tahun ini satu yakni KN SAR Karna yang diluncurkan hari ini. Target tahun depan sudah rampung semuanya,” ujar Syaugi.
Rampungnya pembuatan KN SAR Karna 246 diakui Syaugi merupakan suatu kebanggaan tersendiri bagi Basarnas. Selain karena armada Basarnas telah bertambah, rampungnya KN SAR Karna ini membuktikan bahwa PT Palindo Marine sebagai perusahaan galangan kapal lokal mampu bersaing baik tingkat nasoional maupun internasional.
“Ini yang kami harapkan. Sudah banyak kapal Basarnas yang dikerjakan PT Palindo Marine ini. Perusahaan ini sudah membuktikan kalau dia mampu bersaing. Kami apresiasi itu dan semoga semakin bagus lagi ke depannya,” ujar Syaugi.
Direktur Utama PT Palindo Marine Hermanto dalam sambutannya menegaskan, PT Palindo Marine yang sudah cukup berpengalaman dalam memproduksi berbagai jenis kapal, selalu bertekad untuk mengutamakan keamanan dan kenyamanan konsumen. Caranya, PT Palindo Marine selalu memenuhi standar kualitas sesuai dengan spesifikasi yang ditentukan dan penyelesaikan selalu tepat waktu.
“Itu yang selalu kami pegang. Kalau mutu dan kualitas tak perlu ragu lagi. Kami sudah banyak membuat kapal-kapal negara seperti ini. Semuanya sesuai dengan spek yang diberikan dan tak pernah molor,” ujar Hermanto.
Kepada pihak Basarnas Hermanto berharap agar ke depannya tetap menjaga hubungan kerja sama yang telah lama dirajut itu. Pemesanan kapal-kapal berikutnya diharapkan tetap dipercayakan ke PT Palindo Marine.
“Kami selalu siap memberikan yang terbaik, apalagi untuk kapal negara seperti ini,” harap Hermanto.(eja)
batampos.co.id – Polisi telah memeriksa 11 orang saksi dari kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) KSOP Pelabuhan Sambu, Belakangpadang. Namun, saksi yang diperiksa diperkirakan akan terus bertambah karena kebutuhan penyidik untuk melengkapi berkas.
”Ada beberapa saksi yang belum datang, yang telah datang baru segitu,” kata Kasubdit III Tipidkor Ditreskrimsus Polda Kepri, AKBP Ponco Indrio, Senin (12/11).
Saat ditanyakan kemungkinan bertambahnya tersangka, Ponco enggan bicara banyak. Karena penyelidikan kasus ini masih berkaitan dengan keterlibatan dua orang tersangka yakni Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas III Pulau Sambu, Totok Suranto dan perwakilan PT Garuda Mahakam Pratama, Elimansyah Hia.
”Masih seputaran itu (peran kedu-a tersangka, red) saja pemeriksaan kami,” ujarnya.
Hingga kini, kata Ponco, jajarannya berusaha untuk melengkapi berkas-berkas perkara. ”Sedang dikerjakan anggota,” ucapnya singkat. Sebelumnya diberitakan polisi mengamankan Totok dan Elimansyah dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT), Jumat (2/11) di Jakarta. Dari operasi itu, diamankan sebanyak 9.200 dolar Amerika.
Dari penyelidikan polisi, uang tersebut diserahkan Elimansyah kepada Totok, karena telah membantu pengurusan administrasi labuh jangkar 46 unit kapal. Dan ternyata tidak sekali ini saja Totok menerima. Polisi menduga sudah tiga bulan Totok menerima suap, untuk membantu pelancaran dokumen labuh jangkar.
Terkait temuan-temuan ini, pihaknya terus melakukan pendalaman dengan memeriksa beberapa orang saksi. ”Pemeriksaan masih terus berjalan,” ungkapnya. (ska)
batampos.co.id – Banyak formasi CPNS yang kosong karena jutaan peserta tidak memenuhi passing grade SKD. Deputi Bidang Sistem Informasi Kepegawaian Badan Kepegawaian Negara (BKN) Iwan Hermanto mengungkapkan, banyaknya formasi kosong membuat panitia seleksi nasional (Panselnas) waswas bila target mendapatkan PNS sesuai kebutuhan untuk layanan publik, tidak tercapai.
“Begitu hasil SKD kami dapat, kami melihat kemungkinan target tidak terpenuhi. Makanya kami mengusulkan agar ada kebijakan khusus untuk mengatasi ini. Apalagi jumlah kelulusan tahun inj sangat rendah,” ujar Iwan di Kantor Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB), Senin (12/11).
Selain tingkat kelulusan rendah, target pemenuhan 3 kali formasi di bawah 5 persen, sehingga dipastikan yang ikut seleksi kompetensi bidang (SKB) jauh di bawah standar. Dia menyebutkan, tingkat kelulusan untuk wilayah timur Indonesia paling rendah, tidak sampai 10 persen. Formasi kosongnya mencapai 90.59 persen.
Indonesia tengah formasi kosongnya mencapai 72,69 persen. Indonesia barat 58,47 persen. Dan untuk kementerian/lembaga 12,90 persen.
“Yang jadi masalah tahun ini, formasi yang disiapkan sangat banyak 238.050. Yang terbanyak untuk daerah tapi paling banyak kosong, makanya sangat memengaruhi persentase kelulusan. Untuk pusat lebih aman karena yang kosong hanya 12,90 persen,” paparnya.
Dia menambahkan, kebijakan khusus mau tidak mau harus diambil lewat diskresi. Ini demi mengisi formasi kosong walaupun nanti peserta yang kena kebijakan khusus tidak boleh mengganggu hasil kelulusan pertama (peserta yang lulus passing grade). (esy/jpnn)
batampos.co.id – Bank Indonesia kembali harus melakukan upaya stabilisasi rupiah seiring dengan kembali melemahnya mata uang Garuda. Namun, bank sentral tidak mengorbankan cadangan devisa. Caranya, meningkatkan likuiditas pasar melalui instrumen keuangan yang terbaru. Yakni, membuka lelang transaksi Domestic Non Deliverable Forward (DNDF) dengan target 100 juta dolar AS untuk kemarin.
’’Itu sekaligus menjaga market confidence (kepercayaan pasar) terhadap rupiah sehingga hari ini (kemarin, red) kami buka lelang DNDF dengan target USD 100 juta. Bidding (penawaran) yang masuk USD 140 juta dengan waktu lelang 30 menit dari 15.30–16.00 WIB,’’ jelas Kepala Departemen Pengelolaan Moneter BI Nanang Hendarsyah, Senin (12/11).
Meski menggunakan nilai nominal yang cukup besar, yakni USD 100 juta, Nanang memastikan bahwa otoritas moneter tidak mengeluarkan cadangan devisa (cadev). Sebab, yang diperhitungkan hanya selisih antara kurs lelang DNDF BI dan bank yang memenangkan lelang atau penawaran dibandingkan dengan kurs tengah BI.
’’Yaitu, dua hari sebelum tanggal setelmen. Jadi, tidak menggunakan cadev,’’ katanya.
Mengawali pekan ini, rupiah kembali terpuruk setelah sempat menguat tajam pekan lalu, bahkan hingga menjauhi level psikologis Rp 15.000 per dolar Amerika Serikat (USD). Mengacu Bloomberg, pada penutupan perdagangan, rupiah berada di level Rp 14.820 per USD atau melemah 0,97 persen (142,5 poin) dari penutupan sebelumnya. Sepanjang hari rupiah diperdagangkan dengan kisaran Rp 14.732–Rp 14.836 per USD.
Sementara itu, berdasar kurs tengah BI, rupiah kemarin berada di posisi Rp 14.747 per USD atau melemah dari posisi sebelumnya Rp 15.632 per USD dengan kisaran perdagangan Rp 14.821–Rp 14.673 per USD. Depresiasi rupiah tersebut merupakan yang terburuk di kawasan Asia.
Nanang menyatakan, pelemahan rupiah awal minggu ini sejalan dengan melemahnya seluruh mata uang regional. Hal itu dipicu sentimen negatif atas indikasi pelemahan ekonomi Tiongkok. Juga reaksi pemerintah Italia yang belum bersedia melakukan penyesuaian budget plan sesuai dengan permintaan Uni Eropa.
“Itu memicu pelepasan saham, mulai dari pasar modal AS ke pasar Asia. Kemudian, aksi beli surat obligasi pemerintah AS sebagai instrumen yang aman (flight to quality) dan menurunnya harga komoditas,’’ jelas Nanang.
Project Consultant Asian Development Bank (ADB) Eric Alexander Sugandi menuturkan, ada faktor eksternal dan domestik yang memengaruhi pelemahan rupiah kemarin. Dari eksternal, antara lain, ekspektasi pelaku pasar mengenai makin kuatnya kemungkinan kenaikan Fed Fund Rate (FFR) pada Desember. Ada juga ekspektasi akan naiknya harga minyak dunia karena pemerintah Saudi menyatakan keinginan untuk memangkas kuota produksi.
Sementara itu, dari domestik, depresiasi rupiah dipicu dampak lanjutan dari rilis CAD Indonesia yang membengkak di kuartal III 2018 jika dibandingkan dengan kuartal sebelumnya. Sebagaimana diketahui, pada kuartal III, CAD menembus USD 8,8 miliar.(ken/c22/fal/jpg)
batampos.co.id – Jumlah klub sepeda yang bakal ikut acara funbike night Batam Pos-BP Batam pada Sabtu (25/11) malam nanti terus bertambah. Selain ingin hadiahnya, mereka mengaku tertantang untuk merasakan sensasi funbike di malam hari.
Klub sepeda Gowes Phiton Semanting (GPS) Batam, salah satunya. Klub sepeda yang terbentuk sejak 7 Mei 2015 itu memastikan akan mengajak semua anggotanya meramaikan acara ini.
“Ini menarik untuk dicoba, karena ada sensasi gowes yang berbeda dari biasanya,” kata Ketua GPS Batam, Aditya Warman, Senin (12/11). Aditya menyebut, saat ini anggota GPS sebanyak 81 orang. Mereka berasal dari berbagai latar belakang. Mulai dari pelajar, karyawan swasta, PNS, sampai anggota DPRD. Aditya memastikan semuanya sudah mendaftarkan diri di acara funbike night Batam Pos-BP Batam.
Selain ikut funbike night, seluruh anggota GPS juga memastikan akan meramaikan acara funwalk Batam Pos-BP Batam yang digelar keesokan harinya, Minggu (25/11) pagi.
“Lumayan hadiahnya juga besar,” tuturnya sembari tertawa.
Menurutnya, kegiatan yang digelar ini cukup menarik perhatian masyarakat. Selain kemasan acara yang menarik, hadiah-hadiah yang disediakan juga mengundang minat untuk ikut serta. “Semoga bisa borong hadiahnya. Yang jelas acara ini sudah paket komplit, karena dapat sehat, hiburan, juga hadiahnya,” tutur Aditya.
Ia mengaharapkan, acara serupa dapat digelar secara rutin sehingga dapat memberikan hiburan bagi masyarakat di Batam. “Apalagi gowes sudah menjadi olahraga yang ditradisikan di Batam ini. Semakin banyak acara gowes maupun funwalk, maka semakin efektif untuk mengajak hidup sehat warga Batam,” ungkapnya.
Seperti diketahui, acara funbike night Batam Pos digelar Sabtu (24/11) malam. Dimulai pukul 19.00 WIB dengan mengambil start dari depan gedung BP Batam. Adapun rute yang dilalui mulai dari Kantor BP Batam, melewati Bundaran Madani, Simpang Gelael, lanjut ke Simpang Jam dan belok kiri melewati Anggrek Mas, Simpang Kepri Mall, dan kembali menuju garis finish di Bundaran BP Batam.
Untuk pendaftaran dipungut biaya Rp75 ribu per orang. Dengan biaya tersebut peserta sudah mendapatkan kaus dan lampu yang akan dipasang di sepeda peserta. Tak hanya itu, peserta juga mendapatkan kupon undian untuk memenangkan sejumlah hadiah yang telah disiapkan panitia. Hadiah utama adalah sepeda motor.
Sementara funwalk akan digelar Minggu (25/11) pagi. Biaya pendaftaran sebesar Rp 25 ribu per orang. Dengan pendaftaran itu peserta akan mendapatkan kaus, snack, dan kupon undian berhadiah. Ada puluhan hadiah yang disiapkan dengan hadiah utama berupa satu unit mobil.(nji)
Kok tensinya memanas begini setelah Taiwan memutuskan sesuatu yang sensitif: akan mengadakan referendum. Tanggal 24 November nanti. Bersamaan dengan pilkada serentak di sana.
Persoalannya kira-kira begini: di Olimpiade 2020 nanti delegasi Taiwan akan berdiri sendiri sebagai satu negara. Pertanyaan referendumya: setuju atau tidak.
Taiwan sudah memutuskan untuk memasuki zona bahaya. Tiongkok menganggap referendum itu merupakan langkah awal. Menuju referendum final: Taiwan merdeka, setuju atau tidak.
Sikap Tiongkok jelas: Taiwan adalah salah satu provinsinya. Langkah memerdekakan Taiwan akan dilawan dengan risiko apa pun, biaya berapa pun, nyawa siapa pun.
Memang referendum itu kelihatannya ‘hanya’ soal olahraga. Yang selama ini delegasi Taiwan disebut sebagai ‘China Taipei’. Sejak tahun 1971. Sejak hampir 50 tahun lalu.
Komite Olimpiade Internasional juga sudah memutuskan Mei lalu tidak akan ada perubahan apa pun. Termasuk penamaan delegasi dari Taiwan.
Olimpiade 2020 akan diselenggarakan di Tokyo. Jepang sudah siap. Saat saya ke Tokyo dua minggu lalu getarannya sudah terlihat.
Referendum di Taiwan itu hasilnya sudah bisa dipastikan: setuju. Artinya Taiwan akan hadir seperti negara merdeka.
Itu pun kalau Tokyo menerimanya. Kalau IOC menyetujuinya.
Persyaratan di referendum Taiwan itu agak aneh. Referendum dianggap sah biar pun yang ikut hanya 25 persen. Dari yang memiliki hak pilih: sekitar 19 juta orang.
Itu bisa dilihat dari pernyataan dukungan. Sampai kemarin sudah lebih 400 ribu orang yang menyatakan mendukung referendum. Angka itu diungkap oleh South China Morning Post, Hongkong.
Rasa nasionalisme di Taiwan memang lagi pasang. Terutama sejak Yin-Wen terpilih sebagai presiden. Wanita lajang berumur 57 tahun itu memang keturunan suku asli Taiwan. Ibunya.
Rasa nasionalisme itu kian membara saat Donald Trump terpilih sebagai presiden Amerika Serikat. Yang terang-terangan berdiri di belakang Taiwan. Bahkan memusuhi Tiongkok. Lewat perang dagangnya. Yang kian meningkat.
Rasanya situasi baru ini sangat mengkhawatirkan. Tidak seperti ketegangan selama ini. Kali ini ketegangannya benar-benar tegang. (dis)