Kamis, 16 April 2026
Beranda blog Halaman 11560

Ekonomi Kepri Masih Banyak Tantangan, Diprediksi Hanya Tumbuh 4,6 Persen

0

batampos.co.id – Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan Kepri optimistis menatap ekonomi tahun 2019. BI memproyeksikan, ekonomi Kepri pada 2019 akan tumbuh pada kisaran 4,2 hingga 4,6 persen (yoy) atau lebih baik dari tahun ini yang hanya tumbuh 4,1 persen.

Penguatan tersebut akan ditopang potensi membaiknya sejumlah sektor. Antara lain naiknya permintaan ekspor, terutama ekspor produk elektronik, peningkatan investasi bangunan pemerintah dan swasta serta, konsumsi pemerintah menjelang pelak­sanaan pemilihan umum.

“Investasi masih akan menjadi penopang utama di 2019, baik dari pemerintah maupun swasta untuk pembangunan infrastruktur serta apartemen dan resort,” kata Kepala BI Perwakilan Kepri Gusti Raizal Eka Putra saat acara Pertemuan Tahunan Bank Indonesia 2018 di Hotel Radisson Batam, Selasa (4/12/2018).

Perkiraan penguatan investasi ini terkonfirmasi melalui survei liaison. Secara umum, pelaku usaha cukup optimis bahwa tingkat investasi 2019 akan lebih baik dibanding tahun 2018, walaupun akan sedikit menghadapi tantangan karena pelak-sanaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019.

Investasi pembangunan infrastruktur ini bersumber dari sejumlah usulan proyek strategis tahun 2019 seperti pembangunan Jembatan Batam-Bintan, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjungsauh, KEK Galang-Batang di Bintan, pengembangan Pelabuhan Batuampar, pengembangan dan modernisasi sarana Bandara Hang Nadim, dan KEK Pulau Asam di Karimun.

Di samping itu, selain investasi di bidang infrastruktur, salah satu cara untuk mendorong Kepri meningkatkan pertumbuhan ekonominya adalah melalui akselerasi peningkatan ekspor di sektor industri dan UMKM serta jasa di sektor pariwisata.

Kinerja ekspor non migas Kepri selama periode 2012-2018 cenderung menurun dan mengalami defisit neraca perdagangan dua kali yaitu tahun 2012 dan tahun ini.

“Tahun ini yang mengalami defisit neraca perdagangan di semua produk utama ekspor yaitu perkapalan, besi baja, mesin dan elektronik. Satu-satunya yang surplus yakni komoditas CPO dan olahannya, meski menurun pada tahun ini,” jelasnya.

Peningkatan ekspor selain mengutamakan dari sisi nilai produk juga perlu memperhatikan produk yang memberikan nilai tambah tertinggi sehingga berdampak signifikan pada neraca perdagangan. “Sedangkan dari sisi negara tujuan ekspor, sebagian besar produk ekspor Kepri secara dominan diserap oleh pasar Singapura sebesar 40,95 persen, kemudian disusul Amerika sebesar 9,21 persen, dan Tiongkok sebesar 8,26 persen,” jelasnya.

Staf Khusus Presiden Prof.Ahmad Erani Yustika, Kadispar Pemkab Banyuwangi M.Yanuarto Bramuda, Chief Economist Bank Mandiri Anton Hermanto Gunawan, beserta moderator, dalam diskusi panel acara pertemuan tahunan BI di Grand Ballroom Hotel Radisson, Selasa (4/12/2018). F. Febby Anggieta Pratiwi/Batam Pos

Menurut Gusti, saat ini merupakan momen terbaik untuk meningkatkan ekspor ke Amerika dan Tiongkok. Karena berdasarkan data, untuk pangsa negara tujuan ekspor, baik itu ke Tiongkok maupun Amerika mengalami peningkatan. Sedangkan ke Singapura mengalami penurunan.

Ekspor Kepri sangat bertopang kepada kinerja dari sektor industri pengolahan. Meskipun belum optimal, tapi kinerjanya menunjukkan perbaikan di tahun ini.

“Penopangnya adalah perbaikan kinerja industri elektronik dan industri produk dari besi dan baja yang masing-masing tumbuh 8,39 persen (yoy) dan 51,59 persen (yoy) lebih tinggi dari tahun lalu,” ungkapnya.

Kinerja industri elektronik juga terbantu dengan meningkatnya ekspor elektronik ke Singapura. Nilai dari ekspor tersebut sejalan dengan index of industrial production Singapura sepanjang tahun 2018 yang mengalami peningkatan.

Begitu juga dengan peningkatan ekspor produk besi dan baja yang berasal dari kenaikan harga migas. Sedangkan pertumbuhan sektor konstruksi didukung oleh swasta maupun pemerintah antara lain dari maraknya pembangunan apartemen di Batam dan resort di Bintan. “Lalu proyek pemerintah antara lain pembangunan jalan, proyek peningkatan ketersediaan air bersih, peningkatan fasilitas perhubungan udara, fasilitas pengolahan limbah dan peningkatan fasilitas pelabuhan laut,” paparnya.

Dari sisi lain, investasi masuk pada tahun 2019 memang akan meningkat. Salah satu contohnya adalah pembangunan kawasan pariwisata di atas lahan seluas 400 hektar di Tanjungpiayu.

Ada dua perusahaan dari Tiongkok yang akan mengembangkannya yakni PT Damai Indopertama Sukses dan PT China Railway Engineering Indonesia.

Presiden Direktur PT Damai Indopertama Sukses Li Guang Jin belum lama ini mengatakan, pihaknya tengah menyiapkan seluruh perizinan untuk bisa segera merealisasikan rencana investasi tersebut. Letak Batam yang startegis dan potensi alamnya yang indah menjadi salah satu alasan mengapa mereka tertaik untuk berinvestasi di Batam.

“Kami memiliki banyak proyek di Indonesia. Karena itu, kami juga ingin membangun usaha di Batam,” kata Li Guang saat menandatangani kerja sama dengan PT China Railway Engineering Indonesia di Hotel Radisson Batam.

Sedangkan Badan Pengusahaan (BP) Batam menyatakan potensi nilai investasi yang bisa diserap dari alokasi lahan baru mencapai Rp 7 triliun. Investasi di sektor pariwisata menempati urutan pertama dengan potensi nilai investasi mencapai Rp 4,9 triliun.

“Ada 24 pengalokasian lahan dengan total lahan seluas 113,89 hektare di Batam. Total investasi mencapai Rp 7 triliun,” kata Deputi III BP Batam Dwianto Eko Winaryo.

Lahan tersebut terbagi atas lahan baru, lahan tidur yang digunakan kembali, dan terakhir lahan tidur yang dicabut izinnya dan dialokasikan kembali ke investor baru. (leo)

765 Pelamar CPNS Pemko Batam Ikut Tes SKB

0
Keluarga peserta ujian Computer Assisted Test (CAT) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) melihat nilai hasil keluarganya yang mengikuti ujian dilayar monitor di Kantor Gedung Bersama Pemko Batam, Minggu (28/10/2018). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Pemko Batam akhirnya me-ngumumkan jadwal dan daftar nama peserta CPNS yang akan mengikuti tes Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) pada 7-10 Desember mendatang. Sebanyak 765 peserta akan ikut tes SKB.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKP-SDM) Kota Batam M Sahir merinci, 765 peserta itu terdiri dari 183 peserta yang lolos ambang batas (passing grade) saat tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), dan 582 peserta yang lolos melalui mekanisme perangkingan.

“Total yang akan ikut (tes SKB) sebanyak 765 peserta untuk mengisi 363 kuota,” kata Sahir, Selasa (4/12/2018).

Namun, jumlah peserta yang lolos SKD ini berkurang dari angka yang diumumkan BKP-SDM Kota Batam beberapa waktu lalu. Sebab sebelumnya BKP-SDM Batam menyebut peserta yang lolos tes SKD sebanyak 204 orang. Artinya, jumlah peserta yang lolos SKD berkurang sebanyak 21 orang.

Terkait hal ini, Sahir menjelaskan sebanyak 21 orang yang lolos SKD itu tetap akan mengi-kuti tes SKB.

Namun mereka masuk ke dalam kuota peserta yang lolos ke tahap tes SKB melalui jalur perangkingan.

“Sisanya masuk ke perangkingan,” kata Sahir. Sayangnya, Sahir tak menjelaskan secara detail bagaimana mekanismenya peserta yang sudah lolos tes SKD itu masuk ke dalam daftar peserta dengan sistem rangking.

Sahir hanya menyebut, ke-21 peserta CPNS itu masuk ke dalam daftar perangkingan berdasarkan Permen PAN-RB Nomor 61 tahun 2018 Optimalisasi Pemenuhan Kebutuhan/Formasi Pegawai Negeri Sipil Dalam Seleksi CPNS Tahun 2018.

Ia berharap para peserta dapat mempersiapkan diri sepenuhnya untuk mengikuti tes SKB ini. Juga dengan mentaati jadwal yang telah ditetapkan yang bisa dicek di portal BKP-SDM Kota Batam yakni https://bkpsdm.batam.go.id.

“Jangan sampai tak ikut, karena tak ada jadwal ulang,” imbuh dia.

Pelaksanaan SKB di Batam tidak hanya di UPT BKN, namun juga digelar di lantai 3 Gedung LAM Batam Center. Tes SKB di Gedung LAM ini akan diikuti peserta CPNS dari Pemprov Kepri, Pemkab Karimun, Lingga, dan Pemko Tanjungpinang. Di lokasi ini terdapat 110 unit komputer.

Awasi Potensi Kecurangan

Ombudsman Kepulauan Riau (Kepri) akan turut memantau pelaksanaan tes Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) peserta CPNS pada 7-10 Desember mendatang.

“Jadi, saat tes nanti tanggal 7 kami akan turun dan mengawasi jalannya tes,” kata Ketua Ombudsman Kepri Lagat Siadari, Selasa (4/12).

Ia menjelaskan, sebagai tim pengawas nasional Ombudsman akan memastikan tes berjalan dengan baik tanpa adanya permasalahan. Sistem pelaksanaan yang berbasis komputer diharapkan bisa menekan segala bentuk kecurangan.

Mengenai kecurangan, Lagat mengungkapkan kemungkinan itu tetap ada meskipun sedikit. Karena itu, saat pelaksanaan nanti jika peserta ada yang merasa dicurangi bisa langsung melapor agar bisa diproses.

“Kami memantau memastikan dari jumlah tiga kali formasi tersebut yang lolos benar-benar mereka yang berhasil mengerjakan tes,” jelasnya.(yui/iza)

Serbuan setelah Upacara 1 Desember

0

batampos.co.id – Berita duka cita dari Kabupaten Nduga, Papua mendapat sorotan Jakarta. Presiden Joko Widodo bersama sejumlah pejabat teras di ibu kota meminta aparat TNI dan Polri menangani insiden berujung maut itu sampai tuntas.

Hingga Selasa (4/12) sore, tim gabungan kedua institusi tersebut masih berusaha menjangkau Distrik Yigi. Lokasi pembangunan jembatan Trans Papua yang diserbu Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB).

Secara langsung, Presiden Jokowi menginstruksikan agar Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian mengusut kasus yang diduga menyebabkan puluhan pekerja dari PT Istaka Karya meninggal dunia.

Dia meminta Hadi dan Tito memastikan penyebab serta pangkal persoalan yang memicu insiden tersebut.

”Dilihat dulu karena ini masih simpang siur,” kata Jokowi, Selasa (4/12).

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto juga menegaskan serangan KKSB terhadap pekerja bangunan di Nduga tidak akan memengaruhi komitmen pemerintah untuk membangun Papua.

”Masa, pembangunan dengan langkah seperti itu (dari KKSB) dihentikan,” ungkap Wiranto.

Terpisah, Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu mengecam keras tindakan KKSB di Nduga. Dia menyampaikan hal itu di sela rapat kerja bersama Komisi I DPR di Jakarta, kemarin. Dengan tegas Ryamizard menyampaikan bahwa KKSB harus menyerah kepada aparat keamanan. Jika tidak mereka bakal ditindak tegas oleh TNI dan Polri.

”Tidak ada negosiasi, menyerah atau diselesaikan,” kata dia.

Ryamizard menyebut KKSB di Papua ditumpas oleh TNI. Pasalnya, mereka bukan sekedar kriminal, karena sudah menjadi pemberontak yang mengancam keutuhan NKRI.

”Kenapa pemberontak? Ya karena mau memisahkan diri (dari Indonesia). Itu bukan kriminal lagi,” tegas dia. ”Tugas pokok Kemhan, tugas pokok TNI. Satu, menjaga kedaulatan negara. Kedua, menjaga keutuhan negara. Tiga, menjaga keselamatan bangsa,” tandasnya.

Sementara itu, personel TNI dan Polri yang tengah berusaha masuk Distrik Yigi masih tertahan di Distrik Mbua. Kemarin, mereka bergerak bersama-sama dari Wamena di Kabupaten Jawawijaya melalui jalur darat. Butuh waktu sekitar 8 sampai 12 jam untuk menjangkau Distrik Yigi dari Wamena.

”Tentu pergerakan itu kami tidak mempertimbangkan kecepatan. Tapi, kami pertimbangkan keamanan,” Kapendam XVII/Cendrawasih Kolonel Infanteri Muhammad Aidi.

Menurut Aidi, anggota KKSB tersebut merupakan kelompok lama yang selama ini berbasis di Nduga. Yakni KKSB pimpinan Egianus Kogoya. Akhir Oktober lalu, mereka juga beraksi di Mapenduma. Dis-trik yang lokasinya bersebalahan dengan Distrik Yigi. Di Mapenduma mereka menyan-dera dan memerkosa guru.

Menteri PU – PR Basuki Hadimuljono saat melakukan jumpa pers tentang penembakan di Papua.
foto: REUTERS/Willy Kurniawan

Pria yang akrab dipanggil Dax itu menyampaikan, personel gabungan TNI dan Polri yang bertolak dari Wamena tiba Pos Yonif 755/Yalet sekitar pukul 14.00 WIT kemarin.

”Didapat informasi bahwa Pos Yonif 755/Yalet di Distrik Mbua juga diserang oleh KKSB pada kemarin malam (Senin) sekira pukul 18.30 WIT,” ujarnya.

Akibat serangan itu, seorang prajurit TNI meninggal dunia. Sedangkan seorang lainnya terluka.

Usai mendapat laporan tersebut, personel gabungan TNI dan Polri lantas menysir Distrik Mbua. Mereka juga beristirahat di sana sebelum melanjutkan perjalanan ke Distrik Yigi.

”Jarak dari Distrik Mbua ke Distrik Yigi masih sekitar sepuluh kilometer,” jelas Dax. Tentu saja dengan medan yang tidak mudah ditempuh. Dari Distrik Mbua, personel gabungan mengevakuasi 12 warga sipil.

Seluruhnya terdiri atas dua orang pekerja bangunan di SMPN Mbua, enam orang pekerja bangunan Puskesmas Mbua dan empat orang kar-yawan PT Istaka Karya. Dari 12 orang tersebut tiga di antaranya didapati mengalami luka-luka.

”Tiga (karyawan) PT Istaka Karya luka tembak,” ungkap Dax. Dia pun menyebut, 12 orang tersebut berhasil dievakuasi ke Wamena pada pukul 17.55 WIT menggunakan helikopter.

Berdasar data dari Kabidhumas Polda Papua Kombespol A. M. Kamal, pasukan gabungan TNI dan Polri memang sudah menjangkau Distruk Mbua, kemarin. Mereka lantas melanjutkan perjalanan ke Distrik Yigi dengan berjalan kaki.

”Dalam perjalanan inilah ditemukan empat orang pekerja,” jelasnya. Empat pekerja itu, sambung dia, sedang berjalan kaki dan mengalami luka yang cukup parah.

Empat orang itu terdiri atas dua pekerja PT Istaka Karya bernama Martinus Sampe dan Jefrianto. Keduanya mengalami luka di pelipis kiri. Sedang Martinus kena tembak pada kaki kiri.

”Mereka melarikan diri dari kejaran KKSB,” ujarnya. Dua orang lainnya bernama Irawan yang merupakan pekerja Telkomsel dan John petugas yang terdata sebagai petugas puskesmas. Mereka berdua tidak mengalami luka.

”Dari keterangan keempatnya diketahui bahwa sebuah pos TNI diserang oleh KKSB dan seorang anggota TNI meninggal dunia,”

Sampai kemarin jumlah pasti korban penembakan oleh KKSB di Papua belum bisa dipastikan. Informasi dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) jumlah korban 31 orang. Sementara PT Istaka Karya mencatat jumlah kar-yawan yang ada di lokasi berjumlah 28 orang. Sekretaris Perusahaan PT Istaka Karya Yudi Kristanto saat ditemui di kantornya menyam-paikan, dari 28 orang yang tercatat belum bisa dipastikan nama-namanya.

“Jumlah 31 itu masih simpang siur, kita masih akan pastikan ke aparat,” jelas Yudi.

Dia menceritakan, terakhir kontak terjadi pada Minggu (2/12) pagi, para pekerja menginfokan pekerjaan proyek akan dimulai. Dari 28 itu ada yang di base camp dan di lokasi proyek karena jarak tidak terlalu jauh.

“Komunikasi dilakukan di base camp, menginfokan perkembangan proyek, karena di lokasi susah sinyal,” terangnya.

Kemudian esoknya, PT Istaka Karya mendapat kabar bahwa telah terjadi hilang kontak dengan para pekerja di lokasi proyek.

Karyawannya yang bekerja di lokasi campuran, ada yang dari Sulawesi dan Papua. Saat ini ada 14 proyek jembatan yang sedang dikerjakan di Papua.

“Dari 14 Jembatan yang dibangun, 11 sudah aktif, sementara 3 sisanya sudah ada namun belum terhubung,” jelasnya.

Akibat kejadian ini, proyek di Papua dihentikan sementara. Yudi berharap agar pemberhentian proyek tidak berlangsung lama. (bay/far/idr/nis/syn/JPG)

Dua Pasang Pengantin Dapat Kartu Nikah Perdana

0

batampos.co.id – Dua pasang pengantin di Kota Batam sudah mengantongi kartu nikah Kementerian Agama RI. Kepala Kantor Kemenag Batam, Erizal Abdullah mengatakan pencetakan baru sebatas ujicoba.

“Kemarin sudah dua pasangan yang kita buatkan kartu nikahnya, di KUA (kantor urusan agama) Sekupang. Tapi itu ujicoba. KUA lain belum ada,” kata Erizal, kemarin.

Ia akui Kemenag Batam sudah menerima blangko kartu nikah. Ada sekitar 500 blangko yang diterima dari Kantor Wilayah Kemenag Kepulauan Riau. Namun pihaknya belum melakukan pencetakan massal karena menunggu arahan pusat.

“Untuk pencetakan kami masih menunggu instruksi lebih lanjut dari pusat. Senin (3/12), di Hari Bhakti Kemenag juga akan kita sosialisasikan mengenai kartu nikah ini,” ujarnya.

Erizal mengatakan untuk penerbitan kartu nikah ini akan diprioritaskan bagi pasangan baru menikah. Sementara pasangan yang sudah lama, tidak prioritas karena butuh waktu untuk penarikan data.

“Misal saya, kemarin nikah di Pekanbaru. Kalau mau buat kartu nikah harus minta datanya ke Pekanbaru dulu,” kata dia.

Terkait pencetakan, menurutnya, tidak dilakukan oleh Kemenag. Tapi melalui percetakan negara. Sehingga tidak sembarang juga dalam proses pencetakan kartu nikah ini.

“Kita tidak mencetak sendiri. Mencetaknya di percetakan negara. Jadi bukan kita sembarang cetak,” tutur Erizal.

Diketahui, Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin mengatakan, penerbitan kartu nikah diprioritaskan hanya untuk pasangan nikah baru. Pada tahap pertama, menurutnya akan diluncurkan satu juta kartu nikah.

“Satu juta kartu ini untuk 500 ribu pasangan nikah baru,” ujar Lukman Hakim Saifuddin usai meluncurkan beasiswa untuk santri di Jakarta, Senin (12/11/2018).

Lukman menyebutkan, pasangan baru adalah pasangan yang menikah setelah pemuncuran aplikasi Sistem Informasi Manajemen Nikah Berbasis Wabsite (Simkah Web). Namun demikian Lukman menuturkan, pasangan nikah lama berkah memperoleh kartu nikah.

Namun, menurut Lukman tentu harus menyesuaikan dengan ketersediaan kartu yang sangat ditentukan oleh permintaan kartu nikah dari daerah.

“Kartu nikah kami prioritaskan untuk pasangan nikah setelah peluncuran aplikasi Simkah. Untuk pasangan nikah lama bisa mendapatkan kartu nikah dengan menunjukkan buku nikah atau dokumen nikah lain,” katanya. (rng)

Belum Ada Tanda Kebangkitan Shipyard, Kata Kadisnaker Pemko Batam

0
foto: batampos.co.id / cr1

batampos.co.id – Setiap hari lokasi Multi Purphose Hall (MPH) Batamindo selalu dipadati pencari kerja (pencaker). Ada yang baru datang ke Batam hingga ada yang berbulan-bulan menganggur. Pantauan Batam Pos, ratusan pencaker terlihat hendak melamar, mereka terlihat lesehan menunggu lowongan pekerjaan.

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Batam Rudi Syakiakirty mengatakan perusahaan-perusahaan di kawasan Batamindo rutin merekrut karyawan. Industri manufaktur menjadi perusahaan yang masih tinggi membuka lowongan. Sementara industri Migas dan Oil juga demikian, namun untuk indsutri ini dibutuhkan kualifikasi dan pengalaman kerja, sehingga hanya pekerja tertentu saja yang bisa melamar.

Untuk nama perusahaan yang rutin membuka lowongan pekerjaan Rudi mengaku tidak memiliki data yang lengkap.

“Kalau Shipyard masih sepi. Belum ada tanda-tanda untuk bangkit,” ujar Rudi.

Sebelumnya Kepala Bidang Penempatan dan Informasi Kerja, Disnaker Batam, Syafrialdi mengatakan ketersedian lowongan kerja saat ini mengalami peningkatan bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya, meskipun jumlahnya tidak terlalu signifikan.

“Ada peningkatan walau tak banyak. Ini sangat berdampak bagi pencaker yang setiap hari berusaha mencari pekerjaan,” tuturnya

Sementara berdasarkan data dari Batamindo, mencatat ada 4.450 pekerja yang diserap sejumlah perusahaan di Batamindo Mukakuning selama Januari hingga October 2018. Tercatat penerimaan terbanyak terjadi pada bulan Mei. Yakni ada 962 karyawan yang diterima. Penerimaan terbanyak juga terjadi pada bulan Juli, yakni sekitar 758 orang. Sementara yang paling sedikit adalah dibulan October yakni hanya 92 orang. (une)

Ajukan Batam Tuan Rumah Munas HIPMI

0
Jumpa pers HIPMI Batam.
foto: batampos.co.id / cecep mulyana

batampos.co.id – Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) akan menggelar Musyawarah nasional (Munas) ke-16 sekaligus pemilihan Ketua Badan Pengurus Pusat (BPP) Hipmi. Karena itu, Hipmi Kep-ri mengajukan diri sebagai tuan rumah terselenggaranya kegiatan besar tersebut.

Ketua Umum Badan Pengurus Daerah (BPD) Hipmi Kep-ri Huzeir mengatakan, Munas Hipmi adalah acara besar tempat berkumpulnya pengu-saha-pengusaha muda dari seluruh Indonesia. Penyelenggaraan munas setiap periode dilaksanakan di kota-kota berbeda yang dibuka langsung oleh Presiden RI.

”Kurang lebih 4 bulan lagi Munas ke-16, kami Hipmi Kepri mengajukan diri sebagai tuan rumah. Ini acara besar yang akan dihadiri sekitar 5.000 pengusaha besar level nasional,” ujar Huzeir, Senin (3/12).

Menurut dia, tujuh BPC Hipmi di Kepri berusaha agar munas diselenggarakan di Batam. Pihaknya sudah mendapat dukungan penuh penyelenggaran munas dari Gubernur Kepri dan Wali Kota Batam. Karena kekompakan dan dukungan dari pemerintah, Hipmi Kepri optimistis Batam bisa menjadi tuan rumah penyelenggaran munas. Apalagi seluruh fasilitas yang berkaitan dengan penyelenggaraan munas seperti hotel bintang 5 dan ketersediaan 5.000 kamar hotel sangat memadai.

”Jika Munas Hipmi diselenggarakan di Batam, kami yakin akan membantu perputaran roda perekonomian. Ini juga akan menjadi sejarah bagi Kepri karena pertama kali digelar di sini (Batam, red),” imbuh Huzeir.

Keyakinan Huzeir semakin tinggi setelah mengetahui tiga daerah lainnya yang juga mengusulkan diri seba-gai tuan rumah, yakni Riau, NTB dan Papua. Menurutnya, Batam memiliki banyak keunggulan dibanding tiga daerah kompetitor tersebut. Mulai dari wisata bahari, ketersediaan fasilitas hingga dukungan penuh dari pemerintah.

”Dibandingkan daerah tersebut, kami yakin bisa terpilih. Melihat ketersediaan dan kesiapan anggota Hipmi Kepri, Munas Hipmi nantinya akan sukses digelar dan membantu perekonomian masyarakat. Artinya kami punya misi kenapa sangat ingin Munas Hipmi digelar di Batam,” ungkap Huzeir.

Sementara Ketua Badan Pengurus Cabang (BPC) Hipmi Batam Sendy Sinnay akan menyiapkan sesuatu yang berbeda saat penyelenggaraan munas nanti. Hal itu tentunya juga dengan dukungan pelaku UKM dan pengusaha di Kepri.

”Munas ke-16 ini akan kami buat beda. Konsepnya sudah kami susun, tinggal menunggu persetujuan pusat untuk penyelenggaraan munas di Batam. Tanggal 10 Desember ini diumumkan dan semoga saja harapan kami terkabul,” pungkas Sendy.(she)

Pesta Kampung Tua Tampilkan Lagu dan Permainan Melayu

0
Mah Jong dimainkan warga Pulau Panjang

batampos.co.id – Pesta rakyat kampung tua Batam digelar di Tanjung Mak Dara, Kampung Melayu, Kelurahan Batu Besar, Nongsa pada 22 Desember mendatang.

Ketua Panitia Agustiar Abbas mengatakan, kegiatan ini terselenggara juga inisiasi bersama warga kampung tua.

“Pesertanya tidak hanya kampung tua di Nongsa tapi se Kota Batam. Ada dari pesisir Galang juga,” kata Agustiar, kemarin.

Acara ini akan dimeriahkan artis legenda pop tahun 60-an dari Malaysia, A Rahman Onn dan Dato Jeffrydin yang akan membawakan lagu-lagu melayu bertajuk memori rindu mengusik kalbu.

Selain itu, akan tampil permainan rakyat kampung tua, seperti jong, gasing, Dam, engke-engke, congkak, injit-injit semut. Selain itu, ada lomba mewarnai anak-anak tingkat TK serta pertunjukan silat.

Menurut dia, pihaknya baru pertama kali menggelar acara ini. Tidak berhenti sampai di sini, ke depan akan ada kegiatran serupa dan digelar di kampung tua lain.

“Kalau ada kampungtua yang inginkan, bisa dibicarakan,” imbuhnya.

Plt Kepala Dinas Pariwisata Batam Ardiwinata mengatakan, acara yang ditaja bersama Perkumpulan MC Melayu dan Penggiat Seni Melayu ini merupakan kegiatan yang positif.

Pihaknya menyambut baik inisiasi warga ini. Pemko Batam dalam hal ini akan mendukung kegiatan tersebut.

“Ini acara yang bagus, apalagi dengan hadirnya dua legenda pop 60an dari Malaysia akan menambah daya tarik pariwisata,” ujar Ardi.

Tidak hanya kali ini, acara yang berbasis masyarakat juga digelar masyarakat Tanjunguma, akhir Januari 2018 lalu. Acara itu disebut Festival Kampung Tua Tanjunguma.

Ketua Gerakan Masyakarat Tanjunguma (GEMA) Batam Zulkifli Ismail mengatakan, Kampungtua Tanjunguma hadir dengan berbagai potensi wisata, baik kuliner, bahari hingga budaya. Hal inilah yang mendorong pihaknya bersama Pemuda Peduli Tanjung Uma (PPTU) menginisiasi acara tersebut.

“Kami harap kampung kami ini jadi salah satu destinasi andalan di Batam ini. Kami dukung Pemko Batam mengembangkan potensi wisata,” kata Zulkifli, saat itu.

Bahkan di Tanjunguma, ada kuburan yang sudah ada sejak Zaman Kerajaan Riau Lingga yang akan dikembangkan potensinya menjadi wisata budaya.

“Ada tulisan atau logo Kerajaan Riau Lingga,” pungkasnya. (iza)

Peta Dasar Batam Dibuat Berskala 1:5000

0
Peta Batam
foto: google

batampos.co.id – Badan Pengusahaan (BP) Batam akan membuat peta Batam dengan skala 1:5000. Peta ini kemudian akan diverifikasi oleh Badan Informasi Geospasial (BIG) agar bisa terkoneksi dengan seluruh lembaga atau kementerian di seluruh Indonesia.

”Peta dasar atau peta rupa bumi untuk Batam itu belum ada. Nantinya peta dasar ini bagi pemangku kepentingan Batam,” kata Deputi II BP Batam Yusmar Anggadinata, Senin (3/12).
Bagi BP Batam, kepentingan peta ini terletak pada percepatan penerbitan izin-izin lahan.

”Nanti kalau ada perusahaan, individu, developer yang ajukan izin permohonan fatwa planologi, Izin Mendirikan Bangunan (IMB), melihat tempatnya bisa menggunakan peta dasar itu,” katanya.

Sebelumnya, untuk mendapatkan izin-izin tersebut, pemohon harus membawa banyak salinan foto kopi sebanyak 16 lembar yang akan menjadi basis data buat BP Batam.

”Nantinya oleh sistem akan ditarik, sehingga prosesnya langsung ketahuan bahwa permohonan itu bisa diproses lebih lanjut atau tidak,” katanya lagi.

Peta ini nanti akan disinkronkan dengan peta milik Pemko Batam yang juga menjalin kerja sama dengan BIG.

”Nanti kita kan bisa berbagi, BP konsentrasi di pengembangan kawasan industri atau objek pariwisata baru. Makanya mulai dari sekarang akan duduk dengan stakeholder untuk perencanaan ini,” paparnya.

Sedangkan Kepala BIG Hasanudin Z Abidin mengatakan, secara geospasial nasional, data peta dari BP Batam belum masuk sama sekali.

”BP diharapkan jadi stakeholder one map policy dan ikut dalam jaringan nasional geospasial sehingga bisa terkoneksi de-ngan lembaga pemerintah dari seluruh provinsi, sehingga bisa share data,” ungkapnya.

Memiliki peta dasar 1:5000 sangat penting karena bisa meningkatkan kapasitas pemerintah daerah dalam menerbitkan izin. ”Keduanya di Batam baik Pemko maupun BP harus naik kapasitas soal peta dasar ini,” pungkasnya.

BIG juga akan membantu Batam untuk menyiapkan peta satelit untuk menjadi materi penentuan rencana detail tata ruang (RDTR).

Nota kesepahaman antara Pemko Batam dan BIG, akan dilakukan di Kantor Wali Kota Batam, Selasa (3/12).

Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang, Suhar mengatakan, kini Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) dan BIG telah mengambil citra satelit wilayah Batam dan sudah mencapai 70 per-sen. Penyiapan konten RDTR pada prinsipnya sembari me­nunggu pengesahan Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW) yang kini pembahasannya ada di DPRD Batam.

”Peta diharapkan selesai tahun depan. Tahun 2020 proses pengajuan Ranperda RDTR, sesuai RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah), target RDTR itu 2021,” kata dia.

Pemko dan DPRD Batam, tetap bekerja untuk menyelesaikan Perda RTRW. Untuk diketahui, Perda RTRW merupakan syarat untuk mereka membuat Perda RDTR. Saat ini, pembahasan RTRW sedang berlangsung antara Pemko dan DPRD. Minggu depan, tim akan berkonsultasi ke pemerintah pusat.

”Kami harap awal 2019 RTRW sudah selesai,” ucap dia.

Setelah RTRW, baru akan dibahas Ranperda RDTR. Namun, sembari menuju pembahasan RDTR akan disiapkan kontennya terlebih dahulu, seperti citra satelit dan penyediaan peta. RDTR merupakan hal penting terkait perizinan lahan seiring penerapan One Single Subimission (OSS). Dengan RDTR, pengusaha dapat melihat langsung lahan yang bakal ia kelola.

“Makanya resolusi peta nanti tinggi,” ungkapnya.

Sejatinya soal penyiapan RDTR, Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR) pernah punya rencana membantu kota/kabupaten yang belum punya RDTR sebesar Rp 2 miliar per daerah. Namun soal ini, belum ada kejelasan soal rencana ini.

”Dana untuk RDTR ini lumayan banyak, dan segitu tak cukup juga. Di Mainland minimal 6 miliar, apalagi untuk daerah padat seperti Bengkong itu susah,” kata dia. (leo/iza)

 

Proyek 2018 Tutup 15 Desember

0
Walikota Batam Muhammad Rudi -F Cecep Mulyana (2)

batampos.co.id – Wali Kota Batam Muhammad Rudi mengungkapkan proyek fisik tahun 2018 akan ditutup 15 Desember mendatang. Proyek tahun ini disebut sudah mencapai 99 persen.

“Yang belum tinggal finishing, ada juga yang sudah  diistirahatkan,” kata Rudi di Engkuputri usai apel HUT 47 Korpri serta sempena Hari Bhakti PU 2018, kemarin.

Menurut dia, proyek yang tidak selesai tentu akan dilanjutkan tahun 2019 mendatang. Yakni dengan cara melelang ulang. Menurutnya dilakukan lebih dari dua tahun, semata-mata persoalan anggaran.

“Tersendat dengan PAD kita yang tak capai target,” imbuh dia.

Jangka panjangnya, ia mengaku persoalan anggaran akan mempengaruhi pembangunan tahun anggaran tahun selanjutnya. Dalam hal ini, pihaknya akan menentukan skala prioritas.

“Efesiensi dalam artian penggunaan anggaran tepat, itu yang dilakukan,” imbuhnya.

Ditempat yang sama Gubernur Kepri Nurdin Basirun mengatakan pembangunan dibawah tanggungjawab Pemprov Kepri di Batam berjalan tanpa kendala.

“Semua kabupaten/kota di Kepri, menurut saya sudah cukup maksimal menggunakan anggaran,” ucap dia.

Secara umum penyerapan anggaran di Pemprov Kepri juga cukup baik. “Setiap dinas hampir 80 persen. Memang ada yang lambat, tapi kendala teknis saya belum cek,” pungkas Nurdin. (iza)

Tujuh Napi Perempuan Dan 7 Anak Usulkan Dapat Remisi

0

batampos.co.id – Lembaga Pembinaan Perempuan (LPP) dan Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Baloi mengusulkan masing-masing 7 nama narapidana untuk mendapatkan remisi natal. Paling lama adalah remisi 1,5 bulan.

“Jadi yang kami usulkan ada tujuh nama. Ada dua orang yang mendapatkan 15 hari, ada empat orang yang satu bulan dan satu orang lainnya diusulkan mendapat satu bulan 15 hari,” kata kepala LPP Batam, Mulyani, Senin (3/12).

Mulyani mengatakan, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi narapidana jika ingin mendapatkan masa potongan tahanan ini. Salah satunya adalah berkelakuan baik selama pembinaan.

“Syarat lainnya adalah yang bersangkutan sudah menjalani hukuman minimal enam bulan,” katanya.

Saat ini ada sekitar 237 tahanan dan narapidana di LPP Baloi. Terdiri dari 184 narapidana dan 53 tahanan. Sebagian besar penghuni LPP Baloi ini terjerat kasus narkoba.

“Narkoba paling banyak. Kemudian pencurian, penganiayaan dan kasus lainnya,” katanya.

Sementara itu ketua Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Baloi Novriadi mengatakan, tujuh narapidana anak yang mendapatkan remisi di LPKA anak yakni enam anak mendapatkan 15 hari dan satu anak lainnya selama satu bulan.

“Kalau persyaratannya sama semua.Di mana itu ketentuan yang berlaku sesuai dengan undang-undang. Yang jelas selama dalam pembinaan harus berkelakuan baik,” katanya.

Menurut Novriadi, penentuan remisi dan besaran remisi ini bukan di tangan kepala LPKA tetapi langsung dari pusat melalui Ditjen Pemasyarakatan.(ian)