Jumat, 24 April 2026
Beranda blog Halaman 11575

MBtech Living With Style Awards (LWSA) 2018 Pemenangnya ialah …

0

Kreativitas, Desain Interior dan Media Online menjadi tiga kunci penting yang mendasari kompetisi desain online MBtech Living With Style Awards (LWSA) 2018 yang diselenggarakan oleh MBtech Best Quality Synthetic Leather untuk pertama kalinya ini.

Dengan diadakannya MBtech LWSA 2018 diharapkan dapat memberikan sumbangsih karya desain interior kreatif dengan mengedepankan aspek kreativitas dan orisinalitas gagasan yang dituangkan dalam karya-karya desain yang dihasilkan melalui konsep-konsep modern dan global, namun juga memberi ruang bagi nilai-nilai tradisi dan etnikal global.

Selain itu MBtech LWSA 2018 juga dapat dijadikan sarana dan wadah kreativitas para desainer Indonesia untuk berkreasi dan berkarya menciptakan berbagai desain produk interior yang kreatif, inovatif dan orisinal.

Periode kompetisi desain MBtech LWSA 2018 yang berjalan sejak tanggal 23 Juli dan berakhir pada 18 Desember 2018 telah berhasil menjaring 59 buah karya desain yang sangat baik dan memuaskan. Keseluruhan pelaksanaan MBtech LWSA 2018 dikemas dalam bentuk online dan disosialisasikan melalui platform media sosial sehingga mudah menjangkau masyarakat secara luas, mulai dari kalangan mahasiswa, perorangan hingga profesional yang berasal dari seluruh wilayah Indonesia.

Penilaian karya terbaik dilakukan oleh profesional yang berkompeten dibidangnya berdasarkan poin-poin berikut, yaitu :

• Kreativitas
• Inovasi
• Aplikasi
• Fungsi
• Produksi
• Presentasi
• Orisinalitas
• Kearifan lokal

Kompetisi desain MBtech LWSA 2018 kemudian memilih 10 orang pemenang untuk mendapatkan hadiah menarik berupa uang tunai dan sertifikat penghargaan. Sedangkan tiga karya terbaik juga berhak menerima hadiah produk berupa Macbook Air, iPad Pro dan TV LED.

Berikut adalah nama para pemenang dan finalis MBtech LWSA 2018 :

 

Juara 1
Nama Lengkap : DESERA PUTI
Desain Produk : INTEGRATED KITCHEN ISLAND
Tema Desain : “RAWUH” KITCHEN ISLAND
Nama Universitas :
Produk : MBtech Camaro

Juara 2
Nama Lengkap : CHINTIANA DINI PANGESTUTI
Desain Produk : POR”TABLE”-CHAIR
Tema Desain : DOUBLE FUNGTION CHAIR
Nama Universitas : UNIKA SOEGIJAPRANATA SEMARANG
Produk : MBtech Premium Carrera

Juara 3
Nama Lengkap : MIRA SOFIANI
Desain Produk : CREDENZA
Tema Desain : RAIRAKA CREDENZA
Nama Universitas : LASALLE COLLEGE JAKARTA
Produk : MBtech Premium Carrera

Finalis 10 Besar

Nama Lengkap : KHAIRUNISA BESTY
Desain Produk : STOOL/SEAT/OTTOMAN
Tema Desain : TIFA ADAPTATION STOOL
Nama Universitas : UNIVERSITAS SURABAYA (UBAYA)
Produk : MBtech Premium Carrera

Nama Lengkap : JULI PERMATASARI
Desain Produk : ARM CHAIR
Tema Desain : TORAJA CHAIR
Nama Universitas : LASALLE COLLEGE JAKARTA
Produk : MBtech Superior & Premium Carrera

Nama Lengkap : MUH. TAUFAN YUNI. R
Desain Produk : CHAIR
Tema Desain : ETHNIC CHAIR
Nama Universitas : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JAKARTA
Produk : MBtech Premium Carrera

Nama Lengkap : AQUINE ANGELA JENTY TINA OJAN
Desain Produk : EASY CHAIR
Tema Desain : RUSTIER EASY CHAIR
Nama Universitas : SEKOLAH TINGGI DESAIN BANDUNG
Produk : MBtech Premium Carrera

Nama Lengkap : NATASHA CARDOSO
Desain Produk : CHAISE LOUNGE CHAIR
Tema Desain : PUZZLY LOUNGE
Nama Universitas : LASALLE COLLEGE JAKARTA
Produk : MBtech Premium Carrera

Nama Lengkap : OLIVIA
Desain Produk : SINGLE CHAIR
Tema Desain : DANCING CHAIR
Nama Universitas :
Produk : MBtech Camaro Fiesta

Nama Lengkap : ABDURRAHMAN
Desain Produk : HELMET ARMCHAIR
Tema Desain : LASALLE COLLEGE JAKARTA
Nama Universitas : LASALLE COLLEGE JAKARTA
Produk : MBtech Premium Carrera

BPHTB, IMB, dan PPJU Tak Capai Target

0

batampos.co.id – Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TPAD) Kota Batam Jefridin mengaku tiga sumber pendapatan daerah, yakni Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), Izin Mendirikan Bangunan (IMB), dan Pajak Penerangan Jalan Umum (PPJU) bakal sulit mencapai target hingga akhir tahun ini.

Kendati demikian, pria yang juga Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam ini, optimistis untuk pendapatan beberapa sektor pajak masih akan tercapai.

”Yang lain (selain BPHTB, IMB, dan PPJU, red) saya optimis mencapai target, kayak pajak restoran, hotel maupun hiburan. Bahkan, sudah ada (pencapaian, red) yang 100 persen,” kata Jefridin, Selasa (18/12) lalu.

Ia memprediksi untuk pencapaian BPHTB hanya di angka Rp 300 miliar dari target Rp 380 miliar.

”Saya kira tak akan tercapai (target BHPTB, red). Tinggal berapa hari lagi ini (2018 berakhir), tapi kalau dapat alhamdulillah,” ucapnya.

ilustrasi

Ia mengklaim, salah satu persoalan pendapatan sektor ini tersendat karena Izin Peralihan Hak (IPH) di Badan Pengusahaan (BP) Batam masih terganggu. Kondisi serupa terjadi pada IMB. Tetapi yang membuat IMB juga rendah karena izin cut and fill yang dikeluarkan BP Batam juga terbatas.

Untuk PPJU, Jefridin mene-rangkan karena target yang dulu dihitung termasuk rencana kenaikan tarif PPJU dari 6 persen menjadi 7 persen.

”Kan diminta tunda, maka-nya belum diterapkan kenaikan tarif PPJU waktu kami hitung asumsi sudah menghitung rencana kenaikan tarifnya dari 6 persen ke 7 persen,” jelasnya.

Sementara itu, data Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Kota Batam untuk tiga sumber pendapatan tersebut, yakni IMB baru tercapai Rp 12,5 miliar dari target Rp 30 miliar, BPHTB tercapai Rp 291,9 miliar dari target Rp 380,8 miliar. Sedangkan PPJU baru teralisasi Rp 157 miliar dari target Rp 163 miliar.

Kepala BP2RD Kota Batam Raja Azmansyah menilai Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Batam diperkirakan hanya akan tercapai sekitar 90 persen. Untuk diketahui PAD Batam di APBD Perubahan sebesar Rp 1,23 triliun, sedangkan APBD Murni Rp 1,25 triliun.

”Ekonomi belum sembuh. Laporan Bank Indonesia pertumbuhan ekonomi belum signifikan. Batam masih diangka 4 persen, ini berpengaruh ke pendapatan daerah,” kata Raja, belum lama ini.(iza)

Hypermart Botania Dibuka, Banjir Diskon, Ribuan Warga Berburu Kebutuhan

0
RIBUAN warga memadati gerai Hypermart di Mal Botania 2. (Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos)

batampos.co.id – Perusahaan retail terbesar di Indonesia, Hypermart resmi dibuka, Kamis (20/12). Lokasi gerainya berada di Mal Botania 2, Jalan Arikelana, Belian, Batam Kota.

Saat pembukaan, beragam penawaran terbaik diberikan. Mulai dari diskon besar-besaran, hingga produk-produk kebutuhan rumah tangga berkualitas lainnya. Semua tersedia di Hypermart.

“Kami ingin memberikan pelayanan terbaik, khususnya bagi masyarakat Kota Batam,” kata Anto Suwartono, Direktur Operasional Hypermart.

Ribuan warga langsung menyerbu gerai Hypermart yang berada di basement Mal Botania 2. Apalagi bertepatan dengan hari libur sekolah. (ocu)

Natuna Bakar 8.330 e-KTP

0

batampos.co.id – Sebanyak 8.330 keping Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) rusak dan invalid di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Natuna dimusnahkan.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Pem-kab Natuna Ilham Kauli mengatakan, e-KTP yang rusak dan invalid tersebut sudah dimusnahkan sesuai instruksi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dengan cara dibakar.

“Namun sebelumnya sudah kita musnahkan dengan cara digunting,” ujar Ilham Kauli, Rabu (19/12/2018).

Pemusnahan e-KTP rusak ini, katanya, merupakan bagian dari tertib administrasi dan upaya pe-ningkatan kualitas pelayanan, kewaspadaan dalam sistem adminis-trasi kependudukan. Tidak hanya itu, pemusnahan juga untuk menghindari penyalahgunaan terhadap e-KTP yang rusak atau invalid.

“Apalagi tidak lama lagi akan dilaksanakan pesta demokrasi pemilu 2019, e-KTP yang rusak bisa disalahgunakan jika tidak dimusnahkan,” ujarnya.

e-KTP yang rusak atau invalid tersebut disebabkan adanya perubahan data, baik pindah domi-sili, perubahan status pernikahan, kesalahan dalam penulisan nama, dan pemiliknya sudah meninggal dunia. Pemusnahan e-KTP rusak disaksikan pihak KPU, Bakesbangpolda, dan Satpol PP serta kepolisian. (arn)

Papan Reklame Banyak Tak Berizin Spanduk Rusak Pohon Penghijauan

0
Baliho
F Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Papan-papan reklame di kawasan Lubukbaja dan Batam Kota banyak yang berdiri tak se-suai aturan. Ini tentunya merusak estetika Kota Batam sebagai tujuan kota wisata. Seperti di kawasan Baloi, puluhan papan reklame permanen dan nonpermanen berdiri tak sesuai aturan. Jarak antara reklame dan ruas jalan sangat dekat.

Bahkan ada yang berdiri di antara pedestrian.

Pemandangan serupa juga terlihat di kawasan Batam Kota. Banyak papan reklame besar berdiri tak sesuai aturan. Kondisi ini dibenar-kan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kota Batam Gustian Riau.

Diakuinya memang masih banyak papan reklame yang berdiri tak sesuai aturan. ”Saya belum bisa pastikan jumlahnya, namun memang banyak,” ujarnya.

Menurut dia, rata-rata papan reklame yang berdiri tak sesuai aturan adalah ilegal alias tak berizin. Pihaknya pun sudah berulangkali meminta agar pemiliknya membongkar sendiri papan reklame tersebut.

”Evaluasinya bulan Januari, kami sudah menyurati semua pemilik reklame. Bagi yang belum memiliki izin segera urus. Kalau tak mau akan kami ratakan penataan,” tegasnya.

Diakui Gustian, sudah ba-nyak papan reklame yang tak sesuai aturan dibongkar. Terutama di jalan yang sudah diperlebar.

”Kalau di jalan-jalan yang sudah diperlebar semua sudah sesuai aturan,” sebutnya.

Sementara itu, spanduk dan iklan reklame yang berisikan kampanye caleg dan promosi dari jenis usaha banyak ditemukan ditempel di pohon-pohon penghijauan. Seperti papan reklame maupun spanduk yang hanya dipaku di batang pohon penghijau di Jalan R Soeprapto, Batuaji, Selasa (18/12).

Pantauan di lapangan, nyaris tak ada pohon penghijau di sepanjang Jalan R Suprapto yang luput dari tempelan papan ataupun kertas reklame. Dalam satu pohon paling sedikit dua papan reklame yang melekat. Papan reklame itu direkatkan ke pohon dengan dipaku. Ada iklan usaha seperti toko atau perusahaan, iklan untuk sekolah atau lembaga pendidikan sejenis untuk menerima siswa atau peserta baru.

Tidak hanya itu, spanduk dan papan iklan juga banyak ditemukan di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) SP Plaza maupun JPO Mall Top 100, Tembesi.
Camat Sagulung Reza Khadafi saat dikonfirmasi me-ngaku akan segera mengambil tindakan.

”Saya bicarakan dengan Kasi Trantib (Satpol PP Kecamatan. Kami turunkan tim (penertiban, red). Kami juga akan coba telusuri siapa pemilik papan reklame itu,” ujar Reza.

Kasi Trantib Kecamatan Sagulung Jamil mengatakan sudah masuk laporan terkait izin pemasangan spanduk dan papan reklame.

Selanjutanya, kata Reza, pihaknya akan melakukan penertiban ulang mengingat jumlahnya  tidak terhitung lagi di sepanjang Jalan R Soe-prapto, Batuaji. Tingkat pengawasan segera ditingkatkan karena pemasangan spanduk bersifat sembunyi-sembunyi yang tidak memiliki izin dan juga mempunyai nilai komersial.

”Segera ditertibkan oleh Satpol PP Kecamatan karena sangat merusak pertumbuhan pohon, apalagi kebanyakan spanduk dan reklame tersebut tidak memilki izin,” ujar Jamil.

Beberapa pohon penghijau yang banyak tertancap paku papan iklan, bahkan ada yang sudah mengering dan mati. Seperti terlihat di pinggir jalan depan Perumahan Puskopkar Batuaji. Beberap pohon jadi kerdil dan tak bisa berkembang karena karatan paku yang tancap pada batang pohon.(she/cr1)

PLN Siaga Jelang Natal dan Tahun Baru

0
ilustrasi

batampos.co.id – Jelang Natal dan Tahun Baru, PLN Natuna kondisi siaga untuk menghindari terjadinya gangguan pada pelanggan PLN.

Manajer PLN Ranai Dwi Ristiono, kondisi siaga ini bertujuan untuk menjaga keandalan penyaluran energi listrik jelang pelaksanaan Nataru mendatang.

”Tapi kondisi siaga ini bukan saja pada pelaksanaan Natal dan Tahun Baru, pada hari-hari besar lain juga kami lakukan,” kata Dwi Ristiono, Rabu (19/12/2018).

Siaga sistem keandalan listrik jelang Nataru kali ini, pihaknya didukung penuh tim pembangkitan, tim jaringan, serta vendor rekanan PLN. Di-tambah tim PIC keselamatan dan kesehatan kerja, serta tim PT KSP.

Dikatakannya, berbagai persiapan jelang Nataru ini pihak PLN mempertahankan keandalan penyaluran energi listrik, meningkatkan koordinasi serta meningkatkan pemahaman kembali terkait SOP dalam pelaksanaan kegiatan.

Menurutnya, percepatan res-pons dan pengendalian recovery time adalah target utama yang harus dicapai demi pe-ningkatan kualitas pelayanan untuk pelanggan PLN.

”Untuk pelaksanaan siaga sistem kelistrikan hari besar Natal dan Tahun Baru 2019 sudah dimulai dari 11 Desember sampai dengan 7 Januari 2019,” terangnya. (arn)

Warga Temukan Kuburan Massal

0

batampos.co.id – Jelang 14 tahun tsunami melanda Aceh, warga Dusun Lamseunom, Desa Kajhu, Kecamatan Baitussalam, Aceh Besar dihebohkan dengan temuan kuburan massal, Rabu (19/12). Hingga pukul 17.30 WIB, kerangka yang telah ditemukan 47 kantung jenazah.

“Luas area sekitar 3 x 4 meter dengan kedalaman 2 meter le­bih,” ujar Amiruddin, warga setempat. Ia memastikan awalnya, warga tidak mengetahui di lokasi tersebut ada kuburan massal. Pasalnya, usai tsunami melanda warga mengungsi ke sejumlah titik bahkan hingga keluar daerah.

“Kalau dua hingga enam bulan, belum ada yang kembali. Warga mulai kembali ke kampung saat pembangunan barak mulai dilakukan,” ujarnya.

Amiruddin menduga, pe-nguburan massal dilakukan para relawan kemanusian saat warga sedang mengungsi. Sehingga warga setempat tidak mengetahui ada kuburan massal dan tidak memberi tanda.

“Saat ditemukan kerangka tersusun rapi. Semua dalam kantung jenazah warna hitam, walau plastik banyak yang telah rusak namun kerangka tidak berserakan,” jelasnya.

Kabar yang ditemukannya kerangka korban tsunami beredar cepat via media sosial. Lantas warga berdatang ke lokasi, untuk memastikan adakah anggota keluarga mereka, hingga pukul 18.30 WIB diper-kirakan 300 warga telah berkumpul.

“Ini para korban tsunami banyak datang, kalau ada kerangka ini anggota keluarganya mau dikuburkan sendiri,” kata Amiruddin.

Kuburan Massal Dipindah­kan

Kepala Dusun Lamseunong, Nisam mengatakan kuburan massal terpaksa dibongkar, sebab sedang ada pembangunan perumahan.

“Awalnya pemilik rumah sedang menggali tanah untuk membuat saluran air. Namun, ia kaget saat menggali menemukan kerangka yang terbungkus plastik hitam. Langsung melaporkan hal itu ke kepala desa. Kemudian, dilakukan penggalian menggunakan alat berat,” ujarnya.

Usai diangkat dari liang, warga bersama mengumpulkan kerangka dan dikafankan secara islami.

“Kita akan kuburkan kembali di desa kita, ini kan sudah tinggal tulang, jadi sulit kita kenali,” kata Nisam.

Ia menyebutkan, selama ini lokasi itu tidak ada tanda-tanda bahwa ada kuburan massal. Seperti diketahui, Kajhu merupakan desa yang porak-poranda saat tsunami terjadi. Kawasan tersebut sebelumnya sempat rata tanah di sejumlah kawasan.

Camat Baitussalam Abu Bakar memastikan semuanya bakal dipindahkan ke kuburan massal Kajhu, tepatnya di belakang penjara.

“Mungkin saja pihak developer pada awalnya tidak tahu di situ banyak kuburan korban tsunami,” ungkapnya.(ibi/adi/mai/jpg)

Dukung Pengembangan Kualitas SDM, ATB Batam Gencar Bekali Karyawan

0

Karyawan adalah aset terbesar perusahaan untuk tumbuh dan berkembang. PT Adhya Tirta Batam (ATB) mengembangkan potensi Sumber Daya Manusia (SDM) melalui beragam pelatihan profesional bagi karyawannya.

Pelatihan dan pengembangan SDM sangat erat hubungannya dengan hasil kinerja. Pelatihan dilakukan agar karyawan memiliki pengetahuan, kemampuan dan keterampilan sesuai dengan tuntutan pekerjaan masing-masing.

Memberdayakan sumber daya manusia untuk optimalisasi kinerja yang penuh dengan kreatifitas dan inovasi dalam rangka memberikan pelayanan prima kepada pelanggan, menjadi perhatian khusus bagi ATB. Pelatihan diberikan secara kontinyu dan berkesinambungan agar karyawan dapat memberikan kontribusi dalam menciptakan proses kerja yang profesional.

“Perusahaan tanpa kreativitas dan inovasi akan mengakibatkan perusahaan kurang berkembang serta kinerjanya akan selalu jadi sorotan masyarakat. ATB menguatkan dari sisi internal karyawan terlebih dulu sehingga ketika melayani atau menangani keluhan pelanggan bisa diatasi dengan baik”, jelas Maria Jacobus, Head of Corporate Secretary ATB saat ditemui disela-sela kesibukannya pada Rabu (19/12) kemarin.

Pembekalan yang dilakukan ATB tidak hanya seputar keahlian teknis saja melainkan juga mencakup etika dan performa. Karyawan ATB diberikan kesempatan untuk mengembangkan diri dalam pelaksanaan pekerjaan sehingga mampu memahami perkembangan dan sasaran yang ingin dicapai perusahaan. Terbaru, ATB menggandeng sekolah kepribadian sekelas John Robert Powers untuk meningkatkan performa karyawan di bidang pelayanan pelanggan.

Sejak Januari hingga November tahun ini saja, ATB telah melaksanakan setidaknya 11.614 jam pelatihan bagi karyawannya. Pelatihan dan pengembangan SDM bagi ATB merupakan sebuah keharusan untuk memaksimalkan manajemen SDM yang mampu menyesuaikan dengan perkembangan ilmu serta teknologi masa kini.

Pengembangan SDM bagi ATB tidak sebatas untuk mengembangkan kemampuan dan keterampilan karyawan, namun juga bertujuan untuk menemukan dan mengeluarkan potensi yang ada pada karyawan sebagai pengembangan personal. Hal ini untuk memotivasi rasa percaya diri sehingga mampu mengembangkan budaya perusahaan dalam kerja sama tim serta kolaborasi antar divisi bisa berjalan profesional. (*)

Modus Pencurian Motor yang Ditawarkan di Facebook

0
ilustrasi

batampos.co.id – Daud Febman Maduwu didakwa perkara pencurian dengan kekerasan, karena ulahnya yang me-ngambil sepeda motor milik Alpen Watri (korban), dengan cara melukai korban. Hal ini terungkap dalam persidangan di Pengadilan Negeri Batam, Rabu (19/12/12018).

Terdakwa mengatakan, kejadian September lalu itu dilakukannya bersama Dedek Azahari (DPO) setelah melihat unggahan sepeda motor yang dijual di Facebook, forum jual beli. Korban mengunggah foto satu motor Honda Beat yang dijual dengan harga Rp 7,2 juta, nego.

”Kami berdua menyamar menjadi pembeli dengan menawar harga Rp 7 juta melalui chat, dan disepakati Rp 7,05 juta. Selanjutnya kami minta untuk cash on delivery (COD) malam hari,” terang Daud di hadapan majelis hakim yang dipimpin Yona Lamerossa Ketaren.

Terdakwa sengaja meminta lokasi transaksi yang sepi agar memudahkan aksinya. Mere-ka pun sepakat bertemu di depan Ruko Perumahan Ga-laxi sekira pukul 19.00 WIB, Sabtu (15/9). Saat bertemu, korban yang seorang pria paruh baya ini datang sendiri dengan motor yang akan dijualnya.

Terdakwa kemudian meminta BPKB motor tersebut dengan dalih untuk mencocokkan dengan nomor rangka. Lalu Dedek (DPO) meminta kunci kontak motor untuk dites mesin dan membawa pergi motor bersama kelengkapan dokumennya yang diserahkan terdakwa.

”Saya masih sama korban. Lima menit kemudian, Dedek pura-pura telepon tidak bisa balik ke lokasi COD karena kehabisan bensin di Simpang Base Camp. Saya pun menga-jak korban untuk menyusul. Dia sudah panik,” jelas terdakwa.

Setiba di lampu merah, kor-ban tak melihat adanya Dedek yang membawa motornya. Saat itulah terdakwa menaikkan gas motor hingga membuat motornya terangkat (standing), dan korban terjatuh. Namun korban berhasil meraih gagang belakang motor dan membuat motor jatuh bersama terdakwa. Korban yang berteriak minta tolong mendapat perhatian pengendara lainnya, hingga menggiring terdakwa ke polisi.

”Saya menyesal yang mulia,” ucap terdakwa menutup keterangannya.

Usai mendengar keterangan tersebut, majelis hakim kembali menjadwalkan persida-ngannya dengan agenda tuntutan, awal tahun depan. (nji)

Huawei Mate 20 dan Mate 20 Pro Dikerjakan di Batam

0
Huawei Mate 20 dan Mate 20 Pro yang dikerjakan di PT Sat Nusapersada, Batam, Rabu (19/12), diluncurkan di Jakarta.

batampos.co.id – Batam masih menarik sebagai tujuan investasi bagi perusahaan-perusahaan raksasa dan merek-merek terkenal dunia. Sebelum iPhone memulai produksinya tahun depan, Huawei -produsen smartphone terbesar kedua dunia setelah Apple- telah mempercayakan produksi produk unggulan terbaru mereka dibuat di Batam.

Huawei Mate 20 dan Mate 20 Pro yang dikerjakan di PT Sat Nusapersada, Batam, Rabu (19/12), diluncurkan di Jakarta. Jauh sebelumnya, beberapa produsen smartphone terkenal lainnya juga sudah “melahirkan” produk-produk unggulan mereka di Batam, terutama untuk pasar Asia Pasifik. Di antaranya Asus, Nokia, Xiaomi dan Vivo. Semuanya diproduksi di PT Sat Nusapersada.

Presiden Direktur PT Sat Nusapersada Abidin mengatakan, Huawei Mate 20 series sudah satu bulan terakhir mulai dibuat di perusahaannya di kawasan Pelita, Batam. “Hari ini peluncuran perdana untuk pasar Indonesia,” ujar Abidin, kemarin, usai peluncuran di Westin Hotel, Jakarta.

Saat ini, kata Abidin, kapasitas produksi Huawei di Sat Nusapersada mencapai 50 ribu unit per bulan.

“Ke depan bisa mencapai 300 ribu sampai 500 ribu unit per bulan,” katanya.
Abidin menjelaskan, standar produk dan etik yang dijalankan Huawei sangat tinggi.

“Yang berkaitan dengan produk, mereka sampai berkali-kali melakukan audit lingkungan untuk memastikan semua sudah sesuai standar mereka,” paparnya.

Sedangkan dari sisi etik, tutur Abidin, jajaran eksekutif dan manajemen tidak diperkenankan menerima tawaran entertain dan lobi di luar perundingan resmi dari pihak yang sedang bernegosiasi dengan mereka.

“Sangat ketat dan luar biasa tinggi standarnya, dan kami bisa bangga bisa memenuhi itu semua,” kata Abidin.

“Itu juga menunjukkan standar Sat Nusapersada, perusahaan asli Batam, sudah sepadan dengan perusahaan-perusahaan internasional,” kata Abidin menambahkan.

Abidin mengatakan, kepercayaan yang diterima Sat Nusapersada adalah bukti bahwa Batam masih jadi tempat berinvestasi yang menjanjikan bagi perusahaan-perusahaan multinasional yang kredibel. Karena itu, ia mengingatkan semua pihak agar menjaga dan mempertebal kepercayaan yang sudah ada.

“Jangan sampai Batam tidak kondusif. Hanya situasi yang nyaman yang bisa membuat mereka bertahan,” katanya.

Deputy Country Director Huawei Indonesia Consumer Business Group, Lo Khing Seng, mengatakan sebagai perangkat kelas atas, kedua ponsel ini akan menjadi unggulan dalam portofolio produk Huawei di Indonesia.

“Kami punya performa lebih baik dengan ‘kecerdasan’ (AI) yang lebih baik pula. Kami juga sering dijadikan benchmark,” ujar Lo.

Baik Mate 20 maupun Mate 20 Pro sama-sama ditenagai System-on-Chip (SoC) Kirin 980 yang dibuat dengan proses fabrikasi 7nm dan diklaim memiliki kinerja pengolahan AI mumpuni.

Spesifikasi lain dari kedua ponsel terbilang mirip. Mate 20 dan Mate 20 Pro sama-sama dibekali RAM berkapasitas 6 GB dan media penyimpanan internal 128 GB. Mate 20 sebenarnya memliliki varian lain dengan kapasitas RAM lebih kecil, namun Huawei hanya memasarkan varian RAM 6 GB di Indonesia. Huawei menjual Mate 20 seharga Rp 8.999.000 di Indonesia. Sedangkan, Mate 20 Pro dibanderol Rp 11.999.000. Keduanya bisa dipesan secara online mulai hari ini di e-commerce Lazada.

Kamera depan kedua ponsel sama-sama beresolusi 24 megapiksel dan sama-sama memiliki tiga kamera utama di belakang.

Kapasitas baterai kedua perangkat sedikit berbeda. Mate 20 memiliki baterai 4.000 mAh, sedangkan Mate 20 Pro 4.200 mAh. Mate 20 Pro sepenuhnya antiair dan debu dengan sertifikasi IP68, sementara saudaranya, Mate 20, hanya splash proof dengan sertifikasi IP53.

Rencana iPhone

Sebelumnya, perusahaan dan pemasok komponen terbesar bagi iPhone, Pegatron, akan memindahkan pabriknya dari Taiwan ke Batam. Batam dipilih sebagai tujuan diversifikasi pertama manufakturnya keluar dari Taiwan menyusul perang dagang antara Amerika Serikat dengan Tiongkok.

Wakil Ketua Himpunan Kawasan Industri (HKI) Kepri Tjaw Hoieng membenarkan kabar tersebut. Ia menyebut, Pegatron diproyeksikan sudah memulai aktivitas produksinya di Batam pada pertengahan tahun depan.

“Sebelumnya Pegatron sudah datang ke sejumlah kawasan industri (di Batam) untuk melakukan survei,” kata Tjaw Hoieng.

Ia juga membenarkan, pemindahan pabrik produk non-iPhone ke Batam ini merupakan imbas dari ketegangan perdagangan antara Washington dan Beijing. Karena akibat perang dagang tersebut, Amerika mengenakan tarif tinggi kepada produk yang diimpor dari Tiongkok.

“Ini adalah kesempatan Batam melihat peluang. Contohnya Pegatron ini yang masuk ke Batam,” ungkapnya.

Ayung mengatakan, pada awalnya Pegatron menyukai Vietnam. Namun, akhirnya pilihan lokasi relokasi pabrik Pegatron jatuh ke Batam.

“Penyebabnya adalah lokasi Batam yang strategis dekat dengan Singapura,” paparnya.

Ayung menambahkan, saat ini belum ada kepastian di mana Pegatron akan menempatkan pabriknya di Batam. Menurut Ayung, ada kemung-kinan akan menempati lokasi di dalam kawasan indus-tri di Batam.

Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam Lukita Dinarsyah Tuwo juga membenarkan Pegatron akan masuk ke Batam. Bahkan BP Batam akan membangun lokasi khusus untuk industri pemasok komponen smartphone. Tujuannya adalah untuk menciptakan ekosistem industri smartphone yang berkelanjutan di Batam.

“Jika pemasok komponen smartphone bangun pabrik di sini, akan lebih efektif,” katanya.

Lukita menyebut Batam memiliki lokasi strategis karena berada di Selat Malaka. Sedikitnya ada enam ribu pelayaran melewati Selat Malaka setiap tahunnya. Angka tersebut bahkan lebih tinggi dibanding arus pelayaran dari Terusan Suez dan Terusan Panama.

Infrastruktur juga cukup memadai untuk menunjang aktivitas industri, khususnya industri pemasok komponen smartphone. Sehingga dapat menciptakan iklim investasi yang positif bagi industri smartphone untuk tumbuh. (gas)