Kamis, 25 Juni 2026
Beranda blog Halaman 11588

Jalan Tengku sulung Sering Macet, Ini Penyebabnya

0

batampos.co.id – Masyarakat Kota Batam mengeluhkan kondisi sepanjang Jalan Tengku Sulung atau kawasan Botania I-Taman Raya, Batam Kota.

Jalan satu jalur tersebut kerap menimbulkan kemacetan karena terlalu sempit. Laila, warga Botania mengatakan, hampir setiap saat jalur tersebut menjadi langganan macet.

Menurutnya, kemacetan tidak hanya terjadi pada pagi hari, namun kerap berlangsung hingga malam hari. ”Tak pagi saja, malam juga selalu macet, apalagi kalau pagi antar anak sekolah, macetnya parah,” ujarnya.

Menurut dia, kondisi sepanjang jalan Tengku Sulung harus segera diperlebar. Kata dia, kawasan tersebut sudah sangat padat karena volume kendaraan yang melintasi area tersebut cukup banyak.

”Yang lewat sini banyak banget. Apalagi sekarang bulan puasa, pada sore hari makin macet,” terangnya.

Sejumlah kendaraan memadati ruas jalan Tengku Sulung, Batam Kota. Pemko Batam berencana akan melakukan pelebaran ruas jalan tersebut. F Cecep Mulyana/batam Pos

Dia berharap, pemerintah bisa segera memperlebar jalan tersebut. Menurutnya, tidak hanya sempit ruas jalan tersebut juga kerap tergenang banjir jika hujan deras.

”Saya berharap pemerintah mulai melirik jalan ini untuk diperlebar, kasihan kami warga sini. Jalan sempit sementara kendaraan yang lewat sangat padat,” tuturnya.

Hal senada juga dikatakan Sari. Ia berharap Pemko Batam bisa segera memperlebar ruas jalan tersebut.

”Harusnya pemerintah memfasilitasi jalan ini lebih baik, karena makin hari jumlah penduduk semakin banyak,” kata Sari.

Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Air (DBM-SDA) Kota Batam, Yumasnur, sebelum mengatakan perbaikan ruas jalan berlubang di Batam sepaket dengan pelebaran.

”Perbaikannya sekalian dengan pelebaran jalan, progres tahun ini tetap kita lanjutkan,” kata Yumansur belum lama ini.(yashinta)

Jalan Rusak “Hantu” bagi Pengendara di Batam

0

batampos.co.id – Ruas jalan yang berlubang di beberapa kawasan di Kota Batam, kerap menghantui para pengendara khususnya sepeda motor.

Salah satunya berada di kawasan Marina City, Sekupang. Kondisi jalan protokol di area tersebut semakin rusak parah dan sangat membahayakan pengendara.

”Sudah banyak yang jadi korban, makanya diharapkan pemerintah bisa secepat mungkin mengatasi keluhan masyarakat di sini,” ujar Nurhasanah, warga Marina, Minggu (12/5/2019).

Meski sebelumnya sudah pernah di tambal, namun kondisi kondisi ruas jalan di area tersebut justru semakin rusak. “Truk sering melintasi jalan ini, jalan semakin rusak kalau digenangi air hujan,” ujarnya.

Tidak hanya jalan di Marina City, Jalan Laksamana Bintan dan Yos Sudarso, juga mengalami kondisi yang sama.

Sejumlah lubang dengan beragam ukuran menganga di sepanjang jalan itu, ditambah lagi di area tersebut ruas jalan bergelombang.(yulianti)

Kota Batam Masih Minim CCTv

0

batampos.co.id – Saat ini jumlah Closed Circuit Television (CCTv) di titik-titik rawan di ruas jalan Kota Batam masih sangat minim.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Kota Batam, Salim, mengatakan, saat ini hanya ada 36 kamera di 20 titik. ”Kalau sekarang baru ada 36 kamera, belum ada penambahan,” kata Salim.

Salim menambahkan, penempatan CCTv dilakukan berdasarkan lokasi yang dianggap rawan. Meski belum semua daerah rawan yang belum dipasang kamera penginati.

Khasya bersama Ade petugas CCTV Dinas Kominfo Batam saat memantau situasi sebagian wilayah Batam yang sudah terpasang CCTV di kantor Kominfo Batam, kamis (1/2). F.Cecep Mulyana/Batam Pos

Ia mencontohkan, daerah yang dinilai rawan berada di Jalan Diponegoro tepatnya di pintu masuk kawasan hutan wisata Mata Kucing, Sekupang.

Kemudian, di depan perumahan Delta Villa Tiban, di tanjakan Southlinks Tiban, di Seiladi dan di daerah Nongsa.

”Kita akui memang jaraknya masih sangat jauh satu dengan yang lain. Tapi kita utamakan dulu yang memang rawan,” ujarnya.

Ia mengatakan, CCTv tidak hanya diadakan Kominfo, namun juga oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam dan kepolisian.

Baik Polda Kepri maupun Polresta Barelang. ”Dishub lebih kepada simpang-simpang dan traffic light di Batam. Kalau kita di jalan dan daerah rawan,” jelasnya.(yulianti)

10 Sekolah SMA/Sederat Terbaik di Kepri, Batam Mendominasi

0

batampos.co.id – Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau telah mengumumkan hasil kelulusan SMA/Sederajat pada Jumat (3/5) lalu dan hasilnya didapatkan 10 sekolah yang mendapatkan nilai Ujian Nasional (UN) terbaik.

Siswa-siswi SMA Negeri 3 Batam saat akan mengerjakan mata pelajaran Bahasa Indonesia pada Ujian Nasional Berbasis Komputer, Senin (9/4). F Cecep Mulyana/batampos.co.id

 

Dari sekolah-sekolah tersebut paling banyak terdapat di Kota Batam. SMA dengan jurusan IPA yang berhasil memperoleh peringkat tertinggi se Kepri yakni

  1. SMAK Yos Sudarso Batam dengan nilai rata-rata 83,45,
  2. SMA Mondial Batam dengan nilai 80, 76,
  3. SMAS Maitreyawira Batam dengan nilai 79,59,
  4. SMA 1 Batam dengan nilai 78,83,
  5. SMAS Bodhi Dharma Batam dengan nilai 76,88,
  6. SMA 3 Batam dengan nilai 76,44,
  7. SMAS Maha Bodhi karimun dengan nilai 75,55 ,
  8. SMAN 1 Tanjungpinang dengan nilai 75,07,
  9. SMAS Cerdas Mandiri Bangsa Batam dengan nilai 74,96
  10. SMAS Djuwita Batam dengan nilai 74,77.

Sementara itu 10 SMA jurusan IPS dengan nilai tertinggi diperoleh

  1. SMAS Maitreyawira Batam dengan nilai 78,34
  2. SMAK Yos Sudarso Batam dengan nilai 74, 60
  3. SMAS Mondial Batam dengan nilai 73,63,
  4. MAN Insan Cendikia Kota Batam dengan nilai 72,79.
  5. SMAS Djuwita Batam dengan nilai 72, 34
  6. SMAS Global Indo Asia Batam dengan nilai 71, 04,
  7. SMAS Cerdas Mandiri Batam dengan nilai 70, 24,
  8. SMAN 3 Batam dengan nilai 68, 82,
  9. SMAS Maitreyawira Tanjungpinang dengan niliai 68,61
  10. SMA Pelita Utama Batam dengan nilai 68, 15.

Sementara untuk SMK dengan peroleh hasil UN tertinggi diperoleh

  1. SMK Yehonala Batam dengan nilai 68, 83
  2. SMK Putra Batam dengan nilai 66,94
  3. SMK Maitreyawira Batam dengan nilai 65,00
  4. SMK Permata Harapan Batam dengan nilai 64,87
  5. SMKN Batam dengan nilai 63,20
  6. SMK Penerbangan Angkasa Nasional Batam dengan nilai 62, 05,
  7. SMKN 2 Batam dengan nilai 61,49
  8. SMKN 1 Tanjungpinang dengan nilai 61, 25
  9. SMK Batam Business School dengan nilai 61, 17
  10. SMK Harapan Utama Batam dengan nilai 59,55. (esa)

Layarkan Kapal Ramadan Untuk Masyarakat Pulau Seraya

0

Kapal Ramadhan siap berlayar membawa senyum bahagia untuk saudara yang membutuhkan di bulan suci Ramadan. Membawa ragam bantuan pangan dan sandang hingga ke berbagai pulau di pelosok Indonesia. Tidak kurang dari 100.000 paket Ramadhan hadir untuk mewarnai Ramadhan saudara sebangsa di seluruh pelosok Indonesia.

Program Kapal Ramadhan ACT siap layarkan kepedulian sahabat kemanusiaan dan hadirkan senyuman masyarakat hinterland. Bersama CIMB Niaga dan CIMB Niaga Syariah, ACT layarkan Kapal Ramadhan di Pulau Seraya. Masyarakat Pulau Seraya hampir seluruhnya bekerja sebagai Nelayan.

Sabtu (11/5) ACT bersama CIMB Niaga dan CIMB Niaga Syariah melayarkan Kapal Ramadan menuju Pulau Seraya.

“Kami membagikan paket pangan juga paket berbuka puasa untuk memberikan kebahagiaan masyarakat pulau seraya , kita jadikan Ramadan sebagai momentum berbagi kebahagiaan” tutur Agus Suprianto selaku branch manager ACT Kepulauan Riau.

Momentum Ramadan memberi kemudahan berbagi dan kebahagiaan untuk masyarakat di pelosok Indonesia hingga menjadi pengalaman yang indah bagi para dermawan, “suatu pengalaman yang sangat indah sekali dimana pada program kapal Ramadan ini kita bisa berbagi dengan masyarakat yang jauh dari keramaian, dan kita bisa melihat langsung kondisi masyarakat di lokasi ini terlihat masyarakat sangat antusias dan ramah” tutur Hendra branch manager CIMB Niaga Syariah.

Intan selaku implementator ACT Kepri mengungkapkan “kesenjangan masyarakat hinterland dan mainland di Batam terlihat cukup mencolok, berkaca dari situ kita membawa kapal Ramadan bersama CIMB Niaga dan CIMB Niaga Syariah untuk hinterland ke pulau seraya ”.

Ungkapan rasa syukur terus terucap dari masyarakat pulau seraya “alhamdulillah kita berterimakasih kepada rekan-rekan semuanya yang sudah meluangkan waktunya untuk bersilaturahim dengan kami dan memberi sedikit rejekinya untuk kami masyarakat pulau seraya ini” ungkap Yusuf selaku tokoh adat di pulau seraya.

Aksi Cepat Tanggap akan terus melayarkan Kapal Ramadan ke seluruh pelosok negeri termasuk di Kepulauan Riau, Kita jadikan momentum bulan Ramadan sebagai momen kebaikan untuk masyarakat pelosok negeri. (*)

RPTKA dan Smart Card Belum Temu Titik Terang

0

batampos.co.id – Ada dua masalah yang tampaknya sangat mengganggu dunia usaha yakni persoalan mengenai rencana penggunaan tenaga kerja asing (RPTKA) dan persoalan pengunaan smart card.

“Mengenai RPTKA sudah beberapa kali rapat antara Kemenko Perekonomian dengan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker), tetapi belum ada penyelesaian yang tuntas sehingga diharapkan RPTKA dikembalikan menjadi kewenangan BP Batam,” kata Eddy Putra Irawadi, Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Sabtu (11/5).

Masalah terkait RPTKA ini bermula dari saat perusahaan industri ingin mengajukan RPTKA baik baru, perpanjangan dan perubahan sering ditolak oleh sistem dengan alasan kuota sudah penuh.

Permasalahan lain yang timbul yakni walaupun RPTKA-nya sudah disetujui oleh Kemenaker yaitu pada tahapan wawancara, dimana pihak pengguna TKA harus melakukan wawancara melalui Skypee Video Call.

“Dengan petugas di TKA online yang sering tidak mendapatkan respon sehingga tidak dapat lanjut ke proses berikutnya,” ungkapnya.

Sedangkan persoalan smart card, Eddy menjelaskan bahwa sudah ada rapat antara Kemenko Perekonomian dengan Direktorat Jenderal Imigrasi. Namun hasilnya belum dapat menyelesaikan permasalahan di lapangan.

Kepala BP Batam Eddy Putra Irawady, (tengah) didampingi Direktur Lahan BP Batam,
foto: batampos.co.id / cecep mulyana

“Sebabnya karena masih disusun Peraturan Pemerintah (PP) yang akan mengenakan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) pada smartcard,” jelas Eddy.

Sehingga Kantor Imigrasi Batam sudah menerapkan sistem business card yang terkoneksi dengan Integrated Box Office System (IBOS), dengan uji coba di Pelabuhan Harbour Bay.

Persoalan smart card ini terjadi sejak 1 Januari 2018, dimana dalam sistem smart card bagi para pemegang izin kerja dan izin tinggal khususnya untuk wilayah Batam, Bintan, Karimun (BBK) dihentikan.

“Alasannya bahwa setiap PNBP harus dikelola instansi pemerintah yang selama ini dikelola oleh pihak swasta sejak tahun 1991,” ungkapnya.

Imbasnya adalah pada pegawai setingkat manajemen atas di perushaan industri pemegang ITAS dan visa bisnis tujuan Batam harus mengantri saat masuk dan keluar Batam.”Penjelasan yang kami terima yakni pihak imigrasi masih menunggu PP terkait PNBP yang mana sudah setahun tidak kunjung selesai,” ungkapnya lagi.

Persoalan ini memang sudah menghantui pengusaha di kawasan industri. Wakil Ketua Koordinator Himpunan Kawasan Industri (HKI) Kepri, Tjaw Hoeing mengatakan proses pengurusan perizinan RPTKA dianggap masih belum optimal meski sudah menggunakan aplikasi Skype. Alasannya adalah koneksi jaringan sangat buruk sehingga saat melakukan wawancara, koneksi sering terputus dan butuh waktu untuk memulihkannya.

“Proses wawancara RPTKA sekarang memang melalui Skype. Alasannya bagus karena dapat mempercepat pelayanan, tapi suka tiba-tiba mati dan membutuhkan waktu untuk nyambung kembali,” katanya. (leo)

Ekonomi Kepri Turun pada Awal 2019

0
foto: batampos.co.id / dalil harahap

batampos.co.id – Pertumbuhan ekonomi Kepri pada triwulan pertama 2019 tumbuh sebesar 4,76 persen. Nilai tersebut turun dari pertumbuhan ekonomi Kepri di triwulan keempat 2018 yang menanjak hingga angka 5,48 persen.

“Pertumbuhan ekonomi Kepri didorong oleh pertumbuhan kategori industri pengolahan yang memberikan andil sebesar 1,99 persen. Sedangkan dari sisi pengeluaran didorong oleh konsumsi rumah tangga sebesar 1,99 persen dan pengeluaran pembentukan modal tetap bruto sebesar 0,27 persen,” kata Kepala Bidang Neraca Wilayah dan Analisis Statistik, Zunadi, Sabtu (11/5).

Pertumbuhan ekonomi Kepri turun dari triwulan sebelumnya disebabkan karena penurunan konsumsi pemerintah sebesar 71 persen. Setelah itu pembentukan modal tetap bruto juga rutun 3,42 persen.

“Ekspor barang dan jasa turun sebesar 0,30 persen dan komponen impor barang dan jasa yang merupakan faktor pengurang pada PDRB juga turun 3,99 persen,” ucapnya.

Menurut Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Batam, jika dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi triwulan IV tahun 2018, maka ekonomi kita mengalami kontraksi atau mengalami perlambatan lagi.

“Kita tahu di triwulan IV tahun lalu ekonomi Kepri bisa tumbuh 5,34%. Sementara triwulan I tahun ini hanya tumbuh 4,76%. Penyebab utama dari kontraksi ini merupakan masalah klasik,” katanya.

Masalah klasik tersebut yakni belum terealisasinya belanja pemerintah secara maksimal di awal tahun ini. Terlihat di data BPS pada kategori administrasi pemerintah dan jaminan sosial wajib mengalami kontraksi hingga 20 persen. Hal ini lazim terjadi karena pemerintah biasanya akan lebih banyak belanja di akhir tahun.

Memasuki triwulan II tahun 2019 ini seharusnya pemerintah daerah di Kepri menyegerakan realisasi belanja di APBD. Karena belanja pemerintah ini berdampak cukup signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Jika cepat direalisasikan juga akan menimbulkan multplier effect terhadap sektor lainnya seperti konsumsi rumah tangga.

“Kalau kita bandingkan dengan triwulan I tahun 2018, pertumbuhan ekonomi Kepri hanya sedikit lebih cepat. Dimana di triwulan I tahun 2018 ekonomi Kepri tumbuh 4,51% saat ini lebih cepat menjadi 4.76%. Artinya tanda tanda ekonomi akan membaik tahun ini sudah mulai terlihat,” katanya.

Sekarang tinggal bagaimana pemerintah bisa mendorongnya lebih kencang lagi melalui stimulus fiskal. Investasi juga harus terus digenjot agar tumbuh lebih cepat lagi. Perang dagang yang semakin memanas antara AS dengan China beberapa hari terakhir bisa dimanfaatkan untuk menarik lebih banyak lagi investor asing untuk datang ke Batam. (leo)

Umumkan Kelulusan, Siswa Diminta Tidak Konvoi

0

batampos.co.id – Pelajar SMA/SMK sederajat akan menerima kelulusan, Senin (13/5) nanti. Berbagai upaya dilakukan sekolah agar pembagian kelulusan ini berjalan dengan lancar tanpa adanya aksi konvoi hingga coret-coret seragam.

Wakil Kesiswaan Kurikulum SMAN 1 Batam, Sikat Manulang mengatakan untuk pengambilan kelulusan nanti, siswa harus didamping orangtua. Hal ini untuk mencegah aksi konvoi usai pengumuman kelulusan.

“Siswa harus didampingi orangtua. Hasil pengumuman ini akan dibagikan pukul 13.00 WIB. Jadi selesai dibagikan siswa langsung pulang bersama orangtua,” kata dia, Sabtu (10/5).

Sikat menyebutkan untuk hasil ujian, ia masih menunggu dari Dinas Pendidikan Provinsi Kepri. Ia berharap siswa SMAN 1 Batam bisa mempertahankan prestasi sebagai sekolah terbaik di Kepri.

“Tentu kami berharap bisa jadi yang terbaik. Selama ini anak-anak sudah berjuang selama tiga tahun belakangan,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan Kepala SMKN 4 Batam, Ahmad Taher untuk menghindari aksi yang tidak bermanfaat, pihaknya akan mengumumkan kelulusan pukul 16.00 WIB melalui website resmi sekolah.

Ia sangat berharap siswa tidak melakukan aksi konvoi. Sebab hal ini bisa membahayakan siswa. Pihaknya sengaja mengumumkan sore hari agar siswa tidak berkeliaran usai mengetahui mereka lulus.

“Jadi kami sengaja tidak mengundang ke sekolah, karena memikirkan dampaknya. Kami sangat berharap anak-anak tidak ada yang terlibat aksi yang bisa merugikan diri sendiri,” ujarnya.

Taher juga berpesan kepada orangtua untuk bisa mengingatkan anak-anak untuk tidak keluar berkendara saat pengumuman kelulusan.

“Kami minta bantu untuk dikontrol anak-anaknya. Jangan sampai nanti mereka meluapkan kebahagiaan dengan cara yang tidak bermanfaat,” imbuhnya. (yui)

Pleno Sagulung, Rampung

0

batampos.co.id – Pleno rekapitulasi tingkat kelurahan di kecamatan Sagulung rampung, Minggu (12/5) sore. Surat dan kotak suara serta logistik pemilu lainnya langsung dikembalikan ke KPU Batam mulai pukul 15.00 WIB kemarin.

Pantauan di lokasi rekapitulasi surat suara yakni depan Polsek Sagulung, surat dan kotak suara serta logistik pemilu yang sudah direkapitulasi diangkut menggunakan truk gandeng.

Kapolsek Sagulung AKP Riyanto yang mengawali langsung proses pengembalian logistik pemilu itu menuturkan total ada sebelas truk gandeng yang akan memuat seluruh perlengkapan pemilu ke KPU. Truk-truk tersebut secara bergantian memuat di depan kantor PPK Sagulung. “Semuanya dikawal dengan ketat. Mulai dari proses loading sampai ke KPU akan dikawal tim gabungan,” ujar Riyanto.

Sementara ketua PPK Sagulung Herman menuturkan, proses rekapitulasi yang memakan waktu lebih dari 14 hari kerja itu sudah rampung semuanya. Setelah melalui proses rekapitulasi secara menyeluruh tingkat kecamatan, logistik pemilu itu langsung dikembalikan ke KPU.

“Tentu segalah persyaratan dan prosedur juga dipenuhi. Target semuanya beres hari ini,” ujar Herman, Ahad sore. (eja)

KM Bukit Raya Beroperasi 15 Mei

0
Kapal Bukit Raya. foto : batampos

batampos.co.id – Kapal Pelni KM Bukti Raya hingga saat ini masih proses docking, sehingga belum bisa melayani rute ke Natuna. Kapal ini masuk perbaikan sejak bulan lalu. Kondisi tersebut menye-babkan arus mudik bakal terganggu.

Kepala Dinas Perhubungan Pemkab Natuna Iskandar Dj mengatakan, meski kapal Pelni KM Bukit Raya belum beroperasi, Pemkab berupaya arus mudik Lebaran 2019 tidak terhambat.

Saat ini, pihaknya sudah berkoordinasi dengan PT Pelni terkait transportasi laut terutama saat arus mudik Lebaran. Pihak Pelni sudah menjadwalkan KM Bukit Raya akan beroperasi melayani pemudik.

Dikatakan Iskandar, pihak Pelni harus memesan suku cadang mesinnya ke Jerman, sehingga memerlukan waktu untuk memperbaiki mesinnya.

”Menurut keterangan dari direksi armada Pelni, rencananya mulai 15 Mei ini Bukit Raya mulai beroperasi,” katanya, Jumat (10/5).

Iskandar mengatakan, pihaknya terus berkoodinasi dengan Kementerian Perhubungan dalam mengantisipasi lonjakan penumpang. Direncanakan pemerintah akan menambah kapal perintis untuk rute Natuna.

”Sekarang sudah ada tiga kapal perintis melayani rute ke Natuna. Pemerintah akan menambah KM Sabuk Nusantara 83 melayani arus mudik dan seterusnya tahun ini,” bebernya.

Selain antisipasi jalur laut, Pemkab juga akan berkoordinasi dengan pihak TNI AU jika terjadi lonjakan penumpang pesawat. Jika dibutuhkan akan melibatkan pesawat TNI untuk mengangkut penumpang rute Natuna.

”Sekarang dua maskapai melayani seperti biasa dengan tujuan Batam-Natuna. Sementara tujuan ke Tanjungpinang sudah ditutup,” ujarnya. (arn)