Rabu, 29 April 2026
Beranda blog Halaman 11588

MPV akan Tetap jadi Tren Mobil 2019

0
Desain kendaraan futuristik akan lebih diminati pada tahun 2019 ()

batampos.co.id – Tren mobil pada tahun 2019 nampaknya tidak mengalami perubahan yang besar. Menurut penuturan Donny Saputra, Marketing Director PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) mobil segmen MPV masih akan banyak diminati oleh sebagaian besar masyarakat Indonesia. Sementara, sedan kurang diminati.

“Masyarakat Indonesia umumnya lebih senang memilih kendaraan berkapasitas besar. Bisa digunakan untuk mengangkut keluarga,” tutur Donny saat berkunjung ke redaksi JawaPos.com.

Penyegaran menjadi faktor utama yang harus diperhatikan untuk meracik kendaraan pada tahun 2019. Berbagai fitur yang disajikan harus bisa menunjang gaya hidup pengguna mobil yang bersangkutan.

Desain juga harus disesuaikan dengan perkembangan jaman. Misalnya desain futuristik yang bisa memberikan pilihan lain bagi konsumen.

Donny menjelaskan tren elektrifikassi akan semakin terasa nyata di tahun 2019. Namun menurutnya, ada beberapa faktor yang harus diperhatikan agar pengembangan kendaraan berteknologi elektrifikasi bisa berjalan dengan baik.

Faktor pertama yang harus diperhatikan yaitu kegunaan kendaraan tersebut. Apakah kendaraan tersebut digunakan untuk menempuh jarak jauh atau hanya untuk menempuh jarak dekat. Untuk kemdaraan jarak jauh, maka teknologi baterai yang saat ini ada nelum mendukung. Pengembantan tenologi elektrifikasi juga harus disesuaikan dengan kondisi topografi.

Terkait dengan regulasi Euro4, maka pada tahun 2019 bisa dipastikan bahwa mobil baru yang beredar haru memenuhi standar Euro4. Terutama untuk kemdaraan yang diproduksi untuk memenuhi permintaan pasar ekspor. Sebab di luar negeri regulasi Euro4 sudah tidak biaa ditawar-tawar lagi.

Faktor lain yang akan nerpengaruh terhadap dunia otomotif di tahun 2019 adalah regulasi. Isu berakhirnya program Kendaraan Bermotor Roda Empat Hemat Energi dan Harga Terjangkau (KBH2) semakin santer.

Menyikapi hal itu, diperkirakan pabrikan akan mengeluarkan model baru yang sejalan dengan regulasi yang berlaku, atau malah melakukan modifikasi pada model lama agar sesuai dengan regulasi.

Segmen LCGC juga akan terus berkembang di masa depan. Masyarakat Indonesia nampaknya sangat antusias menanggapi teknologi cerdas yang diterapkan di kendaraan. Selain itu, faktor kecepatan juga tetap menjadi pioihan utama bagi konsumen.

Nisaan akan nampaknya tahun depan akan pebih gencar menawarkan Nissan Intelligent Mobility. Teknologi ini memadukan kenyamanan dan teknologi. Di antaranya yaitu Intelligent driving, Intelligent power, dan Intelligent connectivty.

(wzk/JPC)

Disduk Capil Wajib Jemput Bola

0
Seorang warga Bintan sedang merekam data e-KTP di kantor Disdukcapil Bintan, Senin (5/3). F. Slamet/batampos.co.id.

batampos.co.id – Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kemendagri Bahtiar meminta jajaran Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disduk Capil) daerah wajib pro aktif jemput bola perekaman KTP elektronik (e-KTP) pada 27 Desember 2018. Program ini serentak di 514 kabupaten/kota.

Langkah ini dilakukan untuk mengejar kekurangan sisa 2,6 persen penduduk wajib ber-KTP yang belum melakukan perekaman.
Informasi ini dituangkan dalam Surat Edaran Mendagri yang ditandatangani Dirjen Dukcapil Nomor: 471.13/24150/DUKCAPIL Tanggal 17 Desember 2018 yang ditujukan kepada seluruh bupati/walikota.

Surat Edaran ini diharapkan tersosialisasikan juga kepada seluruh instansi pemerintahan di daerah, camat/kepala distrik, lurah, kepala desa/kepala kampung, kepala dusun, kepala lingkungan RW/RT agar melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

Bahtiar juga berharap ada partisipasi aktif masyarakat, Ormas, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, pim-pinan perusahaan swasta, BUMN, dan pihak terkait lainnya untuk turut membantu lakukan sosialisasi Jemput Bola Perekaman e-KTP secara serentak di seluruh Indonesia.

Direktorat Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kemendagri telah membuka call centre untuk membantu pelayanan e-KTP kepada masyarakat.

“Silakan hubungi di nomor telepon 1500537,” ujarnya.

Bahtiar menjelaskan, meski pada 27 Desember 2018 dilakukan perekaman e-KTP jemput bola serentak di seluruh Indonesia, tetapi proses pelayanan perekaman ini tidak berhenti di situ saja. Walaupun cuma 1 hari secara serentak nasional di lakukan perekaman, bukan berarti perekaman jemput bola berhenti 1 hari di tanggal 27 Desember 2018.

Pelayanan jemput bola perekamanan e-KTP serentak secara Nasional ini diarahkan kepada pemilih pemula, di SMU, SMK, Perguruan Tinggi, Pondok Pesantren, pemilih di Rumah Tahanan atau Lembaga Pemasyarakatan serta tempat lainnya yang memiliki jumlah pemilih yang terkonsentrasi, seperti perusahahaan, perkantoran dan tempat usaha lainnya.

“Prinsipnya seluruh jajaran Dukcapil daerah terus melakukan pelayanan jemput bola sepanjang ada masyarakat yang belum melakukan perekaman KTP-el, baik individu, komunitas masyarakat, perusahaan, pabrik-pabrik, perumahan-perumahan, pengelola apartemen, dan lain sebagainya yang menghubungi jajaran Dukcapil, baik pusat dan daerah untuk dilakukan perekaman KTP-el,” terangnya.

Kapuspen Bahtiar juga menyampaikan optimismenya pelayanan jemput bola perekaman KTP-el serentak secara nasional pada tanggal 27 Desember 2018 dengan didukung semua pihak.

“Kami optimis jika seluruh masyarakat aktif melakukan perekaman maka perekamanan KTP-el bisa kita tuntaskan menuju Single Identity Number (SIN) pada Tahun 2019,” tutupnya. (jpnn)

BP Batam Tetap Fokus Cari Investor

0

batampos.co.id – Rencana pergantian bos BP Batam yang akan dirangkap secara ex officio oleh Walikota Batam tak memengaruhi kinerja BP Batam.

Saat ini BP Batam tetap fokus mencari investor untuk menanamkan modalnya di Batam.
Setelah Singapura, Amerika, dan Tiongkok, BP Batam mendorong investasi semakin ba-nyak masuk dari negeri jiran Malaysia.

”Tahun 2017, Malaysia menempati urutan ketiga untuk investasi terbesar di Indonesia dengan jumlah 7,78 juta dolar Amerika. 60 persen di antaranya menempati sektor utama yakni perdagangan, transportasi, dan industri,” kata Kepala Biro Perencanaan Pengembangan Usaha BP Batam Purnomo Andiantono, Sabtu (22/12/2018).

Salah satu cara untuk menggaet investor dari negeri jiran tersebut adalah lewat temu muka antara BP dan calon investor saat acara forum bisnis di Kuala Lumpur, Malaysia, beberapa waktu lalu. Pelaku usaha dari Malaysia sangat tertarik dengan Indonesia karena sudah memiliki perizinan terintegrasi seperti Online Single Submission (OSS).

”Malaysia itu pasar ekonomi penting bagi Indonesia dimana investasi 2018 hingga September kemarin sudah mencapai 1,2 juta dolar Amerika,” sebut Andi.

Namun, investasi tersebut masih berkutat di sektor transportasi, pergudangan, agrikultur, dan industri makanan halal.

”Itu menandakan dekatnya hubungan antara kedua-nya,” ucapnya.

Sedangkan Wakil Duta Besar Indonesia untuk Malaysia K.U. Hanan mengatakan acara temu muka ini dapat meningkatkan hubungan baik antara Indonesia dan Malaysia.

”Saya percaya kegiatan ini akan meningkatkan hubungan baik antara Indonesia dan Malaysia khususnya dalam upaya untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi kedu-a negara,” ucapnya.

Fokus Bisnis Alih Muat Kapal

Tak hanya fokus mencari investor, BP Batam kini juga fokus menjalankan bisnis alih muat kapal di perairan Batam. Kepastian itu menyusul datangnya Kapal Ocean Explorer dari Singapura untuk menjalankan bisnis tersebut, Senin (17/12) lalu.

Setelah Ocean Explorer menambatkan jangkarnya di perairan Batam, dua kapal lagi asal negeri singa itu akan singgah di Batam dalam waktu dekat.

Dua kapal tersebut yakni kapal tanker Wu Yi San dan kapal kargo Kota Nipah. Kedu-anya akan ikut menjalankan bisnis alih muat kapal di pera-iran Batam dalam waktu dekat.

”Ini merupakan bentuk pemanfaatan perairan di Batam, tapi baru terealisasi di zaman Pak Lukita (Kepala BP Batam, red),” kata Kepala Kantor Pelabuhan BP Batam Nasrul Amri Latif, Sabtu (22/12/2018).

Ocean Explorer memiliki berat 62 ribu Gross Register Ton (GRT). Wu Yi San sekitar 164 ribu GRT dan Kota Nipah sekitar 80 ribu GRT. Ketiga kapal ini sangat ideal untuk menjalankan bisnis alih muatan kapal di laut dan juga SPBU terapung (Floating Storage Unit/FSU) karena ketiga-nya dapat menampung mi-nyak hingga 3 juta barel.

Dalam setahun, 60 persen kebutuhan minyak dunia melewati laut. Sepertiga di antaranya atau sekitar 16 juta barel melewati Selat Malaka.

”Dengan ini, Batam bisa menargetkan sekitar 20 per-sen sebagai keuntungan,” ujarnya.
Di sisi lain, Nasrul menceri-takan bahwa ketiga kapal ini pindah ke perairan Batam karena konflik perbatasan antara Singapura dan Malaysia. Sebelumnya, kapal-kapal ini beroperasi di sekitar Selat Seligi, perairan Malaysia.

”Indonesia diuntungkan dengannya. Karena pastinya pengusaha akan meletakkan kapalnya di tempat paling aman dan menguntungkan mereka,” ucapnya.

Kehadiran ketiga kapal ini merupakan hasil kerja sama antara Badan Pengusahaan (BP) Batam dengan PT Agra Telaga Kajayan (ATK).

”Ada kegiatan ekonomi akan tumbuh dari kegiatan ini karena akan mendorong kebutuhan terhadap air bersih, buah-buahan, dan makanan. Total orang yang terlibat akan sangat banyak,” ungkapnya.(leo)

Kenaikan Harga Migas Picu Inflasi

0
ilustrasi

batampos.co.id – Bank Indonesia (BI) Perwakilan Kepri memprediksi pertumbuhan inflasi 2019 akan berada di kisaran 3,5 persen, sama seperti tahun ini.

“Peningkatan harga komoditas dunia seperti minyak dan gas bumi, itu jadi pemicu,” kata Kepala BI Perwakilan Kepri Gusti Raizal Eka Putera, Sabtu (22/12/2018).

Kenaikan tersebut juga akan memicu kenaikan harga tarif angkutan udara yang juga menjadi pendorong faktor inflasi. Begitu juga dengan peningkatan suku bunga Bank Sentral Amerika dapat menyebabkan imported inflation.

Imported inflation adalah inflasi yang disebabkan oleh adanya kenaikan harga-harga komoditi di luar negeri khususnya dari negara asing yang memiliki hubungan perdagangan Indonesia. Contohnya Amerika dan Tiongkok.

Sejumlah faktor lain yang juga mendorong inflasi menjelang akhir tahun antara lain curah hujan dan gelombang tinggi yang secara musiman akan berlanjut sampai dengan awal tahun 2019. Ini memicu kelangkaan pasokan ikan segar, menghambat jalur distribusi bahan makanan, serta berdampak pada produksi sayuran.

“Peningkatan permintaan komoditas bahan kebutuhan pokok menjelang Natal dan Tahun Baru juga bisa memicu inflasi,” katanya.

Makanya, untuk mencegah agar inflasi tidak naik tajam, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) akan membuat studi kelayakan bisnis pertanian menggunakan greenhouse dan agenda lainnya agar pasokan aman dan harga terkendali, sehingga keberlangsungan produksi bayam dapat lebih terjamin.

“Kemudian melakukan pemantauan pasokan secara berkala untuk menjamin ketersediaan bahan makanan serta menghindari penimbunan,” ucapnya.

Langkah berikutnya melakukan inspeksi mendadak (sidak) bersama dengan BP BPOM dan distributor untuk mencegah peredaran makanan kedaluwarsa.

Lalu mengintensifkan kerja sama antar daerah yang telah disepakati untuk memenuhi pasokan bahan makanan menjelang akhir tahun. Terakhir menggelar operasi pasar dan pasar murah untuk stabilisasi harga.(leo)

Dua Fenomena Alam yang Sebabkan Tsunami di Selat Sunda

0
ilustrasi

batampos.co.id – Bencana tsunami yang terjadi pada Sabtu (22/12) malam sekitar pukul 21.27 WIB di beberapa wilayah pantai di Selat Sunda disebabkan karena kombinasi 2 fenomena alam.

Yakni

  1. pasangnya air laut yang ditimbulkan bulan purnama
  2. longsor bawah laut di lereng Gunung Anak Krakatau.

“Ada 2, kombinasi longsor bawah laut dan gelombang pasang karena bulan purnama. Ini yang menyebabkan tsunami, tidak ada gempa,” kata Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), saat menggelar konferensi pers di kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ), Minggu (23/12/2018).

Peristiwa tsunami terjadi secara tiba-tiba pada pukul 21.27 WIB. Tanpa ada peringatan dini kepada masyarakat maupun wisatawan di tepi pantai.

Info awal yang diberikan ke masyarakat, peristiwa itu merupakan air laut pasang. Namun pukul 01.30 WIB, Minggu (23/12) kemudian dikoreksi bahwa fenomena naiknya air laut itu merupakan tsunami.

Sutopo mengatakan, informasi yang dijadikan panduan berasal dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Instansi yang selama ini menjadi leading sektor ketika terjadi suatu fenomena malam.

“Pada awalnya BMKG menyampaikan gelombang pasang karena bersamaan bulan purnama. Tapi kemudian diralat, kami juga akhirnya mengeluarkan rilis kalau itu tsunami. Kami merujuk pada statement BMKG sebagai leading sektor,” katanya.

Sutopo juga mengatakan, saat ini masih berlangsung pemetaan daerah mana saja yang terkena dampak. Dilakukan oleh petugas gabungan, baik itu Badan Pencarian dan Pertolongan Basarnas, BNPB, BPBD, maupun instansi setempat dan relawan.

Dampak tsunami ini dialami di daerah Pandeglang, Banten dan juga Lampung Selatan dan Serang. Pihaknya juga meminta kepada masyarakat di sana agar tetap waspada, karena masih ada potensi air laut naik.

(dho/JPC)

PMI Batam Gelar Musyawarah Tahunan

0
Foto bersama seusai acara.

batampos.co.id – Palang Merah Indonesia (PMI) Batam menggelar musyawarah tahunan, Sabtu (22/12) di Kantor PMI Batamcenter. Kegiatan ini untuk mengevaluasi yang sudah dilakukan PMI Batam sepanjang tahun ini. Dan juga menyusun rangkaian kegiatan untuk meningkatkan pasokan kantong darah.

Musyawarah ini dibuka oleh Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kepri yang juga Wagub Kepri, Isdianto.

“Saya ingin musyawarah ini dapat menghasilkan komitmen yang lebih baik untuk PMI Kota Batam,” katanya, Sabtu (22/12/2018).

Ia mengatakan selama ini PMI Kota Batam memiliki kinerja yang baik, karena dipimpin oleh sosok yang memiliki dedikasi yang tinggi akan permasalahan sosial. Sehingga pasokan darah PMI Kota Batam memiliki pasokan kantong darah yang cukup.

“Sosok ibu Sri Soedarsono (Ketua Palang Merah Indonesia Kota Batam) yang tangguh, memiliki semangat kerja sosial yang tinggi membuat PMI Kota Batam berjalan dengan baik. Saya ingin semangat ibu Dar (Sri Soedarsono) dapat menular ke orang lain, ke PMI-PMI lainnya di Kepri,” ungkapnya.

Isdianto berpesan ke jajaran PMI Kota Batam, dapat bekerja dengan tulus dan ikhlas tanpa mengharap imbalan apapun. “Tetap semangat mencari pahala,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Sri Sudarsono mengatakan persedian kantong darah di Batam masih dirasa kurang. Ia mengatakan harusnya dalam sebulan PMI Kota Batam memiliki 2.400 kantong darah. Namun kenyataanya, PMI hanya memiliki 2ribu kantong darah.
“Baru terpenuhi itu 80 persen. Oleh sebab itu, ke depan kami akan menggiatkan kesadaran masyarakat untuk menyumbangkan darah. Agar dapat menolong sesama,” ucapnya.

Ia mengatakan selain meningkatkan kesadaran masyarakat untuk berdonor. Sri menuturkan akan memberikan pelatihan serta sosialisasi bagi mahasiswa dan ibu rumah tangga.

“PMI Batam akan terus mencari kader sebanyak-sebanyaknya, agar dapat mengantikan kami-kami ini suatu saat nanti,” ujarnya.

Tahun 2019, Sri mengatakan akan menggelar kegiatan yang bermanfaat dan meningkatkan persedian kantong darah PMI Kota Batam. “Semoga semua perencanaan kami terlaksana,” pungkasnya. (ska)

Muslim Batam Gelar Aksi Peduli Uyghur

0
Massa menyerukan pembebasan Muslim Uyghur untuk beribadah.
foto: istimewa

batampos.co.id – Masalah kemanusiaan yang menimpa Suku Uyghur di Xinjiang Cina memantik sejumlah aksi solidaritas di Tanah Air. Aksi serupa juga terjadi di Batam, Minggu (23/12/2018) pagi.

Kegiatan ini disebut, ‘Aksi Solidaritas Masyarakat Batam Peduli Uyghur’dan digelar di Jalan Engkuputri Batam atau samping MAsjig Agung Batam.

Koordinator Aksi Sawindu Yudha mengatakan, kegiatan ini diikuti perwakilan 54 organisasi kemasyarakatan (ormas), baik yang bergerak dibidang keagamaan maupun sosial kemasyarakatan yang lain.

“Semua bergabung, kami (panitia) mewadahi dalam aksi peduli Uyghur dari warga Batam,” kata dia, kemarin.

Yudha menyebutkan, jumlah peserta yang terdata oleh panitia sekitar 1.200-an orang. Setiap ormas mengirim anggotanya dari 20 orang, 50 orang juga ada yang 100 orang. “Di luar itu kami tak hitung. Tapi bisa jumlahnya mencapai 1.500 orang,” klaimnya.

Dalam aksi ini, sejumlah sikap yang disampaikan yakni, mengutuk keras segala tindakan kekerasan terhadap Muslim Uyghur Xinjiang, Cina.

Menolak segala bentuk kezoliman dan seluruh tindakan yang menjurus kepada pemusnahan manusia.

Mendesak pemerintah Cina untuk menghentikan pelanggaran HAM, penindasan dan memberikan kebebasan beragama minoritas islam Uyghur.

Menuntut Pemerintah Cina agar menjamin dan melindungi hak muslim Uyghur untuk bebas beribadah dan menjalankan syariat islam yang merupakan bagian dari HAM.

Mendorong Pemerintah Indonesia untuk mengambil langkah diplomatis dan ikut andil dalam upaya menciptakan perdamaian di Xinjiang, sebagai bagian dari tanggungjawab internasional yaitu turut berperan dalam usaha menciptakan perdamaian dan keamanan dunia.

Mengajak umat beragama di Indonesia untuk memberikan tekanan kepada Pemerintah Cina agar segera menghentikan penindasan kepada minoritas Uyghur dalam hal kemerdekaan beragama.

“Acara kami mulai pukul 07.30 WIB berakhir sekitar pukul 10.30 WIB. Sebagian besar peserta melanjutkan salat zuhur di Masjid Agung Batam,” pungkas Yudha. (iza)

TNI Diserang Kabar Hoax

0
Pasukan TNI yang dikerahkan untuk menumpas KKSB di Papua. (Denny Tonjau/Cenderawasih Pos/Jawa Pos Group)

batampos.co.id – TNI fokus mengejar kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB) di Papua.

Belum kelar tugas, TN telah diserang kabar bohong atau hoax.

Salah satu berita bohong yang muncul ialah penggunaan senjata kimia bernama white phosphorus alias bom fosfor. KKSB menuding TNI menggunakan senjata itu untuk membunuh anggota mereka.

Kabar tentang penggunaan senjata kimia itu diberitakan beberapa media Australia. Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel (Inf) Muhammad Aidi menegaskan, TNI tidak pernah dan tidak akan mau memiliki serta menggunakan senjata kimia semacam itu. Senjata tersebut memang pembunuh masal.

“Seluruh makhluk hidup di daerah yang ditembakkan itu akan mati atau setidaknya luka berat dan cacat seumur hidup,” tuturnya.

Penggunaan senjata itu oleh TNI sangat tidak mungkin karena alat utama sistem persenjataan TNI di Papua tidak mendukung. Hanya ada pesawat heli angkut jenis Bell, Bolcow, dan Mi-17.

“Tidak memungkinkan,” terangnya.

Penggunaan bom fosfor atau senjata kimia lain, lanjut Aidi, akan berdampak pada seluruh wilayah di Kabupaten Nduga. Semua akan terbakar. Manusia dan hewan mati.

“Jelas ini berita hoax,” ujarnya dalam keterangan tertulis.

Menurut dia, isu senjata kimia itu mungkin merupakan propaganda. Sama sekali tidak melihat dan mempelajari karakteristik senjata. “Yang lebih konyol, ada media mau memuat berita murahan semacam itu,” urainya.

Sementara itu, Kabidhumas Polda Papua Kombespol A.M. Kamal menuturkan, bukti paling nyata bahwa penggunaan senjata kimia itu bohong adalah pengejaran petugas terhadap pelaku kriminal bersenjata.

“Kalau kami menembakkan senjata kimia, personel kami juga ikut mati dong,” tuturnya.

Apalagi, saat ini banyak warga Nduga yang sedang berkegiatan bersama dengan polda. Wakil dari sejumlah kampung di Nduga bersama Polri mengadakan perayaan Natal.

(idr/c10/oni)

BI Kepri Segel Money Changer Tak Berizin

0
ilustrasi

batampos.co.id – BANK Indonesia (BI) Perwakilan Kepri menertibkan satu money changer tak berizin di Sawang, Pulau Karimun, Rabu (11/12/2018) lalu. Money changer ini berbentuk sebuah toko kelontong.

Penertiban ini dilakukan karena money changer tersebut tak kunjung mengurus perizinan pasca 7 April 2017 setelah BI mengeluarkan ketentuan Kegiatan Usaha Penukaran Valuta Asing Bukan Bank (KUPVA BB).

”Penertiban bisa dilaksa-nakan dengan lancar dan kondusif karena money cha-nger yang ditertibkan bersifat kooperatif,” kata Kepala BI Perwakilan Kepri Gusti Raizal Eka Putera, Jumat (21/12/2018).

Sebelumnya telah ditempelkan stiker penertiban sampai dengan pihak yang bersangkutan mengajukan izin usaha KUPVA ke BI Perwakilan Kepri.

”Selanjutnya BI akan memonitor pemenuhan komitmen dari pihak tersebut. Dan bagi siapa saja yang merusak atau melepas stiker tersebut dapat diancam pidana sesuai Pasal 232 KUHP,” ucapnya.

Sebelumnya, BI Perwakilan Kepri sudah melakukan upaya persuasif secara masif melalui imbauan untuk mengajukan izin ke BI, antara lain melalui sosialisasi maupun mendatangi lokasi usaha dan meminta pihak money changer menandatangani surat pernyataan yang berisi kesanggupan untuk menghentikan kegiatan usahanya sebelum mendapat izin.

”BI mengimbau agar pelaku Kegiatan Usaha Penukaran Valuta Asing tidak berizin lainnya segera menghentikan kegiatan usahanya dan mengajukan izin ke BI. Perlu kami tekankan kembali pengurusan izin di BI gratis tanpa dipungut biaya apapun,” ucapnya.

Begitu juga dengan masya-rakat, BI mengimbau masya-rakat dan money changer agar berhati-hati apabila terdapat pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab yang memanfaatkan kegiatan penertiban dengan me-ngatasnamakan BI.

Menanggapi hal ini, Ketua Afiliasi Penukaran Valuta Asing (APVA) Kepri Lusi Wong mengapresiasi langkah BI. Menurut Lusi, money changer harus menaati setiap peraturan BI dengan tujuan untuk menjaga kelancaran usahanya.

”Kami dari APVA juga akan membantu jika diperlukan mengurus perizinan tanpa biaya sepeserpun. Tapi jika ingin membuat money changer, minimal dana yang dibutuhkan sesuai aturan itu Rp 250 juta,” ucapnya. (leo)

Data Korban Tsunami Pandeglang Bergerak Waktu ke Waktu

0

batampos.co.id – Tsunami kembali terjadi di tanah air kita, Indonesia.

Kali ini, tsunami menerjang pantai di Selat Sunda, Sabtu (22/12/2018) pukul, 20.27 WIB.

Sutopo Purwo Nugroho Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menuturkan Penyebab tsunami di Pandeglang dan Lampung Selatan adalah kemungkinan kombinasi dari longsor bawah laut akibat pengaruh erupsi Gunung Anak Krakatau dan gelombang pasang saat purnama.

“BMKG masih meneliti lebih jauh untuk memastikan penyebab tsunami,” tuis Sutopo melalui akun medsosnya.

Penyebab tsunami bukan gempabumi. Namun kemungkinan adanya longsor bawah laut pengaruh erupsi Gunung Anak Krakatau. Bersamaan dengan adanya gelombang pasang akibat bulan purnama.

Feomena tsunami di Selat Sunda termasuk langka. Letusan Gunung Anak Krakatau juga tidak besar. Tremor menerus namun tidak ada frekuensi tinggi yang mencurigaikan. Tidak ada gempa yang memicu tsunami saat itu. Itulah sulitnya menentukan penyebab tsunami di awal kejadian.

Data korban bergerak dai waktu ke waktu. Pukul 04.30 WIB: tercatat 20 orang meninggal dunia, 165 orang luka-luka, 2 orang hilang dan puluhan bangunan rusak.

Pukul 07.00 WIB, 43 orang meninggal dunia, 584 orang luka-luka dan 2 orang hilang.

Kerugian fisik meliputi 430 unit rumah rusak berat, 9 hotel rusak berat, 10 kapal rusak berat dan puluhan rusak.

Evakuasi korban tsunami di Selat Sunda terus dilakukan oleh tim gabungan.

Jumlah korban terus bertambah.

Hingga pukul 10.00 WIB tercatat 62 orang meninggal dunia, 584 orang luka & 20 orang hilang.

Ratusan rumah dan bangunan rusak. Alat berat dikerahkan untuk evakuasi.

Dan pada pukul 13.00 WIB tercatat 35 orang meninggal duniq, 115 orang luka dan 110 unit rumah rusak. (ptt)