Kamis, 21 Mei 2026
Beranda blog Halaman 11630

BP Batam Minta Ganti Rugi kepada Pemilik Eastern Glory

0
foto: batampos.co.id / dalil harahap

batampos.co.id – Badan Pengusahaan (BP) Batam menahan izin berlayar kapal tanker berbendera Mongolia, MT Eastern Glory yang menabrak Jembatan II Barelang, Rabu (23/1/2019) lalu. Kapal akan dilepas jika pemiliknya membayar ganti rugi kerusakan jembatan tersebut.

“Kami akan meminta pemilik bertanggung jawab seperti kasus jembatan enam yang lalu,” kata General Manager (GM) Komersil dan Pengembangan Usaha Kantor Pelabuhan BP Batam Johan Effendy, Kamis (24/1/2019).

Johan mengatakan, kapal MT Eastern Glory ini masuk ke Batam dari Ma­laysia pada 4 September 2018. Ketika berlayar di wilayah perairan Indonesia, kapal tanker ini ditangkap oleh tim gabungan WFQR Lantamal IV dan Lanal Batam karena berlayar tidak sesuai dengan dokumen berlayar dan port clearance. Selain itu, Su­rat Keterangan Kecakapan (SKK) na­khoda tidak sesuai dengan klasifikasi kapal.

Dari kapal tersebut, TNI Angkatan Laut mengamankan 5.000 ton solar bersama dengan 19 kru, termasuk satu orang nakhoda.

“Mereka ditangkap dan jadi tahanan Kejaksaan. Setelah kasus selesai, kemudian melakukan perbaikan di galangan shipyard milik PT Jagad Energy yang dekat dari Jembatan Dua,” tambah Johan.

Dalam mengurus administrasi yang diperlukan, kapal ini difasilitasi oleh PT Jaticatur Niaga.

“Mereka mengajukan permohonan keluar. Belum siap, tahu-tahu malah menabrak jembatan. Makanya kita tahan dulu sampai kasus selesai,” ungkapnya.

Untuk jumlah kerugiannya, Johan mengatakan masih menunggu tim dari Direktorat Sarana dan Prasarana melakukan pengecekan.

“Setelah selesai, baru kita kasih izin berlayarnya,” paparnya.

Hal senada disampaikan Kepala BP Batam Eddy Putra Irawadi. Eddy mengatakan pihak MT Eastern Glory harus membayar ganti rugi atas kerusakan yang timbul akibat tabrakan, Rabu (23/1) lalu.

“Ini sedang identifikasi kerugian, tapi belum ada detail laporan kerusakan, masih dicek,” kata Eddy, Kamis (24/1) di Rumah Sakit Badan Pengusahaan (RSBP) Batam.

Eddy memaklumi insiden ini. Sebab saat kejadian arus laut memang cukup deras. Angin juga bertiup kencang. Sehingga mengakibatkan kapal tersebut terseret arus sebelum akhirnya menabrak jembatan.

“Tapi harus ada yang bertanggung jawab. Secara hukum, kerugian dibayar oleh majikan (yang punya kapal, red),” ungkapnya.

Jembatan 2, Barelang. foto: batampos.co.id / dalil harahap

Eddy yakin tabrakan tersebut mempengaruhi struktur jembatan. Maka ke depannya, BP Batam akan melakukan upaya pencegahan dengan menentukan standar kapal yang boleh berlayar di sekitar enam jembatan penghubung Batam menuju Rempang dan Galang.

Sedangkan Kasubdit Pembangunan Jalan dan Jembatan BP Batam Boy Zasmita mengatakan, pihaknya sudah menurunkan dua tim serta meminta konsultan independen untuk mengecek kerusakan jembatan.

“Kami masih menunggu hasil pengecekan untuk mendapatkan detail jembatan yang rusak dan juga telah melapor ke Kementerian PU dan Perumahan Rakyat,” katanya.

Secara visual, memang tidak terlihat ada kerusakan jembatan. Tapi, pile cap yang terdapat di sejumlah titik jembatan, berikut juga box gilder dipastikan rusak.

“Untuk sekarang masih aman. Mengenai kepastian akan diperbaiki, kita masih menunggu hasil dari tim yang mengecek. Mudah-mudahan segera dapat detailnya,” katanya.

Setelah menabrak jembatan dua, tanker Eastern Glory telah dievakuasi ke jeti tempat asal tanker tersebut bersandar. Jarak jeti dan jembatan hanya sekitar 200 meter.

Tanker tangkapan TNI AL itu ditarik menggunakan empat tugboat dan tim penyelamat gabungan, Rabu (23/1) malam. Usai ditarik tim gabungan langsung menyelidiki kerusakan jembatan akibat tabrakan tersebut.

Pantauan di lapangan, sampai Kamis (24/1/2019) tim gabungan masih terus mengamati kondisi jembatan termasuk pada bagian kolong jembatan menggunakan tugboat. Petugas gabungan juga tampak terus mengawasi tanker tersebut.

Sementara masyarakat dan nelayan sekitar menilai insiden kapal menabrak jembatan itu merupakan bentuk kelalaian pihak kapal. Pasalnya pelepasan ikatan tanker tersebut dilakukan saat arus laut sedang deras dan bergerak dari arah Pulau Lance ke arah Jembatan II Barelang.

“Kalau kami orang pulau cakap ini nekad. Arus tak boleh dilawan sekalipun ada angin dari arah berlawanan,” ujar Syafarudin, nelayan dan juga penambang pancung di Jembatan II Barelang, kemarin.

Syafarudin menduga, kru kapal salah membaca arus sehingga nekat melepaskan tali pengikat.

“Kami yang pakai pancung saja tak berani lawan arus. Kalau mau nambang harus cari-cari celah dulu. Memang kencang arus di sini,” katanya.(leo/eja)

Siang Ini, Pembukaan Batam Pos-HSBL IV 2019 di Hi Test Arena

0

batampos.co.id – SMA Yos Sudarso Batam akan menurunkan tim putra dan tim putri di ajang Batam Pos-Honda Student Basketball League (HSBL) IV 2019, yang mulai bergulir hari ini, Jumat (25/1) pukul 14.00 WIB di Hi-test Arena, Batam Kota.

Manager Tim Basket SMA Yos Sudarso Ademas Tri Nugraha mengaku persiapan timnya menghadapi kompetisi sudah sa-ngat mantap. Bahkan, pemantapan sudah melebihi 90 persen.

”Masing-masing tim sudah berlatih mak­simal untuk mengikuti pertandingan,” ujar Ade, Kamis (24/1).

Tiga kali keikutsertaan tim putra dan dua kali untuk tim putri di kompetisi bola basket antarpelajar tingkat SMA/SMK ini, memberikan pengalaman yang cukup untuk kesiapan timnya dalam kompetisi kali ini. Namun, pihaknya tidak menargetkan kemenangan maksimal terkhusus bagi tim putra.

”Soalnya untuk persaingan di tim putra cukup ketat. Tapi jika dibandingkan prog-res dari tahun-tahun lalu, paling tidak kami bisa masuk semifinal,” terangnya.

Sementara untuk tim putri, Ade mengaku optimis bisa mendapatkan hasil yang baik.

”Targetnya juara I. Kami mengunggulkan tim putri karena progres permainan mereka terus meningkat, sebanding dengan tim lawan yang akan dihadapi,” jelas guru olahraga SMA Yos Sudarso itu.

Di sisi lain, proses babak penyisihan grup yang akan digelar di lapangan basket Sekolah Yos Sudarso menjadi keuntungan tersendiri bagi timnya.

”Karena sudah biasa latihan di sana, sehingga tim kami sudah paham kondisi arena. Semoga itu dapat membantu melaju hingga ke final,” ungkap Ade. (nji)

Dua Mobil Eks Singapura di Priok Tak Lewat Batam

0

batampos.co.id – Jajaran Bea Cukai (BC) berjanji akan mengusut tuntas kasus penyelundup mobil mewah eks Singapura yang masuk melalui Batam. Penyelidikan kasus tersebut, tak hanya dilakukan bersama Lantamal IV saja, tapi juga melibatkan Ditjen BC.

“Iya, kita tak main-main, itu arahan dari pimpinan pusat untuk fokus membongkar hal yang merugikan negara. Tak hanya diawasi langsung BC pusat dalam penyelidikan ini,” ujar Susila Brata, Kepala BC Batam, Kamis (24/1).

BC Batam juga akan berkoordinasi dengan BC daerah lainnya di Sumatera daratan, misalnya dalam menangkal upaya penyelundupan mobil mewah.

Pantauan Batam Pos di gudang PT Batam Trans Persada di sekitar wilayah Kampung Air, Batam Center, tiga unit mobil selundupan tersebut penjagaannya masih dipercayakan ke penjaga gudang.

foto: batampos.co.id / cecep mulyana

Tak ada aktivitas seperti sebelumnya, yakni penjagaan ketat oleh beberapa personel TNI AL.

Hingga Kamis (24/1/2019), Bea dan Cukai belum bisa menyampaikan perkembangan dari penyelidikan yang sudah dilakukan. “Belum ada perkembangan,” ujar Kepala Bidang Lepatuhan dan Layanan Informasi (BKLI) Kantor Bea Cukai Batam Sumarna, kemarin.

Dari keterangan pengawasan gudang PT Trans Batam, tiga mobil mewah tersebut dititipkan seorang berini­sial Lt. Saat dikonfirmasi mengenai seseorang yang berinisial Lt tersebut, Sumarna juga belum bisa menyampaikannya.

“Belum bisa ngasih statement, teman-teman P2 (penindakan dan pengawasan Bea Cukai, red) sedang dalam proses lidik,” katanya.

Tak Lewat Batam

Sementara itu, untuk dua mobil yang berada di Tanjung Priok, pihaknya sudah berkoor­dinasi dengan Bea Cukai Tanjung Priok. Dari hasil koordinasi, dua mobil tersebut lang-sung dibawa ke Tanjung Priok dari Singapura tanpa melewati Batam.

“Jadi setelah di Tanjung Priok, lanjut lagi ke Dumai, Riau. Jadi, tidak ada hubungannya dengan Batam. Di Tanjung Priok hanya untuk transit ke Dumai,” bebernya.

Sebelumnya, Sumarna menga-takan bahwa pihaknya baru menerima limpahan kasus penyelundupan mobil mewah itu dan masih melakukan verifikasi berkas hingga Rabu (23/1) sore. Pihaknya belum memutuskan untuk memindahkan barang bukti tersebut dari gudang PT Trans Batam. Namun, barang bukti itu sudah terpasang segel. (gas/egi)

20 Persen Dana Haji Diinvestasikan

0
ilustrasi

batampos.co.id – Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) akhirnya mulai menginvestasikan dana haji secara langsung. Tahap pertama, mereka mengalokasikan 20 persen untuk investasi langsung.

Kepala BPKH Anggito Abimanyu menuturkan, pada 2018 dana kelola yang ada di BPKH mencapai Rp 113 triliun. Melebihi dari target yang ditetapkan, yakni Rp 111 triliun. Tahun ini BPKH menaksir potensi dana kelola meningkat menjadi Rp 121 triliun. Angka itu berasal dari asumsi pendaftar haji yang mencapai 700 ribu orang.

Anggito menampik kabar bahwa investasi langsung uang haji digunakan untuk proyek infrastruktur pemerintah.

’’Fokus kami investasi langsung untuk jamaah. Kami tetap amanah untuk alokasi dana semata-mata untuk umat,’’ jelasnya di Jakarta, Kamis (24/1/2019).

Anggito menegaskan, tidak ada sepeserpun dana haji yang digunakan untuk proyek infrastruktur nasional.

Mantan Dirjen Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kemenag itu menjelaskan, lokasi investasi langsung BPKH nantinya ada di dua tempat. Yakni Arab Saudi dan Indonesia.

Untuk di Arab Saudi, BPKH mengincar investasi di sektor usaha pengadaan katering bagi jemaah haji.

Selain itu, bersama PT Bank Rakyat Indonesia (BRI), BPKH berencana mengakuisisi perusahaan penyedia valas di Arab Saudi. Pertimbangannya, jemaah haji Indonesia selama di Saudi tentu memerlukan penukaran uang. Sehingga, investasi pada perusahaan penyediaan valas cukup strategis. BPKH juga menjajaki kerja sama dengan PT Pertamina untuk penyediaan avtur bagi penerbangan haji dan umrah. Selain ada potensi imbal hasil atau laba, penyediaan avtur terkait dengan penyelenggaraan ibadah haji.

BPKH tetap berupaya investasi langsung masih terkait dengan kegiatan penyelenggaraan haji.Anggito mengatakan, target tahun ini, dana kelola mereka bisa mencapai Rp 121 triliun. Kemudian, komposisi investasi 50 persen untuk deposito di bank syariah.

Kemudian, 30 persen di surat berharga syariah dan 20 persen untuk investasi langsung serta investasi lainnya.(wan/tau/oni)

Terimbas Bagasi Berbayar, Omzet UKM Batam Turun Drastis

0
foto: batampos.co.id / cecep mulyana

batampos.co.id – Manajer Operasional Nayadam (jajan oleh oleh khas Batam), Syarif Hidayatullah menuturkan, dampak bagasi berbayar sudah mulai dirasakan oleh pelaku UKM yang bergerak di bidang oleh-oleh khas daerah. Biasanya, ia bisa mengumpulkan omzet Rp 5 juta hingga Rp 6 juta per hari, kini menurun drastis hanya Rp 2 jutaan.

”Dampaknya omzet turun hampir 60 persen. Orang jadi berpikir dua kali mau beli oleh-oleh,” ujar Syarif.

Diakuinya, seperti outlet Nayadam yang berada di Nagoya dan bandara. Jika pihaknya menawarkan, alasan pengunjung takut dikenakan charge oleh maskapai penerbangan yang menerapkan bagasi berbayar.

”Belinya sedikit-sedikit. Palingan satu buat makan atau dua untuk dibawa balik yang bisa dimasukkan ke dalam tasnya,” katanya.

Syarif menilai, dengan kondisi perekonomian yang belum stabil, ditambah lagi dengan adanya kebijakan ini membuat daya beli masyarkat makin menurun.

Apalagi Batam merupakan daerah kepulauan, dimana transportasi yang digunakan sebagian besar menggunakan pesawat.

”Berbeda kita tinggal di Jawa. Bisa lewat darat. Batam langsung terasa dampaknya,” ujar Syarif.

Ia juga berharap kebijakan ini bisa dikaji ulang, karena sangat merugikan pelaku UKM.

”Harapan kami bisa kembali pulih,” harap Syarif.(rng)

Polisi Ringkus Pencuri Brankas Berisi Rp 600 Juta

0
ilustrasi

batampos.co.id – Jaga Sembiring, 59, dan Harles Hutajulu, pembobol brankas PT Berlian Inti Sukses dibekuk polisi. Selain keduanya, polisi juga mengamankan dua penadahnya, yaitu Martahan Simanjuntak, 35, dan Salim Rambe, 47.

Kasat Reskrim Polresta Barelang AKP Andri Kurniawan menjelaskan, pembobolan di PT Berlian Inti Sukses itu diketahui Sabtu, 29 Desember 2018 lalu sekira pukul 08.00 WIB. Awalnya, salah satu karyawan yang hendak masuk kerja melihat pintu kantor sudah dalam keadaan rusak. Selanjutnya, karyawan tersebut memberitahu pimpinannya dan pimpinan perusahaan langsung menelpon karyawan tersebut.

”Awalnya korban tidak percaya. Setelah itu, korban lang-sung menuju kantor yang berada di Seipanas itu,” ujarnya, kemarin.

Dari keterangannya kepada polisi, di dalam brankas itu terdapat uang tunai sebesar Rp 601.479.000, satu unit ponsel, kunci serep kantor serta dokumen-dokumen penting lainnya.

Dari penyelidikan di lapangan dan memeriksa sejumlah saksi, polisi mendapatkan informasi ada seseorang yang menjual rokok dalam jumlah banyak.

Dari informasi itu, tim gabungan melakukan pengintaian dan mengamankan Martahan Simanjuntak di ruli Kampung Indosat, Sekupang, Selasa (22/1/2019).

”Rokok yang dijualnya saat itu sama dengan rokok milik korban yang dicuri,” tuturnya.

Dari pengakuan Martahan Simanjuntak, rokok itu ia dapatkan dari temannya, Salim Rambe yang tinggal di ruli Tembesi Lestari. Polisi kemudian mengamankan Salim Rambe. Dari keterangan Salim, ia hanya bertugas menjual rokok itu dan menyediakan tempat untuk membongkar brankas.

”Pelaku ini tidak ikut dalam aksi pembobolan itu. Dia juga mendapat uang tunai sejumlah Rp 10 juta,” bebernya.

Selanjutnya dari Salim, polisi mengamankan Jaga Sembiring di Perumahan Buana Impian Batuaji, Rabu (23/1). Namun, saat dilakukan penangkapan, Jaga berusaha melarikan diri sehingga polisi menembak kakinya.

Tim gabungan kembali bergerak ke kawasan Hourbour Bay Batuampar dan menangkap Harles Hutajulu. Ia juga terpaksa ditembak karena berusaha melarikan diri.

”Dari hasil pemeriksaan, mereka beraksi lima orang. Tiga pelaku lainnya masih kami kejar,” bebernya.

Dari penangkapan itu, polisi mengamankan barang bukti satu mobil Kijang Innova yang digunakan beraksi, 24 unit ponsel, uang tunai Rp 150 juta, gunting besi, 50 bungkus rokok, buku tabungan, kuitansi pembelian emas serta kalkulator. (egi)

Malaysia Punya Raja Baru

0
Sultan Abdullah Ri’ayatuddin

batampos.co.id – Sultan Abdullah Ri’ayatuddin dari negara bagian Pahang ditunjuk sebagai raja baru Malaysia menggantikan Sultan Muhammad V dari Kelantan yang mundur 6 Januari lalu.

Petinggi negara resmi menunjuk Sultan Abdullah dalam Konferensi Para Penguasa di Istana Nasional Kuala Lumpur, Kamis (24/1). Delapan sultan pemimpin negara bagian di Malaysia hadir dalam pertemuan itu, kecuali Sultan Muhammad V.

Selain menunjuk Sultan Abdullah, Istana kerajaan juga menyatakan Sultan Nazrin Shah dari negara bagian Perak sebagai wakil raja.

Malaysia merupakan negara monarki konstitusional yang memiliki peraturan unik, dimana jabatan raja akan berganti setiap lima tahun secara bergiliran sesuai dengan urutan negara bagian. Pemu-ngutan suara harus dilakukan dalam kurun waktu empat minggu sejak kekosongan kekuasaan terjadi.

Berdasarkan sistem rotasi, Sultan Pahang merupakan penerus takhta kerajaan setelah sultan Kelantan.

The Straits Times melaporkan bahwa Sultan Abdullah menjadi raja baru Malaysia beberapa hari setelah dia ditunjuk sebagai pemimpin negara bagian Pahang menggantikan sang ayah yang sakit.

Sementara itu, kenaikan takhta Sultan Abdullah juga berlangsung hanya beberapa waktu setelah Sultan Muhammad V mundur sebagai Raja Malaysia.

Sultan berusia 59 tahun itu merupakan seorang atlet yang juga memegang jabatan pada beberapa badan olahraga di bawah organisasi sepakbola dunia FIFA.

Selain aktif di FIFA, Sultan Abdullah juga merupakan Presiden Asosiasi Olahraga Hoki Asia dan mantan Kepala Asosiasi Sepak Bola Malaysia. Setelah lulus sekolah menengah atas di Malaysia, Sultan Abdullah melan-jutkan studinya di akademi militer Sandhurst, Inggris.

Selama menjadi raja di Malaysia, Sultan Abdullah memiliki peran seremonial dalam konstitusi. Selain bertindak sebagai pemelihara nilai Islam di negara mayoritas muslim tersebut, persetujuan Raja Malaysia juga di-perlukan dalam penunjukan perdana menteri dan berbagai pejabat senior.(dir/straitstimes)

Pencuri Ketiduran di Rumah Korban

0
ilustrasi

batampos.co.id – Adita, 20, masuk ke rumah tetangganya mengambil sejumlah uang.

Ia masuk kala rumah tetangganya itu dalam kondisi tak terkunci.

Bukannya bergegas kabur, setelah mencuri sejumlah uang di rumah tetangganya di Kampung Bangunsari Kelurahan Sragen Kulon Kecamatan Sragen, dia malah tertidur di rumah korbannya Rabu (23/1/2019). Hingga akhirnya si empunya rumah Tukiyem pulang dari kerja, dia masih tertidur pulas di salah satu kamar di rumah tersebut.

Korban akhirnya melaporkan kejadian ke Polsek Sragen Kota.

”Modus pelaku masuk kedalam rumah saat pintu rumah terbuka dan sepi,” tutur Kapolsek Sragen Kota Iptu Mashadi mewakili Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan. (rs/din/per/JPR)

Rencana PPJ Dipasang Tapping Box, Pemko Minta Difasilitasi KPK

0
Tapping box.
foto: batampos.co.id / william s

batampos.co.id – Pemerintah Kota Batam Kepulauan Riau mendorong transparansi pembayaran pajak penerangan jalan (PPJ) agar dipasang alat pencatat transaksi (tapping box).

Terkait hal ini, Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Kota Batam Raja Azmansyah pihaknya akan meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menfasilitasi rencana tersebut.

“Kami mau konsultasi dengan KPK untuk bisa memfasilitasi ini,” kata dia, kemarin.

Ada empat pajak daerah yang kini pajak hotel, pajak hiburan, pajak tempat hiburan dan retribusi parkir.?

Maka ke depan, Pemko Batam ingin agar komponen pajak daerah yang lain, seperti PPJ, juga menggunakan sistem ini agar pelaksanaan lebih transparan, disampaing dapat meningkatkan pendapatan daerah.

Ia mengatakan, pihaknya sudah bertemu dengan n PT Pelayanan Listrik Nasional (Bright PLN Batam) untuk membahas kemungkinan penerapan tapping box ini. “Mereka sedang bahas juga (kemungkinan pemasangan tapping box),” imbuhnya.

Namun ia mengaku, penerapan tapping box pada PPJ terbilang lebih rumit. “Sistemnya agak ‘complicated’,” ucap dia.

Tangerang Selatan Tiru Batam

Walikota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany akan mengadopsi sistem kerjasama Pemerintah Kota Batam dengan Bank Riau Kepri dalam penerapan alat perekam transaksi (tapping box). Hal ini disampaikan usai kunjungannya ke Kantor Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Batam di Batam Centre, Rabu (23/1).

“Tapping box di Tangerang Selatan belum dimaksimalkan. Di Batam luar biasa. Apalagi dengan konsep tak gunakan APBD, tapi kerja sama dengan bank yang ada di Batam. Tak gunakan APBD, berarti mengurangi pembiayaan. Itu patut kita contoh. Bagaimana kerja sama pemerintah dengan bank di daerah,” kata Airin.

Ia berharap semoga apa yang sudah diterapkan di Batam bisa juga dilaksanakan di Tangerang Selatan. Dan semoga bank yang ada di wilayah kerjanya juga berkomitmen membantu pemerintah kota untuk pemanfaatan teknologi ini.

“Tahun?2019 target kami, Tangerang Selatan, tingkatkan potensi PAD (pendapatan asli daerah). Batam adalah kota yang berhasil tingkatkan potensi PAD dengan konsep tapping box dan teknologi. Inovasi Kota Batam akan kita tiru dengan penyesuaian kondisi di Tangerang Selatan. Sehingga insya Allah, mudah-mudahan potensi PAD di Tangerang Selatan bisa meningkat dan lebih baik,” ujarnya.

Walikota Batam, Muhammad Rudi mengatakan sejak pemasangan tapping box, pendapatan daerah dari empat sektor pajak daerah meningkat signifikan. Pada November dan Desember, pendapatan dari empat sektor pajak daerah ini naik 20 persen.

“Dua bulan 20 persen. Berarti dalam setahun bisa naik 100 persen lebih,” tuturnya.

Kepala BPPRD Batam, Raja Azmansyah mengatakan sampai akhir 2018 lalu telah terpasang 400 tapping box pada hotel, restoran, tempat hiburan, dan parkir khusus. Tahun ini rencananya akan dilanjutkan ke 1.100 tempat usaha lainnya.

“PKS (perjanjian kerja sama) kita dengan Bank Riau Kepri itu 1.500 tapping box sampai 2021. Tapi kita targetkan tahun 2019 ini selesai semua. Tahun ini kita minta 1.200 lagi. Pemasangannya menunggu kontrak baru,” kata Azman.

Adapun realisasi pajak hotel di sepanjang 2018 mencapai Rp108,854 miliar.?Atau 101,59 persen dari target Rp107,147 miliar.

Kemudian pajak restoran terkumpul Rp72,613 miliar atau 105,85 persen dari target Rp68,600 miliar. Dan pajak hiburan sebesar Rp31,121 miliar atau 106,62 persen dari target Rp29,190 miliar.

Sementara pajak parkir yang terkumpul yakni Rp10,978 miliar. Atau 91,49 persen dari (iza)

Dermaga Curah Kabil Selesai Maret

0

batampos.co.id – Pengembangan Dermaga Curah Kabil akan selesai tahun ini. Pelabuhan yang khusus melayani distribusi produk olahan Crude Palm Oil (CPO) atau minyak kelapa sawit ini akan dioperasikan mulai semester kedua 2019 nanti.

“Maret selesai. Pada semester kedua nanti mulai beroperasi,” kata General Manager (GM) Komersil dan Pengembangan Usaha Kantor Pelabuhan BP Batam, Johan Effendy, Rabu (23/1/2019).

Pengembangan Dermaga Curah kabil yang lebih kurang seluas 10 Hektar ini dimaksudkan untuk melayani lalu lintas dan bongkar muat CPO.

Pertama, pembangunan dermaga utama dengan panjang 273,6 meter, lebar 33 meter dengan kapasitas kapal 35.000 DWT, kedalaman alur kolam dermaga 12 mdpl.

Kedua, pembangunan sarana pontoon atau dermaga wharf sepanjang 101 meter dengan kedalaman kolam 6 mdpl. Ketiga mempercepat waktu sandar dan bongkar muat operasional pelabuhan. Total dana APBN proyek multi tahunan sejak 2016 ini sekitar Rp 208 miliar.

Berbeda dengan pelabuhan lainnya, Dermaga Curah Kabil memiliki jaringan pipa yang terhubung langsung dengan pabrik-pabrik penyulingan CPO di Batam seperti Ecogreen, Musim Mas dan lain-lain.

“Sehingga tidak ada lagi pengangkatan pakai truk. Untuk bahan bakar pesawat, Avtur juga diangkut dari Kabil ke bandara lewat pipa,” ucapnya.

Selain itu, BP akan menambah sejumlah gantry crane di pelabuhan ini. Pembangunan ini sangat dibutuhkan untuk mempercepat akselerasi kebutuhan produksi dan operasional para pengguna jasa.

Pembangunan dermaga dianggap dapat memenuhi kebutuhan produksi pabrik-pabrik sehingga menjadikan Batam sebagai pintu gerbang pelabuhan internasional.

“Mudah-mudahan kedepan sesuai masterplan dapat melayani dan meningkatkan seluruh kegiatan ekspor dan impor,” ungkapnya. (leo)