Jumat, 22 Mei 2026
Beranda blog Halaman 11631

Pengusaha Bisa Dapat Insentif Lagi

0

batampos.co.id – Pemerintah tengah menyiapkan insentif fiskal baru untuk mendorong kembalinya devisa hasil ekspor (DHE) ke dalam negeri. Rencananya, insentif yang diberikan berupa pembebasan pajak bunga simpanan dari DHE yang ditaruh di dalam negeri.

”Kalau Anda tukar ke rupiah, pajaknya bisa nol (persen). Pajak bunganya ya, uang yang ditaruh di bank. Tapi, kalau Anda taruh (dalam) valas, ya kami kurangilah pajaknya,’’ kata Menko Bidang Perekonomian Darmin Nasution, Jumat (25/1/2019).

Sebelumnya, pemerintah mengeluarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 1 Tahun 2019 tentang DHE dari Kegiatan Pengusahaan, Pengelolaan, dan atau Pengolahan Sumber Daya Alam (SDA). Peraturan yang bakal disusul keluarnya peraturan menteri keuangan (PMK) itu mewajibkan eksporter atau pengusaha SDA membawa kembali masuk DHE mereka ke dalam negeri.Apabila tidak menyimpan DHE dalam sistem keuangan di Indonesia, pengusaha akan dikenai sanksi administratif. Sanksi tersebut dapat berupa denda, sanksi tidak bisa melakukan ekspor, atau pencabutan izin usaha.

Namun, menurut Darmin, jika pengusaha SDA itu masih membutuhkan valas sehingga tidak langsung membawa pulang DHE-nya, pemerintah perlu meminta bukti. Yaitu, bukti tertulis mengena­i kebutuhan dan penggunaan valas tersebut oleh pengusaha. Kebutuhan valas itu biasanya berkaita­n dengan kewajiban membayar utang atau pembelian­ bahan baku serta barang modal oleh pengusaha.

Mantan Gubernur Bank Indonesia (BI) itu menam­bahkan, sektor SDA sebenarnya tidak begitu banyak melakukan impor. Karena itu, dia yakin pengusaha di sektor tersebut akan banyak menyim­pan DHE dalam bentuk rupiah di dalam negeri.

Selain itu, karena tak banyak melakukan impor, penyimpanan dana di dalam negeri bisa lebih lama. Hal itu secara tidak langsung akan menambah supply valas di bank-bank dalam negeri. Nilai tukar pun diharapkan bisa lebih stabil ketika terjadi peningkatan permintaan valas.

Darmin mengungkapkan, pemerintah tidak akan memberikan batasan jangka waktu minimal penyimpanan DHE dalam bentuk rupiah. Artinya, pengusaha mungkin bisa langsung mendapat tarif pajak 0 persen berapa pun jangka waktu penyimpanannya di dalam negeri.

’’Kami enggak perlu persoalkan berapa lama. Pokoknya, you enggak boleh bawa (DHE) keluar kecuali bayar kewajiban perusahaan,’’ tandas Darmin.(rin/c5/fal)

Harga Tiket Mahal, 363 Penerbangan Batal, sepanjang Januari Ini

0

batampos.co.id – Sebanyak 363 jadwal penerbangan dari Bandara Hang Nadim Batam terpaksa dibatalkan sepanjang Januari 2019 ini (dari tanggal 1 hingga 24) atau rata-rata 15 penerbangan sehari. Pembatalan dilakukan karena penumpang sepi menyusul mahalnya harga tiket pesawat.

Direktur Badan Usaha Bandar Udara Hang Nadim Batam, Suwarso, mengatakan pembatalan jadwal penerbangan ini dilakukan sejumlah maskapai penerbangan. Namun yang paling banyak dibatalkan adalah jadwal penerbangan Lion Air, yakni sebanyak 212 penerbangan sepanjang Januari 2019.

Lalu disusul Garuda Indonesia dengan 67 penerbangan, Citilink 50 penerbangan, Wings Air 30 penerbangan, Sriwijaya Air 3 penerbangan, dan Batik Air 1 penerbangan.

“Periode-periode sebelumnya memang ada pembatalan, tapi tidak sebanyak ini,” kata Suwarso, Jumat (25/1/2019).

Suwarso mengatakan, tingginya harga tiket menurunkan animo masyarakat menggunakan jasa transportasi udara. Ia menyebut, belakangan ini sejumlah maskapai penerbangan memang menjual tiket dengan harga ambang batas atas. Akibat sepinya penumpang ini, beberapa maskapai juga me-ngurangi jadwal penerbangan dari Batam ke beberapa rute.

Misalnya Garuda Indonesia rute Batam-Soekarno-Hatta Jakarta. Jika biasanya ada lima kali penerbangan dalam sehari, kini tinggal tiga kali penerbangan.

Begitu juga Lion Air. Saat ini maskapai tersebut hanya melayani satu kali penerbangan untuk rute Bandara Hang Nadim ke Bandara Soekarno-Hatta.

“Sebelumnya ada beberapa penerbangan. Jadi, bukan rutenya hilang, tapi jumlahnya dikurangi,” kata Suwarso.

Ia mengatakan, pengurangan jumlah penerbangan ini tak jadi persoalan. Karena jika jumlah penumpang tidak memadai, maskapai boleh mengurangi jadwal penerbangan.

“Sepi, gak mungkin dipaksa (menjalani penerbangan sebanyak biasanya),” ujarnya.

Terminal keberangkatan Hang Nadim.
foto: batampos.co.id / cecep mulyana

Suwarso mengatakan, dalam kondisi normal jumlah penumpang yang berangkat melalui Hang Nadim mencapai 6 ribu hingga 7 ribu orang per hari. Namun saat ini rata-rata hanya ada 5 ribuan penumpang per hari.

“Sekitar 3 hari lalu agak (merosot), hanya 5.100 orang. Namun kini sudah di angka 5.300 orang,” ucapnya.

Ia menambahkan, Lion Air memang menjadi maskapai dengan pembatalan penerbangan terbanyak dari Hang Nadim, Batam. Ini karena Lion Air memiliki rute yang paling banyak yang dilayani dari Batam.

Maskapai berlogo singa ini juga memiliki penerbangan yang cukup padat tiap harinya. Dari sekitar 140 penerbangan per hari di Hang Nadim, sebagian besar merupakan penerbangan Lion Air.

Sementara District Manager Lion Air Batam, M Zaini Bire, mengatakan pembatalan penerbangan itu merupakan hal yang wajar. Ia juga mengklaim, sepinya penumpang saat ini bukan dikarenakan harga tiket yang mahal. Melainkan memang karena bukan musim liburan.

“Saat low season memang biasa begini,” katanya, Jumat (25/1/2019).

Ia mengatakan, pengurangan jadwal penerbangan Lion Air dari Batam dilakukan ke sejumlah rute. Misalnya Batam-Pekanbaru, Batam-Padang, Batam-Surabaya, dan lainnya.

“Batam ke Pekanbaru itu biasa tiga kali penerbangan per hari, jadi dua. Begitu juga ke Padang,” ucapnya.

Pantauan Batam Pos di terminal keberangkatan Bandara Hang Nadim, Jumat (25/1/2019), memang terlihat lengang. Nyaris tidak ada tumpukan calon penumpang di pintu keberangkatan. Begitu juga di konter-konter check in, tidak terlihat ada antrean calon penumpang dalam jumlah banyak.

Lalu lalang kendaraan yang mengantarkan calon penumpang juga tidak padat. Dalam hitungan 10 menit, hanya beberapa kendaraan saja yang mengantarkan penumpang di terminal keberangkatan.

Suasana sepi juga terlihat di pintu kedatangan Hang Nadim. Jumlah penumpang yang turun juga tidak terlalu banyak.(ska)

Masih Sulit Dapatkan Premium

0
foto: batampos.co.id / dalil harahap

batampos.co.id – Kelangkaan tidak hanya terjadi pada gas subsidi 3 kilogram (kg), tapi warga juga sulit untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) jenis premium. Di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) di beberapa wilayah Kota Batam, Jumat (25/1), terjadi kekosongan pasokan premium.

Dampak tidak meratanya pasokan premium, membuat beberapa SPBU terjadi antrean panjang, tapi di sisi lain bagi SPBU yang tidak punya persediaan BBM penugasan

Pertamina tersebut justru terlihat lengang. Di SPBU Aviari misalnya, terjadi antrean pajang kendaraan roda dua maupun roda empat sejak pukul 09.00 hingga 11.00 WIB. Alhasil, kendaraan yang tidak kebagian premium terpaksa membeli pertalite.

Menurut seorang pengawas SPBU, sejatinya pasokan premium dari Pertamina masih stabil seperti biasanya, yakni 10 ton hingga 24 ribu ton yang dikirim dari Senin sampai Sabtu.

“Pengiriman lancar saja, bahkan ini sisa dari kemarin. Penambahan kouta juga tidak ada karena sudah ditentukan jatah di setiap SPBU,” ujar petugas yang enggan namanya ditak masu ditulis.

Nyatanya di lapangan antrean panjang kendaraan bermotor pada pompa pelayanan premium mengular hingga ke jalan raya dan beberapa dari antrean tersebut ada yang tidak kebagian.

“Setiap pagi memang panjang antrean, tetapi pasokan premium selalu ada dan normal,” klaimnya.

Kondisi serupa juga terjadi di SPBU Tanjunguncang. Begitu pasokan dari Pertamina tiba langsung diserbu pengendara. Apalagi, memang beberapa SPBU di kawasan tersebut sedang tidak punya persediaan premium, sehingga hanya menjual pertalite dan pertamax.

Agus, petugas SPBU Tanjunguncang mengaku pasokan premium hampir setiap hari normal dan lancar. Dalam sekali pengiriman berkisar 16, 20, dan 24 ton. Premium memang sering habis ketika siang hari. Tetapi, sore hari biasanya langsung ada pengiriman dari Pertamina. Jadi antrean untuk pagi hari memang sisa dari hari sebelumnya.

“Kelihatan seperti pasokan premium berkurang. Padahal permintaan yang meningkat. Setiap ada stok antreannya selalu panjang dan stok habis sebelum jadwal antar tiba,” terangnya.

Pantauan di lapangan sepanjang hari kemarin di wilayah Batuaji dan Sagulung, kekosongan premium terjadi hampir setiap hari terutama pagi hari menjelang siang. Kondisi tersebut sangat berbeda dengan keberadaan pertamini atau pedagang premium eceran di pinggir jalan. Pertamini ataupun pedagang eceran selalu ada stok premium.(cr1)

Kuota Ditambah, Gas 3 Kg Masih Langka

0

batampos.co.id – Kelangkaan gas elpiji 3 kilogram (kg) masih terjadi di sejumlah pangkalan di wilayah Batam hingga kemarin. Padahal, PT Pertamina mengklaim tidak melakukan pengurangan kuota gas bersubsidi tersebut untuk wilayah Batam. Rata-rata Pertamina menyaluran 940.000 tabung gas elpiji 3 kg per bulan atau 38.000 tabung setiap hari.

“Sebenarnya pemberitaan terkait elpiji (gas 3 kg, red) kemarin agak bingung saya. Di lapangan banyak dimana-mana. Kami cek di Bengkong, pangkalan masih menjual. Memang ada yang kosong tapi yang isi juga ada,” ujar Sales Eksekutif LPG PT Pertamina (Persero) Wilayah Kepri Andri Setiyawan kepada Batam Pos, Jumat (25/1/2019).

Menurut Andri, di Batam ada 11 agen dan 1.800 pangkalan gas elpiji. Rata-rata penyaluran elpiji bersubsidi tersebut sebanyak 940 ribu tabung per bulan atau 38 ribu tabung setiap harinya. Jumlah kuota tersebut tidak ada perubahan bila dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Pertamina, kata dia, menya-lurkan gas 3 kg sesuai kuota yang diberikan pemerintah. Pertamina juga tak memiliki wewenang menambah maupun mengurangi kuota yang diberikan pemerintah pusat.

“Terkait ada yang kosong, kita ada 1.800 pangkalan, dan tidak semua yang diisi. Tergantung jadwal pengiriman agen ke pangkalan. Kalau ada satu pangkalan dikirim seminggu sekali, ya wajar kalau dia kemudian kosong. Tapi kan masih ada 1.799 pangkalan lainnya,” sebut Andri.

Ia juga memastikan tidak mengurangi penyaluran gas melon tersebut. Bila ditemukan di lapangan, kemungkinan ada pangkalan yang dikurangi bisa saja karena alasan nakal atau masalah internal mereka.

“Itu urusan internal agen dan pangkalan. Yang jelas Pertamina ke agen tak ada pengurangan sama sekali. Bahkan kami tambah (kouta),” jelasnya.

Penambahan yang dimaksud berlaku selama dua hari, yak-ni Jumat dan Sabtu. Penambahan ini sebagai antisipasi kenaikan permintaan di lapangan. Tak tanggung-tanggung, selama dua hari ini Pertamina menambah 30.000 tabung gas elpiji yang di salurkan di seluruh wilayah Batam.

“Penambahan kami berikan ke agen-agen di Batam. Untuk distribusi ke pangkalan agen yang mengatur,” ujarnya.

Disinggung kemungkinan ada penyelewengan penerima gas elpiji 3 kg, Andri menjawab, industri di Batam lagi berkembang.

“Bisa jadi sektor yang seharusnya menggunakan gas nonsubsidi tapi menggunakan elpiji subsidi, yang seharusnya diperuntukan untuk masyarakat tidak mampu,” jelasnya.

Dia menambahkan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kepri, jumlah penduduk miskin di Batam berkisar 131 ribuan jiwa. Sementara kuota gas elpiji 3 kg yang disalurkan Pertamina berjumlah 940 ribu tabung per bulan.

“Seharusnya lebih dari cukup gas elpiji 3 kg subsidi di Batam. Kalau untuk pengawasan kepada siapa dijual itu ada di Disperindag Batam,” tegasnya.

Menurutnya, pemerintah daerah melalui dinas terkait harus meningkatkan pengawasan agar penerima gas 3 kg tepat sasaran.

“Kami bukan aparat, sifatnya hanya mengimbau saja agar elpiji subsidi tepat sasaran,” tutupnya.

Permintaan Meningkat

Sementara itu, pantauan di Bengkong kemarin, gas bersubsidi tersebut masih kosong di beberapa pangkalan. Warga pun masih cukup kesulitan untuk mendapat gas berbentuk melon tersebut. Seperti pangkalan gas resmi di Bengkong Indah tampak secarik kertas bertuliskan “Gas Kosong”. Padahal gas baru siang terlihat diantar oleh distributor. Namun hanya dalam beberapa jam, gas langsung kosong.

“Gas habis. Tadi siang ada (pengantaran, red), tapi langsung habis,” ujar wanita yang disapa Uni itu.

Kekosongan di pangkalan resmi juga terlihat di Bengkong Swadeby, Bengkong Palapa, Bengkong Sadai hingga Bengkong Kolam. Begitu juga di SPBU Seipanas (Simpang Kuda), SPBU Terowongan dan SPBU Simpang Ocarina atau Bundaran Madani.

“Gas melon kosong,” ujar petugas yang enggan namanya disebutkan.

Tika warga Bengkong mengaku cukup kesulitan mendapatkan gas di pangkalan resmi. Padahal ia sempat mendengar ada pangkalan yang menjual gas.

“Pas datang kesana ternyata gasnya sudah habis. Cepat kali habisnya. Jadi saya beli di warung, harganya Rp 22 ribu,” aku Tika.

Permintaan gas elpiji 3 kg juga mengalami peningkatan di daerah Sagulung. Mulai dari kebutuhan gas untuk rumah tangga dan pelaku UKM, jumlah kouta gas tidak mencukupi kebutuhan masyarakat. Tak heran, dua agen resmi di Kelurahan Sagulung persediaan gas selalu tidak ada secara bersamaan.(she/cr1/rng)

Jelang Imlek, Celengan Babi Laris Manis

0
foto: batampos.co.id / cecep mulyana

batampos.co.id – Tanggal 5 Februari 2019 merupakan Tahun Baru Imlek 2570 yang disebut sebagai tahun babi tanah. Sejumlah pernak-pernik Imlek bertemakan hewan berhidung khas itu, ramai dijajakan di sejumlah pusat perbelanjaan di Kota Batam.

Selain hiasan lampion, tulisan di lembaran merah bertinta emas, patung dewa, gambar 12 shio, juga angpao, terdapat satu benda yang turut menjadi bagian dari pernak pernik Imlek yakni, celengan. Memang, di setiap perayaan Imlek, produk berbentuk celengan turut hadir sesuai shio di tahun tersebut. Kali ini, celengan berbentuk babi menjadi lebih bermakna sesuai dengan arti dari celengan itu sendiri.

Seorang tetua warga Tionghoa Batam Aseng mengatakan, celengan dalam sejarahnya berkaitan erat dengan babi.

“Celengan diambil dari kata celeng (bahasa Jawa) yang berarti babi, dan di zaman kuno disebut piggy bank yang digunakan sebagai tabungan rumahan,” ujar Aseng.

Kakek 83 tahun itu berkisah, sekira 91 sebelum masehi (SM) terlahir anak bernama Gongsun Hong dalam keadaan miskin. Ia besar dengan menjadi pe-ngembala babi dan pekerjaan paruh waktu lainnya. Namun, berkat tekadnya ingin menjadi orang yang berguna, ia pun membuat tempat penyimpanan uang berbentu babi dari tanah liat.

“Hingga di usia 40 tahun ia berhasil menjadi seorang profesor di Mahkamah Kaisar Wu. Ilmu itu yang kemudian turun temurun dan mulai diamalkan saat Dinasti Tang berkuasa, dengan menjadikan celengan sebagai perangkat tabungan rumahan,” terangnya.

Dari sejarah ini, hadirnya pernak-pernik Imlek berupa celengan berbentuk babi atau disebut celengan Babi Fu menarik kepercayaan warga Tionghoa untuk memilikinya. Bahwa, rezeki akan terus datang dan berlimpah.

“Selain bentuknya yang menggemaskan, juga balik ke kepercayaan dari orang tua-tua kalau celengan babi membawa peruntungan dalam hal rezeki,” ucap Jhony, pembeli celengan babi di Nagoya Hill.

Ada juga yang berpendapat, rezeki yang didatangkan dari celengan babi tidak hanya berbentuk uang tapi juga anugerah dalam memiliki momongan. Maka tak heran, desain celengan babi sempena Imlek ini dihadirkan dalam bentuk paket babi sekeluarga. Ada yang berukuran paling besar disebut sebagai ayah, berukuran sedang sebagai ibu, dan ukuran kecil sebagai anak.

“Menarik untuk punya, apalagi buat saya yang baru berumah tangga,” tutur Siska, yang membeli paket celengan babi tersebut.

Desainnya yang dibuat semenarik mungkin dengan badan membengkak dan warna keemasan, membuat celengan babi tidak terlihat buruk.

Para pedagang pun mengaku, celengan babi merupakan salah satu incaran yang diminati konsumen selain angpau. Sementara untuk harga juga ditawarkan terjangkau dari puluhan ribu sampai ratusan ribu rupiah.(nji)

Beli Tiket Citilink sebelum 8 Februari 2019 masih Dapat Bagasi Gratis 20 Kg

0
foto: batampos.co.id / putut ariyotejo

batampos.co.id – Pada 8 Februari 2019 mendatang Citilink akan memberlakukan bagasi berbayar. Sebelumnya ada bagasi gratis yang bisa kita nikmati yakni maksimal 20 Kilogram.

Namun, untuk pembelian tiket Citilink sebelum tanggal 8 Februari 2019 masih mendapatkan bagasi gratis 20 kg.

Adapun untuk bagasi tenteng yang bisa Anda bawa ke kabin pesawat masih gratis. Beratnya 7 Kilogram.

Adapun dimensi yang diperbolehkan masuk kabin ialah 56cm X 36cm X 23cm. Jadi pastikan koper atau sejenisnya ukuran segitu ya…

Yang masih gratis lagi ialah barang tambahan seperti laptop, mantel/selimut, tongkat jalan, kamera kecil dan teropong dan tas tangan (pria/wanita).

Citilink tetap memberikan Free Baggage Allowance sebesar 10 kg bagi pelanggan member Citilink sebagai anggota Supergreen yang melakukan reservasi tiket melalui halaman web member.citilink.co.id.

Maskapai dengan warna dasar hijau ini memberikan pilihan Pre Booked bagasi kepada penumpang. Paket ini lebih murah dibandingkan dengan tarif per-kg di Check in Counter.

Penumpang dapat membeli layanan tambahan Pre Booked paket bagasi dengan pilihan paket berupa paket 5 kg, paket 10kg, paket 20kg, paket 30kg, dan paket 40kg.

Pembelian Pre Booked paket bagasi dapat dilakukan maksimal 4 jam sebelum keberangkatan penumpang. Apabila penumpang tidak membeli layanan tambahan Pre Booked paket bagasi maka penumpang tersebut akan dikenakan biaya bagasi per-kg yang akan di tagihkan di area check-in counter. (ptt)

Jerman – AS Pro Oposisi Venezuela

0
Kami tidak netral,” kata Heiko Maas yang sedang berada di New York. Dia menambahkan, Jerman “berdiri di sisi Guaido (Reuters)

batampos.co.id – Menteri Luar Negeri Jerman Heiko Maas mengatakan kepada DW, Berlin mendukung pemilu baru di Venezuela, karena Nicolas Maduro “bukan presiden yang sah secara demokratis.” Menteri Luar Negeri Jerman Heiko Maas hari Kamis (24/1) mengatakan, bahwa Berlin dan Uni Eropa mendukung pelaksanaan pemilihan umum baru di Venezuela.

“Kami tidak netral,” kata Heiko Maas yang sedang berada di New York. Dia menambahkan, Jerman “berdiri di sisi Guaido” sebagai pemimpin Majelis Nasional.

“Itu sebabnya kami menyerukan pemilihan umum baru, agar Majelis Nasional memikul tanggung jawab, dan agar kekuatan hukum konstitusi dipulihkan di Venezuela. Kami telah mengumumkan hal itu bersama dengan mitra Eropa kami, dan itu akan menjadi kebijakan kami dalam beberapa hari mendatang,” kata menteri luar negeri Jerman itu.

“Kami tidak netral dalam hal ini, tetapi lebih mendukung apa yang dilakukan Guaido,” tandasnya. Namun Heiko Maas tidak memberi pengakuan secara eksplisit kepada Juan Guaido sebagai presiden baru, berbeda dengan AS, Kanada dan beberapa negara Amerika Latin.

Juan Guaido hari Rabu (23/1) memproklamirkan dirinya sebagai presiden transisi Venezuela. Namun militer Venezuela menyatakan tetap mendukung Presiden Nicolas Maduro.

Sementara itu, AS telah meminta Dewan Keamanan PBB untuk mengadakan pertemuan “guna membahas krisis yang sedang berlangsung di Venezuela.” Perwakilan AS di PBB mengatakan mereka meminta pertemuan terbuka dilaksanakan Sabtu pagi (26/1). Washington perlu dukungan dari setidaknya sembilan negara dari 15 negara anggota Dewan Keamanan agar pertemuan itu bisa terlaksana.

Sebelumnya, Presiden Nicolas Maduro, Kamis (24/1) mengumumkan akan menutup Kedutaan Besar AS di Caracas dan Kedutaan Besar Venezuela di Washington. Dia menuduh AS menggalang “kudeta” terhadap pemerintahan Venezuela yang sah dengan mendukung Juan Guaido.

Departemen Luar Negeri AS sudah menginstruksikan kepada pegawainya di Venezuela untuk meninggalkan negara itu, kecuali yang bertugas dalam situasi darurat. AS juga mengimbau warganya yang ada di Venezuela agar “sangat mempertimbangkan” untuk meninggalkan negara itu.

Hingga kini, AS, Kanada, Brasil, Argentina, Kolumbia dan beberapa negara lain menyatakan mengakui Guaido sebagai presiden Venezuela. Sementara Rusia, Cina, Turki, Meksiko, dan Bolivia menjanjikan dukungan kepada Nicolas Maduro.

Krisis politik di Venezuela berawal dari gelombang protes massal dari warga yang marah karena krisis ekonomi berkepanjangan. Jutaan orang sudah ekosdus meninggalkan Venzuele dalam beberapa tahun terakhir karena inflasi meroket ke tingkat yang tak terbayangkan. Pasokan barang, makanan dan obat-obatan makin minim. Menurut Dana Moneter Internasional IMF, tahun 2019 tingkat inflasi bisa mencapai 10 juta persen.

Menurut organisasi nirlaba Venezuelan Observatory of Social Conflict, dalam berbagai bentrokan antara aparat keamanan dan demonstrasi selama beberapa hari terakhir sedikitnya 26 orang tewas. (dyah/JPG)

Citilink pun Kenakan Biaya Bagasi

0
foto: batampos.co.id / putut ariyotejo

Pembaca batampos.co.id, kita yang berada di Batam dan Kepri pada umumnya kayaknya sangat butuh dengan moda transportasi udara. Berikut ada kabar dari citilink.

Per 8 Februari 2019 naik maskapai pesawat plat merah ini akan mengenakan biaya untuk bagasinya. Yah, mirip Lion Air yang lebih dulu kenakan.

Demikian seperti yang termaktub dalam akun twiter resmi citilink.

Namun citilink masih memberikan bagasi cuma-cuma 10 kilogram untuk Anda yang bergabung dalam Supergreen. (ptt)

Pemilik Kapal Harus Bayar Kerugian

0
Kapal tanker Eastern Glory yang hanyut dan menabrak Jembatan II Barelang masih bersandar di dekat lokasi kejadian, kemarin. Keberadaan tanker tersebut dikawal kapal patroli TNI AL dan dua unit tugboat. (Dalil Harahap/Batam Pos)

batampos.co.id – Badan Pengusahaan (BP) Batam akan bertemu dengan agen kapal MT Eastern Glory yang menabrak Jembatan II Barelang, beberapa waktu lalu. Pertemuan ini akan dilakukan setelah estimasi kerugian telah ditetapkan oleh Direktorat Sarana dan Prasarana (Ditsarpras) BP Batam.

”Kalau untuk ganti rugi memang kewenangannya di Ditsarpras BP Batam seperti kasus Jembatan VI yang dulu. Nanti akan diputuskan setelah ada pertemuan antara BP dengan kapal,” kata General Manager (GM) Komersil dan Pengembangan Pelabuhan Kantor Pelabuhan BP Batam Johan Effendy, Jumat (25/1).

Johan mengatakan sangat jarang sekali pemilik kapal turun tangan, kecuali kalau kondisi abnormal seperti terjadi kerusakan kapal.

”Yang berhubungan dengan pelabuhan itu cuma agen. Untuk urusan administrasi pun ditangani oleh agen kapal yang ditunjuk pemilik. Ini terjadi di seluruh pelabuhan dimana saja,” ungkapnya.

Karena menjadi pihak yang bertanggung jawab atas kerusakan Jembatan II, maka pemilik kapal harus membayar. Kalau tidak, nanti akan menjadi temuan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

”Tiap tahun BP Batam diaudit BPK. Kalau tidak bayar, logikanya pasti akan jadi temuan BPK,” paparnya.

Untuk saat ini, kapal masih berada di Terminal Untuk Kepentingan Sendiri (TUKS) PT Jagad di dekat Jembatan II. Kapal tersebut diawasi oleh Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) serta kepolisian.

Sebelumnya, kapal tanker berbendera Mongolia, MT Eastern Glory menabrak Jembatan II Barelang, Rabu (23/1). Akibatnya, pile cap dan box gilder dari jembatan tersebut dipastikan rusak sehingga BP meminta ganti rugi dari si pemilik kapal. (leo/eja/ska)

Firza Andika, Anak Medan, yang Bergabung Klub AFC Tubize Belgia

0
Firza Andika resmi mendapatkan kontrak dari klub Liga Belgia, AFC Tubize. foto: instagram

batampos.co.id – Pesepakbola asal Medan, Firza Andika akhirnya angkat suara setelah resmi di kontrak klub liga Belgia, AFC Tubize selama dua musim.

Dia menjadi anak Medan kedua setelah Egy Maulana Vikri yang merambah Eropa. Sebelum resmi teken kontrak, Firza sempat menjalani trial selama tiga minggu di AFC Tubize bahkan seleksi juga di klub Liga Spanyol.

Mantan pemain PSMS yang sekarang sedang mengikuti pemusatan latihan bersama Timnas U-22 ini mengaku senang.

Lewat akun Instagramnya, Firza mengungkapkan perasaannya.

“Kepada semua pendukung saya,saya sangat kewalahan dengan dukungan yang telah Anda berikan sejauh ini! Bahkan sebelum saya secara resmi menandatangani kontrak dengan klub saya berikutnya, semua harapan dan dukungan yang baik telah kalian berikan saat ini sangatlah luar biasa,” ungkapnya.

Firza tak memungkiri keberhasilan bermain di Eropa atas bantuan beberapa orang yang mendukung penuh karirnya, termasuk agennya di NorthCliff.

“Saya ingin berbagi bahwa ini tidak akan mungkin terjadi tanpa dukungan dari Pak Erry, Pak Wiwid, Pak Fadli dan semuanya dari perusahaan manajemen saya yaitu @northcliff_sport . Dukungan mereka diberikan pada keterlibatan 2Touch International sebagai konsultan untuk memberi nasihat tentang arah karier saya, saya tidak dapat mengucapkan banyak hal lagi ke @northcliff_sport,” jelasnya.

“Itu adalah mimpi yang menjadi kenyataan dan saya akan terus membayar kepercayaan mereka kepada saya,” pungkasnya.

Firza sendiri belum langsung bergabung dengan klub yang pernah dibela Eden Hazard ini. Dia akan menyelesaikan tugasnya di Timnas U-22 baru ke Belgia. (nin)