Minggu, 24 Mei 2026
Beranda blog Halaman 11633

Kabar Kelanjutan Menuju Kepala BP Batam Ex Officio Walikota Batam, Rupanya …

0
Kantor BP Batam.
foto: putut ariyo / batampos.co.id

batampos.co.id – Anggota tim teknis Dewan Kawasan (DK), Taba Iskandar mengatakan bahwa tahapan untuk merevisi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 46/2007 sudah usai. Revisi ini penting karena menjadi dasar payung hukum bagi penetapan Walikota Batam sebagai ex-officio Kepala BP Batam.

Setelah tahapan revisi usai, maka akan dibahas lebih rinci lagi mengenai peraturan turunan yang akan dituangkan dalam Peraturan Menteri (Permen).

“Turunannya akan dibuat dan diatur lebih rinci dalam Permen, soal pertanggungjawaban anggaran keuangan dan ruang lingkup tugas,” katanya, Selasa (29/1).

Baru setelah itu, DK akan menggelar konsultasi publik untuk melihat respon publik terhadap regulasi mengenai ex-officio ini.

“Februari mungkin sudah tuntas,” katanya.

Sedangkan di Jakarta, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Batam melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Bambang Soesatyo, Selasa (29/1/2019).

Kadin Batam memberikan masukan mengenai agenda pemerintah pusat yang menetapkan Walikota Batam sebagai ex-officio Kepala BP Batam.

Secara mengejutkan, Ketua Kadin Batam, Jadi Rajagukguk mengatakan dari hasil RDP ini, DPR RI akan mengirimkan surat rekomendasi ke Presiden yang isinya menyatakan bahwa agenda tersebut harus dihentikan.

“DPR RI sepaham dengan Kadin Batam dan secara politik akan menyampaikannya ke Presiden. Sekaligus mengirim surat ke Presiden agar segera dihentikan,” papar Ketua Kadin Batam, Jadi Rajagukguk.

Kadin Batam mencoba memberi masukan kepada pemerintah bahwa jika penetapan wali kota sebagai ex-officio Kepala BP Batam muara-nya peleburan BP dan Pemko, maka akan membutuhkan waktu yang lama. Sebab, membuat Undang-Undang (UU) sebagai payung hukumnya butuh waktu. Sementara, jika Batam mau dijadikan Otonomi Khusus juga tidak mungkin, karena lagi moratorium.

Menurutnya, akan lebih baik jika pemerintah pusat menetapkan pembagian kewenangan secara jalas dalam undang-undang seperti yang sudah dijanjikan sejak 19 tahun lalu. (leo)

Lelang Pembangunan Jalan Dimulai Maret

0
SEJUMLAH pengendara sepeda motor harus ekstra hati-hati dan menghindari kubangan di jalan yang banyak berlubang tepat di Jalan Raya Hang Kesturi menuju kawasan industri Kabil.
f. Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Lelang untuk 12 proyek pengembangan jalan yang dilaksanakan BP Batam akan digelar pada Maret mendatang. Proyek ini sangat penting untuk meningkatkan infrastruktur dalam kaitannya dengan memudahkan aksesibilitas bagi kawasan industri.

“Proyek-proyek itu harus selesai tahun ini. Hanya satu proyek saja yang berjalan multi tahun yakni pembangunan jembatan di Sambau,” kata Kasubdit Pembangunan Jalan dan Jembatan BP Batam, Boi Zasmita, Selasa (29/1/2019).

Saat ini, BP tengah mempersiapkan dokumen yang diperlukan untuk bisa memulai proses lelang pembangunan jalan dan jembatan ini.

“Kami jadwalkan pada bulan Maret,” ucapnya.

Adapun, 12 proyek pengembangan jalan tersebut, yakni pembangunan jalan kolektor dari Jalan Anggrek Hitam menuju Jalan Arteri Pattimura di Kabil, Nongsa dengan anggaran Rp 7,1 miliar.

Pembangunan jalan kolektor dari samping Perusahaan Musim Mas menuju Jalan Hang Kesturi di Kabil, Nongsa Rp 8,1 miliar.

Pembangunan jalan kolektor dan jembatan di Kawasan Industri Sekupang menuju Kawasan Industri Britoil tahap pertama Rp 10 miliar.Perbaikan jalur lambat Jalan Sudirman dari Simpang Jam sampai Simpang Kabil Rp 4 miliar yang merupakan tahap pertama.

Pembangunan jalur kedua jalan Kawasan Industri Batam Centre di depan Kawasan Industri Tunas Industrial Park 2 dengan anggaran Rp 7 miliar.Kemudian pembangunan dan peningkatan jalan Kawasan Industri Tanjunguncang Tahap Kedua Rp 3,6 miliar.

Peningkatan jalan Kawasan Industri Pelabuhan Sagulung, Tanjunguncang Rp 3,1 miliar.Pembangunan dan peningkatan jalan Kawasan Industri Seilekop tahap kedua Rp 2,9 miliar.

Perbaikan jalan Kawasan Industri Sintai, Tanjunguncang Rp 2,4 miliar.Pembangunan jalan kolektor kawasan Tanjungpiayu menuju Tembesi tahap pertama dengan anggaran Rp 11,7 miliar.Pembangunan jalan dan Jembatan Sambau dengan anggaran Rp 46,3 miliar.Perbaikan underpass Pelita.

Dana untuk proyek-proyek ini dianggarkan dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) berjumlah Rp 110 miliar.

Kalangan pengusaha industri juga menyambut positif rencana BP dalam meningkatkan infrastruktur ini. Menurut Wakil Ketua Koordinator Himpunan Kawasan Industri (HKI) Kepri, Tjaw Hoeing, memang sudah menjadi tugas pemerintah untuk mempersiapkan aksesibilitas yang baik menuju kawasan industri.

“Contohnya itu jalanan di daerah Kabil, Nongsa itu sudah sangat parah. Makanya itu jadi kewajiban pemerintah daerah untuk membangunnya,” paparnya.

Ketentuan tersebut tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 142/2015 tentang kawasan industri.

“Di Batam ini ada jalan yang memadai, ada juga yang masih kurang. Sehingga seharusnya infrastruktur dasar terus dibangun pemerintah untuk menggairahkan industri,” ucapnya. (leo)

Berita terkait:

Dukung Industri, BP Batam Miliki 12 Proyek Jalan pada 2019, Dana Telah Tersedia

Jual Ponsel Seken Eks Singapura di Batam ialah Ilegal

0
ilustrasi

batampos.co.id – Sudah bukan rahasia lagi di Batam marak sekali penjualan ponsel bekas eks Singapura. Tak hanya dilakukan sembunyi-sembunyi. Pelaku usaha penjualan ponsel seken eks Singapura tersebut terang-terangan mempromosikan barang jualannya ke medsos ataupun dari plakat tempat usahanya yang termampang tulisan bahwa barang yang dijualnya merupakan barang bekas eks Singapura.

Padahal impor barang bekas dari luar negeri masuk ke Indonesia sendiri saat dini sangat dilarang oleh pemerintah melalui Permendag Nomor 17 Tahun 2018 tentang perubahan kedua atas Permendag Nomor 127/M-DAG/PER/12/2015 tentang ketentuan impor barang modal dalam keadaan tidak baru atau bekas.

Artinya kalaupun ada barang seken eks Singapura seperti ponsel misalnya masuk ke Batam, bisa dipastikan importir tersebut tak mengantongi perizinan dan bisa dikategorikan usaha ilegal atau barang ilegal.

Hal tersebut dibenarkan oleh Kepala Bea Cukai (BC) Batam, Susila Brata yang mengatakan impor barang bekas apapun itu dari luar negeri ke Indonesia dilarang keras karena merupakan barang yang dilarang untuk diimpor menurut Permendag Nomor 17 Tahun 2018.

“Betul, tak boleh mengimpor barang bekas atau seken dari luar negeri. Kalaupun masyarakat Batam mengetahui masih ada barang seken seperti ponsel eks Singapura yang dibawa masuk bahkan diperdagangkan bebas, laporkan saja ke Bea Cukai Batam. Asalkan bisa dipertanggungjawabkan laporan itu dengan bukti yang konkrit. Kalau memang kuat buktinya, kami akan tindak,” tegas Susila Brata.

Susila memastikan maraknya ponsel seken eks Singapura yang diperdagangkan bebas di Batam, mayoritas diselundupkan atau dimasukkan dari luar negeri seperti Singapura ke Batam melalui jalur pelabuhan ilegal atau yang akrab disebut pelabuhan tikus.

“Kalau ponsel seken eks Singapura itu masuk melalui pelabuhan resmi yang ada penjagaan kami, itu mustahil bisa lolos. Kalaupun ada, pasti barang tersebut akan kami sita, karena keberadaannya ilegal,” terangnya.

Banyaknya pelabuhan ilegal atau pelabuhan tikus yang tak masuk pantauan BC Batam, lanjutnya menjadi titik kelemahan pengawasan petugas BC Batam yang dimanfaatkan oleh para pemain ponsel selundupan atau ponsel seken eks Singapura.

“Intinya partisipasi masyarakat sangat perlu sekali untuk memberikan informasi terkait masuknya ponsel seken eks Singapura ke Batam. Untuk menekan maraknya penjualan ponsel bekas eks Singapura yang dipastikan ilegal karena aturan larangan impor barang bekas, harus dilakukan pengawasan bersama, sinergitas antara yang memberi izin dengan kami BC Batam,” terangnya mengakhiri. (ska)

batampos.co.id Terus Tingkatkan Kualitas

0
DARI kiri: General Manager of Serious Technology Sdn Bhd Jason Tan, Dirut batampos.co.id Guntur Marchista Sunan, dan Channel Director of WoodWing Asia Pacific Sdn Bhd Victor Chin, berfoto bersama di lobi Hotel Shangri-La, Surabaya.

batampos.co.id – PT Batam Multimedia Korporindo selaku operator jaringan media online terbesar di Kepri, batampos.co.id terus mengembangkan kerajaan bisnisnya di jagat dunia maya. Pembenahan dan peningkatan produk terus dilakukan.

Rabu (30/1/2019), Direktur Utama batampos.co.id, Guntur Marchista Sunan mencoba menjajaki kerja sama dengan perusahaan konsultan information technology (IT) internasional.

Bertempat di Hotel Shangri-La Surabaya, Guntur yang juga Direktur Harian Pagi Batam Pos bertemu langsung dengan General Manager of Serious Technology Sdn Bhd, Jason Tan dan Channel Director of WoodWing Asia Pacific Sdn Bhd, Victor Chin.

“Secara khusus, kami mengundang perusahaan asal Malaysia itu ke Batam untuk mempresentasikan programnya di hadapan manajemen. Harapannya batampos.co.id mampu meningkatkan kualitas dalam rangka memenuhi kebutuhan masyarakat akan informasi dan berita,” katanya.

WoodWing dan Serious selama ini sudah bermitra dengan Jawa Pos Group.

“Saya sudah banyak mendengar pemaparan waktu di Surabaya bersama manajemen Riau Pos. Kalau cocok, akan uji coba di Batam,” katanya.

Sementara, Victor Chin menyambut baik undangan batampos.co.id.

“Kami akan berkunjung ke Batam,” katanya.

Menurutnya, banyak program-program yang akan dipresentasikan nantinya. Nantinya, akan disesuaikan dengan kebutuhan dan keinginan batampos.co.id.

Sebagai informasi, batampos.co.id merupakan satu-satunya media online dengan jaringan terbesar di Kepri. Selain mengoperasikan batampos.co.id, juga mengelola portal-portal lain.

Di antaranya Pro Pinang, Pro Bintan, Pro Karimun, Mata Lensa, Batam Pos Channel, Batam Pos Store, Koran Digital Batam Pos, serta Iklan Batam Pos. (red)

Jalan Ahmad Dahlan Rusak Berat

0

batampos.co.id – Kerusakan jalan utama juga terjadi di sepanjang jalan Ahmad Dahlan, Sekupang. Jalan yang menghubungkan wilayah Batuaji dan Sekupang via Tanjungriau ini banyak yang berlubang.

Lubang-lubang tersebut sangat membahayakan pengendara karena umumnya berada di lokasi tikungan dan turunan. Pengendara kerap terkecoh sebab tidak bisa melihat kerusakan dari jarak jauh.

Pantuan di lapangan, kerusakan jalan ini umumnya terjadi pada lokasi jalan yang pernah ditambal. Gumpalan aspal tambalan sepertinya tidak kuat sehingga kembali terkelupas dan membentuk lubang pada bahu jalan. Kerusakan paling parah terlihat di lokasi jalan sebelum simpang Marina dari arah Tanjungriau. Ada belasa lubang yang menjebak pengendara di jalan yang agak menurun dan tikungan itu.

Warga sekitar menyampaikan, kecelakaan lalulintas kerap terjadi di lokasi jalan rusak itu.

“Rawan memang di sini. Rusak persis di tikungan. Sama-sama mau menghindari lubang jadi sering tabrakan ataupun senggolan,” ujar Afrizal, warga Tanjungriau, Rabu (30/1/2019).

Kerusakan jalan tersebut kata Afrizal sebenarnya sudah lama berlangsung namun bertambah parah belakangan ini karena musim penghujan. Padatnya arus lalulintas termasuk kendaraan proyek menyebabkan aspal jalan cepat retak dan terkelupas.

“Perbaikan ada tapi cuman tambal. Tambal ini yang membuat jalan cepat rusak karena tak padat sehingga aspal cepat pecah,” ujarnya.

foto: batampos / dalil harahap

Kerusakan jalan Ahmad Dahlan ini juga terjadi sampai ke lokasi pemakaman umum Seitemiang. Ini mengkuatirkan pengendara sebab lokasi jalan tersebut juga sepih. Jika ada pelaku kejahatan jalanan warga pengguna jalan mudah menjadi mangsa karena tidak bisa melarikan diri karena kerusakan jalan tadi. Warga berharap agar kerusakan ini segera diperbaiki. (eja)

Kanal Digital ATB Batam, Permudah Akases Informasi Pengaduan Pelanggan

0
foto: humas atb batam

Bergerak dibidang utilitas dan melayani kebutuhan masyarakat yang menyangkut hajat hidup orang banyak, tentu saja bukan pekerjaan mudah. Kesuksesan perusahaan sangat bergantung kepada tingkat kepercayaan dan loyalitas pelanggan kepada perusahaan. Perusahaan harus mampu menjaga citra positif perusahaan sebagai elemen penting untuk mempertahankan kepercayaan pelanggan.

Corporate image adalah hal yang paling krusial bagi perusahaan sehingga harus dijaga dari segala aspek, baik internal maupun eksternal. Semua hal yang melibatkan soal meningkatkan dan mengelola citra perusahaan perlu kita jaga karena berkaitan dengan trust pelanggan”, tutur Maria Jacobus, Head of Corporate Secretary PT Adhya Tirta Batam (ATB) pada Rabu (30/1).

Kanal digital saat ini sudah menjadi barang wajib yang harus dimiliki oleh perusahaan. Terlebih bagi perusahaan yang bergerak di bidang utilitas atau pelayanan publik. Kanal digital menjadi salah satu fokus ATB untuk membangun corporate image.

Pertimbangan mengoptimalkan kanal ini, karena penetrasi smartphone demikian tinggi di Indonesia. ATB berupaya menjangkau pelanggan melalui media digital, terutama di perangkat ponsel pintar yang sudah tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat masa kini.

Hingga saat ini ATB telah mengelola beragam kanal media digital dalam rangka membangun corporate image. Mulai dari corporate website www.atbbatam.com yang berisikan informasi seputar ATB serta layanan online pengaduan pelanggan, ATB Mobile Apps hingga kanal media sosial seperti Facebook, Twitter, Instagram dan Youtube.

Teranyar ATB juga menyediakan fasilitas ATB Kios-K yang tersedia di seluruh Kantor Pelayanan Pelanggan yang menyajikan layanan virtual untuk mengakses informasi seputar produk layanan dan pengaduan. Tahun ini, ATB juga akan segera meluncurkan e-Magazine dan corporate blog untuk lebih memperluas lagi akses informasi melalui kanal digital yang dimilikinya.

ATB memprioritaskan dimensi kualitas, performa, tanggung jawab dan proaktif dalam menjaga kepercayaan pelanggan. ATB berupaya memberikan yang terbaik, baik dari segi kemudahan akses informasi, inovasi teknologi hingga pelayanan prima kepada pelanggan. Seluruh kanal digital ini memang tersaji untuk kemudahan pelanggan sehingga memperoleh informasi yang tepat, akurat dan terpercaya terkait pelayanan ATB.

Seringkali Membawa Sabu Keluar Batam, Langkah Fa Akhirnya Terhenti di Hang Nadim

0
ilustrasi

batampos.co.id – Direktorat Reserse Narkoba Polda Kepri berhasil membekuk Fa, spesialis kurir narkoba antar provinsi, 23 Januari 2019 lalu di Bandara Internasional Hang Nadim Batam.

Dari hasil penyelidikan dilakukan pihak kepolisian, Fa diketahui sudah berulang kali membawa sabu keluar dari Batam.

Saat diamankan, Fa membawa 4 bungkus plastik berisikan sabu seberat 295 gram. “Sabu itu disembunyikan dalam duburnya, direncanakan akan dibawa menuju Lombok,” kata Direktur Reserse Narkoba Polda Kepri Kombes Yani Sudarto, Rabu (30/1/2019).

Fa alias Ak diduga sudah berulang kali membawa sabu keluar dari Batam. Karena kelihaiannya, Fa berhasil mengelabui petugas Bandara Internasional Hang Nadim. Saat diamankan pihak kepolisian, Fa sudah berada di ruang tunggu, menunggu jadwal keberangkatan pesawatnya.

“Kami sudah mengintai gerak gerik pelaku mulai dari cek in hingga ke lantai II bandara. Tak ingin, pelaku lari kami langsung amankan disana. Lalu dibawa ke RS Awal Bros menjalani rontgen. Ternyata sabunya didalam dubur disembunyikan,” ungkap Yani.

Kasubdit II Ditresnarkoba Polda Kepri AKBP Rama menambahkan bahwa dari pengembangan dilakukan jajaranya, ada seorang menyuruh Fa melakukan pengantaran ini.

“Dia mengantar sesuai pesanan. Ada pesanan, baru berangkat,” ungkapnya

Rama mengatakan jajaranya tak hanya melakukan penggeledahan di tubuh Fa saja. Tapi juga dikediamannya, di sana polisi mengamankan sebanyak 0,62 gram sabu.

“Kurir ini sudah cukup berpengalaman membawa sabu. Bentuk sabu yang didalam duburnya itu seperti sosis. Sabu itu dibungkus dengan menggunakan plastik putih. Satu bungkus itu beratnya berbeda-beda,” tutur Rama.

Ia mengatakan jajaran Ditresnarkoba Polda Kepri masih melakukan pengembangan atas kasus ini. “Nanti setelah ada perkembangan terbaru, kami kabari,” pungkasnya. (ska)

Bangun Pelataran Pandang di Sekitar Jembatan Barelang

0
foto: batampos.co.id / dalil harahap

batampos.co.id – Area Jembatan 1 Barelang akan dilengkapi pelataran pandang. Tempat ini akan menjadi fasilitas baru yang akan dinikmati oleh warga melihat view pulau-pulau dan keindahan laut dari ketinggian.

“Ada lokasi yang agak tinggi, kami akan bangun di sana,” kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Batam Ardiwinata, Selasa (29/1).

Menurut dia, pelataran ini merupakan bagian dari pengembangan kawasan tersebut tahun 2019 ini. Sumber anggarannya yakni Dana Alokasi Khusus Total DAK untuk Disbudpar tahun ini sebanyak Rp 2,7 miliar.

“Lokasi pelataran nanti sebelah kanan jembatan,” ucap dia.

Ardi mengatakan, total pengembangan kawasan tesebut akan berdiri di atas lahan seluas 2,6 hektar. ia mengklaim, pengembangan ini tak lepas dari upaya pemerintah mengembangkan destnasi wisata.

“Selain kami, di sana juga ada pengembangan oleh KemenPU PR terkait jembatannya (jembatan dipercantik lampu hias dan motif melayu),” imbuh dia.

Sejatinya DAK dengan total Rp 2,7 miliar terbagi dalam dua jenis, yakni DAK fisik sebesar Rp 2,2 miliar, dan nonfisik Rp 558 juta, DAK nonfisik ini akan dimanfaatkan untuk peningkatan kemampuan sumber daya manusia kepariwisataan. Seperti pemberian pelatihan bagi pemandu wisata bahari. (iza)

Jual Madu Palsu, Tiga Pengangguran Raup Keuntungan Rp 26 Juta

0
Kapolsek Sagulung AKP Dwihatmoko didampingi Kasubag Humas Polresta Barelang Iptu Rifi menggelar ekspos madu aplosan di Mapolsek Sagulung, Rabu (30/1/2019). F Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Jajaran Polsek Sagulung bekuk komplotan penjual madu palsu. Mereka adalah St, SM dan Sp yang berhasil memperdayai salah satu pemilik kios di Sagulung dengan meraup keuntungan mencapai Rp 26 juta rupiah.

Ketiga pelaku memperdayai korban dengan dua jerigen cairan yang sebagian besar berisikan larutan gula cair. Kepada korban ketiga pelaku mengaku cairan itu merupakan madu asli dari Aceh.

“Mulanya mereka bikin skenario untuk meyakinkan korban,” ujar Kapolsek Sagulung AKP Dwihatmoko, Rabu (30/1/2019).

Dalam skenario itu, Sm dan Sp pura-pura datang bawa dua jerigen madu dekat kios korban. Setelah itu St pura-pura mendekat dan membeli beberapa botol cairan tadi dengan harga Rp 300 ribu perbotol. Melihat itu sang pemilik kios mencoba bertanya sehingga diperdayai habis-habisan oleh Sm dan Sp.

“Setelah merasa korban yakin, pelaku-pelaku ini lantas menitipkan dua jerigen cairan ini ke kios korban dengan meminta uang Rp 26 juta terlebih dahulu untuk harga cairan itu,” ujar Dwihatmoko.

Setelah kedua pelaku pergi, korban sadar bahwa dia sudah tertipu sehingga melapor ke Mapolsek Sagulung.

“Dari laporan itu kami lakukan pengembangan dan tangkap tiga pelaku ini,” tutur Kapolsek lagi.

Ketiga pelaku mengakui perbuatan mereka itu. Mereka lakukan penipuan karena sudah lama menganggur. “Ada madunya pak cuman sedikit. Yang banyak cairan gula,” kata Sm.

Meskipun tertangkap sebagai pelaku penipuan dan penjual masu palsu ketiganya mengelak jika pemain lama yang sering mengedarkan madu palsu di Batam.

“Baru pertama kali ini pak. Itupun terpaksa karena tak kerja lagi kami,” ujar Sp.

Atas perbuatan tersebut ketiganya dijerat pasal 378 KUHP tentang penipuan dengan ancama empat tahun penjara. (eja)

Lengkapi Tempat Usaha Dengan CCTv

0
Pelaku pencurian terekam aksinya oleh CCTV. (HERU/PADANG EKSPRES/JawaPos.com)

batampos.co.id – Dalam mempermudah tugas pihak kepolisian dalam mengungkap tindak pidana maupun mempersempit kejahatan, Kapolresta Barelang Kombes Hengki mengimbau kepada seluruh pelaku usaha melengkapi tempat usahanya dengan CCTv.

“Kepada pelaku usaha, saya meminta untuk memasang CCTv. Terutama kepada pelaku usaha yang buka hingga 24 jam. Dengan adanya CCTv itu, dapat membantu polisi dalam mengungkap kejahatan dengan cepat,” ucapnya.

Untuk upaya pencegahan aksi kejahatan jalanan yang semakin marak terjadi, polisi akan melaksanakan patroli rutin setiap malamnya ke sejumlah titik yang dianggap rawan di Kota Batam.

“Nanti akan kita laksanakan patroli gabungan bersama dengan Satpol PP, Ditpam maupun TNI ke sejumlah titik yang dianggap rawan kejahatan jalanan,” tuturnya.

Dalam pelaksanaannya, Hengki mengatakan bahwa nantinya tim gabungan akan melakukan patroli dengan sistem hunting ke seluruh daerah Batam. Untuk Polresta Barelang, akan menerjunkan seluruh jajaran Sat Reskrim serta dibantu dengan personel Sat Sabhara Polresta Barelang dan jajaran polsek-polsek.

“Anggota Polresta Barelang akan melakukan giat pencegahan dengan sistem hunting. Target utama kita kejahatan jalanan, terutama begal,” katanya.

Kepada pelaku yang nantinya tertangkap melakukan tindak pidana, Hengki menegaskan bahwa pihaknya tidak akan segan-segan memberikan tindakan tegas seperti tembak di tempat.

“Kalau dia membeikan perlawanan saat ditangkap, pasti akan kita berikan tindakan tegas dengan tembak langsung,” imbuhnya.

Sebelumnya, jajaran Sat Reskrim Polresta Barelang mengamankan dua pelaku pencurian brankas senilai Rp 601 juta di PT Berlian Inti Sukses, Seipanas. Pencurian ini diketahui pertama kali Sabtu, 29 Desember 2018 lalu sekira pukul 08.00 WIB.

Satu unit brankas yang berisi uang tunai sebesar Rp 601.479.000, satu unit ponsel, kunci serap kantor serta dokumen-dokumen penting lainnya dibawa kabur Jaga Sembiring, 58 dan Harles Hutajulu, 58.

Atas kejadian itu, polisi mengamankan dua pelaku pencurian dan dua penadah barang hasil curian pada Selasa (22/1/2019) dan Rabu (23/1/2019) lalu. Dalam penangkapan itu, polisi terpaksa memberikan tindakan tegas terhadap kedua pelaku karena berusaha melakukan perlawanan saat hendak diamankan polisi. (egi)