Jumat, 15 Mei 2026
Beranda blog Halaman 11717

Ada Chinese Food Festival

0
Steam Fish Hongkong Seabass.

batampos.co.id – Chinese Food Festival merupakan gelaran promo menu spesial yang diadakan Radisson Golf & Convention Center Batam. Promo yang dimulai dari 3 Desember ini, menyuguhkan beberapa masakan Cina yang sangat menggugah selera.

”Chinese Food Festival ini tidak hanya untuk dinikmati oleh para tamu Hotel Radisson, tapi juga untuk masyarakat Batam dan sekitarnya. Khusus di momen ini, kami mendatangkan langsung dua orang Chef dari grup kami di Cina, yakni Simon Hu dan Joseph Guo,” ujar Suriyanti Panjaitan, selaku Director of Sales Radisson Golf & Convention Center Batam.
Terdapat dua pilihan paket yang ditawarkan di Chinese

Food Festival ini. Dengan harga yang berbeda, yakni Rp 350.000 per orang dan Rp 500.000 per orang. Paket ini bisa dinikmati minimal 4 orang. Sementara jika membeli untuk 10 orang (pre book table), maka konsumen hanya membayar untuk 9 orang.

”Promo menu spesial ini baru bisa dinikmati mulai pukul 18.30 hingga 22.00 WIB,” kata Suriyanti.

Berbagai menu yang disuguhkan untuk paket seharga Rp 350.000. Appetizer-nya kombinasi antara daging sapi, sotong, dan cendawan (mushroom). Lalu ada juga soup, Seafood Dish (Kung Pao Prwan), Chicken Dish (Stir Fried Chicken Sichuan Style), Vegetable Dish (Mapo Tofu), Fish Dish (Steam Fish Hongkong Seabass), Rice or Noodle Dish (Fried Rice with Dry Scallop atau Dan Dan Noodle). Dan sebagai dessert-nya disuguhkan Chinese Pumpkin Cake.

Sementara untuk paket seharga Rp 500.000 per orang, disediakan appetizer kombinasi daging sapi, sotong, mushroom, Skin Tofu, dan Chicken Wing. Lalu juga ada soup (Chinese Asparagus & Shark Fin Soup), Seafood Dish (Braised Abalone Chinese Sauce), Duck Dish (Roasted Duck Ginger Sauce), Vegetable Dish (Mapo Tofu, Fish Dish (Braised Golden Pomfret Soya Sauce), Rice or Noodle Dish (Fried Rice with Dry Scallop atau Dan Dan Noodle). Sebagai dessert-nya para tamu disuguhkan Chinese Pumpkin Cake.

”Promo spesial seperti ini akan kami bikin secara berkala. Bisa saja nantinya kami akan mendatangkan Chef asal negara lain yang masih satu grup dengan Radisson. Tunggu kejutan lainnya dari kami untuk suguhan aneka kuliner yang penuh sensasi,” pungkas Suriyanti. (suc/ser)

Polisi Bekuk Tiga Anggota BNN Bodong

0

batampos.co.id – Jajaran Satreskrim Polresta Barelang membekuk tiga anggota Badan Narkotika Nasional (BNN) bodong, Rabu (5/12/2018).

Ketiga pria yang juga di antaranya mengaku sebagai anggota Ditres Narkoba Polda Kepri, adalah Heral, 40, Ridwan, 36, dan Aris, 38. Mereka terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas karena berusaha mela-wan saat hendak ditangkap.

Sumber di internal Reskrim Polresta Barelang mengatakan, dalam menjalankan aksinya, komplotan ini mengincar korban yang baru keluar dari kawasan Simpang Dam, Mukakuning. Kemudian pelaku mengikuti korban dengan menggunakan mobil dan menghentikan korban. Setelah memberhentikan korban, selanjutnya tiga pelaku membawa korban masuk ke dalam mobil.

Di dalam mobil para tersangka menginterogasi korbannya dengan mengaku sebagai anggota BNN atau anggota Ditres Narkoba Polda Kepri. Jika ada menemukan narkoba dari korban, selanjutnya pelaku meminta sejumlah uang maupun barang berharga korban jika ingin dilepaskan dan tidak dilanjutkan prosesnya ke BNN atau Ditres Narkoba Polda Kepri.

Namun, sambung sumber Batam Pos itu, jika tidak menemukan narkoba, pelaku menuduh korban sebagai pengguna narkoba dan meminta seluruh barang berharga milik korban.

Musalmina, seorang korban dari aksi pencurian dengan kekerasan (curas) oleh anggota BNN dan Ditres Narkoba Polda Kepri bodong ini, sempat mendapatkan penganiayaan dan tangannya diborgol serta ditodong dengan senjata jenis air softgun. Selain itu, sepeda motor Honda Vario BP 2xx9 CI, dua unit ponsel, dan dokumen penting milik warga Seibeduk ini juga dibawa kabur komplotan ini.

Korban pun akhirnya membuat laporan ke Polsek Seibeduk. Selanjutnya, dari kejadian itu, jajaran Satreskrim Polresta Barelang langsung melakukan penyelidikan. Dari informasi yang diterima jajaran Satreskrim Polresta Barelang, salah satu pelaku bernama Aris berhasil ditangkap di Jalan Jenderal Sudirman, Rabu (5/12) sekitar pukul 07.00 WIB. Kemudian, dari keterangan Aris berhasil mengamankan dua tersangka lainnya di Hotel Batam Indah.

Kasat Reskrim Polresta Barelang AKP Andri Kurniawan saat dikonfirmasi membenarkan penangkapan ini. Saat dikonfirmasi lebih jauh, ia belum bisa membeberkan sudah berapa orang yang menjadi korban komplotan ini. Sejauh ini, kata dia, penyidik Satreskrim Polresta Barelang masih memintai keterangan dari ketiga pelaku.

”Mereka (tiga pelaku, red) baru kami amankan pagi tadi (kemarin, red) dan masih kita mintai keterangannya. Kita masih melakukan penyelidikan, termasuk sudah berapa orang korbannya selama ini,” ujarnya.

Selain mengamankan tiga pelaku, polisi juga mengamankan beberapa barang bukti berupa satu pucuk senjata api jenis air softgun, senjata tajam, beberapa unit ponsel, dan sepeda motor yang diduga dari hasil kejahatan.(gie)

Badan Regulator PAM DKI Jakarta Belajar ke ATB Batam

0

Rombongan Badan Regulator PAM DKI Jakarta Belajar Pengelolaan air ke ATB

Kota Batam patut berbangga adanya ATB yang melayani kebutuhan air bersih dengan baik. Sebagai perusahaan air swasta di daerah, ATB mampu membuktikan diri jadi benchmark bagi perusahaan air minum di Indonesia, bahkan ditingkat internasional.

Banyak perusahaan air minum “belajar” pengelolaan air ke ATB, tak terkecuali instansi pemerintah maupun swasta tertarik mengunjungi ATB. Setiap bulannya ATB dikunjungi sedikitnya delapan kali kunjungan baik dari dalam maupun luar negeri

Salah satunya ATB mendapat kunjungan dari tim Badan Regulator Pelayanan Air Minum DKI Jakarta. Mereka mengagumi ATB mengelola air bersih, pihaknyapun penasaran ingin mengetahui langsung bagaimana ATB mengelola air bersih.

“ATB sudah sangat excellent, tidak ada tandingannya dengan perusahaan air minum lainnya di Indonesia. Ini sudah sangat luar biasa, kami kagum dengan penerapan teknologi yang ada di ATB,” tutur Ketua Badan Regulator Pelayanan Air Minum DKI Jakarta, Dona Ria Silaen, saat berkunjung ke ATB Batam, Selasa (4/12).

Tim yang terdiri dari tujuh orang tersebut lebih banyak berdiskusi terbuka bersama manajemen ATB.
Rasa kagum mereka terlihat saat dipaparkan seputar pengelolaan manajemen di lingkungan ATB yang berjalan dengan transparan dan kompak. Begitu juga untuk penerapan sistem SCADA yang diperlihatkan secara detail guna mendukung operasional ATB.

“Kami dapat banyak pengalaman dari manajemen ATB, dan ini pengalaman berharga bagi kami. Setelah dari (studi banding_red) ATB, kami dapat kesimpulan dan mendapat gambaran informasi ataupun keputusan yang bersifat regulasi untuk kami sampaikan guna meningkatkan pelayanan air minum di wilayah Jakarta,” ucap Dona Ria Silaen.

Sebagai gambaran, saat awal beroperasi di tahun 1996 ATB memiliki kebocoran cukup tinggi diangka 46 persen. Angka ini perlahan mulai menurun setelah ATB mengganti jaringan pipa-pipa lama dan menggunakan beragam teknologi pendukung. Kebocoran air terus menurun signifikan setelah perusahaan air minum terbaik di Indonesia ini intens menerapkan Pressure Management System (PMS).

Keberhasilan ATB menerapkan teknologi informasi guna mendukung pelayan yang prima, dapat di buktikan di tahun 2017. Sepanjang 2017 angka Non Revenue Water (NRW) ATB turun drastis jadi 16 persen. Angka tersebut merupakan kebocoran yang terendah di Indonesia, jauh di bawah rata-rata kebocoran air nasional diangka 33-34 persen.

“Kinerja ATB didukung dengan manajemen yang solid dan transparan, menghasilkan improvisasi yang sangat dahsyat. Terlebih target tingkat kebocoran 16 persen sudah luar biasa, bahkan ATB sudah diatas negara maju dengan rata-rata tingkat kebocoran di angka 20-25 persen, ini sesuatu yang sangat hebat,” ucap Dona.

ATB memanfaatkan teknologi SCADA yang terintegrasi dengan Geographic Information System (GIS) untuk memantau, mengontrol maupun melakukan otomasi peralatan operasional, baik dalam pengelolaan maupun distribusi air ke pelanggan.

Informasi yang diperoleh dari ATB tersebut diharapkan dapat memberikan input dan masukan baru, dengan tujuan meningkatkan pelayanan air minum di ibukota negara tersebut dengan baik.

Sebagai badan independen, Badan Regulator PAM DKI Jakarta dapat memberikan keputusan bersifat regulasi dan mediasi. Khusunya bagi pengelolaan dan pelayanan air minum di daerah DKI Jakarta, yang dikelola atas kerjasama antara PAM Jaya dan mitra Swasta Palyja dan Aetra.

Menjelang akhir kunjungan, guna mendapatkan gambaran pengelolaan air lebih lengkap, rombongan menyempatkan mengunjungi Instalasi Pengolahan Air (IPA) terbesar yang di kelola ATB, yakni IPA Duriangkang yang memiliki kapasitas produksi 2200 liter perdetik.

Capaian dan kerja keras yang telah di raih ATB hingga berhasil jadi perusahaan air terbaik di Indonesia, sudah pantas dan layak ATB jadi rujukan banyak perusahaan air di Indonesia untuk belajar mengelola air dengan baik. (*)

Garuda Group Siapkan 132 Kursi Tambahan

0
foto: garudaindonesia

batampos.co.id – Kementerian Perhubungan te­lah menyurati gubernur di seluruh Indonesia. Su­rat bernomor AJ 201/2/7 PHB 2018 itu berkenaan de­­ngan persiapan Angkutan Natal dan Tahun Ba­ru (Nataru). Operator transportasi pun telah me­lakukan persiapan menyambut musim itu.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam surat tersebut  menyampaikan perlunya koordinasi antarinstansi yang terlibat. Senada dengan surat tersebut, Direktur Jenderal Perhubungan Darat (Dirjen Hubdat) Budi Setiyadi menyatakan perlu ada sinergitas antarinstansi untuk menangani penyelenggaraan angkutan Nataru 2018.

“Bagi para gubernur dan petugas yang ada di daerah, perlu ada sinergitas penanganan yang komprehensif, juga diharapkan untuk berkoordinasi sesuai tugas maupun fungsinya masing-masing,” kata Budi.

Selain itu, Dirjen Budi mengimbau untuk tetap mengantisipasi kemacetan yang disebabkan pening-katan volume kendaraan yang akan memenuhi jalan pada saat libur Natal dan Tahun Baru nanti.

“Untuk antisipasi kemacetan lalu lintas, kami telah menugaskan Dinas Perhubungan setempat untuk melakukan ramp check (pemeriksaan jalan), pengecekan prasarana, maupun pengecekan bagi Sumber Daya Manusia yang bertugas dengan tes kesehatan dan cek narkoba,” kata Dirjen Budi.

Tak hanya mengenai persiapan ramp check, dalam surat tersebut, dia meminta para gubernur untuk menyiapkan posko di wilayah yang menjadi kewenangannya.

“Menhub juga minta untuk disiapkan posko, misalnya di terminal, bandara, pelabuhan,” ungkap Budi.

Persiapan angkutan Nataru juga dilakukan Garuda Indonesia.  Garuda Indonesia Group melalui layanan penerbangan Garuda Indonesia dan Citi-link menyiapkan sedikitnya 132 ribu kursi tambahan (extra seat) untuk penerbangan domestik dan internasional sebagai upaya mengantisipasi lonjakan jumlah penumpang selama periode hari libur Natal 2018 dan Tahun Baru 2019, mulai tanggal 20  Desember 2018 hingga  6 Januari 2019.

Direktur Utama Garuda Indonesia Ari Askhara mengatakan, kapasitas tambahan tersebut terdiri dari 55 ribu kursi tambahan pada layanan penerbangan Garuda Indonesia dan 77 ribu kursi tambahan pada layanan penerbangan Citilink. Adapun frekuensi penambahan kapasitas layanan penerbangan tambahan tersebut terdiri dari 197 frekuensi penerbangan Garuda Indonesia dan 216 frekuensi penerbangan Citilink.

”Adapun kapasitas tambahan Garuda Indonesia sebagai mainbrand pada periode liburan akhir tahun ini mencapai hingga 49 ribu kursi tambahan yang terbagi dalam 170 frekuensi penerbangan ekstra di sejumlah rute-rute penerbangan domestik dan internasional, serta lebih dari 6 ribuan kursi tambahan yang dilayani melalui 27 frekuensi penerbangan yang menggunakan “bigger aircraft” (pesawat berbadan lebar, Red) di sejumlah rute penerbangan domestik dan internasional,” ungkap Ari. (lyn/jpg)

64 Tunagrahita Tidak Masuk Daftar Pemilih Tetap sebab …

0
ilustrasi

batampos.co.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Batam menegaskan penyandang disabilitas mental (tunagrahita), juga termasuk penderita gangguan jiwa wajib mempunyai Nomor Induk Kependudukan (NIK) untuk bisa masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT).

Komisioner KPU Batam Sudarmadi menjelaskan, KPU mencatat ada sekitar 64 orang tunagrahita yang ada di Yayasan Al Fateh, Nongsa. Namun, hampir semuanya tidak memiliki NIK dan Kartu Keluarga (KK).

”Informasi (tidak punya identitas atau NIK) ini yang kita dapat langsung dari pe-ngurus yayasan,” ujar Sudarmadi yang ditemui di kantornya di Sekupang, Selasa (4/12/2018).

Ia menjelaskan dari informasi yang diperoleh dari pengurus Yayasan Al Fateh, tunagrahita yang ada di yayasan tersebut merupakan orang yang ditemukan di jalanan, namun ada juga yang diantar warga langsung ke Al Fateh, juga tanpa identitas, karena yaya-san tersebut sudah dikenal merawat penderita gangguan jiwa.

”Sehingga memang tidak ada data diri yang bisa dikumpulkan,” katanya.

Ia menyebutkan, untuk penderita gangguan kejiwaan bisa dikatakan tidak punya hak pilih, jika ada surat rekomendasi dari dokter yang menjelaskan kalau orang tersebut itu gila dan tidak bisa memilih. Jadi, selama surat rekomendasi itu tidak ada, mau tidak mau penyelenggara pemilu wajib memasukan mereka ke dalam DPT.

”Namun, masalahnya sekarang penderita gangguan jiwa ini sama sekali tidak memiliki identitas yang jelas, seperti nama, NIK, tempat tanggal lahir, alamat dan lainnya,” ungkapnya.

Ia menambahkan, terlebih saat ini di Batam, bahkan di Kepulauan Riau tidak ada Rumah Sakit Jiwa (RSJ) tempat penampungan penderita gangguan jiwa ini.

”Jika ada, mungkin kita bisa memperoleh data diri penderita gangguan jiwa tersebut,” sebutnya.

Terkait hal tersebut Sudarmadi menjelaskan, untuk sementara nama penderita tunagrahita tetap akan ditampung terlebih dahulu, belum bisa dimasukkan ke dalam DPT sebab tidak memiliki elemen data yang lengkap.

”Untuk solusinya kita masih menunggu Surat Edaran bagaimana penanganannya,” tuturnya. (cr1)

Tergiur Ponsel Murah, Ketipu Jual Beli Online

0
ilustrasi

batampos.co.id – Penipuan dengan modus jual beli online kembali memakan korban. Kali ini dialami Ahmad, warga Perumahan Taman Lestari, Batuaji. Pria 39 tahun ini kehilangan uang sebesar Rp 6 juta karena tergiur dengan promo ponsel pintar murah yang dijumpai di laman medias sosial.

Saat mengadu ke Mapolsek Sagulung, Selasa (4/12), Ahmad mengaku tetap bersyukur, dia dan keluarganya cepat sadar dari aksi penipuan itu, sehingga kerugian tidak bertambah banyak. Jika saja dia dan keluarganya tetap terlena, maka kerugian bisa mencapai puluhan juta rupiah.

”Setelah saya transfer Rp 6 juta itu, mereka (pelaku) minta transfer lagi. Katanya (pelaku, red) untuk jaminan lolos pemeriksaan Bea dan Cukai,” ujar ayah dua anak itu, kemarin.

Diceritakan Ahmad, apes yang dialaminya bermula dari temuan promo penjualan ponsel pintar murah di laman Facebook. Tergiur, Ahmad dan istrinya menghubungi nomor ponsel yang tertera di kolom promo itu. Penerima telepon mengaku tinggal di Batam dan menyanggupi permintaan Ahmad dan istrinya yang memesan enam unit smartphone dengan total harga Rp 6 juta.

”Pelaku juga kirim foto identitasnya melalui WhatsApp, jadi meyakinkan. Kami kemudian transfer uang (Rp 6 juta) melalui ATM BRI di SP Plaza, kemarin (Senin, 3/12, red) pagi ke rekening yang dia (pelaku) kasih,” cerita Ahmad.

Setelah transfer dan mengi-rim bukti transfer, Ahmad kembali menghubungi pelaku. Namun, pelaku meminta bersabar hingga sore karena ponsel-ponsel dalam perjalanan.

”Sore sampai malam tak muncul juga. Saya coba telepon lagi, dia malah minta kirim uang lagi Rp 3 juta. Katanya ponsel yang saya pesan didatangkan dari luar Batam dan ditahan Bea dan Cukai. Saya harus kirim uang lagi sebagai jaminan agar pesanan saya lolos,” terangnya.

Merasa janggal, Ahmad akhirnya menolak permintaan pelaku, hingga nomornya diblokir. Barang yang dipesan juga tak kunjung datang hingga saat ini.

Aksi penipuan serupa kerap terjadi di Batuaji dan Sagulung. Pihak kepolisian yang menerima laporan hanya bisa menghimbau agar masyarakat lebih waspada. Untuk mengungkap pelaku penipuan agak sulit sebab pelaku umumnya menggunakan identitas dan akun palsu.

”Tetap kita lidik cuman agak sulit. Kami imbau agar masyarakat lebih waspada. Ja-ngan mudah tergiur dengan hal-hal semacam itu,” pesan Kapolsek Sagulung AKP Dwihatmoko.(eja)

Kemenag Terima 500 Blanko Kartu Nikah

0

batampos.co.id – Kementerian Agama (Kemenag) Batam menerima 500 keping blanko kartu nikah, bulan ini. Blanko tersebut akan digunakan untuk mencetak kartu nikah pasangan yang mendaftar di Kantor Urusan Agama (KUA) di Batam.

”Sekarang baru uji coba di KUA Sekupang. Kemarin sudah ada dua pasangan yang menerima kartu nikah ini,” kata Kepala Kantor Kemenag Batam Erizal Abdullah, Selasa (12/4).

Ia menyebutkan, kartu nikah ini diperuntukkan bagi me-reka pasangan baru, sedangkan yang lama belum menjadi prioritas. Kartu nikah memiliki data yang sama dengan buku nikah. ”Sama saja, namun kalau kartu nikah ini bisa dibawa kemana-mana atau disimpan di dompet. Kalau buku kan tidak bisa,” sebutnya.

Erizal menambahkan, saat ini kartu nikah sama dengan buku nikah elektronik. Sebab semua data yang ada pada buku nikah terdapat pada kartu nikah.

”Mulai dari nama suami dan istri ada di kartu nikah. Nanti saat di-scan data akan muncul (data pemegang kartu nikah, red),” jelasnya.

Saat ini, sambungnya, penerbitan kartu nikah tengah dihentikan sementara karena masih menunggu arahan dari pemerintah pusat. Ia berharap inovasi ini bisa dilanjutkan tahun depan. Kartu nikah bisa menjadi salah satu kartu identitas warga yang telah menikah.

”Karena ada sedikit persoalan di pusat terkait ketersediaan blanko. Jadi kami masih nunggu arahan selanjutnya,” ujar Erizal.(yui)

Disnaker Beri Pelatihan Pengelasan dan Otomotif

0
ilustrasi

batampos.co.id – Sebanyak 32 pencari kerja mendapat pelatihan khusus mengelas dan bidang otomotif. Pelatihan yang digelar balai latihan kerja (BLK) Disnakertrans Kabupaten Natuna ini untuk memberikan keterampilan sehingga me-reka memiliki kemampuan saat memasuki dunia kerja.

Kepala Disnakertrans Pemkab Natuna Hussyaini me-ngatakan peserta mendapat pelatihan selama satu bulan penuh untuk menyerap keah-lian dan mendapat sertifikat dari balai kerja.

”Khusus pelatihan mengelas sudah selesai dilaksanakan. Tinggal pelatihan otomotif roda dua, sekarang masih berjalan,” kata Hussyaini, Senin (3/12).

Hussyaini menjelaskan, masing-masing bidang latihan kerja tersebut, diikuti 16 orang peserta mengelas dan 16 peserta otomotif. Pesertanya bagi pencari kerja di Pulau Bunguran dan Pulau Tiga.

Dikatakannya, pelaksanaan latihan kerja tersebut waktunya mendadak sehingga pe-rekrutan peserta tidak merata dari 15 kecamatan. Namun, tahun depan akan diberikan kesempatan bagi pencari kerja yang belum mendapat pelatihan. Seperti dari Kecamatan Subi, Serasan, Midai maupun dari Pulau Laut.

”Pelatihan ini sangat membantu pencari kerja mendapatkan keahlian dasar. Pemerintah juga memberikan sertifikat untuk membantu peluang bekerja di perusahaan,” kata Hussyaini.(arn)

OPD Anambas Sudah Boleh Persiapan Lelang

0

batampos.co.id – Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas Wan Zuhendra meminta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk segera mempersiapkan proses pelelangan pengadaan barang dan jasa.

Meski belum berganti tahun, tapi sesuai ketentuan yang berlaku setelah diambil pengesahan APBD 2019, maka proses pelelangan sudah bisa dipersiapkan.

“Saya perintahkan OPD untuk segera mempersiapkan proses pelelangan agar selesai evaluasi di provinsi, tahapan pelela-ngan segera dilaksanakan,” ungkap Wan Zuhendra, Senin (3/12/2018).

Menurut Wan, setelah evaluasi minimal konsultan perencanaan segera dilaksanakan. Hal ini dikarenakan persiapan administrasi lebih singkat dari pada pelaksanaan. “Segera persiapkan proses administrasi jadi pada awal tahun langsung segera dilaksanakan pelelangan.”

Wan menguraikan, proses pelelangan makan waktu panjang. Apalagi pemerintah daerah menargetkan terhitung Desember 2019 semua kegiatan harus selesai. Hal ini perlu dilakukan, agar hasil yang didapat maksimal.

Percepatan proses lelang tersebut harus dilakukan karena Anambas setiap tahun menga-lami musim cuaca ekstrem. Khususnya pada akhir tahun yang dikenal dengan musim angin Utara.

Dimana pada musim tersebut cuaca menjadi sangat berbahaya karena angin menjadi lebih kuat, gelombang tinggi dan sering turun hujan disertai petir. Pada musim tersebut banyak kejadian kecelakaan di laut se-perti kapal tenggelam. Bukan hanya memakan kerugian material tapi tidak jarang memakan korban jiwa.

Hal ini tentunya sangat berpengaruh terhadap proses pembangunan di Anambas. Karena terkadang material tidak sampai Anambas gara-gara kapal yang mengangkut material tenggelam di laut.

“Kalau sudah akhir tahun masuk musim Utara, kontraktor akan sulit menyelesaikan pembangunan fisik karena curah hujan akan sangat tinggi,” jelasnya.(sya)

BI Kepri Siapkan Duit Rp 1,4 Triliun

0
ilustrasi

batampos.co.id – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kepri, menyiapkan uang tunai sedikitnya Rp 1,4 triliun menjelang perayaan Hari Raya Natal dan liburan Tahun Baru 2019.
Kepala Kantor Perwakilan BI Kepri Gusti Raizal Eka Putra mengatakan angka tersebut meningkat bila diban-dingkan dengan realisasi tahun lalu yang hanya Rp 700 miliar.

”Hari ini (kemarin, red) warga sudah bisa datang ke Kantor Perwakilan BI Kepri di Batam Center. Terutama bagi mereka yang akan memutuskan mudik ke kampung halamannya,” kata dia, Selasa (4/12).

Gusti menyebutkan warga bisa mendapatkan atau menukarkan pecahan uang mulai dari Rp 1.000 hingga pecahan Rp 50 ribu. Selain mendatangi Kantor Perwakilan BI Kepri di Batam Center, warga juga bisa menukarkan uang di layanan keliling atau kas keliling milik BI.

”Sama seperti mau Lebaran, BI juga ada kas keliling. Selain itu, ada juga beberapa bank yang menyiapkan penukaran uang. Biasanya kami gelar di pasar setiap minggu,” ujarnya.

Mengenai jadwal penukaran uang pecahan tersebut, ia mengungkapkan untuk layanan kas keliling jelang Natal dan Tahun Baru memang tidak sebanyak Lebaran. Namun, fasilitas ini tetap ada agar memudahkan warga mendapatkan uang pecahan.

”Tidak ada jadwal khusus seperti jelang lebaran kemarin, tapi tetap kami usahakan dalam satu minggu itu ada. Namun jika permintaan banyak dan membutuhkan kas keliling, tentu akan kami respon dengan cepat,” imbuhnya.

Ia menambahkan untuk memenuhi permintaan di Kepri, kas keliling akan dilakukan di kantor kas perbankan, kas titipan, dan ada juga pulau terluar yang dijangkau BI seper-ti Natuna, Lingga, dan Anambas. (nji)

Play sound