Sabtu, 16 Mei 2026
Beranda blog Halaman 11716

Drainase Rusak Rumah Warga Grya Batuaji Asri

0

batampos.co.id – Proyek peningkatan drainase di lingkungan perumahan Grya Batuaji Asri tahap empat RW 20, kelurahan Seilangkai, Sagulung bermasalah. Proyek dari Dinas Perumahan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) Kota Batam itu terbengkalai.

Proyek yang sudah sebulan mangkrak itu merusak bangunan rumah dan juga menghalangi aliran air keluar dari lingkungan perumahan. Ratusan kepala keluarga di sana resah sebab belum ada kepastian kapan proyek drainase itu dirampungkan.

Baca: Proyek Tak Taat Jadwal Kontraktor Diberi SP-2

Ardi tokoh masyarakat di RT 01 menuturkan, sebelum proyek tanpa plang tersebut masuk, lingkungan pemukiman mereka aman-aman saja. Meskipun hujan deras air tetap mengalir lancar ke drainase induk menuju sungai Seilangkai. Namun semenjak masuk proyek tersebut dua bulan yang lalu, aliran air dalam pemukiman jadi tidak lancar.

“Karena bangun drainase asal-asalan saja. Proyek ini dari perkim tapi yang melaksanakan di lapangan abal-abal. Pasang box culver saja miring-miring. Sudah begitu tak disemen sehingga tak rata. Yang dipinggiran (tujuan aliran air dari dalam perumahan) lebih tinggi dari yang di dalam perumahan,” kata Ardi.

Tidak itu saja proyek yang sudah berhenti bekerja itu juga merusak banyak rumah warga. Pinggiran rumah warga dikeruk pakai alat berat (beko) sehingga banyak teras atau samping rumah yang rusak. Bahkan ada juga tembok teras rumah warga di blok yang roboh. “Masjid juga kena. Mereka gali pakai beko jadi hancur pinggiran rumah warga,” tutur Ardi.

Erianto warga di blok T juga mengeluhkan hal yang sama. Dia dan sejumlah tetangganya menilai proyek tersebut asal-asalan dan dipaksakan sebab tidak ada urgensi yang mengharuskan adanya pelebaran atauapun pemdalaman drainase.

“Aman-aman saja selama ini. Setelah masuk proyek ini jadi amburadul rumah kami. Jalanan jadi sempit karena material ditinggalkan begitu saja. Sudah sebulan ini ditinggalkan begini saja tanpa kepastian kapan akan dirampungkan. Teras rumah warga sudah dirusakin (dikeruk) dibiarkan begitu saja seperti ini,” kata Erianto.

Dampak lain dari proyek mangkrak itu sampah rumah tangga menumpuk di depan rumah warga. Truk pengangkut sampah sudah sebulan tak masuk karena akses jalan banyak yang terputus. “Jalan dari gang satu ke gang lain jadi terputus karena galian (pelebaran drainase) ditinggalkan begitu saja. Sudah sebulan mobil sampah tak masuk sini,” ujar Erianto.

Pantauan Batam Pos di lapangan, situasi proyek memang amburadul. Proyek baru sebetas penggalian dan peletakam bokx culver. Boks culver diletakan begitu saja dalam galian drainase tanpa semenisasi (penguatan) sehingga tidak rata dan sejajar satu sama lain. Saat hujan, air menggenangi seluruh drainase yang sudah dikeruk itu.

Aliran air yang keluar dari dalam lingkungan perumahan sangat sedikit dan itupun setelah seluruh drainase lingkungan tergenang air. “Genangan ini bisa sampai sebulan ke depan pak karena memang tak menglir keluar,” kata Suhartini, warga lain.

Lurah Seilangkai Chandra Hernawan saat dikonfirmasi membenarkan adanya persoalan itu. Dia sudah turun cek ke lapangan dan memang bermasalah. “Iya sudah saya cek. Itu proyek Perkimta dan kami sudah surati mereka. Masih menunggu tindak lanjut dari Perkimta,” ujar Chandra. (eja)

Mengenal Thalasemia, Kelainan Sel Darah Merah

0
Pixabay.com

Tidak ada yang diminta untuk dilahirkan dengan penyakit turunan. Semua orangtua pasti menginginkan anaknya tumbuh sehat. Lalu, seperti apakah thalasemia ini sebenarnya?

FEBBY ANGGIETA PRATIWI, Batam

Dokter Klinik Penyakit Dalam di RS Awal Bros Batam, dr.Ani Yeo,SpPD mengatakan thalasemia adalah kelainan darah yang diakibatkan faktor genetika dan menyebabkan protein dalam sel darah merah dalam hal ini hemoglobin tidak berfungsi.

Pada keadaan normal, zat besi yang diperoleh tubuh dari makanan digunakan oleh sumsum tulang untuk menghasilkan hemoglobin. Sementara penderita thalasemia kadar hemoglobin ini rendah, kadarnya lebih kecil.

Sebelum menjelaskan lebih lanjut, Ani menyebutkan thalasemia sendiri terbagi menjadi dua yakni alfa (ringan) dan beta (berat). Alfa (minor) adalah kondisi protein alfanya terganggu, begitu pula halnya beta (mayor).

Sekedar informasi, pembentukan hemoglobin memerlukan 2 protein alfa dan 2 protein beta. Kedua jenis ini memiliki kaitan gen yang menentukan kadar keparahan penyakit yang diturunkan.

Untuk thalasemia ringan gejalanya juga tidak berat, biasanya hanya anemia ringan dan butuh transfusi darahnya sesekali ketika infeksi atau terluka. “Thalasemia berat yang kasihan. Karena harus rutin transfusi darah, karena itu tadi waktu hidup eritrositnya yang rendah,” ujarnya.

Thalasemia ini mempengaruhi waktu hidup eritrosit. Normalnya eritrosit hidup 120 hari, namun pada penderita thalasemia 30-60 hari. “Inilah yang menyebabkan penderita thalasemia mengalami anemia,”terang dokter kelahiran Selat Panjang, 2 April 1977 itu.

Kenapa bisa terjadi? Menurut dokter berambut lurus ini, thalasemia murni faktor genetik, jelas tidak menular. Namun, karena itulah penderitanya banyak karena thalasemia diturunkan oleh orangtua.

Pada banyak kasus dengan kondisi angka hidup eritrositnya pendek, penderita biasanya harus meregang nyawa di usia muda. “Dengan majunya dunia kedokteran sekarang, mereka dapat bertahan hingga 20 tahun,” ucapnya.

Thalasemia mengakibatkan sumsum tulang bekerja keras membentuk eritrosit sehingga penderita thalasemia berat tulangnya cenderung pipih. “Tulang jadi over aktif untuk produksi darah,” sebut Ani.

Thalasemia pada anak bisa ketahuan dari wajahnya. Kulitnya cenderung hitam karena zat besinya yang tersisa pada organ tubuh. Protein penyimpan zat besi atau dalam bahasa medis Ferritin. Ferrifin ini tidak bisa keluar secara alami, protein ini menempel di jaringan, khususnya di hati dan jantung.

“Penderita thalasemia anak-anak biasanya perutnya buncit, karena hatinya membesar karena membantu produksi darah. Normalnya produksinya (eritrosit) dari sumsum tulang. Nah, penderita thalasemia mayor ini biasanya membuat organ lain yang bisa membantu pembentukan sel darah merah terpaksa ikut bekerja. Sangat bahaya karena harus ekstra hati-hati menjaga anak dengan perut buncit akibat thalasemia ini,” paparnya.

Thalasemia ringan cukup susah didiagnosa, jadi harus dibantu oleh pemeriksaan medis. Karena pertumbuhannya bagus, hingga hidup seperti biasa. Ia mengungkapkan Indonesia termasuk angka kejadian tertinggi.

“Indonesia juara satu di Asia. karena itu, butuh screening lengkap atau cek darah untuk melihat Hb normal apa rendah, duanya bisa terjadi. Jika jenis-jenis Hb-nya rendah, sel darahnya kecil kecil, kita melihat lagi jumlah sel darah merahnya. Barulah ambil kesimpulan, apakah ini anemia atau thalasemia,” jelasnya.

Untuk memastikan itu perlu dilakukan pemeriksaan selanjutnya dengan dokter patologi klinik. Biasanya dokter akan langsung membaca sel darah merahnya satu persatu. Barulah bisa menarik kesimpulan apakah pasien adalah suspect thalasemia atau bukan.

Selain transfusi darah, penanganan lainnya untuk thalasemia berat adalah pembuangan deposit ferrifin. “Kalau dulu harus disuntik, sekarang sudah ada obat minum yakni obat kelasi besi yang dapat membantu pembuangan ferrifin di organ,” katanya.

Pada intinya penanganannya adalah dengan mempertahankan kadar hemoglobin normal untuk mempertahankan pertumbuhannya yang bagus. Jangan sampai terjadi komplikasi pada hati, jantung hingga sistem endokrin.

“Orangtua yang memiliki anak thalasemia harus aware (sadar, red). Mereka harus punya grup sendiri atau komunitas, sehingga yang terdiagnosa bisa saling share (berbagi) pengalaman juga. Bagaimana mengasuh anak,” tegas dokter lulusan S2 Fakultas Kedokteran Sam Ratulangi Manado itu.

Paling penting adalah pencegahannya. Agar sesama pembawa sifat ini tidak bertemu, yakni dengan screening pra wedding. Di kota besar seperti Jakarta dan kota-kota lainya seperti di Provinsi Sulawesi dan Sumatera cukup tinggi. Pemerintah sudah melakukan screening massal untuk kelompok resiko thalasemia ini, kembali semua keputusan kepada penderita tersebut.

Penyakit genetik, saat ini belum bisa dicegah melalui tindakan medis, hanya keputusan dari penderita saja. Screening ini dilakukan untuk mengetahui individu yang sebagai pembawa sifat, agar tidak menghasilkan penderita baru dengan thalasemia yang lebih berat.

Sembari menghela nafas cukup panjang, Ani menjelaskan angka prediksi jika salah satu pasangan suspect thalasemia. Misalnya salah satu orangtua yang pembawa sifat, maka anaknya lahir 50 persen sehat dan 50 persen menderita thalasemia. Kemudian, jika kedua orangtuanya mengidap thalasemia, maka perbandingannya 25 persen anak sehat, 50 persen pembawa sifat dan 25 persen thalasemia berat.

“Kita tidak tahu anak keberapa yang terkena thalasemia. Tidak bisa diprediksi, ini hanya pembagian porsi secara kasarnya saja,” ucapnya.

Lagi, penyakit genetik tidak bisa dicegah hanya bisa dipantau. Belum selesai mengingatkan kembali, Ani teringat dan memotong kalimatnya sebelumnya. Ia mengatakan pengobatan thalasemia sekarang ini bisa dilakukan yakni dengan cangkok sumsum tulang.

Sayangnya hasilnya tidak bisa diyakinkan berhasil 100 persen. Ada yang cangkok sumsum via tali pusat, tapi akan lebih baik cangkok sumsum tulang karena kemungkinan keberhasilannya yang lebih besar.

“Pendonor harus dari keluarganya. Sudah cocok donornya belum tentu bisa terima sel darahnya. Pendonor selanjutnya harus tetap konsumsi obat dan melihat sistem imunnya menerima atau tidak,” tutupnya.***

Disduk Terapkan Tanda Tangan Digital

0

batampos.co.id – Tahun depan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) akan menerbitkan aplikasi baru untuk mempercepat penerbitan Kartu Keluarga (KK) milik warga.

Kepala Disdukcapil Batam Said Khaidar mengatakan tahun depan penerbitan KK akan menggunakan sistem tanda tangan elektrik. Cara ini dinilai cukup ampuh mempersingkat waktu penerbitan. Sebab selama ini, KK baru bisa diterbitkan setelah mendapatkan tanda tangan dari kepala dinas.

“Selama ini saya yang tandatangan manual. Jadi kalau saya ke luar kota kan jadi terkendala penerbitan KK,” kata Said, Jumat (7/12).

Saat ini, pihaknya tengah mempelajari pergantian tanda tangan manual ke sistem aplikasi ini. “Kemarin saya sudah utus untuk mengetahui penerapan sistem baru ini tahun depan. Mungkin besok (hari ini, red) sudah ada caranya,” ungkap mantan Kabag Tata Pemerintahan (Tapem) Kota Batam ini.

Said menyebutkan, pengajuan KK setiap harinya bisa mencapai ratusan. Sekali tanda tangan berkas, bisa mencapai ribuan berkas KK. “Kemarin saya baru tandatangan 2.500 KK warga. Dan itu manual semua,” imbuhnya.

Ia menambahkan, sebenarnya tidak ada persoalan dengan tandatangan manual. Sebab itu sudah menjadi tugas dari pelayanan Disdukcapil kepada warga. Namun kalau menggunakan sistem tentu ada nilai tambah. Penerbitan tetap bisa dilakukan walaupun Kadis (Kepala Dinas) tidak berada di tempat atau dinas luar,” tambahnya.

Meskipun demikian, ia tetap akan mengawasi penerbitan berkas ke depannya. Semua operator yang akan bertugas di bidang legalitas harus bisa bekerja dan bertanggung jawab. “Nanti ada pelatihan juga bagi pegawai terkait penerapan tandatangan digital ini,” ucap mantan Camat Batuampar ini. (yui)

Perusahaan Pemasok Komponen iPhone Pindahkan Pabriknya ke Batam

0

batampos.co.id – Perusahaan dan pemasok komponen terbesar bagi iPhone, Pegatron, akan memindahkan pabriknya dari Taiwan ke Batam. Batam dipilih sebagai tujuan diversifikasi pertama manufakturnya keluar dari Taiwan menyusul perang dagang antara Amerika Serikat dengan Tiongkok.

Wakil Ketua Himpunan Kawasan Industri (HKI) Kepri Tjaw Hioeng membenarkan kabar tersebut. Ia menyebut, Pegatron diproyeksikan sudah memulai aktivitas produksinya di Batam pada pertengahan tahun depan.

“Sebelumnya Pegatron sudah datang ke sejumlah kawasan industri (di Batam) untuk melakukan survei,” kata Tjaw Hioeng, Jumat (12/6).

Ia juga membenarkan, pemindahan pabrik produk non-iPhone ke Batam ini merupakan imbas dari ketegangan perdagangan antara Washington dan Beijing. Karena akibat perang dagang tersebut, Amerika mengenakan tarif tinggi kepada produk yang diimpor dari Tiongkok.

“Ini adalah kesempatan Batam melihat peluang. Contohnya Pegatron ini yang masuk ke Batam,” ungkapnya.

Pria yang akrab disapa Ayung ini mengatakan, Pegatron mengalami tekanan berat dari perang dagang. Perang dagang membuat produsen terhimpit karena meningkatnya upah dan berkurangnya tenaga kerja. Sementara biaya produksi semakin tinggi.

Ayung mengatakan, pada awalnya Pegatron menyukai Vietnam. Namun akhirnya pilihan lokasi relokasi pabrik Pegatron jatuh ke Batam. “Penyebabnya adalah lokasi Batam yang strategis dekat dengan Singapura,” paparnya.

Ayung menambahkan, saat ini belum ada kepastian di mana Pegatron akan menempatkan pabriknya di Batam. Menurut Ayung, ada kemungkinan akan menempati lokasi di dalam kawasan industri di Batam.

“Masih dalam tahap negosiasi dulu,” katanya.

Investasi akan dilakukan mulai sebulan ini dan bakal produksi penuh pada pertengahan 2019. Chairman Pegatron Tung Tzu-hsien baru-baru ini juga mengatakan, perusahaan tengah meningkatkan kapasitas produksinya di Taiwan Utara, Taoyuan untuk memenuhi permintaan yang kuat pada produk yang terkena dampak tarif impor dari AS.

Sebelumnya, Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam Lukita Dinarsyah Tuwo sudah mengisyaratkan bahwa Batam memang akan kedatangan investor asing yang bergerak di sektor industri pemasok komponen smartphone.

Bahkan BP Batam akan membangun lokasi khusus untuk industri pemasok komponen smartphone. Tujuannya adalah untuk menciptakan ekosistem industri smartphone yang berkelanjutan di Batam.

“Jika pemasok komponen smartphone bangun pabrik di sini, akan lebih efektif,” katanya.

Lukita menyebut Batam memiliki lokasi strategis karena berada di Selat Malaka. Sedikitnya ada enam ribu pelayaran melewati Selat Malaka setiap tahunnya. Angka tersebut bahkan lebih tinggi dibanding arus pelayaran dari Terusan Suez dan Terusan Panama.

Infrastruktur juga cukup memadai untuk menunjang aktivitas industri, khususnya industri pemasok komponen smartphone. Sehingga dapat menciptakan iklim investasi yang positif bagi industri smartphone untuk tumbuh.

Selain Pegatron, BP Batam dibantu para pengusaha tengah berusaha merayu 24 industri pemasok komponen smartphone agar mau membuka pabriknya di Batam. Dengan demikian, maka produksi bisa lebih cepat dan biaya produksi lebih murah karena jarak antara pabrik smartphone dan pemasok komponennya semakin dekat.

Selain itu, pasar Indonesia juga sangat luas. Hal ini dinilai dapat menjadi peluang bagi perusahaan-perusahaan perakit maupun pemasok komponen smartphone untuk mengembangkan bisnisnya di Batam. Pihaknya berharap banyaknya keunggulan yang ada di Batam ini bisa menjadi daya tarik perusahaan-perusahan pemasok komponen smartphone agar membangun pabriknya di Batam. (leo)

1.697 Rumah di Bogor Terdampak Puting Beliung

0
Warga Kelurahan Batu Tulis memperbaiki rumahnya setelah diterjang angin puting beliung. (Rangga/Metropolitan/Jawa Pos Group)

batampos.co.id – Lebih dari 1.600 rumah di 8 kelurahan di Kota Bogor terkena dampak terjangan puting beliung. Pemerintah setempat sudah menyiapkan anggaran Rp 6 miliar untuk tanggap darurat.

“Namun, penggunaannya akan dikoordinasikan terlebih dahulu,” ujar Wali Kota Bogor Bima Arya setelah memimpin rapat koordinasi di Balai Kota Bogor, Jawa Barat, seperti dilansir Radar Bogor (grup batampos.co.id) kemarin (7/12).

Puting beliung itu terjadi Kamis sore (6/12). Data yang dikumpulkan Pemkot Bogor, 1.697 unit rumah terdampak. Tersebar di delapan kelurahan: Batu Tulis, Lawanggintung, Pamoyanan, Cipaku, Ranggamekar, Sukasari, Baranangsiang, dan Babakan Pasar.

Kelurahan Batu Tulis, menurut Bima, menjadi lokasi terparah. Tercatat 472 unit rumah rusak. Sebanyak 280 unit di antaranya rusak berat. Kemudian, di Pamoyanan 452 unit. Sebanyak 250 di antaranya rusak berat.

Diikuti Kelurahan Cipaku 224 unit, Babakan Pasar 178 unit, Sukasari 139 unit, Lawanggintung 112 unit, Ranggamekar 65 unit, dan Baranangsiang 55 unit.

“Saya instruksikan untuk rekan-rekan di wilayah mendata rumah tersebut sesuai kategori, yang mana rusak berat, sedang, dan ringan. Harus by name by address dan cek juga status kepemilikan tanah agar tidak terjadi masalah baru,” jelasnya.

Menurut Bima, yang menjadi prioritas saat ini adalah menyediakan kebutuhan sandang, pangan, kesehatan, dan kebutuhan air bersih warga. “Kami juga instruksikan dinsos dan BPBD untuk membuka dapur umum,” tuturnya.

Warga terdampak saat ini mulai mengisi posko-posko pengungsian. Pemkot Bogor sudah membuka beberapa posko. Di antaranya, posko di bekas PT IMI Cipaku untuk wilayah Bogor Selatan, kantor Kecamatan Bogor Timur untuk wilayah Bogor Timur, dan kantor Kelurahan Babakan Pasar untuk wilayah Bogor Tengah.

Bima juga membuka partisipasi warga untuk meringankan beban keluarga korban bencana. Berupa pakaian, seragam sekolah, terpal, selimut, obat, pamper, pembalut, karpet, sembako, dan bantuan tunai melalui rekening Dinsos Kota Bogor yang akan segera diumumkan. (gal/c10/ttg)

Feri Antarpulau Segera Beroperasi

0
SB Anambas Bermadah dalam perjalanan dari Tanjungpinang ke Letung setelah selesai dikerjakan, Jumat (7/12). (Dokumentasi Humas Pemkab Anambas untuk Batam Pos)

batampos.co.id – Pengadaan feri antarpulau oleh Dinas Perhubungan dan Lingkungan Hidup Kabupaten Kepulauan Anambas sudah selesai. Saat ini feri tersebut dalam perjalanan dari Tanjungpinang menuju Anambas.

”Tadi pagi sudah ditarik ke Anambas dengan kapal kargo. Setelah sampai Letung, feri akan berlayar ke Tarempa,” ujar Pejabat Pembuat Komitmen Nurullah, Jumat (7/12).

Feri yang diberi nama SB Anambas Bermadah tersebut berukuran sedang dengan panjang sekitar 15 meter. Speed tersebut berbahan dasar aluminium de-ngan jumlah tempat duduk 24 kursi. Kapasitas mesin tiga kali 250 pk. Dengan kecepatan bisa sampai 25 hingga 26 knot dengan bahan bakar premium.

Feri tersebut dibuat PT Galaxy yang berlokasi di Tanjungpinang dengan nilai kontrak Rp 4,2 miliar.

”Panjangnya sekitar 15 meter kalau lebarnya belum tahu pasti,” katanya.

Dia memperkirakan hari ini, Sabtu (8/12), feri sudah sampai di Letung dan melanjutkan perjalanan ke Tarempa. Setelah sampai ke Tarempa baru akan diresmikan. ”Nanti kalau sudah sampai akan diresmikan,” jelasnya.

Ketika ditanya mengenai operasional feri apakah diope-rasikan pihak ketiga atau tidak, dia belum tahu pasti.

”Yang penting tiba di Tarempa dulu,” jelasnya.

Nurullah menyebut proyek pengadaan feri tersebut didampingi Tim Pengawal Pe-ngamanan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D). ”Iya, ini masuk pengawasan TP4D,” tambahnya. (sya)

KPU Siapkan Alat Bantu Coblos Tuna Netra

0

batampos.co.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menyelesaikan desain alat bantu coblos surat suara untuk pemilih tuna netra. Alat bantu ini berbentuk template yang akan memudahkan penyandang tuna netra memilih.

Komisioner Bidang Teknis KPU Batam Zaki Setiawan mengatakan alat bantu surat suara ini nanti akan digunakan penyandang disabilitas saat pemilihan, 17 April mendatang. “Logistiknya masih dalam proses pengiriman. Kami tunggu dari pusat saja,” kata Zaki, Jumat (7/12).

Nantinya, penyandang tunanetra akan mencoblos dengan surat suara yang sama, namun dibantu dengan alat bantu coblos yang sudah didesain sedemikian rupa. Alat bantu akan menggunakan huruf braille dan jenis kertas menggunakan bahan art karton dengan ketebalan 190 gram.

“Satu TPS hanya perlu satu template. Kalau ada yang tak bisa baca huruf braille, bisa diberi pendampingan. Intinya kami berusaha bagaimana pemilih khusus ini benar-benar menggunakan haknya,” jelasnya.

Adapun bentuk dan format surat suara berupa kantong map dengan dua sisi yang saling merekat di sisi samping kiri dan bawah. Sedangkan sisi atas dan kanan tidak direkatkan guna jalan memasukkan surat suara

“Pada sisi kanan dibuatkan sobekan bentuk setengah lingkaran untuk memudahkan menarik lagi surat suara dari dalam alat bantu,” sebut Zaki.

Untuk desain alat bantu, berbentuk empat persegi panjang dalam keadaan terlipat yang terdiri dari dua bagian yaitu bagian luar dan bagian dalam. Di bagian luar, alat bantu coblos (template) bagi pemilih tuna netra dibuat huruf awas dan huruf braille yang tegas dan dapat diraba oleh jari.

Desainnya sama seperti surat suara dengan warna hitam putih dan huruf braille yang digunakan harus memenuhi syarat keterbacaan, dan titik-titik emboss harus memiliki ketinggian tonjolan minimal 0,5 milimeter.

Di sisi depan, bagian sisi pojok kiri atas memuat tulisan alat bantu coblos pemilih tuna netra, logo KPU pada sisi kiri dan logo Pemilihan Umum 2019 pada sisi kanan. (eja/yui)

Tes DNA untuk Tangkap Pencuri Yoghurt

0

batampos.co.id – Barangkali beginilah kalau tinggal di negeri makmur semacam Taiwan. Urusan mencari siapa pencuri minuman yoghurt saja harus memakai tes DNA. Yang terjadi kemudian sudah pasti pemborosan habis-habisan. Tes DNA yang diminta seorang perempuan di Taipei itu menghabiskan TWD 18 ribu (Rp 8,5 juta). Padahal, yoghurt-nya seharga TWD 59 alias Rp 27 ribu saja.

’’Ini adalah pemborosan uang rakyat. Jika saya yang jadi polisi, saya akan membelikan dia sebotol minuman yang sama sebagai gantinya,’’ ujar Liu, salah seorang warga, sebagaimana dikutip Apple Daily.

Dilansir BBC, kisah tersebut bermula saat seorang perempuan yang menemukan botol yoghurt miliknya sudah kosong di tempat sampah. Dia tinggal bersama lima mahasiswa Chinese Culture University di Taipei. Perempuan itu me­ngambil botol tersebut dari tempat sampah dan meminta pelaku mengaku. Tapi, tak ada yang buka mulut.

Tak mau menyerah, dia lantas melapor kepada polisi. Tes sidik jari tak bisa dilakukan karena botolnya basah saat kejadian. Dia lalu meminta agar dilakukan tes DNA untuk menangkap si pencuri. Semua dites, termasuk dirinya. Per tes DNA menghabiskan TWD 3 ribu atau lebih dari Rp 1,4 juta. Dari hasil tes itulah, si pencuri akhirnya ketahuan dan ditahan.

’’Kasus ini ibarat menembak burung menggunakan meriam, tak proporsional,’’ tutur salah seorang petugas kepolisian. Orang di negeri kaya mah bebas. (sha/c14/ttg/JPG)

Hari ini, KEK Galang Batang Diresmikan

0

batampos.co.id – Hari Sabtu (8/12) ini, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Galang Batang yang berada di Jalan Samudra nomor 1 Desa Galang Batang Kecamatan Gunung Kijang Kabupaten Bintan akan diresmikan pengoperasiannya.

OSO Desak Bawaslu Tekan KPU

0

batampos.co.id – KPU belum menindaklanjuti putusan PTUN yang mengabulkan gugatan Oesman Sapta Odang (OSO). Hingga kemarin, nama ketua umum Partai Hanura itu belum dimasukkan ke daftar calon tetap (DCT) anggota DPD. Perseteruan kedua pihak pun semakin panas.

Jumat (7/12) kemarin, pengacara OSO Gugum Ridho Putra mendatangi Bawaslu. Dia menyampaikan permohonan agar lembaga pengawas pemilu itu memerintah KPU untuk segera melaksanakan putusan PTUN.

”Sebagai penyelenggara pemilu, Bawaslu wajib mengawasi pelaksanaan putusan pengadilan oleh KPU. Maka, Bawaslu wajib memerintahkan KPU untuk segera melaksanakan putusan tersebut,” katanya.

Disinggung mengenai kemungkinan KPU melaksanakan putusan dengan cara yang berbeda, Gugum menyatakan bakal melihat terlebih dahulu apa keputusan KPU. ’’Apakah sesuai atau tidak dengan kepentingan hukum dari Pak OSO,’’ lanjutnya.

Dia mengingatkan, putusan PTUN bersifat final dan mengikat. Putusan tersebut tidak lagi menjadi perdebatan.

’’Dia (OSO) memang harus dimasukkan DCT dan nggak ada kewajiban untuk mengun-durkan diri (dari Partai Hanura, red),” ucap Gugum.

Untuk saat ini, yang dipersoalkan pihak OSO adalah sikap KPU yang mengulur-ulur waktu pelaksanaan putusan PTUN. KPU terkesan membuat putusan itu mengambang sampai tiba waktunya memproduksi surat suara.

Bila ternyata Bawaslu menolak permohonan OSO, pihaknya akan menempuh upaya hukum lain. ”Mengenai upaya selanjutnya ini, kami masih pertimbangkan apa yang bisa,’’ tambahnya.

Sementara itu, KPU telah mengambil jalan tengah untuk melaksanakan putusan tiga pengadilan terkait pencalonan anggota DPD. Khususnya, pencalonan OSO. KPU akan melaksanakan putusan PTUN bila OSO sudah memenuhi kewajiban mengundurkan diri dari jabatan Ketum Hanura.

Hal itu disampaikan Ketua KPU Arief Budiman saat ditemui di KPU, Jumat (7/12). Dia menjelaskan, surat untuk OSO sudah selesai, tapi masih perlu koreksi lagi dalam beberapa hal. Yang jelas, poin utamanya adalah tetap melaksanakan putusan Mahkamah Konstitusi (MK). Dalam putusan itu, MK menyatakan bahwa pengurus parpol dilarang mencalonkan diri sebagai anggota DPD.

’’Saya pikir di putusan MA dan PTUN itu juga menyatakan hal yang sama, bahwa pengurus partai dilarang (menjadi calon senator),’’ terangnya. Perdebatannya hanya pada waktu pelaksa-naan putusan tersebut. Selebihnya, semua pengadilan sepakat dengan MK.

Arief memastikan putusan PTUN tetap akan dilaksanakan KPU. ’’Tapi, syarat utamanya sebagai perintah konstitusi tetap dilaksanakan,’’ lanjut mantan komisioner KPU Jatim itu.

Pihaknya juga sedang mengecek jadwal validasi dan produksi surat suara karena KPU harus menyesuaikan. Bila tidak, semuanya bisa terlambat. Pihaknya tidak mungkin mengubah komposisi ketika pencetakan surat suara telah dimulai.

Apakah itu berarti peluang mencabut dan memperbarui DCT anggota DPD Kalbar masih dimungkinkan? Arief mengiyakan. Sebab, itu merupakan putusan PTUN.

’’Kalau terpenuhi syaratnya, nanti kami ubah DCT-nya (dengan memasukkan OSO),’’ jelas alumnus SMAN 9 Surabaya tersebut.

Syaratnya tentu saja mematuhi putusan MK, yakni mengundurkan diri dari kepengurusan parpol. Meski enggan menguraikan spesifik, Arief mengisyaratkan bahwa mundurnya OSO harus dilakukan sebelum validasi surat suara dilakukan. “Masih saya sesuaikan dengan jadwal proses validasi (surat suara) kami,” tambahnya. (byu/c10/fat/JPG)

Play sound