Minggu, 17 Mei 2026
Beranda blog Halaman 11715

Lele Panjang 1 Meter Hebohkan Warga

0
Lele satu meter bikin heboh warga (Istimewa For Radar Banjarmasin/Jawa Pos Group)

batampos.co.id – Warga Jalan Pramuka, Kompleks Semanda 7, Banjarmasin, dibuat heboh kemarin sore (9/12). Tiba-tiba muncul lele superbesar di kawasan perumahan mereka. Bobot lele itu 18 kilogram dan panjangnya mencapai 1 meter.

Ikan tersebut ditemukan Marsel dan Manto. Saat itu mereka ngobrol di pos. Ketika asyik ngobrol ngalor-ngidul, dari rawa di dekat perumahan muncul seekor lele. Keduanya pun bergegas mendekati dan berusaha menangkapnya dengan tangguk. Beberapa kali berusaha menangkap, mereka selalu gagal.

Baru setelah sekitar setengah jam diburu, lele itu tertangkap. “Ikan tersebut lemas sehingga bisa ditangkap. Mungkin lelah karena terus diburu,” kata Ketua RT 7 Kompleks Semanda 7, Banjarmasin, Fajar Ferdianady kepada Radar Banjarmasin (Jawa Pos Group).

Tangkapan Marsel dan Manto tersebut mengundang kehebohan warga. Semua warga perumahan keluar untuk melihat lele tangkapan Marsel dan Manto itu. Setelah menimbang dan membersihkan lele tersebut, warga memakannya beramai-ramai. “Tadi (kemarin, Red) langsung kami bersihkan dan panggang, dibuat sayur asam untuk makan bersama-sama warga,” terang Fajar. (lan/ma/JPG/c11/fim/JPG)

Harga Smartphone 5G Tidak akan Murah, Begini Hitung-hitungannya

0

batampos.co.id – Jaringan seluler berbasis 5G tampaknya mulai diimplementasikan mulai tahun depan. Salah satu perangkat yang bakal didukung teknologi tersebut yakni smartphone. Namun ponsel pintar dengan dukungan teknologi 5G sepertinya tidak akan dibanderol murah.

Sebagaimana dikutip dari laman AndroidPit, Senin (10/12), hal yang paling mendasari mahalnya teknologi 5G adalah tarif. Seperti yang kita ketahui bahwa sebagian besar negara, frekuensi 5G akan dilelang di antara operator. Hal ini tentu akan terjadi ‘balapan’ dengan nominal uang yang tidak sedikit, bahkan hingga miliaran dolar.

Belum berhenti di situ, perluasan jaringan 5G juga harus ditangani ribuan antena, menara seluler, dan perangkat penunjang lainnya yang perlu dibangun untuk saling terhubung. Biaya instalasi hingga operasi jaringan tersebut tentu akan menjadi perhitungan operator untuk membebankan sebagian tarif kepada pengguna sebagai konsumen.

Bukan hanya tarif yang akan membuat kenikmatan 5G menjadi mahal, dibutuhkannya dukungan perangkat penunjang pada jeroan smartphone juga turut andil. Misalnya saja untuk prosesor yang kompatible dengan teknologi 5G, Snapdargon 855, dan modem X50 untuk 5G bukan bagian dari prosesor. Itu harus dibeli dan dilisensikan secara terpisah. Antena mmWave yang cocok juga bersifat opsional.

Pendiri OnePlus, Pete Lau mengungkapkan, teknologi 5G akan membebani pelanggan tambahan uang sekitar 200 dolar hingga 300 dolar atau setara dengan Rp 2,9 jutaan hingga Rp 4,3 jutaan untuk smartphone yang mendukung jaringan 5G. Menyoal perangkat smartphone dengan dukungan 5G, OnePlus memang termasuk salah satu vendor yang menyatakan diri siap menghadirkan 5G lewat perangkat smartphone bikinannya. Begitu juga beberapa vendor lainnya seperti Xiaomi, Oppo, Vivo, dan ZTE.

Sementara, menurut laman TheVerge, dalam sebuah roundtable dengan pers Amerika Serikat (AS) di Konferensi Tingkat Tinggi Teknologi Qualcomm di Hawaii pekan lalu, Bos Qualcomm Cristiano Amon mengatakan, biaya tambahan bagi teknologi 5G bagi pabrikan merupakan sebuah perspepsi. Menurutnya, ada kemungkinan bahwa beberapa OEM akan memberikan biaya tambahan ke basis pelanggan mereka yang sudah ada. “Mungkin mereka ingin menggunakan harga sebagai alat untuk meningkatkan pangsa pasar mereka,” kata Amon.

Pada dasarnya, lanjut Amon, beberapa produsen memilih agar pengguna membayar peningkatan 5G. Sementara yang lain akan membayar sendiri (sebagian atau sepenuhnya) agar lebih kompetitif, termasuk mengamankan bagian pasar yang lebih besar.

Terlepas dari prediksi bahwa teknologi 5G tidak akan murah, banyak pihak menganggap hal itu wajar. Sebab, jaringan generasi kelima ini merupakan teknologi baru. Karena itu, memang pada mulanya mahal. Penyesuaian harga biasanya akan terjadi seiring dengan adopsi yang meningkat di kemudian hari. (ryn/JPC)

205 Instansi Pelayanan Publik Dapat Penghargaan dari Kemenpan RB

0

batampos.co.id – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) memberikan penghargaan Zona Integritas Tahun 2018 kepada instansi pelayanan publik di berbagai kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah.

Penghargaan tersebut diberikan kepada instansi pelayanan publik yang masuk dalam kategori Wilayah Bebas Korupsi (WBK) sebanyak 200 unit dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) sebanyak 5 unit.

Dalam sambutannya, Menpan RB Syafruddin menjelaskan, pada tahun ini sebanyak 910 unit kerja dari 195 kementerian dan lembaga, 1 provinsi, dan 10 kabupaten serta kota yang diusulkan untuk dievaluasi oleh penilai nasional.

“Dari hasil evaluasi kita tahu adanya komitmen yang kuat dari pimpinan kementerian dan lembaga, pemda (pemerintah daerah), dan seluruh jajaran birokasi untuk berubah ke arah yang lebih baik, lebih bersih, dan lebih memberikan pelayanan yang berkualitas,” ujar Syafruddin di Hotel Sultan, Senin (10/12).

Dia menambahkan, terdapat pertumbuhan zona integritas yang signifikan dalam instansi penegak hukum. Diapun juga menyebut predikat WBK terdapat 59 unit kerja di Polri yang masuk dalam zona integritas serta 13 unit kerja Kejaksaan Agung yang juga masuk dalam zona integritas.

Sementara itu, Syafruddin yakin dengan banyaknya institusi penegakan hukum yang masuk dalam zona integritas, akan semakin menopang pembangunan kesejahteraan di Indonesia.

“Segenap predikat terbaik yang disampaikan kepada unit-unit kerja yang terpilih tentu bukan jaminan pasti. Apabila dalam perjalanan waktu terdapat fakta yang bertentangan dengan predikat tersebut, maka predikat dapat dicabut,” pungkasnya.

Adapun, pada penghargaan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla kepada para menteri dan pimpinan lembaga yang unit kerjanya masuk dalam zona integritas. (ipp/JPC)

Promotor Tambah Kursi untuk Konser MLTR di Batam

0
ersonel MLTR (ki-ka): Mikkel Lentz, Jascha Richter, dan Kare Wanscher. (Sugbo)

batampos.co.id – Konser band legendaris Michael Learns to Rock (MLTR) berlangsung Sabtu (15/12) di Hotel Radisson. Namun, seluruh tiket konser untuk semua kelas sudah ludes terjual. Promotor pun berencana menambah kursi dengan tidak mengenyam-pingkan kenyamanan dari para penonton.

Sejak dipasarkan pada November lalu, 1.500 tiket konser band slow-rock asal Denmark ini langsung laku keras. ”Laku keras, peminatnya sangat luar biasa. Tiga minggu lalu tiket sudah habis 80 per-sen dan sekarang tiket benar-benar sudah sold out semua,” ujar CEO Promoter Original Production, Tommy Pratama, Sabtu (8/12).

Menurut dia, hampir 40 persen penonton yang datang merupakan warga asing dari negara tetangga. Singapura dan Malaysia. Hal ini sesuai dengan targetnya yang memang untuk menggaet wisatawan asing datang ke Indonesia. ”Sasaran kami masuk. Warga Singapura dan Malaysia datang ke sini. Jangan hanya orang Indonesia yang ke Singapura untuk menonton,” imbuh Tommy.

Laku kerasnya tiket konser MLTR membuktikan jika band legendaris ini masih sangat diminati. Apalagi penontonnya tak hanya orangtua, tapi juga kaum muda. Bahkan menurutnya, antuasias orang untuk menonton konser MLTR di Batam sangat tinggi dibandingkan daerah lain seperti Jakarta dan Medan.

”Saya sudah prediksi jika tiket konser ini akan cepat habis,” ujarnya.

Di sisi lain, Tommy juga menjelaskan persiapan konser MLTR juga sudah matang, mulai dari pencahayaanhingga sound system dan lainnya. ”Melihat respon yang luar biasa ini, tak menutup kemungkinan juga akan ada konser 2-3 kali dalam setahun untuk artis luar. Begitu juga untuk artis lokal,” tutup Tommy. (she)

Jangan Ragu Investasi di Batam

0
Duo Maia tampil menghibur para tamu undangan dalam Grand Launch and Gala Dinner Oxley Convention City di Batam Center, Sabtu (8/12). (Dalil Harahap/Batam Pos)

batampos.co.id – Pertumbuhan industri properti di Batam menunjukkan tren positif. Itu bisa dilihat dengan makin banyaknya proyek yang terus dibangun, termasuk proyek properti skala mewah dan prestisius seperti mega proyek Oxley Convention City di Jalan Raja Haji Fisabilillah, Batam Center yang menggelar acara peluncuran atau Grand Launch sekaligus Gala Dinner bersama para pembeli dengan menghadirkan artis tenar, Duo Maia, Sabtu (8/12) malam.

Oxley Convention City, merupakan proyek prestisius di jantung Kota Batam yang dikembangkan Oxley Holding Limited menggandeng Rich Capital dan PT Karya Indo Batam. Nantinya, dalam satu kawasan terpadu tersebut akan dibangun lima konsep pengembangan, mulai dari hunian (residences), pusat konvensi (convention centre), kawasan belanja (shoppes), perkantoran (business tower), dan juga hotel.

Wali Kota Batam Muhammad Rudi yang hadir dalam acara tersebut mengatakan, saat ini Batam membuka diri dengan masuknya investasi sebanyak-banyaknya. Termasuk, dalam bidang properti seperti yang tengah dibangun Oxley Convention City. ”Jangan ragu investasi di Batam. Silahkan beli Oxley,” kata Rudi, saat memberikan sambutan di acara tersebut.

Rudi juga menyebut, pihaknya akan memudahkan setiap investasi yang masuk asal seseuai aturan. Di antaranya, memberikan kemudahan perizinan online dan melarang anak buahnya bermain-main dengan investor yang akan masuk.

”Laporkan ke saya kalau ada yang macam-macam,” tegasnya.

Menurut Rudi, saat ini pihaknya tengah fokus menata infrastruktur di kota ini. Dengan penataan tersebut, maka hasilnya mulai bisa dilihat di beberapa kawasan. Seperti, jalan di depan proyek pembangunan Oxley Convention City yang kini lebih luas dan estetik.

”Infrastruktur jalan saya prioritaskan. Pada tahun 2025 semua jalan akan bagus,” ujarnya.

Sementara itu, Executive Director of Rich Capital, Sky OH mengatakan, pihaknya sangat senang melihat transformasi atau perubahan wajah Batam yang kini semakin baik. Dengan begitu diharapkan, banyak yang menanamkan investasi di kota ini, termasuk di Oxley.

Dia juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Batam sehingga proyek ini bisa berjalan dan nantinya menjadi salah satu proyek kebanggaan.

”Oxley adalah proyek yang memadukan lima konsep dalam satu hal. Dan kami berkomitmen memberikan yang terbaik,” ujar Sky OH.

Proyek Oxley Convention City terdiri dari 5 bangunan utama, yakni 3 tower untuk residensial yakni tower A, B, dan C. Selain itu, dalam satu kawasan itu juga akan dibangun tower untuk perkantoran dan konvensi serta satu lagi bangunan hotel.

Untuk residensial, terdiri dari 32 lantai dan ada 5 tipe kamar yang ditawarkan. Yakni, tipe studio, one bedroom, two bedroom, three bedroom dan penthouse.

Senior Manager Rich Capital, Kam Tin Seah mengatakan, acara Grand Launch dan Gala Dinner serta hiburan artis tersebut diadakan untuk menyebarluaskan informasi kepada masyarakat, bahwa proyek Oxley terus berjalan.

”Kita informasikan progres pembangunan lewat video di acara ini. Dan sampai saat ini, kita sudah menancapkan 200 tiang pancang,” kata Kam.

Untuk tahap pertama, proyek ini akan rampung pada 2022 mendatang. Sedangkan untuk keseluruhan proyek, diperkirakan akan selesai pada 2024 nanti.

Hadirnya Duo Maia pada acara itu, sambung Kam, juga merupakan apresiasi dari Oxley untuk para pembeli yang akan menjadi bagian dari proyek megah tersebut.

”Ini hiburan bagi pembeli, kita juga persilakan mereka melihat maket yang telah disediakan,” kata dia.

Selain itu, pada acara kali ini juga dilakukan penjualan kembali setelah beberapa waktu sebelumnya pihak Oxley sukses menjual hampir 500 unit.

”Penjualan pertama sudah lebih dari 70 persen, dan kita mau tawarkan lagi 500 unit untuk tower A dan B,” jelasnya.

Menurutnya, Oxley Convention City adalah Central Business Distric (CBD) atau pusat kawasan bisnis di jantung Kota Batam sekaligus sangat dekat dengan Singapura. Selain itu, di kawasan ini juga memiliki pemandangan 360 derajat yang eksotis, mulai dari pemandangan laut, kawasan hijau, dan juga kawasan perkotaan.

Salah seorang pembeli hunian di Oxley Convention City, Sumiyati mengaku, tertarik membeli karena proyek ini dikerjakan oleh Rich Capital yang sudah punya nama besar dan berhasil membangun proyek-proyek besar di Singapura.

”Selain itu, konsep yang ditawarkan juga bagus dan lokasinya sangat strategis. Acara malam ini juga sangat menarik,” kata dia.(rna)

Sebelum Anak Dikhitan, Perhatikan 3 Hal Ini

0
(Dokumentasi Batam Pos)

batampos.co.id – Khitan atau sunat kini makin gencar dilakukan karena bisa menunjang kesehatan. Sirkumsisi atau khitan (sunat)merupakan tindakan pembedahan yang banyak dilakukan pada anak di dunia. Hal ini dilakukan dengan menghilangkan kulit kulup yang menutupi kepala penis.

Di luar negeri tindakan sirkumsisi banyak dilakukan saat bayi berusia 3 hari atau lebih dan dilakukan sebelum bayi meninggalkan rumah sakit. Sedangkan di Indonesia sirkumsisi dilakukan oleh dokter umum, namun dapat dilakukan oleh dokter bedah, dokter urologi, dokter bedah anak seperti yang dilakukan di luar negri.

Pakar Nyeri dr. Mahdian Nur Nasution SpBS, menegaskan orang tua harus memperhatikan sejumlah hal sebelum mengantarkan anak dikhitan, sebagai berikut:

Kondisi Kesehatan Anak

Pada bayi prematur mungkin orang tua harus menunda untuk sementara tindakan sirkumsisi. Atau pada bayi dengan kelainan penis bawaan lahir atau riwayat keluarga dengan gangguan sistem pengentalan darah.

Pasca Khitan

Pasca tindakan sirkumsisi anak akan rewel atau gampang menangis. Untuk itu hati-hati saat sedang membersihkan penis anak, misal setelah buang air besar atau kecil atau saat mandi.

Gunakan Celana Khusus

Usai dikhitan, orang tua bisa meminta anak memakai pelindung penis dengan celana penis khusus. Atau dapat juga dengan mengenakan pakaian yang longgar agar tidak ada penekanan pada penis. (ika/JPC)

Protes BBM, 1.200 Orang Ditangkap

0
Presiden Prancis Emmanuel Macron siap bertemu dengan serikat pekerja dan organisasi pengusaha, dalam upaya untuk meredakan minggu-minggu penuh kerusuhan di Paris. (AFP)

batampos.co.id – Presiden Prancis Emmanuel Macron siap bertemu dengan serikat pekerja dan organisasi pengusaha, dalam upaya untuk meredakan minggu-minggu penuh kerusuhan di Paris dan kota-kota lainnya akibat unjuk rasa kenaikan harga BBM yang dilakukan oleh pasukan Rompi Kuning.

Dilansir BBC pada Senin (10/12) pertemuan rencananya berlangsung hari ini. Sebelumnya, Perancis telah menyaksikan empat pekan protes keras terhadap kenaikan pajak bahan bakar, biaya hidup, dan masalah lainnya.

Sekitar 136 ribu demonstran Rompi Kuning turun ke jalan pada hari Sabtu. Lebih dari 1.200 orang ditahan. Ibu Kota Paris sangat terpukul dengan jendela-jendela hancur, mobil-mobil dibakar, dan toko-toko dijarah karena 10 ribu orang ambil bagian dalam demonstrasi tersebut.

Menteri Keuangan Bruno Le Maire menggambarkan situasi itu sebagai malapetaka bagi bisnis dan ekonomi. Para pengunjuk rasa telah menggelar demonstrasi dan memblokir jalan-jalan di seluruh negeri selama empat pekan terakhir.

Pada pukul 10.00 waktu setempat, ia akan bertemu perwakilan dari lima serikat buruh utama dan tiga organisasi pengusaha, serta pejabat setempat. Para wartawan mengatakan, pasukan Rompi Kuning adalah gerakan akar rumput tanpa afiliasi dengan pihak manapun, tetapi beberapa serikat pekerja telah mengambil tindakan mereka dan mendorong pemerintah untuk mendengarkan keluhan mereka.

Surat kabar Le Figaro melaporkan, Perdana Menteri Édouard Philippe dan sembilan menteri pemerintah juga akan hadir di pertemuan dengan Macron. Macron akan berbicara dengan pada pukul 20:00 pada hari yang sama.

Menteri Tenaga Kerja Muriel Penicaud mengatakan, dia akan mengumumkan langkah-langkah segera dan konkrit sebagai tanggapan atas krisis tersebut. Sementara itu Macron telah menurunkan citra dirinya di mata masyarakat Prancis selama terjadi protes.

Banyak pengunjuk rasa menyerukan pengunduran dirinya. Dia dikritik karena tidak berhubungan dan tidak mendengarkan perjuangan orang biasa.

Pekan lalu, setelah pembicaraan dengan perwakilan dari gerakan Rompi Kuning, pemerintah mengumumkan, mereka akan menunda kenaikan pajak BBM yang telah membuat marah para pengunjuk rasa. Tapi ini gagal untuk menenangkan mereka sehingga unjuk rasa terus berlangsung. (ina/JPC)

Ibu Rumah Tangga Banyak Tertular

0
Pixabay.com

Jumlah kasus HIV/AIDS di Batam terus naik setiap tahun seiring bertambahnya tingkat kesadaran masyarakat untuk melakukan tes. Jumlah kasus yang relatif tinggi ini menempatkan Batam di urutan kedelapan di Indonesia. Namun bak fenomena gunung es, jumlah kasus yang sebenarnya diduga jauh lebih banyak dari angka yang terungkap.

Angka Penderita Naik

Dua wanita itu memarkir motornya di parkiran Rumah Sakit Budi Kemuliaan (RSBK) Batam, Rabu (5/12) siang lalu. Mengenakan masker, keduanya langsung bergegas menuju ruang Konseling dan Testing HIV/AIDS Kasper di Paviliun Anyelir.

Ruangan itu dipenuhi puluhan kursi dan beberapa sofa. Di dindingnya terpampang beberapa poster dan foto kegiatan pelayanan sosial, khususnya di bidang penanggulangan dan sosialisasi AIDS kepada warga Batam dari tahun ke tahun.

Di sebelah kiri pintu masuk, ada sebuah rak berisi buku-buku dan selebaran informasi mengenai HIV/AIDS. Begitu dua wanita masuk, dua petugas pun menyapa sambil meminta map yang mereka bawa untuk pendaftaran kembali.

“Tapi konselornya lagi tak di tempat. Tugas ke luar kota,” ujar salah satu staf wanita.

Konselor yang dimaksud tak lain adalah Konselor HIV/AIDS RSBK Batam, dokter Fransisca L Tanzil. Ia sedang mengikuti kegiatan di Jakarta selama sepekan. Mendengar jawaban itu, salah satu wanita tadi menuju sofa dan duduk di sana. Namanya Isti. “Mau tes (HIV) saja,” ungkapnya malu-malu.

Perempuan asal Riau ini menyebutkan sudah empat tahun merantau ke Batam. Usianya 28 tahun. Ia mengaku bekerja di salah satu tempat hiburan dan karaoke di kota ini.

Sebenarnya, ia mengaku malu untuk mengikuti tes Human Immuno Deviciency Virus (HIV) yang dapat menyebabkan orang terinfeksi terjangkit AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome). HIV/AIDS ini ia anggap momok yang menyeramkan, menjauhkannya dari kehidupan sosialnya, khususnya keluarga.

“Takut ketahuan teman-teman dan keluarga saja,” ungkapnya dengan suara lemah.

Ia lantas kembali mengenakan maskernya, lalu bergegas pulang. Saat ia pulang, dua pengunjung lainnya datang. Seorang perempuan berumur dan seorang pria mengenakan jaket coklat. Si pria tersebut kurus kering dan pucat. Perempuan yang datang menemani pria itu tampak memberikan kertas kecil kepada petugas klinik. “Kasih Aluvia dan Tenofoir Disoproxil saja,” ungkapnya.

Aluvia, Tenofoir Disoproxil, dan Fumarate merupakan tiga jenis obat penangkal HIV positif dengan dosis tinggi. Obat ini tidak dijual bebas di apotek.

Khusus di RSBK, pada Januari hingga Oktober 2018 ini, tercatat ada 4.333 warga yang mengikuti tes HIV atas kesadaran sendiri ke Klinik Kasper RSBK. Dari tes itu ditemukan 307 orang terjangkit HIV positif, 257 AIDS. Sebanyak 33 orang di antaranya belakangan diketahui meninggal dunia.

Jumlah ini meningkat dibandingkan tahun 2017. Dimana ada 4.123 orang yang menjalani tes. Sebanyak 294 di antaranya HIV positif, dan 250 AIDS yang terdiri dari 175 laki-laki, 66 perempuan, dan 9 anak di bawah umur.

Di tempat terpisah, Kepala Sekretariat Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Batam Pieter P Pureklolong menyebutkan peningkatan jumlah kasus dan sebaran HIV/AIDS di Batam dari tahun ke tahun cukup tinggi.

“Lumayan signifikan. Setiap tahun peningkatan selalu ada,” ujarnya di Batam Center, Kamis (6/12) sore lalu.

Pieter lalu menunjukkan data dari Dinas Kesehatan Kota Batam. Menurutnya, melalui fasilitas layanan kesehatan (Fasyankes) HIV/AIDS di 26 voluntary counselling and testing (VCT) atau konseling dan tes HIV sukarela (KTS), 4 CST, dan 8 IMS di puskesmas rujukan, hingga Oktober ini ada 13.871 warga yang melakukan tes HIV. “Dari test itu, ada 587 yang HIV positif. Itu pasien baru,” ujar Pieter.

Pieter menambahkan, ada perubahan faktor risiko tertular tahun ini. Kalau tahun lalu didominasi pria pekerja seks (PPS) atau pria homoseks (gay), tahun 2018 ini penderita HIV berdasarkan pekerjaan justru lebih tinggi ditemukan pada kalangan karyawan atau buruh pabrik sebanyak 151 orang.

Lalu disusul ibu rumah tangga sebanyak 50 orang dan wanita penjaja seks (WPS) sebanyak 42 orang. Dari kalangan pria pekerja seks (PPS) atau gay justru menurun menjadi 15 orang.

“Tahun ini didominasi perilaku heteroseks. Risiko tertular dari lawan jenis tinggi. Banyak dari kalangan buruh atau karyawan. Hampir 40 persen. Disusul ibu rumah tangga yang juga menularkan ke anaknya, lalu WPS dan juga pengaruh narkoba dan jarum suntik,” jelas Pieter.

Namun Pieter menyebutkan, terus bertambahnya temuan kasus HIV/AIDS ini juga dikarenakan semakin banyaknya warga yang secara sadar memeriksakan diri. Baik ke rumah sakit, VCT, atau klinik rujukan.

Meningkatnya kesadaran ini menurut Pieter karena selama ini pihaknya gencar melakukan sosialisasi dan pendampingan kepada masyarakat terdampak. Demikian juga halnya dalam hal informasi, kini banyak aktivis-aktivis dan survivor yang bekerja sukarela dengan mengkampanyekan bahwa orang dengan HIV AIDS (ODHA) bukanlah musuh atau momok yang harus dikucilkan.

“Ada komunitas pendamping seperti Embun Pelangi. Ada juga Yayasan Lintas Nusa. Khusus Lintas Nusa ini, kami fokus kepada orang yang terjangkit narkoba dan perilaku seks menyimpang yang bisa terkena ke AIDS. Kami dampingi dan beri pemahaman,” ujarnya.

Tidak Semua Berani Ikuti Tes

Yayasan Embun Pelangi bergerak di bidang penyuluhan HIV/AIDS. Fokusnya pada pencegahan dengan sasaran para kaum gay dan waria. Ketua Pembina Yayasan Embun Pelangi, Efrizal, mengatakan upaya pencegahan yang mereka lakukan antara lain mengedukasi kelompok berisiko agar mengetahui tentang bahaya penularan HIV/AIDS. Kemudian dengan sukarela mereka melakukan tes HIV.

“Namun yang terpenting adalah mereka mau memeriksakan dirinya. Karena gay dan waria ini kan risiko penularannya lebih besar daripada hetero (heteroseksual),” ujar Efrizal di kantor Yayasan Embun Pelangi, Rabu (5/12).

Dalam angka persentase, penularan HIV melalui hubungan sesama jenis tingkat kerentanannya sekitar 30 persen. Lebih besar dari risiko hubungan seks dengan lawan jenis yang hanya 10-12 persen.

Selain karena berisiko, Embun Pelangi fokus mendampingi kelompok waria dan gay karena mereka cenderung tertutup. Penyebabnya, stigma dan diskriminasi yang masih terjadi di masyarakat hingga pemerintah. Kemudian akses layanan yang terkadang sulit, ditambah sikap malu, sehingga mereka semakin menutup diri.

“Walau sekarang akses layanan dari pemerintah daerah sudah lebih baik. Sudah gratis. Tetapi untuk membuat mereka mau datang melakukan pemeriksaan kan perlu edukasi. Nah itu yang kami lakukan,” jelas Efrizal.

Dalam dua tahun ini, lanjut Efrizal, pendampingan dan edukasi yang mereka lakukan berjalan cukup baik. Sebab, Embun Pelangi masuk ke komunitas-komunitas waria dan gay ini melalui pendekatan komunitas. Artinya, aktivis atau relawan yang mendampingi dari kalangan mereka sendiri.

“Kasarnya kalau kamu mencari pekerja atau relawan, dari kalangan mereka sendiri. Karena mereka yang akan lebih mudah menyampaikan dan bisa dipercayai oleh komunitas,” katanya.

Seorang relawan Embun Pelangi, DA mengatakan nyaris setiap hari mendatangi komunitasnya untuk melakukan penyuluhan tentang HIV/AIDS. Juga mendorong mereka melakukan tes HIV. Selama setahun menjadi relawan, DA tidak pernah mendapat penolakan dari anggota komunitas yang ia dampingi. Hanya saja, tidak semua aktif atau langsung bersedia melakukan tes HIV.

“Masih ada yang takut-takut. Mereka takut tahu hasilnya atau belum siap menerima hasil (tes HIV),” katanya.

Untuk akses layanan kesehatan, DA juga mengakui tidak begitu banyak kendala. Misalnya di PKM Lubukbaja, DA yang diketahui positif HIV empat tahun lalu itu bisa mendapatkan obat antiretroviral gratis. Prosedurnya tidak berbelit-belit dan petugasnya juga sudah memahami tugasnya sehingga tidak membuat ODHA tidak mendapat perlakukan diskriminatif.

“Hanya terkadang kalau di rumah sakit swasta, sangat sulit dan berbelit-belit kalau pakai BPJS Kesehatan. Kita harus punya penyakit lainnya agar bisa dilayani,” kata DA yang kini berusia 24 tahun itu.

Aktivis lainnya, Mayang, menyatakan hal senada. Sampai saat ini masih sering terjadi perilaku diskriminatif untuk ODHA.

“Kayak yang kemarin itu, ada yang dikeluarkan dari pekerjaannya karena menderita HIV,” ungkap Mayang.

Perlu Perda Khusus

Data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam menyebutkan, jumlah kasus HIV/AIDS dan korban meninggal akibat penyakit mematikan itu terus bertambah dari tahun ke tahun. Para penderita HIV/AIDS itu umumnya didominasi kalangan usia produktif, antara 25 tahun hingga 49 tahun.

”Tim kami selalu turun. Menemukan penderita sedini mungkin itu upaya menghentikan penularan yang bisa dilakukan,” jelas Kepala Dinas Kesehatan, Didi Kusmardjadi, Rabu (15/11) lalu.

Namun faktanya, selama tiga tahun sebelumnya, jumlah penderita HIV di Batam selalu meningkat. Pada 2015 ada 641 kasus baru. Lalu pada 2016 meningkat menjadi 694 kasus baru. Peningkatan juga terjadi pada 2017 dengan 768 kasus baru. Sementara tahun 2018 hingga bulan Oktober lalu telah ditemukan 587 penderita HIV baru di Kota Batam.

Pengungkapan jumlah kasus HIV/AIDS berbanding lurus dengan keberhasilan pihak-pihak terkait dalam mengupayakan kesadaran masyarakat melakukan pemeriksaan. Pada 2015 lalu, jumlah masyarakat yang diperiksa berjumlah 10.033 orang. Pada tahun 2016 naik menjadi 13.110 orang. Kemudian melonjak mencapai 20.392 orang pada 2017.

”Saat ini sudah tahap mengkhawatirkan, perlu menentukan dan menetapkan program dan kegiatan pencegahan,” kata Didi.

Didi menjelaskan, saat ini Batam menempati urutan kedelapan sebagai kota dengan jumlah penderita HIV/AIDS tertinggi di Indonesia. Karena itu, lanjutnya, sangat diperlukan adanya Peraturan Daerah (Perda) yang mengatur agar tes HIV wajib dilakukan.

“Sebab selama ini kita hanya bisa melakukan sosialisasi di tempat hiburan malam dengan cara persuasif saja, sehingga yang melakukan pemeriksaan hanya sedikit,” ujar Didi.

Didi menjelaskan, apabila ada Perda khusus yang mewajibkan untuk pemeriksaan, ini akan sangat memudahkan bagi Dinkes untuk mendata secara cepat dan bagi yang menolak untuk diperiksa maka akan diberi sanksi.

“Ini adalah langkah jitu menurut saya untuk penanganannya,” katanya.

Dalam upaya penanggulangan HIV dan AIDS di daerah, maka Perda tentang penanggulangan HIV/AIDS yang diarahkan mendukung tujuan pencegahan dan penanggulangan. Sementara itu, untuk memenuhi fasilitas pencegahan HIV/AIDS diperlukan upaya yang menyeluruh yang melibatkan sektor pemerintahan, dunia usaha/swasta, dan masyarakat. Upaya pencegahan juga dibantu oleh penyuluhan dan penjangkauan oleh masyarakat yang peduli pada kasus HIV Kota Batam.

Saat ini sudah ada sejumlah lembaga, antara lain Forum Masyarakat Peduli HIV Batam (FOMPAB), Forum Warga Peduli HIV Batam (Forwaphi). Keduanya di-SK-kan Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam dan juga menjadi anggota KPA Batam. Kemudian ada Embun Pelangi yang fokus pada kalangan waria dan gay.

Untuk fasilitas layanan kesehatan, Dinkes menyalurkan obat antiretroviral secara gratis. Obat ARV ini disalurkan melalui Instalasi Farmasi Kota Batam. ”Obat antiretroviral baik pasien umum maupun BPJS sepenuhnya ditanggung oleh Kemenkes,” kata Didi Kusmarjadi.

Namun, Didi mengakui sering terjadi masalah bila pasien BPJS Kesehatan mengambil obat. BPJS Kesehatan tidak menanggung biaya konsultasi ke dokter spesialis. Padahal sebelum mengambil obat per bulan, pasien wajib menemui dokter spesialis untuk mendapatkan resep dokter.

Didi juga menjelaskan, biaya rumah sakit (faskes lanjutan) yang ada pengobatan ARV berbeda-beda. Ada di RS Budi Kemuliaan, RS Elisabeth, dan RSUD Embung Fatimah. “Kalau di PKM Lubukbaja sepenuhnya gratis,” terang Didi.

Tidak hanya itu, Didi meminta kepada masyarakat turut serta dalam melakukan pencegahan penyebaran penyakit mematikan ini dengan cara setia pada pasangan. Sebab penyakit berbahaya ini sangat mudah menular melalui hubungan badan dengan pasangan yang sering gonta-ganti.

“Inilah cara yang dapat lakukan untuk pencegahan penyebarannya, sebab sampai hari ini obat untuk penyakit mematikan ini masih belum ditemukan,” ujarnya.

Selain itu, Dinas kesehatan saat ini juga melakukan pencegahan penyebaran HIV/AIDS pada ibu hamil agar tidak menyebar kepada bayi dengan program pemeriksaan kepada seluruh ibu hamil, walaupun sebetulnya penyebaran virus ini dari ibu kepada anak saat kehamilan memang tidak bisa akan tetapi dikhawatirkan akan menyebar saat proses kelahiran yang bisa menular kepada bayi, bagi yang terdeteksi virus HIV/AIDS-nya tinggi maka akan kita lakukan operasi untuk proses kelahiran.

Sementara Ketua DPRD Kota Batam Nuryanto akan meminta organisasi perangkat daerah (OPD) membuat kajian. Dari hasil kajian tentang HIV AIDS, dewan akan mengambil langkah-langkah untuk menyusun Perda.

Nuryanto mengaku miris mengetahui bahwa Batam ada di urutan kedelapan dari 514 kabupaten/kota se-Indonesia untuk kasus HIV/AIDS. Ia meminta kajian yang dilakukan hendaknya segera dilaporkan sehingga bisa segera ditindaklanjuti.

“Akan ada langkah-langkah membuat Perda untuk melindungi masyarakat,” tegas Nuryanto. (uma/cha/cr1/cr2)

Dorong Kunjungan Wisatawan ke Batam

0
Wali Kota Batam Muhammad Rudi, Staf Kemenpora Cucu Sundara, didampingi Ketua IMI Kepri Usep RS dan Ketua KONI Batam Iskandar Alamsyah mengibarkan bendera start fun rally di Dataran Engku Putri, Batam Center, Minggu (9/12). (Ryan Agung/Batam Pos)

batampos.co.id – Sebanyak 50 peserta berlomba menjadi yang terbaik dalam kegiatan fun rally yang digelar Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kepri di Dataran Engku Putri, Batam Center, Minggu (9/12). Event ini bagian dari acara Kenduri Otomotif yang digelar selama dua hari, Sabtu (8/12) dan Minggu (9/12).

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mengibarkan bendera start sebagai tanda dimulainya fun rally. Dalam sambutannya jelang pengibaran bendera start, Rudi meminta agar kegiatan ini menjadi ajang rutin yang diselenggarakan setiap tahun.

“Event ini harus mendapat dukungan dari semua pihak. Tak hanya dari Pemko Batam, tetapi juga dari pemerintah pusat seperti dari Kemenpora yang juga hadir untuk menyaksikan secara langsung kegiatan ini,” ujarnya.

Rudi mengatakan tahun depan secara keseluruhan jalan di seputar Kota Batam sudah selesai. Menurutnya selesainya perbaikan dan pembenahan jalan di seputar kota, membuat jalan di Batam lebih baik dari kota lain di Indonesia.

“Ini juga demi rasa cinta saya pada para pecinta otomotif di Batam. Nanti tak ada lagi jalan berlubang di seputar kota,” selorohnya.

Dia melihat dengan semakin sempurnanya jalanan di Batam akan memancing banyaknya wisatawan untuk datang ke Batam.
“Tentunya didukung dengan banyaknya gelaran event seperti Kenduri Otomotif dan fun rally,” terangnya.

Untuk itu, dia meminta para peserta menjaga keselamatan bersama. Tak hanya sesama peserta tetapi juga pengguna jalan lainnya. Tak hanya itu, Rudi berharap agar semua masyarakat bisa menjaga suasana keamanan dan kenyamanan Batam.

“Batam milik kita bersama. Maka mari kita jaga bersama-sama. Jaga keselamatan, semoga kegiatan ini berjalan sukses hingga finish,” tuturnya.

Sementara itu, Staf Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Cucu Sundara mengapresiasi event yang digelar IMI Kepri ini. “Ke depan, IMI Kepri dan Kemenpora bisa bersinergi lebih baik, bertukar pikiran lebih banyak. Banyak yang bisa dilakukan, mengingat Kemenpora juga memiliki program yang terkait dengan pembinaan prestasi. Selamat dan sukses,” kata Sundara.

Sedangkan Ketua IMI Kepri, Usep RS yang juga ketua panitia mengatakan fun rally ini sebagai bagian dari event Kenduri Otomotif. Kenduri Otomotif sendiri digelar sebagai bagian peringatan HUT ke-189 Kota Batam.

“Banyak kegiatan otomotif yang digelar dalam Kenduri Otomotif. Di antaranya fun rally, slalom test, drift, dan juga free style,” sebutnya.

Kenduri Otomotif adalah event yang mempersatukan roda dua dan roda empat dalam satu wadah. Kegiatan yang dilaksanakan selama dua hari ini mendapat dukungan penuh dari Kemenpora. “Tahun-tahun selanjutnya event ini akan terus dilaksanakan. Karenanya mohon agar Pemko Batam memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan acara ini,” pinta Usep.

Tak lupa Usep juga meminta agar para peserta bisa menjaga keselamatan selama mengikuti fun rally. “Tak hanya diri sendiri, tapi juga keselamatan pengguna jalan lainnya,” imbuhnya.

Fun rally ini terbagi dua etape. Etape pertama, peserta diajak menyusuri jalan menuju ke Jalan Sudirman, Laksama Bintan hingga ke Flyover Simpang Jam, Bundaran Madani. Sedang etape kedua, peserta diajak menuju ke lokasi yang berbeda seperti menuju ke Mitra Raya 2.

Tak hanya itu, event ini semakin menarik ketika peserta juga melakukan bakti sosial dengan melakukan pemberian sembako pada sejumlah panti asuhan yang telah ditunjuk oleh panitia.(yan)

Pesta Sweet Seventeen Persija Jakarta

0
Para pemain Persija Jakarta saat merayakan juara Liga I 2017/2018 setelah sukses mengalahkan Mitra Kukar dengan skor 2-1, Minggu (9/12) di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta. (Charlie/INDOPOS)

batampos.co.id – Butuh waktu 17 tahun untuk Persija Jakarta berpesta. Kemenangan itu dirayakan, setelah Macan Kemayoran mengalahkan Mitra Kukar dengan skor 2-1 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Jakarta, Minggu (9/12) bersama 68.000 ribu The Jakmania.

Bambang Pamungkas dan kawan-kawan turun ke lapangan dengan semangat tinggi. Anak asuh Stefano Cugurra Teco pun langsung berinisiatif meneror lini pertahanan Mitra Kukar sejak menit pertama. ”Pertandingan ini sangat penting bagi kami. Semua pemain sudah bekerja keras sampai di titik ini. Kesempatan emas bagi kami merebut gelar juara, apalagi kami didukung penuh suporter The Jakmania,” ujar Teco dalam konferensi pers sebelum pertandingan kontra Mitra Kukar di Jakarta, Sabtu (8/12) lalu.

Naga Mekes-julukan Mitra Kukar- yang berada di posisi ke-17 klasemen tampil panik. Alhasil pada menit ke-14, lini belakang anak asuh Rahmad Darmawan membuat kesalahan. Marko Simic dilanggar di dalam kotak penalti. Wasit pun menunjuk titik putih. Hadiah tendangan 12 pas untuk Macan Kemayoran.

Marko Simic yang menjadi eksekutor tak mau melewatkan kesempatan itu. Bola ditendang mendatar di sisi kanan gawang. Kiper Mitra Kukar, Yoo Jae-hoon tak mampu menghalau bola. 1-0 untuk Persija. Skor 1-0 bertahan hingga babak pertama usai. Di babak kedua, Persija masih mendominasi jalan laga. 14 menit setelah peluit babak kedua ditiupkan, Simic lagi-lagi kembali mencatatkan nama di papan skor. Pesepakbola asal Krosia itu berhasil menyundul bola saat terjadi kemelut di mulut gawang. Skor 2-0. Jak Mania pun bergemuruh menyambut gol Simic.

Mitra Kukar yang terjebak di papan bawah tak mau pulang dengan tangan hampa. Anak asuh Rahmad Darmawan berkali-kali mencoba untuk terlepas dari tekanan. Pada menit ’71, Naga Mekes sempat mendapat penalti. Namun, kiper Persija Andritany Ardhiyasa mampu tampil gemilang dan menepis bola sepakan Fernando Rodriguez dari titik putih.

Mitra Kukar mampu memperkecil keunggulan melalui Aldino Herdianto pada menit ’88. Namun, skor 2-1 tak membuat Persija gagal berpesta. Kesebelasan ibu kota itu terakhir kali juara Liga Indonesia pada 2001 silam. ”Kami optimististis mengakhiri laga dengan kemenangan. Saya sangat menggebu ingin mendapatkan hasil terbaik. Kami ingin mendapatkan hasil yang kami idam-idamkan,” tutur kiper Persija Jakarta Andritany.

PSM Makassar yang menjadi pesaing Persija juga berhasil menang 5-1 melawan PSMS Medan. Namun, kemenangan itu tak cukup membuat Juku Eja juara. Dengan gelar ini, maka Macan Kemayoran telaih merah 11 piala pada kompetisi sepak bola tertinggi di Tanah Air. ”Sudah terlalu lama The Jakmania menunggu gelar juara,” kata Teco, Minggu (9/12).

Ribuan Jakmania yang memenuhi pintu 1 dan pintu 5, SUGBK langsung bersorak ketika mengetahui Persija mengalahkan Mitra Kukar. Mereka juga menari, sambil mengibarkan bendera besar bertuliskan Persija. The Jakmania pun bahkan menyalakan flare yang membuat asap tebal di sekitar SUGBK. ”Kami bangga Persija juara. Hidup Persija,” teriak Iwan, salah seorang Jakmania sembari mengibarkan bendera, kemarin.

Suasana serupa juga terjadi di Kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga yang berada di seberang SUGBK. Ribuan Jak,ania yang nobar di halaman Menpora langsung bersorak kegirangan begitu wasit meniup peluit akhir. ”Hidup Persija, hidup Jakmania,” teriak salah seorang suporter.

Keberhasilan Macan Kemayoran pun langsung mendapatkan apresiasi dari Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan Rencananya, Anies akan mengundang tim kebanggaan The Jakmania itu ke kantornya, di Balai Kota Jakarta. ”Besok (hari ini, Red.) kita akan rayakan sama-sama. Nanti akan diarak sampai ke Balai Kota,” kata Anies usai laga, kemarin.

Terkait rencana arak-arakan tim, Anies belum merincikan lebih detail. Menurut dia, perlu ada pembicaraan yang lebih matang sebelum proses perayaan juara Macan Kemayoran dilaksanakan. ”Belum tahu agendanya. Masih akan digodok,” tegas dia.

Gelar juara Persija Jakarta semakin lengkap setelah Rohit Chand berhasil menjadi pemain terbaik. Pemain asal Nepal tersebut mampu menyingkirkan dua nominasi lainnya, Wiljan Pluim asal PSM Makassar dan David da Silva dari Persebaya Surabaya.

Sebelumnya, Rohit sempat mengaku terkejut karena masuk dalam nominasi. Kini, dia tak hanya terkejut masuk nominasi, tapi justru bisa menjadi pemenang pemain terbaik. ”Saya terima kasih, ini gelar kejutan untuk saya. Ini adalah kerja keras tim, tanpa teman-teman kami tak akan bisa meraih gelar ini,” katanya.

Rohit dipilih oleh tim teknik dari PT Liga Indonesia Baru (LIB) yang melakukan penilaian dari awal musim. Pemain 26 tahun itu masuk nominasi karena mampu konsisten tampil apik bersama Persija.

Sementara itu, Kapten Persija Ismed Sofyan yang berhasil membawa rekan-rekannya mengaku bersyukur bisa membawa Macan Kemayoran meraih gelar juara. Apalagi gelar juara ini diraihnya di usia yang telah 40 tahun. Namun, Ismed mengaku belum memikirkan untuk pensiun. ”Saya punya keinginan besar untuk bermain sepak bola. Jadi untuk terus bermain di Persija, mudah-mudahan, tahun depan (lanjut juara, Red) ya,” tandasnya kepada awak media. (bam/ant/jpg)

Play sound