Minggu, 3 Mei 2026
Beranda blog Halaman 11733

James Riady Menjawab 59 Pertanyaan Penyidik KPK

0
James Riady

x.batampos.co.id – Konglomerat James Tjahaja Riady diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (30/10). Bos Lippo Group itu dipanggil sebagai saksi dugaan suap perizinan proyek Meikarta yang tengah dikerjakan PT Mahkota Sentosa Utama (MSU), anak perusahaan Lippo.

James tiba di gedung KPK pukul 09.28. Anak pendiri Lippo Group Mochtar Riady itu langsung menuju ruang pemeriksaan di lantai 3 gedung tersebut. Sekitar delapan jam diperiksa, James keluar dari ruang pemeriksaan pukul 18.45. Dia sempat memberikan keterangan sebelum akhirnya masuk ke kendaraan Land Cruiser Cygnus hitam bernomor polisi B 2982 BP.

”Saya dalam kapasitas pribadi. Saya baru saja selesai proses pemberian pernyataan di KPK,” ujarnya sebelum masuk ke mobil pribadinya itu.

James mengaku menjawab 59 pertanyaan penyidik terkait dengan kapasitasnya sebagai CEO Lippo Group.

”Mencakup segala hal dan saya memberikan semuanya itu dengan penuh kooperatif,” ujarnya.

James mengakui pernah bertemu dengan Bupati Bekasi (nonaktif) Neneng Hassa-nah Yasin akhir 2017. Namun, pertemuan itu tidak terkait dengan perizinan Meikarta yang dibangun di wilayah tersebut. Menurut James, pertemuan itu bersamaan dengan kelahiran anak ­Neneng.

”Saya mampir ke rumah beliau (Neneng, red), mengucapkan selamat. Tidak ada pembicaraan lain,” akunya.

Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan menerangkan, pertemuan antara James dan Neneng merupakan hal wajar. Hal itu juga kerap terjadi di daerah lain.

”Tapi, yang dibicarakan haruslah hal-hal yang benar, bukan policy-policy (kebijakan, red),” paparnya. Menurut dia, pemeriksaan kemarin diperlukan untuk menguatkan tuduhan KPK terhadap para tersangka.

”Kebetulan Pak James merupakan CEO Lippo Group yang membawahi Meikarta tersebut,” imbuh dia.

Penyidik kemarin menggali kapasitas dan kewenangan James terkait dengan perizinan Meikarta. Termasuk apakah ada perintah penyerahan uang suap untuk melancarkan proses perizinan tersebut. (tyo/c6/agm/jpg)

Bocah yang Hanyut di Parit Pagi Tadi Ditemukan

0

x.batampos.co.id – Jasad bocah ditemukan oleh warga. Saat itu ada warga yang sedang bersih-bersih, ia melihat ada kaki terapung.

Iyeth Bustami Ramaikan Kenduri Seni Melayu 2018

0

batampos.co.id – Acara Kenduri Seni Melayu (KSM) Batam tahun 2018 sempena HUT Kota Batam ke-190 ini digadang akan berlangsung meriah dan spektakuler. Berbagai acara seni dan budaya akan ditam-pilkan untuk menghibur masyarakat Batam maupun wisawatan mancanegara (wisman) yang datang selama gelaran itu berlangsung mulai 1-3 November di Dataran Engku Putri, Batam Center tersebut.

”Iyeth itu salah satu penyanyi Melayu yang bisa go international, dikenal luas dari Si-ngapura hingga Malaysia,” kata Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam, Ardiwinata, Senin (29/10).

Karena itu, pelantun lagu hits, Laksamana Raja di Laut itu diharapkan bisa menarik makin banyak wisman ke Batam. Imbasnya, selain acara itu berlangsung meriah, diharapkan dapat berimbas terhadap ekonomi masyarakat.

”Kalau banyak wisman yang datang, mereka berbelanja di Batam, tentu limpahan manfaat ekonomi juga dirasakan,” jelasnya.

Selain hiburan dari Iyeth Bustami, acara KSM ini juga akan dimeriahkan pertunjukan seribu gasing yang akan berputar-putar di sepanjang Jalan Engku Putri Batam atau di depan Kantor Wali Kota Batam, Jumat (2/11) mendatang. Permainan tradisio-nal Melayu ini diagendakan dimulai pasca salat Jumat dan akan berlangsung selama dua jam.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mengatakan, tidak hanya gasing, banyak kegiatan yang digelar. Seperti puisi, seni lukis, tari dan lainnya. KSM sendiri diakui, saat ini sudah menjadi bagian dari 100 kalender parawisata nasional.

Tidak hanya itu, pelaku usaha juga ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini. ”Sudah 150 peserta yang mendaftar dari target 200 orang,” imbuhnya.

Negara tetangga yang akan ikut hadir dalam KSM, ada Malaysia, Singapura, Brunai Darussalam, Thailand dan untuk tahun ini, ada Tiongkok. Diharapkan, peserta KSM dari mancanegara, akan memberikan perkembangan pemba-ngunan di Batam, khususnya dalam mendukung parawisata.

”Akses perkotaan, seper-ti jalan sudah lebar. Mudah-mudahan bisa 2 juta lebih wisatawan tercapai. Sekarang triwulan III, sudah 1,45 juta orang,” kata Rudi.

Rudi mengajak seluruh paguyuban yang ada di Batam untuk ikut serta. Sehingga, KSM bisa dinikmati seluruh masyarakat Batam.

”Jadi, bukan hanya Melayu. Tapi seluruh elemen masyarakat, untuk menikmati KSM,” ungkap Rudi. (iza)

Boeing Max 8 Lion Air Tetap Terbang

0

Pencarian korban kecelakaan pesawat Boing 737 MAX 8 milik Lion Air dengan nomor penerbangan JT 610 mulai bergeser ke dasar laut. Badan SAR Nasional (Basarnas) menduga masih banyak korban yang terperangkap di dalam badan utama pesawat.

Kabasarnas Marsekal Madya TNI Muhammad Syaugi menjelaskan, hingga pukul 17.00 WIB Selasa (30/10), baru ada 34 kantong jenazah yang berhasil dievakuasi tim gabungan. Sehingga dia memprediksi sebagian besar korban lainnya masih berada di dalam badan pesawat yang diduga tenggelam ke dasar laut.

”Kekurangannya mestinya di dalam pesawat,” ujar Syauqi, Selasa (30/10).

Syauqi menyebutkan, secara kasat mata permukaan perairan laut Karawang telah bersih. Baik oleh serpihan badan pesawat Lion Air, potongan tubuh korban, maupun barang-barang milik penumpang. Apakah Basarnas telah memetakan lokasi badan utama pesawat? Dia menuturkan, arus laut mengarah ke Selatan dan Barat Daya.

Hal itulah yang menjadi alasan mengapa Basarnas membuka posko di Tanjung Karawang.

”Harapannya selain petugas, nelayan-nelayan bisa melapor kalau menemukan sesuatu. Kalau lapornya di Tanjungpriok terlalu jauh,” ujarnya.

Sesuai undang-undang, pencarian korban kecelakaan pesawat bisa dilakukan selama tujuh hari. Namun, bila ada indikasi bisa ditemukan akan ditambah tiga hari. ”Setelah sepuluh hari kami analisa kembali, yang pasti kami berupaya keras 24 jam,” tegasnya.

Syaugi menjelaskan, saat ini evakuasi dan pencarian korban akan fokus ke dasar laut. Ada dua cara pencarian yang dilakukan. Pertama scanning menggunakan alat Multi Beam EchoSounder dan penyelam.

“Kami tetap butuh orang di bawah,” tuturnya.

Hingga saat ini proses scanning masih dilakukan, target utamanya untuk menemukan badan utama pesawat. Titik koordinat jatuhnya pesawat telah diketahui, namun bodi utama pesawat masih dideteksi. ”Nanti kalau sudah ditemukan, pasti kami update,” paparnya di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, kemarin.

Sementara informasi dari Disaster Victim Indonesia (DVI) Polri diketahui setidaknya ada 34 kantong jenazah yang telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati hingga pukul 17.00, kemarin. Namun, bukan berarti jumlah tersebut sama dengan jumlah jenazah yang ditemukan.

Kepala RS Polri Kombes Musyafak menuturkan dalam proses identifikasi ini kemung-kinan jenazah tidak utuh. Ada bagian-bagian tubuh yang cukup banyak, sehingga memerlukan tes DNA.

”Dari semua itu perlu dicek satu per satu,” jelasnya.

Proses identifikasi terhadap jenazah korban memerlukan waktu sekitar 4 hari hingga 5 hari. Namun, tetap memerlukan keluarga korban untuk bisa segera mendatangi RS Polri.

”Untuk tes DNA dibutuhkan sampel, dari keluarga inti. Seperti, orangtua, anak, kakak atau adik kandung,” ujarnya.

Hingga pukul 15.00 diketahui dari 182 penumpang yang terdiri dari 179 penumpang dewasa, satu penumpang anak, dan dua penumpang bayi, masih ada 11 keluarga keluarga korban yang belum melaporkan atau menyerahkan data antemortem.

Tetap Terbang

Jatuhnya Pesawat Boeing 737 Max 8 milik maskapai Lion Air (JT-610) membuat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) membuat langkah pencegahan. Seluruh pesawat berjenis serupa wajib melakukan inspeksi. Meski begitu, pesawat jenis ini tetap boleh terbang dan melayani penumpang.

Menhub Budi Karya Sumadi mengatakan, saat ini total ada sembilan unit pesawat Boeing 737 Max 8 di Indonesia. Rinciannya, delapan unit milik Lion Air dan satu lagi milik maskapai pelat merah Garuda Indonesia.

’’Kemenhub sudah kirim surat untuk Lion Air dan Garuda untuk inspeksi pesawat Boeing 737 Max 8,’’ kata Budi di dermaga Jakarta International Container Terminal (JICT) 2 Tanjung Priok, Selasa (30/10).

Budi menegaskan pengiriman surat untuk kedua maskapai itu tidak didasari dengan praduga apapun. Murni dilakukan untuk pengecekan. Pengecekan atau inspeksi itu dilakukan oleh Direktorat Kelaikan dan Pengoperasian Pesawat Udara Kemenhub. Kemudian hasilnya diserahkan ke Komite Nasional Kecelakaan Transportasi (KNKT).

’’Nanti KNKT yang menentukan apa yang menjadi penyebab (kecelakaan pesawat JT-610, red),’’ jelas Budi.

Menurut dia, proses inspeksi seluruh pesawat itu bukan lantas seluruhnya tidak boleh terbang. Pengoperasian tetap berjalan normal seperti biasa. Proses inspeksi hanya dilakukan untuk pemetaan atau mapping kondisi pesawat.

Apalagi, menurut Budi, ada informasi bahwa pilot pesawat nahas JT-610 sempat meminta persetujuan untuk kembali mendarat (return to base/RTB) di Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, Tangerang. Permintaan tersebut bisa mengindikasikan ada hal-hal yang perlu diklarifikasi. Budi menegaskan perlu dilakukan analisis berkaitan dengan kondisi pesawat.

Budi juga menjelaskan melalui upaya inspeksi tersebut, juga bakal diketahui catatan perawatan pesawat selama 30 hari terakhir. ’’Biasanya catatan itu ditulis dalam look book,” tuturnya.

Terkait dengan penjatuhan sanksi kepada maskapai, Budi mengatakan ada prosedurnya. Sanksi diberikan ketika sudah ada keputusan dari KNKT terkait penyebab kecelakaan. Sanksi diberikan setelah tahu apa kesalahannya.

’’Apakah yang salah manajemen, pesawatnya, kru, atau SOP. Kami menunggu dari KNKT,’’ kata dia.

Budi juga mengatakan, saat ini tidak hanya pemerintah yang melakukan investigasi. Pihak Boeing juga melakukan investigasi atas kecelakaan yang merenggut korban 189 orang itu. Nantinya hasil investigasi dari pemerintah maupun Boeing sama-sama diserahkan ke KNKT.
Sebelum memberikan keterangan kepada media, Budi sempat mendampingi Presiden Joko Widodo melihat puing-puing yang ditemukan selama proses pencairan korban.

Puing-puing itu dijejer sangat banyak. Mulai dari aneka tabung komponen pesawat, potongan busa bangku penumpang, sepatu dan sandal penumpang, serta baju milik penumpang.

Sebelum Jokowi tiba, beberapa petugas sempat berhasil menemukan potongan tubuh korban. Potongan tubuh tersebut dimasukkan dalam kantong mayat. Hampir bisa dipastikan dari sekian banyak kantong jenazah itu, tidak ada yang utuh. Terlihat saat diangkat petugas, potongan tubuh korban tidak terlalu besar. Setiap satu kantong mayat, dibawa satu ambulans ke RS Polri.

Bos Lion Air sekaligus Dubes RI di Kuala Lumpur Rusdi Kirana juga turut hadir di dermaga JICT 2. Dia datang lebih dahulu ketimbang Presiden Joko Widodo. Rusdi juga sempat melihat puing-puing pesawat miliknya. Awalnya dia sempat berada di kerumunan Jokowi. Tetapi Rusdi tidak ikut Jokowi saat melihat serpihan puing.

’’Kami bersedia diaudit. Kami bersedia diinspeksi,’’ katanya.

Dia menegaskan, Lion Air tidak keberatan jika pemerintah menjatuhkan penalti akibat kecelakaan tersebut. Dia menegaskan penjatuhan hukuman tentu tetap mengacu pada peraturan perundang-undangan. Bukan atas dasar emosi. Dia mengatakan, saat ini terlalu dini jika menyimpulkan siapa yang salah. Sebaiknya menunggu sampai blackbox ditemukan.(wan/ori)

Pengisian Solar Subsidi hanya pada Jam Tertentu Saja

0

x.batampos.co.id – Sebagian besar warga Kota Batam ternyata belum tahu ada pembatasan waktu untuk pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Bio Solar atau solar subsidi. Pembelian solar di berbagai Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Batam baru bisa dilakukan mulai pukul 08.00-17.00 WIB.

Sabri, pengendara mobil berbahan bakar solar kaget ketika operator SPBU di Batam Center menolak dirinya yang hendak membeli solar sekitar pukul 19.00 WIB.

”Padahal solar masih ada, kenapa tak boleh mengisi,” ujarnya, Senin (29/10) malam lalu.
Dikatakan Sabri, ia terpaksa mengisi solar pada malam hari karena dari pagi hingga malam, pengisian solar di berbagai SPBU antre. Kalau ada yang kosong, stok solar di SPBU itu biasanya sudah habis.

”Makanya saya beli malam. Eh, pas mau beli ditolak, alasanya waktu pengisian dibatasi,” imbuhnya.

Operator tersebut kemudian menjelaskan jika peraturan pembatasan waktu pembelian solar merupakan aturan pemerintah. Dirinya hanya menjalankan aturan.

”Pengisian solar dari jam 8 pagi hingga jam 5 sore. Lewat itu tak bisa, karena memang aturan dari pemerintah,” imbuh operator yang enggan menyebutkan nama tersebut.

Sementara itu, Manajer Operasional SPBU Simpang Regata, Batam Center, Dadang Mai Asdinata menegaskan pembatasan waktu pengisian solar bersubsidi sudah lama diterapkan. Hal itu mengacu pada aturan yang dikeluarkan oleh pemerintah bahwa solar subsidi bisa dibeli mulai pukul 08.00-17.00 WIB.

”Aturan itu sudah lama, antara tahun 2012 dan 2013. Lewat dari jam 5 sudah tak bisa lagi,” tegas Dadang.

Mengenai masih ada warga yang belum tahu, Dadang angkat bahu. Pihaknya hanya menjalankan aturan yang sudah lama berlaku. Aturan pembatasan pembelian solar juga masih berlaku.

”Pembatasan waktu dan jumlah pembelian masih berlaku. Maksimal pembelian Rp 150 ribu. Per liter harganya Rp 5.150. Sedangkan untuk solar nonsubsidi, kami tak jual,” pungkas Dadang. (she)

Insan Pariwisata Indonesia Kepri Gelar Table Top di Batam

0
Wali Kota Batam Muhammad Rudi saat hadir di acara Kepri Travel Mart 2018 di Pacific Palace Hotel, Batam, Selasa (30/10).
f. humas pemko batam untuk batam pos

batampos.co.id – Sebanyak 150 pelaku usaha wisata dalam dan luar negeri berkumpul di Pacific Palace Hotel Batam, Selasa (30/10). Mereka datang dalam acara Table Top di rangkaian Kepri Travel Mart 2018.

Ketua Dewan Pengurus Wilayah Insan Pariwisata Indonesia (DPW IPI) Kota Batam, Dedi Subuhi mengatakan kegiatan Kepri Travel Mart ini berlangsung dari 29 Oktober sampai 1 November.

”Rangkaiannya yaitu pelantikan pengurus DPW IPI Batam dan DPW IPI Bintan 2018-2021. Kemudian Table Top, dan Fam Trip ke Bintan dan Johor,” kata Dedi.

Pada kegiatan Table Top, seba-nyak 50 insan pariwisata ber-peran sebagai seller (penjual). Sementara 100 lainnya sebagai buyer atau pembeli.

Peserta berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Seperti Bali, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Belitung, Medan, Lampung, dan Jambi. Serta peserta dari luar nege-ri seperti Singapura, Malaysia, dan Thailand.

Table Top menghadirkan pelaku usaha wisata. Di antaranya, hotel dengan berbagai layanan dan fasilitas. Kemudian agen perjalanan wisata, penyedia transportasi wisata, hingga toko oleh-oleh khas Batam.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi menyambut baik kegiatan yang mempertemukan pelaku usaha wisata ini. Apalagi Batam saat ini sedang gencar mengembangkan dunia pariwisata yang dimulai dengan pembenahan infrastruktur.

”Mungkin sekarang belum sempurna. Tapi 2025 seluruh jalan utama akan diselesaikan, semua jadi lima lajur. Dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) saya, wisata jadi tujuan. Karena industri hari ini sudah tidak zamannya lagi, sudah sepi,” kata Rudi.

Menurutnya, Batam tidak memiliki keistimewaan seperti destinasi wisata lain di Indonesia.

”Di Batam yang bisa saya promosikan adalah kulinernya. Karena daerah kepulauan, seafood (makanan laut) tak usah khawatir, semua baru, harga mungkin lebih murah,” ujarnya.

Sementara untuk tujuan wisata, saat ini sedang dibangun resort di pulau. Sudah ada dua sampai tiga pulau yang diberi izin. Targetnya selesai dalam empat tahun.

”Resort-nya terpisah dari Batam. Jadi menyendiri. Kalau golf, di sini surganya. Lapangan banyak sekali. Jadi, silakan datangkan wisatawan ke Batam,” katanya. (rna)

Siap Buka Penerbangan Tiongkok-Batam

0
Sejumlah pesawat dari beberapa maskapai penerbangan menurunkan dan menaikkan penumpang di Bandara Hang Nadim Batam, Selasa (30/10).
F. Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Kota Guangzhou dan Shenzen di Tiongkok berminat untuk membuka penerbangan langsung dari Negeri Tirai Bambu itu ke Batam.

”Dari kedua kota itu sangat berminat. Tapi mereka minta-nya agar setelah tiba di Batam bisa ke kota lain lagi (pengumpan). Dan ini yang belum ketemu pasnya,” kata Direktur Badan Usaha Bandar Udara (BUBU) Hang Nadim, Suwarso di Bandara Hang Nadim, Selasa (30/10/2018).

Hanya saja, BP Batam selaku pemilik aset Bandara Hang Nadim menginginkan agar penerbangan langsung itu berakhir di Batam saja, tidak ke tempat lain lagi.

”Karena nanti bisa mematikan penerbangan lokal kita,” terangnya.

Karena itu, agar penerbangan langsung berakhir di Batam, BP Batam sudah memaparkan berbagai macam keunggulan pariwisata di Batam.

”Mereka mau tahu apa sih dari Batam yang bisa ditampilkan agar turis-turis tidak bosan dan bisa menginap lama,” ungkapnya.

Menurut Suwarso, Kepala BP Batam Lukita Dinarsyah Tuwo sudah menginstruksikan kepada jajarannya untuk mempelajari ini.

”Dari Cina (Tio­ngkok) sana meminta diskon landing fee. Maka akan dikaji apakah masuk dalam kewenangan BP Batam. (Jika iya) kami pasti akan berikan,” imbuhnya.

Terpisah, Ketua Asita Kepri, Andika mengaku banyak terjadi peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Kepri khususnya ke Batam.

”Sampai Agustus kemarin, Kepri mencatat 1,6 juta orang, dengan andil Batam mencapai 1,2 juta. Jadi kami sangat yakin kunjungan ke Batam akan meningkat lumayan banyak,” paparnya.

Ia optimistis hingga akhir tahun, wisman datang ke Batam bisa mencapai 1,8 juta. ”Asal tidak ada hal-hal yang mengganggu kenyamanan wisman di Batam,” pungkasnya. (leo)

Peserta Bazar Membludak

0
Berbagai aneka kue dan makanan disajikan
F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Antusias peserta bazar dalam acara HUT ke-20 Batam Pos dan Hari Bakti ke-47 Badan Pengusahaan (BP) Batam pada 24-25 mendatang sangat tinggi. Terbukti, hingga kemarin jumlah pendaftar sudah melebihi jumlah stan bazar yang tersedia, yakni 150 unit.

Staf Biro Keuangan BP Batam yang menjadi koordinator bazar di event tersebut, Wildan Rahmansyah, mengatakan 150 stan tersebut gratis. Namun pendaftarannya dibagi di dua tempat, yakni di Batam Pos dan BP Batam.

“Batam Pos mendapat 80 stan dan 70 stan pendaftarannya melalui BP Batam,” ujar Wildan, Selasa (30/10).

Menurut Wildan, hingga kemarin pihaknya belum membuka pendaftaran untuk stan bazar. Namun, sudah ada lebih dari 70 peminat yang masuk daftar tunggu.

“Padahal acara kurang lebih satu bulan lagi, dan pesertanya pasti akan bertambah,” ungkap Wildan.

Wildan mengatakan, stan gratis yang disediakan tersebut merupakan program BP Batam dalam mengembangkan potensi UMKM daerah khususnya Batam, untuk menunjang perekonomian daerah. “Setiap event BP Batam, pasti rutin disediakan stan-stan gratis bagi para pelaku UMKM,” terangnya.

Ia menambahkan, peserta bazar hanya dituntut untuk mengikuti persyaratan yang ditetapkan pihaknya dengan menandatangani surat pernyataan bermaterai 6.000. Dalam surat pernyataan itu ditekankan agar peserta dapat menjaga kebersihan area bazar.
Peserta harus memiliki sedikitnya tiga kantong sampah besar, memiliki peralatan kebersihan, dan tidak mengo-tori area lainnya. Selain itu, tidak memperjualbelikan atau menyewakan stan yang di dapat ke pihak lain.

Terhadap 150 stan yang disediakan tersebut, lanjutnya, diperuntukkan bagi UMKM jenis kuliner, asesori, dan jenis jasa lainnya. Stan akan tersebar membentuk area letter L dengan nomor urut terendah mulai dari area samping RM Pondok Gurih, hingga area di seberang Kantor BRI Batam Center.

“Selain 150 stan ini, kami juga menyediakan 10 stan khusus untuk coffee zone yang berada di sayap kanan berhadapan panggung (dekat bundaran),” sebutnya.

Wildan mengaku, antusias peserta bazar yang sangat tinggi ini memungkinkan pihaknya untuk menambah stan bazar. “Namun masih dalam proses koordinasi mengingat area yang ada cukup jauh dari pusat acara (bundaran BP Batam). Semoga semangat peserta bazar ini dapat diakomodir dengan baik,” harapnya.

Hal senada juga diungkapkan Asisten Manajer EO Batam Pos, Ismanto. Ia menyebutkan, 80 stan dari BP Batam itu kini sudah terisi penuh.

“Untuk yang ingin mendaftar jadi peserta bazar melalui Batam Pos sudah tidak bisa lagi, karena stan sudah terisi penuh,” ucap Ismanto.(nji)

Total, Basarnas Kumpulkan Tubuh Korban Lion Air dalam 26 Kantong Jenazah

0

x.batampos.co.id – Operasi evakuasi kecelakaan pesawat Lion Air JT-610 di perairan Tanjung Karawang terus berbuah hasil. Sejumlah potongan tubuh secara bertahap mulai diangkat ke permukaan, Selasa (30/10/2018).

Direktur Kesiapsiagaan Basarnas, Didi Hamzah mengatakan saat ini total 26 kantong mayat telah diangkat oleh tim SAR gabungan. Jumlah ini bertambah 2 kantong dari semula.

Meski demikian, lanjut didi, 2 kantong jenazah ini masih belum dikirim ke Rumah Sakit Polri, Jakarta untuk diidentifikasi.

“Dari pagi sampai siang ini kami dapatkan lagi 2 kantong jenazah yang sekarang posisinya masih di lokasi, di atas kapal Batu Dewa dan Baruna Jaya,” ujar Didi di kantor Basarnas Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (30/10).

Melihat hasil temuannya ini, Didi menyimpulkan bahwa operasi tim SAR gabungan ini berjalan maksimal. Menurutnya tim SAR gabungan saat ini hanya tinggal menunggu waktu sampai badan pesawat ditemukan seluruhnya.

“Operasi sampai pukul 12.00 WIB hari ini berlangsung maksimal dengan melakukan penyisiran pada area yang telah dihitung,” imbuhnya.

Sementara itu, cuaca di area penyisiran juga terpantau normal. Informasi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) selama sepekan kedepan cuaca diprediksi cerah. Sehingga upaya pencarian korban lainnya bisa lebih mudah.

“Sampai 7 hari ke depan diperkirakan cuaca baik di lokasi. Dari BMKG tadi melaporkan begitu,” pungkas Didi.

(sat/JPC)

Dunia Memantau Kecelakaan Lion Air JT 610

0

x.batampos.co.id – Dilansir dari Canada News Media, Amerika Serikat, dan Eropa baru saja menghapus larangan terbang Lion di wilayah udaranya.

Pesawat kelas menengah yang sedang tumbuh dengan ongkos yang terjangkau menyebabkan ledakan dalam perjalanan udara di Asia, memberikan tekanan pada maskapai penerbangan, pengawas, dan infrastruktur pemerintah untuk mengimbangi.

Industri penerbangan Indonesia telah melewati masa lalu. Amerika Serikat dan Uni Eropa melarang pesawat Lion Air terbang dari langit mereka pada 2007 setelah serangkaian kecelakaan.

Federal Aviation Administration mencabut larangan itu pada bulan Agustus 2016. Bulan Juni yang lalu, regulator Eropa telah mengizinkan Lion Air dan beberapa maskapai penerbangan Indonesia lainnya untuk melanjutkan penerbangan ke Eropa.

Pada kecelakaan fatal sebelumnya, salah satu pesawat Indonesia tergelincir dari landasan yang licin dan menabrak pemakaman di Surakarta pada tahun 2004, menewaskan 25 penumpang dan awak.

Harro Ranter, yang menjalankan Aviation Safety Network mengatakan, penerbangan Indonesia harus bersaing dengan medan yang sulit di beberapa provinsi. Cuaca buruk sering yang mengarah ke visibilitas yang sangat rendah dan kekurangan dengan pengendali lalu lintas udara. Ini membuat dua pesawat bisa berada di landasan pacu aktif yang sama.

Menurut angka-angka dari kelompok perdagangan dan Organisasi Penerbangan Sipil Internasional PBB, Asia Tenggara dan Pasifik memiliki tingkat kecelakaan yang jauh lebih rendah daripada Afrika dan Amerika Selatan. Naasnya, saham Boeing jatuh karena berita tentang kecelakaan itu.

Saham mereka turun 3,5 persen. Jim Corridore, analis untuk CFRA Research, mengatakan pesawat Boeing memiliki catatan keamanan yang baik dan kecelakaan itu tidak mungkin mempengaruhi pesanan untuk pesawat baru.

Lion Air menjadi maskapai pertama yang mendapatkan 737 Max, pada Mei 2017, dan telah menerima 13 dari 201 pesawat Max yang dikirim Boeing.

(ina/JPC)