Selasa, 26 Mei 2026
Beranda blog Halaman 12065

Ada Sabu Dibungkus Plastik Teh

0
Tersangka MR menunduk saat didepan awak media.
foto: eggi / batampos

batampos.co.id – Jajaran Satres Narkoba Polresta Barelang mengamankan seorang kurir narkoba jenis sabu di seberang Rusun Lancang Kuning, Batuampar, Jumat (10/8) lalu.

Dari tangan pelaku berinisial Mr, diamankan sabu seberat 4.192 gram yang dibungkus dengan plastik teh Ding Shan.

Kapolresta Barelang Kombes Hengki menyampaikan bahwa penangkapan ini bermula dari diterimanya informasi dari masyarakat bahwa akan ada seseorang yang membawa sabu di kawasan Batuampar. Dari informasi itu, ditindak lanjuti oleh anggota Satres Narkoba Polresta Barelang dengan penyelidikan di lapangan.

“Adapun sabu itu dia letakkan di gantungan sepeda motor matic yang digunakannya pada saat penangkapan itu,” katanya.

Usai diamankan, selanjutnya anggota Satres Narkoba Polresta Barelang membawa Mr untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut. Adapun pengakuan Mr, barang tersebut didapatkannya dari seseorang yang berada di Malaysia. Dimana, warga negara Malaysia itu telah masuk ke dalam daftar pencarian orang Satres Narkoba Polresta Barelang.

“Terhadap tersangka, masih kami lakukan pengembangan, termasuk mengejar pemilik barang yang merupakan warga negara Malaysia itu,” tuturnya.

Atas perbuatannya, Mr dijerat dengan pasal 112 ayat (2) dan 114 ayat (2) junto pasal 132 ayat (1) undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman penjara minimal 5 tahun dan paling lama 20 tahun atau hukuman seumur hidup atau mati. (gie)

Curah Hujan Rendah, Momok Bagi Sumber Air Baku

0
Hujan di Batam. | putut ariyotejo / batampos

batampos.co.id – Ketersediaan air baku di Batam yang bersumber dari curah hujan, sangat perlu dijaga bersama ketahanannya. Apalagi jika terjadi kondisi cuaca yang tidak menentu, seperti kemarau, dimana curah hujan yang rendah.

“Perlu diwaspadai, jangan sampai Batam mengalami krisis air bersih,” ujar Maria Jacobus, Head of Corporate Secretary PT Adhya Tirta Batam (ATB).

Kondisi kota Batam mulai diguyur hujan beberapa pekan terakhir ini. Namun intensitas curah hujan yang masih kecil. Dimana curah hujan belum seperti yang diharapkan, dan terkadang hujan tidak turun di wilayah dam.

“Curah hujan yang turun intesitasnya kecil, dan tidak merata di semua wilayah. Hujan pun terkadang tidak turun di wilayah dam, sehingga tidak terlalu berpengaruh signifikan dalam meningkatkan ketersediaan sumber air baku,” ujar Maria.

Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi puncak musim kemarau diperkirakan pada bulan Agustus dan September 2018. Curah hujan akan semakin terus menurun, seiring terjadinya puncak musim kemarau.

“Apabila, diperkirakan sekitar bulan Agustus diperkirakan terjadinya kemarau, maka ketersediaan air baku dapat terus berkurang seiring surutnya air di dam-dam tersebut,” ujarnya.

Diprakirakan pada puncak musim kemarau yang terjadi pada bulan Agustus dan September, curah hujan berkisar antara 20 sampai 0 milimeter per bulan atau sama sekali tidak ada hujan.

BMKG meminta masyarakat mengantisipasi musim kemarau yang berpotensi berakhir pada bulan September tahun 2018.

“Batam perlu waspada. Dimana, di tahun 2015 sempat terjadi surutnya air baku pada dam, khususnya dam Sei Harapan. ATB sempat melakukan penggiliran suplai air kepada pelanggan di wilayah Sekupang dan sebagian Tiban,” ungkap Maria.

ATB mengimbau pelanggan hendaknya mengubah pola pemakaian air bersih. Pelanggan diharapkan dapat lebih menghemat pemakaian air bersih.

“Pelanggan air bersih ATB diharapkan memakai seperlunya, bukan secukupnya. Lebih bijak dalam menggunakan air bersih, dan selalu sediakan tampungan air untuk meminimalisasikan dampak menyusutnya ketersediaaan air baku ini,” ujar Maria.

Musim kemarau yang akan terjadi, menjadikan PT Adhya Tirta Batam mengimbau masyarakat kota Batam lebih memperhatikan pemakaian airnya, demi keberlangsungan cadangan air baku di Batam.

Mengingat air bukanlah hanya tanggung jawab satu atau sekelompok orang saja. Pelanggan diharapkan membantu dan bersama-sama bijak dalam menggunakan air bersih.

“Masyarakat juga diharapkan ]menjaga dam dengan tidak mencemari dam dan daerah tangkapan air sekitar dam,” tutupnya. (rng)

Kisah Ibu-ibu Berkelahi

0
ilustrasi

batampos.co.id – Jari manis Jumayah, 30, putus saat berkelahi.

Murniati, 30, asal Lombok dan Jumayah memang sering berselisih, cekcok mulut dan sebagainya.

Keduanya tinggal dalam satu areal kos di Desa Ketewel, Kecamatan Sukawati, Bali.

Puncak perselisihan itu berlangsung Sabtu malam sekitar pukul 23.00 lalu.

Awalnya, kedua ibu rumah tangga, antara Murniati dan Jinayah berkelahi. Mereka saling pukul-pukulan. Melihat perkelahian itu, Amah Sadikin, 46, suami Murniati ikut membantu istrinya.

Amah memegang korban Jumayah. Karena sudah dikunci, akhirnya Murniati dengan leluasa menganiaya.

Saking kesalnya, Murniati menggigit jari manis tangan kiri korban Jumayah hingga putus dan berceceran darah.

Aksi itu pun membuat penghuni kos lain geger. Beberapa dari mereka berupaya melerai, serta ada pula yang menghubungi aparat kepolisian.

Usai aksi penganiayaan itu, pasutri asal Lombok ini melarikan diri ke Denpasar. Sementara korban Jumayah dilarikan oleh warga ke rumah sakit terdekat.

Mendapati laporan, polisi mendatangi lokasi kos-kosan. Pasutri penganiaya itu dikejar. Polisi juga berupaya menghubungi Amak Sadikin dari sambungan ponsel yang diperoleh dari seorang warga.

“Kami coba bujuk Amak Sadikin ini dan akhirnya dia bersedia balik ke kosan itu bersama istrinya. Kemudian dibawa ke Polsek Sukawati untuk dimintai penjelasan,” ujar Kapolsek Sukawati Kompol Pande Sugiharta kemarin.

Berdasar pemeriksaan, pasutri tersebut mengakui perbuatannya melakukan penganiayaan terhadap korban. Dugaan sementara aksi penganiayaan ini terjadi lantaran kesalahpahaman.

“Dugaan sementara hanya karena salah paham, dan hingga Minggu ini mereka masih kami amankan di polsek,” tukasnya.

(rb/dra/mus/JPR)

Tujuh Bacaleg Dicoret

0

batampos.co.id – Jumlah Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) untuk DPRD Natuna berkurang tujuh orang. Ini setelah KPU Natuna melakukan pleno DCS, Sabtu (11/8) malam.

”Pada pleno daftar calon sementara (DCS) terdapat tujuh Bacaleg yang dinyatakan tidak memenuhi persyaratan yang ditetapkan KPU dan coret,” kata Junaedi Abdilah Ketua KPU Natuna.

Tujuh Bacaleg yang gugur tersebut katanya, setelah veri­fikasi berkas-berkas pendaftaran dan mereka tidak meme­nuhi persyaratan pencalonan yang sudah ditentukan KPU.
Alhamdulillah, pleno penyusunan dan penetapan DCS sudah selesai dan berjalan lancar,” katanya.

Penyebab tidak lolosnya Bacaleg dalam verifikasi KPU beragam. Di antaranya, empat Bacaleg yang tidak menyampaikan perbaikan berkas pada tahap perbaikan berkas dan bakal calon. Satu Bacaleg tidak menyampaikan berkas yang asli dan berkas fotokopi yang sudah legalisir serta masih berstatus terpidana bebas bersyarat.

Meski sudah me­nan­da tangani rakyat integritas partai, ditemukan dua Bacaleg berstatus mantan narapidana kasus tindak pidana korupsi. ”Sebelumnya jumlah Bacaleg diterima KPU sebanyak 221 orang dari 14 Parpol. Sekarang kurang tujuh orang menjadi 214 orang,” jelasnya.

Hasil Pleno ini akan segera diumumkan 12 hingga 14 Agustus. Kemudian disusul dengan tahap berikutnya yakni tahap pemberian masukan dan tanggapan masyarakat hingga 21 Agustus.

”Kita berharap masyarakat proaktif memberikan masukan hasil Pleno KPU, untuk ikut mengoreksi calon wakil rakyat untuk pemilu 2019 mendatang. Sebelum masuk tahapan penetapan daftar calon tetap,” harapnya. (arn)

Dewan Ultimatum Dinas ESDM Kepri

0
Salah satu lokasi bekas tambang yang ada di Pulau Bintan, masih terlihat gersang. F. Yusnadi/batampos.co.id

batampos.co.id – Legislator Komisi II DPRD Kepri, Onward Siahaan memberikan peringatan keras kepada Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) soal dana reklamasi pascatambang yang sekarang dipegang Pemerintah Provinsi Kepri. Ia mengingatkan untuk tidak sembarang dalam persetujuan pelaksanaan reklamasi bekas tambang.

”Selain menjadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Persoalan dana reklamasi pascatambang juga mendapatkan perhatian serius dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK),” ujar Onward Siahaan, Minggu (12/8).

Politisi Partai Gerindra Kepri tersebut menegaskan, pada saat pembahasan dengan ESDM Kepri, pihaknya sudah mengingat dua hal penting. Pertama, menggesa proses pemindahan dana reklamasi pascatambang yang ada di Bank Daerah Kabupaten/Kota ke Bank Pemerintah.

”KPK sudah memberikan rambu-rambunya. Proses pemindahan harus tuntas di tahun ini,” tegas Onward.

Kedua, pelaksanaan reklamasi pascatambang. Menurutnya, dalam pemberikan persetujuan pelaksanaan reklamasi harus lebih teliti. Ia tidak ingin ESDM Kepri main mata dengan perusahaan tambang karena berpotensi menimbulkan persoalan hukum.

”Harus benar-benar diteliti. Tetap melakukan proses cek dan ricek. Sehingga tidak salah dalam mengeluarkan persetujuan perlaksanaan reklamasi,” tutup Onward.

Sebelumnya, Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Kepri, Amjon mengatakan sudah ada dua perusahaan yang mengantongi persetujuan dari Pemerintah Provinsi Kepri untuk melakukan reklamasi paska tambang. Kedua perusahaan tersebut adalah PT Tri Panorama Sejati dan PT Cintra Sindo.

”PT Tri Panorama di Kabupaten Bintan dan PT Citra Sindo di Karimun. Keduanya, sudah bisa melakukan reklamasi pada wilayah tambang tempatnya beroperasi,” ujar Amjon. (jpg)

Karimun Fokus Pembangunan Jalan dan Pelabuhan

0
Gubernur Kepri Nurdin Basirun meninjau pedagang yang berjualan di Pasar Meral akhir pekan lalu. F. Humas Pemprov untuk batampos.co.id

batampos.co.id – Gubernur Kepri Nurdin Basirun mengatakan, ketersediaan dan pembangunan infrastruktur jalan dan pelabuhan harus terus digesa. Hal itu merupakan urat nadi perekonomian.

”Dalam keadaan apapun semangat membangun harus tetap ada,” ujar Nurdin saat meninjau pembangunan sejumlah infrastruktur di Karimun, akhir pekan lalu.
Menurut Nurdin kemampuan pemerintah memang terbatas. Untuk itu, dukungan semua pihak sangat diperlukan.

”Komitmen kita semua diperlukan, karena bukan hanya rencana semata namun juga aksi nyata dilapangannya,” katanya.

Dalam peninjauan tersebut, Nurdin memanggil Kadis PU Abu Bakar dan berkoordinasi tentang kondisi Jembatan Kuning Leho dan jalan yang belum bisa dipergunakan masyarakat, karena status lanjutan pengerjaan dan pembebasan lahan masih menjadi kendala.

Pengerjaan dimulai dari Kota lama, Coastal Area sampai bandara dan pusat olah raga (GOR) sepanjang 11,5 km. Karena itu Nurdin minta OPD terkait berkoordinasi dengan kabupaten.

Kemudian Nurdin meninjau ke pembangunan jalan sepanjang 37 Km di Daerah Pelawan menuju Pongkar yang merupakan akses jalan baru dari PT Saipem tembus ke Pangke yang direncanakan selesai pada 2020.

Nurdin melanjutkan peninjauan ke Pelabuhan milik PT Karimun Sembawang Shipyard (KSS), yang akan jadi contoh pelabuhan bidang kemaritiman dengan panjang 280 Meter itu dijadikan lokasi berlabuhnya (docking) kapal-kapal besar. (bni)

Memaksimalkan Potensi Daerah Anambas

0
Bupati Anambas Abdul Haris foto bareng saat festival Padang Melang beberapa waktu lalu. F. Syahid/batampos.co.id

batampos.co.id – Sekretaris Dewan Pertahanan Nasional (Wantanas) RI Letjen Doni Monardo, bersama anggota melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Kepulauan Anambas Jumat (10/8) dan Sabtu (11/8).

Kedatangan mereka bertujuan melihat potensi daerah kemudian memaksimalkan potensi daerah demi terciptanya ketahanan secara umum, mulai dari ketahanan pangan, hingga ketahanan secara nasional.

Rombongan dijemput Bupati Kepulauan Anambas Abdul Haris bersama Wakilnya Wan Zuhendra. Mereka langsung meninjau sentra perikanan budidaya ikan kerapu dan napoleon yang ada di Desa Air Sena Kecamatan Siantan Tengah. Rombongan juga meninjau tempat wisata Arung Hijau, Desa Tiangau Kecamatan Siantan Selatan
Doni Monardo, mengaku Anambas merupakan daerah yang memiliki banyak keunggulan seperti bidang pariwisata, maupun perikanan.

”Anambas memiliki pemandangan alam yang spektakuler. Bukan hanya pemandangan alam laut saja, tapi pepohonan di Anambas masih sangat bagus yang tumbuh di lahan yang sangat subur,” ungkapnya ketika berdialog bersama bupati dan sejumlah pejabat tinggi pemerintah daerah kabupaten kepulauan Anambas di rumah Dinas Bupati Kepulauan Anambas Jumat (10/8) sekitar pukul 22.00 WIB.

Ia berharap kayu-kayu besar sekitar perbukitan tidak ditebang karena bisa berdampak negatif pada ekosistem laut. ”Kalau ditebang, bisa longsor dan lumpurnya bisa menimbun karang, itu akan memutuskan rantai makanan di laut,” jelasnya.

Pemda juga harus mengajak masyarakat untuk dapat menjaga kebersihan lingkungan. Karena hal itu dapat berpengaruh terhadap kedatangan wisatawan asing ke Anambas.
Dirinya mengaku melihat banyak sekali sampah plastik di sekitar pantai dan pemukiman warga khususnya yang tinggal di tepi laut. ”Kalau sampah plastik tersebut tidak ada, bisa meningkatkan daya tarik wisman,” ungkapnya lagi. (sya)

Polisi Bekuk Komplotan Curat

0
Wakapolres Karimun, Kompol Agung Gima Sunarya didampingi Kasat Reskrim AKP Lulik Febyantara menunjukkan barang bukti curat komplotan Jang CS, Sabtu (11/8). F. Sandi Pramosinto/batampos.co.id

batampos.co.id – Satreskrim Polres Karimun meringkus empat tersangka pencurian dan pemberatan (Curat) di beberapa lokasi. Para tersangka bernama Jang, Anto alias Surya, Andi, dan anak di bawah umur berinisial Em yang sudah 31 kali beraksi di wilayah hukum Polres Karimun.

Saat penangkapan, salah seorang tersangka bernama Jang terpaksa ditembak petugas karena berusaha melarikan diri. “Kita sudah memberikan tembakan peringatan, namun tidak dihiraukan pelaku. Akhirnya tersangka yang sudah keluar masuk bui itu kita lumpuhkan dengan timah panas,” ujar Wakapolres Karimun, Kompol Agung Gima Sunarya saat melakukan konferensi pers di Mapolres Karimun, Sabtu (11/8).

Agung menyampaikan, penangkapan para pelaku berawal dari informasi masyarakat terkait adanya aksi curat di Perumahan Balai Garden Kelurahan Kapling Kecamatan Tebing, Senin, (6/8) pukul 22.00 WIB.

Setelah dilakukan penyelidikan, petugas berhasil mengamankan Anto di Jalan Poros, Karimun. Kepada petugas, tersangka Anto mengaku tidak sendirian.
“Tersangka beraksi bersama tiga orang rekannya,” kata Agung. Setelah dilakukan pengembangan, petugas kembali mengamankan tiga tersangka lainnya.

Dari tangan para pelaku, petugas mengamankan barang bukti berupa uang hasil kejahatan sebanyak Rp 59 juta, 30 unit ponsel berbagai merek kalung emas putih imitasi seberat 6,130 gram, 1 buah cincin emas seberat 6,2 gram.

Serta dua motor merek Honda Supra BP 2695 KS dan dua unit Honda Beat BP 4859 KO dan BP 3268 KI. “Kami imbau warga yang pernah merasa kerampokan silahkan melaporkan kepada pihak yang berwajib,” katanya.

Menurut tersangka, sebelum beraksi mereka berpura-pura mencari barang rongsokan. Ketika melihat rumah kosong mereka langsung masuk dengan merusak jendela dan atap rumah. (san)

Speedboat Kandas di Perairan Lobam, Ada 38 Orang Penumpang

0
Evakuasi ke kapal SAR

batampos.co.id – Speedboat Putra Kepri dilaporkan kandas di perairan Lobam Bintan, Senin (13/8) sekitar pukul 06.30 WIB. Kapal yang mengangkut 38 orang penumpang (Laki laki 28 orang dan perempuan 10 orang) tersebut diketahui berlayar dari pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) Tanjungpinang menuju pelabuhan Telaga Punggur Batam.

Kepala Kantor Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BNPP) Tanjungpinang, Budi Cahyadi mengatakan, pihaknya menerima laporan kandas dari salah seorang penumpang di kapal tersebut. Pihaknya langsung bergerak menggunakan kapal SAR RB 209 menuju lokasi kandas untuk melakukan evakuasi penumpang.

Sekitar pukul 07.30 WIB, seluruh penumpang berhasil dievakuasi dan di bawa kembali ke pelabuhan Sri Bintan Pura. Sedangkan speedboat yang kandas tersebut ditarik ke dermaga Tanjunguban untuk dilakukan pemeriksaan pendahuluan oleh pihak syahbandar Tanjunguban.

“Seluruh penumpang dalam keadaan selamat,” jelasnya.

Menurut Budi, belum diketahui penyebab kandasnya speed boat tersebut. “Sejauh ini kami belum tahu penyebab kandasnya kapal,” ungkap Budi. (odi)

Dzakira Wakili Kepri di Ajang Wajah Asia

0
Dzakira Seira Aftani foto bersama belum lama ini. F. Iman MC untuk batampos.co.id

batampos.co.id – Dzakira Seira Aftani, siswi SDN 003 Tebing, menjadi salah satu wakil Provinsi Kepri dalam ajang Wajah Pesona Asia tingkat Internasional pada 28 Oktober mendatang. Dalam kegiatan itu, ia akan bersaing dengan peserta dari Malaysia, Singapore, Brunai, dan Timur Leste di Jakarta pada 28 Oktober mendatang.

“Saya tidak menyangka akan terpilih dan menjadi salah satu wakil provinsi Kepri dari Kabupaten Karimun. Ini menjadi, kesempatan sangat berharga untuk tampil di tingkat internasional,’’ kata Seira, putri pertama dari pasangan Roma Budiawan dan Reta Siska Dewi, kemarin (12/8).

Dengan dukungan dari kedua orangtuanya, ia akan berusaha tampil maksimal agar bisa menjadi kebanggaan keluarga dan membawa harum Kabupaten Karimun nantinya. Untuk itu ia mengharapkan seluruh masyarakat kabupaten Karimun khususnya dan umumnya Provinsi Kepri untuk memberikan doa agar bisa masuk dalam tiga besar.

“Mohon doanya, agar dimudahkan dalam ajang ini. Selain baru pertamakali ikut event internasional, saingannya juga cukup berat,” ujarnya.

Salah satu tokoh Karimun, Iman mengaku bangga salah satu warga Karimun bisa tampil dalam event internasional. “Dzakira Seira Aftani, salah satu contohnya yang siap go Internasional. Dia bisa membuktikan bahwa anak-anak pulau juga bisa tampil hebat dengan anak-anak yang ada di kota,” tuturnya.

Sebagai salah satu bentuk dukungan terhadap Dzakira ia membuat poling melalui pesan singkat atau sms LSS B#DZAKIRA kirim ke 99386 hingga 28 Oktober mendatang. ‘’Di sini saya sebagai penyelenggara sekaligus MC, hanya fasilitasi terhadap anak-anak yang mempunyai bakat modeling,’’ ungkapnya.(tri/adv)