Pengemis di jembatan penyeberangan. foto: yulianti / batampos
batampos.co.id – Jelang hari Raya Idul Fitri, keberadaan gelandangan dan pengemis (gepeng) kembali marak. Mereka tersebar di beberapa lampumerah, seperti yang terlihat di simpang Putri Hijau, Sagulung. Seorang anak kecil dan nenek tampak duduk disisi jalan. Keduanya, mencari uang dengan memanfaatkan belas kasihan warga yang lewat di jalan tersebut.
Kondisi ini pun menuai sejumlah komentar dari warga, ada yang mengaku risih, terganggu dan secepatnya harus ditertibkan ada juga yang merasa kasihan.
“Kadang risih, tapi lebih sering kasihannya. Soalnya ingat orang tua di kampung,” ujar Adelia, pegendara yang tengah berhenti di Simpang Putri Hijau, Selasa (12/6).
Dia mengatakan alasan memberikan uang kepada peminta itu karena melihat kondisi fisik yang cacat.
“Kadang ada yang duduk panas-panas, jadi kasian kalau nengoknya,” kata perempuan 24 tahun.
Sementara, Kasi Ketentraman dan Ketertiban Umum Satpol PP Batam, Imam Tohari mengatakan beberapa hari belakangan pihaknya sudah berkeliling dan mengamankan puluhan gepeng serta anak jalanan. Setelah diamankan mereka langsung diserahkan ke Dinas Sosial.
“Ada 42 orang yang kami amankan dari beberapa titik persimpangan , mulai Nagoya hingga Batuaji. Mereka langsung kami serahkan ke Dinsos untuk dibina,’ jelas Imam.
Disinggung masih banyaknya gepeng dan anak jalanan hingga kini, Imam pun bingung. Menurutnya, para gepeng tak jera untuk kembali turun ke jalan meski sudah diamankan.
“Itulah, mereka kembali turun. Rencananya H-5 sampai H-4 kami akan turun kembali mengamankan mereka,” pungkas Imam. (une).
batampos.co.id – Sebuah meja tua berusia 80 tahun menjadi saksi perubahan hubungan Korea Utara dengan Amerika Serikat. Di atas furnitur yang pernah digunakan Hakim Agung Singapura tersebut, Presiden Amerika Donald Trump dan Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un menandatangani dokumen bersejarah yang berisi empat kesepakatan (lihat grafis).
Penandatanganan kesepakatan itu menjadi puncak dari pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) kedua negara di Hotel Cappella Singapura, Selasa (12/6). Pelaksanaan KTT berjalan nyaris tanpa hambatan.
Pemerintah Singapura yang menghabiskan Rp 278 miliar untuk hajat itu sudah mempersiapkannya secara matang. Berdasarkan pantauan Jawa Pos (grup Batam Pos) di lokasi kemarin, sejak dini hari, peningkatan keamanan sudah dilakukan pihak keamanan setempat.
Di sepanjang jalan dari arah pusat kota menuju Pulau Sentosa, aparat kepolisian yang berjaga sangat banyak. Di setiap jarak 20 sampai 30 meter, ada dua sampai tiga aparat bersenjata yang berjaga. Tak lupa, mobil-mobil patroli juga banyak berseliweran.
Memasuki kawasan Pulau Sentosa, pengamanan semakin ketat. Aparat kepolisian dibagi di banyak titik. Tak lupa, kendaraan lapis baja juga disiagakan di pulau seluas 463 hentare tersebut.
Sementara media hanya diberikan jarak sekitar 100 meter dari pintu hotel. Itupun di sisi jalan yang tidak dilewati rangkaian kedua kepala negara yang masing-masing tiba pukul 08.12 untuk Jong-un dan 08.29 untuk Trump.
Detik bersejarah itu kemudian terjadi pukul 09.04, saat Trump dan Kim melangkah ke halaman dari sisi yang terpisah. Kedua lantas berdiri berhadap-hadapan untuk pertama kalinya dan mengulurkan tangan selama 12 detik dengan latar belakang bendera milik dua negara.
Setelahnya, kedua pemimpin kontroversial itu melakukan pertemuan tertutup. 41 menit berlalu, mereka kembali muncul di hadapan lensa media dan Trump memberi isyarat jika diskusi itu berjalan sangat baik. Pembicaraan kemudian berlanjut ke forum yang lebih besar yang melibatkan para delegasi dari kedua negara.
Setelah pembicaraan, keduanya melanjutkan dengan makan siang bersama. Berdasarkan rilis yang dikeluarkan Gedung Putih, menu yang tersedia terdiri dari kombinasi hidangan khas timur dan barat. Di antaranya iga sapi panggang, daging asam manis, dengan nasi goreng, salad alpukat, udang serta es krim sebagai penutup makan siang.
Terakhir, kedua pemimpin itu menutup rangkaian dengan penandatanganan kesepakatan bersama setelah sebelumnya diselingi dengan jalan bersama di kawasan hotel. Tak lupa, Trump sempat mengajak Jong Un mengintip interior mobil kepresidenannya yang bernama The Beast.
Kim tidak banyak bicara ke media. Sebagaimana dilansir The Straits Time, Kim menyebut kedua pemimpin telah menjalani pertemuan bersejarah dan telah sepakat melupakan masa lalu. “Dunia akan melihat perubahan besar,” kata anak mendiang Kim Jong Il tersebut.
Berbeda dengan Kim yang langsung kembali ke tempatnya menginap di St Regis Hotel, Trump justru memilih tetap di Hotel Cappella. Dan, membuka konferensi pers tidak lama kemudian.
Memulai penjelasan dengan menyampaikan terima kasih kepada tuan rumah Singapura dan pemimpin Korea Selatan, Jepang, dan Tiongkok, Trump kemudian membeberkan isi pertemuan.
“Kami menandatangani pernyataan bersama yang merupakan komitmen tak tergoyahkan untuk menyelesaikan denuklirisasi Korea Utara,” katanya di laman yang sama.
Diakuinya, kata Trump, apa yang terjadi mungkin tidak pernah dipikirkan banyak orang. Namun Kim, kata Trump, siap untuk memulai upaya denuklirisasi di Semenanjung Korea. Sebagai konsekuensinya, sanksi akan tetap berlaku selama komitmen itu belum benar-benar terealisasikan.
Saat didesak mengapa tidak mendapatkan komitmen denuklirisasi yang lebih jelas dan cepat, suami Melania itu Trump mengatakan tidak bisa terburu-buru. “Saya di sini untuk satu hari. Prosesnya sekarang akan berlangsung,” imbuhnya.
Presiden Amerika ke-45 itu menegaskan, persoalan lebih lanjut terkait peyelesaian di Semenanjung Korea akan terus dibahas di masa depan. Trump, yang kemarin banyak memuji Kim itu yakin jika orang nomor satu di Korea Utara itu memiliki keinginan untuk berubah. Dia menyebutnya dengan istilah “komitmen yang tak tergoyahkan”.
Adapun untuk kesepakatan mengenai pengembalian tawanan perang, presiden berlatar belakang pengusaha itu menyebutkan persoalan itu diangkat menyusul banyaknya permintaan yang masuk kepadanya. Baik melalui surat, Twitter atau pun surat elektronik (e-mail). Di mana keluarga korban masih berharap agar bisa kembali bertemu dengan kerabat. Dan dia mengaku bersyukur hal itu bisa dicapai.
Sementara itu, warga negara Singapura, Mohamed Raziff menyambut baik proses KTT Trump-Jong Un yang berjalan lancar dan kondusif di negaranya. Dia menilai hal itu bisa menjadi catatan positif Singapura di mata dunia internasional.
“Setiap orang, Cina, Hongkong atau manapun, akan bangga kalau negaranya bisa memberi kontribusi,” kata warga Singapura berdarah Indonesia itu. (*/ttg/JPG)
Empat Kesepakatan Trump-Jong Un
AS dan Korea Utara berkomitmen membangun hubungan baru sesuai dengan keinginan rakyat kedua negara untuk perdamaian dan kemakmuran.
Kedua negara akan bergabung dengan upaya mereka untuk membangun perdamaian yang abadi dan stabil di semenanjung Korea.
Menegaskan kembali Deklarasi Panmunjom pada tanggal 27 April 2018, Korea Utara berkomitmen untuk bekerja menuju denuklirisasi utuh di semenanjung Korea.
AS dan Korea Utara berkomitmen memulihkan sisa-sisa tawanan perang di Korea Utara. Termasuk pemulangan orang-orang yang sudah diidentifikasi.
batampos.co.id – Untuk kesekian kalinya, kecelakaan kembali merenggut korban jiwa. Kali ini, warga Perumahan Lobam Mas yang bekerja sebagai satpam Indorent di Kawasan Pariwisata Bintan Resorts Lagoi, Ari Okta Wijaya tewas di lokasi kejadian.
Pengendara sepeda motor ini tewas usai terlibat tabrakan dengan bus pariwisata, Selasa (12/6) sekitar pukul 07.30 WIB dekat lokalisasi Bukit Senyum Desa Lancang Kuning Kecamatan Bintan Utara.
“Kami dapat kabarnya sekitar pukul 07.45,” ujar sopir ambulans Surya.
Dia mengatakan, kabarnya korban baru pulang dari tempat kerjanya di Lagoi. Saat itu korban mengendarai sepeda motor yang melaju dari arah Lagoi ke Tanjunguban.
“Kabarnya mau pulang ke rumahnya di Perumahan Lobam Mas,” katanya.
Sedangkan dari arah yang berlawanan dari Tanjunguban menuju ke Lagoi melaju bus pariwisata.
“Kejadiannya dekat gerbang lokalisasi bukit senyum,” katanya.
Dari TKP, ia memprediksi korban terlempar usai tertabrak dengan bus pariwisata. “Kalau tak pakai helm, mungkin isi kepalanya akan berkecai. Karena terlihat motornya ringsek, sedangkan bus pariwisata kacanya saja yang pecah,” katanya.
Usai dievakuasi, jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kepri Tanjunguban.
“Tadi setelah dimandikan, korban dibawa ke rumah orangtuanya di Tanjunguban,” katanya.
Sementara itu Kasat Lantas Polres Bintan AKP Cut Putri Amelia Sari melalui Pj Kanit Laka Brigadir Andy membenarkan kejadian tersebut.
“Kami masih menunggu kronologisnya dari anggota Laka di sana,” katanya singkat. (met)
Calon penumpang antri saat akan melakukan check-in di konter maskapai penerbangna di Bandara Hang Nadim Batam, Minggu (11/6).Lonjakan arus mudik penumpang di bandara di perkirakan mengalami peningkatan hingga hari Raya Idul Fitri. F Cecep Mulyana/Batam Pos
batampos.co.id – Arus mudik Lebaran melalui Bandara Hang Nadim Batam masih tinggi. Hingga H-4 Idul Fitri atau Selasa (12/6) kemarin, pihak Hang Nadim mencatat sudah ada 49.178 orang yang mudik melalui bandara internasional tersebut.
“Lebih banyak yang berangkat daripada yang datang,” kata Direktur Badan Usaha Bandar Udara Hang Nadim Batam, Suwarso, Selasa (12/6).
Suwarso mengatakan, padatnya arus mudik melalui Hang Nadim masih akan berlanjut hingga H-3 Lebaran, atau Rabu (13/6) hari ini.
“H-3 diperkirakan ada 10 ribu pemudik lagi,” katanya.
Untuk memaksimalkan pelayanan bagi pemudik, beberapa posko didirikan di bandara. Selain posko pelayanan, kata Suwarso, juga ada posko pengamanan yang melibatkan berbagai instansi.
“Setiap SCP (Security Check Point, red) kami tempatkan 10 orang petugas. Lalu setiap sudut bandara ada petugas yang siap memberikan informasi kepada pemudik,” ujarnya.
Sementara itu GM ASDP Indonesia Ferry Pelabuhan Telaga Punggur, Anis Adinizam, menuturkan belum bisa merekap jumlah keseluruhan pemudik yang berangkat menggunakan Kapal Roro. Namun ia memastikan sudah ada ribuan warga Batam yang mudik dengan kapal Roro.
“Karena sekali berangkat itu bisa mengangkut 350 orang dan 25 kendaraan,” ucap Aniz.
Agar memberikan pelayanan maksimal, Anis telah menginstruksikan ke jajarannya untuk tidak mengambil cuti selama arus mudik berlangsung.
“Hingga akhir musim mudik ini, semua petugas kami tetap masuk dan berjaga mengawasi arus mudik,” ungkapnya.
Sementara untuk arus silaturahmi Batam ke Bintan dan sebaliknya, Anis mengatakan baru terjadi lonjakannya saat hari pertama atau kedua Lebaran. “Saat itu baru banyak orang menyeberang dari Telagapunggur ke Tanjunguban. Kalau sekarang masih normal,” tuturnya.
Hal yang senada diucapkan oleh Syahbandar Pelabuhan Sekupang, Komaruddin.
“Pas hari H biasanya ramai, arus di pelabuhan domestik baru meningkat,” ujarnya singkat.
Sementara arus penumpang di sejumlah pelabuhan feri internasional di Batam juga mulai meningkat. Namun puncak arus mudik diperkirakan akan terjadi pada H-1 atau Kamis (14/6) besok.
Petugas Imigrasi Batam sedang melakukan chop paspor penumpang kapal dari Malaysia saat tiba di Pelabuhan Internasional Batamcenter, Selasa (12/6). F Cecep Mulyana/Batam Pos
Kabid Komunikasi dan Sarana Informasi Keimigrasian (Lalintuskim) Imigrasi Kelas 1 Batam, Iriwanto Suhaili, mengatakan jumlah penumpang di tujuh pelabuhan feri internasional Batam, termasuk Batamcenter, meski terjadi lonjakan, arus penumpang masih terbilang stabil.
“Jumlah penumpang per hari saat ini masih berkisar 6.000-8.000 penumpang,” terang Iriwanto di Pelabuhan Internasional Batam Center, kemarin.
Disinggung mengenai lonjakan penumpang yang hendak mudik, terutama tenaga kerja Indonesia (TKI) yang bekerja di Malaysia dan Singapura, Iriwanto mengaku tak punya data. Petugas tak bisa membedakan mana penumpang umum dan mana TKI. Namun, ia tak membantah jika jumlah TKI yang datang lebih banyak dibandingkan hari biasa.
“Kalau dibanding biasa memang meningkat. Namun kami tak bisa memastikan itu TKI atau hanya pelancong. Untuk penumpang dari Malaysia memang lebih banyak dibandingkan hari biasa,” jelasnya.
Sementara Kepala Unit Pemeriksaan Imigrasi Batam Center, Khairil Mirza, mengatakan Pelabuhan Feri Internasional Batam Center memiliki 24 konter cop paspor. Sebanyak 12 berada di pintu keberangkatan dan 12 di terminal kedatangan.
“Untuk petugas kami cukup, semua standby apalagi saat peak season atau ramai. Semua sistem kami sudah terpasang dengan baik,” kata Mirza. (ska/she)
batampos.co.id – Presiden ke-3 Indonesia, BJ Habibie memberikan atensi besar terhadap pro kontra rencana penerapan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Batam. Mantan Ketua Otorita Batam (OB) itu bersedia membantu menjembatani masalah ini dengan pemerintah pusat. Ia menyatakan akan segera bertemu dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Hal ini disampaikan Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kepri, Ahmad Makruf Maulana, usai berkunjung ke kediaman Habibie di Jakarta, Senin (11/6) lalu. Dalam pertemuan itu, Makruf didampingi Wakil Ketua Kadin Kepri Heri Supriadi, Andi Bola, Eddy Surbekti, dan beberapa pengurus lainnya.
“Kami berkunjung untuk meminta dukungan agar Batam tetap FTZ ditambah dengan insentif-insentif baru,” kata Makruf, Selasa (12/6).
Dalam kunjungan itu, Makruf mengaku banyak menyampaikan pandangannya tentang plus minus Free Trade Zone (FTZ) dan KEK. Makruf mengklaim, Habibie merespon baik usulan pengusaha agar status FTZ diperkuat.
Dan setelah mendengar masukan dari Kadin Kepri, Makruf mengatakan BJ Habibie akan mengagendakan bertemu dengan Presiden Joko Widodo setelah Lebaran. “Dalam pertemuan nanti, BJ Habibie akan memberikan masukan konkret mengenai kepentingan nasional di Batam,” katanya.
Wakil Ketua Kadin Kepri Eddy Surbekti membenarkan informasi tersebut. Kata dia, Habibie secara khusus akan menemui Presiden Jokowi guna membahas pro kontra rencana KEK di Batam. Menurut Eddy, Habibie serius dalam menyikapi persoalan FTZ vs KEK Batam.
“Setelah Lebaran Pak Habibie akan berdiskusi dengan Pak Presiden soal KEK Batam,” kata Eddy.
Menurut Eddy, secara personal Habibie cenderung mendukung agar FTZ Batam dipertanankan. Namun harus ditambah dengan berbagai fasilitas dan insentif agar lebih menarik investor.
“Dari sejarahnya, Pak Habibie memang salah satu yang memperjuangkan FTZ di Batam,” kata dia.
Di satu sisi, Habibie mengaku akan mempelajari lagi konsep KEK yang akan diterapkan di Batam. Selebihnya, kepada Presiden, Habibie berjanji akan menyampaikan masukan dan pandangannya tentang konsep FTZ.
Selain membahas masalah KEK dan FTZ Batam, kata Makruf, pada kesempatan itu Habibie juga banyak bercerita tentang awal pengembangan dan pembangunan Batam.
BJ Habibie
“Batam dibangun pada awalnya hanya berpenduduk 6.000 orang dan kini tumbuh pesat,” ujar Habibie dalam rekaman pertemuan yang diperoleh Batam Pos.
Dalam rekaman itu, Habibie kemudian menceritakan pengalamannya selama menjadi Ketua Otorita Batam pada 1978-1998 lalu.
“Batam punya letak strategis karena berhadapan langsung dengan Singapura. Makanya saya yakin Batam akan menjadi kawasan maju dan berkembang,” ucapnya.
Sehingga pada awalnya, BJ Habibie mulai membangun Batam dengan memperkuat infrastruktur. Dimulai dari bandara, pelabuhan, jalan, jembatan-jembatan di Barelang, dan sarana lainnya.
“Tujuannya untuk memacu pertumbuhan ekonomi di Batam dan menjadikan Batam sebagai salah satu kawasan tujuan investasi luar negeri,” ungkapnya.
Setelah infrastruktur dibangun, Habibie kemudian memilih konsep ekonomi untuk mengembangkan Batam. Dan saat itu terpilih konsep Free Trade Zone atau FTZ. Harapannya, Batam bisa berkembang dengan pesat setelah dijadikan kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas.
“FTZ memang jadi fondasi pembangunan ekonomi di Batam,” katanya.
Walaupun dalam perkembangannya, konsep FTZ ini sempat mengalami tarik ulur. Sebelum FTZ diterapkan, Batam pernah menjalankan konsep kawasan berikat dan special economic zone (SEZ) yang dikenal juga dengan sebutan kawasan ekonomi khusus (KEK).
Konsep FTZ baru benar-benar diberlakukan di Batam pada 2009 lalu. Namun kini kembali muncul wacana, FTZ akan diganti dengan KEK.
Sebelumnya, Anggota Tim Teknis Dewan Kawasan (DK) Pelabuhan Bebas dan Perdagangan Bebas (KPBPB) Batam, Wan Darussalam mengatakan KEK bisa menjadi solusi atas tiga permasalahan yang dihadapi Batam selama ini. Menurutnya, dengan KEK, dualisme antara Pemko dengan Badan Pengusahaan (BP) Batam bisa tuntas. Selain itu, KEK juga membuat pembagian wilayah kerja antara Pemko dan BP Batam menjadi jelas.
“Ketiga, ada kepastian bagi masyarakat dan dunia usaha. Jelas ke mana dia berurusan. Jika di KEK, berurusan dengan BP Batam. Kalau di luar KEK, ke Pemko Batam,” tuturnya.
Artinya, sambung Wan, seluruh kewenangan Pemko Batam pun akan dilimpahkan ke BP Batam apabila urusan dilakukan di wilayah KEK. Termasuk berbagai perizinan yang saat ini dikeluarkan Pemko Batam.
“Pak Wali Kota pun siap melimpahkan itu. Kalau sudah dibagi wilayah kerjanya. Misal IMB, untuk wilayah KEK diurus ke BP Batam, biar satu pintu,” kata dia.
Wan menjelaskan bahwa wilayah di luar KEK nantinya tetap mendapatkan fasilitas Free Trade Zone (FTZ), seperti bebas PPn dan PPnBM. Sehingga masyarakat dan dunia usaha di luar KEK tidak perlu merasa khawatir.
“Fasilitas FTZ di luar KEK sama dengan yang didapat sekarang. Pak Menko Perekonomian sudah bilang, fasilitas FTZ tidak hilang dan sama seperti sekarang. Sedangkan KEK bisa berlebih,” ujarnya.
Wan menegaskan bahwa wilayah di luar KEK tetap mendapat fasilitas FTZ. Walaupun dengan dibentuknya KEK secara otomatis kawasan FTZ dihapus, sesuai Undang-undang 39/2009 tentang Kawasan Ekonomi Khusus.
“Kawasan FTZ hilang, tapi fasilitas FTZ tetap ada, untuk wilayah di luar KEK. Itu kan menjadi solusi yang hebat dari Presiden,” sebut Wan. (iza)
Warga memilih daging sapi di pasar murah di Sagulung, Senin (11/6). Harga daging sapi Rp 75.000 perkilogramnya. Daging sapi salah satu komoditi paling di incar oleh warga. F Dalil Harahap/Batam Pos
batampos.co.id – Pasar murah yang di adakan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Pemko Batam diserbu warga Kecamatan Sagulung, Senin (11/6).
Pantauan Batam Pos, ratusan warga yang sebagian besarnya adalah ibu rumah tangga menyerbu pasar murah yang dilaksanakan di halaman sanggar belajar di samping gedung BLK, Sagulung sejak pukul 8.00 WIB. Umumnya mereka mengincar daging sapi dan komoditas sayur mayur yang dijual lebih murah dibandingkan di pasar tradisional.
“Lumayan murah selisih harga lima ribu sampai sepuluh ribulah dari harga pasar,” ujar Linda warga Sagulung.
Dia mengatakan di pasar tradisional harga daging sapi dijual Rp 88 ribu hingga Rp 90 ribu, namun di pasar murah harga tersebut dijual Rp 78 ribu per kilogram. Begitu juga untuk harga cabai merah hanya Rp 32 ribu perkilo lebih murah dari dipasar Rp 40 ribu perkilonya. Bawang merah jawa Rp 34 ribu perkilo di pasar murah hanya Rp 24 ribu perkilo.
“Pasar murah ini sedikit dapat membantu perekonomian kami,” katanya.
Kepala Bagian Perekonomian Setdako Batam, Zurniati mengaku, meski harga tak jauh berbeda dengan di pasar, namun panitia bazar pasar murah menjamin harga lebih murah. “Harganya jauh lebih murah dibandingkan dengan harga yang ada di pasar,” ujar Zuniarti disela pasar murah.
Dia mengatakan pasar murah yang digelar di Kecamatan Sagulung merupakan yang terakhir menjelang lebaran idul fitri. Untuk tahap kedua ini, jenis barang yang dijual lebih beragam tergantung kebutuhan saat lebaran, seperti tepung, gula, minyak, telur ayam dan lainnya.
“Hari ini ada dua titik, di Sagulung dan Sekupang,” katanya.
Sementara, Sekda Kota Batam Jefridin mengatakan kelompok tani ikut berpartisipasi dalam pasar murah. Sehingga ada 21 item yang dijual di pasar murah tersebut, seperti daging sapi beku, daging kerbau beku, minyak, beras, bawang merah, bawang putih, cabai, kentang, sayuran, ketupat instan, susu, ikan, minuman dan lainnya.
“Ada banyak ragam kebutuhan yang dijual di pasar murah ini,” kata Jefridin belum lama ini. (une)
batampos.co.id – Libur Lebaran yang cukup lama membuat Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Bintan optimis angka kunjungan wisatawan baik nusantara maupun mancanegara akan terus meningkat. Selama libur Lebaran nanti, Dispar Kabupaten Bintan menargetkan 10 ribu wisatawan akan berkunjung ke sejumlah objek wisata di Kabupaten Bintan.
Kadispar Kabupaten Bintan Luki Zaiman Prawira menargetkan angka jumlah kunjungan wisata pada libur lebaran nanti sebanyak 8 ribu sampai dengan10 ribu orang. Hal tersebut berdasarkan pengalaman dan catatan Dispar Bintan terkait tren wisatawan berkunjung ke Bintan selama liburan Lebaran.
“Akan meningkat baik yang berasal dari wisatawan mancanegara dan nusantara serta warga Bintan, Tanjungpinang dan Kota Batam,” katanya.
Ia mengklaim tren kunjungan wisatawan ke Bintan cukup baik, bahkan beberapa objek wisata di Bintan terus menjadi perburuan saat musim libur seperti di akhir tahun lalu. Pada waktu itu tercatat jumlah wisatawan yang berkunjung sekitar 5 sampai dengan 8 ribu pengunjung.
“Kita targetkan tahun ini bisa lebih, ada objek baru yang mungkin mampu menjadi daya tarik tersendiri seperti lokasi objek foto 3 Dimensi yakni Rumah Imaji di Kawasan Bintan Resorts Lagoi,” ujarnya.
Dikatakannya juga, pihaknya telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor 556/Dispar 01-1 kepada pemilik atau pengelola usaha jasa, seperti hotel, home stay dan resort terkait imbauan keselamatan berwisata bagi pengunjung. Surat Edaran tersebut dikeluarkan pada Januari 2018 yang lalu.
Dalam surat edaran tersebut, diimbau kepada pengelola usaha jasa pariwisata untuk menyediakan peringatan dan membatasi pengunjung dalam berenang agar tidak terlalu jauh dari sisi pantai. Selain itu, pengelola juga harus menyediakan life jacket sebagai alat pendukung wisata air, menyediakan personel medis, melakukan pengawasan di area pantai atau laut serta memiliki nomor petugas darurat PMI, BPBD dan Polsek terdekat.
“Untuk Libur Lebaran Hari Raya Idul Fitri tahun ini, pemerintah kembali mengingatkan hal-hal penting itu ke pengelola usaha jasa pariwisata untuk mendukung keberhasilan dunia pariwisata Kabupaten Bintan,” tukasnya.(met)
batampos.co.id – Arus mudik lebaran terlihat padat sejak H-7 lebaran hingga sekarang. Kapal fery Tanjungpinang-Anambas terus dipenuhi penumpang baik itu yang naik maupun yang turun di pelabuhan Tarempa maupun di pelabuhan Letung.
Penjual tiket di pelabuhan Letung Herman, menjelaskan, selama seminggu terakhir ini banyak sekali pemesanan tiket. “Untuk pemesanan tiket keberangkatan tanggal 12/6 mendatang tujuan Anambas sudah penuh, yang masih ada tujuan Batam,” ungkapnya Senin (11/6).
Ia juga mengatakan, pihaknya juga mengalami kewalahan melayani para pemudik, namun pihaknya juga merasa diuntungkan karena tiket yang dijual habis. Ketika ditanya ketersedian tiket yang tersedia saat ini, ia menjawab sudah tidak ada lagi, sebab pemesan tiket yang akan berangkat pada hari Selasa (besok) satu minggu sebelum jadwal keberangkatan sudah dipesan oleh calon penumpang.
“Ya cukup kewalahan pak, tapi alhamduliah masih bisa mengakomodir para pemudik yang membutuhkan,” ujarnya.
Tambah dia, saat ini hingga H-2 masih melayani penumpang, tapi katanya, pada satu H-1 hari raya mendatang kapal fery tidak beroperasi. Yang jelas bukan karena keadaan gelombang namun dirinya tidak menyebutkan dengan pasti.
“Keadaan cuaca atau gelombang laut saat ini masih bisa dikatakan aman,” ungkapnya lagi.
Salah seorang calon penumpang tujuan Letung – Tanjungpinang Gunawan, mengungkapkan, dirinya lebih memilih kapal fery rute Anambas ke Batam, sebab kapal fery rute Tanjungpinang tiketnya sudah penuh dan tidak ingin berdesakan didalam kapal. Ia juga heran, kemarin para pemilik kapal berani mengambil resiko untuk mengisi penumpang melibihi kapasitas kapal.
Saat ini masih bernasib baik belum ada kejadian yang tidak diinginkan. Oleh sebab itu ia selaku warga Anambas meminta kepada Pemerintah untuk mengadakan kapal cepat yang lebih memiliki kapasitas yang lebih besar lagi.
Pantauan di lapangan, setelah kapal pelni bukit raya kandas di Natuna, penumpang asal Anambas tidak ada pilihan lain. Mereka harus memanfaatkan kapal fery Anambas-Tanjungpinang atau Anambas Batam. Bagi yang mampu sebagian dari mereka menggunakan jalur udara yakni dengan penerbangan express air dengan harga tiket mencapai Rp 1,2 juta.
Karena tidak ada bukit raya maka dipastikan sebagian besar memanfaatkan kapal fery. Sehingga terjadi lonjakan penumpang. (sya)
batampos.co.id – Yang Dipertuan Agong Sultan Muhammad V tak ingin berpangku tangan. Prihatin dengan besarnya utang negara, dia ingin gaji dan tunjangannya dipotong 10 persen. Upaya itu dilakukan selama dia berkuasa hingga 2021 atau saat lima tahun masa kepemimpinannya berakhir.
’’Yang Mulia merasa tersentuh dan mengapresiasi usaha penduduk Malaysia yang melakukan donasi di Tabung Harapan,’’ terang Pengawas Rumah Tangga Kerajaan Wan Ahmad Dahlan Haji Ab Aziz, Senin (11/6). Ahmad tak menjelaskan besaran gaji dan tunjangan yang didapatkan Sultan serta nominal yang bakal disumbangkan.
Tabung Harapan Malaysia atau Hope Fund Malaysia yang dimaksud adalah tabungan yang diluncurkan pemerintah pada 1 Juni lalu. Tujuannya, mewadahi keinginan penduduk yang mau menyumbang untuk membayar utang negara. Tabungan sementara itu ditutup pada 31 Agustus nanti. Saat ini bantuan yang terkumpul sudah mencapai RM 56,7 juta atau Rp 197,8 miliar.
Dilansir Channel News Asia, Sultan juga mengeluarkan dekrit baru untuk penghematan. Yaitu, meniadakan open house pada Idul Fitri tahun ini. Anggaran acara tahunan tersebut akan dialokasikan untuk membantu orang-orang yang kurang mampu.
Sejak koalisi Pakatan Harapan (PH) menang pemilu dan berkuasa, penduduk Malaysia disuguhi fakta yang tak mengenakkan. Yaitu, negara tersebut memiliki utang yang luar biasa besar hingga mencapai RM 1 triliun atau setara Rp 3,48 kuadriliun. Pinjaman 1MDB berkontribusi cukup besar dalam utang tersebut. Selama ini nilai itu berusaha ditutup-tutupi pemerintah sebelumnya.
Perdana Menteri (PM) Malaysia Mahathir Mohamad juga membuat kebijakan pemotongan gaji para menteri kabinet sebesar 10 persen untuk menghemat anggaran. Para pegawai kontrak yang dianggap tak diperlukan juga tak lagi dipakai.
Di tempat terpisah, penasihat Democratic Action Party (DAP) Lim Kit Siang meminta para pemimpin koalisi Barisan Nasional (BN) berkontribusi membantu negeri. Lim mengungkapkan seluruh anggota parlemen DAP yang berjumlah 42 orang masing-masing telah menyumbang RM 5 ribu atau Rp 17,4 juta. ’’Penduduk Malaysia dari berbagai latar belakang etnis dan agama yang berbeda telah berkontribusi untuk menunjukkan kecintaannya pada negara,’’ tegasnya.
Yang menyumbang ke Tabung Harapan Malaysia memang bukan hanya perorangan. Banyak pula organisasi dan perusahaan. Misalnya, manajemen kuil Sri Thendayuthapani di Kuala Lumpur yang menyumbang RM 100 ribu (Rp 348,7 juta) dan Dr Amim Sarnon, pemilik Amin Dental Surgery, memberikan RM 1 juta atau Rp 3,5 miliar.
’’Setahu saya, ini adalah kuil pertama yang memberikan donasi,” ujar Menteri Sumber Daya Manusia M. Kulasegaran yang menerima donasi tersebut. (sha/c14/dos/JPG)
Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepri Brigjen Pol Richard Nainggolan
batampos.co.id – Banyaknya pintu masuk, seperti pelabuhan tikus yang tersebar di wilayah Batam, membuat narkoba dengan mudah masuk dan beredar di kota industri ini. Terutama, dengan masuknya libur hari besar agama dimanfaatkan oleh para penyelundup narkoba.
Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepri Brigjen Pol Richard Nainggolan mengaku jika menjelang hari Raya Idul Fitri ini tren penyelundupan narkoba menurun dibandingkan beberapa bulan yang lalu saat awal masuk tahun 2018 dan mendekati tahun baru 2018.
“Walaupun angkanya menurun, namun tetap ada yang berupaya. Seperti yang kita tangkap saat awal puasa,” ujarnya.
Diakui Richrad, penyelundupan narkoba merupakan bisnis yang mempunyai sistem yang terstruktur. Jika penyelundup merasa kesulitan keluar dari bandara, maka mereka akan mencari jalur alternatif yang lain.
“Bukan tidak mungkin mereka sengaja menunggu samppai ada peluang membawa ke luar daerah. Seperti manfaatkan orang mudik yang berdesakan,” tuturnya.
Untuk mengantisipasi penyelundupan narkoba keluar Batam maupun masuk Batam, BNNP Kepri akan terus menekan jumlah peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba di Kepri melalui Program Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di lingkungan Pemerintah, Instansi Publik, hingga ke seluruh lapisan masyarakat.
“Pengawasan ini tidak hanya kita lakukan di jalur resmi seperti di bandara atau pelabuhan. Pengawasan di jalur tikus juga akan kita tingkatkan,” tegasnya. (gie)