Kamis, 30 April 2026
Beranda blog Halaman 12119

WNA Terdakwa Illegal Fishing Melarikan Diri

0
Foto tahanan yang kabur

batampos.co.id – Momen lebaran idul fitri menjadi kesempatan para warga negara asing (WNA) yang diamankan di Kejaksaan untuk menjalani sidang dakwaan illegal fishing melarikan diri, Jumat (15/6). Enam nelayan asing tersebut dinyatakan melarikan setelah tidak didapati saat pemeriksaan rutin dan hingga saat ini belum ditemukan.

Kajari Natuna, Juli Isnur mengakui terdapat enam orang terdakwa WNA dengan dakwaan illegal fishing menghilang dari pengawasan Kejari Natuna. Keseluruhan terdakwa asing dengan kasus illegal fishing ditampung di komplek kantor Kejari Natuna.

“Mereka dikontrol secara berkala setiap hari oleh petugas Kejari.

Tapi waktu apel sore lepas maghrib mereka diketahui tidak ada, semua WNA di kejaksaan saat ini mencapai 42 orang, enam orang sudah hilang.

Saat ini masih proses pencarian. Kejaksaan berkoordinasi dengan instansi terkait, minta dukungan dari Lanal Ranai,” kata Kajari.

Tim keamanan Kejari Natuna, Anton menuturkan, kronologi menghilangnnya terdakwa itu. Sore Jumat mereka melaksanakan dua kali apel, apel pertama dilaksanakan pada pukul 17: 00 WIB dan apel kedua dilaksanalan pada pukul 18.30 WIB dengan dikomandoi enam orang petugas Kejaksaan.

Sesuai jadwal kita melaksanakan apel kedua setiap harinya pada pukul 20.00 WIB, tapi karena ada hujan lebat apelnya dipercepat. Pada apel kedua ini kami cek, ternyata tidak ada enam orang. Bahkan tim Keamanan Kejari Natuna yang dibantu beberapa personil TNI AL langsung melakukan upaya pencarian ke sejumlah titik.

“Kami sudah sudah melakukan pencarian, sudah melakukan pengecekan ke Rudenim, hotel-hotel, pelabuhan-pelabuhan dan tempat hiburan malam yang ada di Ranai, tapi nihil. Saat ini tim lagi menyisir gang-gang dan pinggir pantai yang ada di Ranai. Dan kita akan terus mencari,” ujar Anton.

Enam orang terdakwa yang menghilang adalah Hoa, Khanh, Vuong, Tuan, Khaoi dan Cuc semuanya warga negara Vietnam.(arn)

Pak Walikota, Jodoh Boulevard Ditempati Pedagang Kaki Lima

0
Sejumlah kios pedagang kaki lima sudah mulai berdiri di kawasan Jodoh Boulevard, Minggu (17/6). Kawasan tersebut diterbitkan oleh Pemko Batam yang direncanakan akan di tata kembali. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Bekas Taman Jodoh Boulevard kembali diserbu pedagang kaki lima pasca ditertibkan beberapa waktu lalu. Mereka memilih berjualan ditengah hingga dipinggir area taman yang telah dibongkar.

Seperti yang terlihat kemarin, belasan pedagang berjualan dengan santai di area tersebut. Rata-rata mereka berjualan makanan hingga mainan anak-anak.Padahal kondisi taman masih banyak bekas puing-puing bangunan taman yang belum dibersihkan.

Desi, salah satu warga sekitar mengatakan  pada sore hari hingga malam pedangang akan semakin bertambah. Hal itu terjadi hampir setiap hari.

“Lebaran ini banyak yang jual makanan mulai siang sampai malam juga ada. Kalau hari biasa itu mulainya sore,” imbuh Desi.

Menurutnya, jika ada pedangang kaki lima, kawasan itu ramai dikunjungi. Namun, jika tak ada, pembeli pun lengang di kawasan.

“Waktu baru-baru dibongkar dan pedagang kaki lima ditertibkan kawasan ini sempat sepi. Tapi kalau ada pedagang kaki limanya ramai lagi,” imbuhnya.

Di lain tempat Satuan Polisi Pamong Pradja (Satpol PP) Kota Batam memastikan terus memantau aktivitas Pedagang Kaki Lima (PKL) di eks Taman Jodoh Boulevard Jodoh Batuampar.

“Ada arahan wali kota soal ini (pengawasan). Patroli rutin tetap ada,” kata Sekretaris Satpol PP Batam, Friedkalter, Minggu (17/6) siang.

Ia mengungkapkan, penanganan persoalan PKL di eks taman tersebut erat kaitannya dengan pembangunan Pasar induk Jodoh Batam yang kini tengah menunggu peralihan aset dari Badan Pengusahaan (BP) Batam.

“Kami mungkin agak slow down lah, kelak pasar induk jadi kami akan keras sama pedagang,” imbuhnya.

Patroli rutin juga diungkapkan Kepala Trantibum Satpol PP Batam Imam Tohari. Menurutnya, pedagang yang kini berjualan beberapa hari belakangan adalah pedagang musiman saat lebaran. Biasanya menjual makanan dan minuman untuk berbuka.

“Siap (setelah) lebaran ini kami turun lagi, menertibkan,” ucap Imam.

Ia menegaskan, untuk PKL yang sudaha dilarang dan tetap bandel untuk berjualan di lokasi tersebut pihaknya akan mengambil tindakan yang tegas. “Di gas saja kalau memang bandel,” imbuhnya.

Soal peralihan aset dan pembangunan pasar induk, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam Zarefriadi mengatakan, pihaknya belum bisa mebangun pasar induk hingga belum keputusan resmi peralihan aset.

“Kami tunggu dulu peralihan aset ini,” kata Zaref belum lama ini.

(she/iza)

Libur Lebaran, Warga Padati Lokasi Wisata

0
Warga Batam memadati pantai pada libur lebaran hari ke tiga, Minggu (17/6). Liburan pantai menjadi alternatif untuk mengisi liburan bersama sanak keluarga. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Hari ketiga Lebaran Idul Fitri, warga Batam memadati sejumlah tempat wisata. Salah satunya adalah Pantai Dendang Melayu dan Jembatan Barelang. Pantauan di lapangan, ribuan wisatawan lokal maupun mancanegara memadati dua lokasi yang menjadi ikon kota Batam tersebut. Arus lalu lintas di jalan menuju tempat tersebut juga dipadati oleh kendaraan roda dua, roda empat maupun mobil wisatawan.

Sejumlah wisatawan yang ditemui Batam Pos mengaku sengaja menghabiskan waktu liburnya untuk berkunjung ke tempat wisata yang ada di Batam.

Viko Putra misalnya sengaja menyeberang dari Tanjungpinang ke Batam untuk berlibur Idul Fitri. “Sekalian mau silaturahmi bersama keluarga yang ada di Batam,” ujar Viko.

Dia mengatakan dua lokasi tersebut merupakan tempat favorit warga Batam untuk menghabiskan masa liburan. Tak terkecuali ia dan keluarganya. ” Tempat ini masih menjadi lokasi favorit, orang yang berkunjung ke Batam kalau tak ke ke sini tak sah,” katanya.

Senada juga ungkapkan Sintia. Warga Batuaji ini sengaja berkunjung ke Pantai Dendang Melayu untuk menghabiskan waktu liburnya. Ia sendiri datang bersama keluarga besarnya.

“Siap ini kami mau ke Pantai Tegar Putri di jembatan enam,” ucapnya.

Tak hanya itu, wisata pantai lain juga dipadati oleh warga, yakni pantai Tanjungpinggir, Sekupang. Sejak pukul 10.00 WIB masyarakat mulai menyerbu pantai ini.

Umumnya pengunjung ini datang bersama dengan keluarga. Mulyasari salah satu pengunjung mengatakan, sejak pukul 9.00 WIB, ia bersama suami, anak dan keponakannya sudah datang dan bermain air di lokasi tersebut.

“Anak-anak minta main pantai, ya saya bawa saja mereka ke sini,” kata warga Tiban Indah ini.

Dia mengatakan momen liburan memang tidak pernah ia lewatkan untuk berkumpul dengan keluarganya. Terlebih saat lebaran karena semua keluarga besarnya berkumpul.

Fenny, pengelolah salah satu wahana hiburan air di Marina mengakui selama liburan ini pengunjung meningkat drastis. Dalam pengunjung bisa membludak hingga diatas angka 100 orang.

“Lebih ramai lagi hari ini (Minggu, 17/6). Dari pagi tadi sudah 50 karcis yang terjual. Sampai sore bisa lebih dari 100,” ujar Fenny.

Saking ramainya pengunjung tersebut, pengelolah wahana hiburan air terpaksa membatasi jumlah pengunjung agar tidak membludak di dalam lokasi kolam renang atau water boom.

“Kami kondisikan sesuai daya tampung. Kalau kelebihan kami tahan dulu agar tak sesak di salam semua,” ujar Fenny.

Kondisi yang sama terlihat di lokasi water boom Mall Top 100 Tembesi, kolam renang Vikctria Marina dan juga water boom Dream Land, Marina. Beberapa hari belakangan ini, wahana hiburan air di sana membludak pengunjung. Pihak pengelolah nyaris kewalahan melayani pengunjung.

“Sangat ramai. Sejak hari Lebaran kedua sudah ramai di sini,” ujar petugas di water boom Dream Land, Marina, kemarin.

Selain itu, keramaian yang sama juga terjadi pada lokasi wisata pantai di sepanjang jalan Trans Barelang hinggan pulau Galang. Pantai-pantai di sana dipadati pengunjung hingga kemarin siang. Warga umumnya berpegian sejak pagi hari dalam rombongan menggunakan kendaraan pribadi ataupun bus pariwisata.

Sampai sore kemarin, aktifitas warga yang menikmati liburan tersebut berjalan lancar tak ada hambatan. Pihak kepolisian dan petugas keamanan kawasan wisata ketat mengawasi warga sehingga hal-hal yang tidak diinginkan tidak terjadi.

(une/eja)

Menikah di Udara

0

Menikah terasa lebih deg-degan jika prosesinya seperti yang dilaksanakan oleh pasangan Nicole Backhaus dan Jens Knorr. Pasangan asal Stassfurt, Berlin, Jerman, itu menikah di ayunan setinggi 14 meter pada Sabtu (16/6).

Yang membikin tidak biasa, ayunan tersebut diikat di sebuah sepeda motor yang berjalan di atas seutas tali.

Janji nikah pun dibacakan di udara. Keduanya juga tukar cincin di atas ayunan. Namun, setelah mengucap janji nikah, keduanya dilarang berciuman seperti pengantin lain

”Untuk alasan keamanan,” papar pihak penyelenggara sebagaimana dikutip DPA. Karena pernikahan itu dilaksanakan di acara festival, penontonnya mencapai 3 ribu orang! (fam/c11/oki)

6 Alasan Istri Selingkuh

0
ilustrasi

batampos.co.id – Tak hanya kaum adam, berselingkuh pun bisa dilakukan perempuan.

Ada banyak alasan mengapa perempuan tega berselingkuh dan mengkhianati pasangannya. Pria juga diminta mengevaluasi diri apa yang membuat perempuan tega melakukan itu.

Perempuan yang berselingkuh bukan semata-mata tergoda oleh pria yang lebih tampan atau faktor fisik belaka. Tetapi ada alasan lain di balik itu semua, yang menjadi ruang sisi gelap dari perasaan seorang perempuan. Ini alasannya seperti dilansir dari Pop Sugar, Selasa (5/6).

Merasa Kurang Dihargai

Perempuan merasa pasangannya kurang penuh cinta dan saling mendukung. Selain itu, perempuan merasa tidak dihargai dan harga dirinya rendah di mata pasangan. Perempuan membutuhkan semangat dari seseorang yang mendukungnya.

Bosan

Alasan sederhana ini bisa saja menjadi faktor perselingkuhan. Perempuan bisa bosan dengan hidupnya. Mereka merasa jenuh. Tidak puas di tempat kerja. Sering merasa kesepian dan kosong. Ketika ada orang lain yang mengisi kekosongan itu maka jadilah.

Pasangan Kurang Romantis

Kanita mendambakan romansa. Bukan sekadar seks, tetapi wanita mendambakam kehangatan. Ketika suatu hubungan tidak memiliki koneksi, seorang wanita mungkin mungkin berselingkuh untuk mencari sensasi romantisme dan kasih sayang orang lain.

Perilaku Buruk Pasangan

Ketika pria berperilaku buruk seperti menggunakan narkoba atau sering mabuk maka akan membuat perempuan takut dan lari dengan pria lain.

Kecanduan Belanja

Di kala pasangan tak bisa memenuhi hasrat finansial perempuan, maka bisa jadi perempuan akan kepincut pada pria dengan uang yang banyak. Hal itu sudah dipengaruhi faktor mental.

Diabaikan

Saat pria terlalu abai atau cuek pada perempuan, maka perempuan akan mencari perhatian di tempat lain. Proses itu akan terjadi dengan sendirinya saat pasangan tidak mengubah sikapnya.

(ika/JPC)

Empat Pemain Tua pada Piala Dunia Rusia

0
Faryd Mondragon masih tercatat sebagai pemain tertua yang pernah tampil di Piala Dunia dengan catatan 43 tahun. (ESPN)

batampos.co.id – Sejumlah pemain senior yang masih dipercaya membela Timnas bahkan berumur di atas 36 tahun. Usia yang sebenarnya tidak lagi ideal untuk tampil spartan dalam sebuah pertandingan berat. Toh berkat konsistensi penampilan, mereka bisa tetap merasakan atmosfer Piala Dunia yang tak bisa didapat oleh sembarang orang.

Para pemain old ini berposisi sebagai kiper, bek, dan gelandang. Semuanya masih mampu menjaga kebugaran dengan baik. Bahkan, dua di antaranya bersiap masuk dalam buku rekor Piala Dunia. Akankah rekor pemain tertua milik kiper Kolombia, Faryd Mondragon pecah tahun ini?

Essam El-Hadary (45) – Mesir

Nama Essam El-Hadary mungkin tidak terlalu banyak dikenal di luar Mesir. Maklum, kiper yang siap menjadi pemain tertua yang tampil di Piala Dunia ini menghabiskan karirnya di kompetisi lokal.

Kiper yang pernah disebut Didier Drogba sebagai ‘lawan terberat yang pernah dihadapi’ ini pertama kali berkostum Timnas pada 1993. Sejak saat itu, tak ada yang mampu menggesernya sebagai kiper utama the Pharaoh, kecuali El-Hadary mengalami cedera atau pelatih punya strategi lain.

Essam El-Hadary masih punya kesempatan untuk catatkan rekor di Piala Dunia dalam dua laga ke depan. (AFP)

Publik Piala Dunia 2018 bakal menunggu penampilannya bersama Mohamed Salah di Timnas Mesir. Kombinasi El-Hadary di pertahanan dan ketajaman Salah akan membuat Mesir menjadi tim yang sangat ditunggu penampilannya.

 

Rafael Marquez (39) – Meksiko
Rafael Marquez bersiap menjadi pemain ketiga yang mampu tampil di 5 Piala Dunia/ (AFP)

Rafael Marquez bersiap menjadi pemain ketiga yang mampu tampil di 5 Piala Dunia/

Rafael Marquez bersiap menjadi pemain ketiga yang mampu tampil di 5 Piala Dunia/ (AFP)

Boleh jadi Rafael Marquez menjadi pemain paling unik di Piala Dunia 2018. Bagaimana tidak, dia sebenarnya sudah menyatakan pensiun sebagai pemain bola di akhir musim lalu. Klub terakhirnya adalah Atlas.

Namun, dia ternyata masih dipercaya untuk menjadi bagian dari skuad Timnas Meksiko di Piala Dunia 2018. Marquez pun menjadi pemain paling berpengalaman dalam skuad El Tri. Marquez sudah tampil dalam 143 laga selama lebih dari dua dekade terakhir.

Pemain 39 tahun ini telah dipercaya untuk memperkuat Timnas Meksiko di Piala Dunia 2002, 2006, 2010, dan 2014. Andai dia dimainkan di Rusia, maka Marquez akan menjadi pemain ketiga yang mampu bermain di 5 Piala Dunia secara beruntun. Mengikuti jejak legenda Jerman Lothar Matthaus dan legenda Meksiko Antonio Carbajal.

 

Sergei Ignashevich (38) – Rusia

 

Sergei Ignashevich telah melakoni laga pertama bersama Rusia dengan senyum di bibir. (AFP)

Nama Sergei Ignashevich sebenarnya sempat tidak masuk dalam daftar skuad Rusia untuk tampil di Piala Dunia 2018. Pasalnya, dia telah menyatakan pensiun dari Timnas. Namun cedera yang dialami Ruslan Kambolo mengubah segalanya.

Tampil di laga pembuka Piala Dunia 2018, Ignashevich pun sudah meraih 121 caps bersama Timnas Rusia. Membuat pemain yang melakoni debut bersama Timnas pada 1999 tersebut menjadi pemain dengan penampilan terbanyak bagi tim Sbornaya, julukan Rusia.

Menariknya, Ignashevich akan berulang tahun ke-39 pada 14 Juli nanti atau satu hari sebelum partai final Piala Dunia. Alhasil, publik Rusia pun berharap Timnas mereka mampu meraih laga puncak untuk memberikan kado terindah bagi negaranya dan Ignashevich.

 

Tim Cahill (38) – Australia
Pengalaman dan jam terbang tinggi yang membuat Tim Cahill masih masuk dalam skuad Australia di Rusia 2018. (AFP)

Gelandang berjam terbang tinggi ini rasanya tidak perlu banyak diperkenalkan lagi. Pemain yang lama membela Everton ini sudah tampil dalam lebih dari 200 pertandingan Liga Inggris dan mencetak 56 gol di kasta tertinggi sepak bola negara Ratu Elizabeth II tersebut.

Penampilannya bersama Socceroos, julukan Timnas Australia, membuat Tim Cahill dihormati para pemain muda. Cahill telah tampil dalam 105 laga bersama Socceroos dan mengoleksi 50 gol. Tiga di antaranya dicetak Cahill pada Piala Dunia 2006, 2010, dan 2014.

Di usianya yang sudah 38 tahun, kebugaran Cahill tak kalah dari para pemain muda. Karena itulah kehadirannya akan sangat dibutuhkan Bert van Marwijk saat menghadapi Peru dan Denmark di fase grup Piala Dunia 2018. Sementara di laga kontra Prancis, Van Marwijk belum berani untuk menurunkan Cahill.

(adw/JPC)

Kim – Trump Teleponan

0
Kim dan Trump siap melanjutkan dialog via telepon (AFP)

batampos.co.id – The Strait Times pada Sabtu, (16/6), menuliskan, Trump mengatakan, ia akan menelepon Kim Jong Un secepatnya.

Melanjutkan pembicaraan lewat telepon tampaknya menjadi hal yang harus mereka lakukan untuk melanjutkan koordinasi. Oleh karena itu, Trump harus memberikan nomor teleponnya pada Kim.

Trump mengatakan, Korut sudah mulai memenuhi janji yang dibuat selama KTT mereka di Singapura untuk mengembalikan sisa-sisa tentara AS yang hilang selama Perang Korea. Kim menepati janjinya.

AS sedang mendiskusikan dengan Korea Selatan (korsel) mengenai upaya menghentikan latihan militer bersama yang dibenci oleh Korut. Seorang pejabat Seoul mengatakan, keputusan akan diumumkan secepatnya.

Duta besar AS Harry Harris menyuarakan dukungan untuk memberikan jeda dalam latihan militer AS dengan Korsel. Namun pelatihan militer skala yang lebih kecil bisa tetap dipertahankan jika masih diperlukan.

Pembicaran per telepon ini kelanjutan dari dialog antara Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Pemimpin Tertinggi Korea Utara (Korut) Kim Jong Un di SIngapura.

(ina/JPC)

H+1, Saatnya Piknik bersama Keluarga

0

Keramaian di Pantai Melayu, Batam, Sabtu (16/6). (Bobi Bani/JawaPos.com)

batampos.co.id – Hari kedua atau H+1 Lebaran 2018, saatnya piknik bersama keluarga.

Beberapa kawasan wisata di Batam, Kepulauan Riau (Kepri) dipadati pengunjung yang umumnya rombongan keluarga.

Seperti di kawasan Wisata Pantai Melayu, Kecamatan Galang, Batam, Kepri. Anak-anak, orang tua, remaja, dan pemuda membaur memenuhi sepanjang garis pantai. Fasilitas yang ada seperti kapal jelajah, banana boat, pelampung dan tikar, semuanya terpakai oleh pengunjung.

Suardi, 45, warga pantai Melayu yang menyediakan beberapa jasa untuk para pengunjung mengungkapkan bahwa jumlah pengunjung pada hari ini jauh lebih banyak dibandingkan pada hari H Lebaran.

Kondisi ini memang menjadi siklus pada libur Lebaran. Karena pada hari H Lebaran, masyarakat masih bersilaturrahim bersama keluarga masing-masing.

“Kalau hari Lebaran pertama, orang-orang masih beraya (berlebaran) di rumah saudara mereka masing-masing. Hari ini baru ramai,” kata Suardi ketika ditemui, Sabtu (16/6).

Jumlah pengunjung pantai dari tahun ke tahun terus mengalami penurunan seiring dengan melemahnya ekonomi Batam. Banyaknya perusahaan yang tutup membuat jumlah kunjungan yang kebanyakan berasal dari rombongan karyawan mengalami penurunan.

Samsiyah, 42, warga yang datang bersama keluarganya mengaku sengaja memilih Pantai Melayu sebagai tujuan wisata. Selain dekat dengan tempat tinggalnya yang masih berada di Kecamatan Galang, kawasan pantai ini juga menyediakan beragam fasilitas.

Ia menjelaskan, piknik (berlibur sehari sembari membawa bekal makan) bersama keluarga seperti saat ini hanya dilakukan pada momen tertentu saja. Salah satunya adalah momen Lebaran.

(bbi/JPC)

Cucur Kubur

0
Warga melakukan cucur kubur ketika lebaran kedua di pemakaman di kelurahan Rempang Cate, Galang, Batam. (Boni Bani/JawaPos.com)

batampos.co.id – Ziarah kubur pada momen lebaran adalah hal yang umum dilakukan masyarakat di tanah air. Pun demikian di Provinsi Kepualauan Riau (Kepri) khususnya Batam.

Dimana masyarakatnya menyandingkan doa dengan tradisi cucur (menyiram) kuburan dengan air sumur yang dicampur dengan kemenyan.

Tradisi yang telah dilakukan sejak beberapa generasi sebelumnya ini, sampai sekarang masih melekat dan jamak kita jumpai. Khususnya bagi masyarakat Melayu pesisir Batam.

Bagi masyarakat melayu, cucur kubur ini adalah bentuk pemberian dari mereka yang masih hidup untuk memberikan kesejukan pada orang yang telah mendahului menghadap Sang Pencipta. Cucur kubur ini juga dianalogikakan seperti memberi penghuni kubur minum. Dimana mereka meyakini pada momen lebaran seperti ini, kedatangan untuk ziarah kubur selalu dinantikan.

“Tradisi yang memang sudah turun temurun. Kita melakukan cucur kubur ini, kita juga memberikan doa untuk saudara kita yang sudah meninggal,” kata Timo, 56, Ketua RT 002 di Kelurahan Rempang Cate, Kecamatan Galang, Batam, pada Sabtu (16/6).

Timo melanjutkan, lebaran kedua seperti Sabtu (16/6) hari ini, menjadi momen berkumpulnya masyarakat untuk melakukan ziarah kubur. Tidak jarang di kawasan kuburan inilah silaturahmi dengan kenalan lama yang jarang bertemu terjadi.

Hal ini dikarenakan, memang momen ziarah kubur ini menjadi sesuatu yang penting bagi masyarakat Melayu.

(bbi/JPC)

5,9 Juta Orang Mudik Naik Pesawat

0
Calon penumpang antri di pintu masuk keberangkatan Bandara Hang Nadim Batam,. Lonjakan arus mudik penumpang di bandara di perkirakan mengalami peningkatan hingga hari Raya Idul Fitri.
F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Ditjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan mencatat tahun ini, ada sekitar 5,9 juta pemudik yang memilih pesawat untuk pulang ke kampung halamannya.

Sementara tahun lalu, hanya sekitar 5,4 juta pemudik yang mengunakan transportasi udara.

Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Agus Santoso menyatakan, peningkatan peminat transportasi udara menjadi bukti bahwa tingkat perekonomian masyarakat Indonesia sudah semakin membaik. Sebab jika perekonomian masih kurang mampu, maka tidak mungkin warga memilih transportasi udara untuk mudik.

“Peningkatan yang terjadi sangat signifikan. Ini juga manifestasi dari kesejahteraan rakyat. Karena untuk membeli tiket pesawat, berarti mereka memiliki ekonomi yang lebih,” terang Agus di sela mengunjungi Bandara Adi Soemarmo, Solo, Jawa Tengah (Jateng), Sabtu (16/6).

Tiket pesawat bisa dilihat secara sosial. Ekonomi masyarakat sudah cukup bagus. Sebelumnya, masyarakat mudik menggunakan kapal laut atau transportasi lain. Setelah perekonomian meningkat, mereka memilih menggunakan transportasi udara.

Selain meningkatnya perekonomian warga, hal lain yang juga mempengaruhi peningkatan jumlah pemudik dengan pesawat adalah pelayanan yang lebih baik.

“Tingkat kenyamanan dan keamanan juga sangat berpengaruh terhadap peningkatan jumlah peminat. Keselamatan menjadi nomor satu,” ucapnya.

Maka dari itu, Kemenhub terus berupaya untuk memperbaiki pelayanan transportasi udara. Salah satu dengan melakukan pengecekan pesawat dalam persiapan mudik pada H-7 lalu.

“Pengecekan dilakukan untuk memastikan kesiapan pesawat, navigasi, bandara, dan yang lainnya. Selama ini sudah sangat nyaman,” tandas Agus.

(apl/JPC)