Senin, 18 Mei 2026
Beranda blog Halaman 12139

Polda Kepri Selidiki Tambang Pasir Dam Tembesi

0
Alat berat dikerahkan untuk menggali pasir ilegal yang merusak lingkungan di Tembesi, Sagulung, Jumat (8/7). Sudah dilarang oleh pemerintah tidak boleh mengali pasir, tetapi masih saja digali oleh oknum nakal. F Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Polda Kepri menyelidiki dugaan penambangan pasir ilegal di Dam Tembesi, Sagullung. Penyidikan ini dilakukan setelah adanya laporan dari Badan Pengusahaan (BP) Batam ke Direktorat Reserse Kriminal Khusus.

“Kami masih lidik,” kata Dirkrimsus Polda Kepri Kombes Pol Rustam Mansur, saat ditanyai tentang laporan BP Batam, Rabu (11/7).

Terkait penyidikan ini, Rustam mengatakan sudah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak, terkait izin serta lahan penambangan pasir tersebut. Ia berjanji setelah lidik selesai, pihaknya akan meneruskan ke proses selanjutnya.

Dari informasi yang didapat Rustam sisa-sisa dari aktivitas penambangan pasir ini mengalir ke Dam Tembesi, Sagullung. Dan diduga merusak kondisi lingkungan sekitar Dam.

“Anggota sudah turun dan melakukan pengecekan,” ucapnya.

Ke depannya, kata Rustam tidak hanya tambang pasir di Dam Tembesi saja yang akan diusut. Tapi seluruh tambang pasir yang ada di Batam.

“Saat ini, kami fokus ke penambangan pasir di Dam Tembesi dulu,” tuturnya. (ska)

455 Visa Haji Kloter I Rampung

0
ilustrasi

batampos.co.id – Sebanyak 455 visa jamah calon haji (JCH) kelompok terbang (kloter) pertama embarkasi Batam telah selesai diproses. Hal ini dikatakan Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Riau, Subadi, Rabu (11/7).

“Iya seluruh visa kloter pertama sudah diambil kemarin,” kata dia.

Kloter pertama akan memberangkatkan JCH asal Provinsi Kepulauan Riau yang terdiri dari Kota Batam, Lingga, Tanjungpinang, Natuna hingga Karimun. JCH akan diberangkatkan dari Batam tanggal 18 Juli pukul 09.00 WIB menggunakan maskapai Saudi Arabia tujuan Madinah.

“JCH diperkirakan tiba di Madinah sekitar pukul 13.30 waktu Arab Saudi,” sebutnya.

Berbagai persiapan keberangkatan JHC kloter pertama ini telah dilaksanakan. Selain persiapan dokumen, penginapan JCH di asrama haji juga sudah berjalan 90 persen. JCH mulai masuk asrama satu hari sebelum berangkat tanggal (17/7).

“Besok (hari ini,red) kami jug melantik BPIH. Ada 23 orang yang akan dilanti,” ujar Subadi.

Untuk dokumen JCH sudah rampung 100 persen. Saat masuk asrama nanti, JCH akan mengikuti serangkaian kegiatan seperti pengecekan kesehatan terakhir, pemberian dokumen serta penyerahan biaya hidup selama beribadah haji.

Tahun ini embarkasi Batam akan ikut bergabung dari tiga provinsi lainnya yakni Provinsi Riau, Jambi dan Kalimantan Barat. (yui)

Dinkes Pemko Batam mulai Vaksin MR Agustus Mendatang

0
Sekertaris Daerah Kota Batam Jefridin bersama Kadis Kesehatan Kepri Tjetjep Yudiana, dan Kadinkes Batam Didi Kusmardjadi menadatangani komitmen lintas sektoral pada acara advokasi sosialisasi dan koordiansi kampanye dan introduksi imunisasi Measles dan Rubella (MR) di Hotel Sahit Batam, Selasa (26/6/2018). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam akan memberikan vaksin measles rubella (MR) kepada 318 ribu kepada anak usia sembilan bulan hingga 15 tahun Agustus mendatang.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Batam, Didi Kusmardjadi mengatakan Batam masuk dalam gelombang kedua pemberian vaksin MR. Sebelumnya Pulau Jawa sudah melakukan pemberian vaksin.

“Sosialisasi masih terus berjalan demi menyukseskan pemberian vaksin MR ini,” kata dia, Rabu (11/7).

Ia menjelaskan pemberian vaksin ini bertujuan untuk mengendalikan penyakit rubella serta mewujudkan elminasi campak khususnya di Batam.

“Vaksin ini aman, jadi orangtua tidak usah khawatir,” ujarnya.

Dari jumlah target tersebut, Dinkes Batam menargetkan bisa memberikan vaksin kepada 95 persen anak. Untuk itu lanjut Didi, Dinkes telah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Batam terkait sekolah. Nanti pemberian vakasin akan dilakukang masing-masing puskesmas yang ada satu wilayah dengan sekolah.

Didi mengungkapkan saat ini vaksin masih dalam tahap pengiriman dari pusat ke provinsi. Jika tak ada masalah kemungkinan vaksin sudah bisa diambil akhir bulan ini.

“Mudah-mudahan tak ada masalah jadi segera didistribusikan ke puskesmas,” lanjutnya.

Ia berharap seluruh elemen yang terkait bisa mendukung pemberian vaksin MR ini. Sekolah diharapkan bisa menerima saat petugas datang.

“Setiap pemberianvaksin pasti ada pro dan kontra. Kami berharap sekolah bisa terbuka soal ini,” tambah mantan Direktur Rumah Sakit Provinsi Kepri, Bintan ini.(yui)

Akhirnya, Disdik Menambah Kuota Penerimaan Siswa di Batam

0
Orangtua dan calon siswa mendatangi SMAN 23 di Sagulung untuk mendaftarkan anaknya, Senin (2/7). F Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Dinas Pendidikan Kepri menambah kuota penerimaan siswa SMA Negeri di Batam. Penambahan ini agar dapat ribuan siswa yang tidak lulus PPDB online beberapa waktu lalu.

Dari data didapat Batam Pos

  • SMAN 1 Batam mendapatkan tambahan 2 lokal,
  • SMAN 3 mendapatkan tambahan 2 hingga 4 lokal,
  • SMAN 4 mendapatkan tambahan 2 lokal,
  • SMA 5 mendapatkan tambahan 4 lokal,
  • SMA 7 mendapatkan tambahan 2 lokal,
  • SMAN 8 mendapatkan tambahan 5 hingga 7 lokal
  • SMAN 12 mendapatkan tambahan 2 lokal.

“Dari rekapan data yang saya miliki, hanya itu baru. Tapi untuk sekolah SMAN lainnya di Batam yang muridnya membludak, saya pastikan akan ada penambahan rombongan belajar (Rombel,red),” kata Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepri, M Dali, Rabu (11/7).

Ia mengatakan sistem pendaftaran untuk tambahan lokal ini masih akan dirapatkan terlebih dahulu. Namun yang pasti pendaftaran akan dilakukan secara offline.

“Kami selesaikan dulu daftar ulang PPDB online. Setelah itu baru dijadwalkan pendaftaran offlinenya,” ujar Dali.

Penambahan lokal ini, kata Dali mengakomodir permintaan masyarakat. Selain itu, penambahan ini diharapkan anak-anak kurang mampu dapat mengenyam pendidikan di sekolah negeri. Sehingga mengurangi beban orangtua siswa.

Bagi masyarakat yang ingin mendaftarkan anaknya ke sekolah negeri melalui PPDB offline, Dali memiliki beberapa saran. Orangtua haruslah menghitung peluang anaknya masuk sekolah negeri.

“Kadang ada sekolah yang banyak diminati masyarakat, anak-anak yang masuk ke sana nilainya tinggi-tinggi. Orangtua yang anaknya nilainya sedikit rendah, haruslah memperhitungkan ini. Masukan anak ke sekolah yang sedikit peminatnya,” ucapnya.

Dengan cara ini, Dali yakin orangtua dapat menyekolahkan anaknya di SMA Negeri.

“Karena untuk masuk sekolah, tetap menggunakan sistem data dengan nilai. Jadi tolong perhatikan ini,” ungkapnya

Dali menuturkan beragam masalah di PPDB kali ini dihadapinya.

“Ini masih melakukan merekap problem PPDB yang masuk,” ucapnya.

Dari hasil PPDB online se Batam, tercatat siswa yang tidak lulus masuk SMAN sebanyak 1.575 orang.

Dali mengatakan di Batam masih ada beberapa sekolah yang kekurangan murid yakni di

  • SMAN 4 kurang 15 siswa,
  • SMAN 12 kurang 17 siswa,
  • SMAN 17 kurang 39 siswa,
  • SMAN 18 kurang 9 siswa,
  • SMAN 19 kurang 67 siswa,
  • SMAN 21 kurang 56 siswa,
  • SMAN 24 kurang 73 siswa.

“Tak hanya menambah lokal saja, kami arahkan kalau bisa orangtua siswa menyekolahkan anaknya ke SMA negeri yang kekurangan murid itu,” tuturnya.

Sementara itu, siswa yang tidak lulus SMKN di Batam sebanyak 1.191 orang. Dali merinci

SMKN 1 Batam kelebihan siswa sebanyak 547 orang, namun kekurangan siswa untuk jurusan tertentu sebanyak 61 siswa.

SMKN 2 Batam kelebihan siswa 214 orang, dan kekurangan siswa 10 orang.

SMKN 3 Batam kekurangan siswa sebanyak 53 orang.

SMKN 4 Batam kelebihan 23 siswa.

Sedangkan SMKN 5 Batam kelebihan 175 siswa dan kekurangan 10 siswa.

Sementara itu SMKN 6 Batam kekurangan 47 siswa.

SMKN 7 Batam kelebihan 185 siswa, sedangkan SMKN 8 Batam kekurangan 101 siswa.

Dibandingkan daerah lainnya di Kepri, Batam urutan pertama menyoal tentang siswa tidak tertampung. Urutan kedua ditempati oleh Tanjungpinang dan Karimun. (ska)

Penjelasan Pedagang tentang Harga Kebutuhan Pangan

0

batampos.co.id – Kenaikan harga sejumlah komoditi pasar basah masih menjadi keluhan hingga kini, Rabu (11/7).

“Kalau sudah naik (harga), turunnya susah. Sejak puasa sampai sekarang harga masih tinggi terutama sayur dan lauk,” kata salah satu warga yang berbelanja di Pasar Botania II, Tuti.

Namun keluhan ini ditanggapi sejumlah pedagang yang mengaku tidak semua harga komoditi meroket.

“Memang ada yang naik tapi ada juga yang turun,” ujar Andi, pedagang bumbu di Pasar Botania II.

Dari dagangannya, Andi menyebutkan harga komoditi yang naik diantaranya cabe merah, tomat, dan telur. “Cabe merah Rp 45 ribu dari biasanya Rp 35-38 ribu, tomat kemarin sempat Rp 30 ribu tapi sekarang sudah turun Rp 18 ribu perkilogram, sedangkan telur masih Rp 1.600 per butir dari biasanya Rp 1.300,” paparnya.

Sedangkan untuk harga sayur mayur, masih merajai kenaikan harga di pasar.

“Sebelumnya mulai Rp 8 ribu, sekarang di atas Rp 15 ribu per kilogram. Tapi untuk bawang putih menurun dari harga Rp 35 ribu menjadi Rp 18-20 ribu per kilogram,” beber Hartati, pedagang sayur di sebelah lapak Andi.

Di Pasar Mustafa Batamcenter, kenaikan komoditi itu pun juga tak berbeda dengan Botania II. Kata Rinto, pedagang bumbu di pasar tersebut, bahan-bahan pokok yang masuk ke Pasar Mustafa didapatkan dari satu pemasok di Botania II.

“Jadi harga naik di sini mengikuti harga dari pemasok,” terangnya.

Ia membeberkan, rata-rata bahan pokok seperti sayur mayur, cabe, bawang dan sebagainya itu didatangkan dari Medan. “Kebanyakan kami tidak tahu penyebab pasti, naiknya harga dari pemasok itu. Kalau tidak karena cuaca, bisa kendala transportasi. mengikuti saja, biar seragam,” jelas Rinto.

Sedangkan untuk daging ayam, masih diharga Rp 35-38 ribu perkilogram yang sebelumnya berkisar Rp 30-32 ribu. Sementara daging sapi beku Rp 89-90 ribu perkilogram. (nji)

BP Batam Undang Polda Kepri Jadi Penyidik Tambang Pasir Ilegal

0
Mesin menyedot pasir dan mobil mengangkut pasir dari galian pasir ilegal di Tembesi, Sagulung, Jumat (8/7). F dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Ada lima titik tambang pasir ilegal yang terpantau Badan Pengusahaan (BP) Batam. Untuk menertibkannya, BP sudah berbicara dengan Direktorat Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Kepri untuk segera menindak penambang pasir ilegal ini.

“Dari laporan yang saya terima ada lima titik. Tiga titik di sekitar Dam Tembesi, satu di KKOP Bandara Hang Nadim dan satu lagi di dekat Tanjungpinggir Sekupang,” kata Deputi V BP Batam Bambang Purwanto di Media Centre BP Batam, Rabu (11/7).

Ia mengatakan pihaknya harus bertindak. Namun dalam fungsinya sebagai penjaga aset milik BP Batam, Direktorat Pengamanan (Ditpam) hanya bisa menertibkan. Ditpam tidak punya kewenangan untuk memproses secara hukum.

“Walaupun saya polisi, saya tak bisa menyidik. Makanya saya undang Dirkrimsus untuk menindak. Dari pemerintah daerah juga ada. Jadi seperti sebuah tim nantinya,” kata Bambang.

Menertibkan tambang pasir ilegal, BP memang seperti tidak berdaya. Ditpam memang selalu patroli rutin untuk memeriksa kondisi aset. Sehingga mereka sering menemui penambang pasir di lapangan, terutama di sekitar Dam Tembesi.

“Ketika Ditpam sudah selesai dan pulang, hari berikutnya mereka beroperasi lagi. Seperti kucing-kucingan,” katanya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, aktifitas tambang pasir darat di bibir dan Tembesi semakin marak. Sebelumnya tambang pasir masih di lokasi perbukitan dekat dam kini sudah merambat mendekati jalan raya Trans Barelang. Aktifitas tambang pasir dilakukan secara terang-terangan.

Maraknya aktifitas tambang pasir ini karena nilai jual pasir darat cukup menggiurkan yakni hingga Rp 800 ribu pertruk. Satu hari satu lokasi tambang pasir bisa menghasilkan lebih dari 10 truk. Selain itu minimnya pengawasan dan penertiban dari instansi pemerintah terkait menjadi penyebab utama maraknya kegiatan illegal itu.(leo)

Untuk Menghitung Aset ATB, BP Batam Butuh Tempo Setahun

0

batampos.co.id – Tender pengelolaan air Batam akan dilakukan pada pertengahan tahun 2019. Saat ini Badan Pengusahaan (BP) Batam tengah bersiap untuk proses mengakhiri tender dari ATB.

“Lelang diperkirakan akan dibuka pertengahan tahun depan. Saat ini kami tengah menghitung nilai-nilai aset ATB,” kata Kepala Kantor Pengelolaan Air dan Limbah BP Batam Binsar Tambunan, Rabu (11/7).

Penghitungan aset ATB memerlukan waktu setahun karena asetnya sangat banyak sekali. Apalagi ATB sudah mulai bekerja sejak tahun 1995.

Setelah penghitungan aset selesai, maka aset-aset milik BP akan dikembalikan ke pemerintah pusat.”Baru setelah itu kita tender lagi,” jelasnya.

Selain penghitungan nilai aset, saat ini juga masih menunggu penetapan dari pemerintah terkait penanggung jawab proyek kerjasama (PJPK). Apakah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) atau BP Batam. Pihak BP masih melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat.

Untuk pengelolaan air berikutnya tak sepenuhnya akan dilakukan swasta dari hulu ke hilirnya. Dua bagian itu akan dipisah. Dari tujuh instalasi pengolahan air yang ada di Batam saat ini, diperkirakan akan dipilih satu atau dua pengelolanya.

“Persentase kepemilikan investor lokal mesti lebih besar dibandingkan saham milik negara luar atau asing. Begitupun dengan sistem kerjanya,” ungkapnya. (leo)

BP Batam Perpanjang Jam Pelayanan demi …

0

batampos.co.id – Pasca OSS diluncurkan Senin (9/7) kemarin, pengusaha di Batam meminta kepada pemerintah daeah agar segera melakukan sosialisasi. Karena setelah OSS berlaku, banyak perubahan signifikan yang terjadi dari segi pelayanan.

“Jumat ini, kami mengundang nara sumber dari Kemenko untuk mengisi sosialisasi kepada seluruh karyawan yang menjadi awak perizinan di BP Batam,” ujar Deputi V BP Batam Bambang Purwanto di Media Centre BP Batam, Rabu (11/7).

Dengan berlakunya OSS, maka karyawan BP harus bisa memahaminya dengan baik agar tidak membuat investor bingung.

“Mereka akan tahu ketika pengusaha datang, apa yang harus dilakukan,” katanya lagi.

Lalu, pada tanggal 19 Juli nanti, BP akan mengundang pengusaha untuk mengikuti sosialisasi OSS.

“Dari pelaku usaha, notaris, pengusaha di kawasan industri baik itu PMA atau PMDN akan diundang,” ungkapnya.

Sehingga ketika baik itu BP Batam dan pengusaha sudah mengenal OSS, maka sistem perizinan ini akan segera bisa bisa berjalan.

Disamping itu, BP juga akan menambah jam pelayanan perizinan di PTSP-nya. Jika sebelumnya, jam pelayanan selesai pada pukul 16.30 WIB, maka setelah sosialisasi jam pelayanan akan selesai pada pukul 18.00 WIB.

“Segera akan ditandatangani pimpinan,” imbuh Bambang.

Lalu untuk memaksimalkan pelayanan Izin Peralihan Hak (IPH) dan UWTO, BP telah menyiapkan dua unit mobil keliling. Tujuannya untuk menciptakan pelayanan perizinan keliling seperti layanan SIM dan Samsat keliling.

“Setelah itu akan kami buat jadwal administrasinya dimana lokasi yang mau dituju sehingga bisa langsung kami eksekusi,” jelasnya.

Deputi 5 BP Batam Bambang Purwanto didampingi Plt Direktur PTSP Adi Sugiarto, Kasubdit Humas Topan memberikan keterangan tentang Online Single Submission (OSS) di Media Center Humas BP Batam, Rabu (11/7). F Cecep Mulyana/Batam Pos

Tidak tertutup kemungkinan, BP akan menyambangi suatu daerah dimana masyarakatnya mengurus IPS secara massal. Semuanya nanti tergantung situasi dan kondisi.

Sebelumnya, pengusaha di Batam menuntut agar sosialisasi segera dilakukan. Karena mereka menganggap ada sejumlah perbedaan yang cukup signifikan antara rencana OSS sebelumnya dan saat setelah diluncurkan.

“OSS harus disimulasikan. Ada perbedaan signifikan. Ini berbeda dengan apa yang sudah dilakukan sebelumnya,” kata Wakil Ketua Koordinator Himpunan Kawasan Industri (HKI) Kepri Tjaw Hoeing atau biasa disapa Ayung.

Perbedaannya ada saat permulaan mengurus perizinan. Sebelumnya, investor harus datang dulu ke Mall Pelayanan Publik (MPP) untuk mengurus pendaftaran. Kemudian baru mengurus akte pendirian perusahaan.

“Sekarang investor harus mengurus akte pendirian perusahaan ke notaris terlebih dahulu. Baru kemudian daftar ke MPP dan masuk OSS,” katanya.

Makanya ia menilai perubahan ini cukup signifikan. Memang tujuan OSS adalah mempercepat perizinan berusaha.

“Namun permasalahannya adalah investor bisa bingung. Kalau bisa secepatnya tolong disosialisasikan biar ada kepastian,” ucapnya.(leo)

Kapolres Barelang Janji Tindak Tegas Kasus Kejahatan Jalanan

0
Ilustrasi

batampos.co.id – Kapolresta Barelang Kombes Hengki berjanji akan selalu melakukan upaya secara maksimal dalam mengantisipasi kejahatan jalanan yang sangat meresahkan masyarakat.

Untuk upaya pencegahan aksi kejahatan jalanan yang semakin marak terjadi, polisi akan melaksanakan patroli rutin setiap malamnya ke sejumlah titik yang dianggap rawan di Kota Batam.

“Nanti akan kami laksanakan patroli gabungan bersama dengan Satpol PP, Ditpam maupun TNI ke sejumlah titik yang dianggap rawan kejahatan jalanan,” tuturnya.

Dalam pelaksanaannya, Hengki mengatakan bahwa nantinya tim gabungan akan melakukan patroli dengan sistem hunting ke seluruh daerah Batam. Untuk Polresta Barelang, akan menerjunkan seluruh jajaran Sat Reskrim serta dibantu dengan personel Sat Sabhara Polresta Barelang dan jajaran polsek-polsek.

“Anggota Polresta Barelang akan melakukan giat pencegahan dengan sistem hunting. Target utama kita kejahatan jalanan, terutama begal,” katanya.

Kepada pelaku yang nantinya tertangkap melakukan tindak pidana, Hengki menegaskan bahwa pihaknya tidak akan segan-segan memberikan tindakan tegas seperti tembak di tempat.

“Kalau dia membeikan perlawanan saat ditangkap, pasti akan kami berikan tindakan tegas dengan tembak langsung,” imbuhnya. (gie)

Ayo, Laporkan Pungli kepada Polisi

0
Kapolda Kepri Irjen Pol Didid Widjanardi memeriksa pasukan pada acara upacara Peringatan HUT Bhayangkara ke-72 di Mapolda Kepri, Rabu (11/7). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Pada peringatan HUT Bhayangkara Polri yang ke-72 di Mapolda Kepri kemarin, Tim Sapu Bersih (Saber) Pungutan Liar (Pungli) Kota Batam mendapat pringkat pertama dalam upaya pemberantasan pungli di Kota Batam.

Menurut Ketua Tim Saber Pungli Kota Batam, AKBP Mudji Supriadi, penghargaan ini merupakan hasil dari kerja keras dari seluruh Tim Saber Pungli Kota Batam.

“Tim Saber Pungli ini terdiri dari beberapa instansi. Mulai dari kepolisian, kejaksaan, TNI dan beberapa instansi lainnya. Penghargaan ini merupakan bentuk dari kerja keras dan kerja nyata kita selama ini,” ujar Mudji.

Dengan adanya penghargaan dari Kapolda Kepri tersebut, Mudji meminta kepada Masyarakat untuk berperan aktif melaporkan pungli, terutama dalam penerimaan peserta didik baru. Sebab, peran aktif masyarakat ikut mensukseskan kerja Tim Saber Pungli kedepannya.

Menurut Mudji, masyarakat dapat melaporkan dugaan yang ditemukan ke beberapa wadah, seperti situs internet, telepon, dan pesan singkat. Kepada masyarakat yang melapor, tentunya Tim Saber Pungli akan merahasiakan identitas masyarakat yang melapor tersebut.

“Kalau ada masyarakat yang menjadi korban pungli atau mengetahui adanya praktik pungli, silahkan menghubungi nomor hape saya atau nomor anggota tim saber pungli dan kita akan langsung bergerak untuk melakukan penyelidikan,” katanya.

Mudji menambahkan, selama ini Tim Saber Pungli melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) berdasarkan hasil penyelidikan anggota Tim Saber Pungli di lapangan. Partisipasi masyarakat tak hanya membantu pekerjaan Satgas Saber Pungli. Tapi, juga dapat memberikan pengawasan menyeluruh terhadap pelayanan publik di Kota Batam.

“Selama tahun 2017 hingga 2018 ini, kita telah melakukan OTT sebanyak 11 kali. Dengan pengungkapan ini, kita harapkan masyarakat tau jika Kota Batam mempunyai Tim Saber Pungli,” imbuhnya. (gie)