Minggu, 17 Mei 2026
Beranda blog Halaman 12138

Sejumlah Partai Jadwalkan Daftar ke KPU

0
Kantor KPU Kota Batam di Sekupang, Kamis (5/7). F Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Sejumlah partai politik (Parpol) yang akan berpartisipasi di Pemilihan Legislatif (Pileg) 17 April mendatang mulai menjadwalkan akan mendaftarkan bakal calon legislatif (bacaleg) mereka ke Kantor Pemilihan Umum (KPU Batam).

“Sudah ada yang minta skejul untuk daftar, biar tak berbenturan dengan parpol lainnya,” kata komisioner Divisi Teknik, KPU Batam, Zaki Setiawan, Senin (9/7).

Ia menjelaskan permintaan pengaturan jadwal ini diharapkan bisa membuat proses verifikasi berjalan dengan baik, dan partai lain tidak menunggu terlalu lama saat mendaftar. “Ya bagi kami tak ada masalah, yang penting mereka daftar sesuai jadwal yang ditentukan,” ujarnya.

Beberapa partai yang sudah mengkonfirmasi akan melakukan pendaftaran diantaranya Partai Amanat Nasional (PAN) yang rencananya mendaftar tanggal 12 Juli besok, disusul Partai Demokrat 14 Juli, Partai Bulan Bintang (PBB) dan Perindo 15 Juli kemudian 16 Juli Nasdem dan PKS.

“Ini yang sudah konfirmasi akah menyerahkan berkas bacaleg mereka, untuk yang lain masih kami tunggu,” sebutnya.

Ia menambahkan memasuki hari keenam dibukanya pendaftaran bacaleg oleh KPU, belum ada satupun partai yang datang untuk melakukan verifikasi syarat pencalonan. Menurut pria yang pernah berprofesi sebagai wartawan ini, sekarang bacaleg masih menyelesaikan syarat pencalonan seperti tes kesehatan dan legalisir ijazah.

“Karena syaratnya cukup banyak,” imbuhnya.

Sesuai tahapan, pengajuan daftar calon legislatif Kota Batam berlangsung mulai tanggal 4-17 Juli 2018. Waktunya, hari pertama sampai hari ke-13 dibuka dr pukul 08.00 sampai 16.00 dan hari terakhir dari pukul 08.00 sampai 24.00 WIB.

Partai Politik wajib memasukkan data pengajuan bakal calon dan data bakal calon, serta mengunggah dokumen persyaratan pengajuan bakal dokumen administratif bakal calon ke dalam Sistem Informasi Pencalonan (Silon) terlebih dahulu.(yui)

ATB-BP Batam Festival Hijau 2018, Meriah dengan Beragam Lomba

0

batampos.co.id – Gelalaran Festival Hijau yang diselenggarakan PT Adhya Tirta Batam (ATB) melalui program CSR ATP Peduli Lingkungan, menjadi agenda rutin yang aktif digelar setiap tahunnya sejak 2011 lalu.

Kali ini di 2018, ATB bersama BP Batam dan EO Batam Pos mengadakan serangkaian kegiatan Festival Hijau yang dimulai Sabtu (28/7) sampai di acara puncak, Minggu (29/7). Diawali dengan beragam lomba, bersepeda dan penanaman pohon bersama.

Manager EO Batam Pos, Herman Mangundap mengatakan, untuk perlombaan yang diadakan yakni lomba mewarnai, modern dance dengan kreasi jingle ATB, serta lomba video pendek yang digelar di di Kepri Mall, Sabtu (28/7).

“Masing-masing lomba sudah dibuka pendaftaran dari sekarang hingga Jumat (27/7) nanti,” terangnya.

Dirincikan, pada lomba mewarnai dibuka untuk kategori TK A dan B, serta SD kelas I-III dengan biaya pendaftaran Rp 50 ribu per peserta (termasuk souvenir). Para peserta diwajibkan membawa perlengkapan masing-masing, dan siap mengikuti lomba yang bertemakan ‘Aku Cinta Lingkungan Hijau’.

“Sementara untuk lomba modern dance dengan kreasi jingle ATB, tidak dipungut biaya,” sebut Herman.

Dalam kategori ini, diperuntukkan bagi pelajar SMA/SMK maksimal 15 orang per tim. Durasi performance tersedia selama 10 menit, dan tim menyediakan kelengkapan masing-masing. “Penilaiannya meliputi kreatifitas dan kekompakan tim tanpa mengandung unsur Sara dan pornografi,” tegasnya.

Sedangkan lomba video pendek juga tidak dipungut biaya pendaftaran, yang terbuka bagi pelajar SMA/SMK. Dalam satu tim terdiri dari lima orang, dengan durasi video pendek selama tiga menit bertemakan ‘Air’.

“Karya yang dilombakan orisinil dari peserta. Khusus lomba video pendek dibuka pendaftaran hingga Jumat (20/7) dan penyerahan karya berupa DVD ke panitia paling lambat, Jumat (27/7),” papar Herman.

Pendaftaran untuk ketiga lomba tersebut dapat dilakukan di bagian informasi Kantor Batam Pos, Gedung Graha Pena lantai 2 Batamcenter, atau dengan menghubungi panitia acara melalui pesan WhatsApp di nomor 0818701609.

“Ayo meriahkan kegiatan Festval Hijau 2018 dengan mengikuti beragam lomba yang disediakan. Rebut hadiahnya berupa uang tunai bertotalkan belasan juta Rupiah,” imbau Herman. (nji)

Nurdin Minta Investasi AS di Kepri Ditambah

0
Gubernur Kepri, Nurdin Basirun saat berdiskusi dengan Dubes AS untuk Indonesia Joseph R Donovan Jr di Graha Kepri, Senin (9/7). F. Humas Pemprov Kepri untuk batampos.co.id

batampos.co.id – Pemerintah Amerika Serikat menyatakan komitmennya untuk meningkatkan hubungan perdagangan dan investasi di Indonesia. Kepri menawarkan dan meminta agar investor AS memperbanyak investasi di Kepri, baik di Batam, Bintan, Karimun, Natuna, atau Anambas.

Hal ini diketahui dari pertemuan antara Gubernur Kepri Nurdin Basirun dan Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia Joseph R Donovan Jr di Graha Kepri, Senin (9/7).

Pertemuan lebih banyak membincangkan peluang-peluang investasi di wilayah Kepri.
Nurdin mengatakan, investasi AS di Kepri belum terlalu banyak. Nurdin menawarkan investasi di berbagai bidang, seperti perusahaan teknologi, informasi, pariwisata, dan banyak lagi. Sektor perikanan mendapat porsi lebih dalam perbincangan tersebut.

Soal investasi yang belum banyak, Joseph mengatakan akan menyampaikannya ke perusahaan-perusahaan AS. Karena dia tahu banyak perusahaan yang tertarik meningkatkan bisnis di Indonesia, termasuk Kepri.

Menurut Nurdin, soal keamanan, kepastian hukum dan sumber daya manusia Kepri punya. Banyak perusahaan, termasuk dari AS yang menggunakan SDM lokal.
Dubes Joseph pun mengakui hal itu. Joseph mengatakan baru bertemu dengan sejumlah perusahaan AS di Batam dan mereka menyampaikan hal yang sama seperti yang dikatakan Nurdin.

Dalam perbincangan itu, Joseph mengatakan, salah satu produk yang penting adalah seafood. Amerika sangat tertarik, apalagi ketersediaan yang berkelanjutan terjamin. Malah Joseph menanyakan soal budidaya perikanan di kawasan ini.

Nurdin menjelaskan, luas Kepri 96 persennya terdiri dari lautan. Perikanan tangkap dilakukan banyak nelayan. Untuk budidaya, kondisi perairan Kepri sangat mendukung. Nurdin yakin pengusaha AS bisa berinvestasi untuk itu. Malah bisa memasok untuk AS juga.

Ini merupakan kunjungan perdana Dubes AS ke Kepri. Dia mengaku sangat tertarik dengan provinsi ini. Tertarik mempelajari Kepri. Terlebih untuk scuba dive.
Saat ini, memang sedang dilakukan pertukaran antar- masyarakat. Joseph juga sudah menemui sejumlah warga Kepri yang pernah mengikuti pertukaran itu. Mereka merupakan duta yang akan meningkatkan hubungan kedua negara.

Gubernur Nurdin juga menawarkan Dubes Joseph untuk berkunjung ke Pulau Bintan, dan Tanjungpinang, Ibu Kota Kepri. Di Bintan banyak lokasi yang bagus untuk pariwisata. Ada juga kawasan ekonomi khusus. Nurdin yakin, pas melihat Bintan, akan banyak muncul ide baru dan bisa disampaikan ke perusahaan perusahaan Amerika. “Kunjungan selanjutnya saya akan ke Bintan,” kata Dubes Joseph.

Joseph mengaku senang, bahwa kali ini pihaknya bisa menyelenggarakan Independent Day Celebretion di Batam. Ini adalah untuk pertama kalinya resepsi kemerdekaan tersebut digelar di Batam. Dengan acara seperti ini, kata Joseph, akan menarik banyak investasi ke Batam.

“Terima kasih dibuat acara di Kepri. Mudah-mudahan acara ini semakin mendekatkan pengusaha AS dengan Kepri, sehingga mereka semakin tertarik untuk investasi di sini,” kata Nurdin.(bni)

Perda Persampahan Segera Disahkan

0
Sampah bukan hanya di laut tapi juga terlihat di bawah permukiman warga yang merupakan rumah panggung. F. Syahid/batampos.co.id

batampos.co.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepulauan Anambas menemui kendala dalam menyusun Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) persampahan. Pasalnya, sampah tepi pantai atau laut sudah merupakan wewenang dari Provinsi Kepri. Hal ini sesuai dengan UU No 23 tahun 2014.

”Masalah sampah di laut yang menjadi kendala karena masalah kelautan merupakan wewenang Provinsi Kepri,” kata salah satu anggota Pansus Ranperda Sampah, Mulyadi, Senin(9/7).

Pihaknya bersama tim Pansus persampahan akan berkoordinasi dengan pemerintah Provinsi Kepri, untuk membahas masalah sampah yang berada di laut atau tepi pantai.
”Kita akan dudukkan bersama dengan provinsi, bagaimana pengelolaan sampah yang di laut atau tepi pantai. Kalau sampah di darat tidak menjadi soal,” katanya.

Ketua Pansus Ranperda Persampahan DPRD Kabupaten Kepulauan Anambas, Dhanun mengatakan bahwa pihaknya sudah konsultasi dengan Pemerintah Kabupaten Balikpapan. Pasalnya daerah tersebut memiliki kondisi wilayah yang nyaris sama. Yakni banyak terdapat perusahaan Migas yang melakukan pengeboran lepas pantai. Bahkan pernah mengalami kebocoran pipa di laut.

“Yang menjadi fokus kita karena wilayah kita ini merupakan pengeboran tentunya perlu diantisipasi. Jika ada limbah dari perusahaan sudah ada aturan dan bisa diberikan sanksi sesuai Perda nanti,” jelasnya.(sya)

Natuna Defisit Rp 200 Miliar

0
Abdul Hamid Rizal. F. Dokumentasi batampos.co.id

batampos.co.id – Bupati Natuna Abdul Hamid Rizal menyatakan, pemerintah pusat semestinya memberikan perhatian lebih kepada Natuna yang berada diperbatasan. Apalagi sebelumnya sudah dicanangkan dalam lima pilar percepatan pembangunan, yakni dengan dukungan anggaran.

Sayangnya, keuangan APBD Natuna tahun 2018 ini mengalami pemangkasan anggaran dari pusat. Baik dari DAK, DAU, dana tranfer, maupun dari dana bagi hasil (DBH). Totalnya sekitar Rp 200 miliar. Padahal Natuna masih mengandalkan kucuran anggaran dari pusat.

”Natuna sebagai daerah perbatasan butuh perhatian dan pertimbangan khusus, pusat mestinya membedakan dengan daerah lain. Karena Natuna sudah ditetapkan dalam program percepatan pembangunan berbagai aspek, baik pertahanan keamanan negara, pariwisata maupun kesejahteraan masyarakat,” kata Hamid, Senin (9/7).

Dengan kondisi keuangan saat ini, pemerintah menunda jadwal sejumlah kegiatan pemerintah. Adanya pengurangan ini, pemerintah daerah pun tidak bisa berbuat, karena sudah menjadi kebijakan dari pemerintah pusat.

Hamid mengatakan, APBD Natuna tahun 2018 sebesar Rp 1,1 triliun yang disahkan, dan Rp 200 miliar merupakan tunda salur dari pemerintah pusat. Biasanya anggaran tersebut digunakan untuk kepentingan masyarakat.

“Sejauh ini, gaji dan tunjangan pegawai dan operasional OPD tidak diganggu dan tetap diutamakan, supaya pelayanan pemerintah tetap berjalan.,” ujarnya.

Tapi, kata Hamid untuk kegiatan fisik yang dapat dinikmati masyarakat harus ditunda dan dijadwal ulang, tapi belum dipastikan kapan jadwal ulang dilakukan. Dirinya berharap, dengan kondisi saat ini semua pihak termasuk DPRD Natuna sebagai wakil rakyat ikut berjuang di pusat. Menyuarakan hak masyarakat Natuna diperbatasan yang kini ekonomi bergantung dari tunda salur dari pemerintah pusat. (arn)

Empat Nama Daftar Calon DPD

0

batampos.co.id – Di hari pertama pendaftaran Calon Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Dapil Kepri, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kepri menerima empat nama. Waktu pendaftaran Calon Anggota DPD akan ditutup 11 Juli mendatang. ”Kami menerima empat nama,” ujar Devisi Teknis Penyelenggaraan, KPU Provinsi, Arison, Senin (9/7) di Tanjungpinang.

Disebutkannya, keempat nama tersebut adalah Ria Saptarika, Surya Makmur Nasution, Haripinto Tanuwidjaya, dan Riki Solihin. Dijelaskan Arison, waktu pendaftaran calon anggota DPD adalah tiga hari kerja. Yakni mulai 9 Juli 2018 dan berakhir pada 11 Juli 2018.

Mantan Ketua KPU Bintan tersebut mengatakan, syarat untuk mendaftar calon anggota DPD adalah menyerahkan surat pernyataan pendaftaran calon anggota DPD Dapil Kepri dan berita acara hasil verifikasi syarat dukungan dari KPU Provinsi Kepri.

Kemudian syarat administrasi yang harus dilengkapi adalah fotokopi kartu tanda penduduk, surat keterangan dari pengadilan tidak pernah dipidana, surat keterangan kesehatan, terdaftar sebagai pemilih, dan bukti pelaporan harta kekayaan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Belum semua calon yang mendaftar meleng-kapi syarat administrasi. Seperti belum adanya laporan harta kekayaan ke KPK,” papar Arison.

Lebih lanjut katanya, proses verifikasi administrasi akan dilakukan 11-18 Juli 2018. Berikutnya pada 19-20 Juli 2018, KPU akan melakukan konfirmasi ke masing-masing calon Anggota DPD. Apakah mereka sudah melengkapi syarat dan ketentuan atau masih ada yang harus diperbaiki. “Proses perbaikan berlangsung selama tiga hari. Yakni pada 21-24 Juli 2018 nanti,” jelasnya.

Sementara itu, salah satu calon anggota DPD Dapil Kepri, Surya Makmur Nasution membenarkan dirinya sudah mendaftarkan diri sebagai calon anggota DPD ke KPU, kemarin. Diakuinya, masih ada syarat administrasi yang harus ia lengkapi.

“Yakni mengenai laporan harta kekayaan ke KPK. Laporan tersebut akan keluar dalam satu atau dua hari ini,” ujar politisi Partai Demokrat yang juga merupakan Wakil Ketua Komisi III DPRD Kepri tersebut.(jpg)

1.371 JCH Riau-Kepri Jadi Nasabah BRK

0
JCH nasabah BRK mengikuti silaturahmi dan bimbingan haji yang dilakukan Bank Riau Kepri di Gedung Menara Dang Merdu BRK, Jumat (6/7) lalu. F. Bank Riau Kepri untuk batampos.co.id

batampos.co.id – Keluarga besar Bank Riau Kepri (BRK) menggelar silaturrahmi dan bimbingan haji kepada 219 nasabah BRK khusus yang berada di wilayah Pekanbaru, Jumat (6/7).

Direktur Utama (Dirut) BRK, Irvandi Gustari mengatakan untuk wilayah Riau dan Kepri sebanyak 1.371 jemaah calon haji (JCH) nasabah Bank Riau Kepri yang akan berangkat ke Makkah pada 2018.

Dari 6.316 jumlah kuota JCH Riau dan Kepri, sebanyak 1.371 JCH merupakan JCH yang menabung melalui Tabungan Haji iB Dhuha Bank Riau Kepri, dengan jumlah 1.148 atau 22,82 persen JCH dari Provinsi Riau dan 223 atau 17,34 persen JCH dari Kepulauan Riau.
Jumlah nasabah yang menabung di Tabungan Haji iB Dhuha Bank Riau Kepri terus mengalami peningkatan.

“Kalau tahun 2017 jumlah rekening tabungan haji 30.866. Di tahun ini naik jadi 32.974 nomor rekening. Atau tumbuh sekitar 6,83 persen,” jelas Irvandi di Gedung Menara Dang Merdu BRK, Jumat (6/7).

Dikatakan Irvandi, jumlah daftar tunggu JCH di Bank Riau Kepri sebanyak 24.429 orang dari jumlah JCH yang mendaftar sebanyak 42.818 orang.
“Dan yang sudah berangkat haji di tahun 2018 ini sebanyak 17.209 orang,” ungkapnya.

Fithriady Syam, salah satu JCH merasa senang bisa mendapatkan bimbingan haji dari Bank Riau Kepri. Ia berharap acara seperti ini rutin dilakukan setiap tahun. “Senang sih, bisa dapat bimbingan sebelum berangkat,” ujarnya.

Acara serupa akan dilaksanakan di Kabupaten Rokan Hulu Provinsi Riau dan Kabupaten Natuna Provinsi Kepri. Turut hadir Direktur Operasional BRK Denny M. Akbar, Pindiv Bisnis Syariah Syahrul, Pindiv Operasional dan Perencanaan Syariah, Pindiv Projas Wahyudi Gustiawan, Pindiv MKM Nusyirwan, Pimpinan Cabang Syariah Pekanbaru Helwin Yunus, beserta Pincapem Syariah Panam Wan Edwin. (cca)

APBD-P Kepri Terancam Defisit

0

batampos.co.id – Ketua TAPD Pemprov Kepri, TS Arif Fadillah mengakui, ada potensi defisit anggaran pada APBD Perubahan (APBD-P) Kepri 2018 nanti. Penyebabnya, karena macetnya dana perimbangan dari pemerintah pusat. Ia mengklaim, persoalan tersebut dialami semua daerah.

“Tapi saya belum dapat memastikan besaran angka defisitnya,” ujarnya, kemarin di Kantor Gubernur Kepri, Tanjungpinang.

Meskipun demikian, pria yang duduk sebagai Sekda Kepri tersebut menggaransi seluruh kegiatan strategis khususnya proyek infrastruktur 2018 tidak akan ditunda. Sama halnya dengan kegiatan-kegiatan yang bersifat penting juga tetap dilaksanakan.

“Saat ini beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) yang bertanggung jawab di bidang pendapatan diminta untuk segera memenuhi target pendapatannya,” papar Arif.

Sementara itu, Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kepri kembali menyoroti beberapa persoalan krusial saat pembahasan bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemprov Kepri, Senin (9/7). Salah satunya polemik Pajak Air Permukaan (PAP) di Adhya Tirta Batam (ATB) yang tak tuntas-tuntas. “Pada rapat hari ini (kemarin, red) Banggar-TAPD belum membahas soal defisit anggaran.

Tetapi fokusnya soal penerimaan daerah yang tidak memenuhi target,” ujar Anggota Banggar DPRD Kepri, Teddy Jun Askara (TJA), Senin (9/7) di Tanjungpinang.
Politisi Partai Golkar Kepri tersebut menegaskan, khusus mengenai PAP ATB ini, akan dibahas secara detail bersama. Yakni dengan melibatkan Banggar, TAPD Pemprov Kepri, gubernur dan ATB dalam waktu dekat ini. Ditegaskannya, meskipun Pemprov Kepri sudah mengeluarkan Pergub baru tentang PAP, tetapi regulasi tersebut tidak berlaku surut.

“Laporan sementara ada sekitar Rp 30 miliar lebih PAP di ATB yang belum tertagih. Persoalan ini sudah berjalan dua tahun, tetapi belum juga tuntas,” paparnya.

Ketua Komisi IV DPRD Kepri tersebut menambahkan, sektor lain yang diharapkan dapat menambah pundi-pundi pendapatan daerah adalah labuh jangkar. Akan tetapi, karena persoalan regulasi sektor tersebut tidak bisa digarap maksimal oleh Pemprov Kepri.

“Selain dua persoalan itu tadi. Banggar juga belum menerima penjelasan dari TAPD Pemprov Kepri soal penerimaan PAD di triwulan II ini. Persoalan ini harus dituntaskan terlebih dahulu, sehingga bisa fokus membahas APBD Perubahan,” tegas Teddy. (jpg)

Jalan SP Belum Dibangun Tahun Ini

0
Kondisi Jalan Selayang Pandang, Tarempa sudah banyak yang retak. Menghindari kerusakan yang lebih parah, jalan tersebut ditutupi kayu. F> Syahid/batampos.co.id

batampos.co.id – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas belum bisa memperbaiki Jalan Selayang Pandang menjadi dua jalur. Untuk merealisasikannya butuh anggaran besar yang bisa menyedot Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Akibatnya, saat ini kondisi jembatan kebanggaan masyarakat Anambas ini memprihatinkan. Badan jalan pelantar tersebut sudah retak dan tinggal menunggu jebol. Untuk sementara ditutup dengan papan bekas.

Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas Sahtiar, menjelaskan sampai saat ini pihaknya masih berharap bantuan dari Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) untuk membangun SP dua jalur. Mengenai proses pekerjaan bisa dilaksanakan secara bertahap maupun tahun jamak atau multiyears.

“Belum ada anggaran yang dialokasikan tahun 2018 ini terkait pembangunan SP,” ungkap Sahtiar kepada wartawan ketika ditemui, Senin (9/7). Namun ia mengatakan, upaya terus dilakukan dan ia juga masih berharap Pempov Kepri bisa menganggarkan.

“Mudah-mudahan kalau masuk di anggaran Provinsi Kepri nanti lebih besar,” ungkapnya.
Kata dia, pembangunan SP II itu menjadi program prioritas Pemprov Kepri dan sesuai dengan gambar yang diusulkan memiliki panjang sekitar 1.127 meter dan lebar 12 meter dengan nilai anggaran mencapai 129 miliar. Konstruksi pembangunan SP itu nanti bisa dilintasi roda dua dan roda empat.(sya)

Remaja Dihamili Teman Ibunya

0

batampos.co.id – Seorang remaja perempuan di Tanjungpinang menjadi korban pencabulan hingga hamil. Perlakuan terhadap anak di bawah umur ini diduga dilakukan lelaki teman dekat ibu korban.

Mengetahui anaknya dicabuli teman dekatnya, ibu korban langsung melaporkan ke Mapolres Tanjungpinang. ”Benar ada laporan pencabulan. Masih pengembangan,” kata Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), Ipda Dhia Cynthia Siregar, kemarin.

Untuk kepentingan penyidikan, kata Dhia, korban telah divisum. Hasilnya, korban telah berkali-kali jadi pelampiasan nafsu bejat pelaku. ”Korban saat ini sudah hamil 4 bulan,” ujar Kanit PPA.

Hingga saat ini, lanjut Dhia, pihaknya masih me­lacak keberadaan pelaku dan memburunya un­tuk mempertanggungjawabkan perbua­tannya. ”Pelaku diduga melarikan diri ke Natuna,” tutupnya.(odi)

Play sound