Selasa, 19 Mei 2026
Beranda blog Halaman 12140

Oknum ASN Diduga Pengedar Narkoba

0
Wakapolres Karimun Kompol Agung Gima Sunarya berbicara kepada tersangka Dodi, oknum ASN Kabupaten Karimun yang terjerat kasus narkoba, Jumat (13/7). F. Sandi Pramosinto/batampos

batampos.co.id – Jajaran Satres Narkoba Polres Karimun menangkap Dd, oknum aparatur sipil negara (ASN) yang bertugas di Dinas Pariwisata, Seni, dan Kebudayaan Kabupaten Karimun, Minggu (8/7). Penangkapan ini dilakukan karena oknum ASN tersebut diduga terlibat peredaran narkoba jenis sabu.

Penangkapan berawal dari informasi masyarakat pada Minggu (8/7). Kemudian malam harinya pukul 22.30 WIB ditindaklanjuti dengan mendatangi rumah tersangka di Batu Lipai RT 002/ RW 004, Kelurahan Baran Timur, Kecamatan Meral.

”Setelah itu langsung dilakukan penangkapan dan dilakukan interogasi,” ujar Wakapolres Karimun Kompol Agung Gima Sunarya, didampingi Kasat Res Narkoba AKP Rayendra, Jumat (13/7).

Dari hasil interogasi, tersangka mengaku menyimpan sabu di dalam kamarnya. Kemudian petugas langsung melakukan penggeledahan dan menemukan sembilan paket sabu siap edar seberat 3,96 gram yang disimpan di dalam dompet.

Selain sabu juga ditemukan alat isap sabu (bong), kaca pyrex, dan timbangan digital. Adanya timbangan digital membuat oknum ASN tersebut diduga kuat terlibat sebagai pengedar.

”Hasil pemeriksaan sementara sabu tersebut didapat dari seorang pria berinisial IW yang saat ini DPO (daftar pencarian orang, red),” kata Agung.

Awalnya sabu tersebut dalam bentuk satu paket. Kemudian Dodi yang memisahkan dan menimbangnya lalu dikemas dalam paket-paket kecil. ”Hasil penyelidikan kita, IW merupakan salah seorang pemasok sabu untuk beberapa pegawai di Pemerintah Kabupaten Karimun,” jelasnya.

Dari penangkapan oknum ASN ini, lanjutnya, tidak lama kemudian muncul seorang pria berinsial Am ke rumah Dd. Am pun akhirnya ikut diamankan dan diperiksa.
Saat diperiksa ditemukan satu paket sabu yang tersimpan di dalam dompetnya.

Keduanya langsung digelandang ke Mapolres Karimun untuk menjalani pemeriksaan.
Sementara itu, tersangka Dd menyebutkan dia mengonsumsi sabu sudah sejak 2012. Salah satu alasannya menggunakan sabu karena dia sedang sakit kanker getah bening. Penggunaan sabu menurutnya salah satu bentuk pengobatan.

Kepala Dinas Pariwisata, Seni dan Kebudayaan Kabupaten Karimun Zamri secara terpisah membenarkan jika Dd merupakan salah seorang ASN yang bertugas di tempatnya. ”Awalnya saya tidak tahu kalau yang bersangkutan telah ditangkap polisi karena kasus narkoba,” katanya.

Zamri baru mengetahui kasus yang membelit bawahannya setelah ada yang memberitahukan. Tentang penyakit Dd, Zamri juga membenarkan. ”Jika sakitnya kambuh yang bersangkutan tidak bisa masuk kantor,” paparnya.(san)

Argo Utang ATB Batam Berhenti

0
Tampak Dam Mukakuning, Seibeduk surut airnya.
F Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Polemik Pajak Air Permukaan (PAP) berlanjut kembali. Hingga Juli ini, utang ATB kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri sudah mencapai Rp 36 miliar.

Keputusan baru muncul. Utang ATB distop mulai Juli ini sejak ditandatanganinya Peraturan Gubernur (Pergub) baru mengenai PAP.

“Sudah ada pergub baru keluar lagi. Namun sayangnya saya belum dapat. Dan nilai PAP di Pergub baru ini lebih rendah dari Rp 20 permeter kubik,” ujar Deputi IV BP Batam Eko Budi Soepriyanto di kantornya, Jumat (13/7).

Ia mengatakan kebijakan tersebut dilakukan setelah melalui sejumlah pertemuan intensif.

“Kalau tidak dihentikan nanti utangnya bisa membengkak, ATB bisa keberatan,” paparnya.

Dengan Pergub baru ini, maka penghitungan PAP berikutnya akan menggunakan tarif baru. Namun, sayangnya meskipun argo utang ATB telah berhenti, utang sebanyak Rp 36 miliar sebelum pergub baru berlaku tetap harus dibayar.

“Kami sudah membentuk tim baru lagi terdiri dari tripartit, antara ATB, Pemprov dan DPRD. Sedangkan BP hanya fasilitasi,” tambah Eko.

Dalam tim baru ini, ATB bisa menyampaikan keberatan terhadap nilai utangnya itu.

“Kalau ATB keberatan, kami bisa membicarakan permohonan keringanan. Baru disepakati. Rumusan pembayaran utang ini ditargetkan harus selesai pada Bulan Agustus nanti,” janjinya.

Apapun hasil keputusan ini, Eko berharap agar beban utang ATB tersebut jangan sampai dibebankan ke masyarakat.

“Ya saya berharap jangan sampai berpengaruh ke konsumen,” katanya. (leo)

Harga Naik, Beratkan Pelaku Usaha Kue Kering

0

batampos.co.id – Harga telur yang melambung tinggi masih dikeluhkan masyarakat. Saat ini harga telur dijual Rp 45 ribu per papan.

Harga ini tentu sangat memberatkan masyarakat terutama pelaku usaha kue kering yang menjadikan telur sebagai bahan baku untuk membuat kue kering.

Wineke, pemilik usaha Wineke Cake ini mengaku kenaikan harga telur cukup mencekik.

“Naiknya tinggi kali. Dari harga Rp 30 ribu, naik Rp 35 ribu sekarang harganya sudah Rp 45 ribu. Mahal sekali,” kata ibu dua anak ini, Jumat (13/7).

Dia mengatakan meski harga telur naik, namun ia belum berani menaikkan harga kue keringnya.

“Nanti pelanggan saya banyak yang protes,” jelasnya.

Tak hanya pelaku usaha kue kering, pedagang sembako di beberapa pasar di Sagulung dan Batuaji pun mengeluhkan kondisi ini. Mereka khawatir masyarakat enggan untuk berbelanja, karena telur yang melambung cukup tinggi.

“Dua bulan ini naiknya sudah ketiga kali,” jelas Ummy, pedagang sembako di Pasar Sagulung.

Ia mengaku tak mengatahui kenaikan harga telur, sebab, dari distributor harganya memang sudah naik.

“Mungkin permintaann pasar tinggi. Makanya mahal,” katanya.

Untuk pasokannya sendiri, Ummy mengaku masih normal. Distributor masih mengirimkan pasokan telur sesuai dengan permintaan pedagang.

“Masih normal. Makanya saya juga heran kenapa bisa semahal ini,” jelasnya.

Pedagang sembako di pasar SP Plaza, Nuradiah mengatakan kenaikan harga telur yang merupakan komoditas strategis yang dibutuhkan masyarakat tentu memberatkan pedagang. Pasalnya mereka harus mengeluarkan modal yang lebih besar dari sebelumnya.

“Modalnya Rp 38 hingga Rp 40 ribu per papan,” katanya. (une)

Curiga ada Ikan Berbahaya Dinas Perikanan Pemko Batam akan Cek

0

batampos.co.id – Dinas Perikanan (Diskan) Kota Batam berencana menyisir sejumlah lokasi perikanan air tawar yang tersebar di Kota Batam terkait edaran Menteri Kelautan dan Perikanan mengenai ikan berbahaya dan invansif.

Kepala Diskan Batam, Husnaini mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan untuk mendatangi lokasi perikanan air tawar.

Sebelumnya tim dari Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan telah menemukan dua ikan jenis Arapaima Gigas dan Alligator di dua titik yakni di Temiang dan Kawasan Wisata Mata Kucing, Sekupang.

“Mereka pelihara karena untuk edukasi dan wisata,” sebutnya.

Lanjutnya, kedua jenis ikan ini merupakan ikan berbahaya dan tidak boleh dilepas di perairan. Pemilik ikan ini akan dimintai keterangan dan menulis surat pernyataan dan memastikan ikan berbahaya ini tidak di lepas liar sehingga tidak mengancam kelangsungan hidup ikan lainnya.

“Kami memastikan agar ikan itu tetap di pelihara di kolam tersendiri. Jangan sampai dilepas seperti yang terjadi di tempat lain,” lanjut Husnaini.

Pekan ini, tim Dinas Perikanan akan mengecek keberadaan tiga jenis ikan tersebut ke lokasi perikanan air tawar di Batam Kota dan Sekupang. Secara umum pengawasan akan dilaksanakan di seluruh wilayah pulau utama Kota Batam. Sedangkan kawasan hinterland (pulau penyangga), tidak diawasi karena ketiga jenis ikan berbahaya ini termasuk ikan air tawar.

“Kami juga mengimbau ke nelayan melalui penyuluh untuk dapat menginformasikan ke Dinas seandainya melihat ikan ini. Seandainya ketemu jangan sampai dilepas tapi dilaporkan ke kami,” kata dia.

Sebelumnya Kementerian Kelautan dan Perikanan mengeluarkan edaran terkait tiga jenis ikan berbahaya tersebut. Ketiga ikan yang dimaksud yaitu

  • Arapaima Gigas,
  • Piranha,
  • Alligator.

Dasar hukumnya yaitu UU nomor 45 tahun 2009 tentang Perikanan dan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan nomor 41 tahun 2014 tentang Larangan Pemasukan Jenis Ikan Berbahaya dari Luar Negeri ke Dalam Wilayah Negara Republik Indonesia. (yui)

Saksikan Pertandinganya Dapatkan Voucher Menginap

0
Suasana pesta bola di Graha Pena Batam.
foto: cecep mulyana / batampos

batampos.co.id – Pesta Bola Russia 2018 yang menyajikan pertandingan antara Inggris versus Belgia dapat disaksikan di Graha Pena, Batamcenter, malam ini (14/7). Batam Pos selaku penyelenggara telah menyiapkan layar raksasa.

Pengunjung tidak hanya menikmati kedua tim ini, tapi juga memiliki kesempatan memenangi berbagai hadiah menarik.”Kami menyiapkan voucher menginap di hotel, voucher nonton dan voucher makanan. Caranya itu datang langsung dan saksikan pertandingannya,” kata Manager Pemasaran Batam Pos, Herianton, Jumat (13/7).

Pagelaran ini merupakan rangkaian ajang Pesta Bola Russia 2018 yang sudah digelar Batam Pos dari beberapa waktu lalu. Acara ini digelar demi memeriahkan ajang sepak bola empat tahunan tersebut.

“Voucher-voucher itu untuk orang-orang yang menyaksikan pertandingan Sabtu (14/7). Sedangkan hadiah satu unit motor Honda CB150 Verza, disiapkan untuk masyarakat yang berhasil menebak dengan benar siapa juara Piala Dunia tahun ini,” ucap Herianton.

Untuk mendapatkan satu unit motor tersebut, menurut Herianton caranya murah dan gampang. Masyarakat cukup mengisi kupon tebak juara yang ada di Koran Harian Batam Pos. “Tinggal isi siapa juara Piala Dunia kali ini. Dan kirimkan ke dealer-dealer Capella Honda atau kantor Batam Pos,” ungkapnya.

Hadiah motor Honda CB150 Verza persembahan Capella Honda. Acara ini terselenggara berkat kerja sama Batam Pos, Capella Honda, Batam TV, Graha Pena, portal berita online batampos.co.id, serta RRI Pro 1 Batam selaku radio pemegang hak siar Piala Dunia 2018.

“Saksikan pertandinganya di Graha Pena dan terus kirim kuponnya. Kesempatan memenangi satu unit motor masih besar, pengiriman kupon paling lambat 15 Juli kami terima,” tuturnya. (ska)

The Real Mountain Biker Gabung Fun Bike ATB-BP Batam Festival Hijau, Kamu???

0
foto: facebook RMB

batampos.co.id – Komunitas sepeda The Real Mountain Biker (RMB) seolah tak pernah alpa mengikuti kegiatan bersepeda, khususnya yang digelar di Batam. Komunitas yang dibentuk sejak 2012 ini, juga mengikuti fun bike ATB-BP Batam Festival Hijau yang akan digelar Minggu (29/7/2018) nanti.

Pendiri RMB Johan mengatakan, saat ini anggota yang mendaftar untuk mengikuti fun bike tersebut sebanyak 15 peserta.

“Sekarang baru 15 peserta, ada kemungkinan bertambah hingga tutup pendaftaran,” ujarnya, Jumat (13/7).

Pemilik toko sepeda Roda Malaka ini menyebutkan, komunitas RMB kini memiliki 78 anggota. “Awalnya terbentuk dari sesama pemilik toko sepeda yang hobi gowes, lalu berkembang hingga bisa mencetuskan sebuah event sendiri untuk bersepeda keliling Batam 126 kilometer, di setiap Januari,” terang Johan.

Untuk fun bike ATB-BP Batam Festival Hijau 2018, lanjutnya, merupakan salah satu agenda komunitasnya yang wajib diikuti. Pasalnya, dalam kegiatan ini sama dengan tujuan dari komunitas RMB untuk mengajak masyarakat peduli akan lingkungan hijau.

“Selain kita mendapatkan sehat dari gowes bersama, di kegiatan fun bike ATB-BP Batam ini juga dilakukan penanaman bibit pohon. Hal tersebut merupakan edukasi yang patut diapresiasi masyarakat Batam dengan ikut serta,” ungkapnya.

Ia tak lupa mengimbau agar masyarakat yang ada di batam dapat mengikuti fun bike ATB-BP Batam.

“Ayo, sama-sama kita jaga lingkungan di Kota Batam ini agar tetap asri dengan penghijauannya,” ajak Johan.

Menjadi peserta fun bike, peserta dikenakan biaya pendaftaran Rp 75 ribu. Dari dana itu, peserta mendapatkan T-shirt, souvenir, snack, mineral water dan bibit pohon.

Pendaftaran dapat dilakukan di bagian informasi Kantor Batam Pos, Gedung Graha Pena lantai 2 Batamcenter, atau dengan menghubungi panitia acara melalui pesan WhatsApp di nomor 0818701609.(nji)

Plt Kadisdik Minta Aneka Seragam Sekolah Tak Memberatkan Keuangan Orangtua Siswa

0
F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Jelang dimulainya tahun ajaran baru, orangtua masih menunggu terkait penyediaan baju seragam yang akan digunakan nantinya.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdik Batam, Hendri Arulan mengatakan terkait penyediaan seragam sekolah, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada sekolah dan perangkatnya.

“Seragam kan banyak selain merah putih, ada batik, melayu dan olahraga. Bagaimana sekolah mengatur saja,” kata dia, Jumat (13/7).

Ia menegaskan, untuk pengadaan seragam ini harus dibahas bersama dan melibatkan komite sekolah hingga orangtua. Permasalahan yang sering terjadi adalah mahalnya harga seragam.

“Keluhannya kan mahal saja, makanya orangtua sering diberatkan karena harga seragam ini,” ujarnya.

Ia meminta kepada pihak sekolah untuk benar-benar membahas dan mendapatkan kesepakatan sebelum pengadaan seragam nantinya.

“Jangan sampai ada orangtua yang merasa dirugikan soal seragam ini,” imbuh Hendri.

Sementara itu, Kepala SDN 005 Sekupang, Sri Ningsih mengatakan hingga saat ini belum menerima instruksi mengenai pengadaan seragam sekolah siswa baru.

Pihak sekolah sepenuhnya menyerahkan soal seragam kepada orangtua siswa. Orangtua bisa membeli seragam sendiri.

“Yang merah putih kan banyak di pasar. Jadi bisa beli sendirilah orangtua,” ujarnya.

Ia menyebutkan selain seragam merah putih, nanti siswa juga akan mengenakan seragam batik, melayu dan olahraga.

“Semua kami serahkan ke orangtua saja,” tutupnya. (yui)

JCH Asal Anambas Tiba Lebih Awal di Batam

0

batampos.co.id – Sebanyak 43 jamaah calon haji (JCH) asal Kabupaten Anambas tiba di Asrama Haji Batam lebih awal dari jadwal yang ditentukan. Hal ini disampaikan Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Riau, Subadi, Jumat (13/7).

Ia menjelaskan pertimbangan jauhnya jarak antara Kabupaten Anambas dengan Kota Batam menjadi faktor pemerintah daerah tempat asal jamaah mengirim mereka lebih awal masuk asrama.

“Alasannya agar JCH bisa beristirahat dan menghabiskan waktu di asrama sebelum diberangkatkan,” sebutnya.

Semua JCH tiba di Batam pukul 09.00 WIB pagi menggunakan angkutan udara, berbeda dari tahun sebelumnya yang menggunakan angkutan laut. Mengingat cuaca di perairan Kepri yang tidak bisa ditebak, pemerintah asal mengantarkan JCH menggunakan pesawat.

“Selain soal keselamatan juga efisiensi waktu. Kalau dengan pesawat tentu mereka cepat sampai di asrama, berbeda dengan kapal. Inilah yang menjadi pertimbangan mereka masuk lebih awal dari pada JCH lainnya,” ungkap Subadi.

Meskipun JCH masuk lebih awal, petugas haji tetap memberikan pelayanan mengenai kebutuhan jamaah selama berada di asrama. Berdasarkan ketentuan sebenarnya pelayanan dimulai 24 jam sebelum keberangkatan, sedangkan yang datang sebelum waktunya, seluruh biaya pelayanan akan ditanggung oleh pemerintah asal JCH.

“Termasuk konsumsi, akomodasi dan kebutuhan lainnya,” ucapnya.

Selama di asrama, jamaah akan menggelar manasik mandiri didampingi petugas haji daerah asal, sembari menunggu JCH asal daerah lainnya tiba.

Sesuai dengan jadwal keberangkatan, JCH embarkasi Batam kelompok terbang (Kloter) pertama direncanakan mulai masuk asrama tanggal 17 Juli dan diberangkatkan keesokan harinya.

JCH kloter pertama ini merupakan jamaah asal Provinsi Kepri. Sebanyak 455 akan diberangkatkan pukul 09.00 WIB dari Bandara Hang NAdim menuju Madinah menggunakan maskapai Saudi Arabia. JCH akan tiba di tanah suci pukul 14.30 waktu Arab Saudi. (yui)

Super Cub C125, Motor Rasa Jadul Persembahan Honda

0

batampos.co.id – Honda resmi merilis bebek Super Cub C125 baru.

Menjadi generasi penerus Super Cub C110 dan C100, motor legendaris di era 60-an.

Sosoknya mirip Super Cub lawas. Versi anyar menggabungkan penampilan skuter dengan moped (bebek). Menggunakan chassis tunggal-cradle, kaki pengendara diposisikan di lokasi yang mirip dengan sepeda motor, bukan di depan layaknya posisi kaki pengendara skuter.

Desain dasar Honda Super Cub adalah model C125. Mengusung warna khas Honda. Yaitu biru, putih dan merah. Meng gembol mesin berkapasitas 124,9 cc injeksi SOHC. Berpendingin udara, dan bersilinder tunggal.

Sepeda motor ini mengaplikasikan transmisi semi-otomatis dengan 4 kecepatan. Digabungkan dengan kopling sentrifugal otomatis. Shifter atau tuas perseneling dipasang di sebelah kiri. Sama seperti sepeda motor pada umumnya. Berbeda dengan tipe klasiknya, Super Cub baru ini dilengkapi dengan ABS,

“Kami tahu kebutuhan pelanggan kami, baik pria atau wanita, yang menginginkan gaya personal dan saya ingin Super Cub125 memperkaya gaya hidup mereka,” kata project leader Tadamasa Maeda sepert dikutip Carscoops.com.

“Desain yang tak lekang oleh waktu mengekspresikan nilai universalitas, dan kami telah menambah tingkat kinerja mesin serta kekuatan sasis yang baik,” tandasnya.

(tjb/JPC)

Tentang Pasir Darat, Camat Sagulung Kembali Surati Dinas Lingkungan Hidup

0
Mesin menyedot pasir dan mobil mengangkut pasir dari galian pasir ilegal di Tembesi, Sagulung, Jumat (8/7). F dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Camat Sagulung Reza Khadafi kembali angkat suara terkait maraknya aktifitas tambang pasir darat di pinggir Dam Tembesi. Dia kembali menyurati Dinas Lingkungan Hidup (DLH) kota Batam agar segera ditindak lanjuti.

Saat dijumpai di Tembesi, Kamis (12/7) Reza mengaku cukup gerah dengan aktifitas illegal itu. Tambang pasir tersebut sudah merusak lingkungan sekitar terutama Dam Tembesi yang menjadi cadangan air bagi warga Batam kedepannya. Dam terancam kembali tertutup karena aktifitas tambang tersebut.

“Bukan itu saja. Lama-lama kalau dibiarkan bisa sampai ke jalan raya (Trans Barelang). Inikan bahaya kalah dibiarkan,” ujar Reza.

Keluhan dari warga diakui Reza, terus mengalir hingga siang kemarin. Warga merasa terganggu dengan aktifitas tambang tersebut.

“Yang komplain sudah banyak. Sampai sekarang masih terus dikomplain. Seolah-olah ada pembiaran dari kami kecamatan,” katanya.

Sebagai tindak lanjutnya, dia sudah kembali menyurayi DLH kota Batam agar segera berkoordinasi dengan isntansi atau aparat penegak hukum terkait.

“Secara resmi kami harus melalui DLH. Tapi secara pribadi dan kedekatan saya juga sudah komunikasikan langsung dengan Ditpam BP Batam. Mereka yang berwenang makanya kami minta berharap agar segera ditindak lanjuti,” ujar Reza.

Sementara itu pantuan di lapangan, sampai siang kemarin aktifitas tambang pasir darat itu masih terus berlanjut. Mesin pompa untuk menyedot pasir terus beroperasi sepanjang hari. Begitu juga dengan pekerja dan truk pengangkut pasir ramai hilir mudik di sekitar lokasi tambang pasir.

Di lokasi tersebut terpantau ada dua lokasi tambang pasir. Satu persis berada di bibir dam satu lagi dekat pinggir jalan Trans Barelang jaraknya hanya sekitar 200 meter. Dua lokasi tambang pasir itu masih aktif sampai siang kemarin.

Sejumlah pekerja saat dimintai tanggapan enggan memberikan komenter. Mereka berdalih hanya sebatas pekerja yang tak tahu apa-apa dengan legalitas tambang pasir tersebut.

“Wah kalau itu sama bos saja. Kami hanya pekerja,” ujar seorang penambang pasir, kemarin.

Sehari sebelumnya Rudi seorang pekerja di lokasi tambang pasir dekat bibir Dam menuturkan, kalau aktifitas tambang pasir itu sudah berlangsung lama. Namun demikian aktifitas ilegal itu berjalan lancar sebab jarang mendapat teguran ataupun penertiban dari instansi pemerintah terkait. Pasir hasil tambang dibawa ke toko-toko material di berbagai penjuru kota Batam dengan harga jual pertruk roda enam Rp 800 ribu. (eja)