batampos.co.id – Meghan Markle belum dua pekan menjadi anggota keluarga istana kerajaan Inggris. Tapi, ketenaran dan pengaruhnya sudah diakui. Kamis (31/5) majalah Vogue menobatkannya sebagai salah satu dari 25 perempuan paling berpengaruh di Inggris. Nama Ratu Elizabeth II dan istri pangeran William, Kate Middleton, justru tak tercantum.
’’Dalam semalam, perempuan 36 tahun itu menjadi salah satu perempuan yang paling dikenal di dunia.’’ Bunyi paparan majalah tersebut.
Vogue menyebut pengaruh istri Pangeran Harry itu luar biasa. Dia juga membantu membentuk citra kerajaan Inggris di abad ke-21. Duchess of Sussex yang memiliki darah campuran memang menjadi sorotan publik sejak awal mengumumkan hubungannya dengan Pangeran Harry.
Tak seperti Duchess of Cambridge yang berasal dari keluarga yang utuh, kedua orang tua Markle bercerai. Markle pun janda. Dia berkewarganegaraan Amerika Serikat. Meski begitu, dia bisa membawa diri dan diterima di keluarga kerajaan Inggris. Dia membawa warna baru bagi kerajaan. ’’Dari seorang remaja yang berpose di depan gerbang istana kini tumbuh menjadi artis yang menikahi salah seorang pangeran,’’ tulis Vogue.
Markle bersanding dengan para perempuan hebat lainnya. Misalnya politikus Skotlandia Ruth Davidson, desainer fashion Stella McCartney, penulis seri Harry Potter J.K. Rowling, penyanyi Dua Lipa, serta pengacara HAM Amal Clooney.
Kate Middleton pernah tampil menjadi di majalah Vogue pada 2016. Saat itu ada 10 halaman yang membahas khusus tentang Kate. Itu adalah satu-satunya pemotretan majalah yang disetujuinya. Di sisi lain, Markle yang dulu berprofesi sebagai artis sudah malang melintang di berbagai majalah. (sha/c17/dos/JPG)
Diawali perkenalan dengan putri Pramoedya Ananta Toer, Engel Tanzil butuh enam bulan untuk mewujudkan pameran buku, catatan, arsip, dan barang-barang pribadi lain sang sastrawan. Isi diorama ruang kerja hampir semuanya asli dari ruang kerja Pram di rumah.
TIGA mesin tik diletakkan di ruangan itu. Dua di meja samping. Satu yang paling besar di meja utama.
Buku, kotak kardus tempat beberapa bolpoin, dan pisau pencungkil staples menemani mesin tik yang di meja utama. Juga, tempat lem dari kaleng bekas serta sebungkus rokok merek Djarum. Lengkap dengan asbak penuh puntung serta abu rokok.
Sebuah lampu belajar meneranginya. Sementara itu, Bunga Penutup Abad yang dimainkan Ricky Leonardi Chamber Orchestra mengalun pelan.
Berada di sana, seolah bisa melihat langsung Pramoedya Ananta Toer bekerja. Cetak, cetok, jarinya menari di atas mesin tik. Sembari kebal-kebul mengembuskan asap rokok.
”Pram kan kalau lagi nulis pakai sarung,” kata Engel Tanzil sambil menunjuk kursi putar di belakang meja, yang porosnya berkarat dan beberapa bagian kulitnya sobek, tempat selembar sarung disampirkan.
Diorama ruang kerja Pram tersebut diletakkan di ruang belakang artspace milik Engel, dia.lo.gue, yang terletak di daerah Kemang, Jakarta. Merupakan bagian dari displai pameran Namaku Pram: Catatan dan Arsip.
Engel butuh enam bulan untuk mewujudkan pameran yang digagasnya itu. Diawali pendekatan ke keluarga Pram, lewat Astuti Ananta Toer, putri salah seorang sastrawan terbesar Indonesia itu.
Astuti dikenalnya melalui bantuan aktris Happy Salma seusai pertunjukan teater bertajuk Bunga Setengah Abad. Di pertunjukan yang diadaptasi dari Bumi Manusia karya legendaris Pram itu, Happy berperan sebagai Nyai Ontosoroh.
Setelah mengantongi restu dari Astuti, Engel memulai risetnya tentang Pram. Setiap pekan dia sempatkan untuk datang ke rumah Pram di Bojong Gede, Kabupaten Bogor, dan di Utan Kayu, Jakarta Timur.
Engel mewawancarai anak-anak, cucu, dan orang-orang terdekat Pram. Juga, mendatangi beberapa tokoh yang paham dan terinspirasi oleh Pram. Di antaranya, Budiman Sudjatmiko, Hilmar Farid, dan Rieke Dyah Pitaloka.
Buku dan arsip untuk pameran pun lancar didapatkan Engel dari keluarga Pram. Namun, soal diorama ruang kerja yang agak alot. Restu keluarga untuk membawa barang-barang milik penulis Bukan Pasar Malam itu tidak kunjung turun.
Engel sudah pasrah dan berencana mengganti dengan displai lain. Tapi, dua hari menjelang pameran dibuka, pihak keluarga akhirnya mengizinkan.
Barang-barang milik pram, mulai meja hingga patung wajah, akhirnya diantarkan ke Kemang oleh cucu-cucu penulis kelahiran Blora, Jawa Tengah, yang pernah dibuang ke Pulau Buru itu.
”Selasa pameran mau dibuka, Minggu baru datang,” kenang Engel.
Kerja keras Engel itu tak sia-sia. Animo pengunjung tinggi sekali. Sampai-sampai jadwal pameran yang semula berlangsung 17 April hingga 20 Mei itu diperpanjang. Sampai 3 Juni mendatang.
Pram adalah penulis Indonesia yang semasa hidup paling sering disebut sebagai calon penerima Nobel Sastra. Sekaligus mungkin penulis Indonesia yang paling dikenal di jagat sastra dunia.
Bumi Manusia yang kini ramai jadi pergunjingan karena akan difilmkan, misalnya, telah diterjemahkan ke lebih dari 40 bahasa. Sepanjang hayatnya, sekitar 50 karya telah dihasilkan Pram.
Engel Tanzil saat berada di replika ruang kerja Pramoedya Ananta Toer dengan barang-barang yang masih asli di Dia Lo Gue Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (30/5). | Imam Husein/Jawa Pos
Di arena pameran, pengunjung akan disambut garis waktu perjalanan Pram yang dipajang di sepanjang dinding. Mulai kelahirannya di Blora pada 1925, pindah ke Jakarta pada 1943, diangkut ke Pulau Buru pada 1969, bebas tahun 1979, bebas dari tahanan kota pada 1992, hingga meninggal pada 2006.
Engel juga memasang koleksi naskah asli tulisan tangan Pram. Sebagian besar adalah ceceran lembaran-lembaran dari sobekan kertas semen yang memuat penggalan-penggalan paragraf tetralogi Pulau Buru (Bumi Manusia, Anak Semua Bangsa, Jejak Langkah, dan Rumah Kaca).
Ada pula memoar soal kondisi di pulau di kawasan Kepulauan Maluku tersebut. Ada beberapa potongan gambar tentang rumah-rumah warga dan hutan sagu di sekitarnya. Engel bahkan berhasil mendapatkan tas tahanan politik yang dibawa Pram saat meninggalkan Pulau Buru. Di tas kain tersebut tertulis tiga huruf besar P A T, singkatan Pramoedya Ananta Toer.
Di bawahnya tertulis kata ”Buru” dan ”Jakarta”. Lalu, deretan tanggal 28/9/79. Itulah hari ketika peraih Ramon Magsaysay Award 1995 itu bebas dari Pulau Buru.
Yang lainnya adalah lembaran-lembaran Ensiklopedia Citrawi Indonesia (ECI). Proyek Pram dan beberapa kawan untuk membuat kumpulan sejarah dan kebudayaan Nusantara.
Di dalamnya Pram menuliskan banyak hal. Mulai arsitektur khas Indonesia, alam sabana dan padang rumput, musik keroncong, sampai mitos Ratu Kidul. Sayang, ECI tidak selesai.
Engel juga punya kumpulan surat-surat Pram. Satu deret khusus untuk ibu dan istrinya, satu deret lagi untuk anak-anaknya. Semuanya jadi bahan baku untuk salah satu karyanya, Nyanyi Sunyi Seorang Bisu.
Koleksi lain adalah puluhan lukisan dan foto keluarga. Ada juga sketsa wajah karakter utama dalam tetralogi Pulau Buru, Minke, yang dikelilingi wajah-wajah perempuan.
Satu sketsa besar, kata Engel, adalah Nyai Ontosoroh, mama angkat Minke. Sedangkan sketsa seorang perempuan lainnya adalah Annelies Mellema. Istri pertama Minke.
Satu lagi berwajah Tionghoa, tentu Mei, istri kedua Minke. Dua wajah lainnya, Engel tidak tahu pasti. Tapi, jika menebak dari alur cerita, mungkin Prinses van Kasiruta dan Maesaroh Maramis. Atau bisa juga Miriam de la Croix, sahabat Minke.
Adapun di diorama ruang kerja tadi, di samping kiri meja utama, ada meja yang lebih kecil. Dengan laci.
Di atasnya ada dua mesin tik, satu lampu belajar, dan sebuah buku setebal lebih dari 30 sentimeter. Isinya adalah arsip pribadi, tulisan, dan kliping koran milik Pram. Tertulis: Arsip Pribadi 1999.
Kata Engel, dari seluruh isi ruang tersebut, hanya meja samping, tempat sampah, mesin faks, dan dua lampu belajar yang tidak berasal dari ruang kerja asli Pram di rumahnya di Bojong Gede.
”Sisanya asli,” kata Engel.
Dinding ruang kerja juga dihiasi beberapa potret dan pigura penghargaan. Salah satunya, di dinding kiri, adalah UNESCO Madanjeet Singh Prize yang diberikan kepada Pram tahun 1996.
Di dinding sebelah kanan ada pula penghargaan Fukuoka Cultural Grand Prize dari Jepang pada 2000. Penghargaan itu diberikan kepada Pram atas kontribusinya menuliskan tentang kehidupan ”jugun ianfu”, para perempuan Indonesia yang dijadikan tawanan budak seks tentara Jepang dalam karyanya, Perawan Remaja dalam Cengkraman Militer.
Engel sudah memendam kekaguman pada sosok Pram sejak SMA. Saat dia menemukan Bumi Manusia teronggok di sudut perpustakaan sekolah. Dengan sampul putih tanpa gambar. ”Saya memang suka sejarah dan novel,” ujarnya.
Semakin dalam dia mengenal penulis Arus Balik itu, Engel merasakan kekagumannya terus bertambah. Apalagi, ketika membaca kisah bagaimana Pram menularkan semangat keindonesiaan kepada sesama tahanan di Pulau Buru.
Lewat cerita yang dia karang sendiri. Lalu, dia sebarkan dari mulut ke mulut kepada tahanan lain.
”Ini untuk menjaga semangat para tahanan yang sudah depresi,” katanya.
Selain itu, bagi Engel, Pram adalah simbol Bumi Manusia-nya Indonesia. Di luar negeri, semua orang sedang mempelajari Pram dengan serius. Engel ingin generasi muda Indonesia mau mengenal dan meneruskan perjuangan Pram.
”Jangan sampai lah yang pertama mengadakan pameran soal Pram itu bule,” katanya. (*/c10/ttg)
batampos.co.id – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tak lagi punya kendala untuk memusnahkan 805.311 keping e-KTP yang tersimpan di gudang. Selain sudah rusak, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan bahwa kartu identitas elektronik itu bukan barang bukti kasus korupsi e-KTP. Tidak perlu lagi meminta izin komisi antirasuah tersebut untuk memusnahkannya.
Jubir KPK Febri Diansyah mengatakan, pihaknya sudah menyampaikan ke Kemendagri bahwa e-KTP yang tercecer di Jalan Raya Salabenda, Desa Parakansalak, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, pada 26 Mei atau yang tersimpan di gudang Kemendagri bukan barang bukti penyidikan. Artinya, barang itu tidak terkait dengan penanganan korupsi di komisi yang sudah 15 tahun berdiri tersebut.
Menurut dia, semua alat bukti untuk proses penyidikan kasus korupsi dana e-KTP sudah berada di tangan KPK. ”Sudah dalam penguasaan KPK secara sah,” tegas dia saat dihubungi, Kamis (31/5).
Bagaimana soal pemotongan kartu dan rencana pemusnahan e-KTP setelah pemilu? Febri menyatakan, KPK menyerahkan sepenuhnya kepada Kemendagri. Intinya, kata dia, komisinya sudah menyampaikan bahwa e-KTP rusak itu bukan barang bukti kasus korupsi.
Sementara itu, Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kemendagri Zudan Arief Fakrulloh mengatakan, walaupun sudah mendapat kepastian bahwa e-KTP rusak tersebut bukan barang bukti kasus korupsi, pihaknya tidak akan langsung melakukan pemusnahan. ”Sekarang kita lakukan pemotongan dulu sehingga disfungsi dan tidak bisa disalahgunakan,” tutur dia.
Rencananya, Kemendagri memusnahkan e-KTP rusak tersebut setelah pemilu. Jika ada yang menanyakan keberadaan kartu yang rusak, pihaknya masih bisa menunjukkan fisiknya. ”Tapi, sudah disfungsi atau tidak bisa digunakan untuk pilkada, pileg, dan pilpres karena sudah dipotong. Tidak perlu ada keraguan apakah dicuri atau diambil,” ungkap Zudan.
Anggota Komisi II Achmad Baidowi menyatakan tidak mempersoalkan jadwal Kemendagri untuk memusnahkan e-KTP. Hal itu menjadi kewenangan kementerian yang dipimpin Tjahjo Kumolo tersebut. Namun, kata dia, Kemendagri harus memastikan kartu itu tidak disalahgunakan untuk kepentingan politik.
Dia juga meminta lembaga itu terbuka kepada publik sehingga tidak ada lagi kecurigaan. Sebab, banyak hoax yang beredar dari tercecernya e-KTP tersebut. ”Sikap transparan sangat penting agar tidak ada salah paham,” terang politikus PPP itu.
Wakil Ketua Komisi II Ahmad Riza Patria juga tidak mempersoalkan pemusnahan yang akan dilakukan setelah pemilu. Yang penting, kata dia, semua e-KTP yang rusak dipotong lebih dulu sehingga tidak bisa disalahgunakan. ”Harus didata, e-KTP dari mana saja yang rusak,” paparnya.
Politikus Partai Gerindra itu menyatakan, komisinya secepatnya memanggil Kemendagri untuk secara khusus membahas persoalan e-KTP rusak. Kementerian tersebut harus menjelaskan secara detail bagaimana penanganannya selama ini. (lum/tyo/c6/fat/JPG)
Aktivitas Cut and Fill di Batam. Foto: Rezza Herdiyanto/Batam Pos
batampos.co.id – Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DMBSDA) Kota Batam, Yumasnur mengimbau kepada mereka yang melakukan aktivitas cut and fil untuk bisa memperhatikan kondisi lingkungan di sekitar mereka.
“Inilah yang sulit kami atasi dari dulu. Banyak dari mereka yang abai sehingga mengakibatkan jalan maupun permukiman tergenang,” jelasnya.
Mengenai luapan air yang terjadi di Kawasan galangan Seilekop yang terjadi beberapa waktu lalu, pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) serta mereka yang terlibat di aktivitas pemotongan lahan tersebut.
“Nanti akan kami cek. dan berkoordinasi dengan pihak kecamatan juga,” ujarnya.
Yumasnur mengungkapkan jika permasalahan ini mendesak, pihaknya akan menurunkan alat berat agar aliran air bisa kembali lancar, sehingga jalan di daerah tersebut tidak tergenang kembali.
“Kita lihat nanti apa upaya yang tepat untuk mengentaskan permasalahan dekat kawasan tersebut,” tambah dia.(yui)
Murid SDN 018 Sagulung mengikuti kegiatan sekolah F Dalil Harahap/Batam Pos
batampos.co.id – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Hendri Arulan mengatakan dalam proses penerimaan peserta didik baru (PPDB) yang akan dibuka awal Juli mendatang, siswa boleh memilih dua sekolah pilihan yang ada di zonasi mereka.
“Mereka pilih dua, jadi kalau tak terima di sekolah A mereka bisa jadi ke sekolah B,” kata Hendri, Rabu (30/5).
Ia menyebutkan pilihan dua sekolah ini diharapkan bisa membantu siswa mendapatkan ruang kelas, khususnya untuk sekolah negeri. Bukan hal baru lagi jumlah pendaftaran siswa di sekolah negeri selalu membludak.
Untuk persiapan PPDB, Hendri mengungkapkan masih dalam proses penyelesaian. Beberapa hal yang tengah disiapkan diantaranya sistem yang akan digunakan saat mendaftar nanti. Jika menerapkan sistem online tentu operator PPDB harus diberikan pembekalan dan sebagainya.
“Juknisnya sudah masuk tahap finalisasi,” ujarnya.
Hendri menjelaskan akan segera membahas PPDB ini bersama kepala sekolah yang ada di Batam. Ada banyak hal yang harus disampaikan agar PPDB bisa berjalan dengan baik termasuk syarat mendaftar, waktu pendaftran hingga proses daftar ulang nantinya.
Tahun ini, lanjutnya PPDB untuk tingkat SD dan SMP negeri akan menerapkan sistem zonasi. Mereka yang tinggal dekat sekolah akan menjadi prioritas untuk diterima. “Nanti sistemnya per kelurahan,” imbuhnya.
Jika satu wilayah tidak memiliki sekolah negeri, maka akan mendaftar di sekolah yang terdekat dari kelurahan dimana mereka tinggal. “Sekolah tetangga bisa dikatakan seperti itu. Sistem ini memudahkan lah nantinya,” tambah Hendri.
Mengenai daya tampung sekolah, Hendri mengatakan jika sekolah swasta dan negeri bersatu tidak ada masalah. Peran orangtua sangat dibutuhkan saat PPDB nanti. Ia berharap PPDB bisa berjalan dengan lancar. “Jangan ada masalah saja. walaupun sekolah negeri sering menjadi paling ramai pendaftarnya,” sebutnya.
Ia menjelaskan mengenai petunjuk tenkis (juknis) PPDB, pihaknya akan membahas hal ini bersama kepala sekolah se Batam besok (hari ini, red). Satu hal yang sudah pasti PPDB akan dibuka online. (yui)
Dirjen Imigrasi Ronny Franky Sompie melakukan peninjauan kantor Pelayanan Imigrasi Batam di Mall Pelayanan Publik Batamcenter, Rabu (30/5). f Cecep Mulyana/Batam Pos
batampos.co.id – Kementerian Hukum dan Ham (Kemenkumham) RI menyiapkan rumah susun (Rusun) untuk pegawainya di Provinsi Kepri. Rusun tiga lantai dengan 47 jumlah kamar ini dibangun di Kawasan Batubesar, Nongsa atau dekat dengan Bandara Hang Nadim Batam.
Dirjen Imigrasi Kemenkumham RI, Irjen Pol Ronny Franky Sompie mengatakan Rusun itu dibangun Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahaan Rakyat (PUPR) setelah mendapat lahan dari Badan Pengusahaan (BP) Batam. Disinggung mengenai anggaran, Ronny mengaku tak tahu pasti. Namun menurutnya, dana dialoasikan lewat APBN yang peruntukan untuk pembangunan hunian pegawai rendah, TNI dan Polri.
“Anggarannya diperuntukan bagi pembangunan hunian masyarakat ekonomi rendah, pegawai, TNI-Polri, ASN. Jadi kita minta dibantu ,” ujar Ronny saat meninjau pelayanan imigrasi Batam, di Mal Pelayanan Publik (MPP), Batamcenter, Rabu (30/5).
Menurut Ronny, pembangunan rusun di Batam merupakan yang kedua setelah Denpasar, Bali. Bahkan kedepannya, ia berharap tahun depan Kemenkumham juga bisa membangun rusun untuk pegawai.
“Mudah-mudahan tahun depan, kami harap bantuan dana dan lahan lagi untuk menambah hunian pegawai imigrasi yang kesulitan akomodasi. Itu solusi,” harapnya.
Masih kata Ronny, sewa rusun itu nant Kanwil Kemenkumham Kepri. Hanya saja ditekankan jika Rusun dimaksudkan untuk membantu pegawai yang terkendala dalam melakukan pekerjaan, karena terkendala kediamannya.
“Soal sewanya seperti apa, dari Kanwil Kepri yang akan mengatur. Kita utamakan, yang operasionalnya sangat kuat dilapangan, sehingga mereka sangat terbantu,” jelas Ronny. (she)
batampos.co.id – Pengembangan Pelabuhan Batuampar akan dilakukan secara Build Operate Transfer (BOT) dengan Pelindo I.
“Tahun ini kami ingin segera groundbreaking. Dan sesuai arahan dari Menteri BUMN, kami diarahkan bermitra dengan Pelindo I,” kata Kepala BP Batam Lukita Dinarsyah Tuwo, Rabu (30/5).
Pelindo I kata Lukita sudah menyatakan akan segera membuat proposalnya. Dan saat ini BUMN tersebut tengan mengkaji proses pengembangan Pelabuhan Batuampar lebih mendalam.
“Akhir Mei nanti kajian Pelindo I selesai baru diskusi dengan kita,” paparnya.
Kerjasama pengembangan pelabuhan ini nanti kata Lukita adalah melalui kerjasama perjanjian serah guna bangunan atau biasa disebut Build Operate Transfer (BOT).
Perjanjian BOT merupakan bentuk perjanjian kerja sama yang dilakukan antara pemegang hak atas tanah dengan investor. Dalam perjanjian ini, pemegang hak atas tanah memberikan hak kepada investor untuk mendirikan bangunan selama masa perjanjian BOT dan mengalihkan kepemilikan bangunan tersebut kepada pemegang hak atas tanah setelah jangka waktu perjanjian berakhir.
Bentuk kerjasama ini biasanya sering digunakan dalam pembangunan infrastruktur publik seperti pelabuhan.
“Pelindo nanti akan mengembangkan pelabuhan dari kapasitas 400 ribu TEUs menjadi sekitar 1,5 juta TEUs,” katanya.
Selain itu, Pelindo I akan memperbaiki fasilitas mesin crane di Pelabuhan Batuampar.”Mereka akan menggantinya dengan crane yang lebih modern nanti lalu menata wilayah logistik disana dan juga menambah dermaga di sisi utara,” katanya lagi.
Target pembangunan diperkirakan akan memakan waktu hingga dua tahun.”Dan kami berharap setelah kajian dari Pelindo I selesai, maka bisa menandatangani fakta kerjasama dengan mereka. Lalu dilaporkan ke Dewan Kawasan (DK),” ucapnya.
Pelabuhan Batuampar memang bukanlah pelabuhan besar, tapi memiliki arti penting bagi Batam.”Kami hanya ingin kerjasama ini bisa segera ditetapkan agar groundbreaking bisa dimulai pada tahun ini,” pungkasnya.(leo)
Ilustrasi warga mengurus perpanjangan SIM di Pelayanan Bus SIM Keliling yang parkir di pusat perbelanjaan. Pelayanan SIM Keliling ini sangat membantu masyarakat Batam. F. Immanuel Sebayang/ Batam Pos.
batampos.co.id – Kasat Lantas Polresta Barelang Kompol I Putu Bayu Pati mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Batam segera mengurus perpanjangan surat izin mengemudi (SIM), yang masa berlakunya habis selama cuti hari Raya Idul Fitri nanti.
“Selama cuti bersama, pelayanan pembuatan maupun perpanjangan SIM, ditutup. Jadi, bagi yang hendak memperpanjang maupun membuat SIM, silahkan datang sebelum libur panjang. Dan pelayanan kembali normal setelah masa cuti bersama habis,” kata Putu, Rabu (30/5).
Putu menjelaskan, jika SIM masyarakat yang jatuh tempo berlakunya di saat cuti lebaran 2018, dan baru mengurusnya setelah masa cuti itu, secara otomatis tidak bisa diperpanjang. Artinya masyarakat harus membuat SIM baru sesuai mekanisme yang juga telah ditentukan.
“Satu hari atau seminggu sebelum masa berlaku habis, sudah bisa diperpanjang. Bahkan satu bulan sebelum masa berlakunya habis dan diperpanjang itu lebih baik lagi,” tuturnya.
Kasat mengungkapkan, sebenarnya petugas Satlantas Polresta Barelang tetap bertugas selama libur lebaran. Hanya, tugas mereka dialihkan membantu pelaksanaan Operasi Ramadniya 2018, baik di arus mudik maupun balik Lebaran.
“Kami pun harus mengikuti pihak perbankan karena pembayaran perpanjangan maupun pembuatan SIM langsung ke perbankan,” ungkapnya.
Ia menambahkan, masyarakat bisa melakukan perpanjangan SIM di tiga tempat yang telah ditentukan. Diantaranya, di Mega Mal Batam Center, Mal Pelayanan Publik (MPP) serta di BCS Mal. Untuk perpanjangan SIM, masyarakat cukup membawa SIM lama, bawa surat keterangan kesehatan dan membayar PNBP di bank.
“Setelah semua lengkap, kemudian dilanjutkan foto lagi. Saya tegaskan, untuk perpanjangan SIM hanya butuh waktu lima menit. Silahkan buktikan sendiri,” imbuhnya. (gie)
Sejumlah warga sedang melakukan pengurusan surat kendaraan dikantor Samsat Kepri digedung Graha Kepri. F Cecep Mulyana/Batam Pos
batampos.co.id – Program penghapusan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB) dan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) disambut antusias masyarakat Batam. Tidak kurang ratusan orang rela mengantre untuk mengurus pajak kendaraan di Kantor Samsat Batam Ccentre.
“Selama Ramadhan ini saja sedikitnya 300an orang mengurus pajak setiap hari,” ujar salah seorang pegawai Samsat, Rabu (30/5).
Diakuinya, tidak ada perubahan pelayanan selama Ramadhan ini. Hanya saja jam pulang kerja sedikit dipercepat dibanding hari-hari biasanya. Biasanya pulang pukul 15.00 WIB, dipercepat pukul 14.30 WIB. Selain itu, untuk hari pelayanan sama, yakni Senin-Sabtu.
“Kalau di MPP sampai Jumat saja. Habourbay dan BCS buka tiap hari termasuk Minggu,” ujar pria yang enggan menyebutkan namanya itu.
Pantauan Batam Pos, hingga pukul 13.30 WIB warga masih ramai menyerbu Kantor Samsat. Hadi Nugroho, salah seorang warga mengaku, program penghapusan BBN-KB dan PKB ini sangat membantu masyarakat, apalagi di tengah sulitnya perekonomian Kota Batam saat ini.
“Kalau tak ada program ini saya seharusnya bayar Rp 12 juta. Tapi setelah ada diskon jadi Rp 6 jutaan,” kata warga Botania itu.
Ia berharap pemerintah provinsi memperpanjang program ini, mengingat masih banyak warga yang ingin mengurus BBN-KB dan PKB, tapi tak punya waktu. Sementara waktu yang diberikan terlalu singkat. “Diperpanjang, karena saya lihat antrean panjang kali,” ucapnya.
Kepala BP2RD Kepri Reni Yusnelli mengatakan, program penghapusan BBN-KB dan PKB ini dimulai awal Mei dan berakhir Agustus 2018. Pemutihan pajak merupakan program yang diberikan Pemprov Kepri untuk meringankan beban pajak dan sekaligus meningkatkan PAD.
Ada tiga keringanan yang diberikan, yakni keringanan tunggakan pokok PKM 50 persen, pembebasan bea balik nama kedua (BBN-KB2) serta penghapusan sanksi administrasi atau denda pajak kendaraan. Pemutihan denda PKM sendiri sebenarnya sudah dimulai 1 Mei lalu.
“Kita berharap program ini bisa tersosialisasi dengan baik ke masyarakat. Sehingga tujuan ini tersampaikan, dan keringanan tersebut dapat dirasakan,” ucap Reni. Ia menambahkan, untuk pembayaran pajak kendaraan bisa dilakukan di lokasi-lokasi tersebut.
Namun untuk perpanjangan pajak kendaraan atau mengganti STNK harus dilakukan di kantor Samsat Batamcentre.
“Mengingat harus melakukan pengecekan kendaraan. Makanya harus di kantor samsat,” jelas Reni. (rng)
Seorang pengendara sepeda motor melintas di ruas jalan yang rusak. F Cecep Mulyana/Batam Pos
batampos.co.id – Ruas jalan Raya R Soeprapto atau di pintu masuk kawasan SP Plaza kembali rusak, Rabu (30/5) Padahal perbaikan dengan cara tambal sudah dilakukan Dinas Bina Marga Kota Batam beberapa waktu lalu. Menurut warga setempat kerusakan diduga karena air hujan yang kerap menggenangi lokasi tersebut. Ditambah intensitas truk bermuatan berat dan pengangkut tanah yang berlalu lalang dijalan tersebut.
“Sudah dua kali diperbaiki. Tapi rusak lagi,” ujar Rusdi sopir kery yang mangkal di SP Plaza.
Dia mengatakan perbaikan ruas jalan itu pernah dilakukan sebulan yang lalu. Namun beberapa minggu belakangan ini, jalan kembali rusak, lubang yang ditambal pun kembali menganga.
Menurutnya, kondisi itu cukup membahayakan pengendara. Selain lubangnya yang cukup dalam, lokasinya yang berada di tengah badan jalan juga memicu terjadinya kecelakaan. Para pengendara juga dibuat tidak nyaman. Terlebih saat malam hari. Sebab, setiap hari ruas jalan itu dipadati lalu lintas.
“Sudah beberapa kali ada pengendara yang hampir jatuh karena ngerem mendadak,” katanya.
Kondisi serupa juga terlihat di Simpang Panbil arah Tanjungpiayu. Di lokasi itu kerusakan jalan cukup memprihatikan. Menurut warga sekitar, kerusakan itu umumnya disebabkan genangan air hujan, sehingga, aspal mudah rusak dan terkelupas.
“Jalan ini kerap tergenang air. Makanya aspal cepat rusak,” kata Lusi warga Tanjungpiayu.
Demikian juga terlihat di jalan Marina City, Sekupang. Pengendaraa kendaraan bermotor diharapkan berhati-hati saat melintas jalan raya Marina saat hari hujan. Pasalnya kondisi badan jalan yang banyak berlubang menjadi jebakan tersendiri bagi pengendara saat hujan. Air hujan yang menggenangi badan jalan yang berlubang kerap mengecoh pengendara dan kerap membuat pengendara sepeda motor terjatuh. (une)