Bupati Bintan Apri Sujadi saat membuka O2SN dan FLS2N di Lapangan Hang Tuah, Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara, Rabu (11/4). F. Kominfo Bintan untuk Batam Pos
batampos.co.id – Sebanyak 1.087 siswa se-Kabupaten Bintan mengikuti kegiatan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) dan Festival Lomba Seni Siwa Nasional (FLS2N) tingkat SD dan SMP di Lapangan TNI AL, Tanjunguban, Bintan, Rabu (11/4).
Kegiatan yang dilaksanakan mulai 10 April hingga 13 April mendatang ini dibuka langsung Bupati Bintan Apri Sujadi.
Apri berharap, para pelajar yang ikut serta dalam kompetisi tersebut dapat menunjukkan prestasi yang maksimal. ”Saya harap para peserta mampu mengukir prestasi yang dapat membanggakan Kabupaten Bintan,” ungkapnya.
Menurutnya, kemajuan daerah terletak pada kemajuan generasi yang bisa dilihat dari kemajuan ilmu pengetahuan, keahlian seni dan olahraga. ”Mari kita bersama bergandengan tangan dan mendorong generasi muda untuk mampu mengukir prestasi demi kemajuan daerah,” ajaknya.
Karena tanda-tanda kemajuan daerah menurut Apri, diukur soal kemajuan dunia pendidikan, peningkatan prestasi generasi muda, dan mewujudkan karakter anak bangsa sebagai benteng generasi muda dalam menghadapi perkembangan zaman.
Hadir dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Bintan Dalmasri Syam, Ketua TP PKK Kabupaten Bintan Deby Maryanti, Kepala Fasharkan Mentigi, sejumlah Kepala OPD Pemkab Bintan, dan jajaran terkait.(met)
batampos.co.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tanjungpinang bergerak cepat menuntaskan tahapan demi tahapan pelaksanaan pemilihan Wali Kota (Pilwako) tahun ini.
Setelah menetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT), KPU akan melaksanakan debat pasangan calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungpinang pada 22 April.
Sebab itu, Ketua KPU Tanjungpinang Robby Patria mengimbau masyarakat agar lebih aktif memeriksa kembali jika namanya tidak tercantum dalam daftar pemilih sementara yang sudah diumumkan.
“Kami juga meminta seluruh pihak ikut mensosialisasikan mumpung masih ada waktu untuk perbaikan data pemilih,” kata Robby, kemarin.
Penetapan DPT ini akan menjadi tolok ukur KPU ketika hendak memesan kebutuhan logistik Pilkada 27 Juni nanti. Termasuk di antaranya pengadaan surat suara, tinta, hologram, dan formulir untuk keperluan kebutuhan Pilwako.
“DPT Pilkada Tanjungpinang ini menjadi Daftar Pemilih Sementara Pemilu 2019.
Kita minta pemerintah membantu KPU agar sejumlah warga yang belum merekam KTP elektronik segera merekam. Karena hanya dengan suket atau e-KTP mereka dapat memberikan hak suaranya. Tanpa suket maupun e-KTP, tidak diperkenankan,” imbau Robby.
Selanjutnya, tepat tiga hari setelah penetapan DPT, KPU punya melaksanaan debat Pilwako. Kegiatan ini merupakan sarana bagi masing-masing paslon beradu visi-misi dan program-program yang akan dilaksanakan jikalu terpilih sebagai kepala daerah.
Selain itu, sambung Robby, debat publik ini juga wahana agar seluruh pemilih bisa mengukur kapabilitas masing-masing paslon berdasarkan uraian yang disampaikan selama debat. Ini merupakan bagian dari edukai politik yang sudah lama menjdi fokus KPU selaku penyelenggara Pilkada.
Ada tiga topik yang akan dibahas pada debat publik terbuka tersebut. Yakni, pendidikan, pelayanan publik, dan pemerintahan serta kebudayaan. “Tempatnya nanti kami akan pilih salah sebuah hotel di Tanjungpinang yang representatif untuk pelaksanaan ini,” ujar Robby.(aya)
batampos.co.id – Kabid Pertambangan Dinas Energi dan Sumberdaya Mineral (ESDM) Kepri, BS, ternyata sudah lama menjadi pecandu sabu. Kepada petugas, ia mengaku belum bisa lepas dari barang haram tersebut.
”Sudah satu tahun BS ini ketagihan sabu,” kata Kasat Narkoba Polres Tanjungpinang, AKP Efendri Ali, Rabu (11/4).
Menurut tersangka, sabu yang ia konsumsi didapatkan dari Kota Batam. ”Dia ngaku beli sabu dari Batam, sekali beli Rp 800 ribu,” katanya.
Mengetahui persoalan ini, Sekretaris Daerah (Sekda) Kepri TS Arif Fadillah langsung menggelar rapat khusus bersama Inspektorat Kepri dan Badan Kepegawaian Daerah, kemarin. ”Kami dapat informasi dari media,” ujar Arif.
Di rapat tersebut, Arif mengaku melakukan cek dan ricek. Dijelaskannya jika memang benar oknum tersebut adalah pejabat Pemprov Kepri tentu ada kebijakan yang dibuat. Aturan mainnya, lanjut Arif, mengacu pada PP Nomor 53 tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil (PNS).
”Berkaitan narkoba tentu bentuk pelanggaran berat. Maka harus dipelajari terlebih dahulu,” tegas Arif.
Ketua Badan Pertimbangan Pangkat dan Jabatan (Baperjakat) Pemprov Kepri tersebut menambahkan, pihaknya berulang kali mengingatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk memerangi narkoba dan korupsi.
”Pak Gubernur juga sudah menegaskan, narkoba adalah virus yang harus dibasmi.”
Ketua Komisi I DPRD Kepri Abdurrahman mengaku prihatin dengan kejadian tersebut.
”Kami berharap pemprov lebih banyak lagi memberikan arahan ke para pegawai terkait bahaya narkoba,” ujar Abdurahman.
Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut juga mengharapkan proses hukum tersangka tetap berjalan dengan normal. Sementara pemprov bersikap tegas untuk memberikan sanksi, sehingga ada efek jera bagi pegawai dan pejabat yang lain.
Menurutnya, narkoba memiliki efek negatif kepada pribadi, keluarga, dan masyarakat.
”Apalagi bagi seorang pejabat, tentu akan mempengaruhi kinerjanya,” papar Abdurahman.
Sebelumnya, BS ditangkap Sat Resnarkoba Polres Tanjungpinang saat sedang nyabu di rumahnya di Jalan Siantan Sei Jang, Tanjungpinang, Senin (9/4) malam.
Pelaku diamankan bersama barang bukti sejumlah paket sabu sisa pakai beserta alat isap (bong).
Penangkapan terhadap BS berawal dari laporan dari masyarakat yang curiga dengan gerak-gerik pelaku. Atas laporan tersebut, polisi melakukan pengintaian selama tiga jam sebelum mengamankan pelaku.
”Petugas menggeledah dan menemukan sisa sabu yang dipake pelaku,” beber Ali.
Atas perbuatannya, pelaku dijerat pasal 112 dan pasal 127 Undang-Undang RI Nomor 35, tentang narkotika dengan ancaman pidana 5 hingga 20 tahun penjara. (odi/jpg)
Pegawai Negeri Sipil Pemko Batam meninnggalkan lapangan Engku Putri Batamcenter usai melaksanakan apel gabungan. | Cecep Mulyana
batampos.co.id – Menteri Pemberdayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Asman Abnur mengatakan formasi CPNS akan diumumkan Mei mendatang. Kini berbagai daerah, termasuk Batam sedang mengajukan formasi kebutuhan PNS.
“Sekarang belum, nanti Mei baru kami putuskan,” kata Asman di Bandara Hang Nadim Batam, Rabu (11/4) siang.
Ia mengatakan, berdasarkan ajuan daerah, kementrian yang ia pimpin akan menyesuaikan kebutuhan PNS dengan potensi yang dimiliki setiap daerah. ” Kami akan lihat kontennya. Misalkan potensi daerahnya industri atau pertambangan. Tidak boleh lagi mengajukan pegawai administratif,” imbuh mantan Wakil Wali Kota Batam ini.
Menurutnya, kebutuhan PNS baru di daerah kelak akan mempertimbangkan analisis beban kerja yang telah disusun oleh daerah. Terait hal ini Asman mengklaim Kemenpan RB punya tolak ukur, proses rekruitmen aparatur sipil negar sekarang lebih selektif
“Jadi kalau beban kerjanya berapa, butuh pegawainya juga berapa. Tidak boleh lagi nerima pegawai secara gelondongan. Semua pakai rumusan, tidak ada main-main lagi sekarang,” kata dia.
Sebelumnya, Kepala BKD Batam, Sahrir mengatakan, Pemko Batam sudah mengajukan kebutuhan PNS Kementerian PAN RB. Dimana kebutuhan yang diajukan, tenaga guru SMP sebanyak 481 orang, tenaga guru SD 551 orang, tenaga kesehatan untuk RSUD 263 orang, tenaga kesehatan Dinas Kesehatan Kota Batam 140 orang, dan 723 tenaga fungsional yang dihimpun dari seluruh OPD yang ada saat ini. Totalnya, mencapai 2.158 PNS.
“Jumlah ini berdasarkan kebutuhan dan seiring bertambahnya fasilitas seperti sekolah dan puskesmas,” ucap Sahir. (adi)
Mentri BUMN Rini Soemarno bersama Menpan RB Asman Abnur, Jaksa Agung RI Muhammad Prasetyo meninjau Kapal MV Dharma Lautan Intan yang baru diresmikan di Pelabuhan Batuampar, Rabu (11/4). | Cecep Mulyana/Batam Pos
batampos.co.id – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarmo meresmikan kapal MV Dharma Lautan Indah. Kapal kargo ini dimiliki Djakarta Lloyd (Persero) di Pelabuhan Batuampar, Rabu (11/4). Kapal ini akan menjadi armada baru perseroan.
“Mengapa kapal seperti ini, karena ada crane nya di dalam. Sekarang masih banyak pelabuhan yang belum memiliki crane. Sehingga sulit menerima kontainer-kontainer yang datang,” katanya diatas kapal tersebut, Rabu (11/4) kepada insan media.
Kapal tersebut dibeli dari Singapura seharga Rp 164 miliar yang kemudian direnovasi ulang. Tujuan pembelian tersebut adalah untuk menggarap kontrak pengangkutan batu bara dari PT PLN.
Rini melanjutkan bahwa dengan keberadaan kapal ini, maka bisa menyinggahi pelabuhan-pelabuhan yang memiliki crane.
“Sangat efisien, bisa langsung pakai. Selain itu bisa juga untuk kepentingan yang lain. Benar-benar sangat dibutuhkan,” tambah Rini.
Sedangkan Jaksa Agung RI, H.M Prasetyo mengatakan MV Dharma Lautan Indah dibutuhkan karena pengangkutan batu bara sangat banyak.
“Jika buat lagi, waktunya akan lama. Jadi ini bukan keinginan kami, tapi merupakan suatu kebutuhan. Karena di Indonesia, butuh armada pengangkutan batu bara yang banyak,” katanya.
Ia juga mengatakan pemerintah berencana akan membangun lagi kapal curah untuk keperluan armada logistik pengangkutan batu bara.
“Nanti akan bangun sendiri. Tapi butuh waktu tiga tahun. Jadi selama waktu itu, kita akan penuhi kebutuhan pengangkutan batubara,” paparnya. (leo)
Pelabuhan Barang Batuampar. | Rezza Herdiyanto/Batam Pos
batampos.co.id – Gubernur H Nurdin Basirun meminta Kementerian BUMN untuk segera memodernisasikan pelabuhan Batu Ampar Batam. Selain Batu Ampar, Pelabuhan Peti Kemas di Tanjung Sauh juga harus dibangun sesegera mungkin.
“Dua kawasan pelabuhan ini sangat mendukung poros maritim yang dicanangkan Presiden Jokowi. Untuk Batu Ampar harus ada modernisasi dan pengembangan sehingga bisa menampung kapal-kapal yang besar,” kata Nurdin, dalam perbincangannya dengan Menteri BUMN Rini Soemarno di Ruang VIP Bandara Hang Nadim, Batam, Rabu (11/4).
Fokus permintaan Nurdin tidak hanya Batu Ampar dan Tanjungsauh. Pelabuhan bongkar muat di Tanjungbalai Karimun juga diminta untuk ditingkatkan dan dimodernisasi. Karena saat ini kapasitas di pelabuhan Tanjungbalai juga membuat bingkar muat lama.
Demikian juga dengan pelabuhan Sei Bintan Pura. Gubernur menyampaikan ada peningkatan kapasitas sehingga semuanya menjadi semakin baik.
Nurdin menyebutkan, jika pelabuhan itu dimodernisasi, proses bongkar muat barang akan semakin cepat. Dweling time yang singkat itu, akan semakin menggairahkan investasi di kawasan tersebut. Ada efisiensi yang sangat besar. Ekonomi akan semakin bergairah.
“Itu menunjukkan kita siap menjadi poros maritim dunia,” kata Nurdin.
Nurdin mengaku senang ketika Menteri Rini langsung memberikan respon. Respon dari Menteri, kata Nurdin harus dijawab dengan kerja, kerja dan kerja.
“Bu Menteri bilang, dalam empat bulan ke depan akan ada perubahan,” kata Nurdin. Perubahan di Batam, Karimun dan Tanjungpinang.
Menurut Nurdin, dia akam terus berupaya untuk membangun infrastruktur di bidang kemaritiman. Karena Kepri merupakan daerah kepulauan, kelengkapan fasilitas transportasi harus tercukupi.
“Kita akan terus kawal pembangunan infrastruktur di Kepri,” ujar Nurdin.
Pertemuan tersebut juga dihadiri oleh Menteri PAN-RB Asman Abnur, Jaksa Agung RI HM Prasetyo, Wali Kota Muhammad Rudi, Kepala BP Batam Lukita Dinarsyah Tuwo dan Kajati Kepri Asri Agung Putra.
Menteri PAN-RB Asman Abnur juga menghimbau pembangunan harus terus dikawal, apapun pembangunan jika tujuannya untuk masyarakat pasti didukung penuh.
“Pembangunan di Batam sudah baik, siapapun pemimpinnya tinggalkan jejak pembangunan yang signifikan agar dapat terus berjalan,” kata Asman.
Sementara itu, Menteri BUMN Rini Soemarno mengajak kepada sejumlah stakeholder terkait untuk terus jalin kerjasama dan tingkatkan koordinasi. Seperti di Batam misalnya, Pemko dengan BP Batam juga Pelindo dan Angkasa Pura harus terus menjalin koordinasi guna penyelarasan pembangunan.
Mal Pelayanan Publik
Mentri BUMN Rini Soemarno bersama Menpan RB Asman Abnur Jaksa Agung Muhamad Prasetyo, Gubernur Kepri Nurdi Basirun, Walikota Batam, Ketua BP Batam melakukan peninjauan Mall Pelayanan Publik di Gedung Sumatera Promotion Center, Rabu (11/4). F Cecep Mulyana/Batam Pos
Pada kunjungan ke Batam kali ini, Asman, Rini, dan Jaksa Agung HM Prasetyo juga meninjau Mal Pelayanan Publik (MPP), Rabu (11/4) di Gedung Sumatera Promotion Center. Rombongan tiba pukul 08.45 wib di Gedung Sumatera Promotion Center. Sesampai di MPP, rombongan menuju konter information center yang berada paling pertama setelah pintu masuk.
“Ramah ya petugasnya. Banyakin senyum ya,” pesan Rini saat menyapa para petugas.
Setelah itu berturut – turut Rini, Asman, Prasetyo dan Nurdin meninjau satu persatu konter layanan yang ada di MPP tersebut. Sesekali Rini melakukan tanya -jawab dengan petugas konter. Seperti pada petugas Bank BRI misalnya, Rini menanyakan apakah sudah melakukan transaksi apapun secara online.
Rini bertanya juga sejauh apa realisasi pelaksanaan MPP bagi investor. Dan apakah seluruh perizinan selesai secara online.
Petugas menjelaskan, permintaan investor yang diproses adalah yang punya kesungguhan. Salah satu tolak ukur kesungguhan itu yakni dengan menyertakan bukti perusahaannya. Rini berharap, MPP Batam bisa kembali menjadi penyelamat kebangkitan Batam.
Sementara Asman Abnur menyebutkan, diantara daerah yang dijadikan model MPP, perkembangan yang paling pesat dilakukan oleh Batam, setelah itu DKI Jakarta, Surabaya dan Bali.
“Prestasi ini bukan karena saya berasal dari Batam. Tetapi memang Pemko Batam dan dukungan dari Gubernur serta BP Batam sangat serius dalam mewujudkan MPP,” kata Asman.
Saat ini, lanjut Asman ada 19 kota yang antri untuk melaksanakan MPP. Berbagai proses masih berjalan.
Pada kesempatan itu Asman juga memberikan beberapa arahan kepada Nurdin untuk melakukan beberapa pembenahan lagi menjelang MPP diresmikan Presiden Joko Widodo.
President Jokowi kata Asman menarget Indonesia berada dibawah peringkat 40. Saat ini Indonesia berada pada peringkat ke-17 dalam pelayanan publik .
Sedang HM.Prasetyo menilai MPP sebagai terobosan bagus pemerintah untuk meningkatkan kualitas pelayanan pada masyarakat dan investor. Disamping semakin ringannya beban tugas tiap instansi terkait. (*)
batampos.co.id – Dinas Pendidikan Kota Batam tahun ini membangun dua sekolah baru di Kecamatan Sekupang. Total anggaran mencapai Rp 9 miliar disiapkan untuk pembangunan SKB tersebut.
Kepala Bidang Pendidikan Menengah Pertama (SMP), Disdik Batam, Hernowo menyebutkan saat ini rencana pembangunan sekolah baru sudah masuk tahap lelang.
“Mei nanti sudah mulai pengerjaan,” kata dia, Rabu (11/4).
Ia menerangkan kedua bangunan ini diperkirakan selesai Oktober mendatang. Tahap pertama ini sekolah dibangun sebanyak 12 ruang kelas, ruang guru terlebih dahulu.
“Maksimalnya nanti akan 33 ruang kelas. Nanti akan dilanjutkan di tahun selanjutnya,” jelasnya.
Hernowo menyebutkan dua sekolah tersebut yakni SMPN 57 di Kelurahan Patam Lestari. Lahan seluas satu hektar tersebut akan menjadi sekolah dan mulai ditempat paling lambat Januari tahun 2019 mendatang.
“Satu lagi yang di Tibanlama. Kedua sekolah ini masih menumpang ke sekolah lain. Sehingga menjadi prioritas tahun ini,” sebutnya.
Hernowo menyebutkan saat ini sekolah yang masih menumpang untuk tingkat SMPN hanya dua sekolah tersebut. Adanya pembangunan ini bearti tahun tak ada lagi SMPN yang tidak punya bangunan.
“Tinggal nanti melanjutkan tahap pembangunan dengan penambahan RKB,” imbuhnya. (yui)
Menteri BUMN Rini Soemarno ketika berbincang dengan kepala sekolah SDN 007 Kabil, (jilbab hitam), Rabu (11/4). (Boni Bani/JawaPos.com)
batampos.co.id – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno kunjungan kerja di Kampung Panau, Kelurahan Kabil, Batam, Kepulauan Riau (Kepri) pada Rabu (11/4).
Bu Menteri kaget saat seorang wanita langsung menghampiri dan memeluk Rini.
Wanita dengan jilbab hitam bercorak yang memeluk Rini ternyata adalah Sumini Kepala SDN 007 Kabil.
“Tolong Bu, tengoklah bangunan gedung sekolah kami bu. Sudah tidak bisa dipakai lagi bu,” kata Sumini yang terus berpegangan dengan Menteri Rini Rabu (11/4).
Menyadari hal tersebut, Rini kemudian langsung merangkul Sumini dan mengatakan bahwa, akan segera mengalirkan program CSR untuk pembangunan gedung sekolah ini. Ia bahkan langsung melayani permintaan berfoto selfie dari sang kepala sekolah.
Momen inipun menjadi tontonan masyarakat dan guru-guru sekolah yang nampak bersyukur atas janji yang diberikan Rini.
“Akan kami segerakan, nanti kami cari program CSR dari BUMN untuk membangun gedung ini. Sesuai dengan permintaan ibu kepala sekolah,” kata Rini.
Permintaan dilakukan karena, kondisi delapan lokal yang sudah berdiri sejak 2001 lalu ini tidak lagi bisa difungsikan. Padahal jumlah murid di sekolah yang hanya berjarak beberapa meter dari bibir pantai ini sangat banyak. Akibatnya, pihak sekolah terpaksa menjadwalkan tiga shift setiap harinya.
Rini ketika itu ditemani Hakim Agung HM Prosetiyo, Gubernur Kepri Nurdin Basirun, Wali Kota Batam HM Rudi dan jajaran dari pimpinan perusahaan BUMN di Batam.
Direktur Utama (Dirut) BNI Ahmad Baiquni yang juga mendampingi Rini nampak langsung memberikan respon. Baiquni langsung memerintahkan BNI cabang Batam mengalirkan dana CSR mereka untuk membantu proyek perbaikan gendung sekolah ini.
Ia menyampaikan, akan memgusahakan agar bantuan ini bisa secepatnya dapat dilakukan. Dengan begitu kegiatan belajar mengajar bisa berjalan optimal.
“Nengok gedungnya begitu prihatin juga. Makanya kita akan usahakan agar segera bisa diturunkan bantuan ini,” jelas Baiquni.
Sumini yang kegirangan dengan rencana bantuan ini mengaku sangat senang sekali. Kenekatannya ini memang sudah terpikirkan mengingat informasi kedatangan Menteri Rini sudah ia ketahui dari jauh-jauh hari. Apa yang dia usahakan akhirnya mendapat titik terang dengan rencana hadirnya bantuan CSR ini.
Sebelumnya, Sumini mengaku sudah hampir setiap tahun mengajukan permohonan perbaikan gedung sekolah kepada Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam. Namun, permohonan itu sampai saat ini tidak juga mendapata tanggapan positif.
“Memang saya tunggu ibu menteri, bisa dilihat sendiri sekolah ini tak bisa di pakai, alhamdulilah dapat juga kita bantuan,” kata Sumini dengan mata berbinar.
Menteri BUMN Rini Soemarno ketika berbincang dengan kepala sekolah SDN 007 Kabil, (jilbab hitam), Rabu (11/4). (Boni Bani/JawaPos.com)
batampos.co.id – Kondisi sejumlah sekolah di Batam ternyata mendapat sorotan dari Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini M Soemarno. Ia menilai, ternyata masih banyak sekolah di Batam tidak layak, diantaranya sekolah dasar di Kampung Tua Panau, Kabil Nongsa.
“Saya lihat banyak sekolah tidak layak disini,” ujar Rini saat meninjau penyaluran program padat karya di Kampung Tua Panau Nongsa, Rabu ( 11/4) siang.
Karena itu, ia berharap agar BUMN dapat menyalurkan dana tanggungjawab sosial perusahaanya. Dengan tujuan dana tersebut dapat berguna untuk memperbaiki sekolah-sekolah.
“Saya berharap BUMN dapat bantu bangun kembali sekolah-sekolah ini,” kata Rini.
Menurut dia, rehabilitas sekolah sangat diperlukan agar para murid bisa nyaman menimba ilmu. Sehingga pelajaran yang diberikan dapat terserap dengan baik dan diaplikasikan oleh murid.
“Jadi mereka bisa belajar dengan baik dan ilmu yang didapatpun bermanfaat. Mereka nantinya juga akan bisa menjadi rakyat Indonesia yang mandiri,” imbuh Rini.
Ia juga mendorong PT Telkom tak hanya memperbaiki sekolah namun juga menyalurkan dana CSR. Sebab, PT Telkom memiliki program pengadaan komputer sekolah-sekolah yang bisa disalurkan untuk daerah perbatasan seperti Kampung Panau.
“Ada juga program Telkom, namanya Padi, pustaka digital. Sekolah dikasih komputer sehingga belajar dan bisa baca buku. Nanti akan bangun di sini juga,” kata dia.
Selain itu, Kementerian BUMN terus mendorong agar BUMN menyalurkan dana CSR setiap memberdayakan masyarakat. Dimana setiap tahunnya seluruh BUMN menyalurkan dana CSR, bina lingkungan dan program kemitraan dengan total dana Rp2,5 triliun hingga Rp3 triliun.
Disisi lain,empat BUMN PT Pelindo I (Persero), PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero), PT Sucofindo (Persero) dan Persero Batam bersinergi menyalurkan CSR senilai Rp1 miliar di Kampung Panau Kota Batam dalam bentuk program padat karya.
Kegiatan Padat Karya Tunai yang dilakukan di Desa Panau, Kelurahan Kabil, Kecamatan Nongsa itu meliputi pembangunan drainase sepanjang 300 meter dengan biaya pekerjaan berkisar Rp720 juta dan pembangunan MCK/kamar mandi sebanyak tiga unit di tiga sekolah.
Setiap unit kamar mandi terdiri dari empat ruang (dua pria dan dua wanita), dengan biaya pekerjaan berkisar Rp 281 juta. MCK dibangun di SMK 6 Kampung Panau, SDN 7 Kampung Panau, dan SDN 5 Telaga Punggur. Ia berharap program itu bermanfaat bagi masyarakat setempat serta mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Kegiatan ini dikerjakan oleh 300 warga setempat. Sengaja melibatkan masyarakat agar mereka bisa menikmati sendiri dan rasa memiliki,” kata Rini
Sementara, Direktur Utama Pelindo 1, Bambang Eka Cahyana mengatakan program padat karya tunai sengaja melibatkan masyarakat setempat. Hal ini menunjukan bahwa BUMN bersinegri mendukung program pemerintah, guna meningkatkan kualitas hidup masyarakat kelas bawah.
“Kami berharap dari sumbangsih sinegri dengan BUMN ini dapat menunjukan bahwa pemerintah selalu hadir untuk kesejateraan masyarakat,” ujar Eka.
Menurut dia, pelaksanaan padat karya tunai sesuai arahan Menteri BUMN Rini dalam acara pencanangan rangkaian kegiatan HUT bersama BUMN dan Kementrian. BUMN diharapkan turut serta dalam perbaikan lingkungan dan ikut meningkatkan kesejateraan, kesehatan hingga pendidikan masyarakat.
“Semoga dengan pembangunan drainase dan MCK ini mampu meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan masyarakat disini,” imbuh Eka.
Untuk pendidikan, Eka mengaku Pelindo memberikan beasiswa kepada 50 siswa berprestasi mulai SD , SMP, SMA hingga perguruan tinggi di wilayah Kepri.
“Kegiatan kali ini sesuai dengan visi Pelindo 1 untuk mengembangkan beranda depan Indonesia serta CSR,” pungkasnya. (she)
Sejumlah warga membeli sembako murah yang digelar Disperindag Kota Batam | Cecep Mulyana/Batam Pos
batampos.co.id – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam merencanakan mendistribusikan sembako murah awal Mei mendatang. Sembako seharga Rp 50 ribu ini selalu menjadi rebutan warga terutama mendekati bulan Ramadan dan lebaran.
Kepala Disperindag Batam, Zarefriadi mengatakan tahun ini ada 128 ribu paket sembako murah yang akan dibagikan di 64 kelurahan. Saat ini lelang memasuki tahap kedua sebelum gagal karena peserta lelang tidak ada yang sanggup.
“Gagal karena alasannya keuntungan yang mereka dapat sedikit,” kata Zaref, Rabu (11/4).
Ia menjelaskan paket sembako murah ini ditargetkan sudah tersalurkan awal Mei mendatang guna menghadapi Ramadan lebaran. Pemko menyiapkan anggaran mencapai Rp 7 miliar untuk 128 ribu sembako murah yang terdiri dari beras, gula, dan minyak goreng kemasan.
“Jika yang kedua ini gagal juga. Maka pemenangnya akan ditunjuk langsung,” imbuhnya.
Sementara itu, Walikota Batam Muhammad Rudi mengatakan penunjukkan langsung dilakukan jika sudah dua kali lelang dan gagal. Mengingat bulan Ramadan yang sudah tinggal menghitung hari, ia berharap sembako murah ini bisa dibagikan secepatnya.
“Kemarin Pak Zaref menyampaikan lelang sempat gagal. Kita tunggulah beberapa minggu ini jika gagal lagi, akan kami tunjuk langsung pemenangnya,” tambahnya.
Ia menegaskan pembagian sembako ini harus sudah berjalan sebelum bulan puasa masuk. Karena lokasi pembagian cukup banyak yakni 64 kelurahan.
“Karena itu akhir bulan ini harus sudah ada pemenangnya, agar penyaluran sembako murah tetap berjalan sesuai dengan target Pemko Batam,” jelas mantan anggota DPRD ini. (yui)