Kepala BP Batam, Lukita D Tuwo saat memberikan sambutan sempena pembangunan masjid BKDI BP Batam, pagi ini. foto: istimewa
batampos.co.id – Jumat, (8/6/2018), sekira pukul 09.00 pagi hujan gerimis mengguyur Batam. Tidak lebat memang.
Hari ini, memasuki puasa hari ke 23 menjadi hari berbahagia bagi BP Batam. Hari ini dilaksanakan peletakan batu pertama pembangunan masjid BKDI (Badan Koordinasi Dakwah Islam) BP Batam di lingkungan kantor BP Batam, tepatnya diantara gedung utama dan Bifza Annex 1.
Masjid ini memiliki area salat 575 meter persegi. Lantai satu dirancang bisa menampung 540 jamaah sedangkan di ruang mezanin sekira 100 jamaah.
Peletakaan batu pertama di lakukan ole Kepala BP Batam, Lukita D Tuwo.
Ia didampingi Anggota 1, Purwiyanto, Anggota 4 Eko Budi Soepriyanto dan Anggota 5 Bambang Purwanto.
Nampak hadir pada acara ini para Direktur di lingkungan BP Batam.
Berlindung di bawah payung berlogo BP Batam, Lukita meletakkan batu pertama serta menyampaikan sambutan.
“Sekarang baru terwujud,” ujar Lukita.
Sebuah cita-cita melengkapi fasilitas kantor dengan ruang ibadah yang representatif.
“Dengan pembangunan masjid ini pun, kita, harapkan semakin mendorong pegawai untuk lebih mudah beribadah.”
Melihat gambar rancangannya masjid ini tak seperti masjid biasa yang memiliki kubah.
Ia didesain dengan merujuk pada konsep tauhid. Tangan mengepal dengan jari telunjuk menunjuk arah atas.
Pemerintah Kabupaten Natuna menyambut kedatangan rombongan wisatawan asing di Pantai Kencana, Ranai dalam Sail Natuna, Kamis (8/6). F. Aulia Rahman/batampos.co.id
batampos.co.id – Pemerintah Kabupaten Natuna menyambut kedatangan rombongan wisatawan asing dalam festival bahari Sail to Natuna di Pantai Tanjung Teluk Selahang, Kamis (7/6). Wakil Bupati Natuna Ngesti Yuni Suprapti didampingi Ketua DPRD Natuna Yusripandi mengalungkan bunga kepada perwakilan wisatawan dan disambut tarian dan kesenian lokal.
Ngesti mengatakan, kegiatan festival wisata bahari Kabupaten Natuna 2018, merupakan upaya promosi meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan asing di Natuna dan bagian promosi pariwisata. “Kunjungan yacht wisatawan asing ini adalah kesekian kalinya, berkat dukungan Kementerian pariwisata. Pemerintah daerah pun tentu menyambut baik kalender wisata di kementerian,” kata Ngesti.
Kunjungan wisatawan asing tersebut, pemerintah menyambut dengan berbagai penampilan kebudayaan dan tradisi masyarakat. Mulai permainan alu, mengupas kelapa hingga memarut kelapa secara tradisional. Ngesti mengatakan, dengan kalender Sail Natuna di Kementerian Pariwisata saat ini, diharapkan ke depannya Natuna menjadi tujuan wisatawan asing. Dan dengan perkembangan pembangunan berbagai infrastruktur, Natuna mudah-mudahan menjadi daerah transit manca negara.
“Soal wisatanya, Natuna adalah Bali ke dua. Memang tinggal dilakukan pemberdayaan optimal dan infrastruktur yang dibutuhkan untuk kemajuan pariwisata,” ujar Ngesti.
Dijadikannya Natuna sebagai tujuan kalender wisata bahari sail to Natuna oleh yachter berbagai negara, tentu memberikan dampak positif bagi masyarakat. Dan pemerintah daerah terus menjalankan program strategis baik berupa promosi maupun pembenahan fasilitas pendukung pariwisata.
Sementara itu Anggota DPRD Natuna Marzuki mengharapkan, festival bahari Kabupaten Natuna 2018 memberikan dampak yang positif kepada masyarakat dan pemerintah daerah. Namun menurut Marzuki, agenda kedatangan yacht di bulan puasa Kurang didukung sebagian masyarakat. Karena bulannya masyarakat menunaikan ibadah puasa.
Dikatakan Marzuki, festival bahari tahun 2018 ini dapat menambah efek domino. Karena pemerintah daerah mengeluarkan biaya tidak sedikit, mencapai miliaran rupiah. Sementara Pemerintah daerah hingga saat ini belum membangun infrastruktur menyambut kedatangan kapal yacht.
”Mestinya anggaran miliaran rupiah sudah bisa membangun pelabuhan khusus kapal yacht. Karena sudah setiap tahun, pemerintah daerah menyambut kedatangan puluhan kapal yacht, dan hanya Lego jangar di tengah laut. Hal ini juga menjadi persoalan,” ujar Marzuki. (arn)
batampos.co.id – Cabang olahraga (cabor) atletik optimis bisa menjadi juara umum dalam gelaran Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) yang akan digelar 20-28 Juli mendatang di Kabupaten Lingga. Demi meraih target yang ditetapkan ini, cabor atletik akan terus menggelar latihan rutin.
ketua Kontingen Kota Batam Muhammad Ali mengatakan jika cabor atletik adalah langganan juara umum. Karenanya, target juara umum yang diberikan pada cabor atletik dalam Popda nanti adalah target yang realistis.
“Atletik adalah salah satu lumbung medali Kota Batam. Dan cabor ini juga menjadi salah satu cabor yang rutin menjadi juara umum. Karenanya, target juara umum untuk atletik adalah hal yang wajar,” terang Ali, Kamis (7/6).
Ia juga menjelaskan dengan keberhasilan cabor atletik menjadi juara umum dalam Popda sebelumnya, Dinas Pendidikan KOta Batam nerapkan target serupa dengan raihan sebelumnya. “Paling tidak kami memberikan target yang sama dengan sebelumnya. Tak mungkin kami memberikan target dibawah raihan Popda sebelumnya,” tegas Ali.
Ali juga menjelaskan jika dalam Popda nanti, Kota Batam akan menurunkan 17 atlet untuk mengikuti 24 nomor yang dilombakan.
“Sebanyak 17 atlet atletik siap berlaga dalam Popda 2018. Rencananya nanti akan mengikuti 24 nomor yang diperlombakan,” ujarnya.
Beberapa nomor menjadi nomor unggulan cabor atletik Kota Batam. Diantaranya adalah lari 5.000 M, 10.000 M, 400 M, dan 800 M. “Nomor ini memang menjadi andalan bagi Kota Batam dalam meraup medali,” terang Ali.
“Nomor lainnya dalah nomor lempar lembing. Karena dalam kejuaraan nasional (kejurnas) atletik pelajar tahun 2017, atlet atletik Kota Batam mampu meraih peringkat dua,” ujarnya bangga.
Menurut Ali, beberapa catatan prestasi yang diraih oleh atlet atletik Kota Batam ini membuatnya optimis atletik bisa meraih juara umum.
“Optimis dan yakin atletik Kota Batam akan bisa meraih gelar juara umum. Hanya sekarang tinggal mempersiapkan sebaik mungkin bagaimana untuk merealisasikan target itu,” katanya.
Ali juga menjelaskan tim atletik Kota Batam untuk gelaran Popda hingga saat ini masih terus berlatih meningkatkan kemampuannya. Tim atletik Popda Kota Batam tengah menggembleng dirinya di Sekolah Yos Sudarso.
“Untuk latihan, mereka menggunakan Sekolah Yos Sudarso. Hanya saja lantaran tengah memasuki Ramadan, pori latihan tidak seberat hari biasa,” ulasnya.
Di bulan Ramadan, lanjut Ali, atlet atletik Kota Batam hanya mendapat porsi latihan ringan. “Saat ini hanya diberikan porsi latihan untuk menjaga kebugaran tubuh, skill, dan stamina. Ini karena masih Ramadan,” ungkapnya.
Di lain pihak beberapa kabupaten/kota dipastikan menjadi saingan berat Kota Batam dalam merengkuh gelar juara umum. “Biasanya yang menjadi lawan kuat dalam Popda nanti adalah Kabupaten Lingga, Karimun, dan Bintan,” beber Ali.
“Mereka kuat di nomor lari 100 M dan 200 M. Terutama Kabupaten Lingga dan Karimun. Tetapi Kota Batam juga memiliki atlet-atlet lari yang tak bisa dipandang enteng,” cetusnya.
ilustrasi
Kota Batam, menurut Ali, telah mempersiapkan atletnya untuk menghadapi perlawanan atlet-atlet atletik daerah lain. “Beberapa indikator dalam latihan selama ini menunjukkan jika atlet Kota Batam sanggup bersing di nomor yang selama ini menjadi kelemahan atletik Kota Batam,” paparnya.
“Ini yang membuat kami optimis dan yakin jika gelar juara umum bukan target yang mustahil,” jelas Ali kemudian.
Sementara itu, Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kota Batam akan segera menggelar Musyawarah Kota dalam waktu dekat ini. Musyawarah kota (muskot) ini dilakukan lantaran masa jabatan kepengueusan PASI 2015-2018.
“Karenanya harus segera dilakukan pemilihan ketua dan kepengurusan baru untuk menghindari mandeknya pembinaan atlet atletik,” tutur Ali.
Kamis (7/6), KONI Batam mengumpulkan pengurus, tokoh, dan klub atletik Kota Batam untuk membicarakan persiapan gelaran Muskot.
“Persiapan hingga saat ini masih sampai pada persiapan pembentukan panitia untuk pemilihan Ketua untuk mmasa jabatan selanjutnya. JUga membahas mekanisme pemilihan dan pengajuan calon ketua PASI Kota Batam,” tutup Ali.(yan)
Suasana kawasan Nagoya terlihat cantik dengan gemerlap lampu yang menerangi kawasan tersebut.. F Cecep Mulyana/Batam Pos
batampos.co.id – PLN Batam memastikan ketersediaan listrik untuk masyarakat Kota Batam cukup selama enam hari lebaran.
Dimulai dari H-3 pada Selasa (12/6) hingga H+3 atau Senin (18/6) Lebaran.
Terdapat 250 petugas yang bersiaga selama waktu tersebut. Dari 250 petugas yang ada terdiri dari
69 petugas menangani gangguan,
60 orang bertugas di pos gardu induk,
52 petugas bersiaga di pos pembangkit, dan
69 sisanya berada pada jajaran manajemen.
Direktur Operasi PLN Batam, Awaluddin Hafid mengatakan petugas gangguan, gardu induk, dan tenaga piket akan bertugas 24 jam dengan pembagian kerja tiga shift.
Pada kondisi normal, ada 180 petugas yang disiagakan untuk kelancaran pelayanan listrik kepada masyarakat.
“Memang kami ada persiapan khusus pada momen seperti lebaran memiliki persiapan khusus, termasuk hari besar lainnya,” kata Hafid menjelaskan ketika ditemui di kantornya pada Kamis (7/6).
“Kami juga telah bersiap sejak bulan Ramadan ini. Petugas kami telah bersiaga, memastikan kelancaran aktivitas masyarakat di lebaran kali ini,” tambahnya.
Hafid juga menjelaskan, kapasitas pembangkit yang saat ini sebesar 545 mega watt, berbanding dengan beban tertinggi pemakaian masyarakat sebesar 400 mega watt, masih menyisakan cadangan yang tenaga yang cukup positif.
Sementara untuk pemakaian tertinggi di hari H pada Jumat (15/6) berada di angka 240 mega watt, sementara pada malam sebelum hari H pemakaian masyarakat hanya sebesar 200 mega watt. Cadangan yang mencapai 60 persen di hari H ini tidak jauh berbeda dibandingkan dengan cadangan tahun lalu.
“Tahun lalu kami tidak memiliki gangguan, kami siapkan antisipasi dengan melakukan pemeliharaan sebelumnya. Intinya ada antisipasi terkait kemungkinan gangguan,” kata Hafid lagi.
Kepala Kejakasaan Negeri Batam bersalaman dengan Roch Ado Wibowo Sekda Kota Batam Jefridin pada acara buka puasa bersama di Kantor Kejaksaan Negeri Batam di Batamcenter, Kamis (7/6). F.Cecep Mulyana/Batam Pos
batampos.co.id – Keluarga besar Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam, menggelar buka puasa bersama di halaman Kantor Kejari Batam, Kamis (7/6). Tradisi yang digelar setiap tahun saat Ramadan ini, turut mengundang anak-anak Panti Asuhan Al-Jufri, Patam Lestari, Sekupang untuk ikut berbuka puasa bersama.
“Kegiatan ini juga mengundang seluruh FKPD Batam, tokoh masyarakat, rekanan, Ikatan Adhiyaksa Darmakarini (IAD) Daerah Batam, serta awak media,” kata Kepala Kejari Batam, Roch Adi Wibowo, kemarin.
Dalam rangkaiannya, kegiatan ini diawali dengan pemberian takjil kepada pengendara yang melintasi jalan di sekitar perempatan Engku Putri (depan Kantor Kejari Batam).
“Ada 500 paket yang disediakan, dan bagi-bagi takjil ini juga sudah pernah digelar di awal Ramadan,” terang Wibowo.
Acara kemudian dilanjutkan dengan tausiyah, buka puasa bersama, dan ditutup dengan pemberian santunan kepada 40 anak yatim.
“Kebersamaan ini sebagai bentuk mempererat tali silaturahmi dengan semua elemen, guna meningkatkan sinergitas dalam indahnya Ramadan,” ungkapnya.
Dalam kesempatan itu juga, kegiatan buka puasa bersama Kejari Batam dibuka langsung oleh Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad. Ia menuturkan, bahwa perkembangan perekonomian Batam menunjukan sinyal positif yang diharapkan di 2018 ini Batam dapat kembali pulih.
“Semoga kondisi ini kembali membawa beragam kesempatan untuk masyarakat Batam, dalam mencapai kesejahteraan di kota yang kita cintai ini,” ucapnya.
Tak lupa ia mengapresiasi Kejari Batam selaku penyelenggara acara, yang menggelar kegiatan kebersamaan dengan melibatkan semua elemen masyarakat.
“Khususnya, secara internal tentunya dapat mendekatkan pimpinan dengan para jaksa dan staf hingga berpengaruh terhadap kinerja yang maksimal,” tutup Amsakar. (nji)
batampos.co.id – Indonesian National Shipowners Association (INSA) Kabupaten Karimun menyiapkan lima kapal cadangan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang mudik Lebaran tahun ini. Kapal cadangan tersebut akan dioperasikan mulai Minggu (10/6) untuk berbagai tujuan seperti Selatpanjang, Buton-Pekanbaru.
”Kalau kondisinya membeludak kita langsung operasikan kapal cadangan untuk berbagai tujuan langsung dari sini,” kata Ketua DPC INSA kabupaten Karimun H Datok Bustami Raja Marah, Kamis (7/6).
Kapal cadangan yang dipersiapkan tersebut menurutnya sudah sesuai dengan hasil rapat bersama KSOP Kelas II Tanjungbalai Karimun beberapa waktu lalu. Termasuk arus balik juga nantinya, namun diprediksi kapal cadangan akan dipergunakan dua kapal saja. Sebab, musim liburan anak-anak sudah berjalan. ”Kita perkirakan tidak ramailah, seperti tahun lalu. Hanya satu kapal yang jalan,” ungkapnya.
Sementara itu, Pelabuhan Tanjungbalai Karimun mulai terlihat padat oleh calon penumpang yang akan mudik. Diperkirakan lebih dari 700 orang telah meninggalkan Tanjungbalai Karimun menggunakan kapal laut ke berbagai daerah sejak kemarin.
Kepala KSOP Tanjungbalai Karimun Ridwan melalui Kasi Penjagaan dan Keselamata Pelayaran Syahrinaldi membenarkan adanya lonjakan arus mudik kemarin. ”Sejak pagi hari sudah terlihat peningkatan jumlah penumpang. Ditambah lagi pada hari ini (kemarin, red) puncak arus mudik ke Belawan, Sumatera Utara menggunakan kapal Pelni,” ujarnya.
Manajer Cabang Pelni Tanjungbalai Karimun Yusuf secara terpisah menyebutkan, kemarin merupakan jadwal terakhir kapal Pelni yang melayani penumpang mudik sebelum Hari Raya Idul Fitri. ”Khususnya untuk penumpang tujuan ke Belawan menggunakan KM Kelud. Untuk saat ini jumlah penumpang yang akan berangkat lebih dari 300 orang.
Sedangkan, untuk ke Tanjungpriok sudah Minggu (3/6) lalu berangkat. Untuk pelayaran kapal Pelni melalui Tanjungbalai baru akan ada lagi di atas tanggal 20 Juni,” jelasnya.
Manager Bisnis PT Pelindo I Cabang Tanjungbalai Karimun Sindu L Pranoto ketika dikonfirmasi mengatakan, pihaknya telah mempersiapkan fasilitas yang ada di pelabuhan domestik untuk menampung ledakan penumpang arus mudik. Tetapi karena kondisi pelabuhan tidak bisa diubah lagi, maka hanya bisa dipasang tenda, kursi, dan kipas angin di depan kantor KSOP Kelas II Tanjungbalai Karimun.
Namun, tergantung kedatangan kapal itu sendiri supaya tidak terjadi penumpukan penumpang dipelabuhan. Apabila terjadi keterlambatan kapal datang, secara otomatis akan molor waktu keberangkatan. (tri/san)
batampos.co.id – Polemik penetapan zonasi kelistrikan di Karimun, tetap menjadi pertanyaan besar bagi publik. Dimana, penerapan zonasi kelistrikan di Karimun terbagi menjadi tiga wilayah kewenangan kelistrikan. Zona 1 dan 2 saat ini belum jalan dan belum mampu mengaliri listrik ke pelanggannya.
Zona 1 dikelola oleh PT Soma Daya Utama (SDU) meliputi wilayah di sekitar Pantai Pelawan. Di Zona 2 yang dikelola oleh PT Karimun Power Plant (KPP), ada salah satu pengembang perumahan yang belum mendapat aliran listrik.
PLN yang menguasai zona 3 diharapkan bisa mengaliri listrik di area zona 1 dan 2. PLN dengan stok listrik melimpah lebih dari siap untuk mengaliri rumah maupun industri yang berada di zona 1 dan 2.
”Kita bisa menyalurkan daya listrik ke zona 1 dan 2 bila ada kekuatan hukum yang jelas. Walaupun mereka (SDU dan KPP, red) minta bantuan tetap ada aturannya. Sebab, sudah ada kesepakatan bersama dari pihak mereka,” jelas GM PT PLN Wilayah Riau dan Kepri M Irwansyah Putra, belum lama ini.
Karena hasil kesepakatan tersebut sudah berjalan. Yang mana di dalamnya pihak PLN bersedia membantu menjual listrik dalam bentuk curah kepada PT KPP maupun PT SDU dengan besaran nilai tarif berdasarkan Biaya Pokok Penyediaan (BPP) dan biaya margin, yang akan dievaluasi setiap bulan.
”Disini kan PLN perusahaan negara, tidak mungkin rugi akibat penetapan zonasi tersebut. Sekali lagi, kita tidak ada masalah untuk menyalurkan listrik di zona 1 dan 2 kapanpun bisa,” tegasnya.
Sebelum sistem zonasi diberlakukan, PLN sebenarnya sudah melakukan investasi yang cukup besar di kawasan zona 1 dan 2. Terutama pembangunan jaringan baru. Sudah terpasang tiang-tiang listrik terbuat dari beton oleh PLN. Namun akibat ada penetapan zonasi kelistrikan, maka pembangunan jaringan baru tersebut dibatalkan hingga ada aturan yang baru.
”Silakan tanyakan kepada mereka, sejauh mana pembangunan infrastruktur di masing-masing wilayah usaha penyedian tenaga listrik,” kata Irwansyah.
Sebelumnya, pihak PT KPP menyanggupi untuk menyediakan gardu distribusi pada titik beli dari PT PLN yang selanjutnya pihak PT KPP akan bertugas untuk menyediakan listrik masyarakat di wilayah tersebut.(tri)
Penumpang bus Trans Batam turun di halte simpang Bascamp, Sagulung F. Dalil Harahap/Batam Pos
batampos.co.id – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam melakukan pengecekan kelaikan kendaraaan (ramp check) armada bus pariwisata yang ada di transfer point Indofast, Baloi, Kamis (7/6/2018).
Kepala Dishub Batam, Yusfa Hendri mengatakan sesuai dengan edaran Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengenai pengecekan angkutan lebaran antar kota antar provinsi daerah wajib melakukan pengecekan kelaikan.
“Karena kita tak ada angkutan dengan tujuan tersebut, maka kami melakukan pengecekan sejumlah bus yang biasa melayani wisatawan dan bus trans Batam,” kata Yusfa usai menempel stiker kelaiakan kendaraan.
Ia menyebutkan sedikitnya ada 73 bus dan angkutan jenis lainnya yang ada di Indofast dan 70 bus armada milik trans Batam yang sudah dicek kelaiakannya.
Beberapa hal yang dicek diantaranya, lampu, rem, wiper, alat pemadam kebakaran ringan, segitiga pengaman dan alat pemecah kaca.
“Dari yang kami cek semua laiak. Kendaraan yang sudah dicek dan memenuhi ditempelkan stiker laiak jalan,” ujar pria yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Pariwisata Batam ini.
Selain itu, operasi yang digelar bersama Satlantas Polresta Barelang juga mengecek kelengkapan armada seperti masa berlaku STNK hingga SIM.
“Tadi total ada 15 personil yang turun dalam pengecekan ini,” imbuhnya.
Ia mengimbau kepada pemilik armada ini untuk melakukan pengecekan berkala atau uji kir. Agar bisa menciptakan kenyamanan kepada mereka yang menggunakan armada tersebut.
“Ini penting, kalau ramp check kan saat mudik lebaran, natal dan tahun baru atau momen besar saja. Sedangkan kir itu wajib agar armada laiak jalan,” tutup Yusfa. (yui)
batampos.co.id – Pembagian THR untuk PNS sempat menimbulkan gonjang-ganjing di daerah, mereka kesulitan cairkan THR sebab memang tiada alokasi untuk itu.
Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menilai tidak sinkronnya kebijakan pemerintah pusat dengan pemda terkait pembayaran THR PNS menunjukkan ada problem koordinasi.
Wakil Ketua DPR bidang Kesra itu menilai perubahan alokasi anggaran oleh eksekutif di level apapun, tidak bisa dilakukan secara sepihak, melainkan harus disepakati bersama DPR.
”Perubahan alokasi anggaran ditingkat pusat itu tidak mengikat APBD, yang memiliki mekanisme tersendiri yang independen dari pemerintah pusat,” kata Fahri, Kamis (7/6).
Apabila pemerintah pusat ingin membuat keputusan atau kebijakan yang mengikat lembaga lain, tidak bisa serta merta, tetapi harus melalui mekanisme.
”Itu lah sebabnya, harusnya THR itu jangan jadi isu politik, tetapi harusnya jadi isu kesejahteraan rakyat yang secara reguler ditetapkan melalui UU dan APBN serta APBD,” cetusnya.
BACA JUGA: Berita Terbaru Polemik THR PNS, Ini Data Kemendagri
Sebab kalau kemudian jadi isu politik, sebut Fahri, situasi seperti saat ini terjadi. Pemberian THR kepada PNS menjadi berantakan karena daerah tidak bisa serta merta mengeluarkan anggarannya sebagaimana yang diminta pemerintah pusat.
”Karena tidak semua daerah mempunyai kapasitas fiskal yang memadai untuk membiayai pencitraan yang dibuat pemerintah itu,” kata legislator asal Nusa Tenggara Barat itu. (lum/bay)
Bupati Bintan Apri Sujadi saat rapat koordinasi bersama FKPD di Kantor Bupati Bintan, Bintan Buyu, Kamis (7/6). F. Kominfo Bintan untuk batampos.co.id
batampos.co.id – Bupati Bintan Apri Sujadi didampingi Wakil Bupati Bintan Dalmasri Syam memimpin rapat kordinasi bersama sejumlah FKPD membahas isu strategis menjelang Hari Raya Idul Fitri di Kantor Bupati Bintan, Kamis (7/6).
Dalam kesempatan itu, Aprii meminta seluruh stakeholder memastikan ketersediaan pasokan kebutuhan pokok.“Nanti beberapa hari menjelang hari raya Idul Fitri, kita sama-sama turun ke lapangan tinjau pasar terkait pangan kondisi terakhir atas pengendalian stabilitas harga sembako atau pangan,” ujarnya.
Kemudian konsentrasi keamanan lalu lintas, apalagi akhir-akhir ini sering terjadi kecelakaan di jalur Lintas Barat. Dia meminta Dinas Perhubungan serta Dinas Kesehatan berkoordinasi ke instansi terkait lainnya agar menyiagakan petugas baik ke arah menuju Kawasan Pariwisata Lagoi maupun arah menuju Pantai Trikora.
“Untuk petugas kesehatan, mungkin khusus H-3 hingga H+7, perlu disiagakan petugas yang siaga 24 jam di beberapa titik puskesmas jalur tersebut,” ujarnya.
Hal terakhir yang menjadi perhatiannya yaitu terkait antisipasi persiapan arus mudik Lebaran 1439 H. “Titik pantau arus mudik akan terfokus di dua pintu masuk Pelabuhan Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara dan Pelabuhan Sri Bayintan, Kijang. Kita minta beberapa petugas siaga di sana, mengantisipasi beberapa kejadian atas beberapa hal yang menjadi isu nasional seperti terorisme dan peredaran narkoba,” tutupnya.(met)