Kapolres Karimun AKBP Hengky Pramudya, Dandim 0317/Karimun Letkol Arm Rizal Analdie, serta Danlanal Karimun Letkol Laut (P) Bambang Subeno ikut menari bersama buruh di halaman Kantor Bupati Karimun, memeringati Hari Buruh Internasional, Selasa (1/5). F. Dokumentasi Satlantas Polres Karimun untuk batampos.co.id
batampos.co.id – Aksi May Day atau Hari Buruh kali ini diisi dengan dialog antara perwakilan organisasi buruh yang ada di kabupaten Karimun dengan Dinas Tenaga Kerja Perindustrian Karimun, Selasa (1/5).
Perwakilan buruh yang hadir di antaranya Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Karimun, Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Karimun membahas tentang ketenagakerjaan.
”Kita sebagai fasilitator berdialog dengan perwakilan organisasi buruh tentang perlunya BPJS dan K3 kepada tenaga kerja yang ada di Karimun,” kata Kepala Dinas Tenaga Kerja Perindustrian Karimun Hazmi Yuliansyah, kemarin.
Aksi buruh lalu dilanjutkan dengan berorasi di depan Kantor Bupati Karimun. Lalu diakhiri dengan menari bersama antara buruh, polisi dan juga Dandim Karimun. Tampak berbaur bersama buruh Kapolres Karimun AKBP Hengky Pramudya, Dandim 0317/Karimun Letkol Arm Rizal Analdie dan Danlanal Karimun Letkol Laut (P) Bambang Subeno.
Kapolres Karimun AKBP Hengky Pramudya memberikan apresiasi kepada rekan-rekan buruh yang spontanitas menari bersama. ”Terima kasih teman-teman mari kita jaga kebersamaan,” kata AKBP Hengky. (tri)
batampos.co.id – Wakil Ketua Komisi X DPR RI Sutan Adil Hendra mengatakan persoalan klasik setiap tahun ajaran baru harus segera dituntaskan. Menurut Sutan, khusus untuk SMA/SMK tanggung jawab tersebut berada di Pemerintah Provinsi Kepri.
“Sekarang tidak lagi mengenal istilah sekolah unggulan atau favorit. Jika masih ada, komitmen Dinas Pendidikan (Disdik) daerah diragukan,” ujar Sutan di sela-sela kunjungan kerja di Tanjungpinang, Senin (30/4) lalu.
Ia menjelaskan saat ini untuk SMA/SMK mandatnya sudah berada di bawah Pemprov Kepri, khususnya Disdik Provinsi. Atas dasar itu, Disdik Provinsi bertanggungjawab mengontrol sewaktu berlangsung tahapan penerimaan siswa baru.
“Apa yang menyebabkan istilah sekolah unggulan atau favorit tersebut ada, karena budaya titip menitip masih menjadi tradisi,” paparnya.
Ia yakin, jika semua sekolah negeri diperlakukan sama, dan praktik titip menitip ditiadakan, maka secara perlahan istilah tersebut akan hilang. Pekerjaan lainnya yang harus dilakukan adalah meningkatkan keseteraan setiap sekolah negeri. Baik itu SMA maupun SMK.
Ditambahkannya, pihaknya juga terus mendorong Pemerintah untuk menuntaskan pengangkatan honorer kelompok 2 (K2) pada tahun 2018 dan 2019.(jpg)
batampos.co.id – Polres Lingga bersama Polsek Singkep Barat menggelar sejumlah kegiatan pada May Day atau yang dikenal dengan hari buruh Internasional. Kegiatan tersebut dilakukan di Pelabuhan Jagoh, Sungai Buluh, dan Kuala Raya dengan bersilaturahmi bersama buruh.
“Kami juga memberikan sejumlah bantuan kepada buruh di tiga lokasi tersebut,” kata Kapolsek Singkep Barat Iptu Idris, Selasa (1/5).
Di Jago, Kapolres Lingga AKBP Joko Adi Nugroho bersama Kapolsek Singkep Barat Iptu Idris memberikan sejumlah gerobak sorong diperuntukkan kepada buruh panggul di pelabuhan. Sedangkan di Sungai Buluh, mereka memberikan helm kerja kepada buruh di daerah itu.
Sedangkan di Kuala Raya, mereka memberikan helm untuk sejumlah pengojek yang juga termasuk dalam pengerjaan buruh.Pada kesempatan peringatan hari buruh kali ini, Idris mengharapkan kepada pemerintah agar lebih memperhatikan para buruh. Terutama buruh panggul di sejumlah pelabuhan di Kabupaten Bunda Tanah Melayu ini.
Menurut Idris pekerjaan mereka juga dibutuhkan orang banyak, namun mereka minim perhatian. “Pekerjaan buruh panggul di pelabuhan, mereka lakoni untuk memenuhi kebutuhan keluarga mereka,” ujar Idris.
Selain itu, Idris juga mengharapkan kepada para buruh agar dapat memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat. Untuk itu diperlukan kedisiplinan kerja, tentunya akan berdampak baik pada keselamatan kerja para buruh di pelabuhan.
Menurut Idris, buruh di Kabupaten Lingga tentunya tidak sama dengan buruh di Kota-kota di Provinsi Kepri ini.
Buruh di Lingga hanya bekerja untuk memenuhi nafkah keluarga mereka sehingga bekerja sebagai buruh. Idris menambahkan, saat ini ketersediaan lapangan kerja masih minim lapagan kerja di Kabupaten Lingga. Untuk itu dibutuhkan upaya dan kerja keras pemerintah daerah guna membuka lapangan pekerjaan.
Jumlah buruh secara keseluruhan yang ada di Singkep Barat hanya 150 orang.
Buruh di Kabupaten Lingga Selain berprofesi di bidang tambang pasir, juga buruh panggul di pelabuhan.(wsa)
Kapolres Natuna AKBP Nugroho Dwi Karyanto memusnahkan sabu tak bertuan di Mapolres Natuna dengan cara direndam, Senin (30/4). F. Aulia Rahman/batampos.co.id
batampos.co.id – Kapolres Natuna AKBP Nugroho Dwi Karyanto memusnahkan narkoba jenis sabu seberat 0,6 gram, Senin (30/4). Pemusnahan sabu dengan cara dimasukkan ke dalam air disaksikan perwakilan pemerintah daerah, jaksa, dan perwakilan Pengadilan Negeri.
Nugroho mengatakan, narkoba jenis sabu ditemukan anggota Satres Narkoba Polres Natuna di bawah tangga saat KM Bukit Raya bersandar di Pelabuhan Selat Lampa, pada 26 Maret 2018. “Sabunya tidak bertuan. Ditinggal pemiliknya di dalam kardus di bawah tangga di dalam kapal,” kata Nugroho.
Pengungkapan pengiriman sabu-sabu ini, kata Nugroho, merupakan pengembangan dari informasi masyarakat. Dilaporkan salah seorang penumpang kapal membawa sabu ke Natuna.
Dari informasi ini, polisi langsung bergerak dan melakukan pengintaian. Namun, mereka hanya menemukan sebuah kardus di bawah tangga kapal yang ditinggal pemilik.
“Setelah ditunggu pemiliknya tidak muncul, kardus digeledah dan menemukan paket sabu 0,6 gram. Sepertinya pemilik kardus sudah mengetahui operasi itu,” ujarnya.
Modus yang dilakukan pelaku, sabu dipaketkan dalam 10 amplop siap edar di dalam kardus berisi buah jeruk. “Meski pelakunya belum terindentifikasi. Kamis masih terus melakukan penyelidikan atas penyelundupan narkoba ini,” ujarnya.(arn)
batampos.co.id – Pemerintah Kota Batam berencana membuat bazar Ramadan di sepanjang Jalan Edukits Batamcenter hingga Hotel Sydney Batamcenter jelang Ramadan nanti.
Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menegah (KUKM) Batam, Suleman Nababan mengatakan bazar ini merupakan salah satu upaya pemko Batam dalam menggeliatkan pelaku UKM terutama jelang Ramadan dan lebaran Idul Fitri nanti.
“Pemerintah hanya menyediakan lokasi pelaksanaan saja,” kata dia, Selasa (1/5).
Selain pelaku UKM, pihaknya berencana melibatkan distributor untuk berpartisipasi dalam bazar Ramadan ini. Ia menambahkan nantinya lokasi ini tidak saja menjual produk makanan melainkan juga pakaian.
“Untuk lokasinya masih kami tata dulu. Kalau bisa awal Ramadan sudah bisa digunakan mereka yang akan menjadi peserta bazar,” terang mantan Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Batam ini.
Ia menambahkan bazar ini melibatkan beberapa instansi, selain Dinas KUKM, bazar ini juga dikuti Dinas Perindustrian dan Perdagangan dan Dinas Pariwisata Kota Batam.
“Ya sebagai dinas yang membawahi KUKM kami berharap pelaku UKM bisa memanfaatkan peluang ini. Jadi mereka bisa menjual produk mereka di sana,” lanjut Suleman.
Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdaganan Kota Batam, Zarefriadi mengungkapkan kegiatan bazar Ramadan ini akan mengajak distributor untuk turut serta meramaikan.
“Lagi dicari distributonya. Kami berharap mereka bisa menjual barang sesuai harga distributor sehingga memberikan kemudahan pembeli,” sebutnya.
Beberapa distributor yang diharapkan bisa bekerjasama adalah mereka yang menjual berbagai kebutuhan selama Ramadan dan Idul Fitri seperti gula, minyak, beras dan produk lainnya.
“Semoga awal Ramadan bazar bisa terlaksana,” tutupnya.(yui)
batampos.co.id – Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Cabang Kabupaten Kepulauan Anambas, tidak menggelar aksi pada peringatan Hari Buruh sedunia atau May Day. Selain itu, mereka tidak mempersoalan tenaga kerja asing di Anambas. Pasalnya di perusahaan minyak dan gas bumi di Anambas hanya sebagian kecil yang mempekerjakan TKA.
Selain itu keluhan-keluhan para karyawan juga sudah diakomodir oleh perusahaan migas. ”Kita diam saja di rumah dan tak ada menggelar aksi May Day. Soalnya semua keluhan karyawan sudah diakomodir perusahaan. Termasuk Upah Minumum Sektoral (UMS) tidak ada masalah diangka Rp 3.255.000,” kata Ketua SPSI Cabang Anambas, Sahtiar, Selasa (1/5).
Angka tersebut, kata Sahtiar, sudah besar, naik 5 persen dari tahun 2017. “Untuk upah sudah layak bagi karyawan dan ditambah juga adanya kebijakan tunjangan transportasi dari perusahaan,” jelasnya.
Sahtiar, mengakui ada tenaga kerja luar daerah namun tenaga kerja tersebut memang untuk posisi penting yang tidak bisa diisi pekerja lokal. “Untuk pekerja yang dikontrak tidak ada TKA, semua tenaga kerja lokal. Kecuali untuk hal-hal yang penting, biasanya perusahaan memanggil dari luar,” ucapnya.
Sahtiar menyinggung, Senin (30/4) lalu pihaknya melakukan rapat koordinasi dengan pihak Polres Anambas untuk menginformasikan jika dari SPSI Anambas tidak melakukan aksi pada Hari Buruh tahun ini. “Kita dari SPSI komit tidak melakukan aksi,” tutupnya.
Diketahui, jika setiap perayaan hari buruh, selalu ada aksi buruh yang melakukan sejumlah tuntutan seperti meningkatkan kesejahteraan karyawan, kenaikan upah dan sebagainya.(sya)
SISWA SMK Negeri 1 Anambas yang mengikuti UNBK di sekolah mereka, beberapa waktu lalu. F. Syahid/batampos.co.id
batampos.co.id – Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) sudah bisa dilaksanakan di Kabupaten Kepulauan Anambas. Sebagai proyek percontohan, UNBK pertama kali dilaksanakan di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Anambas di Desa Air Asuk, Kecamatan Siantan Tengah pada 2 hingga 5 April lalu.
Bukan hanya UNBK tingkat SMK tapi ujian kejar paket B dan paket C, juga melaksanakan UNBK. Untuk UNBK kejar paket C sudah terlaksana dengan baik pada 27 hingga 30 April yang lalu. Sementara UNBK kejar paket B baru dilaksanakan pada 4 hingga 6 Mei mendatang. ”Alhamdulillah, untuk UNBK SMK dan UNBK paket C semua berjalan lancar,” ungkap Kepala Bidang Penyelenggaraan e Goverment Dinas Kominfotik Kabupaten Kepulauan Anambas M. Ari Sofyan, kepada wartawan, Selasa (1/5).
Hal ini sekaligus menepis anggapan jika di Anambas tidak bisa melaksanakan UNBK. Keberhasilan ini tidak luput dari kerja sama antara pemerintah daerah, pihak sekolah, provider, dan Balai Penyedia dan Pengelola Pembiayaan Telekomunikasi dan Informatika (BP3TI) .
Kasi Aplikasi Bidang e goverment Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Kabupaten Kepulauan Anambas Erfin Wibowo menjelaskan, sebelum dilaksanakan UNBK di Anambas, pihaknya sudah koordinasi dengan sejumlah pihak termasuk berkoordinasi dengan provinsi untuk mengecek kelayakan perangkat yang ada dan kapasitas Internet yang tersedia di sekolah tersebut.
“Kita sudah lakukan itu ternyata dari hasil survei memang layak untuk dilaksanakan UNBK,” ungkapnya.
Bahkan setelah disurvei sebenarnya bukan hanya SMK N 1 Anambas yang sudah siap untuk melaksanakan UNBK, tapi juga SMAN 1 Siantan. Apalagi internet di sekolah tersebut sudah ada termasuk perangkat pendukung lainnya.
“Dari hasil survei pihak provinsi, ternyata ada lebih satu sekolah yang seharusnya siap terapkan UNBK. Seperti SMA N 1 Siantan,” ungkapnya.
Untuk tahap pertama ini, menghindari gagal internet sudah disiapkan server. Jika terjadi gagal internet data masih tersimpan, kemudian data tersebut akan terkirim saat internet normal kembali.
Diakuinya jika UNBK jauh lebih baik dibandingkan dengan ujian nasional menggunakan kertas. Karena dari sisi anggaran jauh lebih efisien. Karena tidak ada pengawalan soal dari Kementerian hingga ke daerah dan juga tidak ada pengawalan jawaban hingga ke kementerian.
“Memang awalnya mahal tapi itu hanya awalnya saja karena harus mempersiapkan perangkat. Tapi setelah itu jauh lebih efisien ,” jelasnya.(sya)
batampos.co.id – Kementerian Agama (Kemenag) Batam membentuk tim persiapan menyambut datangnya bulan suci Ramadan pertengahan Mei ini.
“Kemarin kami sudah bentuk tim untuk penyusunan jadwal imsakyah. Dalam minggu ini mungkin selesai,” kata Kepala Kemenag Batam, Erizal Abdullah, Selasa (1/5).
Ia menjelaskan untuk penetapan satu Ramadan nanti tetap menunggu hasil keputusan rapat bersama di pusat. Meskipun begitu untuk tim pemantauan awal Ramadan pihaknya sudah menyiapkan tim pemantau.
Erizal mengungkapkan pemantauan masuknya satu Ramadan akan dilakukan di Pantai Tanjungpinggir, Sekupang. Pihaknya akan berkoordinasi dengan ormas Islam termasuk Badan Metreologi,Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Batam.
“Nanti hasil dari pantaun di daerah akan dilaporkan ke pusat sebagai bahan pertimbangan,” ujar Erizal.
Ia menjelaskan dalam waktu dekat ini pihaknya akan menggelar rapat bersama ormas Islam lainnya. Ia berharap tidak ada perbedaan pelaksanaan tahun ini seperti sebelumnya.
“Makanya ini akan kami bahas bersama nanti,” imbuhnya.
Mengenai penutupan tempat makan demi menghormati umat muslim yang akan menjalankan ibadah puasa. Erizal menilai Batam sangat penuh dengan toleransi. Meskipun begitu untuk imbauan tetap diberikan nantinya.
Ia menambahkan, pihaknya juga akan ikut rapat bersama dengan pemerintah kota terkait penutupan tempat hiburan malam selama bulan suci Ramadan. “Keputusan nanti dari pemda. Mungkin dalam waktu dekat ini kami akan rapat,” tambah Erizal. (yui)
Memeringati Hari Buruh atau May Day di Natuna dilakukan dengan cara berekreasi di pantai. Kapolres Natuna AKBP Nugroho Dwi Karyanto ikut mengawal konvoi sepeda motor menuju Pantai Batu Kasah, Desa Cemaga, Selasa (1/5).
batampos.co.id – Buruh di Kabupaten Natuna yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) melakukan aksi konvoi sepeda motor, Selasa (1/5). Saat berkonvoi, para buruh ini sebagian besar berpakaian muslim. Meski ramai, namun mereka tidak melakukan aksi demo, tetapi memilih berekreasi di pantai setelah berkonvoi.
Meski demikian, konvoi buruh ini mendapat pengawalan polisi dari jalan raya hingga tempat rekreasi di Pantai Batu Kasah, Desa Cemaga. Sebelum berangkat, massa buruh berkumpul di halaman Masjid Hidayatullah, Pondok Pesantren Nurul Jannah, Kelurahan Bandarsyah.
Ketua KSPSI Natuna Wan Indra Gunawan mengatakan, pada peringatan May Day, pihaknya sudah menyepakati mengisi dengan rekreasi keluarga dan siraman rohani di lokasi pantai. “Kami banyak mengucapkan syukur masih diberikan kesempatan dalam kebersamaan hingga saat ini,” kata Gunawan.
Kapolres Natuna AKBP Nugroho Dwi Karyanto mengatakan, peringatan May Day di Natuna berjalan aman dan terkendali. Tidak terjadi aksi demo. Bahkan tidak terdapat tuntutan apapun kepada pemerintah daerah.
“Massa buruh hanya melakukan konvoi sepeda motor, dan langsung menuju tempat rekreasi pantai. Tentu meski melakukan rekreasi, massa tetap dikawal,” sebut Kapolres. (arn)
batampos.co.id – Asosiasi Muslimah Pengusaha se-Indonesia (Alisa) menggelar rapat kerja nasional yang kedua di Hotel CK Tanjungpinang, Rabu (2/5) pagi. Organisasi perempuan di bawah naungan Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan peran muslimah di Kepulauan Riau agar kian memberi sumbangsih terhadap pertumbuhan ekonomi di Kepri.
Ketua Pelaksana Rakernas II, Retha Herfina menyebutkan, dalam kegiatan itu pihaknya menggelar seminar nasional. Seminar akan diisi Yana Sutyowati Barnas selaku Deputi Menteri UMKM Bidang Pembiayaan, Rida K Liamsi yang pengusaha media masssa di Kepulauan Riau dan Sumatra Bagian Utara, dan Siti Aminah yang merupakan Kepala BPJPH Pusat.
“Lalu sebagai keynote speaker, akan datang Prof. Jimly Asshiddiqie yang merupakan Ketua ICMI Pusat,” terang Retha, kemarin.
Seminar ini juga akan menghadirkan perwakilan Bank Indonesia Kepri sebagai agenda penutup. “Di sini nanti juga ada bussines matching dengan BI Kepri,” ujarnya.
Selain seminar nasional, serangkaian kegiatan lain sudah menanti para peserta rakernas. Mulai dari ramah-tamah dengan Gubernur Nurdin dan istri, hingga kunjungan ke Singapura dan Penyengat.
Selain akan dihadiri Gubernur Nurdin, pembukaan rakernas hari ini turut disaksikan langsung oleh Dirjen Kelautan, Pelopor Desa Emas, Prof. Aries Mufti, juga wali kota dan bupati se-Kepri. “Pak Sekdaprov selaku Ketua ICMI Kepri juga akan hadir,” tukasnya.
Ketua Alisa Khadijah Provinsi Kepri, Susi Susilawati mengapresiasi hajatan besar kaum perempuan pengusaha yang ada di Kepri. Menurutnya, hal ini merupakan indikasi positif agar kelak, peran perempuan dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi Kepri.
“Semoga bisa memberi warna baru buat Kepri. Saya yakin perempuan Kepri itu berdaya dan bisa memiliki peran lebih dalam mendukung pertumbuhan ekonomi di Kepri,” pungkas Susi.(aya)