Selasa, 12 Mei 2026
Beranda blog Halaman 12340

Direktur RSUD Batam: Utang mulai Dibayar

0
RSUD Embung Fatimah, Batuaji | Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah, Ani Dewiyana enggan berkomentar banyak terkait rencana DPRD Batam untuk membentuk pansus pengelolaan keuangan RSUD. Ia mengaku menyerahkan sepenuhnya pada Wali Kota Batam.

“Wah itu bukan saya yang harus jawab. Kalau memang mau dibentuk pansus, tanya ke Pemko,” kata Ani singkat, kemarin.

Menurut dia, pengelolaan keuangan sudah mulai diselesaikan. Bahkan pengadaan obat sendiri sudah berjalan lancar dan tidak ada kendala. Begitu juga utang RSUD per 2016 lalu yang mencapai Rp 19 miliar sudah mulai dibayarkan ke sejumlah vendor obat.

“Secara bertahap kami selesaikan. Kami juga sudah berkomunikasi dengan sejumlah vendor obat untuk penyelesaian,” sebut Ani.

Sejauh ini, lanjutnya, sudah ada kesepakatan dengan vendornya. Semua pengadaan obat menggunakan e-katalog ataupun lelang.

“Makanya tidak ada lagi obat kosong. Terkait utang, kita juga sudah mulai bayar ke sejumlah vendor obat,” paparnya.

Sebelumnya, pansus laporan pertanggungjawaban APBD 2017 menggelar pembahasan bersama direktur RSUD Embung Fatimah Batam.

Pada pembahasan anggota Jeffry Simanjuntak, menyoroti kegiatan RSUD ini dengan total anggaran yang dimiliki Rp 98,8 miliar.

“Di situ ada kegiatan BLUD. Peningkatan pelayanan BLUD RSUD yang anggarannya Rp 80 miliar, hanya terealisasi Rp 65,6 miliar saja,” ujar Jeffry. Dari jumlah itu, lanjutnya, capaian kegiatan peningkatan BLUD diklaim manajemen RSUD, sebesar 82 persen.

“Padahal di 2017 itu masa buruknya pengelolaan RSUD Embung Fatimah terkait tak adanya stok obat, banyaknya menolak pasien karena beberapa alasan, ICU yang tak memadai, utang yang belum terselesaikan hingga jumlahnya miliaran rupiah. pertanyaannya kok bisa dalam hal peningkatan BLUD di klaim capiaannya mencapai 82 persen. Itu kan tak masuk akal,” terang Jeffry.

Atas kebobrokan pengelolaan keuangan dan lainnya di RSUD Embung Fatimah ia mengusulkan dibentuknya pansus RSUD.

“Pansus RSUD nanti agar kami bisa mengetahui secara detail ada apa sebenarnya dengan RSUD Embung Fatimah, di mana letak kesalahan pengelolaan RSUD selama ini. Pembentukan pansus RSUD ini tujuannya untuk memperbaiki kinerja RSUD Batam terhadap pelayanan kesehatan masyarakat. Ini DPRD harus tahu apa yang salah dengan RSUD,” jelas Jefri. (rng)

Lagi, Ribuan Warga Myanmar Mengungsi

0
Ribuan warga Myanmar meninggalkan pertempuran baru antara tentara dan pemberontak etnis Kachin (BBC)

batampos.co.id – Ribuan warga Myanmar kembali mengungsi.

Mereka meninggalkan pertempuran baru antara tentara dan pemberontak etnis Kachin di provinsi paling utara Myanmar yang berbatasan dengan Tiongkok.

Dilansir dari BBC pada Minggu, (29/4), sekitar 4.000 orang telah terusir dari rumah mereka sejak awal April. Ini menurut laporan PBB.

Sebenarnya konflik sudah berlangsung lama antara Kachin Independence Organisation (KIO) dan pasukan Pemerintah Myanmar. Selain ribuan orang yang mengungsi, ada kekhawatiran banyak orang tetap terperangkap di daerah-daerah yang dilanda konflik, dekat perbatasan dengan Tiongkok.

“Perhatian terbesar kami adalah untuk keselamatan warga sipil, perempuan hamil, orang tua, anak-anak kecil dan orang-orang cacat,” ujar kepala Kantor PBB untuk Coordination of Humanitarian Affairs (OCHA) Mark Cutts.

Kachin, yang warganya kebanyakan Kristen, telah berjuang untuk otonomi yang lebih besar di negara yang mayoritas beragama Buddha ini sejak tahun 1961. Di seberang Kachin dan negara bagian Shan utara, diperkirakan 120.000 orang terlantar akibat pertempuran.

Menurut wartawan BBC di Asia Selatan, Jonathan Head, Pemerintah Myanmar selama enam tahun terakhir mengejar perjanjian damai dengan banyak tentara pemberontak etnis lainnya. Namun pertempuran dengan KIO yang relatif bersenjata terus berlanjut.

Mereka tetap menjadi salah satu kelompok pemberontak yang paling kuat. Pertempuran sporadis telah terjadi sejak gencatan senjata mogok antara KIO dan militer pada tahun 2011.

Kelompok-kelompok hak asasi manusia mengatakan, tentara telah meningkatkan kampanyenya. Sementara perhatian global terfokus pada krisis Rohingya.

Sebanyak 700.000 orang Rohingya mengungsi ke Bangladesh. Dalam laporan bulan lalu, Pemimpin De Facto Myanmar Aung San Suu Kyi telah dikritik karena gagal mengakhiri pelanggaran hak asasi manusia. Selain itu ia juga dinilai membatasi akses ke bantuan ke Myanmar.

(ina/trz/JPC)

Siap-siap Ikuti SMMPTN Wilayah Barat

0
Ratusan Siswa lulusan SMA saat mengikuti SNMPTN yang telah digelar beberapa waktu lalu. (JawaPos.com)

batampos.co.id – Adik-adik lulusan SMA sederajat yang belum berhasil lolos Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), masih ada kesempatan kuliah di kampus idola.

Sila ikut Seleksi Mandiri Masuk Perguruan Tinggi Negeri Wilayah Barat (SMMPTN-Barat) 2018.

Seleksi SMMPTN wilayah Barat akan dimulai pada Kamis, 3 Mei 2018. Para peserta calon mahasiswa pun memiliki opsi untuk memilih program studi dari perguruan tinggi lain yang diminatinya. Seperti yang ditawarkan pada program Seleksi Bersama Masuk PTN (SBMPTN).

Ketua SMMPTN Wilayah Barat Samsul Rizal mengatakan, kegiatan ini merupakan tahun kedua dilaksanakan seleksi mandiri.

“Pendaftaran SMMPTN akan dimulai 3 Mei 2018 hingga 10 Juli 2018,” kata Samsul, Minggu (29/4).

Diketahui, pada 2017 ada 28.750 pendaftar SMMPTN dan yang diterima sebanyak 14.400 orang. Jumlah kuota dari masing-masing perguruan tinggi adalah 30 persen.

Sementara Ketua Badan Kerja Sama (BKS) Syafsir Akhlus menjelaskan, tahun ini ada 15 kampus negeri dari 32 Perguruan Tinggi yang sudah tergabung di dalam SMMPTN.

Ke-15 PTN yang tergabung dalam penyelenggaraan SMMPTN-Barat 2018 yakni:

  1. Universitas Syiah Kuala (Unsyiah),
  2. Universitas Andalas (Unand),
  3. Universitas Jambi (Unja),
  4. Universitas Lampung (Unila),
  5. Universitas Bengkulu (Unib),
  6. Institut Seni Indonesia (ISI) Padangpanjang,
  7. Universitas Palangkaraya (UPR),
  8. Universitas Malikussaleh (Unimal).
  9. Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta),
  10. Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH),
  11. Universitas Bangka Belitung (UBB),
  12. Universitas Teuku Umar (UTU),
  13. Institut Teknologi Sumatera (ITERA),
  14. Institut Seni dan Budaya Indonesia (ISBI) Aceh,
  15. Universitas Samudera (Unsam).

“Calon mahasiswa Bidikmisi pun bisa mengikuti seleksi SMMPTN selama kuota yang disediakan masih mencukupi,” tambah Syafsir.

SMMPTN Wilayah Barat merupakan seleksi calon mahasiswa baru jalur mandiri yang penyelenggaraannya dilakukan secara bersama antar PTN yang tergabung dalam BKS PTN-Barat.

Penyelenggaraan seleksinya dilakukan berdasarkan hasil ujian tertulis atau kombinasi hasil ujian tertulis dan ujian keterampilan calon mahasiswa, yang dilakukan secara bersama dibawah koordinasi panitia SMMPTN Wilayah Barat.

Tujuan penyelenggaraan SMMPTN tahun ini adalah untuk memfasilitasi para calon mahasiswa peserta seleksi mahasiswa baru jalur mandiri, memiliki opsi untuk memilih dan masuk menjadi mahasiswa pada program studi dari berbagai perguruan tinggi serta untuk menyeleksi secara bersama calon-calon mahasiswa yang diprediksi mampu menyelesaikan studi di perguruan tinggi dengan baik.

“Pembiayaan penyelenggaraan SMMPTN-Barat 2018 sepenuhnya bersumber dari biaya registrasi dan seleksi para calon mahasiswa,” pungkasnya.

(jpg/JPC)

WN Singapura Tewas Tanpa Baju di Rumah Kontrakan

0
ilustrasi

batampos.co.id – Mohamed Nisa bin Abdul Aziz, warga negara Singapura ditemukan tewas tanpa baju di rumah kontrakanya di perumahan Tiban BTN blok Q/61, Tiban Indah, Sekupang, Minggu (29/4) sekitar pukul 06.30 WIB. Diduga kematian pria kelahiran tahun 1957 karena sakit.

Informasi yang didapat, sebelum ditemukan tewas korban memang tinggal seorang diri di rumah kontrakan tersebut. Dia tiba di Batam sejak tanggal 6 April lalu. Apa kepentingan atau urusannya di Batam belum diketahui secara pasti sebab belum ada keluarga yang dimintai keterangan oleh Polsek Sekupang.

“Itu yang belum kita tahu persis. Dia seorang diri di sini. Sudah hampir sebulan dia di sini,” ujar Kapolsek Sekupang Kompol Oji Farozi, kemarin.

Kronologis temuan mayat WNA itu bermula dari kecurigaan Mus Mulyadi, seorang tetangga yang curiga dengan pintu rumah kontrakan korban terbuka sejak malam sebelumnya. Saat Mus mendekati rumah itu ternyata memang ada yang janggal. Mus melihat korban tergeletak seperti orang tidur di ruangan tamu rumah tanpa mengenakan baju. “Hanya memakai sarung dia,” ujar Mus.

Melihat kejanggalan itu, Mus lantas memberitahu ke perangkat RT/RW setempat. Bersama Ketua RT 04/RW 03 Dedi Fitria, warga akhirnya beramai-ramai melihat lebih dekat ke dalam rumah tersebut. “Ternyata memang sudah meninggal saat kami datangi,” ujar Dedi.

Temuan mayat WNA itu langsung dilaporkan ke Mapolsek Sekupang. Posek Sekupang bersama tim Inafis dari Polresta Barelang yang melakukan olah TKP, tidak menemukan luka ataupun tanda-tanda kekerasan di tubuh pria paruh baya itu. “Dugaan sementara karena sakit dia karena tak ada tanda-tanda kekerasan,” ujar Oji.

Untuk penyelidikan lebih lanjut jenazah korban dibawa ke rumah sakit Bhayangkara Polda Kepri sambil menunggu keluarganya. (eja)

Bapak-Ibu Pegawai Pemko Batam, Silakan Saksikan Pameran Foto Kami

0
Walikota Batam, Rudi SE menyaksikan foto-foto yang dipamerkan di geding Astaka, dataran Engku Putri.
foto: cecep mulyana / batampos

batampos.co.id – Pewarta Foto Indonesia sedang mengadakan Award Pewarta Foto Indonesia di Batam, tepatnya di dataran Engku Putri.

Pak Walikota Batam, Rudi SE membuka kegiatan ini Jumat (27/4/2018) malam. Pak Wali pun telah menikmati hasil bidikan pewarta foto tanah air.

Pak Wali menikmati Photo of The Year, salah satunya foto situasi pemakaman Gus Dur, foto evakuasi korban Gunung Sinabung dan Bekantan.

Pak Wali juga tertarik dengan foto close up Syahrini.

“Wah,kalau dari dekat ternyata ada kumisnya,” ujar Pak Wali sambil tertawa.

“Kalah kumis saya,” katanya lantas terbahak.

Nah, hari ini, Senin (30/4/2018) adalah kesempatan bapak – ibu pegawai Pemko Batam untuk menyaksikan pameran foto yang diselenggrakankan panitia. Silakan menyaksikan selepas Anda melaksanakan apel Senin. Lokasinya di gedung Astaka di lingkungan dataran Engku Putri. (ptt)

 

 

Polsek Sekupang Amankan Ratusan Botol Miras dan Bubarkan Balapan Liar

0

batampos.co.id – Jajaran Polsek Sekupang mengamankan 287 botol minuman keras baik bermerek maupun oplosan dalam Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) di sejumlah warung wilayah hukum Polsek Sekupang, Sabtu (28/4) sore.

Kapolsek Sekupang Kompol Oji Fahroji mengatakan pengamanan ratusan miras dan tuak ini adalah upaya Polri mencegah peredaran minuman oplosan yang bahkan telah merenggut puluhan nyawa di wilayah hukum Provinsi Jawa Barat.

“Ratusan botol miras itu merupakan hasil operasi kita dari dua warung yang kami datangi sore kemarin. Selanjutnya miras itu langsung kami sita” kata Oji, Minggu (29/4) siang.

Dijelaskan Oji, beberpa minuman bermerek yang diamankan pihaknya dalam Operasi Pekat itu diantaranya minuman dengan merek Topi Miring, Drum, Anggir Merah, Anggir Putih, Colombus, Mc Donald dan beberapa botol tuak.

Saat ini, Oji mengatakan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap barang-barang tersebut. Termasuk akan memeriksa penjual miras.

“Kepada pemilik warung yang menjual minuman keras kami lakukan pendataan serta memberi himbauan untuk tidak menjual minuman keras lagi,” tuturnya.

Oji menambahkan Operasi Pekat ini akan terus dilaksanakan menjelang masuknya bulan Suci Ramadhan. Mengingat seringkali miras menjadi satu penyebab tindakan kriminal dan keributan. Diharapkan dengan demikian situasi akan lebih kondusif.

“Operasi ini akan terus kami laksanakan menjelang bulan Ramadhan beberapa minggu lagi. Kita akan tindak tegas bagi yang menjual tanpa izin,” tegasnya.

Selain mengamankan ratusan botol miras, jajaran Polsek Sekupang juga membubarkan remaja yang tengah asik balapan liar di sepanjang jalan Mentarau. Empat sepeda motor beserta tiga orang remaja diamankan polisi. Pembubaran balapan liar itu dilakukan untuk menciptakan situasi aman dan kondusif.

Mengetahui adanya mobil patroli polisi, ratusan remaja langsung kabur kocar-kacir. Tiga remaja serta empat unit sepeda motor langsung dilakukan pemeriksaan tubuh dan kelengkapan kendaraan. Dari hasil pemeriksaan, tiga remaja itu tidak dapat menunjukkan surat kendaraannya.

“Selanjutnya, tiga remaja dan empat sepeda motor itu kita bawa ke Polsek Sekupang. Tiga remaja itu kita panggil orang tuanya untuk dilakukan pembinaan,” kata Oji.

Ditambahkan Oji, sasaran Cipta Kondisi (Cipkon) yang dilakukan itu diantaranya penyakit masyarakat (Pekat), senjata tajam, narkoba, premanisme, pencurian dan perkumpulan remaja. Oji berjanji akan melakukan patroli rutin untuk menciptakan Keamanan dan Ketertiban di wilayahnya.

“Kegiatan ini kami lakukan dengan patroli melalui rute yang telah ditentukan untuk melakukan mengantispasi terhadap kejahatan jalanan seperti begal maupun jambret. Terutama menjelang bulan puasa ini,” imbuhnya. (gie)

Industri Plastik Jangan Sampai Rusak Lingkungan

0
plastik. Foto: istimewa

batampos.co.id – Relokasi industri plastik dari China menuju Asean, termasuk Batam dapat menjadi persoalan serius untuk lingkungan Batam. Anggota DPD RI Haripinto Tanuwidjaja mengatakan Batam harus lebih selektif dalam menerima relokasi tersebut dengan berpegangan teguh kepada regulasi mengenai lingkungan.

“Kalau hanya memberi dampak buruk, cari industri yang lain lah,” kata Haripinto di Nagoya, Sabtu (28/4).

Ia mengetahui bahwa industri-industri plastik di China tersebut mengimpor banyak limbah plastik dari luar negeri. Persoalan itu menjadi ancaman serius bagi lingkungan sehingga Pemerintah China memutuskan untuk menutup industri tersebut.

“Masalahnya disini adalah soal limbah. Harus ada kajian Analisis Dampak Lingkungan (Amdal)yang harus dipatuhi. Cari ahlinya, jangan asal dibawa masuk saja ke Batam,” paparnya.

Kondisi perekonomian Batam saat ini memang belum sepenuhnya pulih. Batam butuh banyak sokongan dana dari investor dan insentif untuk bisa pulih. Namun, BP Batam harus lebih selektif dalam memilih industri yang masuk.

“Memang kita mau adanya bisnis di Batam. Biar ada lapangan kerja. Tapi perlu juga mempertimbangkan untuk keberlangsungan kita di masa depan,” jelasnya.

Menanggapi hal tersebut, Deputi II BP Batam Yusmar Anggadinata mengatakan pengawasan di Batam akan lebih ketat terkait soal limbah impor dari industri plastik.

“Sebelum masuk Batam, nanti disurvey oleh Succofindo. Jika Succofindo oke baru bisa dikirm ke Batam,” jelasnya.

Sebelum diperiksa Succofindo, Angga mengatakan BP juga akan meminta pemeriksaan dilakukan di negara asalnya. Ia mengerti bahwa limbah plastik dapat merugikan lingkungan sehingga pengawasan akan dimaksimalkan untuk mencegah hal tersebut.”Pengawasan di China itu kurang maka dampaknya merugikan lingkungan,” ungkapnya.

Selain itu, limbah plastik di Batam akan diprioritaskan untuk produksi industri plastik disini.”DI China itu, mereka perusahaannya kaya-kaya. Makanya memilih impor,” pungkasnya.(leo)

Salam, Salim, Santun

0
Sejumlah guru SD Cendana, Kecamatan Batam Kota, Kota Batam menyambut anak didiknya dengan menyalami mereka satu persatu. Budaya salam ini diharapkan bisa membentuk kepribadian anak didik agar selalu menghormati orang yang lebih tua. foto: Cecep Mulyana / batampos

Main Gasing pada Zaman Kekinian

0
Pajri bersama kawannya warga Kampung Melayu Batubesar Nongsa asyik bermain gasing, Kamis (21/9/2017). Gasing merupakan permainan rakyat dan tradisional yang berasal dari tanah Melayu yang perlu dilestarikan . Gasing tak hanya permainan, ia mengajarkan keuletan dan strategi saat memainkan. Foto Cecep Mulyana/Batam Pos

Laka Tunggal, Avanza Tabrak Tiga Tiang Listrik

0
Kondisi kecalakaan tunggal. foto: viral

batampos.co.id – Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Hasanudin, Nongsa, Minggu (29/4) sekitar pukul 05.00 WIB. Sebuah mobil Avanza BP 14XX FZ terseperosok setelah sebelumnya menabrak tiga tiang listrik yang ada di bahu kiri jalan. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini

Wakasat Lantas Polresta Barelang AKP Kartijo mengatakan, pengemudi mobil warna silver itu dikemudikan oleh Dumais, 30, bersama dengan istrinya. Menurut Kartijo, kecelakaan tunggal tersebut terjadi karena mobilnya tiba-tiba hilang kendali.

“Kecelakaan ini terjadi karena pengemudi kehilangan kendali (Out of Control). Datang dari arah Simpang Kabil ke Pelabuhan Punggur,” kata Kartijo.

Beruntung kejadian itu tidak sampai menimbulkan luka serius terhadap Dumais. Sementara istrinya Margrieth mengalami luka ringan pada lutut kaki kanan dan memar pada pinggang. Sementara mobil yang mereka kendarai mengalami kerusakan cukup parah. Bagian bumper depan hancur dan kaca mobilnya retak.

“Untuk pengemudinya tidak apa-apa. Sementara istrinya langsung menjalani pengobatan usai kecelakaan tadi,” ucapnya.

Sementara mobilnya dibawa ke Polresta Barelang untuk diamankan untuk dimintai keterangan terkait kecelakaan tersebut.

Kepada pengguna jalan, Kartijo mengimbau kepada pengedara untuk berhati-hati, apalagi jika kondisi tengah mengantuk. Karena membahayakan pengemudi itu sendiri dan tentunya pengendara lain.

Kondisi bagian depan mobil. foto: kartijo untuk batampos

“Kalau merasa lelah dan mengantuk, jangan paksakan untuk berkendara. Sebaiknya istirahat dulu, karena bisa berakibat fatal,” katanya.

Sementara akibat kecelakaan itu, ruas jalan dari arah Simpang Kabil menuju Pelabuhan Punggur mengalami kemacetan karena menjadi tontonan pengendara yang tengah melalui. Anggota Satlantas Polresta Barelang pun harus turun tangan guna mengurai kemacetan. (gie)