Selasa, 7 April 2026
Beranda blog Halaman 12363

Empat Desa Bertanding di MTQ Kecamatan Durai

0
Wakil Bupati Karimun Anwar Hasyim ketika mengambil sirih yang disuguhkan penari pada pembukaan MTQ tingkat Kecamatan Durai, Minggu (25/2). Warga dari empat desa bertanding menjadi qari dan qariah terbaik. F. Dokumentasi Pemkab Batam Pos.

batampos.co.id – Wakil Bupati Karimun Anwar Hasyim, Minggu (25/2) malam secara resmi membuka pelaksanaan pelaksanaan Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Kecamatan Durai tahun 2018. Yang diawali dengan peninjauan tujuh stand bazar, empat stand bazar Desa, satu PKK, satu Puskesmas Durai dan Kantibmas Durai.

“Standnya bagus-baguslah, tidak kalah dengan kecamatan lain. Saya mengucapkan terimakasih, kepada seluruh elemen masyarakat yang telah mensukseskan pelaksanaan MTQ tingkat kecamatan Durai,” kata Anwar Hasyim.

Kecamatan Durai terletak di wilayah paling ujung kabupaten Karimun. Namun, animo masyarakat untuk mensukseskan pelaksanaan MTQ kecamatan Durai sangat besar sekali. Terutama, para generasi muda yang cukup bersemangat dalam mengikuti kegiatan MTQ kecamatan Durai.

“Tidak tertutup kemungkinan qori dan qoriah asal kecamatan Durai bisa mewakili Kabupaten Karimun, untuk ikut MTQ tingkat Provinsi maupun Nasional. Dan paling penting, bagaimana kita mensyiarkan agama islam terhadap generasi muda,” pesannya.

Sementara itu Camat Durai Agung Jati Kusuma mengatakan, peserta MTQ tingkat kecamatan Durai diikuti empat Desa yaitu Desa Tanjungkilang, Telaga Tujuh, Semembang dan Sanglar. Dengan agenda, peresmian stand bazar oleh istri sekda Karimun Safrida Firmansyah yang dilanjutkan pada siang harinya pelaksanaan pawai takruf.

“Selain menjalin talisilaturahmi antar warga di empat desa. Juga, momen MTQ ini dapat kita jadikan salah satu pijakan untuk memasyarakatkan Al Quran didalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Dikatakan, pelaksanaan MTQ tingkat kecamatan yang rutin tiap tahun dilaksanakan oleh Pemerintah kabupaten Karimun hingga Provinsi dan Nasional. Bisa sebagai wadah untuk meningkatkan ketaqwaan bagi generasi muda terhadap agama Islam yang sekaligus menjadikan generasi yang lebih Qurani.

“Terimakasih atas partisipasi semua elemen masyarakat, untuk mensukseskan MTQ kecamatan Durai. Dan mudah-mudahan, bisa meningkatkan ekonomi kerakyatan selama MTQ berlangsung,” kata Agung. (tri)

Pembuatan Kartu Kuning Meningkat 25 Persen

0
Pegawai Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Karimun memasang papan pengumuman tentang pembuatan Ak-1 secara gratis. F. Dokumentasi Batam Pos.

batampos.co.id – Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Karimun, mencatat pembuatan kartu kuning (AK-1) selama tahun 2017, terjadi peningkatkan dibandingkan tahun 2016 sebelumnya. Di mana, pada tahun 2016 tercetak 554 lembar AK-1, sedangkan pada tahun 2017 lalu tercetak 739 lembar yang dipersentasekan terjadi kenaikan sekitar 25 persen.

“Pembuatan AK-1 tersebut, tidak dipungut biaya alias gratis,” jelas Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Karimun Hazmi Yuliansyah, Senin (26/2).

Pembuatan AK-1 tersebut, tidak sulit persyaratannya. Cukup membawa kartu identitas, ijazah terakhir, dan foto langsung ditempat. Artinya, untuk mendapatkan AK-1 tidak membutuhkan waktu yang terlalu lama. Kalau dilihat dari biodata para pembuatan AK-1, untuk kelulusan pendidikan paling rendah masih ada SMP, SMA, D1, D2, D3 dan Sarjana.

“Biasanya yang ramai pada bulan Juli dan Agustus. Karena banyak dipergunakan untuk melamar pekerjaan sebagai salah satu persyaratan,” ungkapnya.

Namun kendalanya, kata Hazmi lagi setelah masyarakat mendapatkan pekerjaan biasanya mereka jarang melaporkan ke dinas. Sehingga, untuk pendataan yang telah membuat AK-1 sebelum bekerja dan sesudah bekerja agak sulit untuk didata.

“Kalau dilihat jumlah tenaga kerja lokal diperkirakan seribu orang lebihlah. Karena, terjadi pengurangan tenaga kerja di salah satu perusahaan di kawasan FTZ,” kata Hazmi.

Sementara itu pantauan di lapangan, suasana kantor Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Karimun terlihat sepi dari aktivitas masyarakat yang ingin membuat AK-1.
“Baru siap nih bang, buat melamar pekerjaan. Mana tau nasib baik bisa masih menjadi komisioner KPU Karimun,” kata Izal, salah seorang warga Karimun. (tri)

Lencana Merah Putih Pupuk Nasionalisme

0
Ratri pelajar SMK Yaspika berseragam badge merah putih. F. Tri Haryono/Batam Pos.

batampos.co.id – Seragam sekolah secara Nasional mulai tingkat SD, SMP dan SMA sejak beberapa tahun lalu mulai ditambahkan bendera merah putih dengan ukuran 5×3 centimeter diatas saku kiri baju seragamnya.

Sesuai dengan Permendikbud Nomor 45 Tahun 2014 tentang pakaian seragam sekolah. Dimana, setiap pelajar berbagai tingkatkan diwajibkan menambah badge bendera merah putih ukuran 5 x 3 cm yang diletakkan di atas saku kiri seragam bajunya.

”Benar, sudah diberlakukan. Termasuk di Kabupaten Karimun ini, setiap sekolah sudah memasang badge bendera merah putih dibaju seragam pelajar,” kata Kepala Bidang Pendidikan Dasar Disdik Karimun Riauwati, kemarin (26/2).

Fungsinya tidak lain untuk membangun karakter bangsa mulai dari tingkat SD, SMP dan SMA melalui penambahan badge bendera merah putih. Sehingga, kesadaran generasi muda sudah mulai dipupuk secara berjenjang di sekolah untuk meningkatkan rasa Nasionalisme dari kalangan pelajar dengan ditambahkan keseragam bendera merah putih.

”Secara tidak langsung kita bisa membangun pendidikan karakter rasa kebangsaan melalui pemasangan badge merah putih diseragam sekolah. Mulai dari tingkat dasar hingga tingkat atas,” ujarnya.

Masih kata Riauwati lagi, penambahan badge merah putih tersebut juga mempunyai tujuan diantaranya untuk menanamkan dan menumbuhkan rasa nasionalisme, kebersamaan, serta memperkuat persaudaraan sehingga dapat menumbuhkan semangat kesatuan dan persatuan di kalangan peserta didik.

Kemudian, paling penting adalah meningkatkan disiplin dan tanggungjawab peserta didik serta kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku. Sebagai acuan bagi sekolah dalam menyusun tata tertib dan disiplin peserta didik itu sendiri, khusus mengatur pakaian seragam sekolah.

“Kalau dilihat kesadaran untuk menambah atribut diseragam sekolah saat ini cukup bagus. Artinya, para pelajar rasa kecintaan terhadap bendera merah putih cukup tinggi,” paparnya.

Sementara itu salah seorang pelajar SMK Yaspika Ratri mengatakan, pemasangan badge merah putih di baju seragam sudah ada dari pihak sekolah. Dan dirinya, merasa bangga menggunakan seragam sekolah dengan penambahan bendera merah putih yang sudah di bordil.

”Banggalah menjadi anak Indonesia. Saya cinta merah putih, sebagai bendera negara Indonesia,” ungkapnya.(tri)

Pemkab Sewakan Tiga Ruko dan 1 Mobil Dinas untuk Operasional Kejari Bintan

0

batampos.co.id – Sekdakab Bintan Adi Prihantara menyambut baik terbentuknya Kejaksaan Negeri (Kejari) Bintan. Keberadaan diharapkan mampu meningkatkan fungsi ketertiban dan penegakkan hukum yang ada di Kabupaten Bintan.

“Terbentuknya Kejari Bintan adalah bagian dari fungsi penyelenggaraan pemerintahan di Kabupaten Bintan,” ujarnya ketika ditemui di Seri Kuala Lobam, kemarin (26/2).

Untuk mendukung keberadaan Kejari Bintan, Adi mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan tiga ruko di Kilometer 16 DesaToapaya Selatan Kecamatan Toapaya untuk kantor Kejari.

“Saat ini sedang dipersiapkan tiga ruko yang bersebelahan dengan ruko kantor Badan Pengusahaan Kawasan FTZ Bintan sedang disiapkan,” kata dia menambahkan sewa satu ruko pertahun berkisar Rp 35 juta.

Selain sewa ruko, ia mengatakan Pemkab Bintan juga menyiapkan kendaraan dinas untuk kepala Kejari Tanjungpinang. Tak hanya itu sebagai bentuk dukungan terhadap Kejari Bintan, pihaknya juga melengkapi beberapa fasilitas penunjang di kantor Kejari Bintan.
“Sudah disiapkan, bahkan sudah disiapkan sebelum pembahasan APBD Perubahan tahun 2017,” kata dia.

Sementara itu, lanjut Adi, pihaknya juga telah menyediakan lahan seluas 2 hektare yang letaknya berdekatan dengan Mapolres Bintan. Lahan itu akan digunakan untuk Kantor Kejari Bintan. Namun, untuk anggaran pembangunan, kata Adi, merupakan kewenangan pihak pemerintah pusat, dalam hal ini Kejaksaan Agung.

“Kita cuma sediakan lahan saja, sedangkan pembangunan kantor Kejari itu kewenangan pemerintah pusat,” jelasnya.

Sebagaimana diketahui, Kejari Bintan terbentuk berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 14 tahun 2017 tentang pembentukan Kejaksaan Negeri Bintan tangan 2 mei 2017 lalu. Pada tanggal 19 Februari 2018, Kejaksaan Agung mengangkat dan menetapkan Sigit Prabowo menjadi kepala Kejari Bintan. (met)

Lahan Puskesmas Serasan Diklaim Ahli Waris

0

batampos.co.id – Hinga kini, sengketa lahan puskesmas di Kecamatan Serasan Natuna belum tuntas. Keluarga ahli waris lahan mendadak minta ganti rugi setelah puskesmas dibangun.

Kepala dinas Kesehatan Pemkab Natuna, Rizal Rinaldi mengatakan, hingga saat ini pemerintah masih menunggu gugatan dari pihak-pihak yang mengaku ahli waris pemilik lahan tempat dibangunnya Puskesmas Serasan tersebut yang sudah dibangun sejak lama.

Status lahan Puskesmas di Serasan ini, sampai saat sekarang belum jelas kepemilikannya. Pemerintah daerah tidak memiliki bukti tertulis mengenai kepemilikan aset lahan tersebut seperti sertifikat maupun surat hibah.

“Sekarang, pihak ahli waris juga tidak memiliki bukti legalitas kepemilikan terhadap lahan itu. Mereka tidak punya bukti sertifikat maupun alashak,” kata Rizal, Senin (26/2).

Pemerintah Daerah katanya, hanya mengantongi bukti verbal berupa cerita dari warga setempat kalau pemilik lahan itu dulu telah menghibahkan tanahnya untuk pembangunan Puskesmas. “Pemerintah daerah pun tidak bisa berbuat untuk gedung Puskemas. Termasuk merenovasi bangunan,” ujar Rizal.

Dengan kondisi sekarang, pemerintah daerah berharap dan menunggu adanya pihak yang menggugat ke pengadilan. Sehingga akan menjadi dasar, jika pemerintah daerah harus mengganti rugi lahan atas pembangunan Puskesmas jika dinyatakan kalah di pengadilan.

“Sebaliknya, jika putusan pengadilan berpihak pada pemerintah, ahli waris diharapkan legowo menerima putusan pengadilan.

Langkah koordinasi dan mediasai katanya, sudah bekali-kali dilakukan oleh pemerintah dan pihak-pihak yang dianggap berkompten termasuk Camat setempat. Namun belum mendapatkan hasil kesepakatan.(arn)

Jabatan Komisioner Berakhir di Hari H Pencoblosan

0
Robby Patria. F. Yusnadi/Batam Pos.

batampos.co.id – Bertepatan dengan hari pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungpinang, kelima komisioner Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Tanjungpinang memasuki Akhir Masa Jabatan (AMJ).

“Tepat di tanggal 27 Juni itu hari terakhir kami bertugas,” ucap Ketua KPUD Tanjungpinang, Robby Patria, belum lama ini.

Lantas seperti apa jalannya hari H pemilihan nanti? Robby mengaku, hingga saat ini para komisioner belum mengetahui. Apakah kelima komisioner akan diperpanjang hingga melewati hari pemilihan pasangan Wali Kota dan Wakil. Ataukah menugaskan komisioner baru, untuk mengemban tugas pada pemilihan orang nomor satu di Tanjungpinang.

“Kami menyerahkan sepenuhnya ke KPU RI. Apakah diperpanjang atau tidak, Ya tergantung KPU RI,” tutur Robby lagi.

Sementara itu, Robby juga menuturkan dalam Undang-undang Pemilu tidak ada penyebutan bahwa kinerja komisioner KPU boleh diperpanjang. Tetapi, sambung Robby, tidak menutup kemungkinan akan ada analisa tersendiri dari KPU RI yang memungkinkan adanya kebijakan lain.

“Kalau pun dari sebagian kami ada yang ingin kembali mendaftar, asal memenuhi persyaratan ya dipersilahkan. Kalau tidak memenuhi, ya nerarti diganti dengan komisioner baru tentunya,” pungkas dia. (aya)

Limbah Medis Dibuang di TPA Bukit Berangin

0

batampos.co.id – Limbah medis kini dibuang sembarangan di tempat pembuangan akhir (TPA) di kawasan Sebayar Bukit Berangin. Limbah medis yang ditemukan seperti alat suntik dan botol infus medis. Limbah tersebut diketahui masuk kategori limbah B3, namun dianggap limbah biasa.

Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Pemkab Natuna Asmiadi mengatakan, ditemukannya limbah medis ini perlu perhatian bersama. Hindari pencemaran lingkungan. “Kami akan menyurati dinas terkait, termasuk puskesmas maupun RSUD tentang menyikapi adanya penemuan limbah medis ini,” kata Asmiadi, Senin (26/2).

Dikatakan Asmiadi, ditemukannya limbah medis ini setelah adanya laporan warga. Pihaknya langsung ke lokasi TPA dan masih menemukan limbah medis, diantaranya alat suntik. Seharusnya instansi pemerintah bersama-sama menjaga lingkungan sebelum tercemar limbah.

Pemerintah saat ini katanya, menggalakkan program 5 pilar yang dicanangkan Presiden Jokowi Dodo, salah satunya tentang lingkungan hidup. Artinya tidak sembarangan membuang limbah, apalagi limbah medis yang dikategorikan limbah B3, semestinya mendapat penanganan khusus.

“Limbah medis tidak semestinya dibuang di sembarang di TPA. Perlu penanganan khusus,” kata Asmiadi.

DLH kata Asmiadi, akan berkoordinasi dengan Kementerian lindungan hidup terkait pembangunan TPA khusus pengelolaan B3. Sehingga dapat membantu meringankan biaya pengiriman limbah.

“Kami khawatir, limbah ini akan berdampak pada lingkungan jika masih dibuang sembarang di TPS. (arn)

Rias Rinjani Imbangi Hobi Makan dengan Olahraga

0
Rias Anjani

batampos.co.id – Setiap wanita pastinya mendambakan tubuh indah bak seorang model. Di lain sisi, hobi makan seseorang kerap menghalangi mimpi bisa punya tubuh ideal itu terwujud.

Namun hal itu tak berlaku untuk Rias Rinjani. Gadis berparas cantik ini memiliki tubuh indah bak seorang model meski hobi makan. Apalagi ia yang suka dengan makanan pedas, kerap menyantap mie di malam hari.

“Saya tak pernah diet, bagi saya diet itu sama saja tak menikmati hidup. Paling tak bisa juga menolak makanan, apalagi makanan pedas,” terang gadis kelahiran Bandung 2 Oktobe 1994 lalu ini kepada Batam Pos.

Menurutnya, agar tetap memiliki tubuh ideal, ia selalu rutin berolahraga. Senin sampai Jumat adalah hari yang pas baginya untuk berolahraga. Sedangkan Sabtu dan Minggu merupakan waktu bersantai.

“Hobi saya ya berolahraga, minimal gym satu jam sehari, paling lama 1,5 jam. Jadi selain hobi, olahraga juga sudah jadi kebiasaan,” terang anak pasangan Helmy Ansory dan Keke Aminah ini.

Selain suka makan dan hobi berolahraga, ternyata dara berkulit bersih ini hobi traveling. Setiap bulan, ia pasti keluar Batam untuk travelling. Baginya, traveling memberikan pengalaman dan suasana baru. Apalagi untuk menghilangkan kejenuhan setelah melakukan aktifitas yang sama setiap harinya.

“Traveling masih sekitar Asia sih, rencana bulan April mau ke Eropa. Kalau Indonesia suka juga, bahkan sering. Kalau traveling sukanya sama teman atau pacar aku,” imbuh wanita yang ingin menikah dalam waktu dekat ini. (she)

Warga Pesisir Timur Dihantui Longsoran Batu

0
Pengendara bermotor menghindari batu yang longsor dan menghalangi jalan Tarempa-Rintis di Kampung Melayu, Tarempa beberapa waktu lalu. F. Syahid/Batam Pos.

batampos.co.id – Warga Desa Pesisir Timur Kecamatan Siantan khawatir akan kondisi tebing yang bersinggungan langsung dengan pemukiman penduduk. Kondisi tebing sangat curam dan kontur tanah yang cenderung labil, menghantui masyarakat yang tinggal di desa tersebut. Pasalnya, sebelumnya pernah ada batu besar terguling di lokasi tersebut. Saking besarnya, maka alat berat yang digunakan untuk menyisihkan batu tersebut dari tengah jalan raya.

Salah satu warga desa setempat Rohadi, menjelaskan, sampai sekarang ini sudah dua kali ada batu besar yang terguling di sana. “Terakhir, saat hujan lebat awal tahun itu,” ujarnya kepada wartawan Senin (26/2).

Ia menjelaskan, di sekitar lokasi desa setidaknya terdapat titik lain yang rawan longsor sehingga perlu menjadi perhatian pemerintah. Ia pun kurang mengetahui dengan pasti, apakah ada langkah pemerintah desa maupun kabupaten untuk menanggulangi masalah ini.

“Tebing yang berada di Teluk Denung dekat dengan pemukiman penduduk. Sementara itu lima ratus meter dari Teluk Denung jalannya sudah rusak, karena kondisi tanahnya yang labil.

“Sampai saat ini, belum diketahui apakah ada rencana untuk menanggulangi hal itu. Namun, menurut saya, perlu ada langkah konkrit untuk mengantisipasi batu kembali terguling dari tebing itu,” ungkapnya lagi.

Menanggapi hal ini Kepala Bidang Bina Marga pada Dinas Pekerjaan Umum, penataan ruang dan perumahan rakyat Kabupaten Kepulauan Anambas, Khairul, mengakui, langkah antisipasi perlu segera dilakukan, salah satunya yakni dengan berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

“Memang perlu diambil langkah segera, seperti pemasangan batu miring. Dalam hal ini, kami coba berkoordinasi dengan BNPB. Kalau bertumpu pada anggaran daerah, kami khawatir memerlukan proses yang cukup lama?,” ungkapnya. (sya)

TNI AL Tangkap Kapal Berbendera Taiwan

0
Kapal MV Fu Yu diamankan TNI AL di Mako Lantamal IV Tanjungpinang, Senin (26/2). F.Yusnadi/Batam Pos

batampos.co.id – Jajaran TNI AL menangkap kapal MV. Fu Yu BH 2916 berbendera Taiwan beserta 10 Anak Buah Kapal (ABK) di perairan Traffic Separation Scheme (TSS) atau jalur Internasional, Sabtu (25/2) lalu.

Kapal ikan yang ditangkap menggunakan Kapal Republik Indonesia (KRI) Sigurot tersebut diduga melakukan pelanggaran pelayaran serta tidak memiliki dokumen asli sehingga tidak laik laut.

“Seharusnya kapal tersebut berlayar di samudera Hindia, tapi nyatanya kapal masuk ke Selat Malaka, saat pemeriksaan di Lantamal, ditemukan box ikan seberat 20 ton” jelas Wadan Lantamal IV Tanjungpinang Kolonel Imam Musani, Senin (26/2).

Saat pemeriksaan dokumen di atas KRI Sigurot, kapal tersebut sempat kabur menuju perairan Singapura dan berhasil ditangkap kembali dengan koordinasi dan bantuan pihak APMM (Pengawal Pantai Malaysia, red) yang saat itu sedang melakukan patroli. Setelah dilakukan serah terima dari APMM, kapal langsung diamankan ke dermaga Fasharkan TNI AL Mentigi, Tanjung Uban.

“Saat itu, terjadi cuaca buruk sehingga nakhoda kapal hanya menyerahkan dokumen, petugas pun tidak memeriksa kapal, hanya memeriksa dokumen di atas KRI, lalu kapal tersebut tiba tiba bergerak menuju perairan Singapura,” paparnya.

Kapal MV Fu Yu yang sering berganti nama tersebut diduga melanggar Pasal 302 ayat 1 dan Pasal 117 ayat 2 UU Tahun 2008 tentang Pelayaran, Pasal 94 UU nomor 31 tahun 2004 tentang Perikanan serta Pasal 28 ayat 2 UU nomor 45 tahun 2009 tentang perubahan atas UU 31 tahun 2004 tentang Perikanan.

“Saat ini kapal beserta ABK yang terdiri dari dua warga negara Taiwan, satu warga Cina, empat warga Myanmar dan tiga warga negara Vietnam ini sudah kami amankan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Imam.

Imam menambahkan, Untuk kedepannya Lantamal IV Tanjungpinang akan terus meningkatkan kualitas dan kuantitas operasi serta patroli agar tidak lagi terjadi tindak kejahatan pelayaran dan pencurian ikan di wilayah Indonesia.

“TNI AL akan terus memantau kapal kapal yang melintas di wilayah perbatasan Indonesia, jika mencurigakan akan kami periksa seluruhnya,” pungkasnya. (odi)