Kapolres Karimun berikan arahan kepada para buruh saat memperingati May Day. F. Dok Satlantas Polres Karimun untuk batampos.co.id
batampos.co.id – Kapolsek Kundur Kompol Wisnu Edhy Sadono menegaskan, meskipun di wilayah Kundur tidak ada aksi buruh memeringati May Day, pihaknya tetap siaga satu. Seluruh petugas juga siap siaga menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polsek Kundur.
Usai melaksanakan apel Selasa (1/5) pagi, Kapolsek bersama anggota melakukan patroli keliling di wilayah Tanjungbatu Kota. Sasarannya tidak hanya keramaian kota, tetapi patroli hingga ke desa dan kelurahan, serta masuk gang sempit.
“Untuk wilayah hukum Polsek Kundur tidak ada perusahaan besar yang mempekerjakan karyawan, sehingga tidak ada aksi yang dilakukan buruh dalam memperingati May Day. Kendati demikian kami tetap siapa satu dan menjaga keamanan, kenyamanan serta ketertiban masyarakat,” terang Wisnu.(ims)
Memberikan pelatihan bagi tenaga kerja lokal menjadi salah satu rekomendasi Pansus kepada Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Karimun. F. Dokumentasi batampos.co.id
batampos.co.id – Ketua Panitia Khusus LKPJ Bupati Karimun tahun 2017 Anwar Abu Bakar mengatakan, pihaknya telah merekomendasikan kepada Bupati Karimun agar mengoptimalkan penggunaan APBD kepada beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Mulai dari Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Dinas Sosias, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Bagian Perekonomian, Bagian Administrasi dan Pembangunan, hingga Bagian Pengelola Perbatasan.
Optimalisasi penggunaan anggaran yang belum mencapai target penting untuk dapat mencapai program yang sudah tersusun dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Beberapa OPD tersebut harus lebih maksimal kinerjanya di tahun berikutnya. Terutama dalam konteks pelayanan publik untuk lebih ditingkatkan lagi,” kata legislator DPRD Karimun dari PAN itu, Selasa (1/5).
Selain itu, Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) diminta agar jangan cepat melakukan pergantian kabinet terhadap kepala dinas yang ada di OPD. Sebab banyak keluhan kepada Pansus dimana kepala dinas tidak bisa memaksimalkan kinerja karena baru mulai kerja sudah diganti.
“Bupati harus memberikan kesempatan kepada masing-masing OPD untuk menjalankan program. Jangan sebentar-bentar dilakukan reshuffle,” katanya.
Kemudian, yang paling utama harus disikapi oleh Bupati Karimun adalah mengatasi kemiskinan di Kabupaten Karimun. Sebab hingga saat ini data angka kemiskinan dari Dinas Sosial tidak ada yang akurat.
Angka kemiskinan yang didapat berasal dari laporan BPS tahun 2016. Penduduk miskin terus bertambah. Salah satu solusinya adalah membuka lapangan kerja yang berbasis padat karya.
“Nah, sekarang bagaimana terobosan dari bupati untuk menekan angka kemiskinan yang terus meningkat. Selain itu Disnaker Perindustrian Karimun juga harus memberikan pelatihan terhadap tenaga lokal,” harapnya.
Bupati Karimun Aunur Rafiq memberikan tanggapan bahwa beberapa rekomendasi tersebut bersifat normatif dalam pengelolaan keuangan dan penerimaan keuangan. Di mana, dalam penyerapan anggaran hanya berkisar 89 persen di tahun 2017 lalu.
“Kita sangat berterima kasih atas rekomendasi tersebut. Tetapi penyerapan anggaran tidak mungkin hingga 100 persen,” jelasnya.(tri)
batampos.co.id – Mulai Kamis (3/5) sampai Sabtu (5/5) nanti, sebanyak 159 sekolah dasar (SD) negeri dan swasta serta madrasah ibtidaiyah (MI) di Kabupaten Karimun siap melaksanakan ujian sekolah berstandar nasional (USBN).
Pelaksanaan USBN merupakan salah satu syarat untuk pelajar kelas 6 SD/MI untuk bisa melanjutkan pendidikan ke SLTP. ”Tahun ini jumlah peserta USBN sedikit lebih banyak dibandingkan tahun sebelumnya. Yakni, dari 159 SD dan MI terdapat 4.603 anak didik,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Nasional (Diknas) Kabupaten Karimun, Bakri Hasyim, Selasa (1/5).
Tahun sebelumnya USBN diikuti sekitar 4.500 orang. ”Kita berharap anak-anak kelas 6 SD/MI yang akan mengikuti ujian akhir sudah siap. Termasuk juga kita harapkan dukungan dari orangtua untuk selalu mengingatkan anaknya agar tetap meningkatkan pengulangan pelajaran selama di rumah,” katanya.
Materi soal USBN, katanya, 25 persen soal-soalnya berasal dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. Sedangkan, 75 persen dibuat oleh tim pembuat soal yang ada di Kabupaten Karimun. Meski persentase soal-soal yang akan diujikan tersebut lebih banyak dibuat oleh tim kabupaten, tetap saja murid-murid harus belajar. Karena yang diujikan tersebut materinya dari kelas satu hingga kelas enam.
”Tim pembuat soal USBN yang dari kabupaten tidak bekerja sendiria. Artinya, kita juga dibantu oleh tim revisi. Soal-soal yang diusulkan oleh tim pembuat soal tidak bisa langsung bisa menjadi soal USBN. Melainkan harus melalui tim verifikasi terlebih dulu, mana yang memang benar-benar termasuk dalam muatan lokal dan sesuai dengan kurikulum yang diajarkan,” paparnya.
Menyinggung tentang adanya soal esai dalam USBN SD/MI, Bakri menyebutkan, bahwa memang baru tahun ini ada soal bentuk esai dalam USBN. Hal ini sesuai dengan ketentuan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. ”Ada soal esai yang jumlahnya ada 10 soal. Untuk itu, penting bagi peserta USBN untuk meningkatkan belajar selama di rumah,” jelasnya.(san)
Kapolres Karimun AKBP Hengky Pramudya, Dandim 0317/Karimun Letkol Arm Rizal Analdie, serta Danlanal Karimun Letkol Laut (P) Bambang Subeno ikut menari bersama buruh di halaman Kantor Bupati Karimun, memeringati Hari Buruh Internasional, Selasa (1/5). F. Dokumentasi Satlantas Polres Karimun untuk batampos.co.id
batampos.co.id – Aksi May Day atau Hari Buruh kali ini diisi dengan dialog antara perwakilan organisasi buruh yang ada di kabupaten Karimun dengan Dinas Tenaga Kerja Perindustrian Karimun, Selasa (1/5).
Perwakilan buruh yang hadir di antaranya Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Karimun, Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Karimun membahas tentang ketenagakerjaan.
”Kita sebagai fasilitator berdialog dengan perwakilan organisasi buruh tentang perlunya BPJS dan K3 kepada tenaga kerja yang ada di Karimun,” kata Kepala Dinas Tenaga Kerja Perindustrian Karimun Hazmi Yuliansyah, kemarin.
Aksi buruh lalu dilanjutkan dengan berorasi di depan Kantor Bupati Karimun. Lalu diakhiri dengan menari bersama antara buruh, polisi dan juga Dandim Karimun. Tampak berbaur bersama buruh Kapolres Karimun AKBP Hengky Pramudya, Dandim 0317/Karimun Letkol Arm Rizal Analdie dan Danlanal Karimun Letkol Laut (P) Bambang Subeno.
Kapolres Karimun AKBP Hengky Pramudya memberikan apresiasi kepada rekan-rekan buruh yang spontanitas menari bersama. ”Terima kasih teman-teman mari kita jaga kebersamaan,” kata AKBP Hengky. (tri)
batampos.co.id – Wakil Ketua Komisi X DPR RI Sutan Adil Hendra mengatakan persoalan klasik setiap tahun ajaran baru harus segera dituntaskan. Menurut Sutan, khusus untuk SMA/SMK tanggung jawab tersebut berada di Pemerintah Provinsi Kepri.
“Sekarang tidak lagi mengenal istilah sekolah unggulan atau favorit. Jika masih ada, komitmen Dinas Pendidikan (Disdik) daerah diragukan,” ujar Sutan di sela-sela kunjungan kerja di Tanjungpinang, Senin (30/4) lalu.
Ia menjelaskan saat ini untuk SMA/SMK mandatnya sudah berada di bawah Pemprov Kepri, khususnya Disdik Provinsi. Atas dasar itu, Disdik Provinsi bertanggungjawab mengontrol sewaktu berlangsung tahapan penerimaan siswa baru.
“Apa yang menyebabkan istilah sekolah unggulan atau favorit tersebut ada, karena budaya titip menitip masih menjadi tradisi,” paparnya.
Ia yakin, jika semua sekolah negeri diperlakukan sama, dan praktik titip menitip ditiadakan, maka secara perlahan istilah tersebut akan hilang. Pekerjaan lainnya yang harus dilakukan adalah meningkatkan keseteraan setiap sekolah negeri. Baik itu SMA maupun SMK.
Ditambahkannya, pihaknya juga terus mendorong Pemerintah untuk menuntaskan pengangkatan honorer kelompok 2 (K2) pada tahun 2018 dan 2019.(jpg)
batampos.co.id – Polres Lingga bersama Polsek Singkep Barat menggelar sejumlah kegiatan pada May Day atau yang dikenal dengan hari buruh Internasional. Kegiatan tersebut dilakukan di Pelabuhan Jagoh, Sungai Buluh, dan Kuala Raya dengan bersilaturahmi bersama buruh.
“Kami juga memberikan sejumlah bantuan kepada buruh di tiga lokasi tersebut,” kata Kapolsek Singkep Barat Iptu Idris, Selasa (1/5).
Di Jago, Kapolres Lingga AKBP Joko Adi Nugroho bersama Kapolsek Singkep Barat Iptu Idris memberikan sejumlah gerobak sorong diperuntukkan kepada buruh panggul di pelabuhan. Sedangkan di Sungai Buluh, mereka memberikan helm kerja kepada buruh di daerah itu.
Sedangkan di Kuala Raya, mereka memberikan helm untuk sejumlah pengojek yang juga termasuk dalam pengerjaan buruh.Pada kesempatan peringatan hari buruh kali ini, Idris mengharapkan kepada pemerintah agar lebih memperhatikan para buruh. Terutama buruh panggul di sejumlah pelabuhan di Kabupaten Bunda Tanah Melayu ini.
Menurut Idris pekerjaan mereka juga dibutuhkan orang banyak, namun mereka minim perhatian. “Pekerjaan buruh panggul di pelabuhan, mereka lakoni untuk memenuhi kebutuhan keluarga mereka,” ujar Idris.
Selain itu, Idris juga mengharapkan kepada para buruh agar dapat memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat. Untuk itu diperlukan kedisiplinan kerja, tentunya akan berdampak baik pada keselamatan kerja para buruh di pelabuhan.
Menurut Idris, buruh di Kabupaten Lingga tentunya tidak sama dengan buruh di Kota-kota di Provinsi Kepri ini.
Buruh di Lingga hanya bekerja untuk memenuhi nafkah keluarga mereka sehingga bekerja sebagai buruh. Idris menambahkan, saat ini ketersediaan lapangan kerja masih minim lapagan kerja di Kabupaten Lingga. Untuk itu dibutuhkan upaya dan kerja keras pemerintah daerah guna membuka lapangan pekerjaan.
Jumlah buruh secara keseluruhan yang ada di Singkep Barat hanya 150 orang.
Buruh di Kabupaten Lingga Selain berprofesi di bidang tambang pasir, juga buruh panggul di pelabuhan.(wsa)
Kapolres Natuna AKBP Nugroho Dwi Karyanto memusnahkan sabu tak bertuan di Mapolres Natuna dengan cara direndam, Senin (30/4). F. Aulia Rahman/batampos.co.id
batampos.co.id – Kapolres Natuna AKBP Nugroho Dwi Karyanto memusnahkan narkoba jenis sabu seberat 0,6 gram, Senin (30/4). Pemusnahan sabu dengan cara dimasukkan ke dalam air disaksikan perwakilan pemerintah daerah, jaksa, dan perwakilan Pengadilan Negeri.
Nugroho mengatakan, narkoba jenis sabu ditemukan anggota Satres Narkoba Polres Natuna di bawah tangga saat KM Bukit Raya bersandar di Pelabuhan Selat Lampa, pada 26 Maret 2018. “Sabunya tidak bertuan. Ditinggal pemiliknya di dalam kardus di bawah tangga di dalam kapal,” kata Nugroho.
Pengungkapan pengiriman sabu-sabu ini, kata Nugroho, merupakan pengembangan dari informasi masyarakat. Dilaporkan salah seorang penumpang kapal membawa sabu ke Natuna.
Dari informasi ini, polisi langsung bergerak dan melakukan pengintaian. Namun, mereka hanya menemukan sebuah kardus di bawah tangga kapal yang ditinggal pemilik.
“Setelah ditunggu pemiliknya tidak muncul, kardus digeledah dan menemukan paket sabu 0,6 gram. Sepertinya pemilik kardus sudah mengetahui operasi itu,” ujarnya.
Modus yang dilakukan pelaku, sabu dipaketkan dalam 10 amplop siap edar di dalam kardus berisi buah jeruk. “Meski pelakunya belum terindentifikasi. Kamis masih terus melakukan penyelidikan atas penyelundupan narkoba ini,” ujarnya.(arn)
batampos.co.id – Pemerintah Kota Batam berencana membuat bazar Ramadan di sepanjang Jalan Edukits Batamcenter hingga Hotel Sydney Batamcenter jelang Ramadan nanti.
Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menegah (KUKM) Batam, Suleman Nababan mengatakan bazar ini merupakan salah satu upaya pemko Batam dalam menggeliatkan pelaku UKM terutama jelang Ramadan dan lebaran Idul Fitri nanti.
“Pemerintah hanya menyediakan lokasi pelaksanaan saja,” kata dia, Selasa (1/5).
Selain pelaku UKM, pihaknya berencana melibatkan distributor untuk berpartisipasi dalam bazar Ramadan ini. Ia menambahkan nantinya lokasi ini tidak saja menjual produk makanan melainkan juga pakaian.
“Untuk lokasinya masih kami tata dulu. Kalau bisa awal Ramadan sudah bisa digunakan mereka yang akan menjadi peserta bazar,” terang mantan Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Batam ini.
Ia menambahkan bazar ini melibatkan beberapa instansi, selain Dinas KUKM, bazar ini juga dikuti Dinas Perindustrian dan Perdagangan dan Dinas Pariwisata Kota Batam.
“Ya sebagai dinas yang membawahi KUKM kami berharap pelaku UKM bisa memanfaatkan peluang ini. Jadi mereka bisa menjual produk mereka di sana,” lanjut Suleman.
Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdaganan Kota Batam, Zarefriadi mengungkapkan kegiatan bazar Ramadan ini akan mengajak distributor untuk turut serta meramaikan.
“Lagi dicari distributonya. Kami berharap mereka bisa menjual barang sesuai harga distributor sehingga memberikan kemudahan pembeli,” sebutnya.
Beberapa distributor yang diharapkan bisa bekerjasama adalah mereka yang menjual berbagai kebutuhan selama Ramadan dan Idul Fitri seperti gula, minyak, beras dan produk lainnya.
“Semoga awal Ramadan bazar bisa terlaksana,” tutupnya.(yui)
batampos.co.id – Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Cabang Kabupaten Kepulauan Anambas, tidak menggelar aksi pada peringatan Hari Buruh sedunia atau May Day. Selain itu, mereka tidak mempersoalan tenaga kerja asing di Anambas. Pasalnya di perusahaan minyak dan gas bumi di Anambas hanya sebagian kecil yang mempekerjakan TKA.
Selain itu keluhan-keluhan para karyawan juga sudah diakomodir oleh perusahaan migas. ”Kita diam saja di rumah dan tak ada menggelar aksi May Day. Soalnya semua keluhan karyawan sudah diakomodir perusahaan. Termasuk Upah Minumum Sektoral (UMS) tidak ada masalah diangka Rp 3.255.000,” kata Ketua SPSI Cabang Anambas, Sahtiar, Selasa (1/5).
Angka tersebut, kata Sahtiar, sudah besar, naik 5 persen dari tahun 2017. “Untuk upah sudah layak bagi karyawan dan ditambah juga adanya kebijakan tunjangan transportasi dari perusahaan,” jelasnya.
Sahtiar, mengakui ada tenaga kerja luar daerah namun tenaga kerja tersebut memang untuk posisi penting yang tidak bisa diisi pekerja lokal. “Untuk pekerja yang dikontrak tidak ada TKA, semua tenaga kerja lokal. Kecuali untuk hal-hal yang penting, biasanya perusahaan memanggil dari luar,” ucapnya.
Sahtiar menyinggung, Senin (30/4) lalu pihaknya melakukan rapat koordinasi dengan pihak Polres Anambas untuk menginformasikan jika dari SPSI Anambas tidak melakukan aksi pada Hari Buruh tahun ini. “Kita dari SPSI komit tidak melakukan aksi,” tutupnya.
Diketahui, jika setiap perayaan hari buruh, selalu ada aksi buruh yang melakukan sejumlah tuntutan seperti meningkatkan kesejahteraan karyawan, kenaikan upah dan sebagainya.(sya)
SISWA SMK Negeri 1 Anambas yang mengikuti UNBK di sekolah mereka, beberapa waktu lalu. F. Syahid/batampos.co.id
batampos.co.id – Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) sudah bisa dilaksanakan di Kabupaten Kepulauan Anambas. Sebagai proyek percontohan, UNBK pertama kali dilaksanakan di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Anambas di Desa Air Asuk, Kecamatan Siantan Tengah pada 2 hingga 5 April lalu.
Bukan hanya UNBK tingkat SMK tapi ujian kejar paket B dan paket C, juga melaksanakan UNBK. Untuk UNBK kejar paket C sudah terlaksana dengan baik pada 27 hingga 30 April yang lalu. Sementara UNBK kejar paket B baru dilaksanakan pada 4 hingga 6 Mei mendatang. ”Alhamdulillah, untuk UNBK SMK dan UNBK paket C semua berjalan lancar,” ungkap Kepala Bidang Penyelenggaraan e Goverment Dinas Kominfotik Kabupaten Kepulauan Anambas M. Ari Sofyan, kepada wartawan, Selasa (1/5).
Hal ini sekaligus menepis anggapan jika di Anambas tidak bisa melaksanakan UNBK. Keberhasilan ini tidak luput dari kerja sama antara pemerintah daerah, pihak sekolah, provider, dan Balai Penyedia dan Pengelola Pembiayaan Telekomunikasi dan Informatika (BP3TI) .
Kasi Aplikasi Bidang e goverment Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Kabupaten Kepulauan Anambas Erfin Wibowo menjelaskan, sebelum dilaksanakan UNBK di Anambas, pihaknya sudah koordinasi dengan sejumlah pihak termasuk berkoordinasi dengan provinsi untuk mengecek kelayakan perangkat yang ada dan kapasitas Internet yang tersedia di sekolah tersebut.
“Kita sudah lakukan itu ternyata dari hasil survei memang layak untuk dilaksanakan UNBK,” ungkapnya.
Bahkan setelah disurvei sebenarnya bukan hanya SMK N 1 Anambas yang sudah siap untuk melaksanakan UNBK, tapi juga SMAN 1 Siantan. Apalagi internet di sekolah tersebut sudah ada termasuk perangkat pendukung lainnya.
“Dari hasil survei pihak provinsi, ternyata ada lebih satu sekolah yang seharusnya siap terapkan UNBK. Seperti SMA N 1 Siantan,” ungkapnya.
Untuk tahap pertama ini, menghindari gagal internet sudah disiapkan server. Jika terjadi gagal internet data masih tersimpan, kemudian data tersebut akan terkirim saat internet normal kembali.
Diakuinya jika UNBK jauh lebih baik dibandingkan dengan ujian nasional menggunakan kertas. Karena dari sisi anggaran jauh lebih efisien. Karena tidak ada pengawalan soal dari Kementerian hingga ke daerah dan juga tidak ada pengawalan jawaban hingga ke kementerian.
“Memang awalnya mahal tapi itu hanya awalnya saja karena harus mempersiapkan perangkat. Tapi setelah itu jauh lebih efisien ,” jelasnya.(sya)