batampos.co.id – Terminal Internasional di Pelabuhan Sri Bintan Pura Tanjungpinang akan segera dipindahkan ke tempat asal yang semula lantaran masa renovasi sudah selesai.
Sebelumnya, ketika pengerjaan renovasi tengah berlangsung, untuk sementara waktu penumpang pelayaran internasional terpaksa digabungkan dengan penumpang domestik. Kondisi ini lumayan bikin pelik pelayanan pelabuhan.
“Bulan April ini begitu kursi datang, secepatnya kami pindahkan,” kata Manajer Umum PT Pelindo Cabang Tanjungpinang, I Wayan Wirawan, kemarin.
Wayan menuturkan, ruang tunggu pada terminal internasional SBP telah dirancang senyaman mungkin bagi wisatawan mancanegara. Sehingga interior, termasuk kursi yang bakal mengisi ruang tunggu secara khusus sampai perlu dipesan dari Jakarta. Hal ini agar bisa mendapatkan kursi ruang tunggu yang nyaman selayaknya yang kursi yang tersedia di ruang tunggu bandara.
Akan dipindahkannya ruang tunggu internasional ini, menjadi kabar baik bagi para penumpang yang bakal masuk atau pun keluar negeri melalui pelabuhan SBP. Berhubung ruang tunggu temporer yang ada selama ini, dirasa penumpang kurang nyaman. Dikarenakan sempitnya ruangan bersekat papan triplek tersebut.
“Apalagi kalau lagi ramai. Rasanya penuh sesak, antrean di Imigrasi juga jadi sangat panjang,” ucap salah satu penumpang yang menuju Singapura, Tina, kemarin. (aya)
Kasatpol PP Bintan Insan Amin mengawasi petugas ketika melakukan pendataan terhadap pemuda yang terjaring razia, Sabtu (31/3) di Tanjunguban. F.Satpol PP Bintan untuk batampos.co.id
batampos.co.id – Jelang pelaksanaan MTQ ke VIII Kabupaten Bintan, tim gabungan yang terdiri Satpol PP, TNI dan Polri melakukan razia besar-besaran di Kecamatan Bintan Utara dan Kecamatan Seri Kuala Lobam pada Sabtu (31/3) malam hingga, Minggu (1/4) dinihari. Dalam kegiatan itu petugas menjaring 48 orang waria, wanita pemandu karaoke, anak punk hingga pelajar.
Kasat Pol PP Kabupaten Bintan Moch Insan Amin menjelaskan, razia ini digelar untuk menciptakan suasana kondusif menyambut pelaksanaan MTQ tingkat Kabupaten Bintan pada April ini. Razia tersebut juga untuk menghindari hal yang bersifat negatif terhadap masyarakat, remaja, pelajar dan anak putus sekolah.
Kabid Penegakkan dan Peraturan Daerah Satpol PP Kabupaten Bintan Ali Bazar mengatakan, petugas menyisir sejumlah tempat mulai pelabuhan, pasar dan pantai. Di Tanjunguban, pihaknya mengamankan tiga wanita pemandu karaoke yang tidak mengantongi izin di Pasar Baru, Tanjunguban.
Di tempat karaoke itu petugas menyita minuman beralkohol (mikol) berbagi merek.”Kita juga mengamankan tiga anak punk yang sedang mengamen dalam pengaruh miniman beralkohol,” ungkapnya.
Malam itu, lanjutnya, petugas juga mengamankan sembilan pelajar yang sedang bermain playstation dan game online. Di pesisir Pantai Sunseet New Garden, petugas menjaring 7 orang pemuda yang sedang mengonsumsi mikol dan tiga wanita pemandu karaoke.
Selanjutnya di Kecamatan Seri Kuala Lobam, pihaknya mengamnkan remaja dan waria yang sedang mengonsumsi mikol.
Saat itu petugas juga menemukankaleng lem aibon dan bungkus komik. “Diduga disalahgunakan oleh mereka,” imbuhnya.
Mereka yang terjaring di wilayah Kecamatan Bintan Utara langsung dibawa ke Gedung Nasional, sedangkan yang terjaring di wilayah Kecamatan Seri Kuala Lobam dibawa ke Aula Kecamatan Seri Kuala Lobam untuk dilakukan pendataan.
“Yang masih usia anak-anak kita panggil orangtuanya untuk diberikan pembinaan langsung oleh PPNS, DP3KB, Dinsos dan Kecamatan,” kata dia.
Setelah itu, mereka diminta menandatangani surat pernyataan tidak akan mengulangi lagi. Sementara pihaknya juga melakukan pendataan terhadap pemilik usaha karaoke, rental playstation dan warnet. “Kami mengimbau kepada pelaku usaha warnet dan rental playstation untuk tidak mengizinkan anak sekolah atau anak di bawah umur berada di lokasi usaha mereka pada jam wajib belajar,” tegasnya.
Sementara untuk pemilik usaha karoke, ia menegaskan untuk segera mengurus proses perizinannya dan tidak mengizinkan pelajar atau remaja yang berusia di bawah 21 tahun untuk datang atau mengonsumsi minuman beralkohol di lokasi usaha tersebut. (met)
batampos.co.id – Tahun ini, Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bintan segera membedah 108 unit rumah tidak layak huni (RTLH). Penerima bantuan tersebar di di Kecamatan Tambelan, Mantang, Bintan Utara, Telok Sebong, Seri Kuala Lobam hingga Kecamatan Gunung Kijang.
“Total anggaran yang disiapkan untuk merehab 108 unit rumah berkisar Rp 2,67 miliar,” ujar Kadis Sosial Kabupaten Bintan Naharuddin, Minggu (1/4).
Dia menyebut, anggaran bedah rumah 108 unit diambil dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bintan tahun 2018. Dari anggaran itu, masing masing RTLH yang akan dibangun dengan ukuran 5 x 6 meter.
Kepada penerima bantuan rehab rumah diingatkannya juga supaya pekerjaan dilakukan secara swakelola atau kelompok masyarakat dengan semangat gotong royong. “Rencananya April ini sudah mulai dikerjakan dengan masa pekerjaan dalam waktu 60 hari,” jelas dia.
Bupati Bintan Apri Sujadi menyampaikan, bantuan RTLH merupakan salah satu bentuk kepedulian pemerintah daerah dalam upaya memberikan hunian yang layak kepada masyrakatnya.
Dia berharap, dengan diberikannya bantuan ini setidaknya membantu dalam meningkatkan kesejahteraan dan kualitas kehidupan masyarakat.Tak hanya itu, Pemkab akan terus berupaya agar jumlah penerima bantuan rehab rumah lebih banyak lagi.
“Kita akan berupaya baik menggunakan anggaran APBD maupun APBN,” tukas dia. (met)
batampos.co.id – Jajaran Polsek Batuampar menetapkan Yudi Chandra sebagai tersangka penganiayaan terhadap bayinya sendiri bernama Yuni Sandra yang masih berusia 3 bulan. Akibat dari penganiayaan itu, Yuni Sandra mengalami luka dibagian bibir dan lebam di bagian punggung.
Kapolresta Barelang Kombes Hengki menuturkan, penetapan tersangka ini berdasarkan dari hasil otopsi yang dilakukan di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri. Selain itu, kepada polisi Yudi juga telah mengakui bahwa telah menganiaya anaknya.
“Korban mengalami luka di bibir akibat gigitan pelaku. Sehingga akibat luka itu korban tidak bisa menyusu,” katanya, Senin (2/4).
Selain itu, kepada penyidik, tersangka mengaku melakukan hal itu karena kesal kepada istrinya karena sering ribut. Sehingga, tersangka melampiaskan kekesalan tersebut kepada anaknya. Korban telah dimakamkan di TPU Sei Panas, Jumat (30/3) lalu.
“Pelaku ibunya sendiri kita kenakan Pasal 80 Undang-Undang Perlindungan Anak dengan hukuman maksimal lima belas tahun,” imbuhnya.(gie)
Gubernur Kepri Nurdin Basirun saat menghadiri safari subuh di Masjid Besar Darul Gufran, Sagulung, Batam, Sabtu (31/3). Safari subuh ini juga dihadiri Aa Gym. F. Humas Pemprov Kepri untuk batampos.co.id.
batampos.co.id – KH Abdullah Gymnastiar mendukung ajakan Gubernur Kepri Nurdin Basirun untuk beraktivitas dengan memulai shalat subuh berjamaah di masjid-masjid. Aa Gym, panggilan akrab KH Abdullah Gymnastiar, mengaku senang jika jamaah memenuhi rumah Allah dalam berjamaah saat shalat Subuh.
“Kalau Pak Gubernur mengajak shalat subuh berjamaah, itu sudah paling benar,” kata Aa Gym saat Safari Subuh di Masjid Besar Darul Gufran, Sagulung, Batam, Sabtu (31/3).
Nurdin, yang juga bersama saat Safari Subuh itu mengatakan, jika memulai hari dengan langkah yang baik, perjalanan seharian tersebut InsyaAllah akan berakhir baik. Nurdin yakin kekuatan keimanan akan terus bertambah.
“Saya yakin kita mampu dan bisa. Apalagi kita dalam membangun selalu menjadikan agama sebagai pondasi,” kata Nurdin.
Menurut Nurdin, dalam shalat berjamaah, selalu ada majelis ilmu yang sangat baik. Majelis-majelis ini akan menambah pengetahuan. Juga mempererat silaturahmi.
“Satukan diri dengan silaturahmi. Fitnah, iri dengki dan adu domba ada dimana-mana, yang akan memecah belah umat,” kata Nurdin.
Aa Gym, dalam kesempatan itu menyampaikan pesan dengan mengambil Surat Al Hujuraat ayat 10-12 sebagai panduan. Aa Gym mengajak umat belajar dari bangunan, yang kokoh, indah dan bermanfaat.
Aa Gym juga mengajak masyarakat untuk terlatih menyikapi perbedaan. Karena, titik lemah sebagian umat itu tidak terlatih melihat perbedaan. Setiap berbeda bisa jadi lawan. Kalau tiap perbedaan jadi lawan, bisa mengakibatkan sengsara.
“Persaudaraan itu karena iman dan karena kemanusiaan. Saudara se-Adam se-Hawa,” kata Aa Gym.
Aa Gym menyampaikan tiga semangat yang harus dikedepankan jika ada konflik. Ketiganya itu adalah semangat saudara, semangat solusi dan semangat sukses bersama.
Pada kesempatan itu, Aa Gym berpesan kepada umat untuk tidak saling mencela. Sikap berburuk sangka harus dihilangkan dengan mencari 1001 alasan berbaik sangka.
“Tak ada untungnya meremehkan orang lain,” kata Aa Gym sambil mengajak mengajak umat untuk berlomba-lomba menjaga akhlak.
Aa Gym mengatakan pihaknya berencana membangun masjid yang mampu menampung hingga 2.000 jamaah di kawasan jalan Trans Barelang bersebelahan dengan SPBU Tembesi. Di sini juga sekaligus akan dibangun pesantren.
Menurut Aa Gym, pesantren ini juga semakin mendekatkan santri dari Singapura, Malaysia atau Thailand untuk menimba ilmu. Selama ini beberapa di antara mereka masih mondok di Daarut Tauhid Bandung Jawa Barat.
“Insya Allah, kita akan bangun Masjid. Rumah yang paling bagus rumah Allah,” kata Aa Gym.
Gubernur Nurdin menyambut baik rencana pembangunan masjid dan pesantren tersebut. Menurut Nurdin hal itu akan semakin memperkuat wisata religi di Batam.
Menurut Nurdin, obrolan pagi itu semakin memperkuat membangun ukhuwah apalagi diawali dengan membangun masjid.
“Inilah pentingnya silaturahmi. Kita membangun ukhuwah, persaudaraan diawali dengan membangun masjid,” kata Nurdin. (bni)
batampos.co.id – Pelaksana Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di SMKN I Batam di Batuaji pada hari pertama dengan mata pelajar Bahasa Indonesia berjalan lancar, Senin (3/4). Total ada 578 siswa yang ikut UNBK tersebut dan terbagi dalam tiga sesi.
Panitia pelaksana UNBK SMKN I Batam melaporkan tidak ada siswa yang berhalangan dalam UNBK dihari pertama itu.
“Semua siswa kelas 12 ikut (UNBK). Tak ada yang berhalangan atau sakit,” tutur Ketua Panitia UNBK SMKN I Said Juni Riauan, kemarin.
Pelaksanan UNBK di sekolah ini dibagi dalam tiga sesi sebab keterbatasan peralatan komputer dan jaringan. Sesi pertama dimulai pukul 07.30 WIB- 09. 30 WIB, sesi kedua dimulai pukul 10.30 WIB- pukul 12.30 WIB dan sesi ketiga mulai pukul 14.00 WIB sampai 16.00 WIB.
“Siswa (yang ikut UNBK) diatas 500 san orang, sementara komputer hanya tersedia di sepuluh lokal jadi memang harus tiga sesi,” tutur Humas SMKN I Junaidi.
Pelaksanaan UNBK ini berlangsung dan diawasi oleh pengawas silang yang ditetapkan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Kepri dan Musyarawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) sebelumnya.
Pantauan Batam Pos di lapangan pelaksanaan UNBK di hari pertama itu berjalan lancar di SMKN I Batam. Namun demikian siswa yang mengikuti ujian di sesi pertama mengaku sempat menemui persoalan pada teknis komputerisasi. Yang mana saat ujian dimulai komputer lambat mengeluarkan soal-soal yang akan dikerjakan oleh siswa.
“Loadingnya agak lambat. Saat mau mulai ada yang loading sampai 15 menit. Itu saja sih persoalannya,” ujar seorang siswa peserta UNBK yang tak mau namanya disebutkan.
Persoalan ini dibenarkan oleh Junaidi ataupun Said. Namun demikian itu tak menghambat kegiatan UNBK siswa tersebut sebab panitia tetap mensinkronkan waktu menyelesaikan soal UNBK kepada siswa.
“Iya memang agak lambat loading awal. Tapi tak apa-apa karena waktunya juga diundur sesui waktu loading itu,”kata Junaidi. (eja)
batampos.co.id – Jajaran Polsek Sagulung masih mencari siapa pelaku pembuang bayi perempuan yang ditemukan depan rumah Ika Yulianni di Kaveling Seroja RT04/RW16, kelurahan Seipelenggut, Sagulung, Rabu (28/3) lalu. Namun demikian polisi belum mendapat petunjuk yang berati terkait pelaku pembuang bayi mungil tersebut hingga, Jumat (30/3).
Kapolsek Sagulung AKP Hendrianto menuturkan, berbagai upaya penyelidikan sudah dilakukan secara maksimal oleh pihaknya mulai dari pemeriksaan saksi-saksi hingga mendatangi sejumlah klinik bersalin dan bidan yang ada di wilayah Batuaji dan Sagulung, namun belum ada petunjuk mengarahkan ke identitas ataupun keberadaan pelaku pembuang bayi tersebut.
“Kami berharap RT/RW bisa bekerja sama untuk mengecek warga dilingkungan mereka masing-masing,” ujar Hendrianto.
Melalui koordinasi itu Hendrianto berharap agar perangkat RT/RW di yang ada di Batuaji dan Sagulung mengecek masing-masing warganya. Jika ada yang janggal dengan masa kehamilan warganya, Hendrianto mengimbau untuk segera menginformasikan kepada mereka.
“Sekecil apapun informasi dari siapapun akan sangat membantu kami. Kami akan turun cek,” ujarnya.
Upaya koordinasi dengan perangkat RT/RW itu diakui Hendrianto memang diperlukan, sebab bukti petunjuk terkait siapa orangtua bayi itu sangat minim.
“Bukti petunjuk tak ada sama sekali. Hanya penjepit tali pusar itu,”ujar Hendrianto.
AKP Hendrianto
Terkait sang bayi sendiri diakui Hendrianto saat ini ditempat yang aman dan dalam kondisi sehat. Bayi yang diberi nama Puteri Seroja Indah oleh warga di lokasi dia temukan itu kini masih dititipkan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah Batam di Batuaji. Bayi tersebut rencananya akan diserahkan ke Dinsos Batam untuk ditangani lebih lanjut. (eja)
Gubernur Kepri Nurdin basirun bersama anak-anak usai safari Subuh di Masjid Al Ikhlas Perumahan Plamo Garden, Batam, Minggu (1/4) pagi. F. Humas Pemprov Kepri untuk batampos.co.id
batampos.co.id – Gubernur Kepri Nurdin Basirun menganjurkan orang tua untuk membiasakan diri membangunkan anak-anaknya sejak subuh. Anak-anak ada baiknya mulai diajak beraktivitas sejak fajar dengan subuh berjamaah sebelum mengikuti rutinitas sehari-hari.
“Tak masalah mereka dibangunkan. Dibiasakan untuk beraktivitas secara baik dengan shalat Subuh. Insya Allah akan jadi terbiasa nantinya,” kata Nurdin saat Safari Subuh di Masjid Al Ikhlas Perumahan Plamo Garden, Batam, Minggu (1/4) pagi.
Menurut Nurdin membiasakan anak-anak menjadikan masjid laman bermain sangat baik. Mereka jangan dilarang untuk beraktivitas positif di masjid-masjid.
Karena, anak-anak inilah generasi penerus bangsa. Jadikan mereka generasi dengan karakter Islam yang kuat.
Dalam perjalanannya, kata Nurdin, anak-anak harus belajar mandiri. Mengikuti pendidikan di pesantren atau sekolah Islam terpadu bagian dari membangun kemandirian tersebut. Juga memperkuat jiwa sosial mereka.
Nurdin juga menyampaikan ketika anak-anak memanfaatkan kecanggihan teknologi untuk menyebarkan pesan-pesan kebaikan dengan beraktivitas di masjid. Memang saat Safari Subuh tersebut, ada seorang anak merekam tausiyah yang disampaikan Gubernur Nurdin dan Kepala Kanwil Kementerian Agama Kota Batam Erizal Abdullah dengan telepon pintarnya.
Nurdin menyampaikan, kemajuan teknologi memang sebaiknya digunakan untuk kebaikan umat. Pesan atau tausiyah bisa disebar-sebarkan sehingga samlai juga kepada banyak kalangan.
Nurdin pada kesempatan Safari Subuh di Masjid Al Ikhlas memang menyampaikan tausiah singkat setelah Erizal. Kanwil Kemenag Kota Batam ini membuak tausiah dengan menyebutkan bahwa cukup berat dalam menunaikan shalat Subuh. Dia mengilustrasikan bahwa banyak orang yang kuat mengangkat semen satu sak. Namun, ketika mengangkat selimut untuk ke masjid akan terasa berat.
Erizal menyampaikan tausiah tentang dialog antara Imam Ghazali dengan murid-muridnya. Ada dua dialog yang dikutif Erizal, yaitu pertanyaan tentang yang paling dekat dan yang paling jauh dengan diri seseorang.
“Yang paling dekat adalah kematian, yang paling jauh adalah masa lalu,” kata Erizal.
Kemarina, tambahnya, tidak melihat umur dan tidak menurut abjad nama. Karena itu siapkanlah bekal menunggu peristiwa yang bisa datang kapan saja ini. Bekal yang terbaik adalah taqwa.
Tampak hadir pada Safari Subuh itu Sekdaprov Kepri TS Arif Fadillah, Asisten Administrasi Umum Muhammad Hasbi dan jamaah Masjid Al Ikhlas. (bni)
Pedagang seluler melakukan aksi demo di kantor DPRD Natam Senin (2/4). Mereka menolak aturan 1 NIK 3 SimCard. | Cecep Mulyana/Bat Pos
batampos.co.id – Wakil Ketua Komisi 1, Harmidi Umar Husein berjanji memfasilitasi tuntutan para pendemo. Ia mengaku akan menyampaikan aspirasi para pendemo kepada pihak terkait dalam hal ini Dinas Kominfo Kota Batam, yang kemudian dilanjut ke pusat.
“Apapun insiprasi itu akan kami sampaikan ke Dinas terkait. Agar semuanya bisa lebih jelas,” ujar Hamidi yang disambut para pendemo
Untuk lebih lanjutnya, para pengunjuk rasa juga diminta ke ruang rapat komisi 1. Hal itu agar pengunjukrasa bisa menyampaikan aspirasinya secara lengkap. (she)
Wakil Gubernur Kepri Isdianto melakukan pemotongan pita peletakan batu pertama pembangunan Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) di Kavling Baru, Batu Aji Lama, Batam, Minggu (1/4). F. Humas Pemprov Kepri untuk batampos.co.id
batampos.co.id – Wakil Gubernur Kepri Isdianto mengatakan pembangunan yang akan dikerjakan membutuhkan dukungan kerjasama semua elemen masyarakat. Dengan semangat gotong royong pekerjaan bisa cepat selesai.
“Semua harus berpartisipasi dalam menciptakan situasi kondusif demi kemajuan ekonomi Provinsi Kepri,” kata Isdianto saat Peletakan Batu Pertama Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Kavling Baru Batu Aji Lama, Kec. Sagulung Kota Batam, Ahad (2/4).
Tampak hadir dalam acara itu, anggota DPRD Kepri Hotman Hutapea, Staf Khusus Gubernur Kepri Sahidul Khudri, Bishop GKPI Pdt. Oloan Pasaribu, Korwil GKPI Kepri Pdt. Junus Situmorang dan Pendeta Jemaat GKPI Kavling Baru Pdt. Mika Lumbantobing.
Peletakan batu pertama gedung GKPI juga disejalankan dengan pembangunan rumah dinas pendeta. Seremonial acara ini ditandai dengan pengguntingan pita dan peletakan batu pertama oleh Wakil Gubernur Isdianto didampingi Hotman Hutapea, Bishop GKPI, Korwil GKPI Kepri dan Pendeta Jemaat GKPI Kavling Baru.
Kegiatan ini merupakan agenda pertama Wakil Gubernur Kepri di Kota Batam. Menurut Isdianto, Wakil Gubernur dan Gubernur Kepri akan terus bersama-sama meneruskan perjuangan dan pembangunan Provinsi Kepri tercinta yang telah diamanatkan Gubernur terdahulu almarhum Muhammad Sani.
Isdianto, mengajak seluruh elemen masyarakat dan jemaat GKPI khususnya untuk ikut mendoakan kemajuan Kepri. Sama-sama berpartisipasi menjadikan daerah ini semakin kondusif.
“Mari kita jaga kerukunan antar umat beragama sehingga kita bisa merasakan ketenangan dalam melaksanakan ibadah kepada Tuhan Yang Maha Kuasa,” kata Isdianto. (bni)