Jumat, 24 April 2026
Beranda blog Halaman 12579

Sebelum Pleno, KPU Fokus Coklit

0
Pilwako Pinang

batampos.co.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) kota Tanjungpinang saat ini tengah fokus melakukan pencocokan dan penelitian (Coklit) data pemilih untuk pemilihan calon legislatif dan Presiden pada tahun 2019. Untuk itu, masalah administrasi bakal calon Wali Kota Tanjungpinang masih belum dapat dipastikan sebelum hasil verifikasi capai final.

Ketua KPU, Robby Patria mengatakan, setelah penyerahan kelengkapan berkas yang berakhir pada 20 Januari 2018 lalu, nasib bakal paslon akan dipleno dan diumumkan kelak pada 12 Februari nanti.

“Sekarang masih tahap verifikasi berkas yang mereka lengkapi setelah pendaftaran. Batas akhirnya tanggal 20 Februari kemarin dan tunggu sajalah sampai tanggal 12 Februari nanti,” kata Robby.

Robby menjelaskan, pada tanggal 12 Februari tersebut adalah masa dimana KPU akan mengumumkan bakal paslon yang dinyatakan telah melengkapi persyaratan dan ditetapkan sebagai calon wali kota dan wakil wali kota Tanjungpinang.

“Kami akan pleno dan hasilnya akan diumumkan pada tanggal 12 Februari itu,” terang Robby.

KPU Tanjungpinang kini tinggal memverifikasi berkas maupun perbaikan persyaratan yang sudah diserahkan akhir pekan lalu untuk kemudian dapat diplenokan sebelum penetapan pasangan calon peserta Pilkada Tanjungpinang 2018.

“Karena memang kesempatannya sudah sampai Sabtu itu saja dan tidak dibenarkan menerima perbaikan kembaki,” ujar Robby. (aya)

Pemkab Usulkan Penerimaan 576 CPNS

0

batampos.co.id – Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kabupaten Kepulauan Anambas dikabarkan akan dilaksanakan pada bulan Bulan Juli ataupun Agustus mendatang, karena masih menunggu Keputusan Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB).

Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Kepulauan Anambas Linda Maryati, mengatakan, pihaknya telah mengusulkan sebanyak 576 orang dari berbagai formasi untuk di terima menjadi CPNS di Anambas ke Menpan RB sehak tahun 2017 silam. “Saat ini kita masih menunggu berapa kouta yang diberikan Kemenpan RB serta waktu pelaksanaan Penerimaan ya,” ungkap Linda, Rabu (24/1)

Dari informasi yang didapatkan lanjut Linda, pada bulan april mendatang baru ada kepastian. Mengingat saat ini Kemenpan sedang berkoordinasi dengan Kemenkeu terkait penerimaan CPNS.

Kendati demikian Linda Pesimis pada Bulan April tersebut kouta tersebut didapatkan, karena perhitungannya paling tidak kouta disampaikan ke pusat itu pada bulan Juni. “Mudah-mudahan pada Bulan Juli atau Agustus Tes Kompetensi Dasar (TKD) sudah dapat dilaksanakan,” tuturnya.

Pihaknya terus melakukan pemantauan agar kouta penerimaan CPNS dapat dilaksanakan. Apalagi menurut Linda Anambas menjadi sorotan pusat pasca eksodus besar-besaran ASN pada tahun 2015 silam. “Kita ini jadi sorontan Kementrian pada saat banyak ASN yang pindah dari Anambas,” sesalnya.

Untuk anggaran CPNS yang diterima nanti tambah Linda pihaknya telah berkoordinasi dengan Badan Keuangan Daerah untuk gaji dan tunjangan Kesra karena untuk 576 orang yang nanti diterima tersebut akan terjadi penambahan anggaran sebesara Rp 50 milliar pertahunnya. “Itu hanya untuk gaji dan kesranya, karena salah satu syarat penerimaan ASN dari pusat itu salah satunya kemampuan daerah dalam membiayai penerimaan , diklat Prajabatan dan Diklat Prajabatan Fungsional,” tuturnya.

Dalam penerimaan CPNS Nanti sambung Linda, pihaknya akan berupaya memberikan persyaratan khusus selain persyaratan umum nanti, langkah ini dilakukan agar Anambas tidak dijadikan batu loncatan untuk menjadi pegawai seperti yang sudah-sudah. “Akan ada persyaratan khusus nanti agar kita tidak hanya akan di jadikan batu loncatan untuk jadi pegawai saja,” imbuhnya. (sya)

Kurangi Nasi, Perbanyak Sayur dan Ikan

0
foto: putut ariyotejo / batampos.co.id

batampos.co.id – Banyak yang menganggap makanan bergizi sama dengan makanan sehat. Namun kenyataan itu tentu saja terbalik mengingat makanan bergizi itu belum tentu sehat bagi individu tertentu. Artinya, setiap individu punya angka kecukupan gizi yang berbeda.

Dokter Spesialis Gizi Klinik Rumah Sakit Awal Bros Batam, dr. Brain Gantoro, SpGK mengatakan pentingnya gizi sendiri sudah ada sejak 1950 lalu. Kemudian tahun 1960, Menteri Kesehatan atau Bapak Gizi Indonesia, Prof. Poorwo Soedarmo mulai mengkader tenaga gizi Indonesia, yang saat ini diperingati sebagai Hari Gizi Nasional (HGN).

Kembali, ia menjelaskan makanan sehat adalah makanan yang tidak mengandung bahan berbahaya dan mengandung gizi yang bermanfaat untuk tubuh. Sedangkan makanan bergizi adalah makanan yang mengandung unsur gizi seperti tiga jenis makronutrien yakni karbohidrat, protein, serta lemak.

“Kemudian mengandung dua zat tambahan lain seperti vitamin dan mineral,” kata dr Brain, Rabu (24/1).

Selanjutnya ada dua zat tambahan lainnya yang digunakan untuk membantu proses metabolisme tubuh yakni serat dan air. Mengenai makronutrien sendiri dibutuhkan untuk memproduksi energi bagi tubuh. Lebih lanjut soal gizi makanan, dr Brain mengatakan gizi makanan punya tiga tugas.

“Pertama sebagai pemberi tenaga yakni tugas karbohidrat. Kedua sebagai zat pembangun yang merupakan tugas protein, mineral, dan air. Ketiga sebagai zat pengatur yakni dari vitamin, protein, mineral,” jelasnya.

Karena tugas zat gizi makanan tersebut, setiap orang punya angka kebutuhan gizi berbeda-beda pula tergantung jenis kelamin, indeks masa tubuh dan aktivitas hariannya, atau yang lebih dikenal dengan angka kecukupan gizi (AKG).

Rata-rata kecukupan energi dan protein bagi penduduk Indonesia tahun 2013 masing-masing sebesar 2.150 Kilo kalori dan 57 gram protein per orang per hari pada tingkat konsumsi. AKG ini ditetapkan dalam peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 75 Tahun 2013.

Dalam kasus orang bertubuh kurus, perlu mengonsumsi banyak makanan yang mengandung karbohidrat, protein, dan lemak. “Terlebih mengingat mereka (orang kurus, red) tidak punya cadangan energi dari lemak tubuhnya,” ujarnya.

Kebutuhan gizi ini tentu berbeda dengan individu yang memiliki berat badan lebih besar.

“Mereka (orang gemuk) justru harus mengurangi porsi nasi yang dikonsumsi dan memilih makanan rendah lemak,” ungkapnya.

foto: putut ariyotejo / batampos.co.id

Lalu, seperti apa gizi yang baik buat tubuh? Brain mengungkapkan makanan bergizi tidak harus mahal. Jika dahulu sering mendengar 4 Sehat 5 Sempurna, itulah kuncinya. Karbohidrat bisa didapatkan dari nasi, protein hewani dan nabati dari lauk pauk, sayuran yang mengandung vitamin, mineral, dan air. Kemudian buah yang mengandung vitamin, mineral, serat dan air. Lalu, zat kalsium, lemak, dan protein bisa didapatkan dari susu atau telur.

“Kenapa harus susu atau telur, karena keduanya merupakan sumber kalsium,” ucapnya.

Selain itu, ada yang menyebutkan pedoman umum gizi seimbang, 13 pesan dasar gizi seimbang dan belakangan ini sering didengar 10 gizi seimbang. “Ada pula Gerakan Masyarakat Sehat (Germas) yang menyederhanakannya menjadi perbanyak makan sayur, buah, dan ikan. Ini sudah cukup memenuhi gizi per hari,” kata dr Brain.

Cara pengolahan yang baik untuk sayur dan buah tentu saja dengan mengonsumsinya secara langsung atau untuk sayur bisa dikukus. Untuk ikan, cukup memperhatikan tingkat kematangannya agar tetap mengandung gizi.

“Kembali, makanan bergizi bisa didapatkan dalam keseharian kita. Kurangi nasi, perbanyak konsumsi sayuran, buah dan ikan,” tutupnya.

Perangi Gizi Buruk

Dinas Kesehatan Kota Batam berusaha untuk menekan angka penderita gizi buruk di Batam. Berdasarkan data dari Dinkes Batam angka penderita menanjak naik. Dari tahun 2015 terdapat 196 balita, jumlah ini mengalami kenaikan di tahun selanjutnya yakni 277 penderita, terakhir tahun 2017 turun menjadi 251 kasus.

Kepala Dinas Kesehatan Batam, Didi Kusmarjadi mengatakan pemerintah selalu berupaya untuk memberikan sosialisasi dan berupaya dalam memperbaiki gizi masyarakat.

Selain itu, seluruh petugas ahli gizi yang tersebar di seluruh puskesmas diberikan pepatuhan proses asuhan gizi berstandar, pemberian makanan tambahan bagi ibu hamil yang kurang energi kronis (KEK).

Didi menambahkan, pihaknya juga mendatangi sekolah dasar untuk memberikan sosialisasi, serta kampanye gizi seimbang, pemberian vitamin A pada bulan Februari dan Agustus, dan melakukan pelacakan kasus gizi buruk.

Ia mengungkapkan beberapa langkah juga dilakukan untuk mencegah terjadinya gizi buruk di antaranya, pemberian makanan tambahan pada bayi yang tidak mengalami kenaikan berat badan setiap menjalani pemeriksaaan, menggelar konseling dan pemantauan berat badan bagi balita yang kurus dan sangat kurus, serta mengedukasi ibu untuk memperhatikan makanan dan susu yang baik untuk anak sesuai dengan umurnya.

Didi menjelaskan, faktor ekonomi menjadi salah satu penyebab terjadinya gizi buruk pada anak. Selain itu kurangnya pengetahuan ibu juga menjadi penyebab. Ia mencontohkan pemberian makanan yang asal-asalan pada balita. Padahal umumnya mereka belum bisa mencerna makanan maupun minuman sejenisnya.

“Asalkan anak suka, orangtua langsung kasih. Padahal itu berpengaruh terhadap perkembangan tumbuh balita,” sebutnya.

Warga desa Setokok, Barelang, memenuhi Posyandu Anggrek I. Warga di sana sangat antusias membawa Balitanya untuk mendapatkan pelayanan di Posyandu tersebut. Foto: Immanuel Sebayang/ Batam Pos

Ia menambahkan, untuk memperbaiki gizi cukup dengan mengonsusmsi makanan yang sehat seperti sayuran, ikan dan susu. “Intinya yang dikonsumsi anak sehat,” imbuhnya.

Lanjutnya, peningkatan gizi ini, Dinkes Kota Batam juga melibatkan masyarakat serta peran puskesmas serta posyandu.

Kader posyandu yang sudah tersebar rutin melakukan penimbangan bagi balita. Jika ditemukan balita dengan berat baan yang bermasalah, kader langsung merespon cepat dengan memberikan makanan tambahan.

Langkah ini dinilai cukup membantu pemerintah dalam mendeteksi dini jika ada balita yang bermasalah dengan tubuhnya.

Menurutnya, Batam sudah termasuk kota yang cukup maju. Ia berharap jumlah penderita gizi buruk bisa menurun bahkan tidak ada lagi. Untuk itu, pihaknya sangat berharap seluruh pihak bisa membantu, salah satunya dengan bergerak cepat jika ditemukan balita yang memperlihatkan gejala menderita gizi buruk. (yui/why)

Gubernur Resmikan Dua Gedung SMA 18 dan 19 di Sagulung

0
Siswi SMAN 19 Sagulung tampak ceria saat peresmian sekolah mereka, Rabu (24/1). SMAN 19 ini diresmikan oleh Gubernur Kepri, Nurdin Basirun. F Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Gubernur Kepri Nurdin Basirun meresmikan dua gedung sekolah baru yang dibangun Pemerintah Provinsi Kepri tahun 2017 lalu. Dua gedung sekolah baru itu adalah SMAN 18 dan 19 yang ada di kecamatan Sagulung. Peresmian dilakukan secara simbolis di gedung SMAN 19 Batam di belakang kawasan Tunas Regency, kelurahan Seibinti, Sagulung, Rabu (24/1) siang.

Gedung SMAN 18 dan 19 itu sudah dipergunakan sejak awal tahun 2018 ini. Itu karena pembangunan baru rampung pada akhir 2017 lalu. Sebelumnya ratusan siswa dari dua sekolah itu masing-masing numpang belajar di gedung sekolah lain. SMAN 18 dua tahun numpang belajar di SMPN 21, Sagulung di Tembesi. Sementara SMAN 19 empat tahun numpang belajar di SMPN 37, Batuaji dan SDN 21, Sagulung. Bahkan satu angkatan dari siswa SMAN 19 harus tamat tanpa menikmati gedung sekolah sendiri.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepri Arifin Nasir dalam laporannya menuturkan, peresmian dua gedung merupakan tindak lanjut dari rampungnya pembangunan unit sekolah baru yang dibangun Pemprov tahun. 2017 lalu. Secara umum di Batam ada emat unit sekolah baru yang dibangun secara bersamaan tahun lalu, namun SMAN 21 dan dan SMKN 8 Farmasi di Sagulung, belum bisa diresmikan sebab pembangunan belum rampung. “Dua masih dalam pembangunan tapi sudah tahap finishing (akhir). SMAN 21 lahan masih kritis perlu perataan dan penataan taman, kalau SMKN 8 pembangunan masih dilanjutkan ke lantai dua tapi juga sudah tahap finishing,” ujar Arifin.

Untuk kelanjutan pembangunan dua unit sekolah baru itu, tahun ini Pemprov kembali mengucurkan anggaran yang berbeda-beda. SMAN 21 sekitar Rp 100 juta sementara SMKN 8 sekitar Rp 200 juta. “Ini sesuai arahan dari pak Gubernur, bahwa persoalan pendidikan harus segera diatasi dengan baik,” ujar Arifin.

Selain merampung semua pembangunan gedung sekolah baru tahun anggaran 2017 lalu, Pemprov kata Arifin juga berencana akan membangun unit sekolah baru (USB)serupa tahun ini. Dua diantaranya akan di bangun di Batuaji dan Tanjungriau, Sekupang. “Dua-duanya SMAN. Insyallah tahun ini sudah mulai dibangun. Yang di Tanjungriau lahan sudah beres, yang di Batuaji dalam minggu ini kami sudah terima kepastian lahannya,” tutur Arifin.

Tidak itu saja Arifin menambahkan, untuk mengatasi persoalan kekurangan lokal pada sekolah-sekolah yang ada, tahun ini Pemprov juga akan mengadakan puluhan ruang kelas baru (RKB).

Siswi SMAN 19 Sagulung duduk diteras sekolah mereka, Rabu (24/1). SMAN 19 ini diresmikan oleh Gubernur Kepri, Nurdin Basirun. F Dalil Harahap/Batam Pos

“Untuk RKB sekitar 60 se Kepri dan di Batam sekitar 30 an RKB yang akan ditambah,” katanya.

Upaya-upaya tersebut diakui Arifin merupakan komitmen dari Pemprov Kepri untuk meningkatkan mutu pendidikan di Kepri. “Pendidikan itu penting untuk memajukan bangsa ini. Makanya kami akan berjuang mati-matian untuk mengatasi persoalan (pendidikan) yang sering kita hadapi selama ini,” tuturnya.

Nurdin dalam arahannya juga menyampaikan hal serupa. Pembangunan USB, penambahan RKB serta peningkatan fasilitas pendidikan yang gencar dilakukan Pemprov selama ini merupakan upaya dari Pemprov untuk meningkatkan mutu pendidikan di Kepri pada umumnya. “Pendidikan investasi terbesar kita bapak-ibu. Makanya ini harus benar-benar ditata dengan baik,” kata Nurdin.

Selain membangun USB dan penambahan RKB, untuk meningkatkan mutu pendidikan di Kepri Pemprov kata Nurdin, juga tengah berupaya keras untuk melengkapi kekurangan fasilitas penunjung sekolah yang ada di Kepri. Mulai dari pemberian bus praktek ke sekolah kejuran (SMK), pembiayaan jasa angkutan laut bagi sekolah di hinterland hingga pada peningkatan sumber daya tenaga pengajar di sekolah-sekolah yang ada.”Anggaran yang dikucurkan cukup besar dan ini harus dimanfaatkan dengan baik. Kepada kepala sekolah-kepala sekolah yang ada saya harap bekerjalah dengan baik dan ikhlas agar apa yang kita harapkan bisa tercapai dengan baik,” pesan Nurdin.

Pada kesempatan yang sama Nurdin juga melantik 17 kepala sekolah baru serta menyerahkan bantuan satu unit bus praktek ke SMKN 2 Batam. (eja)

Beli Obat Kemoterapi Rp 800 Ribu, Emi Curhat ke Gubernur

0
Pegawai RSUD Embung Fatimah, Batuaji menyusun kotak kardus yang berisi obat bantuan dari Dinas Kesehatan Provinsi Kepri, Rabu (24/1/2018). F. Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Gubernur Kepri Nurdin Basirun dan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepri Tjetjep Tjetjep Yudiana mendatangi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah Batam di Batuaji, Rabu (24/1) pagi. Kedatangan Gubernur dan rombonganya itu untuk menyerahkan bantuan 26 koli obat-obatan sebagai upaya untuk mengatasi persoalan krisis obat di RSUD Batam.

Usai menyerahkan obat-obatan tersebut Nurdin berkesempatan keliling rumah sakit untuk mengetahui pelayanan medis di rumah sakit bertipe B itu. Dalam tinjauannya itu Nurdin menemui sejumlah persoalan. Salah satu yang menonjol adalah masih adanya pasien yang mengeluhkan harus membeli obat di luar rumah sakit.

Emi salah satu pasien yang ditemui Nurdin di poli klinik rawat jalan lantai dua RSUD itu. Kepada Nurdin, Emi mengaku sudah tiga kali mendatangi rumah sakit tersebut untuk menjalani kemoterapi penyakit kanker yang dideritanya, namun satu kalipun Emi mengaku tidak pernah mendapatkan obat untuk penyakitnya di apotek rumah sakit tersebut.

“Padahal obat kemo saya ini harganya Rp 800 pak sekali berobat. Tiga kali saya beli di luar semua. Ini mau kali keempat semoga ada di sini obat saya ini,” tutur Emi.

Padahal kata Emi, dia terdaftar sebagai peserja BPJS, namun itu tak membantunya untuk meringankan biaya pengobatan penyakitnya itu.

“Padahal tiap bulan rutin bayar BPJS, kasian kami pak, sudah susah malah harus beli obat sendiri,” ujar Emi.

Keluhan serupa juga disampaikan pasien lainnya yang antre di ruangan pendaftaran. Kepada Nurdin, pasien-pasien mengeluhkan persoalan yang sama. Belakangan pasien kesulitan mendapatkan obat-obatan di rumah sakit tersebut.

“Padahal bukan penyakit langka pak. Sakit biasa saja susah dapat obat di sini,” ujar Indra, pasien lainnya.

Keluhan-keluhan pasien itu ditanggapi Nurdin dengan berjanji akan segera melengkapi kekosongan stok obat-obatan itu secara bertahap kedepannya.

“Sabar ya bapak ibu. Ini kami lagi berupaya keras agar tidak lagi seperti ini. Insyallah mulai hari ini dan kedepannya persoalan ini tidak terulang lagi,” kata Nurdin. (eja)

Hari Ini, 78 Bangunan di Atas ROW Jalan Ditertibkan

0
Sejumlah bangunan kios yang berada di Simpang Koin Batamcenter sebagian sudah di bongkar oleh pemiliknya, Rabu (24/1). Belasan kios yang bearda di kawasan tersebut akan di tertibkan oleh tim terpadu Pemko Batam. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Tim terpadu kembali menertibkan bangunan di atas Right Of Way jalan, Kamis (25/1) hari ini di pinggir Jalan Laksamana Bintan dari simpang Gelael ke Simpang Frengky.

Kepala Bidang Ketentraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) Satpol PP Batam Imam Tohari menyebutkan, dalam penertiban kali sedikitnya ada 78 bangunan yang ditertibkan. Sepeerti rumah lira (ruli), kios liar juga pagar bangunan.

“Lokasi ini lumayan banyak, karena banyak ruli dan dan kios itu,” kata Imam.

Menurutnya, sebelum melakukan penertiban pihaknya telah melalui mekanisme yang berlaku, dari peringatan satu hingga tiga. Dengan demikian, penertiban dapat dilakukan tanpa ada lagi protes tidak diberitahu seblumnya.

“Mekanismenya sudah kami lewati, bahkan sosialisasi kami sudah lakukan. Tinggal bongkar saja,” imbuhnya.

Imam mengatakan, pendekatan ini merupakan arahan dari Wali Kota Batam Muhamamad Rudi. dalam arahannya walikota, kata Imam, Satpol PP Batam dan tim terpadu diminta untuk menghindari gesekan fisik. “Inikan bukan hanya untuk keperluan pemerinta, tapi kan untuk masyarakat banyak. Kami harap tidak ada masalah dari warga,” harapnya.

Ia menyampaikan, tahapan penertiban merupakan pembebasan lahan untuk keperluan pelebaran jalan yang telah diprogramkan Pemerintah Kota (Pemko) Batam. sebelumnya, pada Selasa (23/1) pihaknya telah menertibkan bangunan di ruas Jalan Haji Fisabillah atau depan Edukit dari Simpang Fly over ke Simpang Gelael, dilokasi ini ada sekitar 11 bangunan yang dirobohkan.

“Nanti tanggal 30 Februari kita lanjut tertibkan kios-kios di belakang Novotel Hotel yang dekat Terminal Jodoh. Yang ini ada 34 bangunan,” ungkapnya. (adi)

Toliet Rusak, Calon Penumpang PDS Kecewa

0
ilustrasi

batampos.co.id – Calon penumpang yang melalui Pelabuhan Domestik Sekupang (PDS) mengeluhkan rusaknya toilet yang ada di gedung baru yang baru dioperasikan pertengahan tahun lalu tersebut.

Kepala Satuan Kerja (Kasatker) PDS, Herman mengaku memang ada dua toilet yang biasa digunakan pria mengalami kerusakan. Toilet tersebut terpaksa tidak bisa digunakan karena air pembuangnnya tidak lancar.

“Memang ada kendala pada salurannya, jadi belum bisa difungsikan sementara ini,” kata Herman, Rabu (24/1).

Ia menambahkan saat ini, pihaknya masih berusaha memperbaiki kerusakan di toilet pria tersebut.

“Mungkin dua atau tiga hari ini sudah kembali berfungsi,” sebutnya.

Ia berharap ke depan tidak ada lagi kerusakan fasilitas umum lainnya yang ada di PDS. Ia juga meminta calon penumpang bisa memaklumi kerusakan ini.

“Tidak semuanya rusak, masih ada toliet di ruang tunggu penumpang,” imbuhnya.

Pantauan Batam Pos di PDS, terdapat dua toilet yang biasa digunakan pria tidak bisa digunakan.

Suherman, salah seorang calon penumpang tujuan Tanjungbalai mengungkapkan informasi toilet rusak didapat dari cleaning service yang tengah bertugas. “Dikasih tahu rusak, tapi masih ada toilet lainnya. Dua katanya yang rusak,” sebutnya.

Ia mengatakan toilet merupakan salah satu yang terpenting termasuk di PDS. Ia berharap fasilitas umum tersebut cepat diperbaiki. “Gedung sudah bagus, kan sayang kalau fasilitasnya rusak,” tutupnya.(yui)

Mencium Macan

0


CARMEN Zander mencium seekor macan saat tampil dalam Festival Sirkus Internasional Monte-Carlo di Monaco, Selasa (23/1) lalu. Festival ke-42 itu digelar 18-28 Januari sekaligus memperingati 250 tahun lahirnya seni sirkus di dunia.

 

Foto: Claude Paris/Pool/Reuters

70% Konsumen Beli Mobil dengan Kredit

0
ilustrasi

batampos.co.id – Perusahaan pembiayaan (leasing) tahun ini diharapkan bisa melonggarkan persetujuan kredit kepemilikan mobil untuk memacu penjualan produk otomotif nasional. Sebab, 70–80 persen pembelian mobil di Indonesia dilakukan secara kredit. Sisanya, 20–30 persen adalah pembelian tunai.

’’Secara umum, jualan mobil di Indonesia 70 persen pakai cara kredit. Di Daihatsu malah sampai 80 persen. Sangat sedikit yang bayar tunai,’’ kata Direktur Marketing PT Astra Daihatsu Motor (ADM), Amelia Tjandra, di sela-sela Daihatsu National Technical Skill Contest di Jakarta, Rabu (24/1).

’’Untuk itu, tahun ini leasing harus benar-benar mendukung,’’ lanjutnya.

Amelia mengakui, saat ini industri leasing masih sangat berhati-hati. Terutama ketika proses permohonan kredit. Dia menyadari, hal itu terjadi karena tingkat kredit macet alias non-performing loan (NPL) sedang tidak bagus. ’’Kalau biasanya approval kredit 3–4 hari, sekarang bisa sampai 10 hari. Ada juga yang ditolak,’’ ungkapnya.

Menurut dia, kondisi pasar otomotif tidak hanya dipengaruhi kemampuan dan kebutuhan masyarakat. Ada faktor lain yang membuat industri otomotif bisa turun atau tumbuh, yaitu leasing. ’’Kalau ingin penjualan otomotif naik, leasing harus mempermudah atau melonggarkan persetujuan kredit mobil,’’ tandasnya.

Dia berharap, dengan dukungan leasing, penjualan pada tahun ini bisa tetap terjaga. Tidak hanya itu, Daihatsu juga akan terus meningkatkan aftersales service untuk memuaskan konsumen. ’’Kami sudah survei, ternyata aftersales service ini salah satu pertimbangan penting saat membeli. Intinya, mereka beli tidak boleh disusahkan di kemudian hari,’’ tuturnya.

Tahun ini, Daihatsu kembali menggelar Daihatsu National Technical Skill Contest untuk memotivasi para mekanik di seluruh Indonesia. Kompetisi dua tahunan tersebut diikuti teknisi, kepala regu (foreman), dan service advisor (SA). ’’Kompetisi semacam ini penting untuk meningkatkan kualitas kemampuan teknis dan layanan kepada para pelanggan Daihatsu,’’ jelas Amelia.

Tahun lalu, Daihatsu menduduki posisi ke-2 dalam industri otomotif nasional dengan penjualan 185.240 unit. Daihatsu juga meraih pangsa pasar (market share) hingga 17,3 persen. Sementara itu, wholesales Daihatsu berhasil mencapai angka 186.381 unit dan pangsa pasar 17,3 persen. Penjualan itu ditopang Daihatsu Sigra dengan porsi 26 persen. (tih/wir/c5/fal/jpg)

PT EUP Buka Pabrik di Batam, Investasi Rp 1 T, Rekrut 200 Pekerja

0
Kepala kantor Lahan BP Batam Imam Bahroni (dua kana) menyerahkan dokumen kepada Dirut PT Energi Unggul Lian Pongoh saat penandatangan pengurusan lahan untuk investasi, Rabu (24/1/2018). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – PT Energi Unggul Persada (EUP) memastikan akan membuka pabrik di Batam. Anak perusahaan dari raksasa bisnis industri agro, Gama Corp, ini akan menanamkan modalnya sebesar Rp 1 triliun yang diperkirakan akan mampu menyerap 200 tenaga kerja.

Kepastian investasi ini tertuang dalam perjanjian pengalokasian lahan (PPL) yang ditandatangani pihak EUP dengan Badan Pengusahaan (BP) Batam di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Batam, Rabu (24/1). Pabrik yang akan dibuka EUP nanti merupakan pabrik penyulingan biodiesel dari kelapa sawit. Pabrik tersebut akan dibangun di atas lahan seluas 8,3 hektare di Kabil, Batam.

“Target kami dalam minggu ini dan bisa operasi secepatnya. Karena barang konstruksinya sudah ada di Tanjunguncang tinggal dipindah saja ke Kabil. Kami akan koordinasi sesuai ketentuan perizinan baru sebelum mulai pembangunan,” kata Direktur EUP Lian Pongo di MPP, Rabu (24/1).

Pabrik di Batam nanti berfungsi untuk mengolah limpahan Crude Palm Oil (CPO). CPO ini dihasilkan dari kelapa sawit yang ditanam di atas lahan seluas 85 ribu hektare di Sungai Guntung, Riau.

CPO ini nanti akan diolah menjadi minyak goreng dan biodiesel dan kemudian diekspor ke negara tujuan seperti Singapura. Batam dipilih sebagai lokasi pabrik karena dianggap strategis. Posisi Batam yang berada di Selat Malaka memudahkan akses EUP untuk proses ekspor.

Lian menjelaskan, gelontoran dana investasi sebesar Rp 1 triliun ini akan dilakukan bertahap. Untuk tahap awal, dana yang dikeluarkan sekitar Rp 200 miliar. Untuk 200 pekerja yang bakal direkrut nantinya, diutamakan pekerja lokal dari Batam dan sekitarnya.

Sebagai gambaran singkat, Gama Corp merupakan induk perusahaan dari EUP. Gama Corp merupakan perusahaan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan juga raksasa bisnis yang memiliki banyak pabrik di dalam negeri.

“Kami sangat berterima kasih sekali kepada BP Batam karena beri kemudahan perizinan dan tidak njelimet. Sebelumnya CPO yang dihasilkan di Sungai Guntung, Riau, tidak tahu mau dibawa kemana. Maka kami tetapkan buka investasi di Batam.

Di tempat yang sama, Kepala Kantor Pengelolaan Lahan BP Batam Imam Bahroni mengatkan, EUP akan menempati lahan di Kabil, Nongsa dan akan membangun pabrik penyulingan. Pabrik ini menjadikan kelapa sawit sebagai bahan baku. Sementara limbahnya dijadikan energi biodiesel.

“Mereka segera membangun usaha dan menyerap tenaga kerja,” harapnya.

Imam mengatakan, ketersediaan lahan kawasan industri dan iklim usaha yang kompetitif serta letak Batam di jalur pelayaran internasional dinilai tepat untuk memenuhi berbagai kebutuhan industri termasuk penyulingan minyak goreng dan biodisel. Walau investasi itu tidak menggunakan izin investasi 3 jam (I23J), namun tetap diberikan kemudahan.

“Mereka masuk melalui kemudahan-kemudahan pelayanan dan perizinan,” bebernya.

Pihaknya optimistis bahwa Batam masih punya prospek bagus sebagai daerah tujuan investasi dibandingkan negara-negara lain, khususnya di kawasan sejenis. “Batam punya modal cukup kuat untuk diperhitungkan. Ketersediaan lahan kawasan industri, infrastruktur bandara, pelabuhan, dan fasilitas lainnya bagi pengusaha sangat kompetitif,” ujarnya.

Dia mengajak seluruh elemen, baik pemerintah dan masyarakat, untuk selalu bersama-sama mendukung peningkatan investasi di Batam dengan menjaga iklim investasi yang kondusif. Sehingga para investor merasa nyaman dan dapat mengembangkan usahanya lebih besar lagi. (leo)